cover
Contact Name
Rusmala Dewi
Contact Email
lppm@pancabhakti.ac.id
Phone
+6281363808080
Journal Mail Official
lppm@pancabhakti.ac.id
Editorial Address
Alamat Redaksi: Program Studi Keperawatan Panca Bhakti Bandar Lampung Jl.ZA. Pagar Alam No.14 Kel.Gedong Meneng, Kec.Raja Basa Bandar Lampung 35145 Telp (0721)786864, Fax (0721) 786864 Email: lppm@pancabhakti.ac.id
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
JKPBL (Jurnal Kesehatan Panca Bhakti Lampung)
ISSN : 23380020     EISSN : 26158604     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Kesehatan Panca Bhakti Lampung (JKPBL) is a scientific journal of STIKES Panca Bhakti Lampung, which emphasizes on the delivery of scientific research results and literature review in the field of health in general. Jurnal Kesehatan (p-ISSN: 2338-0020 and e-ISSN: 2615-8604). JKPBL is issued three times a year in April and Oktober. Scope of articles published in JEP is consist of a broad range of topic in the field of heath including Nursing, midwifery, and hospital administration.
Articles 120 Documents
Status Gizi, Kebiasaan Sarapan Dan Aktifitas Fisik Dengan Kejadian Anemia Remaja Putri SMKN.1 Kota Jambi Lestari, Dhea Suci; Jeki, Andicha Gustra; Fatmawati, Tina Yuli
Jurnal Kesehatan Panca Bhakti Lampung Vol 11 No 2 (2023): JKPBL Vol 11 No 2 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Panca Bhakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47218/jkpbl.v11i2.266

Abstract

Prevalensi anemia defisiensi besi tahun 2018 Provinsi Jambi sebesar 23,9%. 30% dari kebutuhan gizi harian didapatkan dengan cara sarapan sehat. Aktivitas fisik dapat memperlancar sistem metabolisme zat gizi dalam tubuh. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan status gizi, kebiasaan sarapan dan aktivitas fisik dengan kejadian anemia pada remaja putri SMKN.1 Kota Jambi. Desain Penelitian cross-sectional accidental sampling 64 responden siswi SMKN 1 Kota Jambi. Data dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square dan uji rank spearman. Hasil penelitian menunjukkan status gizi kurang 12,5%, kebiasaan sarapan kategori jarang 57,8%, aktivitas fisik kategori sedang 54,7% dan anemia pada kategori anemia ringan sebanyak 9,4%. Dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara status gizi (p=0,000)(R-Square=0,589**) dan kebiasaan sarapan (p=0,012)(R-Square=0,135), namun tidak terdapat hubungan aktivitas fisik (p=0,312)(R-Square=0,189) dengan anemia remaja putri di SMKN 1 Kota Jambi. Bagi remaja putri dianjurkan untuk dapat memenuhi kebutuhan asupan energi harian membiasakan sarapan pagi, dan melakukan aktivitas fisik yang cukup.
Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil Di Puskesmas Serupa Indah Destri, Yuhelva; Wahyuni, Iin; Nurhalimah, Siti
Jurnal Kesehatan Panca Bhakti Lampung Vol 11 No 2 (2023): JKPBL Vol 11 No 2 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Panca Bhakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47218/jkpbl.v11i2.269

Abstract

Anemia pada kehamilan adalah gangguan medis yang ditandai dengan jumlah sel darah merah atau hemoglobin yang lebih rendah dari normal, yaitu <11 gr/dl selama kehamilan. Anemia pada ibu hamil sering kali disebabkan oleh perubahan fisiologis yang disebabkan oleh kehamilan, pola makan yang tidak memadai untuk makanan padat gizi, dan kurangnya penggunaan tablet suplemen zat besi yang dirancang khusus untuk ibu hamil. Jenis penelitian ini menggunakan desain penelitian cross-sectional dan bersifat kuantitatif. Terdapat 147 ibu hamil di Puskesmas Serupa Indah yang menjadi populasi penelitian. Survei ini memiliki 147 orang sebagai sampel. Data sekunder digunakan dalam analisis. Dengan melihat kartu ibu hamil, peneliti dapat memperoleh data sekunder.Berdasarkan hasil uji statistik Chi Square, tidak terdapat hubungan yang signifikan antara usia dengan kejadian anemia pada ibu hamil, dan tidak terdapat hubungan antara paritas dengan kejadian anemia pada ibu hamil (p value = 0,18), oleh karena itu, hipotesis nol ditolak. Hasil penelitian mengenai hubungan usia dengan kejadian anemia pada ibu hamil menunjukkan bahwa nilai p = 0,178 lebih kecil dari tingkat signifikansi α (0,05). Status gizi ibu hamil dengan kejadian anemia memiliki hubungan yang bermakna dengan nilai p = 0,004. Jarak kehamilan dan kejadian anemia pada ibu hamil berhubungan, dengan nilai p = 0,026.Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa ada korelasi antara kejadian ibu hamil dan status gizi mereka serta antara kejadian dan jarak kehamilan.Saran untuk membantu ibu hamil meningkatkan asupan nutrisi mereka selama kehamilan dan melakukan kunjungan rutin ke pusat kesehatan untuk pemeriksaan kehamilan, penting untuk meningkatkan pengetahuan melalui partisipasi dalam konseling kesehatan dan kelas untuk ibu hamil.
Konseling Menyusui Di Bandar Lampung Dewi, Rusmala; Fitriyanti, Upi; Khalida, Ritma Fathi; Silsabiella, Aini Zahra; Rilianti, Dwitya
Jurnal Kesehatan Panca Bhakti Lampung Vol 11 No 2 (2023): JKPBL Vol 11 No 2 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Panca Bhakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47218/jkpbl.v11i2.276

Abstract

Konselor menyusui adalah orang yang memiliki pengetahuan dan keterampilan tentang air susu ibu, dan telah mengikuti pelatihan sebagai konselor menyusui serta mendapatkan sertifikat. Konselor menyusui memberikan dukungan dan bantuan kepada ibu hamil maupun ibu menyusui dalam memberikan air susu ibu. Tujuan penelitian ini untuk memberikan gambaran konseling menyusui di Bandar Lampung. Desain penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah ibu yang menggunakan layanan konseling menyusui dari bulan Juli 2022 sampai Juli 2023 sebanyak 98. Sampel yang digunakan adalah purposive sampling dengan jumlah 98 responden. Hasil penelitian ini bahwa ibu yang membutuhkan layanan konseling yaitu sebanyak 64 responden (65,30%) ibu primipara, berusia 20 -35 tahun sebanyak 96 responden (97,95%), pendidikan tinggi 92 responden (93, 87%), ibu bekerja 55 responden (56, 12%), informasi layanan konseling dari media sosial 73 responden (74,48%), pilihan konseling yaitu luring sebanyak 58 responden (60,20%), ibu yang memiliki bayi usia 1 – 6 bulan sebanyak 52 responden (54,73%), metode persalinan yaitu pervaginam 54 responden (54,73%) dan masalah menyusui yaitu puting lecet sebanyak 18 responden (18,36%). Disarankan untuk fasilitas pelayanan kesehatan yang membuka layanan kesehatan ibu dan anak agar memaksimalkan layanan konseling menyusui supaya dapat membantu ibu hamil dan ibu menysui dalam mempersiapan menyusui dan mengatasi masalah menyusui.
Analisis Pelaksanaan (Testing, Tracing, Treatment) Covid-19 Di Kabupaten Lampung Timur Dewi, Kadek Puspita; Adyas, Atikah; Noviansyah, Noviansyah; Budiati, Endang; Karyus, Aila; Putri, Dian Utama Pratiwi
Jurnal Kesehatan Panca Bhakti Lampung Vol 11 No 2 (2023): JKPBL Vol 11 No 2 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Panca Bhakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47218/jkpbl.v11i2.192

Abstract

Upaya untuk memutus rantai penularan COVID-19 dikenal dengan Testing, Tracing, Treatment (3T). Tahun 2021 Angka positive rate di Kabupaten Lampung Timur sebesar 18,4% berada di atas angka standard WHO kurang dari 5%, hasil Testing di Kabupaten Lampung Timur 1:100.000 atau 2.752 perminggu. Tujuan penelitian untuk menganalisis pelaksanaan (testing, tracing, treatment) COVID di Kabupaten Lampung Timur yang dilaksanakan pada bulan Juni 2022. Metode penelitian adalah studi kasus yang bersifat kualitatif. Objek yang diteliti adalah testing, tracing, treatment. Pengumpulan data dengan wawancara mendalam dan triangulasi melalui FGD, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian didapatkan Testing: dilakukan oleh SDM petugas laboratorium dengan pemeriksaan antigen, berjumlah 27. Yang jumlah petugas ini tidak cukup untuk melakukan testing sesuai standard WHO, tidak tersedia fasilitas PCR sehingga membutuhkan hasil baca yang lama atau lebih dari 24 jam karena sampel dikirim ke Provinsi. Tracing : dilakukan oleh SDM surveilans dan tracer dari TNI POLRI yang diberikan pelatihan khusus, dilakukan dengan 2 metode yaitu online dan offline. Treatment : dilakukan oleh dokter dan tenaga kesehatan, sesuai dengan tupoksinya. Terdapat kendala dalam pengadaan logistic masker, APD, oksigen, dan obat-obatan. Saran agar pelaksanaan surveillance pandemic COVID-19 (Testing, Tracing, Treatment) di Kabupaten Lampung Timur dapat difasilitasi dengan pemeriksaan Tes Cepat Molekuler (pengadaan cartridge tes cepat molekuler), pengadaan alat pemeriksaan PCR, pengadaan bahan APD, oksigen, obat-obatan COVID-19.
Mengatasi Kecemasan Pada Mahasiswa Tingkat Akhir Menggunakan StoryTelling Dan Terapi Musik Prasetya, Anton Surya; Dewi, Apri Rahma; Aprilia, Riska
Jurnal Kesehatan Panca Bhakti Lampung Vol 11 No 2 (2023): JKPBL Vol 11 No 2 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Panca Bhakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47218/jkpbl.v11i2.255

Abstract

Stres ataupun kecemasan sering dialami mahasiswa tingkat akhir khususnya dalam menyusun tugas akhir. Kecemasan pada mahasiswa terjadi karena mahasiswa tidak mampu mengatasi kesulitan yang ditemui, diantaranya adalah proses revisi yang berulang-ulang, kesulitan mendapatkan referensi, lamanya umpan balik dari dosen pembimbing, dan keterbatasan waktu penelitian. Mengatasi dampak yang terjadi akibat masalah kecemasan pada mahasiswa tingkat akhir yang menyebabkan tidak optimalnya proses akademik dapat dilakukan dengan terapi nonfarmakologis salah satunya dengan storytelling yang dapat mengungkapkan perasaan serta terapi music yang mampu memberikan rasa nyaman pada diri. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui efektifitas story telling dan terapi musik terhadap kecemasan mahasiswa tingkat akhir. Metode penelitian kuantitatif quasi experiment design dengan pre dan post without control. Kuesioner yang digunakan menggunakan HARS (Hamilton Anxiety Rating Scale). Sampel pada penelitian terdiri dari 30 mahasiswa dengan kecemasan. Hasil penelitian menunjukan perubahan dari pre dan post setelah dilakukan intervensi, berdasarkan hasil uji t diperoleh nilai p value < 0,005 yaitu 0,000 sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh storytelling dan terapi musik terhadap kecemasan mahasiswa tingkat akhir. Kesimpulan dari penelitian bahwa terapi story telling dan terapi musik dapat menurunkan tingkat kecemasan mahasiswa tingkat akhir.
Penerapan Manajemen Stres Untuk Mengelola Stres Pada Remaja Riska Arsita Harnawati
Jurnal Kesehatan Panca Bhakti Lampung (JKPBL) Vol 11 No 2 (2023): JKPBL Vol 11 No 2 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Panca Bhakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47218/jkpbl.v11i2.237

Abstract

Prevalensi stres dan kegelisahan pada remaja didunia memiliki rentang mulai dari 5%-70%. Riset kesehatan dasar (Riskesdas) menyatakan prevalensi penderita gangguan mental emosional(GME) pada penduduk dengan usia < 15 tahun di Indonesia adalah sebesar 6%. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui penerapan manajemen stres untukmengelola stres siswa kelas XI SMK N 2 Slawi Kabupaten Tegal. Populasi penelitian ini seluruh siswa kelas XII Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian dengan jumlah siswa 105 siswa. Sampel alam penelitian ini menggunakan accidental sampling dengan jumlah 35 siswa. Pengumpulan data menggunakan kuisioner tertutup engan Teknik analisis product moment. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara manajemen stress untuk mengelola stress pada remaja, diketahui nilai rhitung 0,447 dengan p = 0,007 lebih kecil ari 0,05 (taraf signifikan 5%).
Hubungan Status Nutrisi Dengan Kualitas Hidup Pasien Kanker Payudara Yang Menjalani Kemoterapi Subekti, Reni Tri; Yusnita, Yusnita
Jurnal Kesehatan Panca Bhakti Lampung Vol 12 No 1 (2024): JKPBL Vol 12 No 1 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Panca Bhakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47218/jkpbl.v12i1.294

Abstract

Penyakit kanker adalah suatu penyakit yang timbul akibat pertumbuhan secara tidak normal sel jaringan tubuh yang berubah menjadi sel kanker. Kanker payudara merupakan jenis kanker dengan data tertinggi di dunia. Menurut data WHO pada tahun 2020 ada 2,3 juta wanita yang didiagnosa kanker payudara. Prevalensi kanker payudara menempati urutan kedua setelah prevalensi kanker serviks. Salah satu terapi pengobatan pada penyakit kanker payudara adalah kemoterapi.Kemoterapi kanker payudara dapat menyebabkan efek merugikan terhadap status nutrisi, dalam metabolisme tubuh dapat menyebabkan perubahan nafsu makan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan status nutrisi dengan kualitas hidup pasien kanker payudara yang menjalani kemoterapi. Jenis penelitian kuantitatif menggunakan desain crossectional dengan jumlah sampel pasien kanker payudara yang masih menjalani kemoterapi sebanyak 45 orang.Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner dan analisis stastistik mengunakan Chis-quare.Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan status nutrisi dengan kualitas hidup pasien kanker payudara yang menjalani kemoterapi (p.value = 0.001) < α.
Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Dengan Status Gizi Pasien ODHA Puskesmas Simpang Kawat Kota Jambi Andriyani, Desta; ariyanto, ariyanto; Jeki, Andicha Gustra
Jurnal Kesehatan Panca Bhakti Lampung Vol 12 No 1 (2024): JKPBL Vol 12 No 1 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Panca Bhakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47218/jkpbl.v12i1.278

Abstract

Infeksi HIV (Human Immunodeficiency Virus) dapat menyebabkan kerusakan pada sistem kekebalan tubuh manusia, yang pada gilirannya dapat meningkatkan risiko masalah pada status gizi. Penurunan status gizi pada Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA) sering kali disebabkan oleh kurangnya asupan makanan, yang dapat dipengaruhi oleh tingkat pengetahuan dan sikap yang kurang baik terhadap gizi. Penelitian kuantitatif cross-sectional ini bertujuan untuk mengeksplorasi hubungan antara pengetahuan dan sikap dengan status gizi pasien ODHA. Dilaksanakan pada periode Juni hingga Agustus 2023, penelitian ini melibatkan populasi sebanyak 240 orang dengan sampel sejumlah 80 responden. Data dikumpulkan melalui wawancara menggunakan kuesioner dan kemudian dianalisis menggunakan metode statistik univariat dan bivariat, termasuk uji chi-square.Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 36 responden (45%) memiliki pengetahuan yang cukup, 45 orang (56,2%) menunjukkan sikap positif, dan 60 orang (75%) memiliki status gizi yang normal. Analisis statistik menemukan adanya hubungan yang signifikan antara pengetahuan (p-value 0,015) dan sikap (p-value 0,043) dengan status gizi pasien ODHA di Puskesmas Simpang Kawat Kota Jambi. Dengan temuan ini, diharapkan pihak Puskesmas dapat melakukan pemantauan rutin terhadap status gizi ODHA dan memberikan pembimbingan tentang gizi melalui media pesan yang efektif. Upaya ini diharapkan dapat membantu meningkatkan pengetahuan dan sikap ODHA terkait dengan gizi, sehingga dapat meningkatkan status gizi dan kesejahteraan mereka secara keseluruhan.
Analisis Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) Pada Balita rizkiah, fitri
Jurnal Kesehatan Panca Bhakti Lampung Vol 12 No 1 (2024): JKPBL Vol 12 No 1 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Panca Bhakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47218/jkpbl.v12i1.148

Abstract

Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan infeksi saluran pernapasan akut yang menyerang tenggorokan, hidung dan paru-paru yang berlangsung kurang lebih 14 hari, ISPA mengenai struktur saluran diatas laring, tetapi kebanyakan penyakit ini mengenai bagaian saluran atas dan bawah secara stimulan atau berurutan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Faktor-faktor yang berhubungan dengan Kejadian ISPA pada balita di Wilayah Kerja Puskesmas Air Itam Kota Pangkalpinang. Penelitian ini menggunakan desain Crossectional dilaksanakan pada bulan Juli-Agustus 2022 di Puskesmas Air Itam. Populasi penelitian ini adalah seluruh balita yang berada di wilayah Kerja Puskesmas Air Itam sebanyak 1.644 orang dan Sampel sebanyak 105 orang. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu dengan pendekatan kuantitatif, metode wawancara serta alat ukur melalui kuesioner dengan analisis univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel yang berhubungan yaitu Pengetahuan Ibu p=0,005, Sikap Ibu p=0,024, Pendidikan Ibu p=0,007 dan Anggota keluarga yang merokok p=0,002. Sedangkan variabel yang paling dominan adalah Anggota keluarga yang merokok POR=4,25. Dari hasil penelitian ini, maka disarankan pelaksanaan sosialisasi kepada masyarakat akan pentingnya berperilaku hidup bersih dan sehat sehingga kejadian ISPA pada balita dapat dicegah,kemudian saat mengikuti kegiatan posyandu balita, masyarakat diharapkan aktif berkonsultasi kepada petugas kesehatan tentang kesehatan balita serta mencari informasi di media sosial dan elektronik, , membatasi lingkungan dari asap rokok di sekitaran lingkungan rumah.
Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Urgensi Pemeriksaan Kehamilan Dan Pelayanan Antenatal Care (ANC) Terpadu Fatriani, Rully; Risneni, Risneni
Jurnal Kesehatan Panca Bhakti Lampung Vol 12 No 1 (2024): JKPBL Vol 12 No 1 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Panca Bhakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47218/jkpbl.v12i1.297

Abstract

Risiko kematian ibu terus membayangi peristiwa kehamilan. Kualitas pelayanan kesehatan berkontribusi secara tidak langsung terhadap angka kematian ibu. Berbagai studi menggambarkan pengetahuan ibu hamil tentang ANC di negara berkembang, termasuk Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan ibu hamil mengenai urgensi ANC dan pelayanan ANC terpadu di praktik mandiri bidan. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan teknik Purposive Sampling yakni sebanyak 58 ibu hamil trimester III di Kota Bandar Lampung yang memenuhi kriteria inklusi. Instrumen yang digunakan terdiri atas kuesioner urgensi ANC dan pelayanan ANC terpadu. Analisis data univariat disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi, dianalisis berdasarkan karakteristik dan tingkat pengetahuan. Hasil penelitian menunjukkan tingkat pengetahuan ibu hamil tentang urgensi ANC sebagian besar kategori baik (71%), sedangkan tingkat pengetahuan ibu hamil tentang pelayanan ANC terpadu sebagian besar kategori kurang (64%). Tenaga kesehatan diharapkan mengoptimalkan edukasi dengan berbagai sarana, terutama pada ibu hamil tidak bekerja.

Page 9 of 12 | Total Record : 120