cover
Contact Name
Muhammad Ali Adriansyah
Contact Email
ali.adriansyah@fisip.unmul.ac.id
Phone
+6281335350368
Journal Mail Official
plakat@fisip.unmul.ac.id
Editorial Address
Jl. Muara Muntai Kampus Gn. Kelua Samarinda 75411
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
PLAKAT : Jurnal Pelayanan Kepada Masyarakat
Published by Universitas Mulawarman
ISSN : 26860686     EISSN : 27145239     DOI : 10.30872
Core Subject : Humanities, Social,
PLAKAT : JURNAL PELAYANAN KEPADA MASYARAKAT is a multidisciplinary scientific journal of social and political science that presents the implementation of science and technology in solving problems in society. This journal contains the publication of the results of community service activities, models or concepts and or their implementation in the context of increasing community participation in development, community empowerment or the implementation of services to the community. PLAKAT : JURNAL PELAYANAN KEPADA MASYARAKAT published regularly twice the year in June and December. The purpose of this journal is to disseminate ideas and results of research conducted by universities, particularly the Faculty of Social and Political Sciences at Mulawarman University, which can be applied in society. PLAKAT : JURNAL PELAYANAN KEPADA MASYARAKAT contains a variety of activities carried out both internally by the Social Sciences Mulawarman University or from externally in handling and overcoming various problems that occur in society by applying science and technology which can then be beneficial to improve the welfare of the society.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 154 Documents
Empowering Marginalized Children Through Educational Board Games: A Community-Based Approach to Literacy and Numeracy Development Sandjaja, Meilani; Yuliawati, Livia; Eunike, Prisca; Ega Vishnu Christian, Yohanes; Shienny Davanca Lisvantoro, Stephanie; Priska Christian, Jennifer; Aishvarya Divani, Shri
Plakat : Jurnal Pelayanan Kepada Masyarakat Vol 8, No 2 (2026): Plakat: Jurnal Pelayanan Kepada Masyarakat
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/plakat.v8i2.26780

Abstract

Foundational literacy and numeracy remain major educational challenges among marginalized children in Indonesia, particularly those from street-connected and low-income communities who have limited access to engaging learning resources and structured educational support. This community service project aimed to evaluate the effectiveness of the Kicara Board Game ("Kita Cerdas, Percaya Diri") as an innovative game-based learning medium for improving literacy, numeracy, and self-confidence among children at Kelompok Belajar Mengajar (KBM) Raja Petojo, Surabaya. The program employed a one-group pretest–posttest design complemented by qualitative reflection sessions ("Hutan Inspirasi") and was implemented through socialization, facilitator training, technology integration, mentoring, and evaluation over an eight-month period. Twenty participants, ranging from kindergarten to junior secondary level, were divided into a Main Group and a Star 2 Group. Learning outcomes were assessed using five-level ordinal categories for literacy, numeracy, and self-confidence before and after the intervention. The findings demonstrated substantial improvements in literacy, with all participants reaching the very high category at posttest, while numeracy outcomes also increased markedly, particularly among participants achieving high and very high performance levels. Improvements in self-confidence were evident but comparatively more modest, especially among younger learners. These findings indicate that game-based, community-centered learning interventions effectively strengthen foundational academic competencies, although affective development requires longer-term and family-supported mentoring. The study highlights the potential of educational board games as sustainable learning innovations for marginalized communities within non-formal education settings.Literasi dan numerasi dasar masih menjadi tantangan utama bagi anak-anak marjinal di Indonesia, khususnya mereka yang berasal dari komunitas anak jalanan dan keluarga berpenghasilan rendah yang memiliki keterbatasan akses terhadap media pembelajaran yang menarik dan dukungan pendidikan yang terstruktur. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas Kicara Board Game ("Kita Cerdas, Percaya Diri") sebagai media pembelajaran berbasis permainan yang inovatif dalam meningkatkan kemampuan literasi, numerasi, dan kepercayaan diri anak-anak di Kelompok Belajar Mengajar (KBM) Raja Petojo, Surabaya. Program menggunakan desain one-group pretest–posttest yang dipadukan dengan sesi refleksi kualitatif ("Hutan Inspirasi") serta dilaksanakan melalui tahapan sosialisasi, pelatihan fasilitator, integrasi teknologi, pendampingan, dan evaluasi selama delapan bulan. Sebanyak 20 peserta, mulai dari jenjang taman kanak-kanak hingga sekolah menengah pertama, dibagi ke dalam Kelompok Utama dan Kelompok Bintang 2. Hasil pembelajaran dievaluasi menggunakan kategori ordinal lima tingkat pada aspek literasi, numerasi, dan kepercayaan diri sebelum dan sesudah intervensi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan pada kemampuan literasi, di mana seluruh peserta mencapai kategori sangat tinggi pada posttest. Kemampuan numerasi juga mengalami peningkatan yang nyata, terutama pada proporsi peserta yang mencapai kategori tinggi dan sangat tinggi. Sementara itu, kepercayaan diri menunjukkan peningkatan, meskipun relatif lebih moderat, khususnya pada peserta usia yang lebih muda. Temuan ini menunjukkan bahwa intervensi pembelajaran berbasis permainan yang berpusat pada komunitas efektif dalam memperkuat kompetensi akademik dasar, namun pengembangan aspek afektif memerlukan pendampingan yang lebih berkelanjutan serta dukungan keluarga. Penelitian ini menegaskan potensi board game edukatif sebagai inovasi pembelajaran yang berkelanjutan bagi komunitas marjinal dalam penyelenggaraan pendidikan nonformal.
Empowering Shadow Teachers through Integrated STEAM-Based Learning and Positive Behaviour Support: A Community Service Program for Inclusive Education Teachers Laily, Nadhirotul; Chamimmah Lailis Indriani, Nur; Hendarwati, Endah; Faizah, Ima; Nisak Aulina, Choirun
Plakat : Jurnal Pelayanan Kepada Masyarakat Vol 8, No 2 (2026): Plakat: Jurnal Pelayanan Kepada Masyarakat
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/plakat.v8i2.29026

Abstract

The rapid expansion of inclusive education in Indonesia has increased the demand for competent Shadow Teachers (Guru Pendamping Khusus/GPK) who are able to support children with special needs (ABK) in regular classrooms. However, many teachers at early childhood, elementary, and secondary levels remain underprepared to identify the characteristics of ABK, design individualized learning strategies, manage behaviour and emotional regulation, apply multisensory media, and collaborate with parents. This community service program aimed to strengthen these competencies among 76 teachers from early childhood, elementary, and secondary schools under Majelis Pendidikan Anak Usia Dini, Dasar, dan Menengah (PAUD Dasmen) 'Aisyiyah East Java through a two-day intensive Shadow Teacher training. The program integrated four components: inclusive education foundations, Shadow Teacher professional competencies, STEAM-based inclusive learning, and Positive Behaviour Support, framed within the Pyramid of Learning model. Activities included interactive workshops, simulation, role play, case studies, mini-projects, reflection, and pre-post test evaluation, delivered across three stages: needs assessment, implementation, and evaluation. The program strengthened participants' knowledge of inclusive pedagogy, their skills in designing individualized and multisensory learning, and their confidence in supporting children with special needs, while also fostering an emerging community of practice among Shadow Teachers within the 'Aisyiyah education network. The findings suggest that integrating inclusive education, STEAM, and positive behaviour approaches offers a holistic and replicable model for Shadow Teacher capacity building in faith-based school networks.Pesatnya perluasan pendidikan inklusif di Indonesia meningkatkan kebutuhan akan Guru Pendamping Khusus (GPK) atau Shadow Teacher yang kompeten dalam mendampingi anak berkebutuhan khusus (ABK) di kelas reguler. Namun, sebagian besar guru pada jenjang PAUD, dasar, dan menengah belum memiliki kesiapan memadai untuk mengidentifikasi karakteristik ABK, merancang strategi pembelajaran individual, mengelola perilaku dan regulasi emosi, menggunakan media multisensori, serta berkolaborasi dengan orang tua. Program pengabdian ini bertujuan meningkatkan kompetensi tersebut pada 76 guru PAUD, sekolah dasar, dan menengah di bawah Majelis Pendidikan Anak Usia Dini, Dasar, dan Menengah (PAUD Dasmen) Pimpinan Wilayah 'Aisyiyah Jawa Timur melalui pelatihan intensif Shadow Teacher selama dua hari. Program mengintegrasikan empat komponen: dasar-dasar pendidikan inklusif, kompetensi profesional Shadow Teacher, pembelajaran inklusif berbasis STEAM, dan Positive Behaviour Support, yang dibingkai dalam model Pyramid of Learning. Kegiatan meliputi workshop interaktif, simulasi, role play, studi kasus, mini project, refleksi, serta evaluasi pre-test dan post-test yang dilaksanakan dalam tiga tahap: asesmen kebutuhan, implementasi, dan evaluasi. Program ini memperkuat pengetahuan peserta mengenai pedagogi inklusif, keterampilan menyusun pembelajaran individual dan multisensori, serta kepercayaan diri dalam mendampingi ABK, sekaligus membangun komunitas praktik Shadow Teacher di lingkungan pendidikan 'Aisyiyah. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi pendekatan pendidikan inklusif, STEAM, dan positive behaviour menawarkan model pengembangan kapasitas Shadow Teacher yang holistik dan dapat direplikasi pada jejaring sekolah berbasis keagamaan.
Enhancing The Readiness of Vocational High School Students in Facing the Era of Digitalization and Artificial Intelligence Nizmi, Yusnarida Eka; Hidayati, Umunnisa; Alby, Syahroni; Olivia, Yessi; Wicaksa, Arif; Yuniarti, Anik; Issundari, Sri; Ratnawati, Ratnawati; Ibrahim Roni Surya Hasibuan, Ahmad
Plakat : Jurnal Pelayanan Kepada Masyarakat Vol 8, No 2 (2026): Plakat: Jurnal Pelayanan Kepada Masyarakat
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/plakat.v8i2.27826

Abstract

Digitalization and the development of artificial intelligence (AI) have driven significant transformations in the global workforce structure. Vocational High School (VHS) graduates face serious challenges in an increasingly dynamic industrial landscape, such as a high risk of unemployment due to a mismatch between their skills and industry needs. This article discusses the implementation of community service activities aimed at improving vocational high school students’ readiness to enter the digital-based world of work through a participatory educational approach. These educational activities were conducted at a private vocational school in Sleman, Yogyakarta. The method used included participatory educational outreach, whose activities were analyzed descriptively. The results indicate an increase in students’ understanding and readiness to integrate technical and non-technical skills, as well as an increased awareness of the importance of reskilling and upskilling. The majority of students are immediately oriented towards work after graduation and demonstrate a positive perception of their technical competencies, although they still need to strengthen their interpersonal and adaptive skills.Digitalisasi dan perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) telah mendorong transformasi yang signifikan dalam struktur tenaga kerja global. Lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) menghadapi tantangan serius di tengah lanskap industri yang semakin dinamis, seperti tingginya risiko pengangguran akibat ketidaksesuaian antara kompetensi yang dimiliki dengan kebutuhan industri. Artikel ini membahas pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan meningkatkan kesiapan siswa SMK untuk memasuki dunia kerja berbasis digital melalui pendekatan edukasi partisipatif. Kegiatan edukasi tersebut dilaksanakan di salah satu SMK swasta di Sleman, Yogyakarta. Metode yang digunakan berupa penyuluhan edukatif partisipatif, dengan analisis kegiatan dilakukan secara deskriptif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan kesiapan siswa dalam mengintegrasikan keterampilan teknis maupun nonteknis, serta meningkatnya kesadaran akan pentingnya reskilling dan upskilling. Sebagian besar siswa berorientasi untuk langsung memasuki dunia kerja setelah lulus dan menunjukkan persepsi positif terhadap kompetensi teknis yang dimiliki, meskipun mereka masih perlu memperkuat keterampilan interpersonal dan kemampuan beradaptasi.
Strengthening MSME Competitiveness Through Integrated Digital Marketing Literacy: A Community-Based Training Intervention Susanto Pranoto, Henry; Kurniawan, Daniel; Nainggolan, Romauli; Wijayadne, Devi Rahnjen
Plakat : Jurnal Pelayanan Kepada Masyarakat Vol 8, No 2 (2026): Plakat: Jurnal Pelayanan Kepada Masyarakat
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/plakat.v8i2.27857

Abstract

Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) often prioritize short-term sales activities while paying limited attention to strategic business management, thereby constraining their long-term sustainability and growth. To address this challenge, a Community Service Program (PKM) was implemented for 108 MSME practitioners from the GBI House of Grace congregation under the theme, “Don’t Just Sell, Learn Smart Ways to Manage Your Business.” The program aimed to enhance participants’ understanding of fundamental business management concepts and strengthen their capacity for strategic planning. The intervention adopted the Planning–Implementation–Evaluation (PIE) framework and employed the Business Model Canvas (BMC) as the primary learning tool. To facilitate participant engagement and reduce the complexity of business planning, the training incorporated a visual mapping approach using adhesive notes (Post-Its) to identify and organize key business components. Activities included interactive lectures, group discussions, guided mentoring, and practical BMC workshops. Observational findings revealed that participants were able to identify customer segments, value propositions, key partnerships, revenue streams, and cost structures more systematically. The success of the program was further supported by a strong community-based learning environment and an intensive mentoring model involving three faculty members and twenty-six university students. The program demonstrates that visual and participatory business management training can effectively improve entrepreneurial awareness and strategic thinking among grassroots MSMEs. These findings highlight the importance of community-centered capacity-building initiatives in strengthening the sustainability and competitiveness of MSMEs.Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sering kali lebih berfokus pada aktivitas penjualan jangka pendek dibandingkan pengelolaan bisnis yang bersifat strategis, sehingga membatasi keberlanjutan dan pertumbuhan usaha dalam jangka panjang. Untuk menjawab tantangan tersebut, dilaksanakan Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yang melibatkan 108 pelaku UMKM dari jemaat GBI House of Grace dengan tema “Jangan Sekadar Jualan, Pelajari Cara Cerdas Mengelola Usahamu.” Program ini bertujuan meningkatkan pemahaman peserta mengenai konsep dasar manajemen bisnis serta memperkuat kemampuan perencanaan strategis usaha. Kegiatan dilaksanakan menggunakan kerangka Planning–Implementation–Evaluation (PIE) dan memanfaatkan Business Model Canvas (BMC) sebagai media pembelajaran utama. Untuk meningkatkan keterlibatan peserta dan mengurangi kompleksitas perencanaan bisnis, pelatihan menerapkan pendekatan pemetaan visual menggunakan kertas tempel (Post-It) dalam mengidentifikasi dan mengorganisasi komponen-komponen utama bisnis. Kegiatan mencakup penyampaian materi, diskusi interaktif, pendampingan, serta praktik penyusunan BMC. Hasil observasi menunjukkan bahwa peserta mampu mengidentifikasi segmen pelanggan, proposisi nilai, kemitraan utama, sumber pendapatan, dan struktur biaya secara lebih sistematis. Keberhasilan program juga didukung oleh lingkungan pembelajaran berbasis komunitas yang kuat serta model pendampingan intensif yang melibatkan tiga dosen dan dua puluh enam mahasiswa. Program ini menunjukkan bahwa pelatihan manajemen bisnis yang bersifat visual dan partisipatif efektif dalam meningkatkan kesadaran kewirausahaan dan kemampuan berpikir strategis pelaku UMKM akar rumput. Temuan ini menegaskan pentingnya inisiatif penguatan kapasitas berbasis komunitas untuk mendukung keberlanjutan dan daya saing UMKM.

Filter by Year

2019 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 8, No 2 (2026): Plakat: Jurnal Pelayanan Kepada Masyarakat Vol 8, No 1 (2026): Plakat: Jurnal Pelayanan Kepada Masyarakat Vol 7, No 2 (2025): Volume 7, Nomor 2, Desember Tahun 2025 Vol 7, No 1 (2025): Volume 7, Nomor 1, Juni Tahun 2025 Vol 7, No 2 (2025): Plakat: Jurnal Pelayanan Kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2025): Plakat: Jurnal Pelayanan Kepada Masyarakat Vol 6, No 2 (2024): Volume 6, Nomor 2 Desember Tahun 2024 Vol 6, No 1 (2024): Volume 6, Nomor 1 Juni Tahun 2024 Vol 6, No 2 (2024): Plakat: Jurnal Pelayanan Kepada Masyarakat Vol 6, No 1 (2024): Plakat: Jurnal Pelayanan Kepada Masyarakat Vol 5, No 2 (2023): Volume 5, Nomor 2 Desember Tahun 2023 Vol 5, No 1 (2023): Volume 5, Nomor 1 Juni Tahun 2023 Vol 5, No 2 (2023): Plakat: Jurnal Pelayanan Kepada Masyarakat Vol 5, No 1 (2023): Plakat: Jurnal Pelayanan Kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2022): Volume 4, Nomor 2 Desember Tahun 2022 Vol 4, No 1 (2022): Volume 4, Nomor 1 Juni Tahun 2022 Vol 4, No 2 (2022): Plakat: Jurnal Pelayanan Kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2022): Plakat: Jurnal Pelayanan Kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2021): Volume 3, Nomor 2 Desember Tahun 2021 Vol 3, No 1 (2021): Volume 3, Nomor 1 Juni Tahun 2021 Vol 3, No 2 (2021): Plakat: Jurnal Pelayanan Kepada Masyarakat Vol 3, No 1 (2021): Plakat: Jurnal Pelayanan Kepada Masyarakat Vol 2, No 2 (2020): Volume 2, Nomor 2 Desember Tahun 2020 Vol 2, No 1 (2020): Volume 2, Nomor 1 Juni Tahun 2020 Vol 2, No 2 (2020): Plakat: Jurnal Pelayanan Kepada Masyarakat Vol 2, No 1 (2020): Plakat: Jurnal Pelayanan Kepada Masyarakat Vol 1, No 2 (2019): Volume 1, Nomor 2 Tahun 2019 Vol 1, No 1 (2019): Volume 1, Nomor 1, Tahun 2019 Vol 1, No 2 (2019): Plakat: Jurnal Pelayanan Kepada Masyarakat Vol 1, No 1 (2019): Plakat: Jurnal Pelayanan Kepada Masyarakat More Issue