cover
Contact Name
Khairuddin
Contact Email
khairuddin@staff.uma.ac.id
Phone
+6281377116720
Journal Mail Official
jurnalp3@gmail.com
Editorial Address
Jalan H.M. Yamin SH No 225 Medan, Sumatera Utara
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Penelitian Pendidikan, Psikologi Dan Kesehatan (J-P3K)
ISSN : 27215393     EISSN : 27215385     DOI : -
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN, PSIKOLOGI DAN KESEHATAN (J-P3K) adalah jurnal ilmiah yang menerbitkan manuskrip penelitian di bidang pendidikan, psikologi dan kesehatan. Fokus dan ruang lingkup jurnal adalah untuk: 1) Menyediakan jurnal yang melaporkan penelitian tentang topik-topik yang memiliki signifikansi lokal, nasional dan internasional di seluruh konteks pendidikan 2) Menyediakan jurnal yang melaporkan penelitian tentang topik-topik yang memiliki signifikansi lokal, nasional dan internasional dalam bidang psikologi 3) Menyediakan jurnal yang melaporkan penelitian tentang topik-topik yang memiliki signifikansi lokal, nasional dan internasional dalam bidang kesehatan. Mengutamakan hasil-hasil penelitian lintas disiplin ilmu dan temuan-temuan terbaru dalam bidang ilmu pengetahuan. J-P3K terbit tiga kali dalam setahun yaitu April, Agustus dan Desember.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 416 Documents
Hubungan Personal Hygiene Ibu dengan Kasus Stunting di Kabupaten Ogan Ilir Tahun 2023 Tarigan, Neanatasia; Razak, Rahmatillah; Budiastuti, Anggun; Septiawati, Dwi
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN, PSIKOLOGI DAN KESEHATAN (J-P3K) Vol 4, No 3 (2023): J-P3K DESEMBER
Publisher : Yayasan Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-p3k.v4i3.232

Abstract

Stunting merupakan salah satu permasalahan gizi  yang dialami oleh balita secara global yang digambarkan sebagai bentuk dari kegagalan  tumbuh kembang yang tidak mencapai pertumbuhan optimal akibat gizi kurang atau gizi buruk dalam waktu cukup lama. Kekurangan asupan gizi tersebut terjadi  sejak bayi dalam kandungan hingga setelah lahir, namun stunting baru nampak setelah bayi berusia 2 tahun. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan  personal hygiene ibu dengan kasus stunting pada balita usia 0-59 bulan di lokus stunting Kabupaten Ogan Ilir. Desain penelitian menggunakan case control dengan subjek adalah anak usia 0-59 bulan yang terdiagnosa stunting di 9 desa lokus stunting di Kabupaten Ogan Ilir dan kontrol adalah anak usia 0-59 bulan yang tidak terdiagnosa stunting. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling sebanyak 201 reponden dengan perbandingan 1:2 dan ibu dari anak usia 0-59 bulan sebagai responden penelitian. Hasil analisis bivariat diperoleh (p-value =0.000, OR=3,119) menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara personal hygiene ibu dengan kejadian stunting pada balita. Balita yang diasuh oleh ibu dengan personal  hygiene yang kurang baik akan  berisiko mengalami stunting 3,119 kali lebih besar dibanding balita yang diasuh oleh ibu dengan personal hygiene yang baik.
Godaan Paylater: Peran Kontrol Diri Dan Fomo Dalam Pembelian Impulsif Pangesti, Galuh Indriya; Rohayati, Nita; Pertiwi, Anggun
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN, PSIKOLOGI DAN KESEHATAN (J-P3K) Vol 6, No 3 (2025): J-P3K
Publisher : Yayasan Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-p3k.v6i3.830

Abstract

Pembelian impulsif merupakan perilaku berbelanja secara langsung tanpa adanya perencanaan dan pertimbangan yang kuat, disertai perasaan senang dan puas. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kontribusi kontrol diri dan FoMO dalam kaitannya dengan kecenderungan pembelian impulsif pada pengguna paylater. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dan desain kausal, data dikumpulkan dari 385 orang dewasa awal dengan rentang usia 18–40 tahun melalui teknik sampling insidental. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah skala Brief Self-Control Scale (BSCS), Fear of Missing Out Scale (FoMOS), dan Impulse Buying Tendency Scale (IBTS). Hasil uji simultan menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 yang berada di bawah batas 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa kontrol diri dan FoMO berpengaruh negatif terhadap perilaku pembelian impulsif pada pengguna paylater. Dengan kata lain, semakin rendah kontrol diri dan semakin tinggi FoMO, maka semakin besar kecenderungan pembelian impulsif. Kedua variabel ini berkontribusi sebesar 37,4% terhadap perilaku tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kontrol diri dan FoMO dapat memengaruhi secara signifikan terhadap pembelian impulsif dewasa awal pengguna layanan paylater.
Self-Regulated Learning Ditinjau Dari Efikasi diri dan Dukungan Sosial Pada Siswa SMA Wiyata Dharma Medan Tarigan, Beby Astri; Natalia, Natalia; Xevyra, Fanni; Kelly, Grace; Elvinawanty, Rianda; Safarina, Nur Afni
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN, PSIKOLOGI DAN KESEHATAN (J-P3K) Vol 5, No 1 (2024): J-P3K APRIL
Publisher : Yayasan Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-p3k.v5i1.294

Abstract

Penelitian dilaksanakan untuk menyelidiki hubungan Efikasi Diri dan Dukungan Sosial dengan Self-Regulated Learning. Penelitian menggunakan sampel 139 Siswa/Siswi dari SMA Wiyata Dharma Medan. Disproportionate Stratified Random Sampling merupakan metode pengambilan sampel penelitian. Pembagian kuesioner kepada sampel merupakan teknik pengambilan data penelitian. Analisis data menggunakan analisis regresi berganda. Hasil uji hipotesis mayor menyatakan adanya hubungan Efikasi Diri dan Dukungan Sosial dengan Self-Regulated Learning dengan F = 115,581 dan p = 0,000 (p 0,05). Hasil uji hipotesis minor menyatakan adanya hubungan positif Efikasi Diri dengan Self-Regulated Learning dengan p = 0,000 (p 0,05) dan β = 0,743, serta hubungan positif tidak signifikan Dukungan Sosial dengan Self-Regulated Learning dengan p = 0,114 (p 0,05) dan β = 0,095. Model uji asumsi termasuk normalitas, multikolinearitas, autokorelasi, dan heterokedasitas. Analisis data menggunakan metode analisis regresi linear lewat perangkat lunak SPSS Statistics 25 for Windows. Hasil memperoleh 62,4% sumbangan efektif berasal dari Efikasi Diri dan Dukungan Sosial, selebihnya 37,6% berasal dari faktor pendorong lain yang tidak diselidiki.
Perspektif Biopsikososial: Dinamika Psikologis Anak dengan Gangguan Spektrum Autisme Putra, Ganesha Bayua; Hartini, Nurul
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN, PSIKOLOGI DAN KESEHATAN (J-P3K) Vol 4, No 3 (2023): J-P3K DESEMBER
Publisher : Yayasan Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-p3k.v4i3.217

Abstract

Autism Spectrum Disorder (ASD) ialah sebuah bagian dari gangguan neurodevelopmental yang dicirikan melalui defisit pada komunikasi, interaksi sosial, pola perilaku atau keterbatsan aktivitas dan repetitif. ASD sedikit banyaknya memberikan disfungsi bagi kehidupan penyandangnya. Model Biopsikososial dapat membantu dalam membahas secara komprehensif dinamika psikologis dan faktor penyebab individu mengalami ASD. Penelitian ini memanfaatkan metode kualitatif melalui pendekatan studi kasus. Subjek pada penelitian ini ialah seorang anak laki-laki berusia 8 tahun yang mengidap ASD. Pengambilan data dilakukan melalui beberapa asesmen, yakni observasi, wawancara (orang tua dan guru), serta pemeriksaan psikologis. Adapun pemeriksaan psikologis yang diberikan adalah Vineland Social Maturity Scale (VSMS), Child Behavior Checklist (CBCL), Childhood Autism Rating Scale (CARS) dan Observasi terstruktur menggunakan Developmental Milestone Chart. Secara keseluruhan, penelitian ini dapat menggambarkan dinamika psikologis individu yang mengalami ASD. Tidak hanya penggambaran secara biologis, psikologis dan sosial, namun juga dijelaskan menggunakan area-area (predisposing, precipitating dan perpetuating) yang dapat menguraikan perjalanan gangguan pada ASD secara lebih komprehensif. Hasil penelitian juga menemukan bahwa peran keterlibatan orang tua sangat signifikan terhadap perkembangan positif anak dengan ASD, baik stimulasi maupun imitasi penerapan terapi di rumah.
Kreasi Kerja Individu, Kreasi Kerja Kolaboratif, dan Kinerja Individu: Peran Job Burnout sebagai Mediator Syafira, Syifa; Radikun, Tulus Budi Sulistyo
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN, PSIKOLOGI DAN KESEHATAN (J-P3K) Vol 6, No 3 (2025): J-P3K
Publisher : Yayasan Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-p3k.v6i3.792

Abstract

Lingkungan kerja perusahaan rintisan yang dinamis, fleksibel, dan penuh tekanan menuntut karyawan untuk beradaptasi secara proaktif. Penelitian ini bertujuan memahami peran kreasi kerja individu dan kolaboratif terhadap kinerja individu, serta menguji job burnout sebagai mediator. Penelitian kuantitatif korelasional ini melibatkan 326 karyawan perusahaan rintisan berusia 20–35 tahun dengan pengalaman kerja minimal satu tahun, melalui survei daring. Instrumen yang digunakan meliputi Individual Work Performance Questionnaire, Individual and Collaborative Job Crafting Scale, dan Oldenburg Burnout Inventory. Hasil menunjukkan bahwa kreasi kerja individu (β = .301, p .001) dan kolaboratif (β = .314, p .001) berperan positif signifikan terhadap kinerja individu. Keduanya juga berperan negatif terhadap job burnout (β = –.163 dan β = –.171, p .05). Namun, job burnout diketahui tidak berperan signifikan terhadap kinerja (β = .010, p = .853) dan tidak memediasi hubungan antara kreasi kerja dan kinerja (Z Sobel = –.189, p = .850). Artinya, kreasi kerja lebih berperan besar secara langsung terhadap kinerja individu dibandingkan melalui mediator burnout. Individu disarankan menyesuaikan pekerjaan sesuai kekuatan pribadi, sementara organisasi perlu menciptakan budaya kerja yang mendukung otonomi, fleksibilitas, pelatihan, dan dukungan psikologis yang selaras dengan nilai perusahaan.
Gambaran Efikasi Diri Pelamar Fresh graduate Dan Pelamar Berpengalaman Pada Kegiatan Wawancara Kerja Rajagukguk, Roberta Riasri Br; Zebua, Asri Suryani; Bukit, Septa Ria Br; Pasaribu, Ennaria Amelia; Simatupang, Yonatan; Akmal, Mukhaira El; Kurniawan, Fauzi
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN, PSIKOLOGI DAN KESEHATAN (J-P3K) Vol 5, No 1 (2024): J-P3K APRIL
Publisher : Yayasan Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-p3k.v5i1.286

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan gambaran efikasi diri pelamar fresh graduate dengan pelamar berpengalaman pada kegiatan wawancara kerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan Kualitatif dengan prosedur pengambilan subyek dilakukan menggunakan teknik purposive sampling. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 10 orang, dengan karakteristik 5 orang fresh graduate dan 5 orang berpengalaman pada kegiatan wawancara kerja. Proses pengambilan data pada penelitian ini berdasarkan sumber data primer dengan menggunakan teknik wawancara (in depth interview). Hasil penelitian diketahui bahwa setiap pelamar memiliki efikasi diri yang berbeda-beda saat melakukan wawancara kerja tetapi perasaan yang di rasakan pelamar cukup sama saat wawancara kerja. Pada fresh graduate cenderung merasa takut dan gugup karena kurangnya pengalaman, persiapan, dan keterampilan dalam menjawab pertanyaan interviewer. Sedangkan pelamar berpengalaman saat wawancara kerja memiliki penyampaian yang lebih tenang, mampu mengendalikan ekspresi wajah, dan memiliki persiapan yang sudah matang. Dari penelitian ini juga diketahui memiliki efikasi diri yang tinggi saat menghadapi wawancara kerja dapat menjadikan indikator potensial keberhasilan di dalam dunia kerja.
Religiusitas, Dukungan Sosial, Penerimaan Diri pada Penyintas COVID-19 Putri, Aryane Dwi
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN, PSIKOLOGI DAN KESEHATAN (J-P3K) Vol 5, No 1 (2024): J-P3K APRIL
Publisher : Yayasan Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-p3k.v5i1.266

Abstract

Penerimaan diri adalah sikap positif seseorang untuk menerima berbagai aspek yang ada pada dirinya, baik itu aspek positif maupun negatif, serta memiliki peranan yang sangat penting dalam kehidupan seseorang. Bagi penyintas COVID-19, tentu sulit untuk menerima kondisi dimana wabah virus corona melumpuhkan dunia dan stigma bagi orang-orang yang terkonfirmasi positif corona. Penerimaan diri merupakan penyangga terhadap pengalaman negatif yang dialami oleh seseorang karena penerimaan diri merupakan toleransi individu atas peristiwa-peristiwa yang menyakitkan sejalan dengan menyadari kekuatan-kekuatan pribadinya. Religiusitas merupakan penghayatan keagamaan dan kedalaman kepercayaan yang diekspresikan dengan melakukan ibadah sehari-hari, berdoa, dan membaca kitab suci. Dukungan sosial adalah interaksi interpersonal yang mengandung perhatian secara emosional dan penilaian diri terhadap lingkungan sekitar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari religiusitas dan dukungan sosial terhadap penerimaan diri pada penyintas COVID-19. Subjek penelitian ini berjumlah 67 orang yang pernah terkonfirmasi positif corona. Berdasarkan hasil analisis menunjukkan adanya korelasi antara religiusitas terhadap penerimaan diri pada penyintas COVID-19, dan adanya korelasi antara dukungan sosial terhadap penerimaan diri pada penyintas COVID-19. Alat ukur yang digunakan adalah skala tingkat Religiusitas yang diambil berdasarkan dimensi religiustias menurut Glock dan Stark. Skala dukungan sosial berdasarkan bentuk dukungan sosial oleh Sarafino. Skala penerimaan diri berdasarkan faktor penerimaan diri oleh Hurlock.
Pengaruh Media Congklak Terhadap Kemampuan Berhitung Pada Siswa Tunagrahita Ringan di Sekolah Khusus Pelita Bunda Samarinda Bulan, Maria Della Fajar; Mawardah, Mutia
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN, PSIKOLOGI DAN KESEHATAN (J-P3K) Vol 5, No 1 (2024): J-P3K APRIL
Publisher : Yayasan Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-p3k.v5i1.310

Abstract

Hambatan kognitif pada siswa tunagrahita ringan salah satunya adalah kemampuan berhitung dan upaya meningkatannya dengan media congklak..  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media congklak terhadap peningkatan kemampuan  berhitung pada siswa tunagrahita ringan di Sekolah Khusus Pelita Bunda Samarinda. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Pre-ekperimental dengan  onegroup  pretest-posttest design. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Desain ekperimental dengan  onegroup  pretest-posttest design. Pengambilan  sampel  menggunakan  purposive  sampling, dengan  jumlah  sampel  sebanyak  lima siswa tunagrahita ringan. Metode pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan alat ukur berupa soal matematika kemampuan  berhitung dengan cara penilaian  menggunakan  skala likert. Teknik   analisis   data   menggunakan   paired  sample-test  dengan   bantuan  program   SPSS    versi   23,00   for windows. Berdasarkan   analisa  data, dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh media congklak yang signifikan terhadap kemampuan behitung di Sekolah Khusus Pelita Bunda Samarinda.
Penyusunan Instrumen Alat Ukur Performa Adaptif pada Masyarakat Maritim Binaan TNI AL Febrianti, Putri; Bantam, Dian Juliarti; Sulistiono, Andy
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN, PSIKOLOGI DAN KESEHATAN (J-P3K) Vol 4, No 3 (2023): J-P3K DESEMBER
Publisher : Yayasan Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-p3k.v4i3.238

Abstract

Masyarakat maritim membutuhkan performa adaptif baik untuk dapat bertahan dan memahami perubahan yang terjadi dalam lingkungan kerjanya. Individu yang memiliki performa adaptif yang baik biasanya akan cenderung lebih mudah dalam menyesuaikan diri dengan perubahan yang terjadi di lingkungan kerjanya. Pada penelitian terdahulu alat ukur performa adaptif hanya disusun dan digunakan pada subjek karyawan dari suatu perusahaan. Hal ini menyebabkan alat ukur terdahulu kurang dapat mewakili apabila digunakan untuk mengukur performa adaptif masyarakat maritim. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan alat ukur performa adaptif yang dikhususkan untuk masyarakat maritim terutama yang berada di wilayah dusun Trisik, Kelurahan Banaran, Kulon Progo. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan menyebarkan kuisioner melalui paper based dan didapatkan responden penelitian sebanyak 143 orang. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Confirmatory Factor Analysis (CFA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 11 faktor yang terbentuk dari 42 komponen yang di analisis dan reliabilitas dari alat ukur performa adaptif dengan koefisien alpha 0,917.
Gambaran Kesepian WBP Pada Awal Masa Pidana di Lapas Kelas 1 Semarang Buwono, Domenico Ega Finanda; Yuwono, Emmanuel Satyo
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN, PSIKOLOGI DAN KESEHATAN (J-P3K) Vol 5, No 1 (2024): J-P3K APRIL
Publisher : Yayasan Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-p3k.v5i1.276

Abstract

Warga Binaan Pemasyarakatan merupakan individu yang telah mendapat putusan bersalah dari pengadilan sehingga mengakibatkan orang tersebut harus kehilangan kemerdekaan bergerak untuk menjalankan masa pidana di lembaga pemasyarakatan maupun rumah tahanan Negara. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Gambaran Kesepian WBP Pada Awal Masa Pidana di Lapas Kelas 1 Semarang. Jenis penelitian yang digunakan oleh peneliti dalam penelitian ini yaitu jenis penelitian kualitatif. Partisipan dalam penelitian ini adalah dua warga binaan pemasyarakatan pada awal menjalani masa pidana di Lapas kelas 1 Semarang. Data penelitian ini diperoleh dengan teknik wawancara dan observasi. Hasil penelitian ini meliputi tiga tema utama yaitu rasa khawatir,tema kedua ketakutan untuk beradaptasi dengan lingkungan baru dan yang ketiga kehilangan motivasi.