cover
Contact Name
Asrul Ismail
Contact Email
asrul.ismail@uin-alauddin.ac.id
Phone
+6285255912413
Journal Mail Official
jurnal.farmasi@uin-alauddin.ac.id
Editorial Address
Jl. H. M. Yasin Limpo No. 36 Romangpolong, Kabupaten Gowa Jurusan Farmasi Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
Location
Kab. gowa,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal farmasi UIN Alauddin Makassar
ISSN : 23559217     EISSN : 27215210     DOI : 10.24252/jfuinam
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Farmasi diterbitkan oleh Jurusan Farmasi UIN Alauddin Makassar. Jurnal ini terbit 2 kali dalam setahun dengan tema seputar ilmu kefarmasian, yang mencakup Sains Farmasi, Farmasi Klinik dan Komunitas, serta Manajemen Farmasi.
Articles 220 Documents
POTENSI PEMANFAATAN EKSTRAK SABUT KELAPA (Cocos nucifera Linn.) SEBAGAI ANTISEPTIK DALAM BENTUK SEDIAAN GEL Isriany Ismail; Haeria Haeria; Fitriani Fajri Ahmad
Jurnal Farmasi UIN Alauddin Makassar Vol 4 No 4 (2016): Jurnal Farmasi
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jfuinam.v4i4.2251

Abstract

Limbah sabut kelapa yang selama ini lebih dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan tali, memiliki nilai jual yang mulai menurun. Sebagai bagian dari produk alami, komponen dalam sabut kelapa juga mengandung banyak senyawa metabolit sekunder yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku produk-produk kesehatan alami. Sebagai upaya untuk memperkaya sumber bahan baku produk antiseptik alami, telah dilakukan penelitian tentang potensi pemanfaatan ekstrak sabut kelapa (Cocos nucifera) sebagai antiseptik dalam bentuk sediaan gel. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan konsentrasi optimum ekstrak sabut kelapa (Cocos nucifera) dalam berbagai formulasi gel yang efektif menghambat bakteri Escherichia coli, Pseudomonas aeruginosa, Salmonella thypi, Shigella dysenteriae, Staphylococcus aureus, Vibrio sp. Ekstrak sabut kelapa diperoleh dengan teknik maserasi menggunakan pelarut etanol 70%. Konsentrasi optimum ekstrak sabut kelapa yang dapat menghambat bakteri Escherichia coli, Pseudomonas aeruginosa, Salmonella thypi, Shigella dysenteriae, Staphylococcus aureus, dan Vibrio sp dilakukan dengan metode difusi agar. Formulasi gel antiseptik dengan menggunakan basis karbopol 940 dengan konsentrasi 0.5 sd 2%. Uji karakteristik sediaan ditentukan berdasarkan parameter organoleptik, pH,  dan viskositas. Uji efektifitas antiseptik sediaan gel menggunakan metode replika. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sediaan gel dengan gelling agent Karbopol 940 1,5% dan mengandung ekstrak sabut kelapa 1,6% efektif menghambat bakteri Escherichia coli, Pseudomonas aeruginosa, Salmonella thypi, Shigella dysenteriae, Staphylococcus aureus, dan Vibrio sp.
ISOLASI SENYAWA AKTIF DARI KAYU SECANG (Caesalpinia sappan L.) DAN PENGUJIANNYA TERHADAP PROLIFERASI SEL OSTEOBLAS Mukhriani Mukhriani; Subehan Subehan; Yusnita Rifai
Jurnal Farmasi UIN Alauddin Makassar Vol 1 No 1 (2013): Jurnal Farmasi
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jurfar.v1i1.2091

Abstract

ABSTRAK            Pengobatan tradisional mayoritas menggunakan obat herbal untuk mendukung kesehatan , salah satu tumbuhan yang digunakan sebagai obat tradisional adalah kayu secang. Penelitian ini  bertujuan untuk mengisolasi senyawa aktif dari kayu secang (Caesalpinia sappan L) dan menentukan karakter senyawa aktif  kayu secang  berdasarkan data IR. Penelitian ini berdasarkan bioassay guided isolation  pada setiap tahap pengerjaan. Karakterisasi senyawa akitif berdasarkan  Kromatografi lapis tipis dengan berbagai penampak bercak dan data IR. Data karakteristik isolat aktif  menggunakan analisis kualitatif deskriptif . Hasil penelitian menunjukkan bahwa fraksi dan isolat kayu secang memiliki aktivitas terhadap proliferasi sel osteoblas. Ekstrak kayu secang difraksinasi  dengan metode sepacore flash cromatography . Pada proses fraksinasi ini, eluen yang digunakan adalah n-heksan dan etil asetat. Hasil fraksinasi ekstrak etanol 70% berupa 6 fraksi gabungan yaitu fraksi 1-6.  Berdasarkan profil kromatogram fraksi 4 merupakan fraksi yang menghasilkan nilai proliferasi osteoblas tertinggi  dengan nilai viabilitas mencapai 200,00%. Disimpulkan bahwafraksi 4 dan isolat  memiliki senyawa yang dapat meningkatkan proliferasi sel osteoblas, Isolat tersebut menunjukkan adanya gugus OH, CH alifatik, C-C siklik  dan C=C aromatik berdasarkan data IR.
UJI PENURUNAN KOLESTEROL PADA MENCIT (Mus musculus) SECARA IN-VIVO MENGGUNAKAN EKSTRAK ETANOL AKAR PARANG ROMANG (Boehmeria virgata (Forst.) Guill) M Rusdi; Mukhriani Mukhriani; Andi Tenri Paramitha
Jurnal Farmasi UIN Alauddin Makassar Vol 6 No 1 (2018): Jurnal Farmasi
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jurfar.v6i1.5271

Abstract

Telah dilakukan penelitian uji penurunan kadar kolesterol pada mencit (Mus musculus) jantan  menggunakan ekstrak etanol akar parang romang (Boehmeria virgata (Forst.) Guill). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak etanol akar parang romang terhadap penurunan kadar kolesterol total mencit. Penelitian ini menggunakan 15 ekor mencit yang dibagi menjadi 5 kelompok perlakuan. Induksi hiperkolestrolemik dilakukan dengan memberi kuning telur yang dicampur dengan pakan mencit. Setelah kadar kolesterol mencit diukur, pada kelompok I, II, III diberi ekstrak akar parang romang dengan dosis berturut-turut 175 mg/kg BB, 350 mg/kg BB dan 700 mg/kg BB, kelompok IV diberi Na-CMC 1% sebagai kontrol negatif dan kelompok V diberi Simvastatin sebagai kontrol positif.  Pemberian dilakukan peroral dengan volume pemberian 1 ml/30 g BB. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ekstrak etanol akar Boehmeria virgata (Forst.) Guill dapat menurunkan kadar kolesterol dan dosis 700 mg/kg BB menunjukkan pengaruh tertinggi dalam penurunan kolesterol pada mencit.
HUBUNGAN GAYA HIDUP DENGAN PREVALENSI HIPERTENSI DI PUSKESMAS KASSI-KASSI KABUPATEN BANTAENG TAHUN 2014 Muh Anwar Hafid
Jurnal Farmasi UIN Alauddin Makassar Vol 3 No 1 (2015): Jurnal Farmasi
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jurfar.v3i1.2178

Abstract

Hipertensi didefinisikan sebagai peningkatan tekanan darah sistolik sedikitnya 140 mmHg atau tekanan diastolic sedikitnya 90 mmHg. Penyakit hipertensi sangat dipengaruhi oleh gaya hidup yang tidak sehat. Ada beberapa hal yang menyebabkan terjadinya penyakit hipertensi, diantaranya mengkonsumsi makanan yang tidak sehat, tidak melakukan aktivitas fisik dan berolahraga secara teratur, tidak dapat mengendalikan stress dan adanya kebiasaan merokok. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan gaya hidup dengan prevalensi hipertensi. Desain penelitian yang digunakan adalah cross sectional. Cara penarikan sampel dengan menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 30 responden. Adapun instrument penelitian yang digunakan yaitu kuesioner dan data dianalisis menggunakan uji chi-square dengan tingkat signifikan (α=0,05).Hasil penelitian menunjukkan pola makan didapat nilai signifikan (p)=0.014, dengan demikian Ha diterima. Merokok didapat nilai signifikan (p)=1.000, dengan demikian Ho diterima. Aktivitas fisik didapat nilai signifikan (p)=0.029, dengan demikian Ha diterima. Berdasarkan hasil penelitian, maka perlu diadakan penyuluhan tentang hipertensi dan hubungan gaya hidup dengan hipertensi agar masyarakat dapat tahu cara penanggulangan hipertensi dan mengetahui bahwa gaya hidup yang tidak sehat dapat menyebabkan terjadinya hipertensi
Formulasi sediaan pulvis adsversorius antifungi ekstrak daun ketepeng cina (Cassia alata L) Endah Dwijayanti
Jurnal Farmasi UIN Alauddin Makassar Vol 8 No 1 (2020): Jurnal Farmasi Edisi Mei
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jurfar.v8i1.5307

Abstract

FORMULASI DAN UJI STABILITAS FISIK GEL EKSTRAK DAUN BINAHONG (Andredera cordifolia) Surya Ningsi; Dwi Wahyuni Leboe; Sri Armaya
Jurnal Farmasi UIN Alauddin Makassar Vol 4 No 1 (2016): Jurnal Farmasi
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jurfar.v4i1.2242

Abstract

A research on the Formulation and Physical Stability Test Preparations Gel Binahong Leaf Extract (Andredera cordifolia). This study aims to determine the effect of the type and concentration of the base of the physical stability of the gel extracted using leaf samples binahong (Andredera cordifolia) by using 96% ethanol by maceration method. Gel formulation using 2 carbopol gel base is a base 940 and NaCMC. Each base is made in 3 concentration. Base is 0.5% carbopol 940, 1.25%, and 2%. NaCMC 3%, 4.5%, and 6% in addition to the base gel was also used as a negative control. Test is determined by observation of the organoleptic characteristics include color, smell, shape, pH probe, homogeneity inspection, test dispersive power, consistency test, test syneresis and viscosity determination. The results showed 940 carbopol gel with 1.25% concentration is shown in formula B is gelling who has the best physical stability for binahong leaf extract gel (Andredera cordifolia).
UJI EFEKTIVITAS IMUNOMODULATOR EKSTRAK ETANOL KULIT BUAH DELIMA (Punica Granatum L.) DENGAN PARAMETER AKTIVITAS DAN KAPASITAS FAGOSITOSIS SEL MAKROFAG PADA MENCIT (Mus Musculus) JANTAN Haeria Haeria; Nur Syamsi Dhuha
Jurnal Farmasi UIN Alauddin Makassar Vol 5 No 2 (2017): Jurnal Farmasi
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jurfar.v5i2.3289

Abstract

Salah satu herbal yang digunakan sebagai imunomodulator adalah kulit buah delima (Punica granatum L.). Zat aktif utama pada tanaman ini yang dimungkinkan berkhasiat sebagai imunomodulator adalah flavanoid golongan flavonols. Penelitian ini menggunakan mencit jantan 15 dan diberi ekstrak etanol kulit buah delima dengan dosis 50 mg/kgBB, dosis 100 mg/kgBB, dosis 200 mg/kgBB serta digunakan kontrol positif dan kontrol negatif sebagai pembanding, diberikan secara oral selama 7 hari. Pada hari ke-8 diinfeksikan bakteri staphylococcus aureus secara intraperitoneal. Analisis dilakukan menggunakan ANOVA satu arah. Berdasarkan hasil pengamatan menunjukkan bahwa ekstrak etanol kulit buah delima dengan dosis 200 mg/kgBB memiliki efek terbaik sebagai imunomodulator dengan persen aktivitas 89,8 %.
PENGARUH VARIASI KONSENTRASI BASIS HPMC 4000 TERHADAP STABILITAS FISIK GEL MIKROEMULSI NATRIUM DIKLOFENAK Karlina Amir Tahir; Surya Ningsi; Rizky Fauziah
Jurnal Farmasi UIN Alauddin Makassar Vol 5 No 4 (2017): Jurnal Farmasi
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jurfar.v5i4.4469

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang Pengaruh Variasi Konsentrasi Basis HPMC 4000 terhadap Stabilitas Fisik Gel Mikroemulsi Natrium Diklofenak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi konsentrasi basis HPMC 4000 terhadap stabilitas fisik sediaan gel dalam sistem mikroemulsi tipe o/w. Mikroemulsi dibuat dengan surfaktan (Tween 80) : Kosurfaktan (Etanol 95%) = 4 : 1. Formulasi gel menggunakan perbandingan konsentrasi basis HPMC 4000 yaitu F1 (2%), F2 (3%), F3 (4%), dan F4 (5%). Uji stabilitas fisik ditentukan berdasarkan pengamatan organoleptik meliputi warna, bau dan bentuk, pemeriksaan pH, pemeriksaan homogenitas, uji daya sebar, dan penentuan viskositas. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa semua formula memiliki stabilitas yang baik. Hal ini ditunjukkan dengan nilai (p>0,05) yang berarti bahwa tidak terjadi perubahan yang signifikan terhadap sediaan sebelum dan setelah kondisi penyimpanan dipercepat.
Formulasi dan Karakterisasi Nanokapsul Asiklovir Tersalut Kitosan-Alginat yang Dipaut Silang dengan Natrium Tripolifosfat Isriany Ismail; Hasriani Hasriani; Surya Ningsi
Jurnal Farmasi UIN Alauddin Makassar Vol 2 No 4 (2014): Jurnal Farmasi
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jurfar.v2i4.2159

Abstract

Formulation and characterization of chitosan-alginate crosslinked with sodium tripolyphosphate as coating agents acyclovir nanocapsule purposed to determine how the comparison the coating of chitosan and sodium alginate crosslinked with sodium tripolyphosphate produce the best nanocapsule characteristics based on morphological observations and encapsulation efficiency. Nanocapsule formulation by the ionic gelation method by using chitosan concentrates variation on formula A, B, and C in succession 1.5%, 1.75%, and 2%, sodium alginate 0.5%, 0.625%, and 0.75% with stable concentration of sodium tripolyphosphate is 5%. Nanocapsule was measured using UV-Vis spectrophotometer at a wavelength of 297 nm with encapsulation efficiency obtained from the formula A, B and C, respectively for 58.5%; 87.25% and 55.25%. Observation of the shape and size of nanocapsule performed using SEM. Formula B with concentration of chitosan 1.75%, sodium alginate 0.625% and sodium tripolyphosphate 5% has the best characteristics with the encapsulation efficiency 87.25%, that the smallest particle size was 200 nm and the largest particle size was 4500 nm.
OPTIMASI ASAM TARTRAT DAN NATRIUM BIKARBONAT GRANUL EFFERVESCENT KOMBINASI EKSTRAK DAUN Guazuma ulmifolia Lam. DAN KELOPAK Hibiscus sabdariffa L. Dwi Nurahmanto; Dita Isnaini Prabawati; Bawon Triatmoko; Nuri Nuri
Jurnal Farmasi UIN Alauddin Makassar Vol 7 No 2 (2019): Jurnal Farmasi Volume 7 Nomor 2
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jurfar.v7i2.11573

Abstract

Guazuma ulmifolia Lam. dan Hibiscus sabdariffa L. secara empiris digunakan sebagai jamu untuk menurunkan kadar kolesterol dalam darah. Jamu yang mengandung ekstrak tersebut memiliki rasa yang pahit dan aroma yang tidak menyenangkan. Penelitian ini dibuat sediaan granul effervescent dari kombinasi ekstrak daun Guazuma ulmifolia Lam. dan ekstak Kelopak Bunga Hibiscus sabdariffa L. Formulasi dalam bentuk granul effervescent, terdiri dari sumber asam dan basa yaitu asam tartrat dan natrium bikarbonat. Granul effervescent dapat memperbaiki rasa dan aroma. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui formula optimum yang memiliki sifat fisik granul effervescent yang baik.  Penelitian ini dilakukan berdasarkan metode desain faktorial dengan dua faktor dan dua level yang menghasilkan empat formula yaitu formula (1), a, b, dan ab. Sifat fisik granul effervescent yang diuji adalah kelembaban dan waktu larut. Hasil menunjukkan bahwa peningkatan konsentrasi natrium bikarbonat dapat menurunkan kelembaban dan waktu larut. Sedangkan, peningkatan konsentrasi asam tartrat justru sebaliknya. Formula optimum yang diperoleh dalam penelitian ini mengandung asam tartrat 600 mg dan natrium bikarbonat 1209 mg. Formula tersebut memiliki komposisi yang sama seperti formula b.

Page 2 of 22 | Total Record : 220