cover
Contact Name
Muhammad Ali Adriansyah
Contact Email
ali.adriansyah@fisip.unmul.ac.id
Phone
+6281335350368
Journal Mail Official
plakat@fisip.unmul.ac.id
Editorial Address
Jl. Muara Muntai Kampus Gn. Kelua Samarinda 75411
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
PLAKAT : Jurnal Pelayanan Kepada Masyarakat
Published by Universitas Mulawarman
ISSN : 26860686     EISSN : 27145239     DOI : 10.30872
Core Subject : Humanities, Social,
PLAKAT : JURNAL PELAYANAN KEPADA MASYARAKAT is a multidisciplinary scientific journal of social and political science that presents the implementation of science and technology in solving problems in society. This journal contains the publication of the results of community service activities, models or concepts and or their implementation in the context of increasing community participation in development, community empowerment or the implementation of services to the community. PLAKAT : JURNAL PELAYANAN KEPADA MASYARAKAT published regularly twice the year in June and December. The purpose of this journal is to disseminate ideas and results of research conducted by universities, particularly the Faculty of Social and Political Sciences at Mulawarman University, which can be applied in society. PLAKAT : JURNAL PELAYANAN KEPADA MASYARAKAT contains a variety of activities carried out both internally by the Social Sciences Mulawarman University or from externally in handling and overcoming various problems that occur in society by applying science and technology which can then be beneficial to improve the welfare of the society.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 147 Documents
Enhancing Product Quality, Consistency, And Food Safety of Culinary MSMES Through Practice-Based Cooking Skills Training Agung Nugraha, Kristian; Pratama Siahainenia, Johan; Minantyo, Hari; Leoparjo, Fabiola; Irtanto, Devina; Kurniawan Yuwono, Victor; Rahnjen Wijayadne, Devi
Plakat : Jurnal Pelayanan Kepada Masyarakat Vol 8, No 1 (2026): Plakat: Jurnal Pelayanan Kepada Masyarakat
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/plakat.v8i1.25728

Abstract

Departing from the strategic role of culinary MSMEs as a driver of the local economy as well as the challenge of low quality consistency and food safety standards faced by business actors in Lontar Village, this service research aims to improve the quality of MSME products through the development of culinary skills based on practicum training. The program was carried out using a descriptive-qualitative approach involving ten MSME actors who were selected purposively, through a series of activities in the form of initial observation, knowledge transfer, cooking practicum, intensive mentoring, and pre- and post-intervention evaluation. The results of the study showed a significant increase in taste quality, product consistency, mastery of food processing techniques, selection and handling of raw materials, and the application of food safety and hygiene practices, which overall strengthened the readiness of MSMEs to compete in local and modern markets. These findings confirm that a contextual and applicative practice-based training approach is more effective in building the capacity of MSMEs than a theoretical approach alone. The implications of this study show that the development of culinary skills and food safety standards need to be positioned as a core strategy in the policy of fostering regional MSMEs, because it not only increases the competitiveness of products, but also builds the foundation of business sustainability and strengthening the local economy in an inclusive manner.Berangkat dari peran strategis UMKM kuliner sebagai penggerak ekonomi lokal sekaligus tantangan rendahnya konsistensi kualitas dan standar keamanan pangan yang dihadapi pelaku usaha di Desa Lontar, penelitian pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas produk UMKM melalui pengembangan keterampilan kuliner berbasis pelatihan praktikum. Program ini dilaksanakan dengan menggunakan pendekatan deskriptif-kualitatif, melibatkan 10 pelaku UMKM yang dipilih secara purposif melalui serangkaian kegiatan, meliputi observasi awal, transfer pengetahuan, praktikum memasak, pendampingan intensif, serta evaluasi pra dan pasca intervensi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kualitas rasa, konsistensi produk, penguasaan teknik pengolahan makanan, pemilihan dan penanganan bahan baku, serta penerapan praktik keamanan dan higienitas pangan, sehingga memperkuat kesiapan UMKM untuk bersaing di pasar lokal maupun modern. Temuan ini menegaskan bahwa pendekatan pelatihan berbasis praktik yang kontekstual dan aplikatif lebih efektif dalam membangun kapasitas UMKM dibandingkan pendekatan teoretis semata. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa pengembangan keterampilan kuliner dan standar keamanan pangan perlu diposisikan sebagai strategi inti dalam kebijakan pembinaan UMKM daerah, karena tidak hanya meningkatkan daya saing produk, tetapi juga membangun fondasi keberlanjutan usaha serta memperkuat perekonomian lokal secara inklusif.
Career Path Education in Preparing Students Entering The Workforce Sennang, Indo; Wiranto, Handy; Purnamasari, Desti
Plakat : Jurnal Pelayanan Kepada Masyarakat Vol 8, No 1 (2026): Plakat: Jurnal Pelayanan Kepada Masyarakat
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/plakat.v8i1.24785

Abstract

Student career readiness is one of the factors that contribute to the high level of educated unemployment, including in psychology students who have a variety of career path options but lack of directed planning. This activity aims to increase the understanding and career readiness of psychology students through structured career path education. The method used is a quantitative approach with a pre-test and post-test one group    design through career path education training for 74 S1 students of the Psychology Study Program, University of Muhammadiyah East Kalimantan. Activities were carried out through lectures, audio-visual media, interactive discussions, and reflections, with evaluations using measurements of career readiness and understanding before and after training. The results of the evaluation showed an increase in students' understanding and career readiness, an average increase of 11.5 points after treatment/intervention, characterized by clarity of career direction and reduced confusion in determining career choices. Career path education is effective as a strategy to strengthen the readiness of psychology students in facing the world of work.Kesiapan karier mahasiswa merupakan salah satu faktor yang berkontribusi terhadap tingginya tingkat pengangguran terdidik, termasuk pada mahasiswa psikologi yang memiliki beragam pilihan jalur karier namun masih kurang dalam perencanaan yang terarah. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesiapan karier mahasiswa psikologi melalui pendidikan jalur karier yang terstruktur. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain one group pre-test dan post-test melalui pelatihan pendidikan jalur karier pada 74 mahasiswa S1 Program Studi Psikologi Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur. Kegiatan dilaksanakan melalui ceramah, media audio-visual, diskusi interaktif, dan refleksi, dengan evaluasi menggunakan pengukuran kesiapan dan pemahaman karier sebelum dan sesudah pelatihan. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan kesiapan karier mahasiswa, dengan rata-rata peningkatan sebesar 11,5 poin setelah perlakuan/intervensi, yang ditandai dengan kejelasan arah karier dan berkurangnya kebingungan dalam menentukan pilihan karier. Pendidikan jalur karier terbukti efektif sebagai strategi untuk memperkuat kesiapan mahasiswa psikologi dalam menghadapi dunia kerja.
Community Empowerment Through Training on Coffee Waste Briquette Production as an Environmentally Friendly Alternative Energy Source Amrie, Machmud Al; Nur, Adi Aspian; Risnafaty, Risnafaty
Plakat : Jurnal Pelayanan Kepada Masyarakat Vol 8, No 1 (2026): Plakat: Jurnal Pelayanan Kepada Masyarakat
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/plakat.v8i1.23467

Abstract

Coffee waste in Lebong Village, Tanjung Palas Hilir District, has not been utilized, resulting in increasing organic waste volume and the absence of economic value for the community. This community service program aims to enhance residents’ skills in producing coffee-waste briquettes as an environmentally friendly alternative energy source. The methods applied include socialization, counseling, workshops, and hands-on practice with 25 participants from the Lebong Village Youth Group. Evaluation was conducted through skill observation and assessment of briquette quality, including density, moisture content, and burning duration. The results show an 85% improvement in participants’ skills, demonstrated by their ability to produce briquettes that meet quality standards. Additionally, utilizing coffee waste opens new economic opportunities, as production costs are low while potential selling prices range from IDR 8,000 to 10,000 per kilogram. This program successfully enhances community capacity in waste management while strengthening economic opportunities based on renewable energy.Limbah kopi di Desa Lebong, Kecamatan Tanjung Palas Hilir, belum dimanfaatkan sehingga menambah volume sampah dan belum memberi nilai ekonomi bagi masyarakat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memberikan keterampilan warga yang nantinya dapat memproduksi briket limbah kopi sebagai energi alternatif ramah lingkungan. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan dan sosialisasi dengan mitra Kelompok Pemuda dan warga Desa Lebong sebanyak 25 peserta. Evaluasi dilakukan melalui tanya jawab dan wawancara singkat. Hasil kegiatan menunjukkan tingkat pemahaman keterampilan peserta hingga 85%, ditandai keinginan untuk memproduksi briket. Selain itu, pemanfaatan limbah kopi membuka peluang usaha baru, karena biaya produksi rendah dan potensi harga jual mencapai Rp8.000–Rp10.000 per kilogram. Kegiatan ini berhasil meningkatkan kapasitas masyarakat dalam mengelola limbah sekaligus memperkuat peluang ekonomi berbasis energi terbarukan.
From Home-Based Kitchens to Competitive Markets: Strengthening Culinary Msme Capacity Through Practical Training Pratama Siahainenia, Johan; Greselda Gosal, Gladys; Minantyo, Hari; Agung Nugraha, Kristian; Rahnjen Wijayadne, Devi
Plakat : Jurnal Pelayanan Kepada Masyarakat Vol 8, No 1 (2026): Plakat: Jurnal Pelayanan Kepada Masyarakat
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/plakat.v8i1.25729

Abstract

This study is grounded in the persistent challenges faced by culinary heritage-based small and medium-sized enterprises (SMEs), in which strong product authenticity is often undermined by inconsistent cooking quality and unprofessional packaging, thereby limiting market competitiveness in contemporary contexts. The objective of this research is to examine the effectiveness of an integrated development strategy that combines cooking skill enhancement and packaging design innovation in revitalizing culinary heritage enterprises, employing a mixed-method approach with a dominant qualitative-descriptive design involving participatory observation, in-depth interviews, visual documentation, expert taste evaluation, and pre– and post–comparative assessment of selected enterprises participating in an intensive capacity-building program. The findings demonstrate significant improvements in cooking-skill mastery, product consistency, food-safety compliance, packaging aesthetics, storytelling effectiveness, and overall market readiness, collectively contributing to increased perceived value, expanded market access, and short-term sales growth. Furthermore, the results confirm that modernization practices such as recipe standardization, quality control, and professional packaging do not diminish culinary authenticity but instead reinforce its sustainability and reproducibility. The implications of this study suggest that culinary heritage revitalization initiatives should adopt a holistic intervention model that integrates product quality enhancement with visual storytelling, supported by policy frameworks that facilitate continuous training, innovation support, and market linkage to ensure long-term economic viability and cultural preservation.Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tantangan yang terus dihadapi oleh usaha kecil dan menengah (UKM) berbasis warisan kuliner, di mana autentisitas produk yang kuat sering kali tereduksi oleh ketidakkonsistenan kualitas masakan serta penyajian kemasan yang kurang profesional, sehingga membatasi daya saing di konteks pasar modern. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji efektivitas strategi pengembangan terpadu yang menggabungkan peningkatan keterampilan memasak dan inovasi desain kemasan dalam merevitalisasi usaha kuliner berbasis warisan, dengan menggunakan pendekatan metode campuran yang didominasi oleh desain deskriptif kualitatif melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dokumentasi visual, evaluasi cita rasa oleh ahli, serta penilaian komparatif sebelum dan sesudah pada pelaku usaha yang mengikuti program peningkatan kapasitas secara intensif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam penguasaan keterampilan memasak, konsistensi produk, kepatuhan terhadap standar keamanan pangan, estetika kemasan, efektivitas storytelling, serta kesiapan pasar secara keseluruhan, yang secara kolektif berkontribusi pada peningkatan nilai persepsi, perluasan akses pasar, dan pertumbuhan penjualan jangka pendek. Selain itu, temuan ini menegaskan bahwa praktik modernisasi seperti standarisasi resep, pengendalian kualitas, dan kemasan profesional tidak mengurangi autentisitas kuliner, melainkan justru memperkuat keberlanjutan dan reprodusibilitasnya. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa inisiatif revitalisasi warisan kuliner perlu mengadopsi model intervensi holistik yang mengintegrasikan peningkatan kualitas produk dengan storytelling visual, serta didukung oleh kerangka kebijakan yang memfasilitasi pelatihan berkelanjutan, dukungan inovasi, dan keterhubungan pasar guna menjamin keberlanjutan ekonomi jangka panjang serta pelestarian budaya.
Optimizing Digital Literacy and Legal Awareness among Early Childhood Education Teachers as a Risk Mitigation Strategy in Educational Digitalization Programs Sugiarto, Windhu
Plakat : Jurnal Pelayanan Kepada Masyarakat Vol 8, No 1 (2026): Plakat: Jurnal Pelayanan Kepada Masyarakat
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/plakat.v8i1.23418

Abstract

The rapid implementation of digitalization programs in Indonesia's Early Childhood Education (PAUD) sector has created critical governance challenges, particularly regarding legal compliance and financial accountability among educators. Thousands of PAUD principals and teachers across East Java are now directly responsible for managing digital program funds and data systems, yet many lack sufficient understanding of their legal obligations and the accountability mechanisms that govern their activities. This community service activity was conducted by the Legal Information Section (Seksi Penerangan Hukum) of the East Java High Prosecutor's Office (Kejaksaan Tinggi Jawa Timur / Kejati Jatim) on November 7, 2025, at the Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) of East Java Province, Surabaya. The activity aimed to optimize the digital literacy and legal awareness of PAUD educators as a proactive risk mitigation strategy within the context of educational digitalization programs. Employing a participatory legal education approach, the program involved interactive lectures, open question-and-answer sessions, and practical case-based discussions facilitated by Windhu Sugiarto, S.H., M.H., CSSL. Hundreds of PAUD principals and teachers from across East Java participated. Results demonstrate a high level of participant engagement and active interest in legal compliance, reflecting significant unmet demand for prosecutor-led legal education in the education sector. This activity establishes a replicable model of institutional collaboration between the justice system and the education community, with implications for strengthening integrity, preventing fund misuse, and building sustainable legal culture in PAUD governance across Indonesia.Implementasi pesat program digitalisasi di sektor Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Indonesia telah menimbulkan tantangan tata kelola yang krusial, khususnya terkait kepatuhan hukum dan akuntabilitas keuangan di kalangan pendidik, di mana ribuan kepala sekolah dan guru PAUD di seluruh Jawa Timur kini secara langsung bertanggung jawab dalam mengelola dana program digital serta sistem data, namun banyak di antara mereka belum memiliki pemahaman yang memadai mengenai kewajiban hukum dan mekanisme akuntabilitas yang mengatur aktivitas tersebut. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan oleh Seksi Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi Jawa Timur (Kejati Jatim) pada 7 November 2025 di Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Provinsi Jawa Timur, Surabaya, dengan tujuan mengoptimalkan literasi digital dan kesadaran hukum para pendidik PAUD sebagai strategi mitigasi risiko yang bersifat proaktif dalam konteks program digitalisasi pendidikan. Dengan menggunakan pendekatan pendidikan hukum partisipatif, program ini melibatkan ceramah interaktif, sesi tanya jawab terbuka, serta diskusi berbasis kasus praktis yang difasilitasi oleh Windhu Sugiarto, S.H., M.H., CSSL, dan diikuti oleh ratusan kepala sekolah serta guru PAUD dari berbagai wilayah di Jawa Timur. Hasil kegiatan menunjukkan tingkat keterlibatan peserta yang tinggi serta minat aktif terhadap isu kepatuhan hukum, yang mencerminkan adanya kebutuhan besar yang belum terpenuhi terhadap edukasi hukum yang dipimpin oleh aparat kejaksaan di sektor pendidikan, sekaligus menghasilkan model kolaborasi institusional yang dapat direplikasi antara sistem peradilan dan komunitas pendidikan, dengan implikasi pada penguatan integritas, pencegahan penyalahgunaan dana, serta pembangunan budaya hukum yang berkelanjutan dalam tata kelola PAUD di Indonesia.
Empowering Mothers Through Booklet-Based Health Education to Prevent Helminth Diseases in Children Aged 5–14 Years Ramayanti, Indri; Prameswarie, Thia; Saraswati, Nia; Erlyn, Putri; Ramadhan Hoiri, Muhammad; Silvana, Rista
Plakat : Jurnal Pelayanan Kepada Masyarakat Vol 8, No 1 (2026): Plakat: Jurnal Pelayanan Kepada Masyarakat
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/plakat.v8i1.26029

Abstract

Worm infections due to Soil Transmitted Helminths (STH) remain a significant public health problem, especially in children aged 5–14 years in areas with limited sanitation, risky environmental conditions, and low levels of family health literacy. Mothers have an important role as the main caregiver in shaping hygiene behavior and disease prevention in children, so that maternal empowerment through health education is an important preventive strategy. This activity aims to analyze the effectiveness of booklet-based health education in improving maternal knowledge, attitudes, and behaviors related to the prevention of worms in children. Community service activities were carried out in the assisted areas of the University of Muhammadiyah Palembang using a pre-experimental design of one group pretest involving 95 mothers. Interventions are carried out through health counseling using booklet media, presentations, and interactive discussions. Data were collected using pre- and post-intervention questionnaires, then analyzed using the Wilcoxon test. The results showed a significant increase in knowledge (mean 65.83 to 99.42), attitude (63.95 to 99.50), and behavior (65.37 to 100.00) with a p value of < 0.001. All participants experienced changes to the good category after the intervention. These findings show that booklet-based education is effective in improving maternal health literacy and preventive behavior. This education has important implications as a sustainable promotive and preventive strategy to strengthen family-based deworming prevention and improve the health of children in the community.Infeksi cacing akibat Soil Transmited Helminths (STH) masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang signifikan, terutama pada anak usia 5–14 tahun di daerah dengan sanitasi terbatas, kondisi lingkungan berisiko, dan rendahnya tingkat literasi kesehatan keluarga. Ibu mempunyai peran penting sebagai caregiver utama dalam membentuk perilaku higienitas dan pencegahan penyakit pada anak, sehingga pemberdayaan ibu melalui pendidikan kesehatan menjadi salah satu strategi preventif yang penting. Kegiatan ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pendidikan kesehatan berbasis booklet dalam meningkatkan pengetahuan, sikap, dan perilaku ibu terkait pencegahan cacingan pada anak. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan di wilayah binaan Universitas Muhammadiyah Palembang dengan menggunakan desain pre-experimental one group pretest yang melibatkan 95 orang ibu. Intervensi dilakukan melalui penyuluhan kesehatan dengan menggunakan media booklet, presentasi, dan diskusi interaktif. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner sebelum dan sesudah intervensi, kemudian dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada pengetahuan (mean 65,83 menjadi 99,42), sikap (63,95 menjadi 99,50), dan perilaku (65,37 menjadi 100,00) dengan nilai p < 0,001. Seluruh partisipan mengalami perubahan ke kategori baik setelah dilakukan intervensi. Temuan ini menunjukkan bahwa pendidikan berbasis buklet efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan ibu dan perilaku preventif. Edukasi ini mempunyai implikasi penting sebagai strategi promotif dan preventif yang berkelanjutan untuk memperkuat pencegahan cacingan berbasis keluarga dan meningkatkan kesehatan anak di masyarakat.
Generative Artificial Intelligence as an Adaptive Medium to Optimize Interactive Learning for Teachers at Public Special Schools Molekandella Boer, Kheyene; Nurliah, Nurliah; Wati, Masna; Aidil Ilham, Muhammad; Latifa, Latifa
Plakat : Jurnal Pelayanan Kepada Masyarakat Vol 8, No 1 (2026): Plakat: Jurnal Pelayanan Kepada Masyarakat
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/plakat.v8i1.26200

Abstract

The rapid advancement of Generative Artificial Intelligence (GenAI) has transformed the global educational landscape; however, its implementation in Public Special Schools remains limited due to low digital competence and technological access gaps. This condition contributes to the continued dominance of conventional, teacher-centered instruction that lacks adaptability to diverse student needs. This community service research aimed to enhance teachers’ competence in utilizing GenAI as an adaptive medium to optimize interactive learning. The program was conducted through a two-day workshop at SLBN Pembina, East Kalimantan Province, involving 46 teachers from elementary, junior high, and senior high special education levels. The activities included the development of two instructional modules (“Smarter Teaching with ChatGPT” and “Creative Teaching with Canva”), pre- and post-tests, hands-on practice, individual assignments, and post-activity monitoring. The findings revealed a 28.20% increase in teachers’ understanding during the ChatGPT session and a 48.96% improvement during the Canva session. Classroom monitoring further indicated enhanced student engagement and enthusiasm when AI-based materials were implemented. The implications highlight that structured and contextual training can effectively bridge the digital divide in special education settings, strengthen teacher self-efficacy, and promote more personalized, interactive, and inclusive AI-enhanced learning practicesPerkembangan pesat Generative Artificial Intelligence (GenAI) telah mentransformasi lanskap pendidikan global, namun implementasinya di Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) masih terbatas akibat rendahnya kompetensi digital dan kesenjangan akses teknologi. Kondisi ini berdampak pada masih dominannya metode pembelajaran konvensional yang kurang adaptif terhadap kebutuhan peserta didik berkebutuhan khusus. Penelitian pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam memanfaatkan GenAI sebagai media adaptif guna mengoptimalkan interactive learning. Metode pelaksanaan dilakukan melalui pendekatan pelatihan berbasis workshop selama dua hari di SLBN Pembina Provinsi Kalimantan Timur dengan melibatkan 46 guru dari jenjang SDLB, SMPLB, dan SMALB. Kegiatan meliputi penyusunan dua modul (“Mengajar Lebih Cerdas dengan ChatGPT” dan “Kreatif Mengajar dengan Canva”), pre-test dan post-test, praktik langsung, penugasan individu, serta monitoring pascakegiatan. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan pemahaman guru sebesar 28,20% pada sesi ChatGPT dan 48,96% pada sesi Canva. Monitoring lapangan juga menunjukkan meningkatnya keterlibatan dan antusiasme siswa saat materi berbasis AI diterapkan di kelas. Implikasi kegiatan ini menegaskan bahwa pelatihan terstruktur dan kontekstual mampu menjembatani kesenjangan digital di sekolah khusus, memperkuat kepercayaan diri guru, serta mendorong implementasi pembelajaran yang lebih personal, interaktif, dan inklusif berbasis teknologi AI.

Filter by Year

2019 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 8, No 1 (2026): Plakat: Jurnal Pelayanan Kepada Masyarakat Vol 7, No 2 (2025): Volume 7, Nomor 2, Desember Tahun 2025 Vol 7, No 1 (2025): Volume 7, Nomor 1, Juni Tahun 2025 Vol 7, No 2 (2025): Plakat: Jurnal Pelayanan Kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2025): Plakat: Jurnal Pelayanan Kepada Masyarakat Vol 6, No 2 (2024): Volume 6, Nomor 2 Desember Tahun 2024 Vol 6, No 1 (2024): Volume 6, Nomor 1 Juni Tahun 2024 Vol 6, No 2 (2024): Plakat: Jurnal Pelayanan Kepada Masyarakat Vol 6, No 1 (2024): Plakat: Jurnal Pelayanan Kepada Masyarakat Vol 5, No 2 (2023): Volume 5, Nomor 2 Desember Tahun 2023 Vol 5, No 1 (2023): Volume 5, Nomor 1 Juni Tahun 2023 Vol 5, No 2 (2023): Plakat: Jurnal Pelayanan Kepada Masyarakat Vol 5, No 1 (2023): Plakat: Jurnal Pelayanan Kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2022): Volume 4, Nomor 2 Desember Tahun 2022 Vol 4, No 1 (2022): Volume 4, Nomor 1 Juni Tahun 2022 Vol 4, No 2 (2022): Plakat: Jurnal Pelayanan Kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2022): Plakat: Jurnal Pelayanan Kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2021): Volume 3, Nomor 2 Desember Tahun 2021 Vol 3, No 1 (2021): Volume 3, Nomor 1 Juni Tahun 2021 Vol 3, No 2 (2021): Plakat: Jurnal Pelayanan Kepada Masyarakat Vol 3, No 1 (2021): Plakat: Jurnal Pelayanan Kepada Masyarakat Vol 2, No 2 (2020): Volume 2, Nomor 2 Desember Tahun 2020 Vol 2, No 1 (2020): Volume 2, Nomor 1 Juni Tahun 2020 Vol 2, No 2 (2020): Plakat: Jurnal Pelayanan Kepada Masyarakat Vol 2, No 1 (2020): Plakat: Jurnal Pelayanan Kepada Masyarakat Vol 1, No 2 (2019): Volume 1, Nomor 2 Tahun 2019 Vol 1, No 1 (2019): Volume 1, Nomor 1, Tahun 2019 Vol 1, No 2 (2019): Plakat: Jurnal Pelayanan Kepada Masyarakat Vol 1, No 1 (2019): Plakat: Jurnal Pelayanan Kepada Masyarakat More Issue