cover
Contact Name
Khairuddin
Contact Email
khairuddin@staff.uma.ac.id
Phone
+6281377116720
Journal Mail Official
jurnalp3@gmail.com
Editorial Address
Jalan H.M. Yamin SH No 225 Medan, Sumatera Utara
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Penelitian Pendidikan, Psikologi Dan Kesehatan (J-P3K)
ISSN : 27215393     EISSN : 27215385     DOI : -
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN, PSIKOLOGI DAN KESEHATAN (J-P3K) adalah jurnal ilmiah yang menerbitkan manuskrip penelitian di bidang pendidikan, psikologi dan kesehatan. Fokus dan ruang lingkup jurnal adalah untuk: 1) Menyediakan jurnal yang melaporkan penelitian tentang topik-topik yang memiliki signifikansi lokal, nasional dan internasional di seluruh konteks pendidikan 2) Menyediakan jurnal yang melaporkan penelitian tentang topik-topik yang memiliki signifikansi lokal, nasional dan internasional dalam bidang psikologi 3) Menyediakan jurnal yang melaporkan penelitian tentang topik-topik yang memiliki signifikansi lokal, nasional dan internasional dalam bidang kesehatan. Mengutamakan hasil-hasil penelitian lintas disiplin ilmu dan temuan-temuan terbaru dalam bidang ilmu pengetahuan. J-P3K terbit tiga kali dalam setahun yaitu April, Agustus dan Desember.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 416 Documents
Pengaruh Learning agility Terhadap Innovative Work Behavior Pada Mahasiswa Yang Bekerja Hamdani, Hamdan; Simatupang, Marhisar; Sa'dijah, Nur Ainy
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN, PSIKOLOGI DAN KESEHATAN (J-P3K) Vol 4, No 3 (2023): J-P3K DESEMBER
Publisher : Yayasan Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-p3k.v4i3.212

Abstract

Learning agility adalah kapasitas seorang untuk belajar dari pengalaman dan itu akan memajukannya, menunjukkan bahwa ia telah mampu memahami tuntutan pekerjaannya, Innovative Work Behavior adalah kompetensi atau kemampuan pekerja dalam menampilkan perilaku kerja yang inovatif, kemudian secara aktif terus diolah, dikembangkan, dan dipertajam untuk memberikan kontribusi yang signifikan. Penelitian ini mencoba untuk menguji dampak Learning agility mahasiswa terhadap Innovative Work Behavior. Pada mahasiswa psikologi UBP Karawang yang bekerja merupakan populasi penelitian. Dua instrumen, Skala Learning agility 22-item dan Skala Innovative Work Behavior 19-item, digunakan untuk mengumpulkan data. 172 mahasiswa UBP Karawang yang bekerja berpartisipasi dalam penelitian ini sebagai subjek, dan ukuran sampel ditentukan menggunakan non-probability sampling melalui purposive sampling. Dapat disimpulkan dari uji statistik yang digunakan untuk menganalisis data dalam penelitian ini bahwa terdapat pengaruh antara Learning agility mahasiswa dengan Innovative Work Behavior yang positif dan signifikan. Hal ini terbukti dari temuan uji regresi linier sederhana yang menghasilkan taraf signifikan sebesar 0,000.
Deteksi Dini Masalah Perilaku Sosial Siswa Sekolah Dasar dalam Pembelajaran Penjas Pasca COVID-19 Almaqdivikia, Niquita Marsha; Mahendra, Agus; Anira, Anira; Putri, Wulandari
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN, PSIKOLOGI DAN KESEHATAN (J-P3K) Vol 5, No 1 (2024): J-P3K APRIL
Publisher : Yayasan Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-p3k.v5i1.263

Abstract

Pandemi Covid-19 memberikan banyak sekali dampak dalam berbagai bidang kehidupan, salah satunya adalah dalam bidang pendidikan. Begitupun dalam bidang pendidikan jasmani yang mengharuskan anak berinteraksi dan bekerja sama secara langsung dengan orang lain. Perubahan sisrem pendidikan dari jarak jauh menjadi tatap muka berpotensi terhadap perubahan perilaku sosial dan emosional utamanya bagi anak sekolah dasar. Oleh karena itu, melakukan deteksi dini terhadap gangguang kesehatan mental dan perilaku sosial sangat penting untuk dilakukan supaya bisa dicegah dan ditindak lanjuti sesuai dengan rekomendasi dari para ahli. Untuk bisa mendeteksi hal tersebut, digunakkanlah suatu alat ukur bernama Strenght and Difficulties Questionnaire Instrument (SDQ) untuk anak usia 4-17 tahun. Instrumen ini memiliki 2 kategori yakni untuk anak-anak usia 4-11 dan untuk usia 11-17. Dalam instrument ini, terdapat 5 aspek yang bisa diukur, yakni; gejala emosional, masalah perilaku, masalah hiperaktivitas, masalah teman sebaya dan masalah propososial yang masing-masing memiliki lima pernyataan. Penelitian ini menggunakan metode cross sectional yang dilakukan di SDN Ciparay 01 06 dengan jumlah siswa yang mengisi kuesioner berjumlah 70 orang.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa keseluruhan siswa di SD tersebut berada dalam kriteria abnormal. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa siswa laki-laki memiliki perilaku sosial dan emosional yang abnormal dibandingkan siswa perempuan.
Perbandingan Asupan Karbohidrat pada Remaja Obesitas dan Non Obesitas di Indonesia Aulia, Rabhita; Sari, Dwi Indah
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN, PSIKOLOGI DAN KESEHATAN (J-P3K) Vol 5, No 1 (2024): J-P3K APRIL
Publisher : Yayasan Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-p3k.v5i1.304

Abstract

Obesitas adalah suatu kondisi dimana seorang individu mengalami penumpukan lemak tubuh berlebihan melebihi batas normal untuk berat dan tinggi badan yang diukur melalui indeks massa tubuh (IMT). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan asupan karbohidrat antara remaja obesitas dan non obesitas. Tinjauan literatur dilakukan dengan cara mencari, merangkum, dan menarik kesimpulan dari beberapa studi ilmiah yang valid dan akurat dari database pencarian seperti Google Scholar dan Portal Garuda. Literatur yang dicari dibatasi dari tahun 2015 sampai tahun 2024 dengan kata kunci “Asupan Karbohidrat”, “Remaja”, “Obesitas”, “Non Obesitas” baik dalam Bahasa indonesia maupun Bahasa inggris. Literatur dianalisis dengan menggunakan tabel matriks. Asupan karbohidrat lebih bayak dikonsumsi pada remaja obesitas dibandingkan dengan remaja non obesitas. Jenis karbohidrat sederhana menjadi penyumbang terbesar kejadian obesitas pada remaja dengan rata-rata kebiasaan makan seperti konsumsi makanan cepat saji, jajanan tinggi kalori dan gula, serta minuman soda dengan frekuensi berlebih.
Strategi Marketing Lembaga Pendidikan Islam: Adaptasi Pesantren dan Madrasah di Era Society 5.0 Kurniawan, Hendra
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN, PSIKOLOGI DAN KESEHATAN (J-P3K) Vol 4, No 3 (2023): J-P3K DESEMBER
Publisher : Yayasan Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-p3k.v4i3.228

Abstract

Tujuan penelitian mendeskripsikan strategi marketing yang dilakukan pesantren serta madrasah di era society 5.0, situs penelitian ini ialah 1) MA Tahfizhul Qur’an, 2) MAN 1 Medan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan mengumpulkan sumber data terkait tentang stretagi marketing. Sedangkan observasi, wawancara, serta dokumentasi merupakan teknik pengumpulan data yang diperoleh dari yayasan, struktur sekolah/madrasag, peserta didik, masyarakat. Hasil penelitian ini : 1) MA Tahfizhul Qur’an, melakukan identifikasi pasar; observasi strategi pesantren-pesantren baru dalam melakukan praktik pemasaran jasa pendidikan, teknik positioning; dilakukan dalam strategi pembedaan berdasarkan tagline dari madrasah, komunikasi pemasaran : mouth to mouth masih menjadi srategi yang baik pada penerapannya. 2) MAN 1 Medan, melakukan layanan pembelajaran yang sangat baik; penerapan kurikulum merdeka yang dilakukan dapat menjadi jalan melakukan peningkatan kualitas madrasah, media sosial; melalui akun madrasah keseluruhan aktifitas baik secara individual atau keikutsertaan akan juga menjadi hal penting pada media sosial. Dalam menyambung aktifitas marketing, kedua lembaga pendidikan Islam ini tentu banyak melakukan perbaikan diantaranya pembaruan strategi, sosialisasi secara langsung, serta pemanfaatan Instagram sebagai salah satu media publikasi.
Efektivitas Mindfulness Based Cognitive Therapy dalam Mengurangi Suicide Ideation: Kajian Literatur Sistematik Hukubun, Ester Helena; Tondok, Marselius Sampe
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN, PSIKOLOGI DAN KESEHATAN (J-P3K) Vol 6, No 3 (2025): J-P3K
Publisher : Yayasan Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-p3k.v6i3.805

Abstract

Keinginan untuk bunuh diri merupakan masalah serius dalam bidang kesehatan mental. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki efektivitas Terapi Kognitif Berbasis Kesadaran (MBCT) dalam mengurangi keinginan untuk bunuh diri. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah tinjauan literatur sistematis berdasarkan Protokol PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analysis). Pencarian literatur didasarkan pada kriteria inklusi dan eksklusi dengan menggunakan kata kunci “Terapi kognitif berbasis kesadaran” DAN “ide bunuh diri” di database Google Scholar, Science Direct, dan Pubmed. Hasil penelitian memberikan bukti kuat bahwa MBCT dapat menjadi pilihan terapi untuk mengurangi keinginan bunuh diri dalam berbagai situasi dan kelompok pasien. Penelitian selanjutnya dapat berfokus pada faktor-faktor yang memoderasi atau memediasi efek MBCT terhadap keinginan untuk bunuh diri, serta mengeksplorasi potensi penerapan MBCT pada populasi tertentu. Pemahaman yang lebih baik mengenai efektivitas MBCT dapat memandu upaya untuk mengatasi keinginan bunuh diri secara lebih efektif dan berkelanjutan pada populasi yang rentan.
Adaptasi Moral Reasoning Development Intervention untuk Meningkatkan Moral Reasoning Remaja dengan Riwayat Mencuri Ramadhanty, Dinda Dian Citra; Wiswanti, Inge Uli
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN, PSIKOLOGI DAN KESEHATAN (J-P3K) Vol 5, No 1 (2024): J-P3K APRIL
Publisher : Yayasan Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-p3k.v5i1.301

Abstract

Dengan berbagai perubahan dan pengalaman baru yang terjadi pada tahap remaja, perkembangan moral remaja menjadi salah satu aspek penting yang perlu diperhatikan. Penalaran moral adalah kemampuan individu untuk berpikir berdasarkan pertimbangan dan penilaian moral akan situasi yang dihadapi. Penalaran moral sebagai salah satu aspek perkembangan moral dipercaya dapat menjadi penghambat munculnya kenakalan pada remaja, termasuk mencuri. Moral Reasoning Development Intervention (MRDI) merupakan salah satu intervensi yang terbukti dapat meningkatkan penalaran moral individu pada pasien dari usia remaja hingga dewasa. Pada penelitian ini, peneliti ingin mengetahui lebih lanjut mengenai pengaruh dari pemberian MRDI dengan adaptasi yang sudah dilakukan terhadap peningkatan penalaran moral remaja dengan riwayat mencuri. Penelitian ini merupakan penelitian studi kasus, dengan partisipan seorang remaja perempuan yang memiliki riwayat mencuri dan perkembangan penalaran moral yang belum matang. Partisipan akan diberikan MRDI dan perubahan yang muncul akan diukur secara kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan penalaran moral secara kuantitatif dan kualitatif pada sesi follow-up, 1 bulan setelah sesi berakhir,  tetapi tidak muncul pada sesi post-test. MRDI dapat meningkatkan penalaran moral remaja dengan riwayat mencuri secara jangka panjang dengan bantuan dari diskusi teman sebaya dan pengalaman menghadapi dilema moral secara nyata.
Pemanfaatan HAV Matrix dan Asesmen Potential Review untuk Pengelolaan Potensi Karyawan: Studi Kasus Strategi Talent Management di PT. X Prasartika, Brigitta; Mastuti, Endah
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN, PSIKOLOGI DAN KESEHATAN (J-P3K) Vol 6, No 3 (2025): J-P3K
Publisher : Yayasan Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-p3k.v6i3.800

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi potensi dan kinerja seorang karyawan di PT. X melalui asesmen potential review yang dipadukan dengan pemetaan Human Asset Value (HAV) Matrix sebagai bagian dari strategi manajemen talenta berbasis data. Dengan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan menggunakan metode tes (psikologis) dan non-tes (wawancara berbasis peristiwa perilaku). Hasil asesmen menunjukkan bahwa subjek telah memenuhi kriteria minimal kompetensi yang dipersyaratkan, dengan indikasi potensi yang tinggi namun belum sepenuhnya tercermin dalam kinerja aktual. Berdasarkan hasil pemetaan, subjek berada pada kuadran High Potential – Moderate Performance, yang mengisyaratkan perlunya intervensi pengembangan yang terarah untuk mengoptimalkan kontribusi kerja. Temuan ini mendukung pentingnya penggunaan HAV Matrix sebagai alat bantu strategis dalam pengambilan keputusan pengelolaan talenta, sekaligus menegaskan urgensi asesmen individual untuk merancang program pengembangan yang adaptif dan berkelanjutan sesuai kebutuhan organisasi.
Post-Divorce Adjustment pada Wanita Bekerja Wulansari, Oktufiani Dwi; Suryanto, Suryanto; Santi, Dyan Evita
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN, PSIKOLOGI DAN KESEHATAN (J-P3K) Vol 5, No 1 (2024): J-P3K APRIL
Publisher : Yayasan Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-p3k.v5i1.267

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penyesuaian pasca perceraian pada wanita yang bekerja. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, subjek penelitian adalah wanita yang sudah bercerai dan masih bekerja. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara. Terdapat 6 dimensi post-divorce adjustment yaitu self-worth, disentanglement from relationship, anger, grief, social trust, serta social self-worth.
Faktor-Faktor Terkait Ketahanan Akademik di Kalangan Mahasiswa: Tinjauan Sistematis Kusnadi, Annisa Puti
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN, PSIKOLOGI DAN KESEHATAN (J-P3K) Vol 4, No 3 (2023): J-P3K DESEMBER
Publisher : Yayasan Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-p3k.v4i3.254

Abstract

Setiap mahasiswa akan menghadapi berbagai situasi dan rintangan selama menjalani pendidikan mereka. Pada satu sisi, resiliensi akademik berperan penting bagi keberlangsungan perkuliahan mahasiswa dan memberikan implikasi positif bagi sektor pendidikan. Namun, di sisi lain tidak semua mahasiswa memiliki kemampuan resiliensi akademik. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji faktor-faktor yang mempengaruhi resiliensi akademik mahasiswa secara umum. Penelitian ini menggunakan Preferred Reporting Items for Systematic Review and Meta-Analysis 2015 dalam melakukan tinjauan literatur sistematis dengan menggunakan databases EbscoHost, Emerald Insight, Eric, Scopus, serta Springerlink. Penelirian ini menemukan 13 artikel yang memenuhi kriteria inklusi dan lolos penilaian kualitas artikel. Hasil penelitian menemukan bahwa self efficacy, self esteem, student engagement, self compassion, academic achievement, self confidence, self control, academic motivation, mindfulness, coping strategies, religious coping ditemukan sebagai faktor internal. Sementara itu, iklim universitas, emotional support, dan classroom relationship merupakan faktor eksternal. Penelitian selanjutnya diharapkan dapat mengeksplorasi intervensi dalam upaya meningkatkan resiliensi akademik dengan melihat faktor-faktor yang ditemukan dalam penelitian ini.
Regulasi Emosi Shadow Teacher Dalam Membimbing Anak Autis Di Sekolah TK Maitreyawira Deli Serdang Lumbantoruan, Haposan; Susanti, Caroline; Chandrawin, Ivana Felice; Suryani, Suryani; Mirza, Rina; Hasibuan, M Fauzi
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN, PSIKOLOGI DAN KESEHATAN (J-P3K) Vol 5, No 1 (2024): J-P3K APRIL
Publisher : Yayasan Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-p3k.v5i1.306

Abstract

Regulasi emosi merupakan faktor penting dalam kehidupan manusia. Mengontrol dan mengolah emosi negatif menjadi emosi positif akan memberikan banyak keuntungan bagi diri sendiri maupun orang lain. Oleh karena itu, setiap orang perlu meregulasi emosinya, termasuk seorang shadow teacher. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana proses regulasi emosi yang dialami oleh shadow teacher dalam menangani anak autis. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 3 orang, dengan ciri-ciri perempuan yang bekerja sebagai guru bayangan di TK Maitreyawira Deli Serdang dengan rentang usia 23-26 tahun. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga subjek penelitian mengalami emosi seperti sedih, kesal, dan marah. kemudian meregulasi emosi dengan melakukan berbagai aktivitas seperti keluar dari kelas untuk menenangkan diri, mendiamkan anak autis yang ditanganinya, serta menangis di hadapan anak autis tersebut.