cover
Contact Name
zulkarnain
Contact Email
lumbungfarmasiummat@gmail.com
Phone
+6281944867967
Journal Mail Official
lumbungfarmasiummat@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Framasi Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Mataram Jl. K.H Akhmad Dahlan No.1 Pagesangan
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Lumbung Farmasi : Jurnal Ilmu Kefarmasian
ISSN : 27155943     EISSN : 27155277     DOI : 10.31764
Core Subject : Health,
Penelitian Di Bidang Farmasi (Farmasi Bahan Alam, Farmasi Klinis & Komunitas, Farmasi Tekonologi, Kimia Farmasi, dan Biofarmasetika)
Articles 232 Documents
Pengaruh Pemberian Edukasi Dagusibu Obat Terhadap Tingkat Pengetahuan Menggunakan Media Video Karminingtyas, Sikni Retno; Oktianti, Dian; Eningsari, Luh Putu Mahatrianti; Mahyuni, Ni Luh Ayu
Lumbung Farmasi: Jurnal Ilmu Kefarmasian Vol 5, No 2 (2024): Juli
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/lf.v5i2.20751

Abstract

Pemakaian obat secara mandiri menduduki angka yang cukup tinggi. Reaksi obat yang tidak diinginkan bisa muncul karena ketidaktepatan dalam penggunaan obat, efek samping obat, penyimpanan dan pembuangan obat. Tujuan penelitian untuk menganalisis tingkat pengetahuan dan pengaruh pemberian edukasi tentang DAGUSIBU obat melalui video dalam meningkatkan pengetahuan ibu-ibu PKK di Banjar Kori dan Banjar Tengah. Penelitian menggunakan rancangan one group pre and posttest design dan menggunakan kuesioner yang berisikan 17 pertanyaan tentang DAGUSIBU obat. Data penelitian dianalisis dengan uji paired t-test untuk mengetahui pengaruh pemberian edukasi DAGUSIBU terhadap pengetahuan ibu-ibu PKK. Hasil penelitian menunjukkan karakteristik responden di Banjar Kori dan Banjar Tengah mayoritas berusia 26-35 tahun sebanyak 63,00% dan 50,00% responden, pendidikan terakhir mayoritas perguruan tinggi sebanyak 70% dan SMA 44% responden, pekerjaan mayoritas swasta masing-masing 37,00% dan 40,00% responden. Tingkat pengetahuan ibu-ibu PKK di Banjar Kori dan Banjar Tengah sebelum diberi edukasi kategori kurang sebanyak 55,00% dan 77% responden. Tingkat pengetahuan setelah diberikan edukasi mengalami peningkatan yaitu kategori baik masing-masing 96,00% responden. Hasil uji paired t-test didapatkan masing-masing dengan signifikansi 0,000. Kesimpulan bahwa terdapat pengaruh pemberian edukasi DAGUSIBU obat melalui video terhadap tingkat pengetahuan ibu-ibu PKK.
Evaluasi Perencanaan dan Pengadaan Obat di Instalasi Farmasi RSUD Praya Lombok Tengah Alawiyah, Tutie Erma; Lalu, Sulaiman
Lumbung Farmasi: Jurnal Ilmu Kefarmasian Vol 5, No 1 (2024): Januari
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/lf.v5i1.19954

Abstract

Perencanaan dan pengadaan obat merupakan tahap penting dalam proses pengelolaan obat. Perencanaan perbekalan farmasi adalah kegiatan menetapkan jenis dan jumlah perbekalan farmasi sesuai dengan pola penyakit dan kebutuhan pelayanan kesehatan di rumah sakit. Pengadaan merupakan kegiatan untuk merealisasikan kebutuhan yang telah direncanakan dan disetujui. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi proses perencanaan dan pengadaan obat di Instalasi Farmasi RSUD Praya Lombok Tengah berdasarkan indikator efisiensi pengelolaan obat. Hasil evaluasi perencanaan dan pengadaan tahun 2022 menunjukan bahwa persentase kesesuaian obat dengan Formularium nasional 96,8% hal ini menunjukan bahwa masih ada penggunaan obat diluar formularium nasional. Kesesuaian item obat yang tersedia dengan formularium rumah sakit 100%. Untuk evaluasi pengadaan menunjukan hasil berupa presentase alokasi dana pengadaan obat tersedia 50%, persentase modal dana yang tersedia dengan keseluruhan dana yang dibutuhkan 50%, Frekuensi kurang lengkapnya faktur menunjukan 0 kali, frekuensi pengadaan tiap item obat pertahun 12x, dan presentase kesesuaian antara perencanaan dan kenyatan masing-masing obat 100%. Hal ini menunjukan bahwa tahap perencanaan dan pengadaan cukup efisien
Kewaspadaan Diri dan Kepatuhan Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 di Puskesmas IV Denpasar Selatan Triastawan, I Komang Agus; Widowati, I Gusti Ayu Rai; Tunas, I Ketut; Putri, Dhiancinantyan Windydaca Brata
Lumbung Farmasi: Jurnal Ilmu Kefarmasian Vol 5, No 1 (2024): Januari
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/lf.v5i1.17054

Abstract

Tingginya kadar gula dalam darah adalah tanda penyakit metabolik yang disebut diabetes melitus (DM). Keberhasilan terapi DM bergantung pada kepatuhan pasien untuk mencapai kualitas hidup yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kewaspadaan diri terhadap kepatuhan penggunaan obat pada pasien DM tipe 2 (DM-2). Penelitian cross sectional dilakukan pada bulan Februari-April 2023. Sampel adalah pasien DM-2 di Puskesmas IV Denpasar Selatan yang memenuhi kriteria inklusi, direkrut secara purposive. Data dianalisis dengan Chi Square Test, dan disajikan secara deskriptif. Sejumlah 120 responden berpartisipasi dalam penelitian ini. Mayoritas responden berada pada rentang usia 48-58 tahun (44.2%); perempuan (63.3%); berpendidikan menengah (44.2%); ibu rumah tangga (29.2%); berpendapatan ≤2,5 juta per bulan, dan terdiagnosa DM-2 ≤10 tahun (75.9%). Hasil penelitian menunjukkan sebesar 35.0% memiliki kewaspadaan diri pada kategori baik, dan sejumlah 48.3% responden patuh pada pengobatan. Terdapat hubungan antara kewaspadaan diri terhadap kepatuhan pengobatan (P=0,002; α=0,05; coefficient kontigensi =0,350). Penelitian ini menunjukkan pasien DM-2 memiliki kewaspadaan diri yang kurang memadai dan kepatuhan yang rendah.  Oleh karena itu, program edukasi pasien harus ditingkatkan, terutama untuk pasien diabetes yang rentan dan anggota keluarganya. Apoteker diharapkan berperan aktif dalam memberikan edukasi kepada keluarga dan pasien terkait penyakit DM dan kompikasinya.
Studi Molecular Docking dan Prediksi ADMET Senyawa Turunan Kurkumin Sebagai Inhibitor Kasein Kinase 2-α Hakiki, Ahmad; Andika, Andika; Rahmawati, Rahmawati
Lumbung Farmasi: Jurnal Ilmu Kefarmasian Vol 5, No 2 (2024): Juli
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/lf.v5i2.22563

Abstract

Protein Kasein Kinase 2-α merupakan salah satu target terapi dalam pengobatan kanker leukemia yang merupakan molekul penting dalam mengatur pertumbuhan kanker leukemia. Senyawa kurkumin terbukti memiliki aktivitas sebagai inhibitor Kasein Kinase 2-α, namun masih belum ada penelitian yang menguji senyawa turunan kurkumin sebagai inhibitor Kasein Kinase 2-α. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui potensi dari senyawa kurkumin beserta turunannya sebagai inhibitor Kasein Kinase 2-α ID PDB: 3PE1 melalui penambatan molekul (molecular docking), berdasarkan nilai energi ikatan bebas (ΔG) terendah serta interaksinya, dan mengetahui prediksi ADMET. Metode yang digunakan adalah penambatan molekul dengan AutoDock Tools 1.5.7. yang dilanjutkan pengujian Lipinski’s rule of five (RO5) dari senyawa kurkumin beserta turunannya disertai screening ADMET menggunakan Swiss ADME dan admetSAR. Hasil yang diperoleh terdapat tiga senyawa uji yang memiliki energi ikatan bebas (ΔG) terbaik yaitu Di-O-acetyldemethoxy curcumin = -10,13 kcal/mol, Dimethoxy curcumin = -9,93 kcal/mol dan Dimethyl curcumin = -9,88 kacal/mol. Residu asam amino yang paling banyak berkontribusi membentuk ikatan hidrogen adalah Valine (VAL 116) sebanyak 22 interaksi, diikuti dengan  Lysine (LYS 68) sebanyak 18 interaksi, dan Aspartate (ASP 175) sebanyak 17 interaksi. Tiga senyawa uji terbaik juga memenuhi kriteria RO5 serta screening ADMET pada senyawa tersebut menunjukkan hasil prediksi aktivitas sebagai inhibitor Kasein Kinase 2-α dengan parameter Absorbsi, Distribusi, Metabolisme, Ekskresi, Toksisitas (ADMET) yang sudah baik. Berdasarkan data yang diperoleh dari penelitian ini tiga senyawa uji terbaik diprediksi memiliki potensi sebagai inhibitor Kasein Kinase 2-α
Uji Aktivitas Ekstrak Etanol Daun Sirih Hijau(Piper betle L.) Bakteri Klebsiella Pneumonia Penyebab Ulkus Diabetik Wahyuni, Septi; Rahayu, Titi Pudji; Kiromah, Naelaz Zukhruf Wakhidatul
Lumbung Farmasi: Jurnal Ilmu Kefarmasian Vol 5, No 2 (2024): Juli
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/lf.v5i2.19173

Abstract

Daun sirih hijau (Piper betle L ) merupakan tanaman obat yang memiliki khasiat sebagai pengobatan salah satunya antibakteri dan dapat digunakan sebagai alternatif pengobatan ulkus diabetik. Ulkus diabetik merupakan salah satu komplikasi penyakit diabetes melitus dengan adanya luka terbuka pada kulit. Senyawa yang memiliki aktivitas antibakteri pada daun yaitu senyawa fenol. Bakteri Klebsiella pneumonia penyebab ulkus diabetik. Tujuan Penelitian, Untuk mengetahui aktivitas antibakteri dan mengetahui konsentrasi ekstrak daun sirih hijau  dengan menggunakan pelarut etanol 96% terhadap bakteri Klebsiella pneumonia penyebab ulkus diabetik. Penelitian ini menggunakan metode difusi (paper disc) untuk uji antibakteri. Media yang digunakan NA. Kontrol positif yang digunakan ciprofloxacin, seri konsentrasi ekstrak yang digunakan 3%, 5% dan 7,5%. Diameter zona hambat diamati kemudian dianalisis menggunakan uji statistik One Way Anova. Hasil Penelitian, Uji aktivitas antibakteri ekstrak etanol 96% daun sirih hijau   terhadap bakteri Klebsiella pneumonia penyebab ulkus diabetik yaitu 9,37 pada konsentrasi 7,5%. Kesimpulan, Ekstrak etanol daun sirih hijau mempunyai daya hambat terhadap bakteri Klebsiella pneumonia   penyebab ulkus diabetik.Kata kunci:Daun sirih hijauUlkus diabeticCiprofloxacinPaper disc
Trend Studi Berkaitan dengan Ulcerative Colitis dan Genomik dari Tahun 2000-2023 Sianu, Rahman; Irham, Lalu Muhammad
Lumbung Farmasi: Jurnal Ilmu Kefarmasian Vol 5, No 1 (2024): Januari
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/lf.v5i1.17728

Abstract

Ulcerative Colitis (UC) merupakan suatu inflamasi kronis yang terjadi pada saluran cerna terutama pada rectum dan kolon. Gangguan genetik seperti aktivitas dari Nuclear Factor - Kappa Beta (NF-kB) menjadi salah satu penyebab UC. Analisa bibliometrik merupakan suatu metode yang dapat digunakan untuk mengidentifikasi frekuensi dan banyaknya kutipan dari suatu jurnal. Analisa ini dapat memberikan informasi terkait kredibilitas, kualitas dan dampak dari suatu karya ilmiah. Analisis bibliometrik dilakukan menggunakan VOSViewer version 1.6.16 dan perangkat Biblioshiny R. VOSViewer dan Biblioshiny merupakan dua program software digunakan untuk membuat dan menampilkan peta bibliometrik. Hasil yang diperoleh berupa jenis dokumen jurnal dengan bahasa inggris, kata kunci yang banyak digunakan berupa Ulcerative Colitis, peningkatan publikasi terkait Genomik pada UC, Amerika Serikat menjadi Negara yang paling banyak disitasi, Frontier menjadi sumber jurnal yang paling produktif, penulis dari negara-negara maju menjadi Negara yang paling tinggi dalam kolaborasi antar Negara baik Single Country Publications (SCP) dan Multiple Country Publications (MCP) terkait studi Genomik pada Ulcerative Colitis. Trend publikasi artikel terkait Studi Genomik pada UC dari tahun 2000 sampai 2023 yang semakin meningkat menggambarkan bahwa tersebut semakin diminati dan menarik untuk diteliti.
Aktivitas Enzim Superoksida Dismutase (SOD) dalam Ekstrak Bayam Hijau (Amaranthus hybridus L.) Dengan Metode Water Soluble Tetrazolium Salt-1 Sari, Annisa Nurdinia; Indrayati, Ana; Nopianti, Vivin
Lumbung Farmasi: Jurnal Ilmu Kefarmasian Vol 5, No 1 (2024): Januari
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/lf.v5i1.13209

Abstract

Radikal bebas merupakan molekul, atom atau gugus yang memiliki elektron tidak berpasangan dalam orbital atomnya. Superoksida dismutase (SOD) merupakan metaloenzim yang mengkatalisis reduksi radikal anion superoksida (O₂) menjadi hidrogen peroksida (H₂O₂) dan oksigen (O₂). Salah satu tanaman yang memiliki SOD adalah bayam hijau (Amaranthus hybridus L.). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar protein total dan persen inhibisi ekstrak kasar SOD bayam hijau pada konsentrasi presipitasi amonium sulfat 25, 50, 75, 100% serta mengetahui nilai persen inhibisi dari konsentrasi presipitasi amonium sulfat yang optimum. Tahapan penelitian diawali dengan determinasi tanaman  dan  pengambilan sampel bayam hijau. Ekstraksi enzim SOD dengan cara diblender dalam larutan PBS dan disentrifugasi. Pemurnian enzim SOD dengan metode presipitasi amonium sulfat. Penetapan kadar protein total ekstrak enzim SOD dengan metode Lowry. Pengukuran aktivitas SOD dilakukan dengan cara mengukur nilai persen inhibisi menggunakan Superoksida Dismutase Activity Assay Kit WST-1. Hasil penelitian ini menunjukan ekstrak kasar SOD memiliki kadar protein total sebesar 7,77 mg/ml dan kadar protein total presisipitasi amonium sulfat secara berturut-turut nilainya 2,54; 3,28; 4,55; dan 9,11 mg/ml. Nilai persen inhibisi ekstrak kasar sebesar 71,66 %; presipitasi amonium sulfat berturut-turut 29,99; 66,66; 72,22; dan 74,99 % dengan nilai persen inhibisi konsentrasi yang optimum adalah konsentrasi 100 %.
Konsentrasi Hambat Minimal (KHM) dan Konsentrasi Bunuh Minimal (KBM) Rebusan Gagang Cengkeh (Syzygium aromaticum) terhadap Bacillus cereus Penyebab Diare Safitri, Yunita Diyah; Azizah, Yunita Dwi Nur; Nurjanah, Mutia Hariani
Lumbung Farmasi: Jurnal Ilmu Kefarmasian Vol 5, No 2 (2024): Juli
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/lf.v5i2.21175

Abstract

Bacillus cereus sering menjadi penyebab terjadinya gangguan pencernaan seperti mual, muntah, sakit perut dan diare. Diare yang disebabkan oleh infeksi Bacillus cereus umumnya terjadi melalui kontaminasi makanan, kontaminasi sumber air minum dan kurangnya pola hidup bersih. Cemaran Bacillus cereus pada manusia berkaitan dengan kemampuan bakteri ini dalam membentuk endospora tahan panas, sehingga dapat menghasilkan racun yang dapat mengontaminasi makanan. Beberapa metode penanganan keracunan bakteri yang dilakukan di mayarakat yakni dengan mengonsumsi jamu yang berasal dari bahan alam, salah satunya yakni gagang cengkeh yang menjadi salah satu komposisi pembuatan minuman herbal seperti secang dan wedang uwuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi hambat minimum (KHM) dan konsentrasi bunuh minimum (KBM) rebusan gagang cengkeh terhadap pertumbuhan Bacillus cereus dengan metode dilusi cair dan dilanjutkan dengan perhitungan jumlah koloni dengan metode Total Plate Count (TPC). Hasil penelitian ini menunjukkan konsentrasi hambat minimal rebusan gagang cengkeh yakni pada konsentrasi 40%, sedangkan konsentrasi bunuh minimum rebusan gagang cengkeh terhadap pertumbuhan Bacillus cereus masih belum ditemukan pada penelitian ini. Kesimpulan dari penelitian ini adalah rebusan gagang cengkeh memiliki aktivitas antibakteri dengan menghambat pertumbuhan Bacillus cereus penyebab diare.
Tingkat Kepatuhan Ibu Hamil Mengkonsumsi Tablet Fe (ferrum) di Puskesmas Gunung Sari Nurbaety, Baiq; Hardiani, Baiq Rizki; Nopitasari, Baiq Leny; Furqani, Nur; Fitriana, Yuli; Sugara, Taufan Hari
Lumbung Farmasi: Jurnal Ilmu Kefarmasian Vol 5, No 1 (2024): Januari
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/lf.v5i1.21304

Abstract

Latar Belakang: Kejadian anemia atau kekurangan darah pada ibu hamil di Indonesia masih tergolong tinggi, yaitu sebanyak 48,9%. Penatalaksanaan anemia pada ibu hamil di Indonesia masih terfokus pada pemberian tablet tambah darah. Berdasarkan survei data pendahuluan di Puskesmas Gunung Sari, menunjukkan bahwa anemia ibu hamil di Puskesmas Gunung Sari pada tahun 2021 yaitu sebanyak 61 pasien, kemudian terjadi peningkatan pada tahun 2022  yaitu dengan jumlah kasus anemia sebayak 71 pasien.Tujuan : Untuk mengetahui tingkat kepatuhan Ibu hamil mengkonsumsi tablet Fe (Ferrum) di puskesmas Gunung Sari. Metode: Deskriptif Observasional dengan rancangan penelitian cross-sectional. Penelitian ini dilakukan selama periode  5 April-5 Mei 2023 yang  melibatkan 38 ibu hamil sebagai responden yang melakukan pemeriksaan di Puskesmas Gunung Sari menggunakan Kuesioner MMAS-8.Hasil: Didapatkan bahwa dari 38 responden yang memiki kepatuhan tinggi sebanyak 4 orang (10%), kepatuhan menengah 11 orang (29%) dan kepatuhan rendah 23 orang (61%). Berdasarkan skor rata-rata jawaban kuesioner terhadap tingkat kepatuhan ibu hamil dalam mengkonsumsi tablet fe di Puskesmas Gunung Sari adalah 3,71 yaitu termasuk  dalam kategori kepatuhan rendah. Kesimpulan: Tingkat kepatuhan ibu hamil mengkonsumsi tablet Fe (Ferrum) di Puskesmas Gunung Sari yaitu termasuk kategori kepatuhan rendah  sebanyak 23 orang (61%).
Perbandingan Potensi Medication Error Pada Rawat Inap dan Rawat Jalan di Rumah Sakit Umum Ganesha Gianyar Jaya, I Wayan Mahendra; Maharianingsih, Ni Made; Reganata, Gde Palguna; Widowati, I Gusti Ayu Rai
Lumbung Farmasi: Jurnal Ilmu Kefarmasian Vol 5, No 1 (2024): Januari
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/lf.v5i1.17283

Abstract

Medication error adalah kesalahan pengobatan yang dapat dicegah yang menyebabkan pemakaian obat yang tidak sesuai atau membahayakan pasien. Medication error dapat terjadi pada 4 fase yaitu prescribing, transcribing, dispensing dan administration. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan potensi kejadian medication error pada rawat inap dan rawat jalan di rumah sakit. Metode penelitian yang digunakan adalah observasional analitik dengan rancangan penelitian cross-sectional, yang dilakukan pada bulan April 2023. Sampel penelitian ini adalah 50 resep pasien rawat inap, 50 resep pasien rawat jalan. Penilaian potensi medication error pada fase prescribing sebanyak 14 parameter, fase transcribing sebanyak 8 parameter, fase dispensing sebanyak 6 parameter dan fase administration sebanyak 5 parameter. Kejadian medication error pada prescribing yang terjadi paling banyak pada rawat inap dan rawat jalan yaitu tidak ada berat badan pasien (100%), fase transcribing yang terjadi paling banyak yaitu tidak jelas bentuk sediaan, pada rawat inap sebanyak (40%), dan pada rawat jalan sebanyak (42%), pada fase dispensing dan administration tidak ditemukan medication error. Perbandingan medication error rawat inap dan rawat jalan mendapatkan hasil pada fase prescribing (P=0,000), fase transcribing (P=0,961), fase dispensing (P=1.000), dan fase administration (P=1.000). Simpulan penelitian yaitu adanya perbedaan yang signifikan potensi medication error antara pasien rawat inap dan pasien rawat jalan pada fase prescribing, dimana potensi lebih banyak terjadi di rawat inap. Sehingga diperlukan perbaikan medication error dengan cara melakukan penambahan tenaga kerja dan pengetahuan kefarmasian di Instalasi Farmasi, hal ini dilakukan agar dapat mengurangi potensi kejadian medication error di RSU Ganesha Gianyar.