cover
Contact Name
Eko Supraptono
Contact Email
eko@i-rpp.com
Phone
-
Journal Mail Official
eko@i-rpp.com
Editorial Address
Jl. Prof. Moh. Yamin (Kompleks SMAN III Tegal)
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Dinamika Pendidikan
ISSN : 08542172     EISSN : 27747786     DOI : -
Core Subject : Education,
The journal is a scientific publication of research articles from the educational sphere, where every issue has a theme as the focus of the publication.
Articles 375 Documents
PENINGKATAN KEMAMPUAN KEPALA MADRASAH DALAM PENYUSUNAN PROGRAM SUPERVISI MELALUI PEMBINAAN BERKELANJUTAN DI WILAYAH BINAAN -, Casmito
Dinamika Pendidikan Vol 9, No 2 (2019): Edisi Juli - Desember 2019
Publisher : Institute of Research Publishing Project (I-RPP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan kepala madrasah dalam penyusunan program supervisi disebabkan ketidaktahuan dan kurangnya informasi tentang tata cara dan penyusunan program supervisi yang baik dan benar. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan kepala madrasah dalam penyusunan program supervisi. Subyek penelitian ini adalah 23 orang kepala Madrasah Tsanawiyah di wilayah binaan peneliti. Teknik pengumpulan data menggunakan  observasi dan dokumentasi. Analisis data menggunakan teknik   triangulasi  sumber  dan  metode.  Berdasarkan  hasil penelitian  dari kondisi awal, siklus I hingga siklus II telah terjadi peningkatan kemampuan kepala madrasah dalam penyusunan program supervise. Hasil observasi dan penilaian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kemampuan kepala madrasah secara signifikan setelah dilaksanakan kegiatan pembinaan berkelanjutan. Hal tersebut dapat dilihat pada hasil yang diperoleh dari pra siklus sebanyak 23 kepala madrasah yang mampu menyusun program supervisi dengan baik hanya 4 kepala atau 17,39% dengan rata-rata penilaian 50,57, meningkat menjadi 9 kepala madrasah atau 67,50% pada siklus 1, dengan hasil rata-rata nilai sebesar 62,50 serta meningkat menjadi 23 kepala madrasah atau 100% pada siklus 2 dengan perolehan nilai rata-rata sebesar 88,30. Kesimpulannya penelitian ini adalah pembinaan berkelanjutan yang dilakukan pengawas terhadap 23 orang kepala madrasah di wilayah binaan dinyatakan berhasil yaitu kepala madrasah mampu menyusun program supervisi.
EFEKTIVITAS METODE PROBING DAN PROMPTING TERHADAP KEAKTIFAN SISWA KOMPETENSI KEAHLIAN TEKNIK ELEKTRONIKA INDUSTRI Faulia, Ice
Dinamika Pendidikan Vol 9, No 2 (2019): Edisi Juli - Desember 2019
Publisher : Institute of Research Publishing Project (I-RPP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemerintah dengan program revitalisasi SMK sebagai langkah menghadapi revolusi industri 4.0 antara lain menyelenggarakan sinkronisasi kurikulum dengan industri. Penelitian dilakukan untuk mengetahui efektivitas metode probling dan prompting dalam mata pelajaran Teknik Mikroprosesor dan Mikrokontroller terhadap keaktifan siswa SMK kelas XI kompetensi keahlian Teknik Elektronika Industri dengan jumlah sampel sebanyak 70 siswa. Data diperoleh dari hasil tes dan angket kuisioner, hasil statistik didapatkan data sampel variabel dependent dan independent. Dari sampel variabel dependent dan indenpendent diperoleh data sebagai berikut dimensi aktivitas siswa sebesar 51,3% yang artinya metode Probling Prompting berpengaruh sebesar 51,3% terhadap aktivitas siswa. Teknik analisis yang digunakan adalah uji Normalitas, uji R Square, dan uji ANOVA untuk mengetahui besarnya pengaruh beberapa indikator dalam penelitian. Dimensi tekanan aspek afektif sebesar 53,6% yang artinya metode Probling Prompting berpengaruh sebesar 53,6% terhadap aktivitas siswa, dimensi kekompakkan siswa sebesar 27,1% yang artinya metode Probling Promting berpengaruh terhadap aktivitas siswa dan dimensi kebebasan sebesar 48% yang artinya metode Probling Promting berpengaruh terhadap aktifitas siswa. Disimpulkan bahwa dimensi kualitas pembelajaran berpengaruh pada keaktifan belajar siswa sebesar 45,8% sedangkan dimensi kesesuaian tingkat pembelajaran berpengaruh terhadap keaktifan belajar siswa sebesar 65,1%. Dimensi partisipasi berpengaruh terhadap keaktifan siswa sbesar 23,5%, dimensi kontribusi berpengaruh terhadap keaktifan belajar siswa sebesar  38%, dan dimensi kebebasan berpengaruh terhadap keaktifan siswa sebesar 32,9%.
PENERAPAN PEMBELAJARAN PETA KONSEP UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN PRESTASI BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA BUDDHA -, Juliyah
Dinamika Pendidikan Vol 9, No 2 (2019): Edisi Juli - Desember 2019
Publisher : Institute of Research Publishing Project (I-RPP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hasil belajar pembelajaran Pendidikan Agama Buddha menunjukkan prosentase ketuntasan 0,00 % dengan nilai tertinggi 62 sedangkan nilai terendah 40, dan rata-rata sebesar 53,80 yng masih terpaut  lebih dari 26 angka dari KKM sebesar 80. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi dan prestasi belajar peserta didik beragama Buddha. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 2 siklus yaitu pada siklus I  diterapkan strategi pembelajaran peta konsep tanpa  presentasi sedangkan pada siklus II diteruskan dengan presentasi kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi ini dapat meningkatkan motivasi sebesar 79,98 % pada kondisi awal dan 55,56% menjadi 100% pada siklus II. Serta dapat meningkatkan prestasi belajar peserta didik sebesar  60,22 % dari rata-rata 53,80 pada kondisi awal menjadi 86,20 pada siklus II. Berdasarkan hasil penelitian tersebut maka dapat disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran peta konsep mampu meningkatkan motivasi dan prestasi belajar. Untuk itu diharapkan dapat menjadi acuan metode pembelajaran yang dapat dengan mudah untuk memahami materi pelajaran dan hasil pembelajaran yang diperoleh.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE LEARNING MENGGUNAKAN APLIKASI EAGLE PADA MATA PELAJARAN GAMBAR TEKNIK DAN KERJA BENGKEL Anwar, Khairil
Dinamika Pendidikan Vol 9, No 2 (2019): Edisi Juli - Desember 2019
Publisher : Institute of Research Publishing Project (I-RPP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keterbatasan sumber belajar siswa harus bisa dijadikan motivasi dalam pembelajaran. Siswa yang merasakan mata pelajaran Gambar Teknik dan Kerja Bengel sebagai momok ini mungkin disebabkan oleh berbagai hal, seperti menyampaikan materi dari guru yang kurang menarik, di samping pengelolaan kelas yang kurang terencana yang menjadi siswa tidak konsentrasi dalam menerima materi pelajaran. Selain itu siswa tidak mengetahui cara belajar yang baik, saat guru menyampaikan materi siswa tidak memperhatikan dengan sungguh-sungguh apa yang disampaikan oleh guru, dan kurangnya siswa mengerjakan soal gambar teknik dan kerja bengkel. Tujuan diadakan penelitian tindakan kelas ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa dengan menggunakan Model Pembelajaran Cooperative learning. Penelitian tindakan ini dilakukan dalam 3 siklus. Dari hasil tindakan yang dilakukan terbukti dapat meningkatkan prestasi belajar siswa dengan mencapai standar ideal. Dari 60,71% pada Siklus l, dapat meningkat pada siklus 2 menjadi 75% dan siklus 3 mencapai 100%, dan  secara klasikal telah mencapai ketuntasan. Hasil penelitian tindakan ini menunjukkan bahwa penerapan Model Pembelajaran Cooperative learning dapat meningkatkan hasil  belajar siswa kelas X Teknik Audio Video dengan ketuntasan mencapai 100%.
PENINGKATAN KOMPETENSI SISTEM H UKUM DAN LEMBAGA PERADILAN NASIONAL DENGAN MODEL PEMBELAJARAN TEAM GAME TOURNAMEN -, Supriyanto
Dinamika Pendidikan Vol 9, No 2 (2019): Edisi Juli - Desember 2019
Publisher : Institute of Research Publishing Project (I-RPP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dilatarbelakangi oleh anggapan siswa bahwa materi PKn sebagai mata pelajaran yang membosankan dan kurang disukai siswa. Secara intelektual siswa belum memiliki kesadaran berkonstitusi sesuai amanat UUD 1945 untuk dapat berpartisipasi diberbagai bidang kehidupan sesuai pasal-pasal yang ada, selain itu gaya mengajar guru kurang menarik dan masih berfokus pada guru sebagai sumber pengetahuan (teaching) sekarang ini berkembang menjadi Learning. Salah satu upayanya dengan melakukan pembaharuan terhadap proses belajar mengajar yang baik menyangkut materi, pendekatan, metode, media, sumber belajar dan evaluasi yang sesuai yakni dengan meningkatkan prestasin belajar PKn melalui  model pembelajaran problem based learning dengan kuis kesadaran konstitusi bagi peserta didik.Prestasi belajar ranah kognitif pada kelas XI IPA 3 pra siklus dengan mengunakan pendekatan dan model pembelajaran konvensional  nilai terendah (minimum) adalah 50,  nilai tertinggi 67,5, nilai rata-rata 50,75. Sedangkan untuk prestasi belajar ranah kognitif pada kelas XI IPA 3 setelah siklus 1 dengan menggunakan model PBL nilai terendah (minimum) adalah 60,  nilai tertinggi 80, nilai rata-rata 69,28. Dan setelah siklus 2 dengan model PBL dengan kuis kesadaran konstitusi, nilai terendah (minimum) adalah 85,  nilai tertinggi 90, nilai rata-rata 87,72.
PENERAPAN METODE DRILL DALAM MATERI AJAR TENTANG MENYEDERHANAKAN DAN MENGURUTKAN PECAHAN Durjani, Ahmad
Dinamika Pendidikan Vol 10, No 1 (2020): Edisi Januari-April 2020
Publisher : Institute of Research Publishing Project (I-RPP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hasil belajar dan aktivitas belajar Matematika di kelas 6 semester genap belum menunjukkan hasil sebagaimana yang diharapkan. Kenyataan ini ditunjukkan dari hasil belajar Matematika pada ulangan pertama. Dari hasil ulangan tersebut masih banyak siswa yang hasil belajarnya rendah dan belum mencapai kriteria ketuntasan minimal. Rata-rata hasil belajar Matematika siswa pada ulangan harian pertama 62,5, standar ketuntasan belajar minimal mata pelajaran Matematika yang ditetapkan bagi siswa adalah 65. Secara individual siswa dinyatakan telah mencapai kriteria ketuntasan minimal jika hasil belajarnya tidak kurang dari 65. Subjek penelitian untuk menyusun laporan perbaikan pembelajaran melalui Penelitian Tindakan Kelas (PTK) mata pelajaran Matematika dengan materi menyederhanakan dan mengurutkan pecahan dengan menggunakan metode driil. Hasil penelitian menunjukan bahwa prestasi belajar mengalami peningkatan karena telah digunakan metode driil. Pra Siklus rendah rata-rata nilai siswa 62,5, kemudian pada Siklus I mengalami peningkatan nilai rata-rata 68, Siklus II nilai rata-rata menjadi 73,9. Sedangkan aktivitas belajar siswa pada Pra Siklus masih rendah hanya 51 %, Siklus I mengalami peningkatan yang cukup baik yaitu 71,5 %, terakhir pada Siklus II peningkatan cukup cukup bagus menjadi 87,7 %.
UPAYA PENINGKATAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA BAB MAKANAN DAN MINUMAN HALAL HARAM MATA PELAJARAN FIKIH MELALUI METODE EVERY ONE IS A TEACHER HERE Aeni, Dewi Qurotul
Dinamika Pendidikan Vol 10, No 1 (2020): Edisi Januari-April 2020
Publisher : Institute of Research Publishing Project (I-RPP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Metode pembelajaran dalam bab makanan dan minuman halal dan haram yang selama ini penulis gunakan adalah metode ceramah dan ternyata masih ada peserta didik yang belum memenuhi target pembelajaran yaitu 12 anak (37,50%) dari 32 peserta didik di kelas VIII MTs NU 12 Ki Ageng Mataram semester ganjil tahun pelajaran 2017/2018. Hal ini disebabkan karena motivasi mereka sangat kurang dalam mempelajari bab makanan dan minuman halal dan haram, sehingga berdampak pada hasil belajarnya. Penelitian tindakan kelas yang dilakukan dengan 2 siklus menghasilkan peserta didik yang tuntas dalam belajar (mendapat nilai 75 – 100) ada 30 (93,75%) anak dari jumlah 32 peserta didik, berarti sudah di atas kriteria ketuntasan klasikal yaitu 93,75%. Selain itu hasil analisis motivasi belajar peserta didik sudah tinggi, yaitu 3 anak dengan kriteria Baik Sekali, dan 25 anak dengan kriteria Baik, sehingga berjumlah 28 (87,51%) anak dari 32 anak yang motivasinya tinggi. Sehingga pada perbaikan Siklus II dikatakan berhasil, maka perbaikan pembelajaran tidak perlu diulang lagi.
PENINGKATAN KREATIVITAS DAN HASIL BELAJAR MELALUI MEDIA LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) IPA -, Patori
Dinamika Pendidikan Vol 10, No 1 (2020): Edisi Januari-April 2020
Publisher : Institute of Research Publishing Project (I-RPP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemapuan Kreativitas di SMP Negeri 3 Larangan masih rendah, hanya 7 peserta didik atau 21% yang memiliki hasil belajar IPA nilai rata-rata baru 54. Penelitian ini secara umum bertujuan untuk meningkatkan kemampuan kreativitas dan hasil belajar. Penelitian dilaksanakan di kelas VIII  semester 2 tahun pelajaran 2016-2017. Subjek Penelitian 33 peserta didik terdiri dari 16 peserta didik laki-laki dan 17 peserta didik perempuan. Selama 2 (dua ) siklus dengan prosedur umum meliputi tahapan planning yaitu merencanakan tindakan yang akan dilakukan. Acting yaitu melaksanakan tindakan sesuai rencana. Observing yaitu melakukan pengamatan kemampuan kerjasama dan prestasi belajar dan reflecting yaitu melakukan analisis kekuatan dan kelemahan. Data penelitian ini adalah data tentang kreativitas dan hasil belajar. Berdasarkan analisis data diperoleh hasil pada siklus I peserta didik yang memperoleh nilai kreativitas baik 13 peserta didik atau 39% kategori baik, dan hasil belajar rata-rata 65 dengan ketuntasan belajar 48%. Siklus II kreativitas 21 peserta didik atau 61% kategori baik dan hasil belajar rata-rata 77 dengan ketuntasan belajar 88%. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan hasil penelitian, maka disimpulkan bahwa penggunaan media LKPD IPA dapat meningkatkan kreativitas dan hasil belajar.
PENINGKATAN KEMAMPUAN KEPALA MTS DALAM MENYUSUN PROGRAM SUPERVISI MANAJERIAL MELALUI METODE FOCUS GROUP DISCUSSION Somad, Abdul
Dinamika Pendidikan Vol 10, No 1 (2020): Edisi Januari-April 2020
Publisher : Institute of Research Publishing Project (I-RPP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan dalam penelitian tindak kepengawasam ini rendahnya hasil supervisi manajerial tentang tugas dan fungsi kepala madrasah sebagai supervisor, dalam menyusun program supervisi, yang ditandai kemampuan kepala MTs dalam menyusun program supervisi. Penelitian tindakan ini secara garis besar terdapat empat tahapan yang lazim dilalui yaitu(1) perencanaan, (2)pelaksanaan, (3) pengamatan, dan (4) refleksi.Pelaksnaan tindakan pada siklus 2 sangat bergantung dari hasil pelaksanaan refleksi  pada siklus 1 sampai tujuan yang telah ditetapkan bisa tercapai. Rumusan masalah dalam penelitian ti dsakan ini adalah bagaimanakah supervisi manajerial dengan metode Fokus Group Discussion (FGD) dapat meningkatkan kemampauan kepala MTs  dalam menyusun program supervisi. Sedangkan tujuannya untuk mengetahui peningkatan kemampuan kepala MTs  dalam menyusun program supervisi  melalui supervisi manajerial dengan metode Fokus Group Discusison (FGD). Hasil penelitian tindakan kepengawasan  ini menunjukkan bahwa supervise manajerial dengan metode FGD ternyata dapat meningkatkan kemampuan kepala madrasah dalam menyusun program supervisi. Hasil pelaksanaan siklus I belum memuaskan  karena skor yang diperoleh 36 atau 64%, dengan sebutan kategori cukup.menjadi sangat memuaskan pada siklus 2  yaitu skor yang dipeoleh adalah 54 atau 89 % sehingga ada peningkatan sebesar 10. pada siklus II  dengan sebutan kategori sangat baik.
HUBUNGAN KEPEMIMPINAN KEPALA MADRASAH DENGAN ETOS KERJA GURU DI MAN PURWOREJO Santoso, Ayub Heri
Dinamika Pendidikan Vol 10, No 1 (2020): Edisi Januari-April 2020
Publisher : Institute of Research Publishing Project (I-RPP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar hubungan gaya kepemimpinan kepala madrasah (sekolah) dengan etos kerja guru. Penelitian ini dilakukan dengan jumlah populasi  58 orang guru dengan sampel 35 orang. Jenis penelitian kuantitatif dengan pengumpulan data melalui angket, wawancara dan dokumentasi. Jawaban angket dihitung menggunakan rumus prosentase kemudian diolah dan dijelaskan secara deskriptif. Analisis untuk mengetahui ada hubungan antara gaya kepemimpinan kepala madrasah dengan etos kerja guru maka menggunakan rumus product moment. Dengan nilai rata-rata hasil angket gaya kepemimpinan 76,34 dan nilai rata-rata hasil angket etos kerja sebesar 74,25. Sedangkan angka korelasi antara variable x dan y sebesar 0,588 dan koefisien determinasi hasilnya 34,57%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat di simpulkan bahwa terdapat hubungan yang cukup antara kedua variabel tersebut artinya semakin baik gaya kepemimpinan maka semakin baik pula etos kerja gurunya