cover
Contact Name
Asrul Ismail
Contact Email
asrul.ismail@uin-alauddin.ac.id
Phone
+6285255912413
Journal Mail Official
jurnal.farmasi@uin-alauddin.ac.id
Editorial Address
Jl. H. M. Yasin Limpo No. 36 Romangpolong, Kabupaten Gowa Jurusan Farmasi Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
Location
Kab. gowa,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal farmasi UIN Alauddin Makassar
ISSN : 23559217     EISSN : 27215210     DOI : 10.24252/jfuinam
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Farmasi diterbitkan oleh Jurusan Farmasi UIN Alauddin Makassar. Jurnal ini terbit 2 kali dalam setahun dengan tema seputar ilmu kefarmasian, yang mencakup Sains Farmasi, Farmasi Klinik dan Komunitas, serta Manajemen Farmasi.
Articles 220 Documents
PENGARUH KONSENTRASI FOSFATIDILKOLIN TERHADAP HERBOSOM EKSTRAK ETANOL KULIT BUAH KAKAO (Theobroma cacao L.) Karlina Amir Tahir; Sartini Sartini; Agnes Lidjaja
Jurnal Farmasi UIN Alauddin Makassar Vol 5 No 1 (2017): Jurnal Farmasi
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jurfar.v5i1.3586

Abstract

Kulit buah Kakao mengandung banyak senyawa bioaktif, salah satunya yaitu flavonoid yang berfungsi sebagai antioksidan. Kebanyakan senyawa flavonoid ini  bersifat polar atau molekul larut air, diabsorbsi kurang baik karena ukuran partikel yang besar, kemampuan yang sangat terbatas untuk menyeberangi membran biologis yang kaya akan lipid sehingga menghasilkan bioavailabilitas yang kurang baik ketika digunakan secara oral ataupun topikal. Penelitian ini bertujuan untuk membuat Drug Delivery System nanopartikel dengan sistem vesikular yaitu herbosom dari ekstrak kulit buah kakao menggunakan dua perbandingan konsentrasi fosfatidilkolin. Herbosom dibuat dari ekstrak etanol buah kakao dengan metode dispersi mekanik dan penguapan pelarut. Digunakan fosfatidilkolin sebagai polimer dengan perbandingan 1 dan 1,25 (g) terhadap 1 gram sampel ekstrak kulit buah kakao. Pengukuran nanopartikel ini menggunakan Alat Particle Size Analyzer (PSA). Hasil penelitian ini, diperoleh bahwa, dengan perbandingan fosfatidilkolin dan ekstrak kulit buah kakao 1 : 1 (g) dan 1,25 : 1 (g) secara berturut-turut menghasilkan ukuran nanopartikel dan efisiensi penjerapan sebesar 336,31 nm 99,220% dan 408,87nm 99,384%. Disimpulkan bahwa kulit buah kakao berpotensi dibuat dalam bentuk sistem vesikular yaitu herbosom .
PENAPISAN FITOKIMIA DAN KARAKTERISASI SIMPLISIA DAUN JAMBU MAWAR (Syzygium jambos Alston) Selpida Handayani; Komar Ruslan Wirasutisna; Muhamad Insanu
Jurnal Farmasi UIN Alauddin Makassar Vol 5 No 3 (2017): Jurnal Farmasi
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jfuinam.v5i3.4353

Abstract

Syzygium jambos Alston adalah tumbuhan dari suku Myrtaceae. Secara tradisional daun dan awetan bunga biasanya digunakan sebagai obat penenang, kulit kayu dan bijinya  dapat mengobati demam, diare dan disentri. Buah dan kulit batang  mengandung saponin,  flavonoid  dan tannin, di samping itu daun dan buahnya mengandung polifenol. Namun penelitian kandungan kimia tumbuhan yang bermanfaat tersebut  di Indonesia  masih sedikit dilaporkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menetapkan senyawa fitokimia dan mengkarakterisasi simplisia daun S. jambos. Dilakukan pengambilan sampel dan pengolahan simplisia daun jambu mawar kemudian dilakukan ekstraksi dengan metode maserasi menggunakan pelarut dengan kepolaran bertingkat (n-heksana, etil asetat, dan metanol). Dilakukan karakterisasi serbuk simplisia meliputi penetapan kadar air, penetapan kadar abu total dan kadar abu tidak larut asam, penetapan susut pengeringan serta penetapan kadar sari larut air dan etanol. Pemeriksaan kandungan kimia alkaloid: menggunakan pereaksi Dragendroff dan Mayer; flavonoid:  menggunakan pereaksi serbuk magnesium, HCl 2 N serta amil alcohol; tannin : diberikan pereaksi FeCl3, larutan gelatin 1% dan Steasny; fenol : ditetesi larutan FeCl3 10%; saponin: ditambahkan beberapa tetes asam klorida 2 N; steroid/triterpenoid: diteteskan pereaksi Liebermann-Burchard. Diperoleh nilai kadar air 8,33 ±1,52, kadar abu total 7,64 ±0,08 dan kadar abu tidak larut asam 5,41 ±0,15, susut pengeringan 15,33 ±4,04, kadar sari larut air 20,90 ±0,56 serta kadar sari larut etanol 22,43 ±1,35. Penapisan fitokimia ekstrak daun S. jambos mengandung fenol, flavonoid, dan steroid/triterpenoid.
UJI EFEKTIVITAS INFUSA SARANG SEMUT (Myrmecodia pendens) TERHADAP EFEK SEDASI PADA MENCIT (Mus muscullus) Muh. Fitrah; Syamsuri Syakri; Harnita Harnita
Jurnal Farmasi UIN Alauddin Makassar Vol 5 No 3 (2017): Jurnal Farmasi
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jurfar.v5i3.4355

Abstract

Telah dilakukan penelitian Uji Efektivitas Infusa Sarang Semut (Myrmecodia pendens) terhadap efek sedasi pada mencit (Mus musculus) dimana tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui kemampuan efek sedasi dari infusa Sarang semut serta untuk mengetahui dosis efektif yang paling mendekati dosis kontrol positif. Metode penelitian ini merupakan penelitian eksperimental murni dengan rancangan post test only control group. Hewan uji yang digunakan adalah 15 ekor mencit jantan, dibagi secara acak menjadi 5 kelompok. Terdiri darikelompok kontrol positif (diazepam 5 mg/kgBB), kontrol negatif (larutan Carboxy Methyl Cellulose dalam aquadest) dan infusa sarang semut dengan peringkat konsentrasi 50 gram dalam 2 liter aquadest (K1), 100 gram/2 Liter (K2) dan 200 gram/2 liter (K3). Pemberian sampel uji dilakukan peroral. Metode yang digunakan adalah rotarod dan data yang dikumpulkan adalah lamanya waktu mencit berputar di rotarod, kemudian hasil data yang diperoleh dianalisis dengan uji kruskall wallis yang kemudian dilanjutkan dengan Mann whitney. Uji Mann whitney menunjukkan hasil ada perbedaan signifikan pada 3 kelompok perlakuan (infusa sarang semut) terhadap kelompok kontrol negatif. Tidak didapatkan perbedaan bermakna pada kelompok kontrol positif terhadap 3 kelompok perlakuan.
UJI AKTIVITAS REPELAN TERHADAP NYAMUK Aedes aegypti BETINA SEDIAAN EMULGEL MINYAK ATSIRI BIJI PALA (Myristica fragrans Houtt.) Azis Ikhsanudin; Dewi Noor Azizah
Jurnal Farmasi UIN Alauddin Makassar Vol 5 No 4 (2017): Jurnal Farmasi
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jurfar.v5i4.4463

Abstract

Minyak atsiri biji pala (Myristica fragrans Houtt.) mengandung zat yang berpotensi sebagai alternatif repelan alami untuk mencegah gigitan nyamuk Aedes aegypti betina penyebab demam berdarah. Formulasinya dalam bentuk sediaan emulgel diharapkan akan meningkatkan pemanfaatannya di masyarakat. Untuk itu dilakukan penelitian mengenai uji aktivitas repelan minyak atsiri biji pala dalam bentuk sediaan emulgel. Minyak atsiri biji pala hasil destilasi uap air dibuat dalam bentuk sediaan emulgel dengan variasi konsentrasi: FI (6%), FII (8%), FIII (10%), FIV (12%), FV (14%), FVI (16%) dan FVII (18%). Sediaan emulgel diuji stabilitas, uji sifat fisik, iritasi kulit dan uji aktivitas repelan menggunakan nyamuk Aedes aegypti betina. Data diolah menggunakan SPSS dengan taraf kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan konsentrasi minyak atsiri biji pala akan meningkatkan daya lekat (detik), dan meningkatkan efek repelan (detik) dimana FI < FII < FIII < FIV < FV. Peningkatan konsentrasi tidak mempengaruhi nilai pH yaitu 5 dan luas penyebaran: FI (2,92 ± 0,02 cm²), FII ( 2,49 ± 0,03 cm²), FIII (2,38 ± 0,02 cm²), FIV (2,63 ± 0,04 cm²), FV (2,46 ± 0,04 cm²), FVI (2,60 ± 0,03 cm²), FVII (2,52 ± 0,02 cm²). Kesimpulan penelitian ini adalah formula VII emulgel dengan konsentrasi minyak atsiri biji pala 18% merupakan formula optimum.
EYESHADOW DARI LIOFILISAT MESOKARP BUAH NAGA MERAH DAN MESOKARP BUAH MANGGIS Maria Ulfa; Besse Hardianti
Jurnal Farmasi UIN Alauddin Makassar Vol 5 No 4 (2017): Jurnal Farmasi
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jurfar.v5i4.4468

Abstract

Eyeshadow is a decorative cosmetic whose active ingredient is dyestuff. The dye consists of synthetic dyes and natural dyes. Synthetic substances in the long term can disrupt the respiratory organs, liver and are carcinogenic, so the selection of natural dyes is more profitable. Natural dyes can be taken from plants, minerals and animals. The purpose of this research is to utilize the skin waste of mesokarp part of red dragon fruit and mangosteen fruit skin with anthocyanin content which can be used as a dye in cosmetics. First stage The mesocarp sample of dragon fruit skin and mangosteen peel is extracted with aquadest solvent and citrate buffer with a ratio of 5: 1, then concentrated and in freeze drying until lyophilisate is obtained. The second stage is made by adding lyophilisate and other additives to produce Eyeshadow formula. The final stages are stability evaluation such as accelerated storage test, organoleptis, homogeneity, adhesion, dispersion, viscosity, pH, color dispersion test and then test irritation. The results showed that extract of mesokarp liofilisiat super red dragon fruit and liofilisat of mangosteen produce dye from anthocyanin which can be formulated into Eyeshadow, the higher the concentration of extract hence the sharper the resulting color. Eyeshadow produced from super red dragon fruit mesokarp and mangosteen produce an irritation index of 0.04-0.99
GAMBARAN KARAKTERISTIK PASIEN OSTEOARTRITIS DI INSTALASI RAWAT JALAN RSUP DR. SARDJITO YOGYAKARTA Asrul Ismail
Jurnal Farmasi UIN Alauddin Makassar Vol 5 No 4 (2017): Jurnal Farmasi
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jurfar.v5i4.4516

Abstract

Osteoartritis merupakan suatu sindrom klinis akibat perubahan struktur rawan sendi dan jaringan sekitarnya yang ditandai dengan menipisnya kartilago secara progresif yang disertai dengan pembentukan tulang baru pada trabekula subkrondal dan terbentuknya tulang baru pada tepi sendi (osteofit). Penyakit ini bersifat progresif, sehingga jumlah penderita diperkirakan kemungkinan dapat bertambah seiring waktu. Pertambahan jumlah penderita tentunya dapat dipengaruhi oleh adanya faktor resiko, seperti usia, jenis kelamin, penyakit penyerta, dan jenis terapi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran karakteristik pasien osteoartritis di instalasi rawat jalan RSUP DR. Sardjito Yogyakarta periode Februari – Mei 2013. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif secara cross sectional dengan sampel berjumlah 70 orang pasien. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik usia ≥ 60 tahun sebesar 62.9%, usia < 60 tahun sebesar 37.1 %. Karakteristik jenis kelamin laki – laki 38.6%, dan perempuan 61,4 %. Karakteristik pasien yang bekerja 47.1% dan tidak tidak bekerja 52.9%. Karakteristik pasien tanpa penyakit penyerta 22.9%, satu penyakit penyerta 21.4% dan dua atau lebih penyakit penyerta 55.7%. Karakteristik jenis terapi yang menggunakan OAINS bersama Glukosamin oral sebanyak 75.7%, OAINS bersama Injeksi intraartikular hialuronan sebanyak 18.7% dan OAINS dengan injeksi intraartikular kortekosteroid sebanyak 8.6%. Sedangakan pada karakteristik intensitas nyeri yang diukur menggunakan VAS, nyeri ringan sebesar 22.9%, nyeri sedang 50.0% dan nyeri berat sebesar 27.1 %.
EVALUASI FARMAKOVIGILANS TERHADAP PENGOBATAN HIPERTENSI DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH SYEKH YUSUF GOWA Syamsuri Syakri; Muhammad Fitrah; Nurjayanti Nurjayanti
Jurnal Farmasi UIN Alauddin Makassar Vol 6 No 1 (2018): Jurnal Farmasi
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jurfar.v6i1.5044

Abstract

Telah dilakukan penelitian Evaluasi Farmakovigilans terhadap pengobatan Hipertensi di Rumah Sakit umum daerah Syekh Yusuf Gowa, tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui ada tidaknya kejadian ADR pada pengobatan hipertensi terhadap obat generik di RSUD Syekh Yusuf Gowa serta mengetahui etika pengobatan dalam Islam. Penelitian ini menggunakan rancangan observasional deskriptif. Metode pengambilan data dilakukan melalui analisa dari data rekam medis dan hasil kuesioner pasien yang telah menggunakan obat antihipertensi. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan algoritma Naranjo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa selama periode Juli-Oktober 2017 jumlah sampel sebanyak 32 subyek penelitian, ada 14 pasien pria dan 18 pasien wanita dibangsal dan tulip rawat inap RSUD syekh yusuf gowa. Diduga kejadian ADR yang terjadi pada subyek uji dikategorikan pasti, besar kemungkinan, mungkin, dan meragukan. Yang paling banyak mengalami ADR yaitu pada kategori cukup mungkin dan mungkin. Obat antihipertensi telah menimbulkan reaksi sakit kepala, Hipotensi dan angina. Etika pengobatan dalam Islam yang harus kita ketahui yaitu Tidak berobat dengan zat yang diharamkan, berobat kepada ahlinya (ilmiah), serta tidak menggunakan mantra (sihir)
ANALISIS KANDUNGAN MINERAL NATRIUM, KALIUM dan KALSIUM DALAM AIR ZAMZAM KEMASAN yang BEREDAR di KOTA MAKASSAR Faridha Yenny Nonci; Karlina Amir Tahir; Abdallah Hamad Elmagboul
Jurnal Farmasi UIN Alauddin Makassar Vol 6 No 1 (2018): Jurnal Farmasi
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jurfar.v6i1.5270

Abstract

Telah dilakukan penelitian analisis kandungan mineral natrium, kalium, dan kalsium dalam air zamzam kemasan yang beredar di kota Makassar. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui kandungan mineral natrium, kalium dan kalsium pada air minum kemasan dengan menggunakan pembanding dari  air zamzam yang dibawa dari kota Makkah Al-Mukarramah Arab Saudi. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan sampel uji air zamzam merek A B, dan C dengan pembanding Zamzam yang dibawa dari kota Makkah. Analisis kuantitatif mineral kalsium, natrium, dan kalium dilakukan menggunakan instrumen spektrofotometer serapan atom (SSA). Dari hasil pengukuran didapatkan kadar kalium (mg/L) sampel A, B, C dengan pembanding Zamzam Asli berturut-turut adalah 17,500, 20,750, -7,250, 13,250, kadar kalsium (mg/L) berturut-turut adalah 25,500, 23,000, 45,000, 43,500, dan kadar natrium (mg/L) 73,433, 89,633, 25,130, 69,400. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kandungan mineral natrium, kalium dan kalsium dalam air zamzam kemasan merek A, B, C berbeda dengan pembanding air Zamzam yang dibawa dari kota Makkah Al-Mukarramah Arab Saudi.
Formulasi dan Efektivitas Krim Ekstrak Etanol Daun Sintrong (Crassocephalum crepidioides (Benth)S. Moore) sebagai Antiacne terhadap Staphylococcus epidermidis R, Ajeng Kurniati; Dewi Isnaeni
Jurnal Farmasi UIN Alauddin Makassar Vol 11 No 2 (2023): Jurnal Farmasi Edisi November
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jfuinam.v11i2.6050

Abstract

Pendahuluan: Daun sintrong (Crassocephalum crepidioides (Benth) S. Moore) adalah tumbuhan yang mengandung beragam fitokimia yang potensial dikembangkan sebagai sediaan krim yang berasal dari bahan alam. Tujuan: untuk mengetahui efek antiacne sediaan krim ekstrak etanol daun sintrong terhadap staphylococcus epidermis. Metode: Tahap pertama dilakukan ekstraksi menggunakan pelarut 96%. Ekstrak yang diperoleh kemudian dibuat kontrol negatif , dilanjutkan dengan pembuatan krim. Pengujian efek sediaan krim anti jerawat dilakukan dengan metode difusi untuk menentukan diameter hambatan terhadap Staphylococcus epidermidis dengan menggunakan medium Muller Hilton Agar (MHA). Hasil: Penelitian ini menggunakan lima formula sediaan krim anti jerawat dengan konsentrasi 1%, 2%, 3%, kontrol positif dan kontrol negatif. Setelah diinkubasi selama 24 jam didapatkan zona hambatan untuk formula dengan konsentrasi 1% sebesar 9,9 mm, pada konsentrasi 2% sebesar 12,43 mm, pada konsentrasi 3% sebesar 13,86 mm, pada kontrol positif sebesar 26,56 mm dan untuk kontrol negatif 0 mm. Kesimpulan: Berdasarkan analisis statistik dengan menggunakan ANOVA menunjukan bahwa semakin tinggi konsentrasi yang digunakan semakin besar daya hambatan yang terjadi. Kata Kunci: Daun Sintrong, Krim Antiacne, Staphylococcus epidermidis
UJI AKTIVITAS ANTIMIKROBA ACTINOMYCETES DARI TANAH PERAKARAN KUNYIT PUTIH (CURCUMA ZEDOARIA) Andi Dian Astriani
Jurnal Farmasi UIN Alauddin Makassar Vol 6 No 1 (2018): Jurnal Farmasi
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jurfar.v6i1.6742

Abstract

Secara historis, Actinomycetes menghasilkan jumlah terbesar calon obat antibiotik baru. Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi Actinomycetes dari tanah perakaran kunyit putih yang berpotensi sebagai antimikroba. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode experimental laboratory. Teknik pengumpulan data yaitu dengan uji daya hambat Actinomycetes yang telah diisolasi terhadap bakteri uji yaitu Eschericia coli dan Staphyloccocus aureus dan fungi Candida albicans untuk mengetahui adanya potensi antimikroba. Teknik analisis data yang digunakan yaitu dengan mengukur zona hambat yang terbentuk. Berdasarkan hasil uji daya hambat, dari 4 isolat, hanya 1 isolat yang mampu menghambat pertumbuhan bakteri Eschericia coli dan Candida albicans. Pemeriksaan ornamen rantai spora menunjukkan bahwa isolat tersebut adalah Actinomycetes.