cover
Contact Name
Asrul Ismail
Contact Email
asrul.ismail@uin-alauddin.ac.id
Phone
+6285255912413
Journal Mail Official
jurnal.farmasi@uin-alauddin.ac.id
Editorial Address
Jl. H. M. Yasin Limpo No. 36 Romangpolong, Kabupaten Gowa Jurusan Farmasi Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
Location
Kab. gowa,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal farmasi UIN Alauddin Makassar
ISSN : 23559217     EISSN : 27215210     DOI : 10.24252/jfuinam
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Farmasi diterbitkan oleh Jurusan Farmasi UIN Alauddin Makassar. Jurnal ini terbit 2 kali dalam setahun dengan tema seputar ilmu kefarmasian, yang mencakup Sains Farmasi, Farmasi Klinik dan Komunitas, serta Manajemen Farmasi.
Articles 220 Documents
KARAKTERISASI FITOSOM EKSTRAK PEGAGAN (Centela asiatica) Alifia Putri Febriyanti; Pipit Sulistiyani
Jurnal Farmasi UIN Alauddin Makassar Vol 6 No 1 (2018): Jurnal Farmasi
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jurfar.v6i1.6743

Abstract

Pegagan (Centella asiatica) dapat digunakan untuk obat luka. Pemanfaatan pegagan secara modern dalam bentuk topikal membutuhkan sistem penghantaran yang baik untuk meningkatkan bioavailabilitas dan bioekivalensinya sehingga dikembangkan teknologi pengahantarannya melalui  Drug  Delivery  System  (DDS)  dengan  sistem  partikulat  seperti  fitosom. Penelitian ini bertujuan untuk       mengetahui karakteristik fitosom ekstrak pegagan (Centella asiatica). Penambahan kolesterol dapat meningkatkan ukuran partikel fitosom ekstrak pegagan secara signifikan, meningkatkan entrapment efficiency fitosom ekstrak pegagan, meningkatkan pH fitosom ekstrak pegagan namun menurunkan kadar asiatikosida didalam fitosom. Fitosom ekstrak pegagan yang dihasilkan dengan penambahan kolesetrol berbentuk sferik dengan ukuran partikel antara 1,13- 1,59 µm, entrapment efficiency sebesar ± 85%, pH sebesar ± 5,6  dan kadar asiatikosida sebesar 0,215%.
GAMBARAN HEALTH RELATED QUALITY OF LIFE (HRQoL) PENDERITA OSTEOARTRITIS BERDASARKAN PENYAKIT PENYERTA Asrul Ismail
Jurnal Farmasi UIN Alauddin Makassar Vol 6 No 2 (2018): Jurnal Farmasi
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jurfar.v6i2.6755

Abstract

Osteoratritis telah menjadi penyakit yang mempengaruhi sendi dan ruang gerak. Perubahan struktur rawan sendi dan jaringan di sekitarnya akibat menipisnya kartilago secara progresif secara langsung berdampak pada kualitas hidup penderitanya. Kualitas hidup didefenisikan sebagai konsep yang mencakup karakteristik fisik dan psikologis secara luas yang menggambarkan kemampuan individu berperan dalam lingkungannya dan memperoleh kepuasan dari yang dilakukannya. Ada banyak faktor yang dapat mempengaruhi kualitas hidup penderita osteoarthritis, diantaranya adalah jumlah penyakit penyerta lain yang diderita bersama osteoarthritis. Jumlah penyakit penyerta dapat beragam, baik yang bersifat kronis maupun yang akut. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran kualitas hidup penderita  penderita osteoartritis berdasarkan penyakit penyerta di instalasi rawat jalan RSUP DR. Sardjito Yogyakarta periode Februari – Mei 2013. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif secara cross sectional dengan sampel berjumlah 70 orang penderita. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai signifikansi kualitas hidup pada kelompok penyakit penyerta adalah 0,843 ( p > 0,05). Hal ini menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan rerata skor kualitas hidup yang bermakna antara kelompok penyakit penyerta.
PROFIL PENGELOLAAN PENYIMPANAN OBAT DI PUSKESMAS TOMPOBULU KABUPATEN MAROS Hurria Hurria; Musdalifah Sakri
Jurnal Farmasi UIN Alauddin Makassar Vol 7 No 1 (2019): Jurnal Farmasi Volume 7 Nomor 1
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jurfar.v7i1.9230

Abstract

Puskesmas adalah fasilitas pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan  upaya kesehatan masyarakat dan perseorangan tingkat pertama, dengan lebih mengutamakan upaya promotif dan preventif. Pengelolaan penyimpanan obat yang baik dapat mengurangi terjadinya obat rusak, hilang dan kadaluarsa. Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian yang bersifat observasi dengan menggunakan metode deskriptif. Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pedoman observasi (check list). Yang dilakukan mulai bulan April sampai Mei 2018  bertempat di puskesmas Tompobulu Kab. Maros. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di Puskesmas Tompobulu penerimaan, pengaturan, pengeluaran dan stock opname, pencatatan dan pelaporan obat rata-rata di atas 50% sehingga dapat disimpulkan telah sesuai dengan standar pengelolaan obat yang telah diatur.
FORMULASI DAN EVALUASI SEDIAAN PLESTER PATCH DARI EKSTRAK ETANOL LIMBAH KULIT BUAH PISANG KEPOK (Musa acuminata) Syamsuri Syakri
Jurnal Farmasi UIN Alauddin Makassar Vol 7 No 1 (2019): Jurnal Farmasi Volume 7 Nomor 1
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jurfar.v7i1.9231

Abstract

Telah dilakukan penelitian mengenai Formulasi dan Evaluasi Sediaan Plester Dari Ekstrak Etanol Limbah Kulit Buah Pisang Kepok (Musa acuminata). Tujuan penelitain ini untuk melakukan formulasi sediaan plester dalam hal ini plester patch dari limbah kulit pisang kepok, selain itu pula untuk menentukan formula mana yang paling baik dari segi evaluasi sediaannya. Peneltian ini menggunakan metode kuantitatif dengan cara metode eksperimental laboratorium, cara kerjanya berupa pengambilan sampel, ektraksi kulit buah pisang kepok, membuat plester patch dari 3 macam formula kemudian membandingkan dengan kontrol positif dan negatif, evaluasi plester patch. Dari hasil penelitian didapatkan Formula III yang memiliki efektifitas paling baik dari segi evaluasi sediaan, berupa pengujian diameter pelster patch pada formula III sebesar 43,66 mm, pengujian lipatan kelunturan pada Formula III sebesar  365 lipatan, pengujian kelembaban pada Formula III sebesar 33,73%, dan pengujian kelembaban Formula III sebesar 49,2%.
PENGARUH PEMBERIAN ALOPURINOL TABLET DAN PROBENESID TABLET TERHADAP KADAR ASAM URAT DARAH KELINCI YANG DIINDUKSI KALIUM OKSONAT Fardin Fardin; Desi Desi; Rosdiana Onsi
Jurnal Farmasi UIN Alauddin Makassar Vol 7 No 1 (2019): Jurnal Farmasi Volume 7 Nomor 1
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jfuinam.v7i1.9235

Abstract

Setiap manusia memiliki asam urat, karena asam urat merupakan substansi yang normal berada di dalam tubuh. Apabila kadarnya melebihi nilai batas normal dinamakan hiperurisemia. Hiperurisemia yang dibiarkan terus-menerus tanpa pengobatan akan menjadi gout. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui pengaruh pemberian obat Allopurinol tablet dan Probenesid tablet terhadap penurunan kadar asam urat hewan uji kelinci yang di induksi dengan kalium oksonat secara intra peritoneal dan jus hati ayam secara peroral dengan menggunakan metode Fotometer. Penelitian dilakukan dengan menggunakan 12 ekor kelinci jantan yang terbagi dalam 4 kelompok: (1) kontrol negatif yang hanya diberi Na.CMC 1% b/v; (2) Alopurinol kontrol positif (100 mg/1,5 kg bb); (3) Probenesid (500 mg/1,5 kg bb); (4) kombinasi Probenesid 500 mg/1,5 kg bb dan Alopurinol 100 mg/1,5 kg bb. Semua larutan uji diberikan secara per oral. Kadar asam urat darah diukur setiap interval waktu 30 menit selama 2 jam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian kombinasi lebih berpengaruh bila dibandingkan pemberian tunggal dalam menurunkan kadar asam urat pada kelinci jantan. Berdasarkan hasil statistik uji anova desain blok sangat signifikan yaitu Fh 53,61 > 3,86 (α=0,05) dan Fh 53,61> 6,99 (α=0,01).
UJI ANTIMALARIA EKSTRAK SPONS Xestospongia sp. TERHADAP Plasmodium sp. SECARA IN VITRO Sri Wahyuningsih; Nurhikma Awaluddin
Jurnal Farmasi UIN Alauddin Makassar Vol 8 No 1 (2020): Jurnal Farmasi Edisi Mei
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jurfar.v8i1.10995

Abstract

Penelitian uji antimalaria ekstrak spons Xestospongia sp. telah dilakukan terhadap Plasmodium sp. secara in vitro. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui penghambatan ekstrak spons Xestospongia sp. terhadap Plasmodium falciparum berdasarkan nilai IC50. Uji antimalaria ekstrak spons Xestospongia sp. menggunakan lempeng sumur mikro, dimana kontrol berisi medium dan ± 50 µl suspensi parasit dan yang lain ditambahkan ekstrak dengan masing-masing konsentrasi 0,1, 1, 10, 100, 1000 µg/ml. Pengamatan pengujian setelah 48 jam dan 72 jam dengan melihat jumlah eritrosit yang terinfeksi pada mikroskop. Hasil penelitian menunjukkan hubungan antara konsentrasi dengan penghambatan yaitu konsentrasi 0,1 µg/ml, 15.67%; konsentrasi 1 µg/ml, 24.83%; konsentrasi 10 µg/ml, 45,50%; konsentrasi 100 µg/ml, 54.17; dan konsentrasi 1000 µg/ml, 68.00%. Aktivitas antimalaria berdasarkan nilai IC50. Pada penelitian ini diketahui bahwa nilai IC50 sebesar 46.51 µg/ml yang berarti ekstrak spons Xestospongia sp. berpotensi aktif sebagai antimalaria.
HALAMAN UJI SIFAT FISIK DAN UJI AKTIVITAS REPELAN TERHADAP NYAMUK Aedes aegypti BETINA SEDIAAN EMULGEL MINYAK ATSIRI BIJI PALA (Myristica fragrans Houtt.) Azis Ikhsanudin; Dewi Noor Azizah
Jurnal Farmasi UIN Alauddin Makassar Vol 7 No 2 (2019): Jurnal Farmasi Volume 7 Nomor 2
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jurfar.v7i2.11572

Abstract

Minyak atsiri biji pala (Myristica fragrans Houtt.) mengandung zat yang berpotensi sebagai alternatif repelan alami untuk mencegah gigitan nyamuk Aedes aegypti betina penyebab demam berdarah. Formulasinya dalam bentuk sediaan emulgel diharapkan akan meningkatkan pemanfaatannya di masyarakat. Oleh karena itu, dilakukan penelitian mengenai uji sifat fisik dan uji aktivitas repelan minyak atsiri biji pala dalam bentuk sediaan emulgel. Minyak atsiri biji pala hasil destilasi uap air dibuat dalam bentuk sediaan emulgel dengan variasi konsentrasi: FI (6%), FII (8%), FIII (10%), FIV (12%), FV (14%), FVI (16%) dan FVII (18%). Kontrol negatif terdiri dari basis dan kontrol positif yaitu sediaan di pasaran yang mengandung DEET 15%. Sediaan emulgel diuji stabilitas, daya lekat, daya sebar, uji pH, daya iritasi kulit dan uji aktivitas repelan menggunakan nyamuk Aedes aegypti betina. Data pengujian diolah menggunakan SPSS dengan taraf kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan konsentrasi minyak atsiri biji pala akan meningkatkan daya lekat (detik): FI (4438 ± 221,26), FII (3005,13 ± 121,11), FIII (312,12 ± 38,58), FIV (173,81 ± 20,78), FV (83,88 ± 8,93), FVI (54,42 ± 1,92), FVII (47,30 ± 4,02), daya iritasi kulit: tidak mengiritasi (FI, FII, FIII, FIV), iritan sangat ringan (FV) dan iritan ringan (FVI, FVII), serta akan meningkatkan efek repelan (detik): FI (51,15 ± 1,58), FII (378,55 ± 8,40), FIII (395,56 ± 5,33), FIV (406,95 ± 7,86), FV (409,16 ± 8,46), FVI (744,41 ± 4,47), FVII (758,70 ± 6,00). Peningkatan konsentrasi tidak mempengaruhi nilai pH yaitu 5 dan luas penyebaran: FI (2,92 ± 0,02 cm²), FII ( 2,49 ± 0,03 cm²), FIII (2,38 ± 0,02 cm²), FIV (2,63 ± 0,04 cm²), FV (2,46 ± 0,04 cm²), FVI (2,60 ± 0,03 cm²), FVII (2,52 ± 0,02 cm²). Formula VII (18%) merupakan formula optimum dengan daya lekat 47,30 ± 4,02 detik, luas penyebaran 2,52 ± 0,02 cm², pH 5, iritan ringan dan efek repelan 12 menit 38,7 detik.
UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK METANOL KLIKA ANAK DARA (Croton oblongus Burm) MENGGUNAKAN METODE DPPH Nurhikma Awaluddin; Sri Wahyuningsih
Jurnal Farmasi UIN Alauddin Makassar Vol 7 No 2 (2019): Jurnal Farmasi Volume 7 Nomor 2
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jurfar.v7i2.11578

Abstract

Telah dilakukan penelitian mengenai penentuan aktivitas antioksidan ekstrak metanol klika anak dara (Croton oblongus Burm f.). Penentuan di lakukan dengan menggunakan 3 metode yaitu metode DPPH, FRAP, dan CUPRAC. Penelitian bertujuan untuk membandingkan antara setiap metode terhadap kemampuan aktivitas antioksidan klika anak dara (Croton oblongus Burm f.). Ekstrak metanol klika anak dara (Croton oblongus Burm f.) hasil maserasi dibuat dalam 5 konsentrasi yaitu 50µg/ml, 100µg/ml, 150µg/ml, 200µg/ml, dan 250µg/ml yang kemudian ditambahkan pereaksi setiap metode dan diukur absorbansinya dengan spektrofotometer UV-VIS pada panjang gelombang maksimum masing-masing yaitu 515,5 nm untuk metode DPPH, 582 nm untuk metode FRAP, dan 452 untuk metode CUPRAC. Sebagai pembanding digunakan Trolox® yang merupakan senyawa antioksidan murni. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk metode DPPH konsentrasi sampel berbanding lurus dengan persen perendaman dimana semakin besar konsentrasi semakin tinggi pula peredaman radikal bebas DPPH, sebaliknya untuk metode FRAP dan CUPRAC semakin besar konsentrasi semakin rendah peredaman radikal bebas. Berdasarkan persamaan regresi linear menunjukkan bahwa ekstrak metanol klika anak dara (Croton oblongus Burm f.) memiliki aktivitas antioksidan dengan IC50 untuk metode DPPH yaitu 91,96 µg/ml sedangkan IC50 Trolox® untuk metode DPPH yaitu 29,8 µg/ml, untuk metode FRAP IC50 ektrak metanol klika anak dara (Croton oblongus Burm f.) sebesar 419,3 µg/ml sedangkan IC50 Trolox® yaitu 407,9 µg/ml, dan untuk metode CUPRAC ekstrak metanol klika anak dara (Croton oblongus Burm f.)  memiliki aktivitas antioksidan dengan IC50 130,9 µg/ml sedangkan IC50 Trolox® yaitu 97,8 µg/ml.
UJI BRINE SHRIMP LETHALITY TEST (BSLT) FRAKSI EKSTRAK ETANOL 70% AKAR PARANG ROMANG (Boehmeria virgata (Forst) Guill.) M. Rusdi; Mukhriani Mukhriani; Baso Arwan
Jurnal Farmasi UIN Alauddin Makassar Vol 7 No 2 (2019): Jurnal Farmasi Volume 7 Nomor 2
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jurfar.v7i2.12851

Abstract

Boehmeria virgata (Forst) Guill berasal dari keluarga Urticaceae, spesies ini mengandung metabolit sekunder dalam bentuk alkaloid, terpenoid, fenolik dan flavonoid. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui toksisitas fraksi fraksi ekstrak etanol Akar Parang Romang (Boehmeria virgata (Forst) Guill.) dengan metode Brine Shrimp Lethality Test terhadap Artemia salina Leach. dan mengidentifikasi golongan senyawa dari fraksi aktif. Sampel akar diekstraksi dengan metode maserasi menggunakan pelarut Metanol. Ekstrak kemudian dipekatkan dengan Rotary evaporator. Ekstrak yang diperoleh selanjutnya dipartisi terlebih dahulu dengan menggunakan pelarut n-Heksan sehingga diperoleh ekstrak larut n-Heksan dan ekstrak tidak larut n-Heksan, selanjutnya ekstrak yang tidak larut n-Heksan dipartisi kembali menggunakan pelarut Etil Asetat sehingga diperoleh ekstrak larut Etil Asetat dan tidak larut Etil Asetat, kemudian ekstrak tidak larut Etil Asetat dipartisi dengan pelarut Etanol 70% sehingga diperoleh ekstrak larut Etanol 70%. Ekstrak Etanol 70% kemudian difraksinasi dengan kromatografi kolom cair vakum sehingga diperoleh 4 fraksi gabungan yaitu fraksi A, B, C, D. Masing-masing fraksi diuji toksisitasnya dan diperoleh hasil fraksi B yang memiliki tingkat toksik yang lebih besar di bandingkan fraksi lainnya dengan nilai LC50 sebesar 16,21 μg/ml, selanjutnya fraksi B difraksinasi kembali menggunakan kolom kromatografi cair vakum dan diperoleh 3 fraksi gabungan yakni fraksi B1, B2 dan B3, setelah masing-masing fraksi diuji toksisitasnya maka diperoleh hasil fraksi B1 yang memiliki toksisitas yang lebih besar dengan nilai LC50 sebesar 2,19 μg/ml.  Hasil identifikasi fraksi B1 menunjukkan adanya golongan senyawa Alkaloid dan terpen.
PENGUJIAN AKTIVITAS INHIBITOR ENZIM TIROSINASE EKSTRAK N-HEKSAN DARI UMBI WORTEL (Daucus carrota L.) Syamsuri Syakri; Khaerani Khaerani; Hasrawati Hasrawati
Jurnal Farmasi UIN Alauddin Makassar Vol 8 No 2 (2020): Jurnal Farmasi Edisi November
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jurfar.v8i2.14495

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang Pengujian aktivitas tirosinase ekstrak n-heksan DARI umbi wortel (Daucus carrora L.) mengandung senyawa flavonoid dan betakaroten golongan senyawa terpen yang merupakan senyawa yang dapat berpotensi untuk menghambat adanya tirosinae. Adanya inhibitor akan mengurangi dan menghentikan aktivitas tirosinase dalam memproduksi melanin yang nantinya akan mempengaruhi warna kulit. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui seberapa besar aktivitas n-heksan umbi wortel (Daucus carrora L.) dalam menghibisi reaksi tirosin-tirosinase melalui nilai IC50 dengan konsentrasi 10 ppm, 15 ppm, 20 ppm, 25 ppm, 30 ppm, 35 ppm, 40 ppm, 45 ppm, dan 50 ppm. Pada penelitian ini, pengujian aktivitas enzim tirosinase memberikan hasil akhir berupa DOPAchrome yang dapat menyerap energi sinar tampak yang dilakukan dengan menggunakan ELISA reader pada panjang gelombang 490 nm, dengan menggunakan asam kojat sebagai control positif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ekstrak n-heksan umbi wortel (Daucus carrora L.)memiliki aktivitas sebagai inhibitor tirosinasedengan rata-rata persen inhibitor berturut-turut yaitu 39,7 %, 40,2 %, 42,3 %, 42,3 %, 46,8 %, 47 %, 47,8 %, 48,5 %, dan 48,9 %. Ekstrak n-heksan umbi wortel memiliki nilai IC50 yaitu 50 µg/mL. Sedangkan asam kojat memiliki nilai IC50 sebesar 20 μg / mL. Hal ini menunjukkan bahwa ekstrak n-heksan umbi wortel memiliki aktivitas yang paling kuat sebagai inhibitor tirosinase.