cover
Contact Name
Muhammad Ali Adriansyah
Contact Email
ali.adriansyah@fisip.unmul.ac.id
Phone
+6281335350368
Journal Mail Official
plakat@fisip.unmul.ac.id
Editorial Address
Jl. Muara Muntai Kampus Gn. Kelua Samarinda 75411
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
PLAKAT : Jurnal Pelayanan Kepada Masyarakat
Published by Universitas Mulawarman
ISSN : 26860686     EISSN : 27145239     DOI : 10.30872
Core Subject : Humanities, Social,
PLAKAT : JURNAL PELAYANAN KEPADA MASYARAKAT is a multidisciplinary scientific journal of social and political science that presents the implementation of science and technology in solving problems in society. This journal contains the publication of the results of community service activities, models or concepts and or their implementation in the context of increasing community participation in development, community empowerment or the implementation of services to the community. PLAKAT : JURNAL PELAYANAN KEPADA MASYARAKAT published regularly twice the year in June and December. The purpose of this journal is to disseminate ideas and results of research conducted by universities, particularly the Faculty of Social and Political Sciences at Mulawarman University, which can be applied in society. PLAKAT : JURNAL PELAYANAN KEPADA MASYARAKAT contains a variety of activities carried out both internally by the Social Sciences Mulawarman University or from externally in handling and overcoming various problems that occur in society by applying science and technology which can then be beneficial to improve the welfare of the society.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 140 Documents
Strategy to Increase Sales through Rebranding and Diversification of Ginger Syrup "Dwi Dewii" Safeyah, Muchlisiniyati; Mandasari, Virginia; Kusuma, Ramadhani Mahendra
Plakat : Jurnal Pelayanan Kepada Masyarakat Vol 6, No 2 (2024): Volume 6, Nomor 2 Desember Tahun 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/plakat.v6i2.17054

Abstract

This article examines the strategy to increase the sales of "Dwi Dewii" ginger syrup in Kelurahan Bendo through rebranding and product diversification. Ginger syrup, known for its health benefits such as boosting immunity, faces challenges in marketing and sales, primarily due to conventional marketing strategies that only target adult consumers and are less appealing to younger audiences. This program aims to identify the gaps in current marketing strategies and develop new methods to enhance the product’s appeal and sales. The methodology used includes observation, interviews, and an analysis of existing packaging designs and marketing techniques. This community service project involved four lecturers and three students, collaborating with the primary partner, "Dwi Dewii" Ginger Syrup small-scale enterprise, and four other local small-scale enterprises producing traditional Blitar souvenirs in Kelurahan Bendo. The steps taken included redesigning the product packaging, providing training in digital marketing, and product diversification. Rebranding and diversification are expected to increase market appeal and broaden the consumer base, especially among younger demographics. The new packaging design aims to enhance the product's quality perception and attract a wider range of consumers. Product diversification is anticipated to improve customer satisfaction and boost sales volume. Furthermore, optimizing digital marketing through social media and e-commerce has proven effective in increasing visibility and consumer interaction, ultimately contributing to the economic growth of the partner small-scale enterprises.Artikel ini mengkaji strategi peningkatan penjualan produk sirup jahe "Dwi Dewii" di Kelurahan Bendo melalui pendekatan rebranding dan diversifikasi produk. Sirup jahe yang dikenal karena manfaat kesehatannya, seperti meningkatkan imunitas, menghadapi tantangan dalam hal pemasaran dan penjualan. Hal ini terutama disebabkan oleh strategi pemasaran konvensional yang hanya menjangkau kalangan usia dewasa dan kurang menarik bagi konsumen usia remaja. Program ini bertujuan untuk mengidentifikasi permasalahan dalam strategi pemasaran yang ada serta mengembangkan metode baru yang dapat meningkatkan daya tarik dan penjualan produk. Metode yang digunakan meliputi observasi, wawancara, dan analisis terhadap desain kemasan serta teknik pemasaran yang sedang diterapkan. Kegiatan pengabdian ini melibatkan empat dosen dan tiga mahasiswa, yang bekerja sama dengan mitra utama, yaitu UMKM Sirup Jahe Merah "Dwi Dewii", serta empat UMKM lainnya yang memproduksi oleh-oleh khas Kota Blitar di Kelurahan Bendo. Langkah-langkah yang dilakukan mencakup perancangan ulang kemasan produk, pelatihan pemasaran digital, dan diversifikasi produk. Rebranding dan diversifikasi diharapkan mampu meningkatkan daya tarik pasar serta memperluas segmentasi konsumen, termasuk kalangan remaja. Desain kemasan baru dirancang untuk memperbaiki citra kualitas produk dan menarik perhatian konsumen yang lebih luas. Diversifikasi produk diharapkan dapat meningkatkan kepuasan pelanggan dan volume penjualan. Selain itu, optimalisasi pemasaran digital melalui media sosial dan e-commerce dinilai efektif dalam meningkatkan visibilitas dan interaksi dengan konsumen, yang pada akhirnya berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi mitra UMKM.
Early Introduction of Emotions: CERIA Program to Develop Children's Emotional Intelligence with Storytelling Methods Dyan Prastika, Netty; Rahayu, Diah; Purwanti, Silviana
Plakat : Jurnal Pelayanan Kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2025): Volume 7, Nomor 1, Juni Tahun 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/plakat.v7i1.17798

Abstract

The early introduction of emotions is an important step in supporting children's psychological development. However, many young children still struggle to recognize and express their emotions appropriately. The lack of effective methods in emotional education within school environments remains a challenge that needs to be addressed. The community service program "CERIA" (Smart Emotion through Storytelling Method) is designed to help young children recognize and express various types of emotions in a healthy way through an interactive and educational storytelling approach. This program was implemented at Alifia Kindergarten, Samarinda, involving 33 children as participants. The methods used include reading emotion-themed storybooks, interactive discussions, and craft activities to strengthen the children’s understanding of the emotions introduced. Evaluation results showed an increase in the children's ability to recognize and express various emotions, as well as improved engagement in emotion-based activities. This program highlights the importance of storytelling-based approaches in supporting the emotional development of young children and can serve as an effective learning model in early childhood education. Pengenalan emosi sejak dini merupakan langkah penting dalam mendukung perkembangan psikologis anak-anak, namun masih banyak anak usia dini yang kesulitan mengenali dan mengekspresikan emosi mereka dengan tepat. Kurangnya metode yang efektif dalam pendidikan emosional di lingkungan sekolah menjadi tantangan yang perlu diatasi. Program pengabdian masyarakat "CERIA" (Cerdas Emosi Melalui Metode Bercerita) dirancang untuk membantu anak-anak usia dini mengenali dan mengekspresikan berbagai jenis emosi secara sehat melalui pendekatan storytelling yang interaktif dan edukatif. Program ini dilaksanakan di TK Alifia, Samarinda, dengan melibatkan 33 anak sebagai peserta. Metode yang digunakan meliputi pembacaan buku cerita bertema emosi, diskusi interaktif, serta aktivitas prakarya untuk memperkuat pemahaman anak terhadap emosi yang telah diperkenalkan. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman anak-anak dalam mengenali dan mengekspresikan berbagai jenis emosi, serta meningkatkan keterlibatan mereka dalam aktivitas berbasis emosi. Program ini menegaskan pentingnya pendekatan berbasis cerita dalam mendukung perkembangan emosional anak usia dini dan dapat menjadi model pembelajaran yang efektif dalam pendidikan anak.
Education on Prevention of Bullying Behavior: Eradicating the Seeds of Bullying in Elementary School Students Setyastuti, Yuanita; Fahrianoor, Fahrianoor; Kumalawati, Rosalina; Yuliarti, Astinana; Hidayat, Muhammad Nizar
Plakat : Jurnal Pelayanan Kepada Masyarakat Vol 6, No 2 (2024): Volume 6, Nomor 2 Desember Tahun 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/plakat.v6i2.17358

Abstract

This program was implemented at SDN Belitung Utara 3 Banjarmasin to provide education on bullying behavior to students and teachers. The aim of the program was to improve understanding related to bullying, its types, its impact, and prevention strategies. The program was conducted in several stages: (1) pre-test to measure students' initial knowledge, (2) education through socialization covering the understanding of bullying and preventive actions, (3) post-test to evaluate students' improved understanding after the socialization, and (4) program sustainability through the installation of "STOP BULLYING" educational posters in the school environment. Evaluation results showed a 26.08% increase in students' knowledge regarding types of bullying and how to deal with it. This improvement reflects the program's effectiveness in raising awareness among students and teachers about the importance of preventing bullying behavior. Although there were some challenges, such as limited program scope and budget constraints, this success provides a strong foundation for further efforts to reduce bullying incidents in elementary schools. The continuation of education through visual media is expected to continuously remind students and teachers of the importance of preventing bullying and creating a safe and positive learning environment. Program Dosen Wajib Mengabdi (PDWA) ini dilaksanakan di SDN Belitung Utara 3 Banjarmasin untuk memberikan edukasi mengenai perilaku perundungan (bullying) kepada siswa dan guru. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman terkait bullying, jenis-jenisnya, dampak yang ditimbulkan, serta strategi pencegahannya. Pelaksanaan program dilakukan dalam beberapa tahap: (1) pre-test untuk mengukur pengetahuan awal siswa, (2) edukasi dalam bentuk sosialisasi yang mencakup pemahaman tentang bullying dan tindakan pencegahannya, (3) post-test untuk mengevaluasi peningkatan pemahaman siswa setelah sosialisasi, dan (4) keberlanjutan program melalui pemasangan poster edukasi "STOP BULLYING" di lingkungan sekolah. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan siswa sebesar 26,08% terkait jenis-jenis bullying dan cara menghadapinya. Peningkatan ini menunjukkan efektivitas program dalam meningkatkan kesadaran siswa dan guru mengenai pentingnya mencegah perilaku perundungan. Meskipun terdapat beberapa kendala, seperti keterbatasan cakupan program dan dana yang terbatas, keberhasilan ini memberikan fondasi yang kuat untuk pengembangan lebih lanjut dalam mengurangi angka bullying di sekolah dasar. Keberlanjutan edukasi melalui media visual diharapkan dapat terus mengingatkan siswa dan guru akan pentingnya mencegah bullying dan menciptakan lingkungan belajar yang aman dan positif.
Strategies to Increase Parents' Awareness of Stunting Prevention: Community Service Initiatives in Riau Province in Supporting the Sustainable Development Goals (SDGs) Eka Nizmi, Yusnarida; Olivia, Yessi; Yulia, Rahmi; Takwa, Tuah Kalti
Plakat : Jurnal Pelayanan Kepada Masyarakat Vol 6, No 2 (2024): Volume 6, Nomor 2 Desember Tahun 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/plakat.v6i2.17109

Abstract

The community service activity aims to enhance the understanding of parents and young couples regarding stunting and the importance of ensuring that children are free from this issue to achieve the Sustainable Development Goals (SDGs) in Riau Province. The primary challenge faced is the low level of knowledge about stunting and its impacts, which can lead to nutritional deficiencies that potentially affect children's health and intellectual development. The method employed in this initiative is an interactive workshop involving 50 participants, including parents, prospective parents, and healthcare professionals. This activity is conducted in collaboration with the local Health Department, which serves as a partner to provide materials and facilitators. Evaluation is carried out through pre-tests and post-tests to assess participants' knowledge improvement, as well as surveys regarding changes in attitudes and behaviors related to child nutrition. Data collection methods include questionnaires and interviews as primary data, along with literature reviews as secondary data. The results achieved from this activity indicate an 80% improvement in participants' understanding of stunting prevention, as well as positive changes in parenting practices and children's nutritional intake. Through this initiative, it is hoped that the community will become more cognizant of the importance of nutrition during the first 1,000 days of life, which can lead to a healthier and more qualified generation.Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman orang tua dan pasangan muda mengenai stunting serta pentingnya memastikan anak-anak bebas dari masalah ini guna mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) di Provinsi Riau. Masalah yang dihadapi adalah rendahnya pengetahuan tentang stunting dan dampaknya, yang dapat mengakibatkan anak-anak mengalami defisiensi gizi yang berpotensi mempengaruhi kesehatan dan perkembangan intelektual mereka. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah workshop interaktif dengan melibatkan 50 peserta, termasuk orang tua, calon orang tua, dan tenaga kesehatan. Kegiatan ini bekerja sama dengan Dinas Kesehatan setempat sebagai mitra untuk memberikan materi dan fasilitator. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan peserta, serta survei mengenai perubahan sikap dan perilaku terkait gizi anak. Metode pengumpulan data dilakukan dengan mengisi angket dan  wawancara sebagai data primer, serta studi pustaka sebagai data sekunder. Hasil yang telah dicapai dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan pemahaman peserta tentang pencegahan stunting sebesar 80%, serta perubahan positif dalam pola asuh dan asupan gizi anak. Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat lebih sadar akan pentingnya gizi dalam 1000 hari pertama kehidupan, yang dapat berdampak pada generasi yang lebih sehat dan berkualitas.
The Effectiveness of Inspiring Members Participation, Active Commitment, and Togetherness Training on Increasing Active Participation of Organizational Members Safitri, Chayrina Ramida; Harasuna, Frida Zakiyya; Gaol, Dameria Lumban; Amanda, Alya Try; Hasriaini, Aisyah; Nikmah, Putri Amanatun; Pratama, Fernanda Putra; Hastuandari, Liana Shanti; Saputra, Agung Dwi
Plakat : Jurnal Pelayanan Kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2025): Volume 7, Nomor 1, Juni Tahun 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/plakat.v7i1.19248

Abstract

Commitment, togetherness, and active participation of organizational members play a strategic role in the success of an organization. However, members of the Keluarga Pelajar Mahasiswa Balikpapan (KPMB) Samarinda have shown a lack of active involvement in the organization. This study aims to evaluate the effectiveness of the IMPACT training program (Inspiring Members Participation, Active Commitment, and Togetherness) in increasing members' active participation in the organization. The training methods used included pre-test and post-test learning evaluations, material presentations, discussions, trainer performance assessments, and behavior evaluations. The training was attended by 21 members of KPMB. The training results indicated an increase in knowledge level, as evidenced by a rise in the pre-test to post-test scores from 79.0 to 83.8. Based on the statistical analysis conducted, the significance value (2-tailed) obtained was 0.390, which is greater than 0.05 (p > 0.05), indicating that there was no statistically significant difference before and after the intervention. Although there was a descriptive increase in participants' knowledge scores after the IMPACT training, the statistical test results showed that the increase was not significant. This suggests that the IMPACT training has not yet had a statistically strong impact on participants' knowledge regarding commitment and togetherness in enhancing active participation in the organization. Komitmen, keakraban, dan partisipasi aktif anggota organisasi memiliki peran strategis dalam keberhasilan organisasi. Namun realitanya, para anggota yang tergabung dalam Keluarga Pelajar Mahasiswa Balikpapan (KPMB) Samarinda diketahui menunjukkan partisipasi yang kurang untuk terlibat aktif dalam organisasi. Pelaksanaan pengabdian masyarakt ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pelatihan IMPACT (Inspiring Members Participation, Active Commitment, and Togetherness) dalam meningkatkan partisipasi aktif anggota organisasi. Metode pelatihan yang digunakan meiputi uji pre-test dan posttest evaluasi pembelajaran, pemaparan materi, diskusi, dan evaluasi reaksi penyajian trainer dan evaluasi perilaku. Pelatihan ini diikuti oleh 21 peserta anggota KPMB. Hasil pelatihan menunjukkan adanya kenaikan pada tingkat pengetahuan dibuktikan dengan skor nilai pre-post dari 79,0 menjadi 83,8. Berdasarkan hasil analisis statistik yang telah dilakukan ditemukan bahwa sebelum dan sesudah diberikan perlakuan, diperoleh keterangan bahwa nilai signifikansi (2-tailed) adalah sebesar 0,390 dimana nilai tersebut lebih dari 0,05 (P > 0,05), sehingga disimpulkan tidak terdapat perbedaan yang signifikan. Meskipun terjadi peningkatan skor pengetahuan peserta secara deskriptif setelah diberikan pelatihan IMPACT, hasil uji statistik menunjukkan bahwa peningkatan tersebut tidak signifikan. Hal ini menunjukkan bahwa pelatihan IMPACT belum memberikan dampak yang cukup kuat terhadap pengetahuan peserta mengenai komitmen dan keakraban untuk meningkatkan partisipasi aktif anggota organisasi.
Realizing Economic Independence of Housewives through the Provision of Business Model Canvas Education Adelaide Herijanto, Beatrix; Smith Sayuti, Bill; Natasya Br Sitepu, Sri
Plakat : Jurnal Pelayanan Kepada Masyarakat Vol 6, No 2 (2024): Volume 6, Nomor 2 Desember Tahun 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/plakat.v6i2.17438

Abstract

The empowerment program for housewives in Glagaharum village aims to address the lack of business knowledge among women who have sewing skills. Through the provision of education on the Business Model Canvas, it is expected that the women participating in this training can independently and effectively design their own businesses. This activity begins with a pre-test given to 8 people followed by the process of identifying the value proposition of each participant, and then an explanation of each element in the Business Model Canvas such as customer segments, value propositions, distribution channels, customer relationships, key resources, key activities, key partners, revenue streams, and cost structure. The results of this program can be seen through the post-test results, which show an improvement in scores compared to the pre-test. Additionally, the participants were able to design and organize their own business models using Business Model Canvas during the meeting. Therefore, it can be concluded that this activity shows an increase in the participants' understanding of business knowledge, and it is hoped that the participants can design their business models in a more structured and market-oriented manner. Program pemberdayaan ibu-ibu rumah tangga di desa Glagaharum bertujuan untuk mengatasi masalah keterbatasan pengetahuan bisnis yang dimiliki oleh kalangan ibu-ibu yang memiliki kemampuan untuk menjahit. Melalui pemberian edukasi pengetahuan business model canvas, diharapkan bahwa ibu-ibu yang mengikuti pelatihan ini dapat merancang bisnis mereka sendiri secara mandiri dan efektif. Kegiatan ini diawali dengan pemberian pre-test kepada 8 orang ibu-ibu peserta dilanjutkan dengan proses identifikasi proposisi nilai dari setiap ibu-ibu, lalu penjelasan daripada setiap elemen yang ada pada business model canvas seperti segmen pelanggan, proposisi nilai, saluran distribusi, hubungan dengan pelanggan, sumber daya utama, aktivitas kunci, mitra utama, sumber pendapatan, dan struktur biaya. Hasil dari program ini dapat dilihat dengan hasil pemberian post-test yang memiliki peningkatan nilai daripada pre-test. Ditambah ibu-ibu peserta kegiatan pada pertemuan tersebut sudah dapat merancang dan menyusun model bisnis mereka masing-masing dalam business model canvas. Sehingga dapat disimpulkan bahwa kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dari ibu-ibu dalam pengetahuan bisnis dan diharapkan bahwa ibu-ibu peserta dapat merancang model bisnis mereka dengan lebih terstruktur dan berorientasi terhadap pasar.
Paving the Way for Out-of-School Youth by Strengthening Digital Content Creation Skills Teguh, Monika; Aji, Imanuel Deny Krisna; Rahmawati, Kuncoro Dewi; Senaharjanta, Ignasius Liliek; Haryono, Cosmas Gatot
Plakat : Jurnal Pelayanan Kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2025): Volume 7, Nomor 1, Juni Tahun 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/plakat.v7i1.19246

Abstract

Education is the right of every citizen. Unfortunately, various social and economic problems cause unfortunate youths to drop out of school. Without the provision of education, these young people are threatened with difficulties in getting a job and a decent life in the future. In response to this problem, a French NGO called Life Project For Youth (LP4Y) provides assistance by providing certified informal education and training for out-of-school youth in various regions of the world, one of which is in Indonesia, in the city of Surabaya. In carrying out its mission LP4Y realizes that they do not always have experts to teach the knowledge or skills needed by the youth, so they collaborate with Ciputra University Surabaya as a partner in developing fostered youth. Specifically in this activity, the purpose of the service carried out is to strengthen the skills of young people in the field of content creation, and encourage their confidence to use these skills. The methods used include training, technology application, and mentoring. Then evaluated through surveys to participants and implementing partners. Participants who took part in the activity consisted of 15 young people. From this activity, participants have succeeded in making photo and video works that become portfolios for them to find jobs in fields that require these skills. Participants also stated that they are more confident to seek employment in fields other than administration due to the new skills they learned. Pendidikan merupakan hak setiap warga negara. Namun sayangnya berbagai permasalahan sosial dan ekonomi menyebabkan pemuda-pemuda yang tidak beruntung harus mengalami putus sekolah. Tanpa adanya bekal pendidikan, maka pemuda ini terancam akan kesulitan mendapatkan pekerjaan dan hidup yang layak ke depannya. Menanggapi permasalahan ini, sebuah LSM dari Perancis bernama Life Project For Youth (LP4Y) memberikan bantuan dengan memberikan pendidikan dan pelatihan informal bersertifikat bagi para pemuda putus sekolah di berbagai wilayah di dunia, salah satunya adalah di Indonesia, di kota Surabaya. LP4Y menyadari bahwa mereka tidak selalu memiliki tenaga ahli untuk mengajarkan ilmu atau skill yang dibutuhkan oleh para pemuda, sehingga mereka menggandeng Universitas Ciputra Surabaya sebagai mitra dalam mengembangkan para pemuda binaan. Secara khusus dalam kegiatan ini, tujuan pengabdian yang dilaksanakan adalah untuk memperkuat skill para pemuda di bidang content creating, serta mendorong kepercayaan diri mereka untuk menggunakan skill tersebut. Metode yang digunakan antara lain pelatihan, penerapan teknologi, dan pendampingan. Kemudian di evaluasi melalui survei kepada peserta maupun mitra pelaksana. Peserta yang mengikuti kegiatan terdiri dari 15 orang pemuda. Dari kegiatan ini, peserta telah berhasil membuat karya foto dan video yang menjadi portofolio bagi mereka untuk mencari pekerjaan di bidang yang membutuhkan skill tersebut. Peserta juga menyatakan mereka lebih percaya diri untuk mencari pekerjaan di bidang lain selain bidang administratif berkat skill bari yang mereka pelajari. Implikasi dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah para pemuda putus sekolah yang memiliki keterampilan baru di bidang digital content creating.
Gaining Effective Profitability with Training in Factory Overhead Cost Calculation for Printing Businesses Wati, Yenny; Yusrizal, Yusrizal; Irman, Mimelientesa; Fadrul, Fadrul; Renaldo, Nicholas
Plakat : Jurnal Pelayanan Kepada Masyarakat Vol 6, No 2 (2024): Volume 6, Nomor 2 Desember Tahun 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/plakat.v6i2.17127

Abstract

Inadequate information and the ineffective ability to distribute factory overhead costs to determine production costs might lead to lower-than-optimal earnings. This problem is the basis for this PKM action because the business owner's intended strategy is ineffective. This PKM activity wants to assist and boost efficiency in obtaining profits for printing entrepreneurs by developing knowledge and capacity to accurately calculate the cost of production, particularly factory overhead costs, to estimate a business's profit or loss each period. The approaches used in this PKM action include empowerment, instruction, and practice. On Saturday, September 7, 2024, the owner of a printing business and three of his employees participated in PKM offline. In line with evaluation findings, instruction, and practice boosted competency by 75%. This improved ability is the outcome of mistakes being identified through offline instruction and the PKM team suggesting fixing any difficulties that exist. This PKM action can maximize the annual profit gained for the printing business's long-term viability. This PKM was held so that the printing business may develop, improve, and actively contribute more to Indonesia's economic growth.Pengetahuan yang minim dan kemampuan mengalokasikan biaya overhead pabrik yang tidak efektif dalam menentukan harga pokok produksi dapat mengakibatkan laba yang diperoleh kurang optimal. Permasalahan tersebut menjadi dasar dilakukan kegiatan PKM ini karena strategi bisnis yang direncanakan oleh pemilik usaha menjadi tidak tepat. Kegiatan PKM ini bertujuan untuk membantu dan meningkatkan efisiensi dalam pencapaian laba bagi pelaku usaha percetakan dengan meningkatkan pengetahuan dan kemampuan dalam menentukan biaya produksi khususnya biaya overhead pabrik secara akurat untuk mengetahui besarnya laba maupun rugi suatu bisnis setiap periodenya. Metode dalam kegiatan PKM ini adalah pemberdayaan, pelatihan, dan praktik. Pelaku usaha percetakan dan tiga orang pegawainya mengikuti PKM secara luring pada Sabtu, 7 September 2024. Bersumber pada data evaluasi, setelah latihan dan praktik, kemahiran berkembang sebesar 75%. Kemahiran yang meningkat tersebut disebabkan kekeliruan bisa diketahui dalam pelatihan secara luring dan tim PKM menyampaikan rekomendasi untuk membenahi kekeliruan yang terjadi. Kegiatan PKM ini bisa mengoptimalkan pendapatan laba yang diperoleh setiap tahun berjalan untuk kelangsungan usaha percetakan. PKM ini diadakan agar usaha percetakan dapat berkembang, meningkat, dan berperan aktif dalam pertumbuhan perekonomian Indonesia.
Heartfelt Listening: Enhanching Student Empathy Through Peer Counseling Training Khostarina, Tina; Nasution, Nur Aisyah Rahmani; Sandra, Agnes; Abimael, Rakel; Setiawan, Indra YI.; Lieando, Sharon Antonia Trifosa; Situmorang, Brigitta Juliana; Margareta, Tina
Plakat : Jurnal Pelayanan Kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2025): Volume 7, Nomor 1, Juni Tahun 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/plakat.v7i1.19296

Abstract

Social and academic changes significantly impact the quality of students' daily social interactions. One of the key factors contributing to the decline in social interactions is a lack of empathy. A decline in empathy has become increasingly prevalent among university students, making it more difficult for them to understand and appreciate the emotions of others. This condition is reflected in the rising cases of bullying and can also affect students' academic success. The aim of this program is to enhance students' empathy through peer counseling training. The training method was implemented through education and role-playing activities to 16 psychology students. The effectiveness of the training was evaluated through pre-test and post-test questionnaires assessing empathy levels. The results showed a significant difference in empathy levels before and after the training. The increase in empathy was evidenced by the average pre-test score of 53.00 and the average post-test score of 62.00. The implications of this program suggest that peer counseling training can effectively enhance empathy among students. Empathy is a crucial quality for psychology students, enabling them to better understand, support, and assist their peers in navigating various challenges. Perubahan sosial dan akademik mempengaruhi kualitas interaksi sosial mahasiswa sehari-hari. Salah satu faktor penurunan interaksi sosial ini adalah kurangnya empati. Penurunan empati marak terjadi di kalangan mahasiwa. Hal ini membuat para mahasiswa menjadi kesulitan dalam memahami dan menghargai emosi orang lain. Kondisi ini dapat terlihat dari semakin tingginya kasus bullying dan juga dapat berpengaruh terhadap kesukesesan akademik. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan empati melalui pelatihan konseling sebaya. Metode pelatihan dilaksanakan melalui pemberian edukasi dan roleplay kepada 16 orang mahasiswa. Evaluasi terhadap hasil pelatihan dilakukan melalui kuesioner pre-test dan post-test terkait empati. Berdasarkan hasil pre-test dan post-test terhadap peserta pelatihan, diketahui bahwa terdapat perbedaan tingkat empati sebelum dan sesudah mengikuti pelatihan. Peningkatan empati yang siginifikan ditunjukkan dari skor rata-rata pre-test sebesar 53,06 dan rata-rata post-test sebesar 62,00. Implikasi dari pengabdian ini menunjukkan bahwa pelatihan konselor sebaya dapat meningkatkan empati pada mahasiswa. Empati menjadi kualitas penting bagi mahasiswa psikologi agar dapat memahami, mendukung, dan membantu teman sebaya dalam menghadapi tantangan yang dihadapi.
Optimization of Assik Website Services (Arek Suroboyo Siap Kerjo) in Expanding Employment Opportunities in Surabaya Rufianty, Zahwa Dalya; Takarini, Nurjanti
Plakat : Jurnal Pelayanan Kepada Masyarakat Vol 6, No 2 (2024): Volume 6, Nomor 2 Desember Tahun 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/plakat.v6i2.17698

Abstract

Unemployment remains a major issue in Surabaya, despite a decline in the Open Unemployment Rate (TPT) over the past three years. This program aims to assist job seekers through direct mentoring and career counseling using the ASSIK Website (Arek Suroboyo Siap Kerjo). The methods include observation, guidance on CV and cover letter writing, and teaching how to utilize ASSIK. Assistance is routinely provided at the Surabaya City Department of Industry and Manpower, involving an average of 30 daily visitors. The study results indicate that 28 job seekers were satisfied with the services, gained an understanding of how to use the digital platform, and improved their readiness for the job selection process. Job placements managed by the Surabaya City Department of Industry and Manpower using the ASSIK Website showed a significant 30% increase compared to the previous year. Challenges include limiteds service capacity and the need to enhance ASSIK features. Recommendations include implementing an efficient queuing system and offering virtual mentoring services to reach more job seekers. Pengangguran tetap menjadi isu utama di Kota Surabaya meskipun telah menjadi penurunan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) dalam tiga tahun terakhir. Program ini bertujuan mendukung pencari kerja dengan memanfaatkan Website ASSIK (Arek Suroboyo Siap Kerjo) melalui pendampingan langsung dan konseling karir. Metode yang digunakan mencakup observasi, bimbingan penyusunan CV dan surat lamaran, serta bimbingan cara menggunakan Website ASSIk. Pendampingan dilakukan secara rutin di Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kota Surabaya dengan melibatkan 30 pengunjung harian. Hasil dari penelitian, 28 pencari kerja merasa puas dengan layanan, pemahaman cara menggunakan platform digital dan kesiapan menghadpi proses seleksi kerja. Penempatan kerja yang dikelola Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kota Surabaya melalui penggunaan Website ASSIK menunjukkan peningkatan signifikan sebesar 30% dibanding tahun sebelumnya. Namun, tantangan yang dihadapi meliputi keterbatasan kapasitas layanan dan kebutuhan pengembangan fitur ASSIK. Disarankan untuk mengimplementasi sistem antrian lebih efisien dan menyediakan layanan pendampingan virtual untuk menjangkau lebih banyak pencari kerja.