cover
Contact Name
Rusmala Dewi
Contact Email
lppm@pancabhakti.ac.id
Phone
+6281363808080
Journal Mail Official
lppm@pancabhakti.ac.id
Editorial Address
Alamat Redaksi: Program Studi Keperawatan Panca Bhakti Bandar Lampung Jl.ZA. Pagar Alam No.14 Kel.Gedong Meneng, Kec.Raja Basa Bandar Lampung 35145 Telp (0721)786864, Fax (0721) 786864 Email: lppm@pancabhakti.ac.id
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
JKPBL (Jurnal Kesehatan Panca Bhakti Lampung)
ISSN : 23380020     EISSN : 26158604     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Kesehatan Panca Bhakti Lampung (JKPBL) is a scientific journal of STIKES Panca Bhakti Lampung, which emphasizes on the delivery of scientific research results and literature review in the field of health in general. Jurnal Kesehatan (p-ISSN: 2338-0020 and e-ISSN: 2615-8604). JKPBL is issued three times a year in April and Oktober. Scope of articles published in JEP is consist of a broad range of topic in the field of heath including Nursing, midwifery, and hospital administration.
Articles 120 Documents
Hubungan Tingkat Pengetahuan Dengan Tingkat Kepatuhan Minum Obat Pada Pasien Hipertensi Murti, Lucia Tri Kurnia; Ratnawati, Emmelia; Febriani, Dita Hanna
Jurnal Kesehatan Panca Bhakti Lampung Vol 13 No 2 (2025): JKPBL Vol 13 No 2 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Panca Bhakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47218/jkpbl.v13i2.405

Abstract

Hipertensi adalah salah satu penyakit yang tidak menimbulkan gejala dan terkadang akan muncul gejala saat sudah terjadi penyakit komplikasi seperti serangan jantung, gagal jantung, stroke dan gagal ginjal, hal ini dapat meningkatkan angka penderita hipertensi. Untuk menekan hipertensi diperlukan pengetahuan yang cukup mengenai penyakit hipertensi dan juga kepatuhan penderita dalam menjalani pengobatan. Penelitian bertujuan untuk menganalisa hubungan tingkat pengetahuan dengan tingkat kepatuhan minum obat antihipertensi pada pasien hipertensi di poli penyakit dalam Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan desain penelitian deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional survey. Sampel dalam penelitian ini adalah 121 orang yang didapatkan dengan metode accidental sampling, teknik pengumpulan data dilakukan dengan pengisian kuesioner. Dari penelitian ini didapatkan data bahwa terdapat hubungan signifikan antara tingkat pengetahuan dengan tingkat kepatuhan minum obat, dengan nilai p value 0,000 dan hasil koefisien korelasi 0,319.
Faktor Prenatal dan Postnatal yang Berhubungan dengan Stunting pada Anak Usia Di Bawah Lima Tahun Fatriani, Rully; Widyantari, Kadek Yuke; Dayani, Tiara Rica; Sari, Nirma Lidia
Jurnal Kesehatan Panca Bhakti Lampung Vol 13 No 2 (2025): JKPBL Vol 13 No 2 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Panca Bhakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47218/jkpbl.v13i2.435

Abstract

Stunting is a chronic malnutrition condition in children caused by inadequate nutritional intake over a prolonged period and is influenced by maternal, infant, environmental, and other interrelated factors. This study aims to review the latest scientific evidence and summarize prenatal and postnatal factors associated with stunting in children under five years through a systematic review. Article selection was carried out using the PRISMA guideline, limited to publications from the last two years (2021–2023), with a systematic literature search conducted via PubMed and Wiley Online Library. A total of 24 articles were included in the final analysis, and the findings revealed that prenatal factors (low maternal education, maternal age <25 years, maternal height ≤145 cm, underweight status, low frequency of antenatal care, working status, and home delivery), postnatal factors (low birth weight, male children, child’s age >11 months, non-exclusive breastfeeding, prematurity, history of diarrhea, and inadequate minimum dietary diversity), as well as other environmental factors (limited access to clean water, lack of adequate sanitation facilities, and rural residence) are significantly associated with stunting in children under five years. The study highlights that the most prominent determinants of stunting are low maternal education, male gender, child’s age >11 months, and non-exclusive breastfeeding, underscoring the need for government interventions to improve parental education, expand exclusive breastfeeding coverage, and strengthen maternal health services, sanitation access, and equitable healthcare distribution, particularly in rural areas.
Faktor-Faktor Yang Berpengaruh Terhadap Perilaku Seksual Remaja Jannah, Raudhatul
Jurnal Kesehatan Panca Bhakti Lampung Vol 13 No 2 (2025): JKPBL Vol 13 No 2 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Panca Bhakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47218/jkpbl.v13i2.399

Abstract

Introduction: In the context of teenagers, the term "adolescent sexual behavior" refers to any and all activities that are motivated by sexual desire. Sexually transmitted infections (STIs) like AIDS are one of the consequences of engaging in unsafe sexual conduct. The prevalence of AIDS among those aged 15 to 19 years old in Banjarbaru City is 28.57%, making it one of the cities with the highest infection rate. Through the use of intention, the objective of this research is to investigate the impact that knowledge, attitudes, parenting methods, and spiritual beliefs have on the sexual behavior of adolescents in the city of Banjarbaru. A cross-sectional design was used for the research in this study. Through the use of Cluster Proportional Random Sampling, there were a total of 200 samples. It was a questionnaire that was utilized as the tool. The findings indicated that there was a direct relationship between teenage sexual behavior and knowledge (p = 0.016), parenting approaches (p = 0.004), and spiritual views (p = 0.005). Knowledge, parenting approaches, and spiritual views all have a direct impact on the sexual behavior of adolescents. This direct influence is discussed in the following paragraphs. For this reason, it is strongly suggested that programs be executed with the purpose of enhancing the educational opportunities, parental participation, and spiritual advice available to teenagers. One method that has the potential to be successful in raising adolescents' knowledge of sexual conduct is the development of education programs that are based on the family and religious practices.
Pengaruh Sistem Pendaftaran Online Terhadap Kepuasan Pasien Rawat Jalan Aryani, Nidya
Jurnal Kesehatan Panca Bhakti Lampung Vol 13 No 2 (2025): JKPBL Vol 13 No 2 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Panca Bhakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi informasi mendorong transformasi pelayanan kesehatan termasuk sistem pendaftaran pasien. Seiring perkembangan teknologi, sistem pendaftaran manual mulai beralih menjadi pendaftaran online yang dinilai lebih praktis. Kepuasan pasien merupakan tingkat kesesuaian antara harapan dan pengalaman pelayanan yang diterima diantaranya adalah penerapan sistem pendaftaran online. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh sistem pendaftaran online terhadap kepuasan pasien rawat jalan di Rumah Sakit Bhayangkara Bandar Lampung. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel berjumlah 92 responden yang dipilih melalui teknik incidental sampling. Instrumen penelitian adalah kuesioner berbasis skala Likert dan dianalisis menggunakan regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan nilai signifikansi 0,000 (<0,05) dan koefisien determinasi (R²) sebesar 0,589. Hal ini membuktikan bahwa sistem pendaftaran online berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pasien dengan kontribusi sebesar 58,9%. Namun demikian, masih diperlukan peningkatan aspek teknis dan aksesibilitas agar mencapai kategori sangat baik. Kata kunci: Sistem Pendaftaran Online, Kepuasan Pasien
Pengaruh Pijat Bayi Terhadap Millestone Bayi Suryanti, Suryanti Suryanti
Jurnal Kesehatan Panca Bhakti Lampung Vol 13 No 2 (2025): JKPBL Vol 13 No 2 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Panca Bhakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47218/jkpbl.v13i2.401

Abstract

The infancy process is a golden period in the achievement of child development that requires special attention and treatment. Child development disorders have a prevalence of 7,512.6 per 100,000 children (7.51%). Millestone is the achievement of child development. “The Effect of Infant Massage on Infant Millestone at Massage House “GAS” with experimental squasi research method. In analyzing bivariate data, data were tested using the T test. The difference between the two measurements must be normally distributed, with the Shapiro-Wilk Test and the results obtained Sign. 001. The results of Millestone infants before and after infant massage showed a p value of 0.000 with a significant correlation value of 0.949. In babies who were not massaged, the Mean showed a result of 1.50 and babies who were given massage was 7.33. The significant difference in infant milestone was between the group of infants who were given massage and those who were not given massage, which amounted to 5.833. The effect of infant massage on infant milestone in Massage House “GAS” Banjarbaru City Region in 2024 (p-value = 0.000).
Peran Aktivitas Fisik Dalam Pengelolaan Diabetes Melitus Tipe 2 Waluya, Jajang Ganjar
Jurnal Kesehatan Panca Bhakti Lampung Vol 13 No 2 (2025): JKPBL Vol 13 No 2 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Panca Bhakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47218/jkpbl.v13i2.398

Abstract

Introduction: Physical activity is considered the cornerstone of non-pharmacological management programs for type 2 diabetes mellitus. Objective: This study is to assess the effect of physical activity on type 2 diabetes mellitus in adults. Method: the framework used is from Arksey and O'Malley, consisting of 1) formulating research questions, 2) identifying relevant studies, 3) selecting studies, 4) extracting data, and 5) compiling, summarizing, and presenting findings. This review is driven by two research questions, namely: 1) What types of physical activity and exercise are provided in the management of Type 2 DM. 2) What is the impact of physical activity on Type 2 DM. This literature review includes studies on physical activity and exercise as interventions for the management of Type 2 DM. Randomized Controlled Trial (RCT) study design. The keywords used in this review were “Physical Activity” OR “Exercise” AND “Type 2 Diabetes Mellitus”. A literature search was conducted from January 2025 to March 2025 in the electronic database PubMed. Results: Eight research articles were obtained for review. During any type of physical activity, glucose uptake into active skeletal muscle increases via insulin-independent pathways. Conclusion: Physical activity, whether aerobic, resistance training and combined physical exercise following guidelines, can significantly reduce hyperglycemia and control glucose homeostasis in Type 2 DM patients. Recommendation: It is important to maintain a healthy body composition for type 2 diabetes patients. Aerobic and resistance exercise are recommended to control glucose homeostasis.
Evaluasi Efektivitas Program Pengkayaan Terstruktur terhadap Kompetensi Mahasiswa Kebidanan dalam Uji Kompetensi Nasional Fitria, Rahmah; Herliana, Herliana; Jasa, Novi Eniastina
Jurnal Kesehatan Panca Bhakti Lampung Vol 13 No 2 (2025): JKPBL Vol 13 No 2 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Panca Bhakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47218/jkpbl.v13i2.433

Abstract

Uji Kompetensi (UKOM) Nasional merupakan syarat utama lulusan vokasi (D3) Kebidanan untuk mendapatkan sertifikat kompetensi dan juga sebagai cara menjaga standard kualitas lulusan. Hasil try out internal yang diadakan institusi menunjukkan 52,6% mahasiswa berada di bawah rerata, sehingga diperlukan intervensi berupa program pengkayaan terstruktur. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas Program Pengkayaan Terstruktur terhadap Kompetensi Mahasiswa Kebidanan dalam UKOM Nasional. Desain penelitian menggunakan pre-eksperimental dengan rancangan one group pretest–posttest pada 29 mahasiswa (27 first-taker, 2 re-taker). Intervensi dilakukan selama 2 minggu dengan latihan soal, pembahasan interaktif, dan kisi-kisi berbasis blueprint. Hasil menunjukkan rerata skor meningkat dari 55,57 menjadi 76,32 (p=0,000). Proporsi kelulusan meningkat dari 51,7% saat pretest menjadi 79,3% pada posttest, dan 86,2% pada UKOM Nasional. Analisis Chi-square menunjukkan adanya hubungan signifikan antara hasil posttest dengan UKOM (p=0,001). Kesimpulannya, program pengkayaan terstruktur efektif meningkatkan kompetensi mahasiswa kebidanan menghadapi UKOM Nasional.
Faktor - faktor Berhubungan Dengan Kepatuhan Ibu Hamil Dalam Melakukan Kunjungan Antenatal Care Wijayanti, Indah
Jurnal Kesehatan Panca Bhakti Lampung Vol 13 No 2 (2025): JKPBL Vol 13 No 2 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Panca Bhakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Angka Kematian masih tinggi dan perlu strategi untuk menurunkan faktor penyebabnya, salah satunya dengan melaksanakan kunjungan Antenatal Care (ANC) secara rutin. Penelitian bertujuan menganalisis hubungan usia, pengetahuan, dan paritas dengan kepatuhan pada ibu hamil dalan kunjungan ANC. Desain penelitian cross sectional total sampel 51 ibu hamil trimester III di wilayah kerja Puskesmas Pajangan, sampel dengan metode purposive sampling. Data didapatkan dengan kuesioner pengetahuan, analisis uji Chi-Square. Hasilnya menunjukkan usia (p =0,269), pengetahuan (p =0,964), dan paritas (p =0,278), artinya hasil penelitian ini memiliki nilai p > 0,05, sehingga H0 diterima dan Ha ditolak, yang berarti tidak terdapat hubungan signifikan antara ketiga variabel tersebut dengan kepatuhan kunjungan ANC. Kemungkinan dapat disebabkan karena faktor lain yang lebih dominan, akses fasilitas kesehatan, dukungan keluarga, serta faktor ekonomi yang bisa mempengaruhi keputusan ibu hamil untuk melakukan kunjungan ANC. Kesimpulannya menunjukkan ketiga variabel tidak berhubungan dengan kepatuhan. Disarankan bagi tenaga kesehatan untuk memperhatikan faktor lain tersebut dalam meningkatkan kepatuhan ibu hamil.
Analisis Determinan Sisa Makanan Pasien Postpartum lini, sus ma
Jurnal Kesehatan Panca Bhakti Lampung Vol 13 No 2 (2025): JKPBL Vol 13 No 2 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Panca Bhakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47218/jkpbl.v13i2.384

Abstract

Pasien postpartum memerlukan asupan zat gizi yang cukup untuk membantu proses penyembuhan dan produksi ASI, karena itu makanan yang disajikan selama di rumah sakit seharusnya dihabiskan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis determinan sisa makanan pasien postpartum kelas III di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung. Penelitian ini dilakukan dengan metode deskriptif kuantitatif yaitu crossectional survei dengan melibatkan 75 sampel. Data diambil pada bulan november-desember 2024, dianalisis univariat, bivariat (chi-square) dan multivariat (regresi logistik). Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik pasien postpartum sebagian besar (64 %) berpendidikan menengah, multipara (80 %), dan suku jawa (69,3 %). Pasien memiliki kebiasaan makan dengan tingkat kecukupan energi tidak baik (26,7 %), selain itu selera makannya kurang (24 %) dan mengonsumsi makanan dari luar rumah sakit (61,3 %). Pasien mendapatkan konseling gizi (69,3 %) dan rata-rata persepsinya terhadap besar porsi makan, waktu penyajian serta sikap pramusaji baik. Hasil uji statistik menunjukkan tidak ada hubungan umur, pendidikan, paritas, suku, MLRS, kebiasaan makan, konseling gizi, besar porsi, waktu penyajian, sikap pramusaji dengan sisa makanan. Terdapat hubungan selera makan dengan sisa makanan pasien postpartum (p value 0,020), dan selera makan merupakan variabel sangat berpengaruh dengan OR 5,850.
Efektivitas Kompres Dingin Dan Kompres Hangat Terhadap Nyeri Pemasangan Intravena Line Pradita, Yulius Yoka; Hastuti, Ag. Sri Oktri; Suminarharti, Elisabeth Herlina
Jurnal Kesehatan Panca Bhakti Lampung Vol 13 No 2 (2025): JKPBL Vol 13 No 2 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Panca Bhakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47218/jkpbl.v13i2.404

Abstract

Pemasangan IV Line merupakan suatu prosedur yang sering dilakukan kepada pasien selama menjalani perawatan di rumah sakit. Dalam proses pemasangannya dapat menimbulkan sensasi nyeri akibat adanya insersi jarum ke jaringan kulit dan pembuluh darah. Tindakan kompres merupakan salah satu metode fisik untuk mengurangi nyeri atau menurunkan suhu tubuh dengan memberikan media diatas permukaan kulit. Tujuan penelitian ini adalah Menganalisis Efektivitas Kompres Dingin Dan Kompres Hangat Terhadap Nyeri Pemasangan IV Line Di Ruang Persiapan Opname dan Poli Umum Onder de Bogen Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta. Penelitian ini merupakan kuantitatif korelatif menggunakan desain twogroup pre-post test. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 36 responden yang dipilih menggunakan dengan menggunakan metode purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi. Hasil menunjukan rerata skala nyeri responden yang dilakukan kompres hangat pada hasil uji Wilcoxon pada kompres hangat dan dingin menunjukan nilai p value 0,000 < α (0,05) sehingga terdapat hubungan yang bermakna. Sedangkan hasil uji Mann Whitney didapatkan nilai p value 0.000 (<0,05) yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan.

Page 12 of 12 | Total Record : 120