cover
Contact Name
Ngurah Indra Pradhana
Contact Email
indra_pradana@unud.ac.id
Phone
+6281933079954
Journal Mail Official
jurnalpustaka@unud.ac.id
Editorial Address
Kampus Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Udayana Jalan Pulau Nias 13, Sanglah, Denpasar Bali Indonesia 80114
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Pustaka : Jurnal Ilmu-Ilmu Budaya
Published by Universitas Udayana
ISSN : 25287508     EISSN : 25287516     DOI : https://doi.org/10.24843/PJIIB
Core Subject : Humanities,
Pustaka: Jurnal Ilmu-Ilmu Budaya, merupakan jurnal yang memuat artikel hasil penelitian serta kajian ilmiah di bidang sastra, Bahasa, dan Budaya. Terbit dua kali dalam setahun, pada bulan Februari dan Agustus. Jurnal ini bertujuan menjadi wadah bagi para peneliti, dosen, mahasiswa dan para praktisi di bidang Sastra, Bahasa, dan Budaya untuk mempublikasikan karya ilmiahnya secara luas
Articles 186 Documents
Memahami Dunia Anak Melalui Puisi di dalam Tabloid Lintang I Ketut Sudewa
Journal Social and Humaniora Vol 20 No 1 (2020)
Publisher : Udayana University Press bekerjasama dengan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (448.068 KB) | DOI: 10.24843/PJIIB.2020.v20.i01.p09

Abstract

Children express their feelings and thoughts in literary works (poetry) that are created naturally and honestly. They express their world in a beautiful and happy way. Therefore, it is important to understand the world of children expressed in the literary works they create. In this study, discussed about the world of children depicted in children's poetry published in the Lintang tabloid published in January to November 2017. The problems discussed are (1) how the child's world image in poetry contained in the Lintang Tabloid; and (2) how children express their world through poetry in the Lintang tabloid. The method used is a qualitative method that focuses on library studies with techniques of reading, listening, note taking, and interpretation. The theory used is semiotic theory. The results showed that the children's poetry in the Lintang Tabloid published in the Lintang tabloid published in January to November 2017 generally contained five themes, namely: the environment, animals or animals, profession, plants, and love of the motherland. All these themes are expressed with the feelings and thoughts of the child's world and dominantly expressed by using the language style of repetition, metaphor, and personification.
Teks Verbal dan Visual Media Kampanye Pilgub Bali Admin Jurnal Pustaka
Journal Social and Humaniora Vol 19 No 2 (2019)
Publisher : Udayana University Press bekerjasama dengan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1219.668 KB) | DOI: 10.24843/PJIIB.2019.v19.i02.p10

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan teks verbal dan visual yang digunakan oleh kandidat gubernur ketika pemilihan gubernur (pilgub) Bali lalu. Sebagian suatu bentuk komunikasi, teks verbal dan visual pada media kampanye pilgub Bali tentunya mengandung makna dan pesan tertentu. Hal tersebut tidak lepas dari perencaan dan pembuatan suatu media kampanye yang serupa dengan media iklan. Media seperti itu mempunyai pesan dan makna tertentu yang disampaikan kepada para pembaca atau yang melihatnya. Apalagi media kampanye yang bertujuan untuk menyampaikan gagasan, pandangan, serta mengajak seseorang untuk memilih, sudah tentu memiliki pesan dan makna khusus. Sumber data yang digunakan pada artikel ini adalah media kampanye luar ruang selama pelaksanaan masa sosialisasi dan masa kampanye pilgub Bali. Sumber data diambil dari media kampanye kedua kandidat gubernur Bali yang dipasang di seluruh kabupatan/kota di Bali. Data yang digunakan adalan teks verbal dan teks visual pada media – media tersebut. Hanya tiga data yang dianalisa untuk artikel ini. Metode dokumentasi diaplikasikan untuk pengumpulan data dengan teknik perekaman, pembacaan secara rinci, pemilahan, dan pengklasifikasian. Sedangkan metode deskriptif kualitatif digunakan untuk menganalisa data berdasarkan teori – teori kajian wacana. Simpulan yang diperoleh adalah teks verbal atau teks tulis media kampanye berisikan paparan informasi dan gagasan. Selain itu, pilihan kosakata mengacu pada bentuk pencitraan diri kandidat gubernur. Pada kesempatan yang sama, daya ilokusi yang dimunculkan lebih dominan pada model asertif. Sementara itu, teks visual mempunyai kecenderungan pemilihan pewarnaan, gambar kandidat, maupun logo – logo seperti partai politik tetap memberikan kontribusi pada keberlangsungan komunikasi melalui media kampanye.
Analisis Kebutuhan Bahasa Jepang dan Bahasa Prancis oleh Mahasiswa Program Studi Sastra Inggris Universitas Udayana IGAG Sosiowati; Putu Weddha Savitri; Lirishati Soethama Lirishati Soethama
Journal Social and Humaniora Vol 18 No 2 (2018)
Publisher : Udayana University Press bekerjasama dengan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (160.304 KB) | DOI: 10.24843/PJIIB.2018.v18.i02.p08

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa yang sesungguhnya dibutuhkan oleh mahasiswa Prodi Sastra Inggris dari pembelajaran Mata Kuliah Bahasa Asing Pilihan (MK BAP) yaitu Bahasa Prancis dan Bahasa Jepang. Agar pembelajaran MK BAP dapat berjalan efektif dan efisien maka dibutuhkan rencana pembelajaran yang tepat. Oleh karena itu analisis kebutuhan sangat penting untuk dilakukan sehingga pengajar dapat menentukan materi, metode pengajaran, maupun buku referensi yang tepat dan dapat menjawab kebutuhan mahasiswa. Populasi penelitian ini adalah mahasiswa Prodi Sastra Inggris yang telah menyelesaikan MK Bahasa Prancis dan Bahasa Jepang. Metode survey, kuisioner dan wawancara digunakan untuk mendapatkan data mengenai kebutuhan mahasiswa terhadap MK BAP yang mengacu pada Target Needs dan Learning Needs dari Hutchinson and Waters (1987). Analisis data dilakukan dengan tekhnik deskriptif kualitatif untuk mendapatkan hasil penelitian berupa kebutuhan mahasiswa terhadap Bahasa Prancis dan Bahasa Jepang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa lebih membutuhkan kemampuan berbicara, dengan materi mengenai ungkapan yang umum digunakan, dan topic-topik yang berkaitan dengan kegiatan sehari-hari seperti berbelanja, memesan makanan, berbicara tentang hobby, teman, wisata dan kegiatan lainnya.
Nilai Heroisme pada Tarian Caci Masyarakat Manggarai Sebagai Refleksi Karakter Bangsa Elsita Lisnawati Guntar; Yuliana Jetia Moon; Ambros Leonangung Edu
Journal Social and Humaniora Vol 19 No 2 (2019)
Publisher : Udayana University Press bekerjasama dengan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (665.674 KB) | DOI: 10.24843/PJIIB.2019.v19.i02.p01

Abstract

Caci adalah sebuah tarian heroik karena berbentuk “perang” atau tanding di antara pria-pria pemberani dan perkasa. Para pria petarung dengan gagah masuk ke arena diiringi deru musik gong dan gendang menambah semangat untuk beradu. Dua pria saling berhadapan, yang satu sebagai penyerang (paki) dengan cambuk keras dengan ujungnya yang kecil dan tajam, sambil melenggak-lenggok (kelong) mencari siasat untuk memukul lawan (ta’ang) berperisai lengkap. Daerah kepala adalah incaran utama diserang. Fokus penelitian ini adalah menganalisis nilai heroisme pada tarian caci. Akan tetapi, heroisme yang dikaji hanya dari konten lagu-lagu caci yang berisi syair-syair keberanian. Dalam usaha merampungkan penelitian ini, peneliti memadukan penelitian kepustakaan dan lapangan. Adapun kandungan nilai heroisme yang ditemukan dalam tarian dan nyanyian caci yang atraktif dan ekspresif tersebut ialah nilai keberanian, prestasi, ketekunan, kesetiaan, kejujuran dan sportivitas, dan menghormati adat. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa tarian caci masyarakat manggarai Manggarai kaya akan makna dan memiliki kandungan nilai heroisme yang sangat tinggi.
EKSISTENSI BARONG DAN RANGDA (PERSPEKTIF SASTRA AGAMA HINDU) I Gusti Ayu Putu Suryani
Journal Social and Humaniora Vol 17 No 2 (2017)
Publisher : Udayana University Press bekerjasama dengan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The presence of Barong and Rangda in Bali are still exist on the modern era, it is because of some factors, the factor are : (a) there are always the magic powers coming from both Barong and Rangda, when we do some celebrations, we pray for them especially by the community or the villages; they are able to lee appeal of our tourism sustainable to preserve and to improve the Bali culture till nowadays; (c) by learning and keep knowing the Hindu literatures and should be required doing by all Hindu mainly which is related by those concepts, for Balinese, the Hindus literatures are for instance : Siwa Purana, Wisnu Purana, Lontar Barong Swari, Lontar Purwagama Sesana, Lontar Siwa Tatwa, Lontar Kandapat Bhuda, Lontar Pengerehan, Lontar Canting Emas, etc. Keywords : Existence, Barong and Rangda, Modern Era, Hindu Religion
Program Library User Education Terhadap Optimalisasi Layanan Perpustakaan Stmik Stikom Indonesia Sri Widiastutik; Ni Nengah Dita Ardriani
Journal Social and Humaniora Vol 18 No 1 (2018)
Publisher : Udayana University Press bekerjasama dengan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (492.41 KB) | DOI: 10.24843/PJIIB.2018.v18.i01.p02

Abstract

Kunci sukses sebuah perpustakaan adalah keharmonisan hubungan antara pemustaka dengan pustakawan dalam berinteraksi. Terjalinnya interaksi antara kedua pihak sebagai pondasi utama tercapainya tujuan layanan sebuah perpustakaan, tersampaikannya layanan pustakawan selaras dengan terakomodirnya kebutuhan pemustaka. Sejak semula pustakawan dituntut untuk berorientasi terhadap kebutuhan pemustaka, namun dengan semakin pesat ilmu pengetahuan dan makin canggihnya teknologi, pemustaka pun mempunyai andil besar untuk memposisikan dirinya tidak ketinggalan informasi. Dewasa ini, pemustaka seolah dituntut sadar diri, tahu diri terhadap perkembangan yang terjadi jika tidak ingin tertinggal informasi. Dengan kata lain, seiring tingkat kebutuhannya terhadap informasi yang sangat tinggi, pemustaka pun dituntut untuk berorientasi pada informasi, yaitu beorientasi pada perpustakaan sebagai wadah (penampung) informasi, maupun pustakawan sebagai penyalur layanan informasi.Guna mengantisipasi ketidakharmonisan tersebut, pada penelitian ini diusulkan sebuah program Library User Education (LUE) – Malley (dalam IBLims, 2015) bagi pengguna (pemustaka) perpustakaan STIKI sebagai satu faktor yang menjembatani misinformation pemustaka terhadap tata cara maupun kebijakan perpustakaan. Diharapkan perpustakaan STIKI mampu memberikan layanan perpustakaan sebaik mungkin baik sumber daya perpustakaan, layanan maupun fasilitas. Begitu pula pemustaka diharapkan mampu mendapatkan tutorial (pengajaran), diberi pemahaman dan kesempatan untuk mengenal perpustakaan lebih dekat, sehingga pemustaka bisa memanfaatkan sumber-sumber informasi dan layanan perpustakaan secara optimal.
PENGARCAAN GANESHA PADA ERA GLOBALISASI DI BALI: SEBUAH PERSPEKTIF KAJIAN BUDAYA dewa gede yadhu basudewa
Journal Social and Humaniora Vol 17 No 2 (2017)
Publisher : Udayana University Press bekerjasama dengan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Normatively production statue of Ganesha in a globalized word is experiencing a dynamic that can be regarded as the culture well -established legitimate to be implemented, but when examined using the concept of cultural studies, namely postmodernism, poststrukturalism, and postcolonialism very visible presence of a cultural products, and even marginalization core values in production statue of Ganesha. Keywords: production statue of Ganesha, globalization, cultural studies
Variasi Bahasa Sunda di Daerah Pesisir Jabar Selatan Asri Soraya Afsari; Teddi Muhtadin
Journal Social and Humaniora Vol 19 No 1 (2019)
Publisher : Udayana University Press bekerjasama dengan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (600.391 KB) | DOI: 10.24843/PJIIB.2019.v19.i01.p03

Abstract

Setiap bahasa di dunia memiliki variasi. Bentuk variasi bahasa dapat dibedakan berdasarkan letak geografis, sosial, dan temporal. Bahasa Sunda sebagai salah satu bahasa daerah di Indonesia memiliki pula variasi tersebut. Secara geografis, bahasa Sunda yang berada di daerah pegunungan memiliki perbedaan dengan bahasa Sunda di daerah pesisir (pantai). Begitu pun bahasa Sunda yang berada di pesisir Jabar Utara memiliki perbedaan pula dengan bahasa Sunda di pesisir Jabar Selatan. Pangandaran merupakan salah satu wilayah yang ada di lintasan pantai Jabar Selatan. Daerah ini banyak didatangi oleh penduduk yang berasal dari Jawa, seperti Cilacap yang menyebrang ke daerah Jawa Barat. Awalnya para pendatang hanya melakukan perdagangan dan mengadu nasib. Seiring waktu para pendatang tersebut kemudian menikah dengan warga asli dan menetap di Pangandaran. Kehadiran para pendatang tentu membawa banyak pengaruh pada kehidupan masyarakat yang ada di Pangandaran, tidak terkecuali dalam hal bahasa dan budaya. Bahasa Sunda yang digunakan di daerah Pangandaran memiliki karakteristik sendiri. Penelitian ini merupakan penelitian makrolinguistik bidang dialektologi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk variasi bahasa Sunda yang ada di daerah Pangandaran. Untuk mencapai tujuan tersebut digunakan metode lapangan melalui teknik wawancara informan dan metode survei melalui penyebaran koesioner.
PEMAKAIAN BAHASA DALAM KELUARGA MULTIETNIS DI DESA SANUR nyoman suparwa
Journal Social and Humaniora Vol 17 No 1 (2017)
Publisher : Udayana University Press bekerjasama dengan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/PJIIB.2017.v17.i01.p03

Abstract

This study aims to describe the use of language in multi-ethnic family in Sanur village of South Denpasar, Bali. The description includes (1) the use of language in multi-ethnic family, (2) the function of Indonesian language in the multi-ethnic family, (3) Linguistics constraints faced by multi-ethnic families in Sanur in the communication, both within the family and outside the family. This study uses socio-pragmatics theory that is sociolinguistics theory which sees the language to be in touch with the community of native speakers. Therefore, language is always heterogeneous (not homogeneous) because of the community diversity of the language speakers. Then, the theory is combined with the pragmatic theory that studies how significant data in this study is a field method and the method of analysis is descriptive method. This study found that (1) Based on various situation of language usage, the lagunage used are (a) Indonesian language is used in formal situation Indonesian language mixed with Balinese language are used in non-formal and emotional situation and also when the dialogue happened in the family Indonesian language is used in the o?ce, public health center and school. Meanwhile, within the family, wedding or funerals ceremony and shopping in the market, they use Indonesian language mixed with local and foreign language. Then, in the family meeting and in emotional situation, they use local language (Balinese), and for greeting the neighbor on the street, they use mixed language (Balinese and Indonesian language). Finally, in the religious situation, such as communication situation of personal relationship to the God, they use Indonesian language mixed with the religion language (spell, Arabic, and Japanese). (3) The communication constraints in multi-ethnic family such as the language in the beginning of communication and also di?erent culture and religion. Keywords: language use, the function of Indonesian language, multi-ethnic family
Potensi Peran Perempuan dalam Mewujudkan Moderasi Beragama di Indonesia Luh Riniti Rahayu; Putu Surya Wedra Lesmana
Journal Social and Humaniora Vol 20 No 1 (2020)
Publisher : Udayana University Press bekerjasama dengan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (393.719 KB) | DOI: 10.24843/PJIIB.2020.v20.i01.p05

Abstract

Sejak berlakunya Otonomi Daerah di Indonesia, intoleransi terus meningkat diberbagai daerah, intoleransi ini mengancam kehidupan sosial dan kehidupan beragama masyarakat Indonesia. Bila hal ini terus dibiarkan berkembang maka, akan memicu perpecahan bangsa serta mengancam keberadaan NKRI. Pemerintah telah melakukan berbagai usaha guna meredam intoleransi dan memelihara kerukunan antar enam agama yang diakui Negara. Salah satunya adalah dengan cara mewujudkan moderasi beragama. Penelitian ini menyoroti Peran Perempuan dalam Moderasi Beagama di Indonesia dengan metode deskriptif kualitatif. Hasilnya adalah Perempuan dari berbagai agama sangat potensial dalam menjaga harmoni dan menjaga kerukunan antara umat beragama, namun potensi ini belum dimanfaatkan secara maksimal. Sebagai saran, perlunya meningkatkan peran dan melibatkan perempuan dalam setiap kegiatan implementasi moderasi beragama di Indonesia.

Page 3 of 19 | Total Record : 186