Articles
703 Documents
Pelatihan Keterampilan Membaca dengan Media Bermain Kartu Kata sebagai Upaya Menggairahkan Pembelajaran Bahasa Indonesia di Kelas
Ihramsari Akidah;
Akmal Hamsa
Madaniya Vol. 3 No. 4 (2022)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53696/27214834.336
Kesulitan utama yang terjadi sekarang ini mewujudkan bagaimana kebiasaan membaca yang dipengaruhi dari berbagai faktor. Selain pemenuhan kebutuhan sumber bacaan yang dianggap dapat menjadi refrensi utama bagi siswa tetapi juga belum memadai, ini diakibatkan sangat rendah dorongan dari keterampilan membaca di lingkup peserta didik. Mitra dalam pengabdian yang telah dilakukan adalah siswa kelas VII SMPN 1 Sanrobone Kab. Takalar. Pengabdian memiliki tujuan untuk mengetahui sejauh mana tingkat keterampilan membaca siswa dalam menyusun sebuah kalimat utuh melalui penggunaan media bermain kartu kata dan mempermudah guru untuk merancang model pembelajaran efektif dan juga menyenangkan bagi siswa. Adapun, masalah yang terlihat ada kaitannya dengan keterampilan membaca yang ada pada mata pelajaran Bahasa Indonesia, yakni: 1) Penggunaan media dalam pengajaran keterampilan membaca yang kurang tepat; 2) Melalui pendekatan dalam mengajar yang telah diterapkan oleh seorang guru tidak dapat mendukung peningkatan dan pemahaman seorang siswa untuk mencapai tujuan dari pembelajaran pada keterampilan membaca. Adapun strategi dalam penerapannya di dalam kelas yakni dengan mengurutkan setiap kronologis dari pelaksanaan yang akan dimulai dari sebuah diskusi, kemudian pemberian materi, pelaksanaan pelatihan serta penerapan dalam media pembelajaran bermain kartu kata, serta mengevaluasi hasil kegiatan. Dengan adanya proses pembelajaran yang dilakukan dapat terlihat bagaimana peningkatan dari keterampilan membaca dengan menerapkan media bermain kartu kata yang dilakukan secara maksimal kepada siswa, maka baik masalah ataupun kesulitan yang dialami pada proses pembelajaran dalam kelas bisa diatasi dengan menggunakan media bermain kartukata khususnya pada peningkatan keterampilan membaca. Begitu juga, pada hasil dari pelaksanaan pembelajaran tersebut, terlihat adanya peningkatan kemampuan siswa dalam keterampilan membaca. Hal ini disesuaikan dengan beberapa tujuan dari pembelajaran yang ingin dicapai dari seorang guru dan siswa bahwa terlihat adanya peningkatan dalam keterampilan membaca siswa di dalam kelas pada materi membaca. Proses pembelajaran peningkatan keterampilan membaca didukung oleh penggunaan media pembelajaran bermain kartu kata yang menjadi salah satu media pembelajaran efektif dan membuat pembelajaran di kelas lebih bersemangat, serta menggairahkan dan hasil akhirnya akan terlihat adanya peningkatan dari hasil belajar peserta didik khususnya pada peningkatan keterampilan membaca.
Optimalisasi Produksi Alkohol Organik Di Dusun Pesangkan Anyar Karangasem
I Made Anom Adiaksa;
Ni Wayan Dewinta Ayuni;
I Made Agus Putrayasa
Madaniya Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53696/27214834.314
Dusun Pesangkan merupakan salah satu dusun bagian dari Desa Duda Timur, Kecamatan Selat, Kabupaten Karangasem Bali. Terletak di sisi timur, desa ini berada pada ketinggian diatas 1000 mdpl dengan suasana yang sejuk pada kawasan pegunungan Gunung Agung. Dusun dengan luas wilayah 22 hektar ini memiliki jumlah penduduk 657 jiwa. Secara demografi termasuk dusun dengan kepadatan yang kecil. Luas wilayah hampir 80% merupakan kawasan perkebunan dan pertanian yang didominasi oleh perkebunan salak. Produk salak ini telah lama mendapatkan perhatian khusus oleh pemerintah untuk meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat. Permasalahan yang muncul justru di luar perencanaan yang ada, di mana peningkatan jumlah produksi justru berbanding terbalik dengan harapan. Harga per kilo salak bahkan sangatlah rendah mencapai Rp.500, sehingga tidak sesuai dengan biaya operasional dalam perawatan maupun pemeliharan pohon. Solusi yang diberikan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah pengolahan buah salak pasca panen raya yang terbuang untuk diolah menjadi alkohol yang dapat disimpan lama dengan alat destilasi. Target dari alkohol buah salak ini adalah memenuhi kebutuhan hotel dan restoran sebagai bahan baku campuran minuman cocktail dengan cita rasa khusus buah salak yang nantinya dapat menjadi produk unggulan wilayah. Di samping itu juga dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku hand sanitaizer maupun produk lainnya yang memerlukan alkohol. Cara kerja alat destilasi yang diberikan adalah pemanasan dengan kompor LPG yang dikontrol dengan termostat sehingga panas generator menjadi lebih stabil dan penggunaan bahan bakar menjadi lebih efisien. Sistem pedinginan menggunakan model cooling tower, di mana dapat memberikan efek pendinginan yang lebih baik karena menggunakan paduan antara air dan udara sehingga pendinginan menjadi lebih efektif untuk mengurangi adanya uap yang terbuang atau tidak terkondensasi. Kelompok Tani Jaka Tarub telah melakukan terobosan baru dalam pengembangan produk hasil dari alat destilasi ini. Pengembangan produk tersebut dengan melakukan uji coba waktu permentasi serta bahan katalis tambahan. Waktu permentasi dicoba dengan memvariasikan dari 4 hari, 7 hari, dan 9 hari. Bahan tambah katalis divariasi menggunakan lau (sabut kelapa) dan ragi roti. Hasil yang dicapai adalah kadar alkohol terbaik didapat dari waktu permentasi 7 hari dengan menggunakan katalis lau (sabut kelapa). Kadar alkohol yang didapat sebesar 65%. Nilai ekonomis buah salak menjadi meningkat dengan harga jual alkohol organik menjadi Rp.90.000 dengan biaya produksi Rp.50.000 sehingga keuntungan yang didapat sebesar Rp.40.000 untuk 10 liter bahan baku.
Pelatihan Digital Finance dan Digital Filing di Sabha Yowana Desa Adat Sesetan
Ketut Vini Elfarosa;
Gede Sedana Wibawa Yasa;
Ni Putu Rita Sintadevi;
I Putu Okta Priyana;
Sagung Mas Suryaniadi;
Cokorda Gede Putra Yudistira
Madaniya Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53696/27214834.335
Kedudukan Sabha Yowana sebagai organisasi non profit dibawah naungan Desa Adat menjadikan Sabha Yowana harus dikelola secara baik. Beberapa permasalahan yang dihadapi yaitu format laporan keuangan yang berbeda dan pengarispan dokumen yang dilakukan secara offline pada laptop pribadi. Berdasarkan permasalahan tersebut maka solusi yang ditawarkan adalah dengan memberi pelatihan digital finance dan digital filing kepada pengurus Sabha Yowana Desa Adat Sesetan. Kegiatan pengabdian dilaksanakan di kantor Lurah Desa Sesetan dengan sasaran pengurus Sabha Yowana Desa Sesetan. Pelaksanaan kegiatan terbagi atas tahap persiapan dan pelaksanaan. Hasil pengabdian ini diharapkan mampu memberi kontribusi bagi Sabha Yowana Desa Sesetan dan mampu mengaplikasikannya kepada kepengurusan Sabha Yowana.
Pelatihan Menulis Menggunakan Media Gambar Siswa SMPN 1 Sanrobone Kab. Takalar
Rahmat Rahmat;
Andi Puspitasari
Madaniya Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53696/27214834.338
Pembelajaran bahasa Indonesia di sekolah bertujuan mengarahkan siswa agar dapat meningkatkan kemampuan berkomunikasi dengan baik dan benar, baik secara lisan maupun secara tertulis Pelatihan keterampilan menulis menggunakan media gambar pada siswa SMPN 1 Sanrobene bertujuan untuk meningkatkan motivasi dan semangat siswa dalam proses pembelajaran. Metode yang dilakukan dalam kegiatan ini adalah model pelatihan. Peserta pelatihan merupakan siswa kelas VII SMPN 1 Sanrobone yang berjumlah 24 orang dan dilaksanakan selama dua hari. Pelaksnaan materi dimulai dari tahap observasi, sosialisasi, pelatihan (materi) dan evaluasi. Hasil yang diperoloh dari kegiatan ini sesuai dengan tujuan awal yaitu dengan menggunakan media gambar yang bersumber dari lingkungan siswa ternyata dapat merangsang rasa percaya diri serta motivasi dalam mengarang.
Penguatan Branding Produk dan Pemasaran Digital Batik Shibori Kelompok Lansia Sidomaju
Amir Mahmud;
Ida Nur Aeni;
Nurdian Susilowati;
Riza Firmansyah;
Nurul Hayati
Madaniya Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53696/27214834.339
Pemberdayaan masyarakat lanjut usia sangat penting karena masyarakat lanjut usia adalah salah satu populasi yang paling rentan yang harus mempertahankan potensi yang dimilikinya. Tujuan kegiatan pengabdian ini yaitu mengenalkan branding produk dan pemasaran digital pada komunitas lansia batik sidomaju Desa Kenteng, Kecamatan Bandungan. Metode yang digunakan yaitu pelatihan dan pendampingan yang dilakukan secara bertahap dan kontinyu selama enam bulan. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat yaitu komunitas lansia dapat memahami pentingnya pengenalan teknologi informasi untuk mendukung sarana pemasaran. Sarana pemasaran yang selama ini mereka lakukan adalah pemasaran dari mulut ke mulut, penitipan atau konsinya di hotel Griya Persada Bandungan, dan di outlet butik di sekitar Bandungan. Selesai pelatihan ini mereka langsung dapat membuat akun Instagram sebagai sarana pemasaran digital. Selanjutnya, branding produk juga harus dilakukan sehingga produk batik shibori dikenal oleh masyarakat luas, artinya tidak hanya masyarakat lokal saja yang mengenalnya. Kegiatan pelatihan branding produk menghasilkan brand produk batik shibori berbentuk huruf “S” dengan blok warna merah, kuning, dan hijau sebagai representasi style batik shibori yang cenderung terang, cemerlang, dan ceria. Di samping itu juga ada penerapan penggunaan brand produk pada packaging dan label.
Pendampingan Guru Memahami Numerasi Berbasis Etnomatematika
Ernawati Ernawati;
Sirajuddin Sirajuddin;
Nurcahyani Nurcahyani
Madaniya Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53696/27214834.342
Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan di UPT SPF SD Negeri Rappokalling 67/1. Proses pembelajaran di UPT SPF SD Negeri Rappokalling 67/1 sampai saat ini belum memaksimalkan dalam memahami numerasi yang berbasis etnomatematika. Hal ini disebabkan masih sedikit guru belum memahami numerasi yang berbasis etnomatematika. Alasan terbesar dalam situasi ini adalah adanya kesenjangan pemahaman guru dalam menyelesaikan soal numerasi yang berbasis etnomatematika. Tujuan pengabdian ini adalah dengan pelatihan pendampingan guru memahami numerasi yang berbasis etnomatematika diharapkan guru UPT SPF SD Negeri Rappokalling 67/1 lebih memahami numerasi yang berbasis etnomatematika dalam proses belajar-mengajar. Pada pelaksanaan program, metode pendekatan yang ditawarkan adalah pendekatan partisipatori. Dalam artian tim pengusul dan mitra secara proaktif terlibat dalam setiap kegiatan. Selain itu, pendekatan solusi yang digunakan untuk memecahkan dua permasalahn pokok yang dihadapi mitra adalah penyelenggaraan inservice berupa pelatihan dan pendampingan. Target utama pendampingan adalah pemahaman numerasi yang berbasis etnomatematika. Luaran yang dihasilkan berupa pelatihan pendampingan guru UPT SPF SD Negeri Rappokalling 67/1 dalam memahami numerasi yang berbasis etnomatatematika. Hasil yang dicapai pada pelaksanaan PKM pendampingan guru numerasi berbasis Etnomatematika guru UPT SPF SD Negeri Rappokalling 67/1 sesuai dengan langkah-langkah yang dilakukan terkait dengan pendampinagn guru yaitu guru UPT SPF SD Negeri Rappokalling 67/1 lebih memahami dan dapat menerapkan numerasi yang berbasis etnomamatika dalam proses belajar mengajar.
Pojok Baca MTs Wihdatul Ulum Bontokassi Kabupaten Gowa sebagai Wujud Gerakan Literasi Sekolah (GLS)
Umar Mansyur;
Sitti Rahmawati;
Muhajir Muhajir
Madaniya Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53696/27214834.343
Permasalahan mitra, Madrasah Tsanawiyah Wihdatul Ulum Bontokassi Kabupaten Gowa, dalam pengabdian ini adalah implementasi Gerakan Literasi Sekolah belum berjalan optimal dan Pojok Baca sebagai sarana penunjang Gerakan Literasi Sekolah juga belum tersedia. Selain itu, guru dan peserta didik belum memahami secara mendalam terkait tahapan implementasi Gerakan Literasi Sekolah. Untuk itu, solusi yang diterapkan adalah pembuatan Pojok Baca Kelas dan memberikan materi program Gerakan Literasi Sekolah. Metode pelaksanaan yang digunakan adalah sosialisasi, penyuluhan, dan aplikasi program. Pada kegiatan sosialisasi, diberikan motivasi literasi kepada peserta didik. Kegiatan penyuluhan, diberikan materi implementasi dan tahapan program Gerakan Literasi Sekolah kepada guru dan pustakawan. Dan pada kegiatan aplikasi program, dilakukan pembuatan pojok baca kelas. Berdasarkan realisasi kegiatan pengabdian yang telah dilakukan menunjukkan hasil yang berdampak positif terhadap peningkatan pengetahuan mitra terkait program Gerakan Literasi Sekolah dan telah tersedianya sarana literasi Pojok Baca di sekolah. Peningkatan pengetahuan mitra tersebut terutama terkait langkah-langkah atau tahapan dalam mengimplementasikan program Gerakan Literasi Sekolah, tumbuhnya motivasi dan minat baca peserta didik, serta pemanfaatan sudut ruangan kelas sebagai sarana literasi berupa pojok baca.
Peningkatan Literasi Keuangan Syariah Bagi Milenial dan Gen Z di Jawa Barat
Farida Nursjanti;
Lia Amaliawiati;
Eristy Minda Utami
Madaniya Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53696/27214834.345
Literasi keuangan syariah di Indonesia masih tertinggal dibandingkan dengan keuangan konvensional. Literasi keuangan syariah baru mencapai 8,9% sedangkan literasi keuangan konvensional telah mencapai 37,7%. Literasi keuangan syariah generasi milenial dan generasi Z hingga saat ini relatif masih rendah, sedangkan terdapat lebih dari 50 persen penduduk Indonesia yang termasuk milenial dan Gen Z. Berdasarkan permasalahan tersebut diselenggarakan kegiatan Pengabdian Masyarakat yang berisi penyuluhan mengenai produk perbankan syariah dan produk pasar modal syariah bagi milenial dan Gen Z. Dari kegiatan tersebut diharapkan adanya peningkatan literasi keuangan syariah peserta dan peserta akan semakin cerdas dalam mengelola keuangan serta memilih investasi yang sesuai dengan kebutuhan, aman dan terhindar dari riba. Berdasarkan pemetaan awal pemahaman peserta, disampaikan penyuluhan mengenai produk perbankan syariah dan produk pasar modal syariah, dan evaluasi pelaksanaan kegiatan. Kegiatan penyuluhan terhadap milenial dan Gen Z yang dilaksanakan pada tanggal 8 Januari 2022 diikuti 218 peserta dan dilakukan melalui kerjasama dengan Bank Syariah Indonesia dan Bursa Efek Indonesia (BEI). Pelaksanaan kegiatan dilakukan secara online melalui zoom untuk mendukung kebijakan pemerintah pada masa New Normal setelah pandemi Covid-19. Dari hasil evaluasi kegiatan secara umum sebagian besar peserta menyatakan kegiatan telah berlangsung dengan baik. Pelaksanaan kegiatan diharapkan bisa berperan sebagai salah satu kontribusi perguruan tinggi untuk mendukung pemerintah dalam meningkatkan literasi keuangan syariah, khususnya bagi milenial dan Gen Z.
Utilisasi UMKM Kreatif Melalui Product Branding Pada Era Society 5.0
Lorena Dara Putri Karsono;
Khotiibah Azzarqo
Madaniya Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53696/27214834.346
Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yaitu mengembangkan potensi dan kreeativitas obyek pengabdian dalam ikut serta mengembangkan ekonomi kreatif di lingkup generasi Z dengan memanfaatkan digitalisasi pada era society 5.0. Selanjutnya bagaimana cara melaksanakan aspek manajemen usaha yang baik, mulai dari membuat merek (brand) sendiri, memasarkan produk, serta menghitung seluruh biaya operasional sampai harga jual produk itu sendiri. Ekonomi kreatif yang diusung sebagai konsep di era society 5.0 menjadikan penopang utamanya adalah teknologi dan kreativitas, ide dan stock of knowledge dari sumber daya manusia (SDM). Industri kreatif pada era society 5.0 akan bisa tercapai sesuai dengan program yang dibentuk pemerintah apabila sumber daya yang dipersiapkan memenuhi komponen digital, human, local, global dan balance. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi metode edukasi, pelatihan dan pendampingan. Sasaran kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah kelompok mahasiswa yang tergabung dalam Inisiasi (Inkubator Bisnis Universitas ‘Aisyah Surakarta). Program yang dilakukan meliputi penggalian potensi mahasiswa sebagai sasaran kegiatan, penelusuran literatur UMKM kreatif, selanjutnya pelatihan dan pendampingan terkait product branding yang berbasis digital. Hasil menunjukkan bahwa utilisasi (pemanfaatan) UMKM Kreatif di kalangan generasi Z, khususnya di kelompok mahasiswa Inisiasi (Inkubator Bisnis Universitas ‘Aisyah Surakarta) sangat baik sehingga dapat menghasilkan keluaran berupa merek (brand) sendiri. Untuk itu mahasiswa dalam menghadapi era society 5.0 yang serba digital dapat memanfaatkan potensi dan kreativitas dalam aspek ekonomi kreatif. Selain itu pemahaman yang baik dalam manajemen usaha dan pemasaran produk sehingga nantinya para generasi Z mampu bersaing dan ikut serta pada perekonomian global.
Pelatihan Penguasaan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) pada Guru Madrasah Aliyah Pesantren Wihdatul Ulum di Kabupaten Gowa
Muhammad Basri Dalle;
Muhammad Yunus
Madaniya Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53696/27214834.348
Kegiatan PKM ini bertujuan untuk memberikan solusi terhadap permasalahan yang dihadapi oleh mitra, seperti pemahaman tentang PTK dan tipe penelitian lainnya, penguasaan PTK dengan isu-isu yang berpeluang untuk diteliti, penulisan laporan hasil, dan pemanfaatannya. Materi PTK disusun oleh Tim Pengabdi dan materi tersebut dapat dijadikan sebagai pedoman dalam melaksanakan jenis penelitian ini. Pelaksanaan pelatihan dilakukan pada Pondok Pesantren Wihdatul Ulum YW-UMI yang berada di Desa Borisallo Kecamatan Parangloe, Kabupaten Gowa. Pesantren tersebut membina Madrasah Tsanawiyah dan Madrasah Aliyah. Peserta pelatihan dihadiri oleh 16 orang guru yang mengajar pada Madrasah Aliyah. Pemaparan materi yang diikuti dengan tanya jawab dan pembimbingan yang terarah memberikan motivasi kepada mereka untuk meningkatkan penguasaan pada PTK sebagai salah satu tipe penelitian yang sangat urgen bagi mereka, karena hasil laporannya dapat memberikan solusi pada masalah yang dihadapi dalam proses belajar mengajar di kelas. Selain itu, bentuk pembelajaran dari hasil penelitian akan lebih meyakinkan bagi mereka untuk meraih peningkatan kualitas sumber daya.