cover
Contact Name
Khairuddin
Contact Email
khairuddin@staff.uma.ac.id
Phone
+6281377116720
Journal Mail Official
jurnalp3@gmail.com
Editorial Address
Jalan H.M. Yamin SH No 225 Medan, Sumatera Utara
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Penelitian Pendidikan, Psikologi Dan Kesehatan (J-P3K)
ISSN : 27215393     EISSN : 27215385     DOI : -
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN, PSIKOLOGI DAN KESEHATAN (J-P3K) adalah jurnal ilmiah yang menerbitkan manuskrip penelitian di bidang pendidikan, psikologi dan kesehatan. Fokus dan ruang lingkup jurnal adalah untuk: 1) Menyediakan jurnal yang melaporkan penelitian tentang topik-topik yang memiliki signifikansi lokal, nasional dan internasional di seluruh konteks pendidikan 2) Menyediakan jurnal yang melaporkan penelitian tentang topik-topik yang memiliki signifikansi lokal, nasional dan internasional dalam bidang psikologi 3) Menyediakan jurnal yang melaporkan penelitian tentang topik-topik yang memiliki signifikansi lokal, nasional dan internasional dalam bidang kesehatan. Mengutamakan hasil-hasil penelitian lintas disiplin ilmu dan temuan-temuan terbaru dalam bidang ilmu pengetahuan. J-P3K terbit tiga kali dalam setahun yaitu April, Agustus dan Desember.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 22 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 3 (2025): J-P3K" : 22 Documents clear
Perbedaan Perilaku Berbohong Ditinjau dari Tipe Kepribadian Barus, Sherlina Agustin Br; Istiana, Istiana
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN, PSIKOLOGI DAN KESEHATAN (J-P3K) Vol 6, No 3 (2025): J-P3K
Publisher : Yayasan Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-p3k.v6i3.797

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan perilaku berbohong menurut tipe kepribadian pada mahasiswa Jurusan Psikologi Universitas Medan Area. Subjek penelitian ini ialah mahasiswa fakultas psikologi Universitas Medan Area pada tahun akademik 2024/2025 dengan sampel sebanyak 133 orang. Metode dalam penelitian ini yaitu penelitian kuantitatif dan menggunakan alat ukur berupa dua skala yaitu skala perilaku berbohong dan skala tipe kepribadian menggunakan Big Five Inventory (BFI), mengukur lima ciri kepribadian: Openness, Extraversion, Conscientiousness, Agreeablenes dan Neuroticism, penilaian skala ini berdasarkan format skala likert. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa perilaku berbohong berbeda-beda tergantung pada tipe kepribadian, dimana tingkat signifikansinya ialah 0,000, yaitu p 0,050. Hasil klasifikasi menunjukkan bahwa kepribadian Ekstraversion menunjukkan tingkat perilaku berbohong yang lebih tinggi dibandingkan dengan kepribadianOpenness, Conscientiousness, Agreeablenes dan Neuroticism dengan nilai empirik 61,42 kategori tinggi, dan Neuroticism memiliki sumbangan varians yang lebih rendah yaitu dengan nilai empirik 36,41 kategori sedang. Jadi dapat disimpulkan bahwa perilaku berbohong memiliki perbedaan dengan tipe kepribadian.
Perbedaan Penyesuaian Diri pada Remaja Korban Perceraian Orang Tua Ditinjau dari Jenis Kelamin Nasution, Shania Dhita Thahirah F; Novita, Eryanti
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN, PSIKOLOGI DAN KESEHATAN (J-P3K) Vol 6, No 3 (2025): J-P3K
Publisher : Yayasan Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-p3k.v6i3.798

Abstract

Penelitian ini bertujuan guna mengetahui perbedaan penyesuian diri pada remaja korban perceraian orang tua ditinjau dari jenis kelamin. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini ialah “terdapat perbedaan penyesuian diri pada remaja korban perceraian orang tua ditinjau dari jenis kelamin” jumlah sampel pada penelitian ini 73 mahasiswa fakultas psikologi universitas medan area tahun ajaran 2024/2025 yang dipilih berdasarkan purposive sampling, yaitu teknik pengumpulan data dimana sampel dipilih berdasarkan kriteria yang ditetapkan. Penelitian ini menggunakan teknik kuantitatif guna mengumpulkan data dengan menggunakan satu skala, yaitu skala penyesuaian diri. untuk mengolah data, digunakan uji hipotesis yang terdiri mulai uji normalitas, uji homogenitas, dan uji perbedaan (uji-t). Hasil analisis data yang dilakukan menunjukkan koefisien uji-t sejumlah 3,134 dengan taraf signifikansi 0,001 (P 0,05). Dengan demikian, terdapat perbedaan penyesuaian diri antara laki-laki dan perempuan korban perceraian orang tua, dengan nilai rerata aktual sejumlah 50,30 ± SD 16,54 untuk laki-laki dan 45,12 ± SD 9,68 untuk perempuan, maka hipotesis penelitian ini diterima.
Mindfulness-based Cognitive Therapy (MBCT) Berbasis Kelompok untuk Menurunkan Gejala Depresi pada Remaja Yulianarista, I Gusti Ayu Agug Prami; Herdiana, Ike
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN, PSIKOLOGI DAN KESEHATAN (J-P3K) Vol 6, No 3 (2025): J-P3K
Publisher : Yayasan Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-p3k.v6i3.808

Abstract

Remaja merupakan masa peralihan dari masa anak-anak dan masa dewasa. Depresi pada remaja bukan sekadar perasaan sedih atau stres biasa, melainkan kondisi serius yang permanen dan memengaruhi perilaku, emosi, serta cara berpikir mereka. MBCT dapat melatih remaja mengembangkan metacognitive awareness, yaitu kemampuan untuk mengamati pikiran sebagai peristiwa mental yang sementara, bukan sebagai kebenaran mutlak. Melalui latihan mindfulness, remaja belajar untuk menjadi "pengamat" emosi mereka, menciptakan ruang antara diri mereka dan pengalaman emosional, yang memungkinkan respons yang lebih fleksibel dan adaptif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas MBCT dalam menurunkan gejala depresi pada remaja. Penelitian ini bersifat kuantitatif dan kualitatif dalam menentukan efektivitas MBCT terhadap depresi pada remaja. Sebanyak 4 subjek dalam penelitian ini diwawancara, dinilai dengan skor BDI-II (Beck Depression Inventory) sebelum dan setelah diberikan MBCT. Analisis pada penelitian ini menggunakan analisis non-parametrik dikarenakan subjek yang diteliti hanya 4 orang. Berdasarkan analisis wilcoxon didapatkan hasil tidak signifikan dengan p=0.066, namun dengan besar efek -0.92 yang menandakan adanya efek yang besar dalam penurunan gejala depresi dengan MBCT. Hasil ini ditunjang dengan adanya peningkatan pemahaman remaja terkait depresi dan konsep mindfulness serta peningkatan remaja terkait aplikasi koping emosi yang adaptif. 
Safety First, Safety Always: How Communication Drives Compliance through Culture in High-risk Mining Company Johannes, Judith Caroline; Etikariena, Arum; Carissa, Bella
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN, PSIKOLOGI DAN KESEHATAN (J-P3K) Vol 6, No 3 (2025): J-P3K
Publisher : Yayasan Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-p3k.v6i3.791

Abstract

Safety in high-risk industries like mining remains a critical global concern. Despite the acknowledged importance of effective safety communication, the mechanisms through which it fosters long-term compliance and integrates with organizational safety culture are underexplored, particularly in Indonesia. This study aims to fill this gap by examining how safety communication influences compliance and highlighting the role of organizational safety culture in mediating compliance. Using a quantitative approach, data were gathered from 204 employees of an Indonesian high-risk mining company (PT X) through a digital survey conducted in October 2024. The Hayes Process Model 4, with a bootstrapping approach of 5000 samples, was employed to evaluate relationships between safety communication, safety culture, and compliance. Findings indicate that safety communication directly affects compliance and indirectly affects safety culture. This partial mediation underscores the safety culture's essential role in enhancing effective communication. By focusing on Indonesia’s mining sector, this study uniquely addresses the contextual challenges of a high-risk industry and offers insights applicable to similar sectors globally. The findings bridge a critical gap in understanding the interplay between communication and cultural factors in safety compliance. Organizations can leverage these findings to design targeted communication strategies and cultural reinforcement initiatives, ensuring sustained compliance and safer working environments.
Pengaruh Gaya Kepimimpinan Transformasional Terhadap Turnover Intention Pada Karyawan Generasi Z Zafira, Aliya Nurud
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN, PSIKOLOGI DAN KESEHATAN (J-P3K) Vol 6, No 3 (2025): J-P3K
Publisher : Yayasan Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-p3k.v6i3.831

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh gaya kepemimpinan transformasional terhadap turnover intention pada karyawan Generasi Z dengan hipotesis terdapat perngaruh gaya kepemimpinan transformasional terhadap turnover intention dengan asumsi semakin baik kepemimpinan transformasional semakin rendah turnover intention pada karyawan Generasi Z. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif. Jumlah anggota populasi sebanyak 410 alumni, dengan sampel sebanyak 280. Adapun teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Metode analisis data yang digunakan adalah teknik analisis regresi sederhana dengan taraf kesalahan 5%. Berdasarkan hasil analisis regresi sederhana didapatkan hasil t hitung (7.411) dan t tabel (1.650), yang artinya t tabel t hitung yaitu 7.411 1.650 sehingga didapatkan hasil terdapat pengaruh gaya kepemimpinan transformasional terhadap turnover intention. Selanjutnya hasil perhitungan koefisien determnisasi terlihat bahwasanya ada pengaruh gaya kepemimpinan transformasional terhadap turnover intention yang mana nilai koefisien determinasi (r2) ialah r2= 0,390. 
Hubungan Antara Prokrastinasi Akademik dengan Regulasi Diri pada Mahasiswa Tahun Pertama Universitas Kristen Satya Wacana Causal, Ravil; Rahayu, Maria Nughraheni Mardi
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN, PSIKOLOGI DAN KESEHATAN (J-P3K) Vol 6, No 3 (2025): J-P3K
Publisher : Yayasan Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-p3k.v6i3.804

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara prokrastinasi akademik dengan regulasi diri pada mahasiswa tahun pertama Universitas Kristen Satya Wacana. Prokrastinasi akademik merupakan perilaku menunda tugas-tugas akademik yang berdampak negatif terhadap pencapaian akademik, sementara regulasi diri merupakan kemampuan individu dalam mengatur pikiran, emosi, dan perilaku untuk mencapai tujuan tertentu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan teknik pengambilan sampel accidental sampling, melibatkan 100 mahasiswa tahun pertama sebagai partisipan. Data dikumpulkan melalui kuesioner menggunakan skala Academic Procrastination Scale dan Self-Regulation Model. Hasil analisis menggunakan uji Pearson menunjukkan adanya hubungan negatif yang signifikan antara prokrastinasi akademik dan regulasi diri (r = -0,528, p 0,01). Artinya, semakin tinggi kemampuan regulasi diri seseorang, maka semakin rendah kecenderungan untuk melakukan prokrastinasi akademik. Temuan ini menguatkan pentingnya regulasi diri dalam mengelola perilaku akademik mahasiswa, khususnya pada tahun pertama perkuliahan. Penelitian ini diharapkan menjadi dasar bagi mahasiswa, pendidik, dan institusi untuk mengembangkan strategi dalam meningkatkan regulasi diri guna meminimalisir prokrastinasi akademik.
Efek Label Diagnosis ke Persepsi Keberbahayaan terhadap Orang dengan Gangguan Mental (ODGJ) Riswidita, Muhammad Ivandra; Asih, Sali Rahadi
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN, PSIKOLOGI DAN KESEHATAN (J-P3K) Vol 6, No 3 (2025): J-P3K
Publisher : Yayasan Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-p3k.v6i3.817

Abstract

Persepsi bahwa orang dengan gangguan mental (ODGJ) bersifat membahayakan merupakan salah satu bentuk stigma yang paling kuat dan persisten dalam masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menguji bagaimana label diagnosis gangguan mental memengaruhi persepsi keberbahayaan, dengan membedakan antara potensi membahayakan diri sendiri dan orang lain. Menggunakan desain eksperimental berbasis vignette, 282 partisipan dewasa Indonesia (Mean usia= 32.4, SD= 12.8; n laki-laki= 104, n perempuan= 178) secara acak diberikan narasi fiktif yang menggambarkan gejala gangguan mental dengan atau tanpa label diagnosis, serta satu kondisi kontrol. Persepsi keberbahayaan diukur secara terpisah untuk keberbahayaan ke diri sendiri dan ke orang lain. Analisis menggunakan Generalized Linear Mixed Model (GLMM) menunjukkan bahwa baik keberadaan label diagnosis maupun jenis gangguan mental yang dibagikan ke partisipan secara signifikan memengaruhi persepsi keberbahayaan. Gangguan dalam spektrum psikosis dan disfungsi emosional lebih diasosiasikan dengan bahaya terhadap diri sendiri, sementara gangguan dalam spektrum externalizing lebih dikaitkan dengan bahaya terhadap orang lain. Implikasi dari temuan ke studi mengenai stigma, persepsi keberbahayaan, dan bagaimana perbedaan diagnosis gangguan serta persepsi keberbahayaan ke diri sendiri dan ke orang lain juga dibahas di penelitian ini.
Hubungan Stres Akademik dengan Kecenderungan Eating disorder Mahasiswa PBI yang Menyusun Skripsi Pratiwi, Alwiyah Dwi; Widiantoro, Fx Wahyu
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN, PSIKOLOGI DAN KESEHATAN (J-P3K) Vol 6, No 3 (2025): J-P3K
Publisher : Yayasan Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-p3k.v6i3.789

Abstract

Mahasiswa sering menganggap skripsi sebagai tugas yang paling berat dan sulit karena harus melalui proses penelitian yang panjang dan membutuhkan usaha yang lebih besar daripada saat menyelesaikan tugas perkuliahan. Tidak jarang terdapat mahasiswa yang mengalami tekanan karena skripsi. Perasaan terbebani dan tidak mampu dalam proses pengerjaan skripsi sering kali menyebabkan mahasiswa merasakan stres akademik. Stres akademik yang dihadapi mahasiswa mampu memicu munculnya berbagai gangguan psikologis, salah satunya yaitu eating disorder atau gangguan makan. Penelitian ini ditujukan guna menganalisis korelasi antara stres akademik dengan kecenderungan gangguan pola makan pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris di Universitas Negeri Yogyakarta yang sedang menyelesaikan skripsi. Penelitian ini memakai metode penelitian kuantitatif, serta teknik analisis data korelasi pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwasanya ada korelasi positif dan signifikan antara stress akademik dengan kecenderungan eating disorder pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris yang sedang menyusun skripsi di Universitas Negeri Yogyakarta (0,000 0,005). Semakin tinggi tingkat stress akademik yang dialami, semakin tinggi juga mahasiswa memiliki kecenderungan untuk mengalami eating disorder.
Efektivitas Mindfulness Based Cognitive Therapy dalam Mengurangi Suicide Ideation: Kajian Literatur Sistematik Hukubun, Ester Helena; Tondok, Marselius Sampe
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN, PSIKOLOGI DAN KESEHATAN (J-P3K) Vol 6, No 3 (2025): J-P3K
Publisher : Yayasan Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-p3k.v6i3.805

Abstract

Keinginan untuk bunuh diri merupakan masalah serius dalam bidang kesehatan mental. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki efektivitas Terapi Kognitif Berbasis Kesadaran (MBCT) dalam mengurangi keinginan untuk bunuh diri. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah tinjauan literatur sistematis berdasarkan Protokol PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analysis). Pencarian literatur didasarkan pada kriteria inklusi dan eksklusi dengan menggunakan kata kunci “Terapi kognitif berbasis kesadaran” DAN “ide bunuh diri” di database Google Scholar, Science Direct, dan Pubmed. Hasil penelitian memberikan bukti kuat bahwa MBCT dapat menjadi pilihan terapi untuk mengurangi keinginan bunuh diri dalam berbagai situasi dan kelompok pasien. Penelitian selanjutnya dapat berfokus pada faktor-faktor yang memoderasi atau memediasi efek MBCT terhadap keinginan untuk bunuh diri, serta mengeksplorasi potensi penerapan MBCT pada populasi tertentu. Pemahaman yang lebih baik mengenai efektivitas MBCT dapat memandu upaya untuk mengatasi keinginan bunuh diri secara lebih efektif dan berkelanjutan pada populasi yang rentan.
Pemanfaatan HAV Matrix dan Asesmen Potential Review untuk Pengelolaan Potensi Karyawan: Studi Kasus Strategi Talent Management di PT. X Prasartika, Brigitta; Mastuti, Endah
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN, PSIKOLOGI DAN KESEHATAN (J-P3K) Vol 6, No 3 (2025): J-P3K
Publisher : Yayasan Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-p3k.v6i3.800

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi potensi dan kinerja seorang karyawan di PT. X melalui asesmen potential review yang dipadukan dengan pemetaan Human Asset Value (HAV) Matrix sebagai bagian dari strategi manajemen talenta berbasis data. Dengan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan menggunakan metode tes (psikologis) dan non-tes (wawancara berbasis peristiwa perilaku). Hasil asesmen menunjukkan bahwa subjek telah memenuhi kriteria minimal kompetensi yang dipersyaratkan, dengan indikasi potensi yang tinggi namun belum sepenuhnya tercermin dalam kinerja aktual. Berdasarkan hasil pemetaan, subjek berada pada kuadran High Potential – Moderate Performance, yang mengisyaratkan perlunya intervensi pengembangan yang terarah untuk mengoptimalkan kontribusi kerja. Temuan ini mendukung pentingnya penggunaan HAV Matrix sebagai alat bantu strategis dalam pengambilan keputusan pengelolaan talenta, sekaligus menegaskan urgensi asesmen individual untuk merancang program pengembangan yang adaptif dan berkelanjutan sesuai kebutuhan organisasi.

Page 1 of 3 | Total Record : 22