cover
Contact Name
zulkarnain
Contact Email
lumbungfarmasiummat@gmail.com
Phone
+6281944867967
Journal Mail Official
lumbungfarmasiummat@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Framasi Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Mataram Jl. K.H Akhmad Dahlan No.1 Pagesangan
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Lumbung Farmasi : Jurnal Ilmu Kefarmasian
ISSN : 27155943     EISSN : 27155277     DOI : 10.31764
Core Subject : Health,
Penelitian Di Bidang Farmasi (Farmasi Bahan Alam, Farmasi Klinis & Komunitas, Farmasi Tekonologi, Kimia Farmasi, dan Biofarmasetika)
Articles 232 Documents
Peningkatan Laju Disolusi Ibuprofen Sistem Dispersi Padat Dengan Poloxamer 188 PEG 6000 Metode Peleburan Kiki Amelia; Doddy Rusli
Lumbung Farmasi: Jurnal Ilmu Kefarmasian Vol 4, No 2 (2023): Juli
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/lf.v4i2.15185

Abstract

Polimer poloxamer 188 PEG 6000 merupan bahan tambahan yang dapat digunakan untuk meningkatkan laju disolusi zat aktif dalam sediaan padat, ibuprofen merupakan obat yang mempunyai kelarutan yang rendah tetapi memiliki permeabilitas yang tinggi masuk dalam klasifikasi Biopharmaceutical Classification System (BCS) kelas II. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui laju disolusi ibuprofen sistem dispersi padat dengan penambahan polimer poloxamer 188 PEG 6000. Pada penelitian ini Sistem dispersi padat dibuat dengan metode peleburan dengan variasi Ibuprofen Poloxamer 188-PEG 6000 yaitu 1 : 0,75 : 0,25; 1 : 0,5 : 0,5; 1 : 0,25 : 0,75. Sebagai pembanding dispersi padat dibuat campuran fisik dengan komposisi yang sama. Metode penelitian uji disolusi menggunakan alat disolusi metode dayung (tipe 2) pada medium dapar fosfat pH 7,4 sebanyak 900 ml pada suhu 370C ± 0,5OC dengan kecepatan 100 r.p.m selama 60 menit. Hasil dari penelitian  menunjukkan bahwa panjang gelombang maksimum ibuprofen murni dalam dapar fosfat pH 7,4 adalah 264 nm, dispersi padat Ibuprofen-Poloxamer 188-PEG 6000 dapat meningkatkan laju disolusi ibuprofen dibandingkan dengan campuran fisik dan Ibuprofen murni. Dispersi padat 1:0,75 merupakan formula dengan hasil disolusi terbaik
Formulasi dan Evaluasi Salep Hidrofilik 10%, 20% dan 30% dari Ekstrak Daun Binahong (Anredera scandens (L.) Moq.) I Putu Riska Ardinata; Ni Putu Wintariani; Dhiancinantyan Windydaca Brata Putri
Lumbung Farmasi: Jurnal Ilmu Kefarmasian Vol 4, No 2 (2023): Juli
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/lf.v4i2.11582

Abstract

Tanaman Binahong secara traditional sudah digunakan oleh masyarakat Indonesia sebagai obat untuk luka namun dalam pengaplikasiannya memerlukan media pembawa, salahsatunya adalah salep. Penelitian ini bertujuan untuk membuat formulasi dan evaluasi salep hidrofilik dari ekstrak daun binahong (Anredera scandens (L.) Moq.). yang dapat digunakan sebagai dasar pembuatan kosmetika atau obat topikal. Penelitian ini merupakan penelitain eksperimental laboratorik. Ekstrak daun binahong (Anredera scandens (L.) Moq.) akan dicampurkan kedalam basis salep hidrofilik yang akan dibuat menjadi 3 konsentrasi berbeda yaitu salep 10%, 20% dan 30%, selanjutnya akan dilakukan uji organoleptis, uji daya sebar, uji daya lekat, uji iritasi pada kulit, uji homogenitas dan uji pH. Hasil uji evaluasi dari ketiga salep ekstrak daun binahong (Anredera scandens (L.) Moq.) menunjukkan uji organoleptis yang serupa hanya berbeda dari warna. Uji daya sebar menunjukan diameter setelah ditekan sebesar 5,4cm, 5.3cm dan 5,1cm. Uji daya lekat menunjukkan hasil sebesar 12 detik, 14 detik dan 15 detik. Uji iritasi pada kulit menunjukkan tidak ada reaksi iritasi. Uji homogenitas menunjukkan salep yang dibuat sudah homogen dan uji pH sebesar 5,6; 5,6 dan 5,7. Hasil ini menunjukkan salep yang dihasilkan sudah baik dan sesuai standar.
Tingkat Pengetahuan Masyarakat Tentang Penyakit Tuberkulosis di Kecamatan Barat Daya Praya Kabupaten Lombok Tengah Tahun 2022 Nur Oktaviani
Lumbung Farmasi: Jurnal Ilmu Kefarmasian Vol 4, No 2 (2023): Juli
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/lf.v4i2.12393

Abstract

Tuberkulosis merupakan merupakan suatu penyakit infeksi menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Penyakit tuberculosis di Indonesia pada tahun 2022 menempati peringkat ketiga di dunia setelah India dan Cina dengan jumlah kasus 824 ribu dan kematian 93 ribu per tahun atau setara dengan 11 kematian per jam. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui tingkat pengetahuan masyarakat tentang penyakit tuberculosis di Kecamatan Praya Barat Daya Kabupaten Lombok Tengah Tahun 2022. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif, populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah masyarakat yang ada di Kecamatan Praya Barat Daya Kabupaten Lombok Tengah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode survei dengan membagikan kuesioner kepada 402 responden. Hasil penelitian menunjukkan persentase skor untuk tingkat pengetahuan masyarakat sebesar 61,87%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah tingkat pengetahuan masyarakat masuk dalam kategori baik.
Gambaran Efek Samping Terapi Oral Pada Pasien Asma Di Rumah Sakit Islam Ibnu Sina Padang Panjang mega yulia
Lumbung Farmasi: Jurnal Ilmu Kefarmasian Vol 4, No 2 (2023): Juli
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/lf.v4i2.16645

Abstract

Asma merupakan suatu gangguan pada sistem pernapasan akibat terjadinya penyempitan saluran pernafasan. Penanda utama asma adalah nafas yang berbunyi saat penderita menghembuskan nafas, batuk, sesak nafas dalam beberapa menit atau bisa berlangsung sampai beberapa jam, bahkan selama beberapa hari. Selama sesak nafas timbul rasa cemas dan mengeluarkan banyak keringat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek samping yang terjadi pada penggunaan obat asma sebagai terapi oral di Rumah Sakit Islam Ibnu Sina Padang Panjang. Pengambilan sampel dengan metode purposive sampling yang dibatasi waktu penelitian, yaitu dengan meminta pasien mengisi lembar kuisioner dengan lama waktu pengumpulan data selama tiga bulan. Kuisioner dalam penelitian ini terdiri dari data demografi dan kuisioner. Jumlah responden pada penelitian ini sebanyak 23 orang. Hasil penelitian menunjukan bahwa efek samping terapi oral pada pasien asma dijumpai pada 5 orang responden (26,7%), Dimana dari 5 orang tersebut menunjukan efek samping terapi oral penggunaan obat asma dengan rincian 2 orang responden mengalami nafsu makan berkurang, 2 orang responden gastritis dan 1 orang responden mengantuk.
Evaluasi Ketersediaan Obat Di Puskesmas Pekauman Kota Banjarmasin Tahun 2021 Mochammad Maulidie Alfiannor Saputera; Nida Hayati; Rina Feteriyani
Lumbung Farmasi: Jurnal Ilmu Kefarmasian Vol 4, No 2 (2023): Juli
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/lf.v4i2.11940

Abstract

The availability of drugs at the Public Health Center Pekauman Banjarmasin, until December 2021, was only 69.86% conformity to drug acceptance with a total of 17,411 patient visits in 2021. This causes drug vacancies in the pharmacy room and pharmaceutical services to be less than optimal. The aim of the study was to find out the percentage of compliance with demand for drug acceptance and the level of drug availability at the Public Health Center in 2021. The sample in this study was the 2021 annual LPLPO using the Saturated Sampling method. The research instrument used an observation sheet with retrospective data collection. The results showed that the suitability of demand for drug acceptance at the Public Health Center was 68.46% and the level of drug availability in the Empty category was 244 drug items with a percentage of 55.70%, the drug availability rate in the safe category was 150 drug items with a percentage of 34.25%, The level of drug availability in the excess category was 44 drug items with a percentage of 10.05%. The average level of drug availability at the Public Health Center in 2021 is 8.71 months, which is in the less category.
Formulasi Dan Evaluasi Sediaan Lip cream Ekstrak Ubi Jalar Ungu (Ipomea batatas L.) Tubagus Akmal; Yenni Puspita Tanjung; Nurul Fauziah
Lumbung Farmasi: Jurnal Ilmu Kefarmasian Vol 4, No 2 (2023): Juli
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/lf.v4i2.12985

Abstract

Saat ini dipasaran masih terdapat kosmetik dekoratif yang menggunakan pewarna sintetik berbahaya. Sedangkan dalam kosmetik dekoratif warna merupakan bagian terpenting. Pigmen antosianin dalam ekstrak ubi jalar ungu (Ipomea batatas L.) dapat digunakan sebagai pengganti pewarna sintetik pada kosmetik, salah satunya sediaan lip cream. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui formula lip cream dengan pewarna alami ekstrak ubi jalar ungu yang memenuhi syarat evaluasi sediaan dan mempelajari pengaruh variasi konsentrasi ekstrak ubi jalar ungu dalam formula terhadap hasil evaluasi lip cream. Ekstrak ubi jalar ungu sebagai pewarna alami di formulasikan dengan varian konsentrasi yaitu FI (10%), FII (15%), dan FIII (20%). Evaluasi sediaan lip cream meliputi uji organoleptis, uji homogenitas, uji viskositas, uji daya sebar, uji daya lekat, dan uji pH. Evaluasi dilakukan selama 28 hari pada suhu ruang (15-30̊C). FI dan FII memenuhi persyaratan uji organoleptis, homogenitas, viskositas, daya sebar, daya lekat, dan pH. Sedangkan FIII hanya memenuhi syarat uji organoleptis, homogenitas, viskositas, daya lekat dan pH. Pada hasil analisis statistik variasi konsentrasi ekstrak ubi jalar ungu sebagai pewarna alami memberikan hasil berbeda bermakna (p<0,05) terhadap uji organoleptis, viskositas, daya sebar dan juga daya lekat. Sedangkan terhadap uji homogenitas dan pH yang diperoleh hasil tidak berbeda bermakna (p>0,05).
Efektivtas Biaya Medis Langsung Penggunaan Antibiotik Golongan Sefalosporin Generasi Ketiga Pada Pasien Tifoid Di Rumah Sakit Rawa Lumbu Mayolla Amanda; Maratun Shoaliha
Lumbung Farmasi: Jurnal Ilmu Kefarmasian Vol 4, No 2 (2023): Juli
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/lf.v4i2.13130

Abstract

Typhoid fever is an acute infection caused by the bacterium Salmonella enterica reservoir typhi, commonly called Salmonella typhi (S.typhi). The purpose of this study was to determine the effectiveness of direct medical costs using third-generation cephalosporin class antibiotics, namely ceftraixone, cefotaxime, cefixime in typhoid fever patients at Rawa Lumbu Bekasi Hospital. This study used a retrospective method. The number of samples is 100 patients. Data analysis was performed using a frequency distribution. Results The results showed that most of the respondents were male (57%). Based on age, the highest number is in the age range of 36-45 years (42%). Based on length of stay, the highest number was 1-5 days (65%). The most widely used antibiotic was ceftriaxone (61%). The highest average cost was the use of cefixime (Rp. 3,327,761) and the lowest average cost was the use of ceftriaxone (Rp. 2,973,568). The average direct medical costs used in the treatment of typhoid fever using ceftriaxone therapy is IDR 2,973,568. For cefotaxime therapy it was Rp. 3,200,218 while for cefixime therapy it was Rp. 3,306,262.
Profil Penggunaan Obat Pada Pasien Hipertensi Geriatri Rawat Jalan di RSUD Kepahiang dan RSUP dr. Kariadi Tahun 2021 Dian Oktianti; Eunike Panjaitan; Putu Ayu Danung Ningrat
Lumbung Farmasi: Jurnal Ilmu Kefarmasian Vol 4, No 2 (2023): Juli
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/lf.v4i2.12029

Abstract

Hipertensi adalah penyakit yang dapat menimbulkan penyakit yang serius terutama pada geriatri, yaitu meningkatnya resiko terkena penyakit arteri koroner, stroke, penyakit jantung kongestif, dan gangguan ginjal. Tatalaksana terapi hipertensi pada pasien geriatri bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup pasien. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pola penggunaan obat antihipertensi pada pasien geriatri di RSUD Kepahiang dan RSUP dr. Karyadi.Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian non eksperimental dengan pendekatan secara deskriptif. Pengambilan data dilakukan secara retrospektif menggunakan rekam medis. Penelitian dilakukan pada bulan Mei-Juni tahun 2022. Data kemudian dianalisis secara univariat.Hasil penelitian menunjukkan bahwa 65,27% pasien di RSUD Kepahiang dan 57,89% pasien di RSUP dr Karyadi adalah wanita. Penggunaan obat di RSUD Kepahiang 38,95% obat tunggal, 47,37% kombinasi 2 antihipertensi dan 13,68 % kombinasi 3 antihipertensi. Di RSUP dr. Karyadi, pola penggunaan obat antihipertensi adalah  15,79% obat tunggal, 70,52% kombinasi 2 antihipertensi, 13,69% kombinasi 3 antihipertensi.Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan di RSUD Kepahiang dan RSUP dr. Karyadi, dapat disimpulkan bahwa pasien geriatri yang menderita hipertensi sebagian besar adalah wanita. Pola penggunaan antihipertensi yang paling banyak adalah pemberian secara kombinasi 2 antihipertensi. Di RSUD Kepahiang yang paling banyak digunakan adalah kombinasi ARB+CCB sedangkan di RSUP dr. Karyadi yang paling banyak adalah kombinasi ARB+ ???? blockers. Hal ini disebakan adanya perbedaan karakteristik pasien di rumah sakit tersebut.
Pengaruh Label Visual Risiko Merokok Terhadap Sikap Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Mataram Cyntiya Rahmawati; Baiq Leny Nopitasari; Baiq Nurbaety; Nurul Qiyaam; Novianti Novianti
Lumbung Farmasi: Jurnal Ilmu Kefarmasian Vol 4, No 2 (2023): Juli
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/lf.v4i2.13173

Abstract

Label visual rokok saat ini berupa gambar risiko yang merupakan stimulus yang akan disikapi oleh konsumen rokok, yaitu merokok dapat menimbulkan berbagai penyakit. Perilaku merokok juga dilakukan di kalangan mahasiswa. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh label visual risiko merokok terhadap sikap mahasiswa Universitas Muhammadiyah Mataram. Penelitian ini termasuk penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional dan menggunakan metode survey. Populasi dalam penelitian ini adalah Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Mataram sebanyak 1.254 berdasarkan persentase kebiasaan merokok dengan jenis kelamin laki-laki di NTB sebesar 30,65% dengan sampel yang digunakan sebanyak 93 orang. Analisis data menggunakan metode analisis Regresi linier. Hasil dari penelitian ini menunjukan, terdapat pengaruh yang signifikan antara Label Visual Risiko Merokok terhadap Sikap Mahasiswa dengan pengaruh sebesar 40,8% dengan hubungan yang kuat antara keduanya yaitu 0,639. Kemudian dari tiga aspek sikap yang diteliti, terdapat pengaruh yang signifikan antara label visual dengan sikap kognitif dengan pengaruh sebesar 41,8% dengan hubungan yang kuat antara keduanya yaitu 0,647. Selanjutnya terdapat pengaruh yang signifikan pula antara label visual dengan sikap konatif dengan pengaruh sebesar 13,4% dengan hubungan yang rendah antara keduanya yaitu 0,366. Tetapi tidak ada pengaruh yang signifikan antara label visual dengan sikap afektif yang hanya berpengaruh 1,2% dengan hubungan yang sangat rendah yaitu 0,110.
Persepktif Tenaga Kesehatan pada Budaya Keselamatan Pasien Meki Pranata; Siti Roifah; Muhammad Nurul Hasanudin
Lumbung Farmasi: Jurnal Ilmu Kefarmasian Vol 4, No 2 (2023): Juli
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/lf.v4i2.10968

Abstract

Patient safety culture is a system that must be carried out by health workers as an effort to reduce unwanted events. Patient safety culture is a variable used to measure the implementation of patient safety. This study aims to determine the relationship between the demographics of health workers on the implementation of patient safety culture. This research is an analytic observational research using a cross sectional design. The respondents of this study were 120 respondents which were divided into 2, namely 35 respondents for validity and reliability tests and 85 respondents for the research sample. The research data collection was carried out in August-September 2021 at the Pati Regency Islamic Hospital using a questionnaire from the Agency for Healthcare Research and Quality. Data analysis used Eta correlation test and Chi-square test. The results of the research on 85 research respondents on the Eta correlation test and the chi-square test showed that the marital status of health workers had a low relationship with patient safety culture with a correlation value of 0.312 with a significance value of p <0.05.