cover
Contact Name
Muhammad Ali Adriansyah
Contact Email
ali.adriansyah@fisip.unmul.ac.id
Phone
+6281335350368
Journal Mail Official
plakat@fisip.unmul.ac.id
Editorial Address
Jl. Muara Muntai Kampus Gn. Kelua Samarinda 75411
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
PLAKAT : Jurnal Pelayanan Kepada Masyarakat
Published by Universitas Mulawarman
ISSN : 26860686     EISSN : 27145239     DOI : 10.30872
Core Subject : Humanities, Social,
PLAKAT : JURNAL PELAYANAN KEPADA MASYARAKAT is a multidisciplinary scientific journal of social and political science that presents the implementation of science and technology in solving problems in society. This journal contains the publication of the results of community service activities, models or concepts and or their implementation in the context of increasing community participation in development, community empowerment or the implementation of services to the community. PLAKAT : JURNAL PELAYANAN KEPADA MASYARAKAT published regularly twice the year in June and December. The purpose of this journal is to disseminate ideas and results of research conducted by universities, particularly the Faculty of Social and Political Sciences at Mulawarman University, which can be applied in society. PLAKAT : JURNAL PELAYANAN KEPADA MASYARAKAT contains a variety of activities carried out both internally by the Social Sciences Mulawarman University or from externally in handling and overcoming various problems that occur in society by applying science and technology which can then be beneficial to improve the welfare of the society.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 140 Documents
Rise & Shine Together: Leadership Training to Build Innovative and Collaborative Organizations Tondang, Edoardo; Fadesthi, Pralayar Fanny; Rawindra, Muhammad Dika Randi; Zahwan, Muhammad; Eliyani, Irma; Zahra, Nikita; Apriani, Icha Machdita Risma; Fitri, Najwa Indira; Salamah, Millatus
Plakat : Jurnal Pelayanan Kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2025): Volume 7, Nomor 1, Juni Tahun 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/plakat.v7i1.19007

Abstract

The "Rise & Shine Together" training aims to improve the leadership skills of members of the Family Law Study Center (PUSAKA) of Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda State Islamic University. The problems faced by partner organizations include low initiative, communication, and collaboration between members. The method used was Participatory Experiential Leadership Training (PELT) through interactive seminars, roleplay, and case studies involving 18 participants. Cognitive evaluation was conducted by comparing pre-test and post-test results, showing an average increase in understanding of 8.76%. Participants' activeness, understanding and attention reached more than 80%. This training is effective in creating a learning environment that supports the development of leadership skills and is expected to be applied in organizations to achieve their vision and mission. Pelatihan "Rise & Shine Together" bertujuan untuk meningkatkan keterampilan kepemimpinan di antara anggota Pusat Studi Hukum Keluarga (PUSAKA) di Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda. Organisasi mitra menghadapi tantangan seperti rendahnya inisiatif, komunikasi, dan kolaborasi di antara anggota. Metode Participatory Experiential Leadership Training (PELT) diimplementasikan melalui seminar interaktif, permainan peran, dan studi kasus yang melibatkan 18 peserta. Evaluasi kognitif yang membandingkan hasil pra-tes dan pasca-tes menunjukkan peningkatan pemahaman rata-rata sebesar 8,76%. Keaktifan, pemahaman, dan keterlibatan peserta melebihi 80%. Pelatihan ini secara efektif menumbuhkan lingkungan belajar yang kondusif untuk pengembangan keterampilan kepemimpinan, diharapkan dapat diterapkan dalam organisasi untuk mencapai visi dan misinya.
Financial Management and Business Communication Training for Micro Business Unit Owners Sitepu, Sri Nathasya Br; Teguh, Monika; Vidyanata, Deandra; Sidharta, Helena
Plakat : Jurnal Pelayanan Kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2025): Volume 7, Nomor 1, Juni Tahun 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/plakat.v7i1.19241

Abstract

Abstract Pakal sub-district micro business owners experience limited knowledge to manage finances and business communication. This limitation hinders the growth of micro businesses to develop into small to medium businesses. The problem of micro business owners is overcome through community service activities in the form of financial management and business communication training. The objectives of the training include: 1) providing entrepreneurship knowledge, 2) providing knowledge of financial management concepts and practices, 3) improving communication science to the ability to practice business communication. The training motto was given to partners (housewives who own micro businesses) in the amount of 10 people. The training was carried out offline. Training activities consist of three stages, namely: observation, training and evaluation. The results of the training activities of participants/partners (housewives who own micro businesses) have increased their knowledge of entrepreneurship, financial management and knowledge of communication science. The training succeeded in improving participants' soft skills in the form of financial management practices and business communication with micro business partners. The implication is that the quality of partners (housewives) increases in the management of micro businesses. Pemilik usaha mikro kecamatan Pakal mengalami pengetahuan yang terbatas untuk mengelola keuangan dan komunikasi bisnis. Keterbatasan ini menghambat pertumbuhan usaha mikro untuk berkembang menjadi usaha kecil hingga menengah. Permasalahan pemilik usaha mikro diatasi melalui kegiatan pengabdian masyarakat berupa pelatihan manajemen keuangan dan komunikasi bisnis. Tujuan dari pelatihan meliputi: 1) memberikan pengetahuan kewirausahaan, 2) memberikan pengetahuan tentang konsep dan praktik manajemen keuangan, 3) meningkatkan ilmu komunikasi hingga kemampuan mempraktikkan komunikasi bisnis. Motto pelatihan diberikan kepada mitra (ibu rumah tangga yang memiliki usaha mikro) sebesar 10 orang. Pelatihan dilakukan secara luring. Kegiatan pelatihan terdiri dari tiga tahap, yaitu: observasi, pelatihan dan evaluasi. Hasil kegiatan pelatihan peserta/mitra (ibu rumah tangga yang memiliki usaha mikro) telah meningkatkan pengetahuan mereka tentang kewirausahaan, manajemen keuangan dan pengetahuan ilmu komunikasi. Pelatihan berhasil meningkatkan soft skill peserta berupa praktik pengelolaan keuangan dan komunikasi bisnis dengan mitra usaha mikro. Implikasinya kualitas mitra (ibu rumah tangga) meningkat dalam pengelolaan usaha mikro.
Artificial Intelligence-Based Expert System for Recirculating Aquaculture Systems in Tulungagung Regency, East Java Rahajoe, Ani Dijah; Sanjaya, Yushinta Aristina; Fauziah, Anna; Zakaria, Rino; Wibowo, Arif Setyo
Plakat : Jurnal Pelayanan Kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2025): Volume 7, Nomor 1, Juni Tahun 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/plakat.v7i1.18861

Abstract

Freshwater fish farming in Indonesia plays a crucial role in supporting food security and the economy. UD Tirta Mas Agung Abadi, based in East Java, is a key player in the breeding and cultivation of freshwater ornamental fish, as well as providing feed and aquaculture equipment. The main challenge lies in the complexity of parameters in the recirculating aquaculture system (RAS), such as weather, water quality, temperature, pH, dissolved oxygen, and other chemical contents. The reliance on experts also makes it difficult for farmers to take quick and measured actions in aquaculture management. The first solution proposed is the development of an intelligent system application based on artificial intelligence (expert systems) to efficiently manage RAS parameters. Trials have shown that 95% of respondents found the application met their needs. The second solution involves enhancing the capacity of freshwater ornamental fish farmers through training and mentoring, with 90% of respondents successfully implementing new techniques at their farming locations. These innovations have the potential to improve the efficiency and sustainability of freshwater fish farming in Tulungagung Regency. Budidaya ikan air tawar di Indonesia memegang peranan penting dalam mendukung ketahanan pangan dan perekonomian. UD Tirta Mas Agung Abadi, yang berbasis di Jawa Timur, merupakan salah satu pelaku utama dalam pembenihan dan pembesaran ikan hias air tawar, serta menyediakan pakan dan peralatan budidaya. Permasalahan utama yang dihadapi adalah kompleksitas parameter dalam sistem akuakultur resirkulasi (RAS) seperti cuaca, kualitas air, suhu, pH, oksigen terlarut, dan kandungan kimia lainnya. Ketergantungan pada pakar juga menyulitkan petani untuk menentukan tindakan budidaya yang cepat dan terukur. Solusi pertama yang ditawarkan adalah pengembangan aplikasi sistem cerdas berbasis kecerdasan buatan (sistem pakar) untuk mendukung pengelolaan parameter RAS secara efisien. Uji coba menunjukkan 95% responden merasa aplikasi ini memenuhi kebutuhan mereka. Solusi kedua adalah peningkatan kapasitas petani ikan hias air tawar melalui pelatihan dan pendampingan, dengan hasil 90% responden berhasil mempraktikkan teknik baru di lokasi budidaya mereka. Inovasi ini berpotensi meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan budidaya ikan air tawar di Kabupaten Tulungagung.
Increasing Individual Resilience to Prevent Bullying in Adolescents Herawati, Netty; Rohmah, Nailur; Sabiq, Zamzami
Plakat : Jurnal Pelayanan Kepada Masyarakat Vol 6, No 2 (2024): Volume 6, Nomor 2 Desember Tahun 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/plakat.v6i2.16399

Abstract

The bullying do not only take place in schools, but also in the pesantren where Islamic education is better. This condition emphasizes that to this day the bullying are still a threat, especially to the victims. There is a need for individual resilience in the face of psychological trauma as the impact of it becomes a shared responsibility, not only the pesantren but also the parents and society. Therefore, the purpose of dedication to this community is to increase the individual resilience of the victim to remove psychological trauma and prevent repetitive negotiations. The method of activities is carried out in the form of some psycho-educational activities, group discussions and counselling. The participants were followed by 49 the student pesantren, who were previously screened to distinguish between the perpetrator and the victim. Group discussions are given to both groups, the perpetrator and the victim, to identify the motives and the impact felt. Counseling is only given to the victim who is in great need to remove negative emotions and find enlightenment to rise from the negotiating trauma state. Implementation of community devotion activities from 19 August 2023 until 3 November 2023 supported by the research and community dedication institute Trunojoyo Madura University in cooperation with pesantren in Madura. The results showed an improvement in individual resilience based on pre-test and post-test scores of participants, with an effective contribution of 59.6%. It can be concluded that psycho-educational activities, group discussions and counselling can improve individual resistance in helping relieve psychological trauma and prevent repetitive bullying.Perundungan tidak hanya terjadi di sekolah, namun juga di pondok pesantren yang notabene pendidikan agama Islamnya lebih baik. Kondisi ini mempertegas bahwa sampai saat ini perundungan masih menjadi ancaman, khususnya terhadap korban. Perlunya ketahanan individu dalam menghadapi trauma psikis sebagai dampak yang ditimbulkan menjadi tanggungjawab bersama, bukan hanya lembaga pesantren namun juga orang tua dan masyarakat. Berdasarkan hal tersebut, tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini untuk meningkatkan ketahanan individu korban untuk menghapus trauma psikis dan mencegah perundungan berulang. Metode kegiatan dilaksanakan dalam bentuk beberapa kegiatan psikoedukasi, diskusi kelompok dan konseling. Partisipan diikuti oleh 49 santri pondok pesantren, yang diskrining sebelumnya untuk memilah antara pelaku dan korban. Diskusi kelompok diberikan kepada kedua kelompok yaitu pelaku dan korban untuk mengidentifikasi motif dan dampak yang dirasakan. Konseling hanya diberikan pada korban yang sangat membutuhkan untuk melepas emosi negative dan menemukan pencerahan untuk bangkit kembali dari kondisi trauma perundungan. Pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada Masyarakat mulai 19 Agustus 2023sampai dengan 3 November 2023 yang didukung oleh lembaga penelitian dan pengabdian kepada masyarakat Universitas Trunojoyo Madura bekerjasama dengan pondok pesantren X. Hasil menunjukkan peningkatan ketahanan individu berdasarkan nilai pre-tes dan pos-tes partisipan, dengan sumbangan efektif sebesar 59,6 %. Dapat disimpulkan bahwa kegiatan psikoedukasi, diskusi kelompok dan konseling dapat meningkatkan ketahanan individu dalam membantu melepaskan trauma psikologis dan mencegah terjadinya perundungan berulang. Monitoring dan evaluasi dilakukan berkelanjutan melalui pembentukan konselor peer group yang diikuti santri untuk mendampingi guru BK sebagai agen perubahan.
Creating a Financially Healthy Motorcycle Workshop with Structured Accounting Wati, Yenny; Yusrizal, Yusrizal; Siregar, Helly Aroza; Octafilia, Yusnita; Aprila, Bord Nandre
Plakat : Jurnal Pelayanan Kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2025): Volume 7, Nomor 1, Juni Tahun 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/plakat.v7i1.19261

Abstract

Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) that repair motorcycles in Pekanbaru confront financial management issues, particularly in providing accurate and meaningful financial reports. A lack of awareness of basic accounting principles and regular financial recording procedures makes it difficult to measure the financial performance of a business. This community service project seeks to help motorcycle repair MSMEs develop their understanding and skills in creating financial reports in compliance with accounting standards. PKM activities for motorcycle repair shop MSMEs in Pekanbaru, involving the owner or manager and three staff, will occur on-site on Wednesday, March 5, 2025, using lecture, practice, and discussion approaches. Pre- and post-tests are used to examine participants' enhanced understanding, and satisfaction surveys are used to assess activity effectiveness. Following this training session, participants' knowledge of financial report preparation was enhanced by 75%. Participants' skills improve through a learning approach that blends theoretical underpinnings from lectures, practical application of exercises, and collaborative problem-solving through discussion. This PKM activity can help to increase the economic value of motorcycle repair MSMEs by improving financial management and making more informed decisions. This activity also helps to grow and support MSMEs, which are an essential part of the economy. Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) bengkel motor di Pekanbaru menghadapi tantangan dalam pengelolaan keuangan, terutama dalam penyusunan laporan keuangan yang akurat dan relevan. Kurangnya pemahaman tentang prinsip-prinsip akuntansi dasar dan metode pencatatan keuangan yang sistematis menyebabkan kesulitan dalam mengukur kinerja keuangan usaha. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan UMKM bengkel motor dalam menyusun laporan keuangan yang sesuai dengan standar akuntansi. Kegiatan PKM yang ditujukan untuk UMKM bengkel motor di Pekanbaru, yang melibatkan pemilik atau pengelola dan tiga orang karyawan, akan dilaksanakan secara tatap muka pada Rabu, 5 Maret 2025 dengan metode ceramah, praktik, dan diskusi. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta, serta survei kepuasan untuk menilai efektivitas kegiatan. Pemahaman peserta mengenai penyusunan laporan keuangan meningkat sebesar 75% setelah mengikuti kegiatan ini. Keterampilan peserta berkembang melalui pendekatan pembelajaran yang menggabungkan dasar teori dari ceramah, aplikasi praktis dari latihan, dan kolaborasi untuk mengatasi tantangan melalui diskusi. Kegiatan PKM ini dapat berkontribusi pada peningkatan nilai ekonomis UMKM bengkel motor melalui pengelolaan keuangan yang lebih baik dan pengambilan keputusan yang lebih tepat. Kegiatan ini juga berkontribusi pada pertumbuhan dan keberlanjutan UMKM, yang merupakan salah satu pilar penting perekonomian.
Golden Generation: Efforts to Counseling Drug-Free Parenting in the Family Environment for Family Empowerment and Welfare Members Hardiansyah, Hardiansyah; Saputro, Edi; Norviandy, Rayhan; Fathar, Yoga Putra; Ma’ruf, Amar; Aditya, Muhammad Raditya; Firjatullah, Firjatullah
Plakat : Jurnal Pelayanan Kepada Masyarakat Vol 6, No 2 (2024): Volume 6, Nomor 2 Desember Tahun 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/plakat.v6i2.16191

Abstract

Drug abuse has become a serious issue in Sindang Sari Village, Samarinda, due to the lack of understanding about the dangers of drugs. The aim of this community service by the researchers is to enhance the knowledge of the KB Village (Quality Family) cadres on drug prevention and the crucial role of parents in shaping resilient children. The counseling method was carried out by students of Psychology and Social and Political Sciences to 13 members of the PKK, and the evaluation was conducted through pre-tests and post-tests. The results showed a significant increase in the knowledge of the KB Village cadres after the counseling (mean pre-test: 4.83, mean post-test: 6.92). It was concluded that there was an increase in understanding and knowledge regarding drug-free parenting among PKK members.. This research highlights the family as a primary stronghold in preventing drug abuse. Proper parenting practices can help children avoid misuse of substance. Therefore, it is crucial to strengthen the role of families in drug prevention efforts.Penyalahgunaan narkoba menjadi permasalahan serius di Kelurahan Sindang Sari, Samarinda, dengan minimnya pemahaman tentang bahayanya narkoba. Tujuan pengabdian dari peneliti untuk meningkatkan pengetahuan anggota kampung KB (keluarga Berkualitas) tentang pencegahan narkoba dan peran penting orang tua dalam membentuk anak yang tangguh. Metode Penyuluhan dilakukan oleh mahasiswa Psikologi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik kepada 13 anggota PKK dan evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test. Hasil terjadi peningkatan signifikan dalam pengetahuan anggota kampung KB setelah penyuluhan (mean pre-test: 4.83, mean post-test: 6.92). Disimpulkan bahwa meningkatnya pemahaman dan pengetahuan mengenai pola asuh yang bebas narkoba pada anggota PKK. Implikasi dalam penelitian ini adalah Penelitian ini menunjukkan bahwa keluarga merupakan benteng utama dalam pencegahan narkoba. Pola asuh yang tepat dari orang tua dapat membantu anak-anak terhindar dari penyalahgunaan narkoba. Oleh karena itu, penting untuk meningkatkan peran keluarga dalam upaya pencegahan narkoba.
DISC Based Leadership Training For Middle Management Employees Garvin, Garvin
Plakat : Jurnal Pelayanan Kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2025): Volume 7, Nomor 1, Juni Tahun 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/plakat.v7i1.19403

Abstract

Leadership skills are essential for middle management employees to guide their teams in achieving organizational goals. An effective leadership style is one that adapts the leader’s communication style to each team member. This community engagement activity aims to educate middle management employees on leadership styles using the DISC model. The partner for this activity is PT. X, located in North Jakarta. The community engagement program was conducted in three stages. In the first stage, the organizers and the partner held discussions to tailor the training materials according to the partner's needs. The second stage involved a workshop and training sessions for 30 participants. This stage was divided into two sessions: the first session provided participants with a DISC personality assessment and an explanation of their respective profiles, while the second session covered leadership styles based on the DISC model, including simulations and case studies. In the third stage, the program was evaluated based on participant feedback through a questionnaire. The results indicated that the program was well-executed, and participants found the material beneficial, relevant to their challenges, clear, and easy to understand. Additionally, participants felt actively engaged throughout the sessions. Karyawan dalam kategori manajemen menengah memerlukan keterampilan kepemimpinan untuk membawa tim mencapai tujuan organisasi. Adapun PT.X yang berlokasi di Jakarta membutuhkan pelatihan terkait gaya kepemimpinan untuk karyawan-karyawannya yang berada pada posisi manajemen menengah. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengedukasi gaya kepemimpinan karyawan manajemen menengah dengan model DISC. Mitra dari kegiatan pengabdian ini adalah PT.X yang berlokasi di Jakarta Utara. Kegiatan pengabdian dilaksanakan dalam 3 tahap. Tahap pertama, pelaksana dan mitra berdiskusi agar dapat mempersiapkan materi sesuai dengan kebutuhan mitra. Tahap kedua, kegiatan pengabdian dilaksanakan dengan metode workshop dan pelatihan kepada 30 orang. Tahap kedua dilaksanakan dalam dua sesi, yakni sesi pertama peserta mendapatkan assessment kepribadian DISC dan penjelasan profil masing-msaing, dan pada sesi kedua peserta mendapatkan penjelasan gaya kepemimpinan berdasarkan DISC serta melakukan simulasi dan studi kasus. Tahap ketiga, kegiatan dievaluasi sesuai dengan masukan dari peserta melalui pengisian kuesioner. Berdasarkan evaluasi dari peserta, kegiatan pengabdian mendapatkan skor rata-rata di atas 3,72 (skala 1-4) untuk semua indikator, yakni edukatif, objektif, akuntabel, dan transparan. Hal ini menandakan bahwa peserta mendapatkan manfaat dari materi, materi dapat menjawab masalah, materi yang diberikan saat pengabdian jelas dan mudah dipahami, serta peserta merasa dilibatkan secara aktif.
Socialization and Simple Bookkeeping Practice in Joint Business Dasa Wisma Rosella, Lempake Village Arghyanti, Farras Aprilia; Ngapiyatun, Sri; Sarazar, Shera Vanessa; Rasyid, Miranti
Plakat : Jurnal Pelayanan Kepada Masyarakat Vol 6, No 2 (2024): Volume 6, Nomor 2 Desember Tahun 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/plakat.v6i2.16726

Abstract

Dasa Wisma Rosella is one of the business groups in RT 19, Lempake Village, North Samarinda District. This joint venture group produces various products made from rosella flowers, including syrup and jam. The production activities of the Dasa Wisma business group still use simple financial management, there is no neatly organized bookkeeping system so that there are no financial statements produced every month that can be used as material for business evaluation and supervision due to limited knowledge of members about financial statements so that the results of the business are not too visible, because without good financial management a business group will find it difficult to understand the conditions his own efforts well. This community service activity aims to educate and provide direct counseling on the importance of good and correct bookkeeping in financial recording techniques or proper business bookkeeping to Dasa Wisma Rosella 1 business actors. The method used is observation and direct practice to the field. The results of these community service activities are 1) increased knowledge about the importance of recording Dasa Wisma Rosella's business financial transactions, 2) increased knowledge about forms of financial recording tools such as bookkeeping, income statements including by calculating the cost of goods produced from the products they produce. The benefit of this community service activity is that the community can know how to do good and correct bookkeeping with simple accounting. After conducting counseling with direct practice, now the members of Dasa Wisma can understand and understand how to record financial transactions into accounting bookkeeping simply.Dasa Wisma Rosella dapat dikatakan sebagai bagian dari kelompok usaha yang ada di RT 19 Kelurahan Lempake Kecamatan Samarinda Utara. Kelompok usaha bersama ini memproduksi berbagai produk yang berbahan dasar bunga rosella, antara lain ada sirup dan selai. Kegiatan produksi kelompok usaha Dasa Wisma ini masih menggunakan pengelolaan keuangan secara Belum ada sistem pembukuan yang terorganisir dengan baik, sehingga belum tersedia laporan keuangan bulanan yang bisa digunakan untuk evaluasi dan pengambilan keputusan. Pengawasan usaha karena keterbatasan pengetahuan anggota tentang laporan keuangan sehingga hasil dari usaha tersebut  tidak terlalu tampak, karena tanpa adanya pengelolaan keuangan yang baik suatu kelompok usaha akan sulit memahami kondisi usahanya sendiri dengan baik.  Kegiatan pengabdian pada Program pengabdian ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan penyuluhan langsung tentang pentingnya pencatatan keuangan yang tepat kepada pelaku usaha di Dasa Wisma Rosella 1. Metode yang digunakan meliputi observasi dan praktik lapangan. Hasil dari kegiatan ini meliputi: 1) peningkatan pengetahuan mengenai pentingnya pencatatan transaksi keuangan usaha Dasa Wisma Rosella, 2) peningkatan pemahaman tentang berbagai alat pencatatan keuangan seperti pembukuan, laporan laba rugi, serta cara menghitung harga pokok produksi dari produk yang dihasilkan. Manfaat dari kegiatan ini adalah para anggota Dasa Wisma kini dapat memahami dan menerapkan pembukuan sederhana dengan menggunakan konsep akuntansi dasar setelah mengikuti penyuluhan dan praktik langsung.
Preventing Juvenile Delinquency: Socializing the Negative Impact on Elementary School Students O Oklibela, Refika; Kisanjani, Alex; Novia Rahman, Nadya
Plakat : Jurnal Pelayanan Kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2025): Volume 7, Nomor 1, Juni Tahun 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/plakat.v7i1.17692

Abstract

Adolescents are expected to be the next generation capable of bringing positive change. However, adolescence is also a period of seeking recognition and self-existence, making them vulnerable to engaging in behaviour that violates norms and laws, commonly referred to as juvenile delinquency. Juvenile delinquency not only affects the individual but also those around them. Thus, efforts are needed to minimize such behaviours. This activity aims to provide elementary school students with an understanding of the negative impacts that can arise from juvenile delinquent behaviours, both for themselves and others around them. The participants were 52 fifth-grade elementary school students, 25 females and 25 males. Through the socialization activity, students learned about behaviours that fall under juvenile delinquency, the causes, the impacts on themselves and others, and applicable laws and sanctions related to juvenile delinquency. Several changes occurred in the participants' cognitive aspects before and after the material was presented. The socialization conducted served as an initial step to minimize juvenile delinquency. Future programs may focus on empowering teachers and parents to prevent and reduce juvenile delinquency. Remaja diharapkan untuk menjadi generasi penerus bangsa yang mampu membawa perubahan positif, namun masa remaja juga merupakan periode untuk mencari pengakuan dan eksistensi diri sehingga remaja rentan untuk melakukan hal-hal yang melanggar norma dan hukum yang berlaku, yang dikenal dengan kenakalan remaja. Kenakalan remaja tidak hanya berdampak pada diri remaja saja, namun juga orang lain di sekitarnya, sehingga diperlukan upaya untuk meminimalisir perilaku tersebut. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada siswa-siswi sekolah dasar mengenai dampak negatif yang akan terjadi akibat perilaku-perilaku kenalakan remaja, baik untuk diri sendiri maupun orang sekitar. Peserta kegiatan merupakan siswa-siswa kelas V sekolah dasar yang berjumlah 52 orang, terdiri dari 25 perempuan dan 25 laki-laki. Melalui kegiatan sosialisasi, para siswa mendapatkan pengetahuan mengenai perilaku-perilaku yang termasuk dalam kenakalan remaja, faktor penyebab, dampak yang timbul akibat kenakalan remaja untuk diri sendiri dan orang lain, serta peraturan hukum yang berlaku sebagai sanksi atau kenakalan remaja. Terdapat beberapa perubahan yang terjadi sebelum dan sesudah pemberian materi terhadap aspek kognitif peserta. Sosialisasi yang telah dilakukan merupakan langkah awal dalam upayan meminimalisir kenakalan remaja. Program selanjutnya dapat berfokus pada upaya pemberdayaan guru dan orangtua dalam mencegah dan mengurangi kenakalan remaja.
Manunggal Daya Village: Building Independence Through Economic and Cultural Empowerment Arum Sary, Kezia; Saudi Firdaus, Muhammad; Lathifatunisa, Ani; Nor Aleyda, Siti; Adelina Panjaitan, Irma; Ariefudin, Rico; Ansarullah, Muhammad; Pratama Tulili, Hadie; Agustina, Sintanur; Giyofanni, Lims; Octavianur, Rima; Regita, Regita
Plakat : Jurnal Pelayanan Kepada Masyarakat Vol 6, No 2 (2024): Volume 6, Nomor 2 Desember Tahun 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/plakat.v6i2.17319

Abstract

This research aims to identify and analyze the potential of the Manunggal Daya Village community. The methods used are interviews, observation, concept preparation, and implementation process. Interviews were conducted with community leaders, local entrepreneurs, and farmers to obtain comprehensive information on existing potentials, totaling three people. Observations are carried out to understand real conditions in the field, such as educational facilities, agricultural practices and health services. From the results of this research, a video profile was created that displays these potentials, as an educational and promotional medium to attract the attention of parties interested in village development. The process of making a video profile of the potential of Manunggal Daya Village begins with preparing a thorough concept. This includes several interrelated strategic steps to ensure that the resulting video is able to convey the message in an effective and interesting way.  The findings obtained show that there is potential for the residents of Manunggal Daya Village in the fields of agriculture, economics, education and health. However, several challenges such as lack of facilities and facilities hinder the development of this potential. It is hoped that this research can become a reference for village development policies and improve the quality of life of the community.Pembuatan Video ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis potensi masyarakat Desa Manunggal Daya. Metode yang digunakan adalah wawancara, observasi, penyusunan konsep, dan proses pelaksanaan. Wawancara dilakukan dengan tokoh masyarakat, pengusaha lokal, dan petani untuk mendapatkan informasi yang komprehensif mengenai potensi yang ada yang berjumlah tiga orang. Observasi dilakukan untuk memahami kondisi nyata di lapangan, seperti sarana pendidikan, praktik pertanian, dan layanan kesehatan. Dari hasil perancangan ini, dibuatlah video profil yang menampilkan potensi-potensi tersebut, sebagai media edukasi dan promosi untuk menarik perhatian pihak-pihak yang berkepentingan dalam pengembangan desa. Proses pembuatan video profil potensi Desa Manunggal Daya dimulai dengan penyusunan konsep yang matang. Hal ini mencakup beberapa langkah strategis yang saling berkaitan untuk memastikan bahwa video yang dihasilkan mampu menyampaikan pesan dengan cara yang efektif dan menarik.  Adapun temuan yang didapatkan menunjukkan adanya potensi warga Desa Manunggal Daya dalam bidang pertanian, ekonomi, pendidikan, dan kesehatan. Namun, beberapa tantangan seperti kurangnya sarana dan fasilitas menghambat perkembangan potensi tersebut. Pembuatan video ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi kebijakan pembangunan desa dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.