cover
Contact Name
Nurdayati
Contact Email
fdati028@gmail.com
Phone
+6281392037831
Journal Mail Official
ojsjpp@gmail.com
Editorial Address
Jl Magelang Kopeng km 7 Tegalrejo Magelang
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Penelitian Peternakan Terpadu
ISSN : 27145964     EISSN : 27145964     DOI : -
Core Subject : Health, Agriculture,
Jurnal Penelitian Peternakan Terpadu merupakan salah satu jurnal yang dikelola Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan Yoma) yang berlokasi di Magelang yang terbit pertama kali pada tahun 2005. Jurnal Penelitian Peternakan Terpadu merupakan jurnal ilmiah menerbitkan artikel atau karya ilmiah hasil penelitian dalam bidang Ilmu-ilmu peternakan yang meliputi Penyuluhan Peternakan, Sosial Ekonomi Peternakan, Pakan ternak, Kesehatan hewan, dan produksi ternak.
Articles 95 Documents
Perbedaan Pemberian Dosis Serbuk Daun Kelor (Moringa oleifera) Terhadap Kualitas Sperma Domba Ekor Tipis (Ovis aries) Differences In Giving Dosage Of Moringa Leaf Powder (Moringa oleifera) On Sperm Quality Of Thin Tail Sheep (Ovis aries) Rokhah, Mas; Kusuma, Yudiani Rina; Andanawari, Suci
Jurnal Penelitian Peternakan Terpadu Vol. 6 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : UPPM Politekik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan Yoma)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36626/jppt.v6i2.1317

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh serbuk daun kelor (Moringa oleifera) terhadap kualitas sperma Domba Ekor Tipis (Ovis aries) serta untuk mengetahui tingkat penggunaan serbuk daun kelor (Moringa oleifera) yang efektif untuk meningkatkan kualitas sperma Domba Ekor Tipis (Ovis aries). Penelitian ini dilakukan selama 45 hari. Bahan yang digunakan meliputi 12 ekor Domba Ekor Tipis (Ovis aries), serbuk daun kelor (Moringa oleifera). Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap terdiri dari 4 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan terdiri dari P0 (tanpa pemberian serbuk daun kelor), P1 (10 g serbuk daun kelor), P2 (20 g serbuk daun kelor), P3 (30 g serbuk daun kelor). Variabel yang diteliti meliputi volume, pH, motilitas Individu, viabilitas, dan abnormalitas sperma. Metode Analisis Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan analysis of Variance (ANOVA) apabila terjadi perbedaan hasil yang signifikan maka dilanjutkan dengan Duncan’s New Multiple Test (DMRT). Hasil penelitian diketahui bahwa pemberian serbuk daun kelor (Moringa oleifera) terdapat pengaruh sangat nyata (P0,05). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pemberian serbuk daun kelor (Moringa oleifera) dengan dosis 30 g merupakan dosis yang efektif untuk meningkatkan kualitas sperma Domba Ekor Tipis (Ovis aries).
The Impact of Extension on Sheep Haemonchosis Treatment Using Mango Leaf Powder on Farmer Adoption Through Motion Graphics Videos In Ngipik Village, Pringsurat District Nurdayati, Nurdayati; Ma’mun, Mukhammad Farkhan; Akbarrizki, Muzizat
Jurnal Penelitian Peternakan Terpadu Vol. 6 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : UPPM Politekik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan Yoma)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36626/jppt.v6i2.1302

Abstract

This research was conducted in Ngipik Village, Temanggung District, Temanggung Regency. The study aimed to determine the influence of extension on sheep haemonchosis treatment using mango leaf powder on farmer adoption through motion graphics videos in Ngipik Village, Pringsurat District. The respondents used in this activity were 35 sheep farmers in Ngipik Village, selected using purposive sampling. The study design used the One Group Pretest-Posttest Design to measure the effect, with pretest data collected before the extension and posttest data collected after the extension through field visits and interviews using questionnaires. The data analysis methods used were descriptive analysis and statistical analysis using the Wilcoxon test. The effectiveness value of extension in making mango leaf powder for haemonchosis through motion graphics videos was 68.15, categorized as effective, while the effectiveness value of behavior change in sheep farmers was 33.83, categorized as moderately effective. The results of the Wilcoxon test analysis showed that there was a significant change (p<0.01) in the adoption stages (interest, awareness, evaluation, trial, and adoption) of farmers before and after the extension in making mango leaf powder for haemonchosis treatment in sheep through motion graphics videos in Ngipik Village, Pringsurat District.
Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Minat Peternak Terhadap Pembuatan Briket Feses Kambing Dan Serbuk Gergaji Di Desa Tegalarum Kecamatan Borobudur Kabupaten Magelang Haqiqi, Aulia Akbar; Nurdayati, Nurdayati; Akimi, Akimi
Jurnal Penelitian Peternakan Terpadu Vol. 6 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : UPPM Politekik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan Yoma)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan penelitian dilaksanakan di Desa Tegalarum Kecamatan Borobudur, pada 29 Maret sampai dengan 31 Mei 2022. Tujuan yang dicapai ialah untuk mengetahui minat peternak dan pengaruh faktor (umur, tingkat pendidikan, pengalaman beternak, dan juga kepemilikan ternak) terhadap minat peternak dalam pembuatan briket feses kambing dan serbuk gergaij. Penelitian menggunakan desain one group pre-post test design dengan mengambil sampel peternak sejumlah 30 yang mana hasilnya dituangkan dalam garis kontinum untuk mengetahui capaian minat. Dan analisis statistik menggunakan jenis regresi linier berganda untuk mengatahui pengaruh faktor umur, tingkat pendidikan, pengalaman beternak, dan juga kepemilikan ternak terhadap minat peternak.Hasil analisis menunjukkan minat peternak di Desa Tegalarum dalam membuat briket feses kambing dan serbuk gergaji berada pada tingkatan sedang dengan nilai pencapaian sebesar 74,4%. Faktor (umur, tigkat pendidikan, pengalaman beternak, dan juga kepemilikan ternak) secara simultan berpengaruh sangat signifikan terhadap minat peternak dalam membuatan briket feses kambing dan serbuk gergaji (P<0,01). Sedangkan secara parsial faktor umur dan tingkat penddikan berpengaruh sangat signifikan (P<0,01). Kemudian faktor pengalaman beternak dan kepemilikan ternak tidak berpengaruh (P >0,05).
Persepsi Kelompok Ternak Barokah Terhadap Pembuatan Silase Rumput Odot (Pennisetum Purpureum Cv.Mott) Sebagai Pakan Alternatif Ternak Kambing Di Desa Borobudur Kecamatan Borobudur Kabupaten Magelang Javario, Chelso; Nurdayati, Nurdayati; Dewi, Dias Aprita
Jurnal Penelitian Peternakan Terpadu Vol. 6 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : UPPM Politekik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan Yoma)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36626/jppt.v6i2.1323

Abstract

Kegiatan penelitian ini dilaksanakan di Desa Borobudur, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang pada tanggal 28 Maret sampai dengan 31 Mei 2022. Pengkajian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi kelompok ternak Barokah dan faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi kelompok ternak Barokah pada pembuatan silase rumput odot di Desa Borobudur, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan metode sampel jenuh dengan jumlah responden sebanyak 30 orang. Alat yang digunakan ialah kuesioner sebanyak 20 soal, variabel pertama yang dikaji yaitu persepsi kelompok ternak Barokah dilihat dari karakteristik inovasi yaitu keuntungan relatif, kesesuaian, kerumitan, ketercobaan, dan keterlihatan. Kemudian dianalisis dengan metode deskriptif menggunakan skala likert. Variabel kedua yaitu faktor-faktor yang diduga berpengaruh pada persepsi kelompok ternak Barokah yang kemudian dianalisis menggunakan analisis statistik regresi linear berganda. Hasil yang diperoleh ialah keuntungan relatif sebesar 571, kesesuaian 509, kerumitan 586, ketercobaan 330, dan keterlihatan 357 dengan total skor 2.937 dengan kategori setuju. Berdasarkan hasil uji analisis statistik regresi linear berganda, terdapat pengaruh sangat signifikan (P<0,01) secara simultan antara variabel independen yaitu X1, X2, X3, dan X4 dengan persepsi responden. Berdasarkan uji t variabel pengalaman beternak dan intensitas penyuluhan berpengaruh secara signifikan (P<0,05) namun umur dan tingkat pendidikan berpengaruh secara tidak signifikan (P>0,05) terhadap persepsi responden.
Persepsi Kelompok Wanita Tani Bugenvil Terhadap Pembuatan Permen Susu Sapi Dengan Penambahan Buah Naga Merah (Hylocereus polyrhizus) Khairunnisa, Irma; Hartati, Puji; Sunardi, Sunardi
Jurnal Penelitian Peternakan Terpadu Vol. 6 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : UPPM Politekik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan Yoma)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36626/jppt.v6i2.1324

Abstract

Kegiatan penelitian ini dilaksanakan di Desa Kayumas Kecamatan Jatinom Kabupaten Klaten pada tanggal 28 Maret sampai 31 Mei 2022. Pengkajian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi kelompok wanita tani Bugenvil dan faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi terhadap pembuatan permen susu sapi dengan penambahan buah naga merah. Kajian penyuluhan dilakukan menggunakan rancangan desain one- shot case study artinya dalam kajian ini dilakukan satu kali pengambilan data setelah kegiatan penyuluhan. Sampel yang digunakan adalah 50 responden dengan metode sampling sensus. Pengukuran persepsi dengan bantuan kuisoner. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dan analisis statistic regresi logistic. Variable independen dalam kajian ini adalah umur, tingkat pendidikan dan pengalaman beternak dan variable dependen adalah persepsi kelompok wanita tani Bugenvil. Persepsi dianalisis dengan analisis deskriptif berdasarkan nilai median sehingga diketahui persepsi baik dan tidak baik. Analisis regresi logistic digunakan untuk mengetahui pengaruh variable independen secara simultan ataupun parsial terhadap persepsi kelompok wanita tani Bugenvil di Desa Kayumas. Pengukuran persepsi berdasarkan karakteristik inovasi dengan analisis skor median dari 50 responden. Jumlah responden dengan persepsi baik adalah 26 responden dan jumlah responden dengan persepsi tidak baik adalah 24 responden. Koefisien regresi tingkat pendidikan sebesar -1.331 yang artinya semakin meningkat pendidikan satu satuan maka persepsi akan berkurang 1.331. sedangkan besarnya koefisien regresi pengalaman beternak sebesar -0.093 yang artinya semakin meningkat pengalaman beternak satu satuan maka persepsi akan menurun 0.093. faktor umur berpengaruh tidak nyata (P> 0,05) terhadap persepsi sedangkan faktor tingkat pendidikan dan pengalaman beternak berpengaruh nyata (P< 0,05).
ANALISIS PREFERENSI KONSUMEN DAN KUALITAS ORGANOLEPTIK SATE DARI DAGING BERBEDA DI KOTA SAMARINDA Juita, Firda; Istiqoma, Istiqoma; Haris, Muh Ichsan
Jurnal Penelitian Peternakan Terpadu Vol. 6 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : UPPM Politekik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan Yoma)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36626/jppt.v6i2.1374

Abstract

Faktor yang mempengaruhi preferensi konsumen terhadap sate ayam, sate kambing, sate payau, sate kelinci dan sate buaya serta preferensi konsumen terhadap kualitas organoleptik sate ayam, sate kambing, sate rusa (payau), sate kelinci dan sate buaya. Penelitian ini untuk mengetahui preferensi konsumen terhadap sate ayam, sate kambing, sate rusa (payau), sate kelinci dan sate buaya. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Oktober hingga Desember 2017 di Kota Samarinda. data yang diambil meliputi data primer dan sekunder. Metode penentuan lokasi sampel dilakukan secara sengaja. Metode penentuan jumlah sampel dilakukan secara proporsional dan metode penentuan sampel dilakukan secara insidentil. Metode penelitian menggunakan analisis deskriptif kualitatif dengan menggunakan skala semantik differential. Hasil penelitian menunjukan preferensi konsumen terhadap kebutuhan 13,81, manfaat dan gizi 13,75, pilihan alternatif 11,25, keputusan pembelian 11,88, perilaku setelah pembelian 11,88, faktor kebudayaan11,69, faktor sosial 11,13, pribadi 16,13 psikologi 10,57, kualitas rasa 16,81, kualitas tekstur 14,44, kualitas aroma 12,19 dan kualitas warna 11,26 Penelitian ini menunjukan preferensi konsumen tertinggi terhadap sate adalah karena kebutuhan dengan rata-rata 13,81 termasuk kategori sedang. Faktor yang mempengaruhi preferensi konsumen sate adalah faktor pribadi dengan persentase 32,57%. Preferensi konsumen sate terhadap kualitas organoleptik adalah karena rasa dengan persentase 30,74%. Kata kunci: Preferensi konsumen, Indikator, Organoleptik, Sate
Minat Wanita Tani Terhadap Inovasi Maggot BSF Sebagai Pakan Tambahan Ayam Kampung Desa Sidorejo Kecamatan Bandongan Karimah, Alifa Naafiul; Andanawari, Suci; Prabewi, Nur
Jurnal Penelitian Peternakan Terpadu Vol. 6 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : UPPM Politekik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan Yoma)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36626/jppt.v6i2.1380

Abstract

ABSTRAK Penelitian bertujuan untuk mengetahui minat wanita tani anggota KWT Berdikari terhadap inovasi budidaya dan pemberian maggot BSF sebagai pakan tambahan ayam kampung, untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi minat tersebut. Sampel berjumlah 34 responden menggunakan sampling jenuh, yang merupakan seluruh anggota KWT Berdikari Desa Sidorejo, Kecamatan Bandongan, Kabupaten Magelang. Metode penelitian deskriptif kuantitatif, dengan desain kajian minat menggunakan One shot case study. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, pencatatan dan kuisioner. Metode analisis data menggunakan analisis deskriptif dan analisis statistik regresi linier berganda. Hasil analisis deskrptif menunjukkan tingkat minat wanita tani dalam berinovasi budidaya dan pemberian maggot BSF (black soldier fly) sebagai pakan tambahan ayam kampung mencapai 94,01% dalam kategori sangat tinggi. Hasil analisis regresi linier berganda menunjukkan bahwa faktor umur (X1), pengalaman beternak (X2), dan tingkat Pendidikan (X3) secara simultan berpengaruh sangat signifikan (p<0,01) terhadap minat wanita tani. Pengujian secara parsial menunjukkan bahwa faktor umur (X1) sangat signifikan berpengaruh terhadap menurunkan minat Wanita tani dan pengalaman beternak (X3) sangat signifikan berpengaruh (p<0,01) terhadap peningkatan minat Wanita tani, sedangkan variabel tingkat Pendidikan (X2) tidak signifikan berpengaruh (p>0,05) terhadap minat wanita tani.
Pengaruh Pemberian Kecambah Kacang Hijau (Virginia radiata L) Umur Tiga Hari Terhadap Kualitas Sperma Domba Ekor Tipis Purwono, Edi; Dewi, Anisa Nur Savita; Mubarokah, Wida Wahidah; Akbarriski, Mukzizat; Makmun, Lutfan
Jurnal Penelitian Peternakan Terpadu Vol. 7 No. 1 (2025): April
Publisher : UPPM Politekik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan Yoma)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36626/jppt.v7i1.1442

Abstract

Domba Ekor Tipis merupakan domba lokal asli Indonesia dan banyak ditemui pada peternakan rakyat. Keunggulan domba ini adalah mampu beradaptasi pada kondisi iklim tropis, memiliki sifat seansonal polyestrus yang dapat kawin sepanjang tahun, serta merupakan domba penghasil daging sehingga cocok untuk dijadikan calon induk pejantan pada program IB. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian kecambah kacang hijau umur tiga hari terhadap kualitas sperma domba ekor tipis. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 4 kali ulangan dengan total sampel sebanyak 16 ekor domba jantan. P0 digunakan sebagai kontrol atau tanpa pemberian kecambah kacang hijau umur tiga hari, P1 diberi perlakuan penambahan kecambah kacang hijau umur tiga hari sebanyak 4 gram/kg BB, P2 sebanyaak 5 gram/kg BB dan P3 sebanyak 6 gram/kg BB. Variabel yang diamati meliputi konsentrasi spermatozoa, motilitas spermatozoa dan persentase hidup spermatozoa. Data yang diperoleh selanjutnya akan ditabulasi dan di analisis menggunakan Analysis Of Variance (ANOVA), dan jika hasil uji ANOVA menunjukkan hasil yang signifikan maka akan dilanjutkan dengan uji DMRT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian kecambah kacang hijau umur tiga hari mampu memberikan pengaruh yang sangat nyata (P<0,01) terhadap motilitas sprematozoa, konsentrasi spermatozoa dan persentase hidup spermatozoa. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pemberian kecambah kacang hijau umur tiga hari mampu meningkatkan kualitas sperma domba ekor tipis.
Minat Pemuda Tani Terhadap Pengolahan Susu Kambing Bubuk Dengan Tambahan Sukrosa Di Desa Ngablak Kecamatan Srumbung Ardiansyah, Slamet; Khamid, Muh Nur; Kusuma, Yudiani Rina
Jurnal Penelitian Peternakan Terpadu Vol. 7 No. 1 (2025): April
Publisher : UPPM Politekik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan Yoma)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36626/jppt.v7i1.1443

Abstract

Desa NgabIak, Kecamatan Srumbung memiliki potensi dibidang peternakan yakni susu kambing, dengan jumlah produksi susu kambing yang mencapai 1200 liter perhari. Tujuan penelitian untuk mengetahui minat pemuda tani dan evaIuasi penyuIuhan mengenai inovasi pengoIahan susu kambing bubuk dengan tambahan sukrosa. PeneIitian menggunakan desain One Shot Case Study dan One Group Pre-Test Post-Test dengan teknik Purposive SampIing dengan 30 responden. Teknik pengumpuIan data diIakukan dengan wawancara, observasi, dokumentasi dan pencatatan. AnaIisis data menggunakan anaIisis deskriptif untuk mengetahui minat pemuda tani dan evaIuasi penyuIuhan yang diIakukan. HasiI peneIitian menunjukkan bahwa minat pemuda tani terhadap pengoIahan susu kambing bubuk dengan tambahan sukrosa berada pada kategori sangat tinggi dengan niIai totaI minat sebesar 626 atau 87,36%, efektivitas penyuIuhan  dan efektivitas perubahan periIaku berada pada kategori cukup efektif.
Pengaruh Karakteristik Wanita Tani Terhadap Respons Melalui Partisipasi Dalam Pembuatan Keju Mozzarella Susu Kambing Agustina, Rizky Shone; Wibowo, Haris Tri; Nurdayati, Nurdayati
Jurnal Penelitian Peternakan Terpadu Vol. 7 No. 1 (2025): April
Publisher : UPPM Politekik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan Yoma)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36626/jppt.v7i1.1444

Abstract

Tugas Akhir dilaksanakan pada 25 Maret hingga 2 Juni 2024 yang berlokasi di Desa Kalibening, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh karakteristik Kelompok Wanita Tani Sekar Arum yang meliputi umur, tingkat pendidikan, pengalaman beternak terhadap respons melalui partisipasi dalam pembuatan keju mozzarella susu kambing. Teknik pengambilan sampel sejumlah 30 orang dengan menggunakan sensus. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara, observasi dan pengamatan melalui pre test dan post test. Metode analisis data menggunakan analisis deskriptif untuk mengetahui respons dan analisis statistik yaitu path analysis. Hasil analisis menunjukkan bahwa respon anggota Kelompok Wanita Tani Sekar Arum terhadap pembuatan keju mozzarella susu kambing termasuk dalam kategori tinggi dengan nilai 1,769, sedangkan partisipasi wanita tani dalam kategori sangat berpartisipasi dengan nilai 2,416. Variabel umur (X1), tingkat pendidikan (X2), pengalaman beternak (X3) berpengaruh sangat signifikan terhadap respons (P<0,01). Variabel umur (X1), tingkat pendidikan (X2), pengalaman beternak (X3) berpengaruh sangat signifikan terhadap respons melalui partisipasi. Artinya partisipasi yang sesuai mampu memediasi umur, tingkat pendidikan dan pengalaman beternak terhadap respons. Sehingga partisipasi dapat meningkatkan respons dalam pembuatan keju mozzarella susu kambing.

Page 7 of 10 | Total Record : 95