cover
Contact Name
Dede Salim Nahdi
Contact Email
salimnahdi15@gmail.com
Phone
+6285224977367
Journal Mail Official
bernas@unma.ac.id
Editorial Address
https://ejournal.unma.ac.id/index.php/bernas/editorialteam
Location
Kab. majalengka,
Jawa barat
INDONESIA
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Published by Universitas Majalengka
ISSN : 2716442X     EISSN : 27219135     DOI : http://dx.doi.org/10.31949/jb
The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the area of community services. Bernas: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of community services areas as follows: 1. Community Services, People, Local Food Security; 2. Training, Marketing, Appropriate Technology, Design; 3. Community Empowerment, Social Access; 4. Student Community Services; 5. Border Region, Less Developed Region; 6. Education for Sustainable Development; Poverty alleviation based on local resources; 7. Economic Development, Entrepreneurship, Cooperatives, Creative Industries, and SMEs; 8. Development of environmentally friendly technology; 9. Health, nutrition, tropical diseases, and herbal medicines, arts, literature and culture, as well as national integration and social harmony.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 31 Documents
Search results for , issue "Vol 2 No 4 (2021)" : 31 Documents clear
Cegah Computer Vision Syndrome Selama Pembelajaran Daring Pada Mahasiswa Kedokteran Nurfitri Bustamam; Pritha Maya Savitri; Heri Wibisono
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 4 (2021)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (315.029 KB) | DOI: 10.31949/jb.v2i4.1282

Abstract

Pada pandemi COVID-19, kegiatan pembelajaran mahasiswa dilakukan secara daring. Pembelajaran daring meningkatkan risiko timbulnya sejumlah gejala penglihatan yang dikenal dengan computer vision syndrome (CVS). Gejala penglihatan tersebut dapat pula disertai nyeri kepala, nyeri bahu, atau nyeri leher. Kegiatan PKM dilakukan kepada mahasiswa kedokteran Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta dengan tujuan meningkatkan pengetahuan mahasiswa sehingga mahasiswa dapat melakukan upaya untuk mencegah CVS. Mahasiswa diminta mengisi kuesioner pre-test untuk mengukur pengetahuan, perilaku terkait penggunaan komputer, dan mengidentifikasi masalah CVS. Setelah mengisi pre-test, mahasiswa diberi edukasi tentang CVS dan upaya pencegahannya melalui zoom meeting menggunakan slide dan video. Selanjutnya mahasiswa diminta mengisi kuesioner post-test untuk mengukur tingkat pengetahuannya. Dua minggu kemudian diadakan kembali zoom meeting untuk mengukur masalah CVS dan implementasi upaya pencegahan CVS yang dilakukan mahasiswa. Hasil PKM menunjukkan tingkat pengetahuan mahasiswa meningkat. Setelah dua minggu mengimplementasikan upaya pencegahan, jumlah mahasiswa yang mengalami CVS berkurang. Dapat disimpulkan kegiatan PKM berhasil mengatasi CVS yang dialami mahasiswa selama pembelajaran daring.
Pelatihan Pembuatan Media Tanam di Desa Karangsari Kecamatan Darma Kabupaten Kuningan Jawa Barat Yayan Hendrayana; Agus Yadi Ismail; Nina Herlina
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 4 (2021)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (700.764 KB) | DOI: 10.31949/jb.v2i4.1361

Abstract

Media tanam merupakan salah satu bagian penting dari proses pembuatan bibit di persemaian. Media tanam yang baik harus memenuhi persyaratan tidak mengandung bibit hama dan penyakit, bebas gulma, mampu menampung air, tetapi juga mampu membuang atau mengalirkan kelebihan air, remah dan porous sehingga akar bisa tumbuh dan berkembang. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berupa pengenalan dan pembuatan media tanam untuk pembuatan persemaian. Pelaksanaan kegiatan di Desa Karangsari Kecamatan Darma Kabupaten Kuningan. Hasil kegiatan ini adalah diikutinya oleh 20 orang anggota kelompok masyarakat. Adapun jenis media tanam yang ada disekitar Desa Karangsari adalah tanah, pakis, kompos, dan humus. Dengan mengetahui cara pembuatan media tanam yang baik maka kelompok masyarakat yang terlibat akan mempunyai pengetahuan dan secara mandiri akan mengadakan media tanam guna keperluan pengadaan bibit ataupun untuk diperjualbelikan.
Sosialisasi Perubahan Peran Orang Tua Pada Masa Pandemi Covid-19 Sebagai Bentuk Dukungan Pelaksanaan Learning From Home Eny Kusumawati
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 4 (2021)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (194.915 KB) | DOI: 10.31949/jb.v2i4.1372

Abstract

Every parent needs to have an understanding of the implementation of learning from home as a result of the Covid-19 pandemic, where there has been a change in the role that was originally carried out in the education unit has now changed in the family unit. This socialization activity aims to provide knowledge and understanding to parents of the importance of the role of parents during the Covid-19 pandemic as a form of support for the implementation of learning from home. This service activity was carried out in Dusun Kembang, Margosari, Pengasih with as many as 30 participants selected based on the presence or absence of school-age children in their household. This service activity is designed in three stages: (1) the planning stage begins with the need assessment, (2) the activity or implementation stage, (3) the activity evaluation stage. From the results of the evaluation, it can be concluded that (1) the socialization of changes in the role of parents during the Covid-19 pandemic as a form of support for the implementation of learning from home is very beneficial for parents, (2) parents have an understanding of the importance of the role of parents in accompanying children to learn at home.
PENINGKATAN NILAI TAMBAH MELALUI PENGOLAHAN PRODUK HORTIKULTURA Sri Ayu Andayani; Dinar Dinar; Ida Marina; Kosasih Sumantri; Jaka Sulaksana; Sri Umyati; Umar Dani
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 4 (2021)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (450.849 KB) | DOI: 10.31949/jb.v2i4.1451

Abstract

Pelatihan pengolahan produk hortikultura dalam peningkatan nilai tambah bagi petani atau pelaku usaha dalam hal ini bagi ibu-ibu dan kelompok tani yang berada di Desa Argalingga Kecamatan Argapura juga mahasiswa merupakan tema dari pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan ini Kerjasama dengan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Cirebon. Metode yang diterapkan dalam kegiatan pengabdian ini menggunakan metode partisipatif yaitu sebelum pelaksanaan kegiatan praktek, para peserta diarahkan dan diberi pemahaman teori terlebih dahulu. Hasil dari kegiatan ini, para peserta aktif berperan melalui diskusi dan praktek sehingga metode partisipatif dapat terlaksana. Peningkatan pengetahuan, sikap, dan keterampilan dapat diperoleh dari pelatihan ini dengan diskusi dan tanya jawab secara langsung sehingga indicator keberhasilan dapat terukur. Harapan dari kegiatan ini peserta dapat termotivasi melaksanakan pengolahan produk hortikultura dengan kontinyu sehingga peningkatan nilai tambah dapat dicapai.
PKM Pelatihan Mengenal dan Mengidentifikasi Hoax LKSA Ar Ridho Rangkapan Jaya, Depok Wulan Yulian Anggini; Laila Desnaranti; Febby Pratama Putra
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 4 (2021)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (179.318 KB) | DOI: 10.31949/jb.v2i4.1474

Abstract

Perkembangan teknologi informasi telah menyebabkan dunia menjadi seperti tanpa batas. Beredarnya berbagai informasi dari internet dan media sosial tanpa adanya sebuah filter membuat hoax (berita palsu) mudah sekali menyebar. Hal ini menjadi keresahan yang besar bagi masyarakat, terlebih lagi hoax tidak hanya menghinggapi orang dewasa tapi juga para pelajar yang notabene nya masih remaja. Remaja adalah generasi muda yang dekat sekali dengan media sosial. Mereka menganggap media sosial tidak hanya sebagai hiburan semata, melainkan pusat informasi. Oleh karena itu sangatlah penting bagi remaja mengetahui dan bisa membedakan hoax sejak dini, agar mereka selalu bisa bersikap dan berpikir kritis dengan informasi yang mereka terima. Remaja perlu dilatih untuk mencerna informasi yang benar agar semakin hari hoax bisa diminimalisir. Remaja tidak hanya harus mengetahui siapa yang membuat berita atau informasi yang mereka baca tapi juga harus mengetahui pemahaman mengenai pesan apa saja yang terkandung dalam berita tersebut. Karena saat ini banyak sekali berita yang menyesatkan yang pada akhirnya berujung merugikan perkembangan berpikir remaja. Penting bagi remaja untuk mengenali situs-situs berita yang sah daan benar. Remaja juga harus lebih cermat mengenali konten-konten yang berkualitas rendah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berupa kegiatan pelatihan mengenal, mengidentifikasi, dan membedakan hoax (berita palsu). Adapun target luaran yang dihasilkan dari kegiatan pengabdian pada masyarakat ini berupa pengetahuan tentang pengenalan, identifikasi, dan perbedaan hoax (berita palsu)
PERBAIKAN JALAN DESA KEMBANGKUNING KECAMATAN JATILUHUR KABUPATEN PURWAKARTA Lukman Nulhakim; Ade Irvan Tauvana; Widodo Widodo; Fatkur Rachmanu; Syafrizal Syafrizal; Mokhamad Is Subekti
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 4 (2021)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (963.347 KB) | DOI: 10.31949/jb.v2i4.1497

Abstract

Jalan merupakan prasarana transportasi darat yang sangat penting karena penunjang akses masyarakat dari suatu daerah ke daerah lain. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat di Desa Kembangkuning, Kecamatan Jatiluhur Kabupaten Purwakarta, tepatnya sepanjang jalan Desa Kembangkuning. Jalan desa tersebut merupakan akses keluar masuk masyarakat Desa Cibinong selain Desa Kembangkuning dari jalan raya Jatiluhur-Purwakarta. Metode yang digunakan yaitu survey dilakukan untuk mengetahui seberapa parah kerusakan dan jumlah lokasi jalan yang rusak, setelah itu perencanaan membuat tugas masing-masing group, pelaksanaan perbaikan jalan sepanjang 1 km tahap akhir evaluasi untuk mengetahui tanggapan masyarakat sekitar. Kebutuhan bahan material untuk perbaikan jalan sepanjang 1 km sebanyak 4 m besi cor, 180 kg semen, 4 m3 pasir dan 10 m3 kerikil untuk memperbaiki jalan sejumlah 27 titik, dimana kegiatan ini dilakukan selama 6 jam dan menghasilkan kondisi jalan sudah rata.
PENGEMBANGAN USAHA MIKRO, KECIL, DAN MENENGAH MELALUI FASILITASI PIHAK EKSTERNAL DAN POTENSI INTERNAL Akmal fadilah; Alma nur’azmi Syahidah; Aris Risqiana; Ayu sofa Nurmaulida; Dewi Dara Masfupah; Cucu Arumsari
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 4 (2021)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.505 KB) | DOI: 10.31949/jb.v2i4.1525

Abstract

Pengembangan secara internal dari kelompok usaha “Kue kijing ”dalam meningkatkan potensi dengan cara menggunakan modal awal ,melakukan inovasi untuk hasil produksinya, memperluas jaringan pemasaran, dan melengkapi sarana dan prasarana usahanya. Selain itu, fasilitasi dari pihak UKM Kecamatan Dayeuh luhur telah memberikan akses UMKM terhadap sumber – sumber pemasaran, mengadakan, kegiatan promosi produk, memperluas pemasaran produk, serta menyediakan sarana dan prasarana. Namun beberapa pengusaha terkendala dengan meningkatnya harga bahan baku, keterbatasan sumber daya manusia, memiliki permasalahan dalam permodalan, kurangnya sarana dan prasarana serta kurangnya akses pemasaran produk.
PENGEMBANGAN DAN PEMASARAN TERNAK BURUNG PUYUH DI DESA TEGALDOWO GEMOLONG SRAGEN Eko Meiningsih Susilowati
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 4 (2021)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (353.522 KB) | DOI: 10.31949/jb.v2i4.1527

Abstract

Abstrak Tingkat kebutuhan pasar yang tinggi terhadap burung puyuh dapat dijadikan sebagai peluang usaha beternak yang menjanjikan. Meskipun bukan merupakan kebutuhan pokok hidup orang banyak dan kurang populer dibandingkan dengan ternak ayam, ternak lele, ternak sapi, ternak kambing dan ternak lain-lain, usaha ternak puyuh tidak akan surut, terus berkembang dan semakin memasyarakat. Telur burung puyuh banyak di konsumsi oleh masyarakat karena kandungan gizi yang baik. Jumlah permintaan masyarakat akan telur burung puyuh belum didukung oleh pengetahuan dan kemampuan para peternak mengenai pengembangan usaha. Hal ini berakibat pada tidak maksimalnya perkembangan usaha ternak mereka. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Wungusari, Tegaldowo, Gemolong, Sragen. Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan pembinaan kepada peternak mengenai bagaimana cara beternak burung Puyuh yang efektif untuk pengembangan usaha dan cara pemasarannya. Metode yang digunakan menggunakan edukasi, ceramah dan diskusi. Hasil dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah para peserta telah dapat memahami dan dapat mengimplementasikan teori yang telah diberikan. Jumlah ternak mereka semakin hari semakin bertambah. Sehingga usaha untuk pengembangan ternak Burung Puyuh berhasil. Hal ini bisa dilihat dari hasil penjualan ternak yang meliputi telur, daging dan kotoran meningkat. Hasil dari kegiatan ini sebanyak 80% peternak berhasil menambah jumlah ternak dan berhasil pula mendapatkan penghasilan yang lebih banyak karena penjualan yang terus meningkat. Kata Kunci: pengembangan; pemasaran
PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN ENTREPRENEUR KREATIF PADA PENGELOLA KOPERASI DI SMP NEGERI 25 KERINCI Mohamad Muspawi; Sophia Rahmawati; Bradley Setiyadi
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 4 (2021)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (247.534 KB) | DOI: 10.31949/jb.v2i4.1531

Abstract

Koperasi adalah suatu perkumpulan yang beranggotakan orang-orang atau badan hukum untuk menjalankan usaha bersama dengan cara bekerja sama secara kekeluargaan untuk mencapai kesejahteraan para anggotanya. Kedudukan Koperasi dalam perekonomian Indonesia tercantum pada pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945 yang menempatkan koperasi sebagai salah satu sektor ekonomi dalam kedudukannya sebagai: (a). Soko guru perekonomian nasional. (b). Bagian integral tata perekonomian nasional. (c). Peranan koperasi dalam kehidupan ekonomi bangsa Indonesia. Tujuan dilaksanakannya workshop pembinaan dan pelatihan ini diharapkan mampu menumbuhkan jiwa kewirausahaan, pengetahuan manajemen praktis, serta pengetahuan dan keterampilan mengelola koperasi, sehingga mampu mengembangkan kewirausahaan bagi Pengelola Koperasi di SMP Negeri 25 Kerinci yang terletak di Desa Pelompek, Kecamatan Gunung Tujuh, Kabupaten Kerinci. Metode yang akan digunakan dalam program pengabdian mayarakat Integratif ini adalah melalui: a) metode ceramah; b) metode integratif teoritis, pengalaman praktis dan praktek atau praktek demonstrasi (berdasarkan materinya); c) serta tutorial melalui pendekatan manajemen praktis (manajemen produksi, manajemen keuangan manajemen pemasaran, dsb), manajemen usaha kecil-mikro dan kewirausahaan (berdasarkan substansinya).
SOSIALISASI TEKNOLOGI HAND SANITIZER OTOMATIS UNTUK PENCEGAHAN COVID-19 DI KEC. KAWALU, KOTA TASIKMALAYA Sutisna Sutisna; Aripin; Linda Faridah; Edvin Priatna; Anto Purwanto
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 4 (2021)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (375.932 KB) | DOI: 10.31949/jb.v2i4.1564

Abstract

Kec. Kawalu, Kota Tasikmalaya termasuk daerah dengan paparan Covid-19 cukup tinggi sebanyak 15 kasus positif dan 1 kasus meninggal dunia. Kec. Kawalu mempunyai pergerakan sosial masyarakat cukup tinggi dibandingkan kecamatan yang lain karena pusat home industri bordir dengan 1080 unit usaha. Masalah yang terjadi di Kec. Kawalu adalah sebagai berikut: frekuensi aktivitas pelaku usaha home industri bordir untuk melakukan perjalanan ke zona merah (Tanah Abang, Jakarta) masih sangat tinggi dan kesadaran masyarakat terutama karyawan home industri bordir untuk pencegahan covid-19 masih sangat rendah. Oleh karena itu, untuk menghadapi kejadian ini dibutuhkan upaya yang sigap baik dari pemerintah maupun masyarakat agar penularan virus ini tidak menyebar luas ke masyarakat. Salah satu langkah yang dilakukan Pemerintah Kota Tasikmalaya untuk memutus rantai penularan covid-19 adalah himbauan wajib untuk mencuci tangan secara teratur pakai sabun dan air (hand sanitizer) saat akan beraktivitas. Namun, penggunaan bersama hand sanitizer di tempat umum dapat berpotensi menularkan Covid-19 karena terjadinya kontak fisik antara pengguna dengan alat hand sanitizer. Berdasarkan masalah tersebut, solusi yang ditawarkan adalah membuat alat hand sanitizer otomatis, pengguna tanpa harus melakukan kontak fisik dengan alat hand sanitizer. Tujuan program ini adalah meningkatkan pengetahuan, wawasan dan ketrampilan masyarakat Dewan Kamakmuran Masjid (DKM) dalam pembuatan dan penggunaan hand sanitizer otomatis dan kemudian memberikan alat hand sanitizer otomas pada beberapa DKM di Kec. Kawalu, Kota Tasikmalaya. Jumlah peserta adalah 20 orang anggota masyarakat DKM Ummul Quro di Kec. Kawalu, Kota. Tasikmalaya.. Pelaksanaan pelatihan adalah dari tanggal 4 sampai 5 September 2021. Kegiatan ini dilakukan dengan metode pelatihan, praktek, dan pendampingan. Metode sosialisasi adalah memberikan edukasi kesadaran masyarakat DKM untuk pencegahan penyebaran Covid-19. Metode praktek dilakukan dengan mempraktekan langsung penggunaan alat hand sanitizer, serta memberikan bantuan alat hand sanitizer untuk DKM Ummul Quro. Pendampingan secara teknis dilakukan dengan menempatkan pendamping mahasiswa untuk memantau kegiatan mitra dari tanggal 7 sampai 30 September 2021. Hasil angket menunjukkan bahwa ketertarikan peserta dalam kegiatan ini terkatagori sangat baik terutama untuk aspek kebutuhan alat hand sanitizer, kepraktisan, dan pemberdayaan masyarakat. Dari aspek kegiatan pengoperasiannya, itu mengindikasikan bahwa peserta dapat menggunakan dan mengoperasikan hand sanitizer secara mandiri tanpa bantuan pendampingan.

Page 1 of 4 | Total Record : 31