cover
Contact Name
Nur Istiyan Harun
Contact Email
isty.harunc@gmail.com
Phone
+6285298424297
Journal Mail Official
jurnal.dpkm.ug@gmail.com
Editorial Address
Gedung Laboratorium Terpadu Universitas Gorontalo. Jalan Abdul Wahab no, 247, Limboto, Gorontalo.
Location
Kota gorontalo,
Gorontalo
INDONESIA
Insan Cita Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Published by Universitas Gorontalo
ISSN : 26563584     EISSN : 26564769     DOI : -
1) community service and local food security; 2) training, marketing, appropriate technology and design; 3) community empowerment and social access; 4) student community service; 5) development of underdeveloped areas; and 6) education for sustainable development.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 69 Documents
DESAIN KEMASAN KUE PIA DAN DIGITAL MARKETING DI DESA DULAMAYO KEC. BONGOMEME Ismail, Nurwita; Oli’i, Abdul Mutalib H; HT, Aisyah Ridwan; M, Dhea Anggraini; Asoga, Dita; Isima, Habib; Andreansyah, Nur fazril; Lensun, Nurulizzah; Mangewa, Novia
Insan Cita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 2 (2024): Agustus 2024 - Insan Cita: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : Universitas Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32662/insancita.v6i2.3214

Abstract

Berdasarkan data pelaku UMKM yang didapatkan dari desa Dulamayo kecamatan Bongomeme kabupaten Gorontalo terdapat sekitar 90 orang pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah. Salah satu usaha yang menjadi program inti dari kegiatan Kuliah Kerja Pengabdian (KKP) ini yaitu usaha kue pia barokah. Setelah dilakukan survei terdapat beberapa masalah dan kurangnya pemberdayaan pada UMKM menyebabkan UMKM tersebut belum berkembang dengan baik. Dalam hal ini mahasiswa melaksanakan kegiatan dengan membuat desain brand, desain kemasan, dan digital marketing dengan tujuan untuk membantu menciptakan identitas untuk bisnis dan produk, agar produk tetap dalam kondisi yang baik dan juga membantu produk terlihat berbeda dari produk sejenis di pasaran sehingga memunkinkan konsusmen dengan mudah mengidentifikasi produk kue pia barokah tersebut dan membedakannya dari produk_produk kue pia lainya serta untuk meningkatkan jumlah pengunjung ke situs web produk kue pia barokah tersebut. Metode pelaksanaan program kerja ini dilaksanakan dengan 6 tahapan yakni tahap observasi, tahap penetapan program kegiatan, tahap penetapan anggaran, tahap penetapan waktu pelaksanaan kegiatan, tahap pelaksanaan kegiatan, dan yang terakhir yaitu tahap penyusunan laporan akhir kegiatan. Hasil pelaksanaan program kerja ini menunjukkan masyarakat dan pemerintah desa merespon baik dan bersedia untuk mendukung kegiatan yang telah dilakukan oleh Mahasiswa Kuliah Kerja Pengabdian (KKP). 
PELAKSANAAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI KEGIATAN PENGHIJAUAN DAN PENANAMAN BIBIT (Desa Milangodaa Kecamatan Tomini) Kadir, Yusrianto; Kumai, Salma; Singal, Desri Landa; Laupode, Nova; Supu, Fitriyani; Hamzah, Yasril; Abdullah, Wahyu M.; Hasan, Agung Cahyo; Sabuati, Aldiyanto; Syahrain, Aldi; Laria, Indrawan
Insan Cita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 2 (2023): Agustus 2023 - Insan Cita: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32662/insancita.v5i2.2391

Abstract

Penghijauan merupakan salah satu kegiatan penting yang harus dilaksanakan secara konseptual dalam menangani masalah lingkungan. Desa Milangodaa merupakan salah satu desa yang cukup baik dalam merespon kegiatan penghijauan ini. Penanaman pohon juga sebagai bentuk pelestarian lingkungan yang perlu di budidayakan. Penghijauan dan penanaman bibit ini dilakukan dengan tujuan kepada masyarakat di Desa Milangodaa. Bibit pohon yang kami bagikan dan juga kami tanam berjumlah 500 bibit pohon yaitu pohon cempaka, pohon nantu, pohon mahoni, pohon durian dan rambutan. Untuk bibit buah-buahan manfaatnya yaitu memberikan edukasi tentang pentingnya tanaman buah di perkarangan rumah sebagai peneduh, penghasil oksigen, penyerap karbon, dan dapat dipanen pada waktunya. Selain itu, manfaat di laksanakannya penghijauan ini guna untuk mencegah terjadinya banjir, karena pepohonan memiliki akar yang berfungsi untuk menyerap air dan menyimpannya di dalam tanah, sehingga air yang akan terkunci di dalam tanah yang pada akhirnya dapat mengurangi dan mencegah terjadinya banjir di Desa Milangodaa khususnya. Maka dengan itu kami melakukan penghijauan dan penanaman bibit pohon di bahtera sungai yang ada di Desa Milangodaa. Metode penelitiannya ini yakni melalui hasil survey dan dengan wawancara pada aparat dan juga masyarakat untuk mengetahui situasi atau kondisi yang terjadi di Desa Milangodaa. Hasil positif yang kami dapatkan dalam kegiatan ini dari masyarakat.
REVITALISASI BAHASA ARAB DALAM KEHIDUPAN SOSIAL MASYARAKAT GORONTALO MELALUI PENDIDIKAN Sarif, Suharia Ria; Hairuddin, Hairuddin; Kadir, Suleman D.; Samad, Musdelifa Abu; Bahri, Ratni Bt. Hj.; Hulantu, Nurfadila; Lauma, Siti Fatimah
Insan Cita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 2 (2025): Agustus Insan Cita: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32662/insancita.v7i2.4433

Abstract

The revitalisation of the Arabic language in Pone Village, Gorontalo, is very important given its role in the social and religious context of the community. Although Arabic is used in religious practices, the community's interest and ability in this language has decreased. One of the main causes is the lack of access to quality education and ineffective teaching methods. This article aims to improve the community's Arabic language skills through innovative educational approaches that are more interactive and contextualised. The methods used in this community service activity include a communicative approach that encourages active participation of participants, as well asintegration of local culture in learning. These activities include group discussions, recitations, and social activities that use Arabic as the medium of communication. The outcome of the programme is expected to improve participants' Arabic language skills and strengthen awareness of the importance of this language in their cultural identity. Evaluation at the end of the programme, through proficiency tests and feedback, will provide information on the effectiveness of the methods applied. By involving various levels of society, it is hoped that this programme can create an environment that supports the active use of Arabic, as well as strengthening cultural and social values in Pone village.
Pelatihan Infografis Untuk Pegawai PPN Pemangkat Martha, Shantika; Debataraja, Naomi Nessyana; Rizki, Setyo Wira; Imro'ah, Nurfitri; Perdana, Hendra; Kusnandar, Dadan; Satyahadewi, Neva; Tamtama, Ray
Insan Cita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2025): Februari 2025-Insan Cita: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32662/insancita.v7i1.2658

Abstract

PPN Pemangkat sebagai sentra perikanan mempunyai beberapa keunggulan, yaitu lokasi strategis, dekat dengan fishing ground dan daerah pemasaran. Dengan berbagai keunggulan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas perekonomian masyarakat sekitar. Pentingnya ketersediaan informasi tentang PPN Pemangkat untuk masyarakat dapat menjadi faktor pendukung untuk meningkatkan kualitas perekonomian masyarakat yang terhubung dengan keberadaan PPN Pemangkat seperti nelayan. Infografis sangat diperlukan untuk penyajian data di PPN Pemangkat. Baik itu data tentang kapal, nelayan maupun hasil tangkapan. Infografis dapat menyederhanakan informasi yang rumit, sehingga informasi data lebih dapat dipahami untuk semua kalangan. Untuk itu pelatihan infografis bagi pegawai PPN Pemangkat sangat diperlukan. Hasil dari kegiatan ini yaitu bertambahnya pengetahuan serta kemampuan pegawai PPN Pemangkat dalam mengolah data melalui pembuatan infografis menggunakan excel.
PELATIHAN DIGITAL MARKETING DAN PEMBERDAYAAN UMKM DESA KATIALADA Kartika, Dewy; Kadir, Rahmawati; Mahmud, Sri; Bagu, Miranda; Taliki, Muhammad; Popa, Alvian; Entengo, Abd.; Ismail, Indriati; Kaunang, Narti
Insan Cita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 1 (2024): Februari 2024-Insan Cita: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32662/insancita.v6i1.3368

Abstract

The existence of MSMEs as the driving force of the national economy has proven to be very contributing and its role in absorbing more workers than other businesses. Common problems that are always faced by MSME actors are limited capital, human resources that are less competent in their fields and the use of technology. This study aims to conduct Diigital Marketing training such as creating Shoppe and Instagram accounts as a form of empowering MSMEs in Katialada Village so that MSMEs in Katialada Village can develop well and can be known by the wider community. The method used in this study is direct observation with the coordinator of MSMEs in Katialada Village and continued with training on the creation and use of shopee and Instagram accounts. The result of this study is that MSMEs in Katialada Village have gained knowledge to analyze their business feasibility, especially in the aspect of online marketing, the use of shopee and Instagram accounts has begun to be optimized by MSME players and MSME players are increasingly motivated and enthusiastic in marketing products online.Keywords : Training, online, UMKM
PENDAMPINGAN PEMBUATAN BRIKET CANGKANG KEMIRI PADA MASYARAKAT DESA DULAMAYO SELATAN, KABUPATEN GORONTALO Puspaningrum, Dian; Ernikawati, Ernikawati; Tuloli, Safran; Moha, Sukria; Mustapa, Jumriani
Insan Cita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2025): Februari 2025-Insan Cita: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32662/insancita.v7i1.3978

Abstract

ABSTRAKMasyarakat Desa Dukamayo Selatan mengusahakan lahan disekitar kawasan hutan dengan menanam jenis tanaman cengkeh (Syzygium aromaticum) dan kemiri (Aleurites moluccana) sebagai salah satu sumber pendapatan rumah tangga mereka dalam pemenuhan kebutuhan sehari-harinya. Kurangnya informasi dan pengetahuan tentnag pengolahan bagian tanaman yang dapat dimanfaatkan menjadi salah satu kendala bagi masyarakat Dulamayo Selatan dalam pengelolaan dan pengolahan bagian tanaman selain buah tersebut. Hal ini pula yang menjadi dasar pertimbangan ide pelatihan dan pendampingan kepada masyarakat Dulamayo Selatan dalam mengolah bagian tanaman yang diusahakan ini dilakukan, dengan harapan masyarakat memperoleh pengetahuan dan pengalaman langsung dalam pengolahan bagian tanaman yang diusahakannya. Metode pendekatan yang digunakan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah metode observasi dan survey, koordinasi, implementasi, pendampingan dan monitoring serta evaluasi. Hasil kegiatan pendampingan menunjukkan bahwa masyarakat Desa Dulamayo Selatan memberikan respon positif terhadap kegiatan ini. Masyarakat terlibat secara langsung dalam setiap tahapan pendampingan pembuatan briket cangkang kemiri. Dengan kemasan yang ekonomis masyarakat lebih optimis dapat memproduksi briket cangkang kemiri dan memasarkannya secara berkelanjutan.Kata kunci : briket; cangkang_kemiri; pendampingan; pelatihan.ABSTRACTThe people of South Dukamayo Village cultivate the land around the forest area by planting clove (Syzygium aromaticum) and candlenut (Aleurites moluccana) as one of the sources of household income to fulfill their daily needs. The lack of information and knowledge about the processing of plant parts that can be utilized is one of the obstacles for the South Dulamayo community in managing and processing plant parts other than the fruit. This is also the basis for considering the idea of training and assistance to the South Dulamayo community in processing the cultivated plant parts, with the hope that the community will gain knowledge and direct experience in processing the plant parts they cultivate. The approach method used in this community service activity is the observation and survey method, coordination, implementation, assistance and monitoring and evaluation. The results of the mentoring activities showed that the South Dulamayo Village community gave a positive response to this activity. The community is directly involved in every stage of assistance in making candlenut shell briquettes. With economical packaging, the community is more optimistic that they can produce hazelnut shell briquettes and market them sustainably.Keywords: briquettes; candlenut shells; mentoring; training.?
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT BERBASIS POTENSI LOKAL DI DESA MOMALA KECAMATAN DUNGALIYO KABUPATEN GORONTALO Hanapi, Yayan; Antu, Anasrullah M.; Gobel, Ilham A.Van; Hamzah, Lisyen; Tolingguhu, Nurmaya; Ibrahim, Sabrawati; Messe, Semuel; Kadullah, Titi Nurwahyuni; Udju, Ulfadiyanti
Insan Cita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 2 (2024): Agustus 2024 - Insan Cita: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : Universitas Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32662/insancita.v6i2.3207

Abstract

Observation of the Momala village community was the first step taken by Gorontalo University community service work (KKP) students, which was more appropriate in the Momala village. The observations began by going around all the hamlets in Momala village. During our observations in Momala village, what we found was that the community's source of income was farming. So we students of the Community Service College (KKP) take one core program, namely making Moringa leaves into tea. Observation or observavi aims to design a community service work program, what are the shortcomings in Momala village so that we, Community Service Work College (KKP) students can implement the program according to the needs of the Momala village community.
PEMBUATAN BAK SAMPAH UNTUK PEDULI LINGKUNGAN DI DESA TALAGA KECAMATAN BINTAUNA KABUPATEN BOLAANG MONGONDOW UTARA Paramata, Mohammad Rolli; Usman, Ayub; Kunuti, Muh. Nifsu Saban; Otto, Abd. Rajab; Rachman, Donny Dwi; Pratama, Moh. Aldi; Zulkifli, Moh.; Ladja, Nandar P. P.; Mahmud, Ayulandari; Hinta, Maimun B.; Mohamad, Yulianti; Husain, Viona P.
Insan Cita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 2 (2023): Agustus 2023 - Insan Cita: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32662/insancita.v5i2.2403

Abstract

Permasalahan sampah di negara Indonesia masih banyak mengalami masalah, ini dapat dilihat dengan terjadinya penumpukan gunung sampah di Tempat pembuangan akhir (TPA). Penanganan sampah dari lingkungan masyarakat yang sudah memisahkan antara sampah organik dan non organik, ini juga belum menyelesaikan masalah sampah di negeri kita (apriyani et al., 2020). Berdasarkan penelitian yang dilakukan pada 2017 oleh Budhi martana yang membahas Sampah pasar tradisional seperti sayur mayur, buah, atau ikan, dan jenisnya relatif seragam. Berdasarkan penelitian ini sampah pasar yang dihasilkan Sekitar 95% sampah organik sehingga lebih mudah ditangani, dan sekitar 75% merupakan sampah organik dan sisanya anorganik dari limbah rumah tangga. Sampah Organik yang berasal dari rumah tangga yaitu seperti sisa makanan, sayuran, daun-daun kering, dan sebagainya (suwarno, 2020).Dalam menjalankan program pembuatan bak sampah di Desa Talaga, metode yang kami gunakan yaitu Metode Partisipatif Kolaboratif. Partisipatif Kolaboratif yaitu pendekatan untuk pemberdayaan masyarakat agar dapat berpartisipasi dalam pelaksanaan program yang dijalankan oleh Mahasiswa. Partisipasi yang dimaksud baik dari segi finansial maupun partisipasi dari segi tenaga maupun pikiran. Dalam rangka pengendalian kebersihan desa, kami berinisiatif untuk membangun bak sampah di Desa Talaga dengan berdasarkan hasil observasi lapangan bahwa masalah utama di Desa Talaga yaitu tidak adanya tempat pembuangan sampah yang menyebabkan jumlah sampah yang dihasilkan menjadi tidak terkendali dan berserakan di mana – mana. Adapun bak sampah yang kami dirikan ini berukuran 2 X 1 dengan menggunakan batako dan campuran semen. Proses pengerjaan bak sampah memakan waktu selama 5 hari. Bak sampah ini bersifat permanen. Sampah yang di tampung nantinya akan melalui proses pembakaran apabila bak sampah mulai penuh. Dilaksanakannya kegiatan pembangunan bak sampah ini dapat membantu masyarakat di desa talaga agar membuang sampah pada tempatnya. Mereka tidak perlu lagi membuang sampah di kebun dan tidak perlu lagi untuk membakar sampah di depan rumah masing-masing.
UPAYA PENINGKATAN KESEHATAN MASYARAKAT MELALUI EDUKASI DAN SKRINING PENYAKIT TIDAK MENULAR DI DESA MONGOLATO, KECAMATAN TELAGA Waluyo, Darmayanti; Kaharu, Rosdiana; Rahmah, St. Mutiatu; Maesarah, Maesarah; Adam, Deysi; Hatta, Herman; Handayani, Lilis; Ntobuo, Fadillah Aulia; Modanggu, Tirsa; Beu, Sriwahyuni; Mohammad, Inggrid Anggraini A.; Tondako, Inka Noverita
Insan Cita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 2 (2025): Agustus Insan Cita: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32662/insancita.v7i2.3961

Abstract

This community service activity aims to improve the understanding of the Mongolato Village community regarding Non-Communicable Diseases (NCDs), such as hypertension and diabetes mellitus. The implementation was carried out through health education and screening of blood pressure and blood sugar levels in 100 respondents. The method used included a pretest-posttest to evaluate the respondents' understanding before and after education. The results showed an increase in community understanding by 20%, from an initial value of 59% to 79%. In addition, screening showed that 60% of respondents had high blood pressure, and 27% had high blood sugar levels. Education has proven effective in increasing public awareness of risk factors, prevention, and management of NCDs. As a follow-up, it is recommended to carry out routine monitoring and form health-conscious community groups to support sustainable prevention programs. Keywords: : Health education, Non-Communicable Diseases, screening, hypertension, diabetes mellitus.