cover
Contact Name
MUHAMAD DANI SOMANTRI
Contact Email
muhamaddanisomantri34@gmail.com
Phone
+6285295076808
Journal Mail Official
jurnalmutawasith@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Hukum Ekonomi Syariah, Fakultas Syariah IAILM Tasikmalaya
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Mutawasith: Jurnal Hukum Islam
ISSN : 27222764     EISSN : 27234681     DOI : -
Core Subject : Religion,
Mutawasith is the academic journal of Islamic law that was first published in 2018 by the Program of Sharia Economics Law (Muamalah) of the Institute of Islamic Religion Mubarokiyah Tasikmalaya. The Mutawasith Journal is published periodically twice in one year in June and December. The focus of the study from the Mutawasith Journal emphasizes the research or conceptual results relating to the study of Islamic law, sharia economic law, family law, and the social institution of contemporary Islamic Law (actual) by writing methods referring to the standards of scientific writing. The Mutawasith Journal publicly receives contributions from academics and non-academics related to the topic of journal Studies. All published articles do not necessarily present a journal view, or other institution that has a relationship with the publication of a journal.
Articles 114 Documents
Kontekstualisasi Filosofis Zakat sebagai Media Dakwah Modern (Studi Kasus di Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shadaqah NU Karawang) Ai Imas Mursydiah Zein; Asep Hermawan Anwar; Ahmad Hasan Ridwan
Mutawasith: Jurnal Hukum Islam Vol 6 No 1 (2023)
Publisher : Prodi Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47971/mjhi.v6i1.592

Abstract

Fenomena perubahan terjadi pada masalah sosial khususnya dalam pengelolaan zakat sebagai media dakwah tentunya menghadapi ragam problematika, mengharuskan adanya langkah preventif yang dilakukan Lazisnu Karawang dalam mengedepankan langkah seruan pada suatu kebaikan dan mencegah pada suatu keburukan, yaitu nilai daripada dakwah itu sendiri. Metode penelitian adalah analisis kualitatif deskriptif, data primer diperoleh dari Lazisnu Karawang melalui wawancara yang sementara Data sekunder berupa bukti pencatatan, pembukuan, dan kumpulan data. Hasil penelitian menunjukan, secara ontologis, membayar zakat pada hakikatnya melaksanakan perintah Allah serta jadi rukun Islam. Secara epistemologis, ilmu pengetahuan zakat diperoleh dari al-Qur’ an serta hadits, dan karya- karya para ulama. Secara aksiologis, ketetapan zakat ini dapat dilihat dari Lazisnu Karawang yang memiliki beberapa program penyaluran dana dari ZIS, program-program tersebut adalah: pertama NUCare, kedua NUPraneur, ketiga NUSmart, dan yang keempat NUSkill. Semua program tersebut menjadi senjata lazisnu untuk meminimalisir kemiskinan daerah Karawang. Program-program tersebut sangatlah efektif apabila dapat terealisasikan dengan baik dan berorientasi untuk kepentingan hidup. Program penuntasan kemiskinan dikemas secara modern oleh Lazisnu untuk menyerukan kebaikan kepada kelompok aghnia untuk menyalurkan sebagian hartnya sebagaimana ketetapan dalam syariat Islam untuk membantu masyarakat yang tidak mampu.
Pengaruh Strategi Pemasaran Agen terhadap Pencapaian Penjualan Produk Asuransi Siswakoe (Studi Kasus di PT. Asuransi Umum Bumiputera Muda 1967 Pusat Divisi Syariah Jakarta Selatan) Iah Saniah; Nurlailiyah Aidatus Sholihah; Endah Robiatul Adawiyah
Mutawasith: Jurnal Hukum Islam Vol 6 No 1 (2023)
Publisher : Prodi Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47971/mjhi.v6i1.594

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pengaruh sistem pemasaran agen terhadap pencapaian penjualan produk asuransi siswakoe. Metode penulisan ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif, Sumber data primer diperoleh dari data dokumen pemasaran agen, dan sumber data sekunder diambil dari hasil wawancara. Jenis data berupa data kualitatif, teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan penelusuran dokumen terkait pemasaran agen, dan wawancara. Teknik analisis data berupa deskriptif. Berdasarkan penelitian yang dilakukan menunjukan bahwa sistem pemasaran agen berpengaruh pada penjualaan produk asuransi syariah di PT. Bumida Syariah Pusat Jakarta. Akad yang digunakan dalam pengelolaan premi yaitu menggunakan dana tabarru yang melalui hibah dan akad wakalah bil ujrah dan dana tijari yaitu melalui akad mudhorobah. Menurut Ahamd Ifham Sholihin tolong menolong (ta’awun) dan saling menanggung (takaful) merupakann prinsip dasar Asuransi Syariah. Adapun akad didalam Asuransi syariah menggunakan akad tabarru dan akad tijari.
Praktik Pernikahan dan Perceraian di Bawah Tangan Diana Farid; Muhammad Husni Abdulah Pakarti; Hendriana Hendriana; Iffah Fathiah; Moh. Imron Taufik
Mutawasith: Jurnal Hukum Islam Vol 6 No 1 (2023)
Publisher : Prodi Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47971/mjhi.v6i1.612

Abstract

Pencatatan perkawinan dan perceraian masih menjadi polemik di kalangan masyarakat. Pemisahan antara agama dan peraturan hukum negara menjadi sebab awal terjadinya ketidaktertiban administrasi perkawinan dan perceraian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui akibat hukum yang disebabkan oleh perkawinan dan perceraian tidak dicatat, faktor-faktor yang melatarbelakanginya juga upaya hukum apa yang dapat dilakukan terutama di lingkungan masyarakat kecamatan Sukajadi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah normatif empiris dengan pendekatan kualitatif. Adapun jenis penelitian yang digunakan adalah studi lapangan (field research) terkait dengan kehidupan masyarakat kecamatan Sukajadi ditinjau dari kasus perkawinan dan perceraian yang tidak dicatat. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa penyebab dari maraknya praktik perkawinan dan perceraian tidak tercatat adalah pemahaman masyarakat terkait dikotomi hukum agama dan negara serta keterbatasan ekonomi, ketidak sadaran akan pentingnya tercatatkan perkawinan maupun perceraian resmi di pengadilan, malas untuk mengurus-ngurus pendaftaran ke KUA maupun ke pengadilan untuk cerai, dan terakhir faktor orang tua memilih menikahkan anak-anaknya dibawah umur tanpa dispensasi nikah.
Pemenuhan Hak Perlindungan dan Pemeliharaan Anak Pascaperceraian Menurut Hukum Islam dan Perundang-Undangan Safira Nafa Khairina; Farkhani Farkhani
Mutawasith: Jurnal Hukum Islam Vol 6 No 1 (2023)
Publisher : Prodi Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47971/mjhi.v6i1.615

Abstract

Pernikahan menimbulkan akibat hukum begitu juga dengan perceraian. perceraian selain berdampak kepada suami istri juga berdampak kepada anak karena hak-hak anak tidak dapat terpenuhi secara utuh yang sangat berdampak pada kehidupan anak kedepanya. Tanggung jawab sebagai orang tua tidak terhenti begitu saja hanya karena perceraian. Setelah perceraian kedua orang tua tetap berkewajiban untuk melaksanakan tanggung jawabnya seperti memberikan pengasuhan, pendidikan, dan pemeliharaan yang layak, sehingga anak tetap tumbuh dan berkembang sebagaimana mestinya. Namun kenyataanya banyak anak yang tidak mendapatkan hak pengasuhan, pemeliharaan, dan pendidikan secara layak, pengadilan hanya menjadi ajang kompetisi para mantan suami istri guna memenangkan hak-haknya namun yang menjadi kewajibanya justru terabaikan. Maka dari itu perlu upaya perlindungan agar hak-hak anak tidak terabaikan. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan yuridis normatif yaitu menggali data dari aspek kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwasanya Perundang-Undangan telah mengatur dan melindungi hak-hak anak pasca perceraian. Ibu yang lebih berhak memelihara anak belum mumayyiz atau belum berumur 12 tahun dan ayah bertanggung jawab terhadap biaya pemeliharaan anak sesuai dengan putusan pengadilan, dengan begitu perceraian bukanlah alasan terabaikanya perlindungan dan pemeliharaan anak. Apabila ketentuan tersebut dilanggar maka telah menyalahi Undang-Undang No. 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dapat dikenai sanksi perdata maupun pidana.
Optimization of Zakat Management in the Era Of Industrial Revolution 4.0 Asman Asman; Ahmed Ahmed
Mutawasith: Jurnal Hukum Islam Vol 6 No 1 (2023)
Publisher : Prodi Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47971/mjhi.v6i1.616

Abstract

Management in the management of zakat nationally was socialized after the issuance of Law Number 38 of 1999 concerning Zakat Management in Indonesia. However, in the course of the management of zakat management in Indonesia, there are problems in the formation of zakat management at the regional, district, sub-district and zakat managers in the form of community organizations. So that in zakat management the distribution of zakat is not right on target so that zakat management gets pros and cons in the community. The purpose of this study is to examine more deeply the implications of zakat management in Indonesia through the literature so that answers are obtained such as the contribution of solutions in this study. The methodology in this research is the type in this research is a qualitative research literature. While the approach in this study uses a normative juridical approach. The results in this study are the management of zakat management must be adjusted to the needs of those who are entitled to receive it according to the socio-economic conditions of Muslim citizens
Pertimbangan Pengguna Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) dalam Berdonasi ZIS di Baznas Kabupaten Cirebon Al-Mustaqim, Dede
Mutawasith: Jurnal Hukum Islam Vol 7 No 1 (2024)
Publisher : Prodi Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47971/mjhi.v7i1.693

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi minat masyarakat dalam menggunakan QRIS untuk berdonasi ZIS di Baznas Kabupaten Cirebon. Permasalahan utama yang diteliti adalah rendahnya tingkat penggunaan QRIS dalam berdonasi ZIS di wilayah tersebut. Metode penelitian yang digunakan kualitatif, melibatkan kuesioner terhadap 126 responden, wawancara langsung dengan 8 masyarakat, serta wawancara dengan seorang ahli manajemen zakat dan wakaf. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor kepercayaan, kedekatan jarak lokasi, dan kenyamanan dan kemudahan penggunaan adalah faktor-faktor utama yang mempengaruhi minat masyarakat dalam menggunakan QRIS untuk berdonasi ZIS. Selain itu, faktor PNS dan faktor terorganisir juga memiliki pengaruh yang signifikan. Implikasi penelitian ini adalah bahwa Baznas Kabupaten Cirebon perlu memperkuat kepercayaan masyarakat, meningkatkan ketersediaan lokasi yang dekat, memastikan kenyamanan dan kemudahan penggunaan QRIS, serta melibatkan PNS dan mengorganisir program dengan baik dalam upaya meningkatkan minat masyarakat dalam menggunakan QRIS untuk berdonasi ZIS.
Relevansi Penentuan Kuantitas Mahar dalam Pernikahan Masyarakat Bugis di Kecamatan Mendahara Perspektif Maslahah dan Urf Ilham, Amar Muhammad; Umar, Hasbi; Ramlah, Ramlah; Arsyad, Arsyad
Mutawasith: Jurnal Hukum Islam Vol 6 No 2 (2023)
Publisher : Prodi Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47971/mjhi.v6i2.722

Abstract

This research is the relevance of determining the quantity of dowry in Bugis weddings in the Mendahara sub-district from the perspective of Maslahah and Urf. The purpose of this study is first, to provide the results of a study of how the quantity of dowry is in the Bugis community in Mendahara District. Second, to examine how the relevance of dowry is to the social strata of the Bugis community in Mendahara District. Third, to analyze how Islamic law relates to the phenomenon of the quantity of dowry in the Bugis community in Mendahara District. This method is used to research on natural object conditions where the researcher is the key instrument. The results of this study indicate that the Bugis community in Mendahara District and in several other Bugis areas cannot differentiate the values ​​between dui' menre and sompa. This may be due to the hedonistic modern social lifestyle, where people only see lively weddings in the area.
Internalisasi Maqashid Al Syari’ah dalam Konservasi Kesenian Tradisional Arif, Firman Muhammad
Mutawasith: Jurnal Hukum Islam Vol 6 No 2 (2023)
Publisher : Prodi Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47971/mjhi.v6i2.728

Abstract

Interaksi dan keberlanjutan kesenian dinilai telah memengaruhi aspek sosial dan finansial sehingga wajib dijaga, dirawat dan dilestarikan. Penelitian bertujuan melestarikan kesenian tradisional dan selanjutnya diteliti dengan melakukan penghayatan dan penerimaan konsep maqashid al syari’ah sebagai ide, gagasan dan nilai dari ajaran Islam sebagai bagian dari konsep yang disinergikan dan dikembangkan dalam pelestarian kesenian tradisional. Konsep maqashid al syari’ah dengan lima hal pokoknya; penjagaan dan pengembangan nilai agama, jiwa, akal, keturunan dan harta terbukti sinergi dan menyatu dalam upaya pelestarian kesenian tradisional. Konsep spiritual yang tertuang dalam maqashid al syari’ah bukan sebatas mengawal purifikasi tapi juga melakukan pengembangan yang harmoni dengan pelestarian kesenian tradisional dan secara konkret dipresentasikan dalam bentuk kebijakan, empiris, aksi sosial dan atensi kultural dari pemerintah, asosiasi dan komunitas penggiat kesenian tradisional. Penelitian mengungkapkan bahwa maqashid al syari’ah bukan sebatas konsep yang menghegemoni aspek ibadah yang tertuang dalam bentuk tekstual tapi juga aspek muamalah secara maknawi dan kontekstual seperti pelestarian kesenian tradisional yang mendukung aspek sosial, politik, kultural dan finansial.
The Application of Artificial Intelligence in Islamic Law Discovery Karimullah, Suud Sarim
Mutawasith: Jurnal Hukum Islam Vol 6 No 2 (2023)
Publisher : Prodi Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47971/mjhi.v6i2.748

Abstract

This study comprehensively explores using artificial intelligence (AI) to discover Islamic law. This study relies on literature study with literature analysis conducted in an integrative and comprehensive manner. The results of this study indicate that the use of artificial intelligence in the discovery of Islamic law provides deep and efficient analytical capabilities, enabling the identification of Islamic legal trends, agreements, and differences between schools. However, challenges arise regarding transparency, bias, and the role of humans in the decision-making process. To combat this, solid ethical guidelines and strict regulations are needed. Artificial intelligence also influences the development of Islamic law by assisting in adaptation to the modern context, bridging the gap between Islamic law and technology, and facilitating a more inclusive and global understanding of Islamic law. In this context, collaboration between Islamic jurists, computer scientists, and religious communities is critical to harnessing artificial intelligence's full potential in supporting relevant and responsive Islamic law in changing times.
Hubungan Fiqih, Kalam, dan Tasawuf dalam Pandangan Thariqat Qadiriyah Wa Naqsyabandiyah Suryalaya Tasikmalaya Jamaludin, Jamaludin; Rahayu, Solihah Sari
Mutawasith: Jurnal Hukum Islam Vol 6 No 2 (2023)
Publisher : Prodi Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47971/mjhi.v6i2.752

Abstract

This research explains the relationship between the practice of fiqh, kalam and Sufism in the community of TQN Suryalaya. The approach used is juridical-normative with qualitative research methods. Qualitative data sourced from reference books of Tarekat Qadiriyah wa Naqsyabandiyah Suryalaya community. The results of the study found that phenomenologically, the religious life of the TQN Suryalaya community describes the events of obedience and legal awareness that reflect the identity of esoteric and exoteric rites of Islamic teachings. Most of them are carried out based on a strong awareness and belief that it can be a medium to achieve the potential and high purpose of life, namely insan kamil or akhlak karimah. The form of relationship between the understanding of the Tarekat Qadiriyah wa Naqsyabandiyah Suryalaya community in relation to the practice of the integration of fiqh, kalam and Sufism is at-Tadaruj (tiered and sequential unity) seen in six main teachings, namely: First, Talqin; Second, Miftah al-Shudur; Third, Uquudul Juman; Fourth, the book Akhlakul Karimah Akhlakul Mahmudah, based on Mudawamatul Dhikr. fifth, the Book of Worship as a Method of Guidance for Victims of Drug Abuse and Juvenile Delinquency; and sixth, tanbih.

Page 7 of 12 | Total Record : 114