cover
Contact Name
Dede Salim Nahdi
Contact Email
salimnahdi15@gmail.com
Phone
+6285224977367
Journal Mail Official
bernas@unma.ac.id
Editorial Address
https://ejournal.unma.ac.id/index.php/bernas/editorialteam
Location
Kab. majalengka,
Jawa barat
INDONESIA
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Published by Universitas Majalengka
ISSN : 2716442X     EISSN : 27219135     DOI : http://dx.doi.org/10.31949/jb
The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the area of community services. Bernas: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of community services areas as follows: 1. Community Services, People, Local Food Security; 2. Training, Marketing, Appropriate Technology, Design; 3. Community Empowerment, Social Access; 4. Student Community Services; 5. Border Region, Less Developed Region; 6. Education for Sustainable Development; Poverty alleviation based on local resources; 7. Economic Development, Entrepreneurship, Cooperatives, Creative Industries, and SMEs; 8. Development of environmentally friendly technology; 9. Health, nutrition, tropical diseases, and herbal medicines, arts, literature and culture, as well as national integration and social harmony.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 36 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 3 (2024)" : 36 Documents clear
Peningkatan Kompetensi Desain Pemodelan Bangunan Berbasis Aplikasi Pendukung BIM bagi Guru Vokasi Abdul Haris Setiawan; Ryo Takaoka; Rima Sri Agustin; Eko Supri Murtiono; Aryanti Nurhidayati; Muhamad Aziz Proklamalatu; Lilis Trianingsih; Budi Siswanto; Ernawati Sri Sunarsih; Kundari Rahmawati; Azmi Wijayanti; Hiroyuki Mitsuhara
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v5i3.7325

Abstract

Profesionalitas guru sangat penting untuk menjamin mutu pendidikan. Guru harus berkompeten dan terus mengembangkan keterampilan untuk menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman. Dalam menggambar konstruksi bangunan, guru vokasi perlu menguasai strategi desain pemodelan bangunan berbasis Building Information Modelling (BIM). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kompetensi guru melalui pelaksanaan pelatihan. Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan melaksanakan pelatihan kepada guru vokasi untuk mengetahui peningkatan kompetensi guru sebelum dan setelah pelatihan. Analisis data dilakukan secara deskriptif, paired sample t-test, dan N-gain. Analisis deskriptif menunjukkan skor rata-rata kompetensi guru pada pre-test 49,17 dan post-test 92,33 pada skala 100. Selanjutnya, berdasarkan uji N-gain dihasilkan nilai rata-rata N-gain 0,8482 yang berada pada interval N-gain g ≥ 0,7 kategori tinggi, yang berarti kompetensi desain pemodelan bangunan berbasis aplikasi pendukung BIM guru vokasi meningkat sebesar 84,82% setelah pelatihan selama 7 hari. Analisis uji-t sampel berpasangan menemukan peningkatan kompetensi yang signifikan dengan hasil uji t sampel berpasangan menunjukkan t-hitung 19,896 > t-tabel 2,093 dan nilai Sig. (2-tailed) 0,000 < 0,05 probabilitas, artinya ada perbedaan rata-rata kompetensi guru saat pre-test dan post-test. Berdasarkan semua uji analisis, dapat disimpulkan bahwa pelatihan desain pemodelan bangunan berbasis aplikasi pendukung BIM secara signifikan dapat meningkatkan kompetensi guru vokasi dalam pemodelan 3D bangunan.
PEMBERDAYAAN KELOMPOK WANITA TANI DESA PAMENGKANG MELALUI INOVASI PEMBUATAN “NUGELIS” Vitta Yaumul Hikmawati; Abih Bahrun Bahtyar
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v5i3.7394

Abstract

Kegiatan pengabdian pada masyarakat bertujuan untuk meningkatkan diversifikasi produk olahan ikan lele dalam bentuk “nugelis” (nuget lele praktis). Manfaat kegiatan yaitu untuk mendapatkan keterampilan pembuatan nugget berbahan dasar ikan lele, menumbuhkan jiwa kewirausahaan serta turut mensukseskan program nasional yaitu GemarIkan. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui teknik demonstrasi dan paktek secara langsung. Sasaran dari kegiatan pelatihan adalah Kelompok Wanita Tani (KWT) yang berjumlah sebanyak 20 orang. Praktek pembuatan nugelis terlaksana dengan baik dan menghasilkan respon yang sangat positif dari mitra. Mitra termotivasi untuk mempraktekkan secara mandiri pembuatan nuget ikan lele.
Edukasi Pembuatan Jamu Saintifikasi Sebagai Alternatif Pengobatan Pada Masyarakat Kelurahan Mesjid Kota Samarinda Andini Nur Amilia; Christina Debomar; Eva Mardiana; Evi Lutfia Sari; Fitri Fitri; Hasanah Hasanah; Luthfiyyah Kahirun Nisa; Nadia Chusnul Fiqriah; Nurmila Sari; Safitri Indah Lestari; Tania Nazelilla; Vyona Ruli Paradhea; Wiyuniarta Syarifuddin; Mochtar Luthfi; Nur Lutfiah Damis; Chaerul Fadly Mochtar
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v5i3.8928

Abstract

Jamu adalah warisan budaya yang telah diteruskan secara turun-temurun, tetap eksis dalam masyarakat hingga saat ini. Masyarakat meyakini bahwa jamu memiliki manfaat besar dalam menjaga kesehatan, baik sebagai pencegah maupun pengobatan penyakit. Pada tanggal 7 Oktober 2023, di Kelurahan Mesjid, Kecamatan Samarinda Sebrang, sebuah acara berjudul ”Edukasi dan Pembuatan Jamu Saintifik sebagai Alternatif Penngobatan” digelar mulai pukul 08.00 hingga 11.00 WITA. Acara ini diikuti oleh 27 peserta dengan tujuan menyampaikan kepada masyarakat bahwa jamu bisa dibuat dirumah dengan menggunakan bahan herbal yang mudah ditemukan dipasaran. Bahan-bahan yang digunakan dalam pembuatan jamu meliputi temulawak, daun salam, kunyit, jahe, kumis kucing, kencur, sambiloto, kayyu manis, daun sembung, daun seledri, dan daun pegagan. Alat-alat yang digunakan meliputi panci besar, kompor, oven, wadah jamu, botol 100ml, label jamu, tabung gas, timbangan analitik, plastik, wadah, dan juga souvenir lainnya. Pengabdian masyarakat ini dihadiri oleh Ibu-ibu PKK, yang bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang pembuatan jamu herbal sebagai cara untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Kegiatan ini berjalan sesuai dengan rencana, dan peserta utamanya adalah remaja dan ibu-ibu yang memahami bahwa jamu adalah produk lokal yang dapat meningkatkan daya tahan tubuh. Melalui kegiatan ini, masyarakatdapat mempelajari cara aman membuat jamu yang mendukung kesehatan dengan bahan-bahan yang mudah didapaatkan
Sosialisasi Penanganan Politik Uang Secara Transparansi pada Pemilu 2024 di Desa Sumerta Kauh Nuning Indah Pratiwi; I Gusti Ayu Diandra Audina Putri; Wahyu Indra Satria
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v5i3.8959

Abstract

Politik uang merupakan praktik yang dapat menciptakan korupsi politik. Politik uang sebagai the mother of corruption adalah persoalan utama dan paling sering terjadi di Indonesia. Seiring dengan kompleksnya tantangan dan dinamika dalam konteks politik dan sosial, keterlibatan masyarakat secara aktif memastikan keadilan pemilu menjadi semakin mendesak. Proses demokratis memerlukan kepercayaan masyarakat terhadap integritas, dengan transparansinya pelaksanaan Pemilu, sehingga hasil yang dihasilkan dapat mencerminkan kehendak sebenarnya dari para pemilih. Namun pelanggaran dan kecurangan kerap terjadi dengan berbagai bentuk dan setiap tahapanya. Pemantauan partisipatif merupakan suatu pendekatan yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat untuk terlibat langsung dalam proses pemantauan dengan ikut serta dalam sosialisasi terkait kepemiluan. Hal ini penting untuk memastikan bahwa pemilu berjalan secara demokratis, transparan, dan adil. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat bertujuan mengedukasi masyarakat Desa Sumerta Kauh mengenai Penanganan Politik Uang secara Transparansi pada Pemilu 2024. Metode Kegiatan ini menggunakan metode sosialisasi yang dibagi menjadi 3 tahap. Diantaranya;Tahap Persiapan, Tahap Pelaksanaan, dan Tahap Evaluasi. Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat peserta sosialisasi memiliki pemahaman yang lebih baik tentang Penanganan Politik Uang secara transparansi. Serta menunjukkan peningkatan kesadaran tentang pentingnya Pemilu dan waspada akan upaya mempengaruhi mereka melalui uang sehingga lebih menjaga integritas dalam pemilu dan mengerti praktik-praktik yang demokratis dalam proses pemilihan.
Penerapan IPTEK dalam Upaya Scale Up Penjualan UMKM Brownies melalui Diversifikasi Produk Bunga Telang (Clitoria ternatea L.) Ahmad Hadi Maulana; Muhammad Miftah Dinor; Yustin Ari Prihandini; Nadia Humairah
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v5i3.9076

Abstract

Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) merupakan suatu usaha yang dilakukan oleh perorangan atau badan usaha milik perorangan. Pemanfaatan bunga telang dalam bidang pangan belum banyak dilakukan karena anyak yang belum mengetahui manfaat dari bunga telang. Hasil penjualan produk yang dilakukan oleh tim mengalami peningkatan setiap bulannya, dan dapat dilihat pada grafik berikut bahwa hasil penjualan tim sangat membantu dalam scale up penjualan mitra. Diversifikasi produk berbahan dasar dari bunga telang meningkatkan angka penjualan mitra. Berhubungan dengan meningkatnya perekonomian mitra dari hasil penjualan produk diversifikasi.
Perawatan Lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) Solar Panel di Desa Gagakan Kecamatan Sambong Blora Ratna Dwi Rahayu; Agus Dwi korawan; Ari puji Prasetiyo; Eko Prayitno; Mudjijanto Mudjijanto; Ali Achmadi
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v5i3.9079

Abstract

Solar Cell merupakan salah satu Alat yang dapat dikembangkan sebagai suatu alat penerangan jalan. Di kelurahan Gagakan terdapat Lampu Penerangan Jalan menggunakan Solar Cell yang membutuhkan perawatan. Minimnya kemampuan dan pengetahuan masyarakat dalam perawatan Lampu Penenrangan Jalan Menggunakan Colaar Cell menjadi sebuah gagasan bagi dosen dan mahasiswa untuk melakukan pengabdian kepada masyrakat. Dengan berbekal kemampuan dan pengetahuan yang dpeoleh selama pendidikan dapat memberikan mamfaat yang ada di masyarakat. Metode yang dilakukan pada kegiatan ini adalah dengan mengidentifikasi sumber-sumber masalah yang ada, lalu dilanjutkan dengan Peerbaikan dan evaluasi atau uji coba kelayakan sebelum dilakukan pemasangan lagi. Dari hasil identifikasi dilapangan diperoleh 7 titik Lampu Penerangan Jalan Umum yang ada di sekitar wilayah kelurahan Gagakan. Berdasarkan kesepekatan dengan Kepala Kelurahan Gagakan terdapat 2 diantaranya yang membutuhkan prioritas Penanganan. Adapun penangan yang dilakukan adalah dengan mengganti Accu, SCC (Solar Charge Controller) serta beberapa part pendukung lainnya seperti MCB maupun terminal Block.
PELATIHAN MENDELEY BAGI MAHASISWA TINGKAT AKHIR MAGISTER MANAJEMEN INOVASI, UNIVERSITAS TEKNOLOGI SUMBAWA Umar Umar; Ahmad Yamin
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v5i3.9101

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dalam dunia pendidikan sedang berkembang pesat. Akibatnya, mahasiswa harus mengenal berbagai aplikasi yang disediakan oleh penyedia layanan informasi. Salah satu aplikasi yang dapat digunakan untuk mengelola artikel jurnal online, sitasi dan referensi adalah Mendeley. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa banyak mahasiswa tidak menggunakan aplikasi Mendeley karena mereka tidak tahu cara menggunakannya. Tujuan dari PKM ini adalah untuk melatih mahasiswa program studi magister manajemen inovasi Universitas Teknologi Sumbawa supaya bisa memahami penggunaan aplikasi mendeley dalam penulisan tugas akhir. Metode yang digunakan ceramah untuk menjelaskan materi yang berkaitan dengan aplikasi Mendeley dan praktik untuk mengoperasikan aplikasi manajemen referensi Mendeley serta diskusi untuk mahasiswa yang belum paham pada saat mengoperasikannya. Pelaksanaan kegiatan dibagi dalam tiga tahapan, yaitu; persiapan, Implementasi kegiatan, dan evaluasi kegiatan. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Rabu, 3 April 2024 di Ruang STP Universitas Teknologi Sumbawa. Hasil kegiatan ini menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta tentang penggunaan mendeley sebagai referensi manajer, menurut hasil analisis statistik likert scale, skala 4. Kesimpulannya, pelatihan dapat meningkatkan kemampuan mahasiswa untuk menggunakan aplikasi mendeley dengan benar dan efektif.
Peningkatan Literasi Sertifikasi Halal untuk Keberlanjutan UMKM Meruya Selatan Aslam Mei Nur Widigdo; Rosalendro Eddy Nugroho
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v5i3.9105

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan salah satu sektor usaha yang memegang peranan penting dalam mendukung perekonomian Indonesia. Banyak potensi yang bisa dimanfaatkan oleh UMKM untuk meningkatkan bisnisnya, misalnya perkembangan pasar halal di dalam negeri maupun luar negeri. Namun keberadaan UMKM tidak terlepas dari kendala dan tantangan yang dihadapi. Salah satu kendala adalah terkait dengan standardisasi dan sertifikasi halal. Banyak UMKM yang belum memiliki sertifikasi halal. Penyebab belum dimilikinya sertifikasi halal diantaranya adalah rendahnya literasi terkait dengan peraturan halal dan kaidah halal (bahan baku, supply chain, proses produksi, proses sertifikasi), serta ketidaksiapan dalam sertifikasi. Permasalahan ini juga dialami oleh UMKM pangan yang menjadi binaan mitra kelurahan Meruya Selatan, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat. Metode yang dipergunakan dalam PkM adalah survey, pelatihan/sosialisasi, pendampingan, serta evaluasi. Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi halal bagi UMKM pangan binaan kelurahan Meruya Selatan, meningkatkan kesadaran untuk mendaftar sertfikasi halal, dan meningkatkan kesiapan UMKM pangan binaan mitra kelurahan Meruya Selatan dalam proses sertifikasi halal. Hasil pelatihan menunjukkan materi yang disampaikan sesuai dengan kebutuhan UMKM Meruya Selatan dan adanya peningkatan literasi sertfikasi halal serta kesadaran untuk menerapkannya.
EDUKASI PEMANFAATAN BAHAN ALAM UNTUK KOSMETIK GUNA MEMBANGUN KESADARAN MASYARAKAT Kafka Navisa Suwarno; Vera Herliana Pratiwi; Sabina Guseynova; Annisa Nurul Safitri; Irsa Nur Hanifah; Aat Arafat; Nur Supianti; Ika Ayu Mentari; Paula Mariana Kustiawan
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v5i3.9256

Abstract

Kosmetik yang terbuat dari bahan alami semakin diminati sebagai alternatif yang ramah lingkungan dan memiliki efek samping yang lebih sedikit. Indonesia, dengan kekayaan alamnya yang melimpah, memiliki potensi besar dalam pengembangan produk kosmetik berbahan alam. Webinar dengan tema "Cantik Alami dengan Pemanfaatan Bahan Alam Sebagai Sumber Daya Kosmetik" diadakan untuk memperkenalkan potensi pemanfaatan bahan alam Indonesia dalam industri kosmetik. Metode kegiatan pengabdian masyarakat ini kami lakukan dalam bentuk Webinar Kesehatan mengenai pemanfaatan bahan alam sebagai sumber daya kosmetik. Rencana kegiatan dimulai dengan sesi pembukaan diikuti oleh presentasi materi dari narasumber melalui platform Zoom Meeting. Setelah sesi presentasi, dilakukan post-test untuk mengevaluasi pemahaman peserta selama kegiatan, dan akhirnya kegiatan ditutup dengan sesi evaluasi untuk meninjau tingkat pemahaman peserta. Berdasarkan hasil kuisioner sebelum penyuluhan, 88% responden menjawab dengan benar, sedangkan 12% responden menjawab salah. Mayoritas diagram lingkaran diisi oleh sektor yang mewakili responden yang menjawab dengan benar, menunjukkan bahwa sebagian besar peserta memiliki pemahaman yang kuat tentang penggunaan dan manfaat bahan alam. Meskipun sektor responden yang menjawab salah berukuran kecil, keberadaannya tetap penting karena menunjukkan bahwa ada sejumlah peserta yang mungkin memerlukan informasi tambahan atau pemahaman lebih lanjut tentang topik tersebut. Secara keseluruhan, webinar ini berhasil memberikan wawasan tentang kecantikan alami dan pemanfaatan bahan alam dalam kosmetik serta memberikan platform untuk kolaborasi dan inovasi di masa mendatang.
Peningkatan Literasi Kesehatan Gigi dan Mulut Anak Melalui Cerita dan Pengajaran Cara Menyikat Gigi Yulia Mutmainnah; Diana Hardiyanti; Ratna Sulistyorini; Rakindra Cahya Satwika; Arkhamatul wafiroh; Annindya May Annur; Hety Rahmawati; Selma Islamiyah
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v5i3.9261

Abstract

Guru merupakan sosok yang penting dalam pendidikan anak terutama di lingkungan sekolah. Guru diharapkan bisa bersinergi dan mengambil peran sebagai fasilitator utama dalam pendidikan bagi anak-anak, terutama pendidikan tentang literasi dan kesehatan. Berdasarkan observasi awal yang dilakukan oleh Tim Pengabdi, ada permasalahan mendasar yang dihadapi oleh mitra, yaitu para guru TK ABA 04 Wonodri, belum memahami pentingnya metode bercerita untuk anak-anak dan penggunaan metode ini untuk edukasi pada anak untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut mereka. Selan itu, didapatkan banyak pula anak didik di TK ABA 04 Semarang yang belum mengetahui bagaimana cara menggosok gigi dengan benar. Tim Pengabdi dengan mitra menentukan prioritas utama yang harus segera ditangani dalam pengabdian ini, yaitu: (1) transfer ilmu kemampuan literasi bahasa dari tim pengabdi yang dibutuhkan oleh mitra; (2) Penguasaan teknik bercerita bagi mitra; (3) Pemahaman pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut oleh guru (4) Mengedukasi anak untuk dapat praktik cara menggosok gigi yang benar. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah dengan metode brainstorming, cerita, dan praktik. Capaian yang didapatkan dari program ini adalah peningkatan level keberdayaan mitra secara kuantitatif dan kualitatif, yaitu meningkatnya kemampuan literasi dan pengetahuan kesehatan gigi dan mulut oleh para guru dan dan murid.

Page 1 of 4 | Total Record : 36