cover
Contact Name
Dede Salim Nahdi
Contact Email
salimnahdi15@gmail.com
Phone
+6285224977367
Journal Mail Official
bernas@unma.ac.id
Editorial Address
https://ejournal.unma.ac.id/index.php/bernas/editorialteam
Location
Kab. majalengka,
Jawa barat
INDONESIA
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Published by Universitas Majalengka
ISSN : 2716442X     EISSN : 27219135     DOI : http://dx.doi.org/10.31949/jb
The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the area of community services. Bernas: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of community services areas as follows: 1. Community Services, People, Local Food Security; 2. Training, Marketing, Appropriate Technology, Design; 3. Community Empowerment, Social Access; 4. Student Community Services; 5. Border Region, Less Developed Region; 6. Education for Sustainable Development; Poverty alleviation based on local resources; 7. Economic Development, Entrepreneurship, Cooperatives, Creative Industries, and SMEs; 8. Development of environmentally friendly technology; 9. Health, nutrition, tropical diseases, and herbal medicines, arts, literature and culture, as well as national integration and social harmony.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 312 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 1 (2024)" : 312 Documents clear
Penerapan Teknologi Kumbung Jamur Tiram Di Kelurahan Tampo Makale Sebagai Upaya Pemberdayaan Dasawisma Vonnisye Vonnisye; Theresyam Kabanga; Adewidar Marano Pata’dungan; Arianto Sapu’; Ayudhi Fajar Lintin; Lediana Attha
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v5i1.7498

Abstract

Keterbatasan pengetahuan dan keterampilan penggunaan teknologi kumbung jamur untuk peningkatan produksi jamur tiram dan keterbatasan teknologi pembuatan baglog jamur tiram dalam produksi baglog dalam jumlah yang banyak menjadi permasalah yang dihadapi oleh mitra. Mitra sasaran kegiatan adalah Kelompok Dasawisma Seruni yang berada di Kelurahan Tampo Makale, Kabupaten Tana Toraja. Tujuan pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mitra dalam menerapkan teknologi budidaya jamur tiram khususnya pada teknologi kumbung jamur. Kegiatan dilakukan dalam bentuk penyuluhan dan pembuatan kumbung jamur. Metode pelaksanaan yaitu ceramah dan diskusi. Kegiatan penyuluhan dilaksanakan dengan menggunakan metode ceramah yang dilanjutkan dengan kegiatan diskusi untuk mengevaluasi pengetahuan mitra terhadap materi yang diberikan. Hasil dari pelaksanaan kegiatan ini menunjukkan bahwa mitra telah memahami materi yang disampaikan. Selain itu, kegiatan pelatihan dan pendampingan telah berhasil membuat kumbung jamur yang telah dilengkapi dengan instalasi pengabutan
Pemetaan Partisipatif Potensi untuk Arahan Pengembangan Desa Patemon Kabupaten Purbalingga Danardono Danardono; Aditya Saputra; M. Iqbal Taufiqurrahman Sunariya; Stevie Husein; Syahid Nur Khotib; Saiful Ridwan
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v5i1.7518

Abstract

Desa Patemon merupakan desa yang memiliki kekayaan potensi baik dari sisi kondisi fisik, sosial, ekonomi, dan kebudayaan lokal. Disisi lain muncul beberapa masalah yang dihadapi Desa Patemon seperti kondisi pendapatan desa yang sangat kecil serta masalah persampahan. Adanya potensi dan masalah di Desa Patemon belum teridentifikasi dan dipetakan sebelumnya sehingga perlu dilakukan pendampingan dalam upaya pemetaan potensi dan masalah tersebut. Selain itu, adanya potensi dan masalah perlu dirumuskan secara bersama dengan adanya fasilitasi untuk merumuskan rencana pengembangan desa berbasis potensi dan masalah. Oleh karena itu maka kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat Desa Patemon dalam mengelola potensi desa, menghasilkan rencana pengembangan desa yang ditentukan secara bersama dengan masyarakat, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat dengan adanya pengembangan desa. Metode yang digunakan untuk mengkaji pengembangan desa dilaksanakan dengan metode Participatory Mapping. Kegiatan dilaksanakan dalam tiga tahapan yaitu inventarisasi potensi dan masalah di Desa Patemon pada tiap dusun, survei lapangan bersama masyarakat terhadap potensi di Desa Patemon, dan terakhir FGD dengan fasilitator untuk merumuskan arahan pengembangan Desa Patemon. Hasil menunjukkan bahwa terdapat banyak potensi yang dapat dikembangkan di Desa Patemon baik dari sisi alam (Lembah Silangit dan Mataair), budaya lokal (Ebeg Banyumasan) dan UMKM (abon lele, olahan nanas, produk pengolah sampah). Berdasarkan potensi tersebut maka disusun arahan pengembangan Desa Patemon berupa Integrated Water Tourism. Hasil arahan pengembangan desa ini akan mengembangkan sektor wisata perairan dengan atraksi wisata utama yaitu Kawasan Lembah Silangit dan disertai beberapa atraksi wisata pendukung seperti sumber mataair, sektor UMKM sebagai souvenir wisata, dan sektor wisata budaya.
Membangun Kesadaran Pengrajin Kulit Terhadap Pencegahan Risiko Keluhan Muskuloskeletal Dengan Menerapkan Latihan di Tempat Kerja Fadma Putri; Atik Swandari; Cakra Waritsu; Ifa Gerhanawati; Nurul Fa'jri Romadhona; Ridho Syahid Efendi
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v5i1.7522

Abstract

Abstrak Karakteristik kondisi kerja pada pengerajin kulit adalah duduk bersila dengan bantal duduk di hadapan meja kerja. Pekerjaan ini merupakan pekerjaan dengan mobilitas yang rendah. Kondisi kerja demikian dapat memicu terjadinya penyakit akibat kerja seperti keluhan otot yang biasa dikenal dengan musculoskeletal disorders. Dibutuhkan strategi untuk menguatkan kesadaran dan antusias para pengrajin dalam melaksanakan Latihan ditempat kerja sehingga pencegahan keluhan muskuloskeletal dapat diwujudkan. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini memberikan pengetahuan tentang pentingknya kesadaran terhadap resiko keluham muskuloskeletal dan penerapan Latihan ditempat kerja sebagai upaya mencegah keluhan musculoskeletal. Sasaran kegiatan ini adalah pengrajin kulit di UD. Nanan, Peliatan, Ubud, Gianyar, Bali. program ini diikuti sebanyak 15 pengrajin yang terdiri dari 7 laki-laki dan 8 perempuan. Metode yang digunakan dalam edukasi meliputi metode ceramah, demonstrasi dan pemberian brosur yang berisi edukasi tentang postur sehat dan panduan latihan yang harus dilakukan secara rutin oleh pengrajin disela aktivitas kerja. Dari hasil evaluasi kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui kuesioner, didapatkan hasil yang posistif dan antusias dari peserta pengabdian yang terlihat dari presentase jawaban positif pada setiap item pertanyaan diatas 50%. Kata Kunci: Keluhan Muskuloskeletal, Latihan, Pencegahan, Prilaku Sehat
Perakitan Wadah Pemeliharaan Budidaya Kerang Darah (Anadara Granusa) di Desa Bogak Kabupaten Batu Bara Khairani Laila; Rumondang Rumondang; Juliwati Putri Batubara; Pohan Panjaitan; Bambang Wahyudi; Adawaiyah Adawaiyah; Muhammad Fadli; Tiara Darma Sari Gultom; Caisar Saldi
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v5i1.7556

Abstract

Desa bogak kecamatan talawi kabupaten batu bara merupakan daerah wilayah pesisir pantai yang banyak ditanami hutan mangrove dan memilki substrat berpasir dan berlumbur sehingga desa ini banyak dijumpai kerang darah,masyarakat nelayan desa bogak sebagian besar pekerjaan masyarakatnya sebagai penangkap kerang darah, Sehingga Kerang darah merupakan komoditi yang sangat diunggulkan masyarakat, permintaan kerang darah terus meningkat akan tetapi nelayan tidak dapat memenuhi permintaan pasar karena hanya mengandalkan dari penangkapan, Permasalahan yang terjadi adalah kurangnya produksi hasil tangkapan kerang darah diperairan pantai timur sehingga tidak dapat terpenuhinya permintaan pasar. tujuan kegiatan ini untuk membuat perakitan wadah pemeliharaan budidaya kerang darah agar nantinya kerang darah dapat dibudidayakan kelompok nelayan kerang darah sehingga dapat dipelihara secara terkontrol dengan tujuan permintaan pasar akan kerang darah dapat terpenuhi secara maksimal dan kerang darah dapat dipanen dengan ukuran yang semestinya layak untuk dipasarkan. Metode yang adalah ceramah dan Tanya jawab, pre-test dan post tes dan perakitan wadah pemeliharaan budidaya kerang darah. Hasil yang diperoleh dalam kegiatan PKM ini kelompok nelayan kerang darah cepat mengerti dan paham dalam pembuatan perakitan wadah pemeliharaan kerang darah, nelayan sangat bersemangat karena mereka paham bahwa tujuan dari perakitan wadah pemeliharaan kerang darah ini adalah untuk meningkatkan produksi kerang darah. Wadah pemeliharaan dibuat mulai pukul 10.00 sampai dengan 16.00 WIB, sehingga 1 set wadah pemeliharaan kerang darah terbentuk dengan ukuran 10x10x10x10 meter, yang dilengkapi dengan Badan jaring, tali ris atas, tali ris bawah, pelampung, pemberat, bambu penyangga dan bambu penanda (Bendera).
PELATIHAN PEMANFAATAN TEKNOLOGI APLIKASI AVENZA MAPS UNTUK PENGUKURAN BATAS TANAH SECARA MANDIRI DI DESA LAPEO Ismail Ismail; Jafar Mukhlis; Zul Asriana; Rahmiyatal Munaja; Yusrialdi Yusrialdi; Jamaluddin Jamaluddin; Limung Limung
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v5i1.7559

Abstract

Suatu permasalahan dapat mengakibatkan suatu gangguan menuju ketertiban umum, maka dari itu tanah sudah dianggap sebagai sebuah harta yang memang penting sekali, Tanah juga seringkali menghibahkan getaran dan sering menimbulkan kegoncangan dalam masyarakat, lalu sektor tanah mengakibatkan permasalahan dalam pembangunan nasional (Salindeho, 1998). Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrmapilan masyarakat untuk melek teknologi dengan memanfaatkan aplikasi avenza maps. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini berupa ceramah dan praktek langsung yang terdiri dari 3 tahapan pelaaksanaan pelatihan. Tahapan tersebut yaitu observasi untuk mengidentifikasi permasalahan, pemberian materi tentang Avenza Maps yang dilanjutkan dengan praktek langsung di lapangan dan evaluasi untuk mengetahui tingkat keberhasilan pelatihan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan dan pemahaman peserta bertambah dengan indikator peserta mampu mengoperasikan aplikasi Avenza Maps untuk mengambil batas tanah secara mandiri dengan mengambil koordinat di lapangan.
Penguatan Literasi Digital di Era Digital Ekonomi Sebagai Program Penguatan Peran Perempuan Sebagai Penopang Ekonomi Keluarga Komang Tri Werthi; Anak Agung Gde Agung Nanda Perwira
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v5i1.7560

Abstract

Pada era globalisasi saat ini, perkembangan Teknologi Informasi mengalami perkembangan yang pesat. Pemanfaatan Teknologi Informasi semakin meluas dalam berbagai aktivitas yang dilakukan manusia sehari-hari. Apalagi pasca terjadinya pandemic covid-19 pembatasan ruang gerak masyarakat seolah memaksa kita semua untuk belajar dan paham teknologi. Sehingga berbagai lini kehidupan wajib menggunakan teknologi. Seperti pendidikan dilakukan secara online, bekerja dilakukan secara online dari mana saja, berbagai kegiatan bisnis dilakukan melalui media digital. Dengan demikian semakin banyak masyarakat yang menggunakan internet. Hal ini tentunya harus diimbangi dengan upaya dan usaha pemerintah agar masyarakat dapat memanfaatkan teknologia media internet secara cakap, positif, dan bijak tentunya. Oleh karena itu diperlukan edukasi kepada komunitas perempuan (perempuan penopang ekonomi keluarga) terkaiti literasi digital “Penguatan Literasi Digital Di Era Digital Ekonomi Sebagai Program Penguatan Peran Perempuan Sebagai Penopang Ekonomi Keluarga”. Tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatkan peran perempuan dalam menopang ekonomi keluarga. Audiens dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah ibu-ibu dari komunitas perempuan kota Denpasar (perempuan penopang ekonomi keluarga). Pelatihan yang diberikan mengenai bagaimana memanfaatkan teknologi dalam bisnis yang mudah dan sederhana. Sehingga ibu-ibu komunitas perempuan dapat mengimplementasikan penggunaan media atau aplikasi dalam bisnis mereka. Metode yang digunakan yaitu identifikasi, analisis kebutuhan serta evaluasi. Kegiatan ini berjalan dengan baik terlihat dari audiens yang sangat aktif dalam diskusi baik itu bertanya ataupun saling menanggapi kasus atau pertanyaan yang di sampaikan Kata Kunci: Literasi Digital, Era Digital
Peningkatan Pengetahuan dan Sikap Ibu Balita Melalui Gerakan Edukasi Dan Emodemo Dalam Mencegah Stunting di Desa Candijati Afrizal Maulidan Rachmawan; Aura Denaneer Mulya; Bekti Kusuma Primadani; Dinda Febri Puspitasari; Fahrur Rozi Shodiqi; Hasiseh Hasiseh; Heri Setyo Budi; Indah Suciati; Kanaya Dewayanti; Muhammad Alvin Yovansya; Siti Hotima; Stevi R izky Anandha; Taniya Tri Oktavia Ningrum; Shinta Mayasari
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v5i1.7597

Abstract

Gizi buruk dan stunting merupakan isu penting yang perlu ditangani di Indonesia. Pengetahuan mengenai bahan makanan yang bergizi memainkan peran vital dalam pencegahan stunting. Berbagai jenis pangan memiliki potensi untuk diolah menjadi makanan sehat untuk balita. Sayangnya, kurangnya pemahaman orang tua mengenai penyajian makanan bergizi telah mengakibatkan ketersediaan makanan untuk balita hanya dilihat dari segi jumlah, tanpa memperhatikan komposisi gizinya. Oleh karena itu, tujuan dari program pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat terkait pencegahan stunting serta peningkatan status gizi anak melalui variasi olahan makanan berbahan dasar pangan tinggi protein. Hasil dari program diskusi menunjukkan bahwa peserta secara keseluruhan berhasil mengidentifikasi beragam bahan makanan sehat yang bergizi untuk mencegah stunting. Mereka juga mampu mengolah rolade tempe dan dendeng ayam dengan metode sederhana dan tepat, termasuk teknik pengemasan dan penyimpanan yang benar. Setelah intervensi melalui sesi penyuluhan tentang pencegahan stunting dengan melibatkan 24 responden, terlihat adanya peningkatan rata-rata pengetahuan mengenai stunting, upaya pencegahan stunting, serta pentingnya memberikan makanan bergizi pada balita.
PELATIHAN PEMBUATAN PERANGKAT PEMBELAJARAN DALAM KURIKULUM MERDEKA BELAJAR BAGI GURU-GURU DI SDN DEWISARI III KEC. RENGASDENGKLOK KAB. KARAWANG Sri Rohartati; Agung Cahya Gumilar; Cucu Lisnawati
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v5i1.7630

Abstract

Beberapa kurikulum yang sudah diterapkan sejak kemerdekaan Indonesia tahun 1945 hingga saat ini adalah: Kurikulum 1952, Kurikulum 1964, Kurikulum 1975/1976, Kurikulum1984, Kurikulum 1994, Kurikulum 2004 (Kurikulum Berbasis Kompetensi), Kurikulum 2006 (Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan) dan Kurikulum 2013. Kurikulum 2013 ini bertujuan untuk mengembangkan kompetensi siswa dalam aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik melalui pendekatan tematik terpadu. Untuk saat ini kurikulum yang digunakan adalah Kurikulum 2020 atau Kurikulum Merdeka. Tujuan dari Kurikulum Merdeka adalah memberikan kebebasan kepada sekolah untuk mengembangkan kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan dan potensi peserta didik. Namun, seperti halnya dengan implementasi kebijakan lainnya, Kurikulum Merdeka juga menghadapi beberapa permasalahan tidak terkecuali di tingkat sekolah dasar. Berdasarkan hasil survey dan diskusi dengan pihak sekolah, khususnya Kepala Sekolah, terkait penerapan Kurikulum Merdeka di SDN Dewisari III beberapa masalah yang dihadapi diantaranya, pemahaman/kesiapan guru tentang Kurikulum Merdeka belum optimal dikarenakan belum memahami sepenuhnya Kurikulum Merdeka salah satu diantaranya adalah masalah perangkat belajar yang digunakan (RPP/ Modul Ajar) di dalam proses pembelajaran. Oleh karena itu, kami bermaksud mengadakan pendampingan pada para guru dalam pembuatan/menyusun pembuatan perangkat pembelajaran yang sesuai Kurikulum Merdeka. Bentuknya berupa in service training berupa penjelasan (penyamaan persespi) tentang Kurikulum Merdeka, serta pendampingan sampai guru mampu membuat perangkat pembelajaran yang sesuai Kurikulum Merdeka. Luaran dari pengabdian ini adalah produk berupa jurnal pengabdian serta perangkat pembelajaran yang sesuai dengan kurikulum Merdeka.
Pelatihan Aplikasi Akuntansi dan Promosi pada Koperasi Kredit St. Petrus Rasul Tuak Daun Merah Tuak Daun Merah Kota Kupang Selfiana Goetha; Yustina Alfira Nay, Hedwig H.T. Lejap; Apryanus Fallo
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v5i1.7631

Abstract

Koperasi diyakini dapat menjadi pemberdayaan ekonomi masyarakat NTT karena menjadi wadah untuk menyalurkan potensi daerah dalam memajukan perekonomian masyarakat. Koperasi Kredit St. Petrus Rasul merupakan salah satu koperasi yang berkembang di provinsi NTT kususnya Kota Kupang dan sekitarnya. Permasalahan mitra menitik beratkan pada keterbatasan kemampuan Sumber Daya Koperasi Kredit St. Petrus Rasul Tuak Daun Merah dalam pengelolaan administrasi berbasis Komputer, hal ini karena kurang adanya pelatihan pengembangaan pengelolaan administrasi koperasi. Selain itu minimnya langkah promosi yang dilakukan oleh Koperasi Kredit St. Petrus Rasul Tuak Daun Merah karena keterbatasan pengetahuan dalam menggunakan aplikasi promosi. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini untuk meningkatkan pemahaman pengurus, pengawas dan anggota tentang pentingnya pengelolaan administrasi berbasis komputer, penggunaan aplikasi akuntansi koperasi secara tepat, peningkatan kualitas SDM, dan penggunaan teknik promosi yang baik dalam meningkatkan jumlah anggota. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini berupa penelitian lapangan, sosialisasi, pelatihan, evaluasi, serta pendampingan pengelolaan administrasi menggunakan aplikasi akuntansi koperasi dan penggunaan aplikasi promosi. hasil dari kegiatan ini menunjukan dampak positif dari segi pengetahuan, keterampilan , serta pengembangan koperasi.
Edukasi Terapi Latihan Fisioterapi Untuk Meningkatkan Kualitas Hidup Pada Pasien Osteoarthritis Lutut Disertai Diabetes Ken Siwi; Fadma Putri; Nurul Faj'ri Romadhona; Cakra Waritsu; Linda Athika Nurfahmi Agustina
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v5i1.7640

Abstract

Kualitas hidup yang buruk pada pasien Diabetes Melitus (DM) sering dikaitkan dengan keluhan nyeri dan berbagai gangguan muskuloskeletal. DM menjadi faktor risiko independen untuk perkembangan Osteoarthritis lutut. Pelaksanaan pengabdian bertujuan memberikan pelatihan dan pengetahuan baru terkait terapi latihan yang diajarkan oleh fisioterapi untuk penderita osteoarthritis lutut yang disertai diabetes melitus sebagai upaya peningkatan kualitas hidup. Pelaksanaan pengabdian masyarakat ada tiga tahap yaitu pra kegiatan, kegiatan dan pasca kegiatan. Pra kegiatan terdiri rapat strategi pelaksanaan dan persiapan sarana-prasarana. Pelaksanaan kegiatan meliputi pretest , edukasi, pemberian poster, demonstrasi terapi latihan,dan post test. Pelaksanaan pasca kegiatan melakukan evaluasi dan pembuatan laporan kegiatan. Evaluasi dirancang dengan membandingkan kondisi pengetahuan setelah pelaksanaan pengabdian. Hasil di dapatkan bahwa pengetahuan sebelum pemberian edukasi pelatihan mayoritas mempunyai pengetahuan kurang sebanyak 9 orang (60%) dari 15 peserta. Sesudah pemberian penyuluhan didapatkan pengetahuan baik secara keseluruhan 100% dari 15 peserta. Hasil uji mann whitney di dapatkan nilai p value 0,000  berarti ada pengaruh edukasi dalam peningkatan pengetahuan peserta pengabdian kepada masyarakat. Diharapkan setelah adanya pengabdian kepada Masyarakat ini peserta dapat melakukan latihan secara mandiri dan meningkatkan Kesehatan dan kuliatas hidupnya.