cover
Contact Name
Nur Istiyan Harun
Contact Email
isty.harunc@gmail.com
Phone
+6285298424297
Journal Mail Official
jurnal.dpkm.ug@gmail.com
Editorial Address
Gedung Laboratorium Terpadu Universitas Gorontalo. Jalan Abdul Wahab no, 247, Limboto, Gorontalo.
Location
Kota gorontalo,
Gorontalo
INDONESIA
Insan Cita Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Published by Universitas Gorontalo
ISSN : 26563584     EISSN : 26564769     DOI : -
1) community service and local food security; 2) training, marketing, appropriate technology and design; 3) community empowerment and social access; 4) student community service; 5) development of underdeveloped areas; and 6) education for sustainable development.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 69 Documents
Peran Komunitas dalam Konservasi Satwa Liar: Studi pada Kegiatan Penangkaran Burung Maleo (Macrocephalon maleo) di Cagar Alam Panua, Gorontalo, Indonesia Hiola, Abdul Samad; Sandalayuk, Daud; Ruruh, Alexander; Puspaningrum, Dian; Ernikawati, Ernikawati
Insan Cita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 2 (2025): Agustus Insan Cita: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32662/insancita.v7i2.3987

Abstract

Keterlibatan masyarakat dalam konservasi satwa liar merupakan aspek fundamental dalam pengelolaan keanekaragaman hayati yang berkelanjutan, khususnya untuk spesies endemik dan terancam punah seperti burung Maleo (Macrocephalon maleo) di Sulawesi, Indonesia. Penelitian ini mengkaji peran komunitas lokal dalam upaya konservasi di Cagar Alam Panua, Gorontalo, dengan fokus utama pada pendalaman pengetahuan, kesadaran, dan partisipasi aktif masyarakat dalam pelestarian M.maleo.Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, penelitian menerapkan metode wawancara mendalam dan observasi untuk mengeksplorasi perspektif masyarakat terhadap konservasi. Hasil penelitian mengungkapkan tingkat kesadaran masyarakat lokal yang signifikan terkait karakteristik unik M.maleo, status endemisnya, dan kebutuhan konservasi kritis. Seluruh responden menunjukkan pemahaman komprehensif tentang signifikansi ekologis spesies dan keterlibatan aktif dalam berbagai aktivitas konservasi, termasuk pemantauan habitat, program pelepasliaran, dan edukasi lingkungan.Temuan kunci menegaskan pentingnya strategi konservasi berbasis masyarakat yang mengintegrasikan pengetahuan lokal dengan pendekatan ilmiah. Penelitian mengidentifikasi tantangan substantif seperti keterbatasan sumber daya finansial dan pengetahuan teknis, sekaligus mengungkap peluang signifikan untuk pengembangan kapasitas dan transfer pengetahuan antargenerasi. Pendekatan kolaboratif multipihak teridentifikasi sebagai faktor kritis dalam keberhasilan upaya konservasi.Studi ini menekankan bahwa konservasi efektif melampaui sekadar perlindungan spesies, melainkan merepresentasikan hubungan dinamis antara komunitas manusia dan lingkungan alamnya. Dengan mendorong keterlibatan masyarakat secara aktif, konservasi dapat ditransformasi menjadi gerakan sosial yang bermakna, berkelanjutan, dan menjamin kelangsungan spesies endemik unik burung  M.maleo.
Penyuluhan Bantuan Hukum di Desa Poowo Barat Kecamatan Kabila Kabupaten Bone Bolango Arsjad, Muh. Fachri; Amu, Robby W.; Rahim, Daud; Nuna, Muten; Ahmad, Rifsal; Olii, Novita; Muko, Kasmawati; Kaku, Beni; Andika, Andika; Bahua, Arman Harun; Bakari, Ade Hikma; Hasim, Safitri Yanti; Deleki, Yurna; Bolota, Febiola
Insan Cita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 2 (2024): Agustus 2024 - Insan Cita: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : Universitas Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32662/insancita.v6i2.2402

Abstract

One of the efforts to improve community legal compliance amid social life is to provide understanding and awareness to implement compliance with aspects that apply in the community. In the implementation of this service activity, the community is provided with knowledge, understanding and awareness of legal aspects, namely by providing legal assistance, which is essentially all efforts to provide legal assistance and services to the community so that they obtain and enjoy all their rights granted by law in the judicial process. The method used is giving theory and direct question and answer. The result of this activity is an increase in the knowledge of individuals and community groups about the awareness of the law in social lifeKeywords: Counseling, Legal Aid, Legal Awareness
PELATIHAN PEMBUATAN PRODUK CELENGAN DARI BARANG BEKAS Ulya, Husna Ni’matul; Andriani, Dela; Pratiwi, Diah Ayu Nanda Anjar; Putri, Frida Ananda
Insan Cita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 1 (2024): Februari 2024-Insan Cita: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32662/insancita.v6i1.3190

Abstract

Salah satu unsur penyebab persoalan sampah adalah watak warga indonesia yang belebih – lebihan. Watak berlebih - lebihan merupakan salah satu dari banyaknya penyumbang sampah di setiap harinya. Dimana anda harus yakin bahwa setiap pembelian suatu barang atau barang pasti diikuti dengan adanya sampah dari tempat bundling barang tersebut, baik itu yang terbuat dari plastik, kaca, maupun alumunium. Semua langkah yang dilakukan anak-anak untuk melakukan, belajar, dan menemukan sesuatu yang baru yang bermanfaat bagi mereka dan orang lain adalah bagian dari kreativitas mereka. Anak-anak dapat mengolah atau membuat permainan dari bahan daur ulang di lingkungan untuk meningkatkan keterampilan mereka dan mendapatkan pekerjaan. Kegiatan pelatihan produk celengan ini di lakukan untuk memberikan motivasi menabung untuk anak –anak TK serta menambah kreatifitas. Sehingga menumbuhkan watak - watak irit dan cermat sebelum memakai uang serta mengajarkan bagaimana cara mengkreasikan botol bekas menjadi produk yang dapat di gunakan kembali sebagai celengan yang tampak indah serta bernilai tambah. Siswa – siswi TK Dharma Wanita Desa Bekare Kecamatan Bungkal Kabupaten Ponorogo dilatih tentang arti menabung yang sebenarnya, membagikan motivasi tentang indahnya hidup hemat, dan menerapkan kebiasaan menabung sebagai rutinitas yang baik sebagai hasil dari hasil program kerja, diantaranya produksi produk celengan dari botol bekas bersama mahasiswa KPM 90 Monodisiplin IAIN Ponorogo. Sehingga diyakini ketika siswa beranjak dewasa akan lebih baik dalam mengelola anggaran masing-masing, sebab mereka terbiasa hemat dan mempunyai kecenderungan untuk menabung sejak awal.Kata Kunci : Sampah, Kreativitas, Produk
PEMANFAATAN DAUN KANGKUNG MENJADI KERUPUK KANGKUNG DALAM UPAYA PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI DESA ILOMANGGA, KECAMATAN TABONGO, KABUPATEN GORONTALO Sandalayuk, Marselia; Ernikawati, Ernikawati; Sandalayuk, Daud; Pakai, Algifar; Napu, Wahyu H.; Yunus, Reinaldi; Irni, Julaili; Junaidi, Koko
Insan Cita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2025): Februari 2025-Insan Cita: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32662/insancita.v7i1.3913

Abstract

Water spinach is a plant that is a type of vegetable and is grown as food. Water spinach is widely sold in markets. Based on observations made, it shows that the local potential in llomangga Village is Sayur Kangkung. Most commonly found are kale vegetable farmers and kale vegetables have become the daily food of the llomangga community. Water spinach has become a consumer ingredient but its utilization is still lacking. For this reason, as a means of utilizing water spinach, Community Service College students process water spinach leaves into a material that is useful and has economic value. Like Kangkung Crackers. Keywords : Water spinach leaves, Community empowerment, Ilomangga
PENTINGNYA SOSIALISASI MENJAGA KESEHATAN MENTAL BAGI REMAJA GUNA MENINGKATKAN KESADARAN AKAN MASALAH KESEHATAN MENTAL DI MASA PANDEMI DI DESA WONOJOYO (KKN-DR IAIN KEDIRI) Kumala, Siti Al Wasi'u
Insan Cita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 1 (2024): Februari 2024-Insan Cita: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32662/insancita.v6i1.1737

Abstract

Abstract :Mental health is a prosperous condition in which individuals can use cognition skills and functional emotions in their community and fulfill their daily needs. Individuals can maximize their potential to manage stress and anxiety. COVID-19 is a virus that attacks the human respiratory and emerges in Wuhan, China for the first time, then spreading widely to whole countries. The emerge of the COVID-19 pandemic causes the new habit and certainly, it can affect mental health, mainly for adolescents where it’s the unstable phase and they could not control their emotions well. The socialization about the importance of maintaining mental health conducted to adolescents in Wonojoyo Village, Gurah, Kediri through community service programs showed that adolescents were aware and more concerned about the importance of maintaining mental health. Maintaining mental health can make adolescents have good mental health and bring positive thoughts and prevent disease.Keywords : covid-19, mental health, adolescents, pandemicAbstrak :Kesehatan mental adalah kondisi sejahtera dimana individu dapat memanfaatkan kemampuan kognisi dan emosi yang berfungsi dalam komunitasnya, dan memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari serta dimana individu bisa memaksimalkan potensinya untuk mengelola stress dan kecemasan pada dirinya sendiri. Covid-19 adalah virus yang menyerang pernafasan dan pertama kali muncul di Wuhan, China dan menyebar hingga ke berbagai Negara. Dengan adanya pandemic COVID-19 terdapat banyak kebiasaan baru, dan tentunya hal ini bisa mempengaruhi kesehatan mental, terutama bagi remaja dimana remaja adalah usia yang masih labil dan belum
Perilaku Hidup Bersih di Lingkungan Rumah Tangga Masyarakat Desa Tabongo Kecamatan Dulupi Kabupaten Boalemo Syarifuddin, Rahmawati; Abdul, Muhammat B.P; Idrus, Muh. Said; Syah, Febrian; Ismail, Anjani E.P; Panigoro, Maharani; Domili, Windrawati; Papeo, Rahayu; Mahmud, Maya Oktafyanti; Ali, Sri Nengsi Dj.
Insan Cita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 2 (2023): Agustus 2023 - Insan Cita: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32662/insancita.v5i2.2407

Abstract

Desa  Tabongo  merupakan  salah  satu  desa  yang  terdapat  di  kecamatan  Dulupi, tepatnya di Kabupaten Boalemo. Berdasarkan hasil observasi, presentase lingkungan kebersihan di Desa Tabongo adalah 60% dengan kata lain masih tergolong kotor karena minimnya  tempat  pembuangan  sampah sehingga  membuat lingkungan  rumah  tangga menjadi tidak bersih. Dari kondisi tersebut maka dalam rangka pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi, sebagai bentuk kepedulian pada lingkungan daerah maka kami perlu memberikan pengabdian kepada masyarakat di Desa Tabongo Kecamatan Dulupi terkait hidup bersih di lingkungan rumah tangga. Tujuan dari kegiatan ini adalah : 1) untuk meningkatkan pengetahuan kepada masyarakat Desa Tabongo akan dampak negatif dan bahayanya dari sampah terhadap kesehatan, 2) meningkatkan kesadaran masyarakat Desa Tabongo untuk tidak membuang sampah sembarangan, 3) mengoptimalkan kesadaran untuk membuang sampah pada tempat sampah yang sudah disediakan. Metode pelaksanaan yang dilakukan dalam kegiatan ini berupa observasi, sosialisasi dan pendampingan pembuatan bak sampah permanen. Hasil yang didapati adalah meningkatnya kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan rumah tangga, para masyarakat Desa Tabongo sudah mulai membuang sampah di bak sampah yang telah dibuat.Kata kunci : Kebersihan, bak sampah, pengabdian, masyarakat, 
DIGITAL MARKETIG DALAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT BERBASIS POTENSI LOKAL (KARAWO) DI DESA BONGOHULAWA KABUPATEN GORONTALO Ismail, Nurwita; Talawanu, Andre; Rauf, Irma; Ali, Fajar; Batalipu, Irawati; Aminullah, Natasya; Dude, Nurjanna; Bakar, Dian; Santoso, Triyadi
Insan Cita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 2 (2025): Agustus Insan Cita: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32662/insancita.v7i2.3234

Abstract

Based on one of the core programs selected from this Community Service activity, namely Karawo craftsmen. After observation, there are problems and lack of empowerment in MSMEs causing these MSMEs to not develop well. In general, the problems faced by Karawo MSMEs are only used for service fees which are very minimal for working on a Karawo. The method of implementing this work program is carried out in 6 stages, namely the observation stage, the activity program determination stage, the budget determination stage, the activity implementation time determination stage, the activity implementation stage, and the last is the final activity report preparation stage. The results of the implementation of this program received good support from the government and the Bongohulawa village community carried out by students of the Community Service Program (KKP). In this case, students created Digital Marketing Socialization and Training with the aim of creating Digital Marketing strategies for local businesses so that the community can also manage their own businesses. 
PENDAMPINGAN PENERAPAN E-GOVERNMENT MODEL WEBSITE DI KAMPUNG ENGGROS KOTA JAYAPURA Anangkota, Muliadi; Muhdiarta, Untung
Insan Cita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 2 (2024): Agustus 2024 - Insan Cita: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : Universitas Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32662/insancita.v6i2.2006

Abstract

Kampung Enggros merupakan kampung pertama di Provinsi Papua yang memiliki fasilitas internet terlengkap lengkap dengan wifi hibah dari Kemendestrans. Sayangnya, belum dimanfaatkan dalam pembuatan website kampung. Disis lain, keinginan kepala kemapung untuk memiliki website hanya sebatas pengiriman pemuda kampung mengikuti pelatihan di luar Papua, namun belum juga dapat membuat website. Oleh karena itu pendampingan merupakan upaya untuk membantu Kampung Enggros dalam membuat website kampung. Metode pengabdian dilakukan secara bertahap mulai dari sosialisasi program, pelatihan pembuatan website, pendaftaran domain dan penyewaan hosting serta pemenuhan konten website. Hasil pengabdian menghasilkan website pemerintahan kampung sebagai model e-governmenet yang dapat diterapkan di kampung dan dapat dimanfaatkan oleh pemerintah dan masyarakat kampung Enggros.. Enggros Village is the first village in Papua Province that has the most complete internet facilities complete with a wifi grant from the Ministry of Villages Trans. Unfortunately, it has not been used in making village websites. On the other hand, the village head's desire to have a website is only limited to sending village youths to attend training outside Papua, but they have not yet been able to create a website. Therefore, mentoring is an effort to help Enggros Village in creating a village website. The service method is carried out in stages starting from program socialization, website creation training, domain registration and hosting rentals as well as fulfilling website content. The results of the service resulted in the village government website as an e-government model that can be applied in the village and can be utilized by the government and the Enggros village community. 
PENGHIJAUAN DALAM UPAYA MENINGKATKAN PEDULI LINGKUNGAN DI DESA BOIDU KECAMATAN BULANGO UTARA KABUPATEN BONE BOLANGO Supriatna, Supriatna; Safitri, Ikraeni
Insan Cita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 1 (2024): Februari 2024-Insan Cita: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32662/insancita.v6i1.3187

Abstract

Cultivation activities are activities from cultivated forests that cover large areas and the skills required are sufficient. Planting includes species selection, field preparation, stake installation, planting hole making, seed transportation, shelter. The purpose of this activity is as an activity in the tridharma of higher education, one of which is community service) and also to raise awareness in the village community about the importance of planting so that it can increase the type of vegetation and the role of plants in absorbing CO2 gas and storing groundwater. This activity will be carried out in 2022 starting from the stages of activity planning and implementation of coaching in Boidu Village. The results obtained are that it can increase the type of plant vegetation in the village so that the environment can become cooler, besides that with the presence of plants, the process of absorbing water by plants can reduce air surface runoff. Planting is carried out using wood-producing species and non-timber forest products so that in the future it can be utilized by the community in the form of fruits produced by plants. Keywords : Boidu Village, Greening, Planting
PELATIHAN PARALEGAL DESA DEME DUA DAN DESA BUBALANGO KECAMATAN SUMALATA (Optimalisasi Peran Paralegal Di Tingkat Desa Yang Berkualitas Dan Berintegritas) Martam, Nurmin K.; Hanapi, Yayan
Insan Cita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2025): Februari 2025-Insan Cita: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32662/insancita.v7i1.3942

Abstract

Paralegal di tingkat desa memiliki peran strategis dalam mendukung akses keadilan. Namun, tantangan dalam kualitas dan kompetensi memerlukan solusi yang menyeluruh. Strategi pelatihan berkelanjutan, regulasi yang mendukung, dan pemanfaatan teknologi adalah langkah penting untuk memastikan layanan paralegal lebih profesional, berkualitas, dan berintegritas. Paralegal memiliki peran penting dalam memberikan akses keadilan di tingkat desa. Namun, peran mereka belum optimal karena keterbatasan kapasitas dan dukungan regulasi. Melalui kolaborasi berbagai pihak, optimalisasi peran paralegal di desa dapat terwujud, mendukung keadilan yang lebih merata dan inklusif. Mekanisme pengawasan dan pembinaan yang efektif sangat penting untuk memastikan integritas paralegal dalam menjalankan peran mereka di komunitas desa. Sistem pengawasan berbasis umpan balik masyarakat, supervisi oleh lembaga bantuan hukum, pelaporan berkala, penegakan kode etik, serta pelatihan tentang integritas dan etika profesional merupakan elemen yang harus diterapkan.Pemerintah dan Lembaga Bantuan Hukum diharapkan menyediakan sumber daya dan pelatihan rutin untuk paralegal, Masyarakat dan Aparat Desa perlu meningkatkan kesadaran tentang pentingnya peran paralegal dan mendukung mereka dalam menjalankan tugas, serta Pengembangan Sistem Monitoring berbasis teknologi harus diprioritaskan untuk memperluas akses informasi dan pengawasan kinerja paralegal. Pemerintah dan lembaga bantuan hukum harus membangun sistem pengawasan berbasis teknologi untuk memudahkan pelaporan dan evaluasi kinerja paralegal, Masyarakat perlu diberdayakan untuk memberikan umpan balik yang konstruktif terkait kinerja paralegal guna menciptakan pengawasan yang partisipatif, Supervisi yang dilakukan oleh pengacara atau lembaga bantuan hukum harus lebih intensif, terutama untuk kasus-kasus yang rumit dan berisiko tinggi.