BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the area of community services. Bernas: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of community services areas as follows: 1. Community Services, People, Local Food Security; 2. Training, Marketing, Appropriate Technology, Design; 3. Community Empowerment, Social Access; 4. Student Community Services; 5. Border Region, Less Developed Region; 6. Education for Sustainable Development; Poverty alleviation based on local resources; 7. Economic Development, Entrepreneurship, Cooperatives, Creative Industries, and SMEs; 8. Development of environmentally friendly technology; 9. Health, nutrition, tropical diseases, and herbal medicines, arts, literature and culture, as well as national integration and social harmony.
Articles
33 Documents
Search results for
, issue
"Vol 2 No 2 (2021)"
:
33 Documents
clear
PENINGKATAN KAPASITAS ANGGOTA MASYARAKAT YANG MENGALAMI KOMORBIDITAS DIABETES MELITUS UNTUK PENCEGAHAN PENULARAN COVID-19
Mula Tarigan;
Rosina Br. Tarigan;
Setiawan Setiawan;
Roymond H. Simamora
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 2 (2021)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (628.045 KB)
|
DOI: 10.31949/jb.v2i2.926
Orang-orang dengan kondisi medis yang sudah ada sebelumnya seperti diabetes tampaknya lebih rentan untuk menjadi sakit parah dengan virus Covid-19. Agar penderita diabetes ini dapat terhindar dari penularan Covid-19, maka diperlukan suatu upaya peningkatan kapasitas mereka agar dapat mengetahui cara pencegahan penularan Covid-19 dan melaksanakan upaya pencegahan tersebut. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan penderita DM untuk mencegah terjadinya penularan Covid-19 di desa Mekar Sari, Kecamatan Deli Tua, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Peserta yang menjadi partisipan dalam kegiatan ini terdiri dari anggota masyarakat yang mengalami DM sebanyak 15 orang. Pelaksanaan kegiatan diawali dengan melakukan pre-test tentang pengetahuan awal peserta tentang penyakit dan cara pencegahannya. Setelah itu, diberikan penyuluhan secara langsung dengan menggunakan media leaflet. Selain leaflet, hand sanitizer dan suplemen vitamin C dan D diberikan juga kepada setiap peserta pengabdian kepada masyarakat pada saat penyuluhan. Setelah dilakukan penyuluhan dengan menggunakan contoh yang nyata, pengetahuan peserta meningkat dari rerata skor pengetahuan 5,47 menjadi 9,80. Peningkatan pengetahuan tentang pencegahan penularan Covid-19 meningkat secara signifikan. Hal ini terlihat dari uji statistika Wilcoxon antara nilai post-test dan post-test didapat nilai p=0,001. Tim pengabdian kepada masyarakat dari berharap agar setelah kegiatan ini selesai, anggota masyarakat yang mengalami penyakit diabetes melitus dapat dan secara konsisten menerapkan hal-hal yang telah mereka pahami pada saat penyuluhan kesehatan, sehingga dapat terhindar dari penularan penyakit Covid-19.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGGAMBAR ANAK DENGAN MENERAPKAN METODE OUTDOOR LEARNING PADA KELOMPOK B DI RA ALMUBAROK
Tita Dwi Febriyanty;
E. Mulya Syamsul;
Firman Yudhanegara
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 2 (2021)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1338.174 KB)
|
DOI: 10.31949/jb.v2i2.929
Kemampuan menggambar anak pada kelompok B di RA Al Mubarok pada umumnya kurang. Masih banyaknya anak yang kesulitan untuk menuangkan imajinasinya ke dalam sebuah gambar, dan anak yang belum mampu menggambar sendiri sesuai dengan kemampuannya. Hal itu karena daya imajinasi anak yang dibatasi oleh ruang kelas yang disekat oleh dinding. Dalam hal tersebut guru berperan untuk menemukan solusi agar kemampuan menggambar anak semakin meningkat yaitu salah satunya dengan menggunakan metode outdoor learning. Tahap-tahap yang dilakukan dalam penerapan metode outdoor learning yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Dengan menerapkan metode outdoor learning kemampuan menggambar anak pada kelompok B di RA Al Mubarok dapat meningkat.
PELATIHAN PENINGKATAN PEMBELAJARAN ONLINE DI MASA PANDEMI COVID-19 PADA GURU SEKOLAH DASAR
Jajang Bayu Kelana;
Duhita Savira Wardani
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 2 (2021)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (329.565 KB)
|
DOI: 10.31949/jb.v2i2.943
The Covid-19 pandemic has had a large enough impact, not being excluded from learning in elementary schools. As the spearhead in designing and implementing the learning process, teachers have an important role. The learning process carried out by teachers during the Covid-19 pandemic is certainly different, learning that was previously carried out face-to-face is converted into online learning. Teachers are encouraged to be technology literate and master various online learning media. The purpose of this service is to provide training to elementary school teachers to improve their understanding of online learning during the Covid-19 pandemic. The method used is training using lectures and questions and answers. Community service provides benefits for elementary school teachers in developing their abilities, especially in online learning during the Covid-19 pandemic.
PELATIHAN PENGELASAN SMAW IG SMK SE-KABUPATEN PURWAKARTA, KARAWANG DAN BOGOR
Ade Irvan Tauvana;
Widodo Widodo;
Fatkur Rachmanu;
Lukmanul Hakim;
Syafrizal Syafrizal;
Mokhamad Is Subekti
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 2 (2021)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (314.489 KB)
|
DOI: 10.31949/jb.v2i2.955
Tujuan PPM ini adalah memeberikan bekal keterampilan kompetensi mengelas kepada siswa SMK se-Kabupaten Purwakarta Subang dan Bogor sebagai bekal memasuki lapangan pekerjaan atau untuk berwirausaha bagi SMK dan membantu proses produktif SMK yang kekurangan pendanaan dan fasilitas praktikum. Metode yang digunakan untuk memecahkan permasalahan yang telah dirumuskan , maka diperlukan suatu metode yang harus diikuti agar dapat dilakukan penyelesaiannyadengan baik, berikut ini metode pemecahannya yaitu 1) survey di SMK untuk mendapatkan data untuk PPM sesuai dengan yang dibutuhkan, 2)merumuskan materi pelatihan, 3)membuat jadwal pelaksanaanpelatihanberkaitan dengan waktu, 4) menyusun Instruktur yang akan memberikan pelatihan, 5) membuat rancangan evaluasi kegiatan, 6). Pelaksanaan kegiatan pelatihan pengelasan diikuti siswa. Hasil pelaksanaan PPM sebagai berikut; 1. Ketrampilan pengelasan SMAW IG yang dapat membekali siswa SMK memasuki dunia kerja adalah dapat a) mengoperasikan mesin LAS SMAW dengan benar, b) dapat menyambung plat menggunakan Las SMAW, 2)Tanggapan dari siswaSMK dengan bantuan pelatihan dari Tim PPM Prodi Teknik Mesin PEI adalah sebagai berikut: ( a). mereka sangat senang dan bangga dapat menggunakan fasiltas Prodi Teknology Mesin PEI; ( b). mereka senang karena karena mendapat keterampilan las SMAW yang selama ini belum pernah mereka lakukan, c) para guru mengharap tahun depan dapat dilanjutkan dengan program lain
PELATIHAN PENGGUNAAN APLIKASI GOOGLE MEET SEBAGAI PENUNJANG KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR BAGI GURU SEKOLAH DASAR NEGERI 170 PALEMBANG
surahmat;
Fahmi Ajismanto
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 2 (2021)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (389.717 KB)
|
DOI: 10.31949/jb.v2i2.962
Indonesia saat ini sedang menghadapi situasi pandemi Covid-19 Pada Tahapan New Normal. Mengakibatkan perubahan proses kegiatan pendidikan, pendidikan yang bersifat konvensional diubah menjadi pendidikan era New Normal. Pendidikan era New Normal dalam penyelenggaraannya melibatkan penggunaan teknolog dalam penyampaian materi ke siswa didik dalam satuan pendidikan masing-masing. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia memberikan arahan untuk melakukan pendidikan disesuaikan dengan status zona daerah kegiatan pembelajaran yang dilakukan, untuk daerah yang berada di daerah zona kuning, oranye, dan merah dilarang melakukan pembelajaran tatap muka di satuan pendidikannya tetapi satuan pendidikan pada zona-zona tersebut tetap melanjutkan pembelajaran dengan cara belajar dari rumah dengan sistem daring. Kegiatan Pengabdian masyarakat untuk guru SD Negeri 170 Palembang ini bertujuan untuk memperkenalkan aplikasi Google Meet sebagai sarana pendukung kegiatan pembelajaran pada masa new normal. Metode penyampaian materi yang dilakukan pada kegiatan pengabdian masyarakat pada SD Negeri 170 Palembang menggunakan cara ceramah dan praktik langsung dengan meberikan soal-soal praktik mengenai materi yang telah disampaikan seelumnya. Peserta kegiatan pengabdian masyarakat adalah guru-guru SD Negeri 170 Palembang. Adapun hasil yang didapat dari kegiatan pelatihan penggunaan Google Meet ini yaitu dapat menambah pemahaman bagi guru-guru tentang teknologi yang dapat dimanfaatkan dengan maksimal dalam menyelenggarakan kegiatan belajar mengajar serta dapat menjadi salah satu solusi untuk pembelajaran siswa dari rumah.
PELATIHAN KETERAMPILAN BRISK WALKING EXERCISE PADA LANSIA DENGAN HIPERTENSI DI KELURAHAN BUJEL WILAYAH KERJA PUSKESMAS SUKORAME KOTA KEDIRI
Eva Dwi Ramayanti
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 2 (2021)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (190.935 KB)
|
DOI: 10.31949/jb.v2i2.974
Lansia merupakan individu yang berada dalam tahapan usia dewasa akhir. Lansia memiliki masalah kesehatan salah satunya yaitu penyakit hipertensi. Masih banyak lansia yang belum mengetahui penanganan komplementer. Pelatihan Brisk Walking Exercise merupakan berjalan kaki dengan cepat untuk mengontrol tekanan darah keadaan stabil. Pelaksanaan baksos ini dilakukan dengan memberikan pelatihan berupa Brisk Walking Exercise (BWE) dengan menggunakan metode edukasi dan demontasi. Dalam edukasi ini warga mendapat penyuluhan sevagai upaa memberikan informasi awal terkait BWE mulai dari pengertian, manfaat sampai dengan cara. Setelah mereka paham baru dilakukan metode pksaan baksos yang kedua yaitu Demonstrasi latihan BWE. Dalam pelaksanaanna warga dibagi dalam beberpa kelompok kecil dan di beriskan sesi latihan secara langsung dalam beberapa tatap muka. Warga yang mengikuti pelatihan ini mengalami peningktan pengetahuan terkait BWE. Edukasi dan pelatihan selesai diberikan sesuai dengans sesi dan tahapanya. Warga yang mengikuti pelatihan bisa melakukan BWE sesuai yang diajarkan. Didapatkan hasil setelah pelatihan 78% warga menjadi terampil empraktekan BWE.
PENERAPAN PENILAIAN PORTOFOLIO MENGGUNAKAN PROGRAM MANAJEMEN COACHING TENAGA PENDIDIK DALAM PEMILIHAN GURU BERPRESTASI
Rismita Rismita;
Fetrimen Fetrimen;
Istaryatiningtias Istaryatiningtias
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 2 (2021)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (428.075 KB)
|
DOI: 10.31949/jb.v2i2.994
Guru berprestasi memiliki kompetensi yang lebih dari guru lainnya, dalam melaksanakan tugasnya.Tes dalam pemilihan guru berprestasi adalah: CAT (Computer Acid Test), penilaian portofolio, wawancara, dan presentasi karya ilmiah. Permasalahan yang terjadi yaitu proses pemilihan guru berprestasi menerapkan sistem gugur, setiap guru terpilih mengikuti lomba pada tes berdasarkan tahapan, yaitu tes tahap awal (CAT), jika tidak berhasil maka guru tidak dapat mengikuti tahap selanjutnya. Hal lainnya masih adanya guru yang belum mampu secara sistematis merekapitulasi berkas penilaian portofolio. Solusinya adalah memberikan pelatihan berupa penerapan penilaian portofolio menggunakan program manajemen coaching dan memberikan rekomendasi kepada dinas pendidikan dengan tidak menerapkan sistem gugur dalam menyeleksi guru berprestasi. Metode implementasi yang digunakan adalah (1) menjelaskan konsep profesional guru, (2) menjelaskan mengapa guru harus berprestasi , (3) menjelaskan proses pemilihan guru berprestasi, (4) menjelaskan tujuan program pembinaan, (5) menjelaskan proses penyusunan portofolio, (6) memberikan penilaian dalam penyusunan portofolio. Pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dapat meningkatkan kemampuan guru merekap portofolio yang ditunjukkan dari nilai yang diperoleh dalam menyusun portofolio terhadap evaluasi yang diberikan.
EDUKASI PENCEGAHAN HIV/AIDS MENGGUNAKAN MEDIA AUDIOVISUAL PADA SANTRIWAN DAN SANTRIWATI DIPONDOK PESANTREN ASSULAMY
Marthilda ida;
Baiq Ruli Fatmawati;
Melati Inayati Albayani;
Kurniati Prihatin
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 2 (2021)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (193.631 KB)
|
DOI: 10.31949/jb.v2i2.996
Indonesia has experienced a significant of HIV / AIDS cases. The youth group included that the vulnerable group to HIV / AIDS exposure. As an effort to prevent and transmit of HIV / AIDS, one of them was by conducting health education using audiovisual media, it is hope to increasing adolescent knowledge about HIV / AIDS prevention. This activity aims to provide information, knowledge and understanding of the dangers of free sex, STIs and HIV / AIDS and its transmission, this activity hope that in the future adolescents will better understand how HIV / AIDS transmitted, so number of people with HIV / AIDS can keep pressed. The method used was health education about the prevention of HIV / AIDS by involving students in Islamic boarding schools and evaluation using instruments. The result of community service activities is the enthusiastic response of students and in participating health education activities by being shown their presence and enthusiasm in participating in health education events. Based on the evaluation of the activity, there was an increase on knowledge about HIV / AIDS prevention using audiovisual media of all students. The conclusion in this activity is that health education was easy to accept and can increase knowledge about HIV / AIDS prevention using audiovisual media for students at Assulamy Islamic boarding school.
PENDAMPINGAN PENYUSUNAN ANALISIS STANDAR BELANJA PEMERINTAH KABUPATEN ACEH SELATAN PROVINSI ACEH
Zainal Putra;
I Putu Gede Diatmika
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 2 (2021)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (383.07 KB)
|
DOI: 10.31949/jb.v2i2.1006
Tujuan dilaksanakan kegiatan ini adalah untuk membantu penyusunan dokumen analisis standar belanja (ASB) Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan tahun 2020. Metode pelaksanaan kegiatan terdiri dari tiga tahapan yaitu (a) tahap pengumpulan data, (b) tahap penyetaraan kegiatan, dan (c) tahap pembentukan model. Hasil yang dicapai dari pelaksanaan kegiatan adalah telah tersusunnya dokumen analisis standar belanja (ASB) Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan tahun 2020.
PELATIHAN PEMBUATAN ROTI RUMAHAN “ZIVANA” BAKERY UNTUK MENINGKATKAN UMKM DI DESA CIPEUNDEUY KECAMATAN PADALARANG KABUPATEN BANDUNG BARAT
Sri Rohartati;
Eri Subekti
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 2 (2021)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (607.883 KB)
|
DOI: 10.31949/jb.v2i2.1030
Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan bersamaan dengan berlangsungnya KKNM di Desa Cipeundeuy, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, selama 1 (satu) bulan yaitu pada tanggal 05 Agustus 2020 sampai dengan 05 September 2020. Desa ini merupakan salah satu desa yang berada di wilayah kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat. Luas wilayah desa Cipeundeuy adalah 578,460000 (Ha) dengan Koordinat 107.486561 BT / -6.874319 LS. Wilayah desa Cipeundeuy ini merupakan wilayah yang didominasi oleh perindustrian, sehingga banyak pabrik industri yang aktif disana. Desa Cipeundeuy terdiri dari 16 Rukun Warga yang sekitar 70% penduduknya berkerja sebagai pegawai pabrik dan buruh bangunan. Karena wabah Covid-19 ini banyak masyarakatnya terkena PHK atau dirumahkan. Di desa tersebut terdapat sebuah pabrik roti rumahan bernama Zivana Bakery yang dulunya di kelola oleh ibu-ibu PKK, namun karna beberapa alasan akhirnya pabrik roti tersebut hanya dikelola oleh beberapa orang saja. Kendala yang dialami oleh pabrik roti tersebut adalah pemasaran yang kurang meluas. Sebelumnya area pemasaran roti Zivana Bakery adalah warung-warung yang berada di desa dan kantin pabrik di sekitar Desa Cipeundeuy. Namun sekarang roti-roti tersebut hanya dijual di kantin pabrik. Tujuan kegiatan PKM yang dilakukan selama masa KKNM yaitu membantu memperluas area pemasaran untuk roti Zivana Bakery dengan membuat metode pemasaran baru melalui sosial media dan membantu kegiatan pemasaran lainnya seperti menyediakan banner dan melibatkan pemuda sekitar untuk ikut berpartisipasi dalam meningkatkan kegiatan perekonomian yang berkelanjutan. Dengan demikian, usaha pabrik roti rumahan Zivana Bakery dapat berkembang dan membantu perekonomian warga sekitar.