cover
Contact Name
Muhammad Ridwan Lubis
Contact Email
lppm.ypiti@gmail.com
Phone
+6287877390007
Journal Mail Official
lppm.ypiti@gmail.com
Editorial Address
Jalan Ampera Pasar 6 Batang Jambu Kabupaten Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara
Location
Kota bekasi,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Ilmiah METADATA
ISSN : -     EISSN : 27237737     DOI : 10.10101
for aims to serve as a medium of information and exchange of scientific articles between teaching staff, alumni, students, practitioners and observers of science in education, Sains, Social, Technology and Humaniora. Focus ans Scope : Education, Management, Law, Sains, Social, Technology and Humaniora. Jurnal Ilmiah Metadata editor receives scientific articles of empirical research and theoretical studies related to Education, Management, Law, Sains, Social, Technology and Humaniora sciences
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 278 Documents
PERTANGGUNGJAWABAN PIDANA PENGUSAHA TEMPAT HIBURAN YANG TIDAK MEMATUHI PENYELENGGARAAN KEKARANTINAAN KESEHATAN COVID-19 (Analisis Putusan Pengadilan Negeri No. 101/Pid.Sus/ 2020/PN Mjl) Abdi Siregar; Mustamam Mustamam; Marlina Marlina
Jurnal Ilmiah METADATA Vol. 4 No. 2 (2022): Edisi Bulan Mei 2022
Publisher : LPPM YPITI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sanksi pidana denda terhadap pelaku tindak pidana yang tidak mematuhi Pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar dalam penanganan Covid 19 adalah didasarkan pada Pasal 9 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 06 Tahun 2018 tentang Karantina Kesehatan. Penelitian yang dilakukan adalah penelitian hukum yuridis normatif dengan pendekatan yuridis empiris dengan menggunakan data primer dan didukung dengan data sekunder berupa bahan hukum primer, bahan hukum sekunder dan bahan hukum tersier. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa hakim dalam menerapkan sanksi pidana denda terhadap pelaku tindak pidana yang tidak mematuhi pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar dalam penanganan Covid 19 adalah semua unsur dari Pasal 93 Jo. Pasal 9 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 06 Tahun 2018 tentang Karantina Kesehatan telah terpenuhi.
ANALISIS YURIDIS PENEGAKAN HUKUM TINDAK PIDANA MENYEBARLUASKAN PORNOGRAFI MENGUPLOAD VIDEO DI MEDIA SOSIAL (Studi Putusan Nomor 2661/Pid.Sus/2020/PN. Mdn) Andre Renardi; Marlina Marlina; Ibnu Afan
Jurnal Ilmiah METADATA Vol. 4 No. 2 (2022): Edisi Bulan Mei 2022
Publisher : LPPM YPITI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pornografi membawa dampak sangat buruk bagi kehidupan manusia, maka harus ada usaha bersama seluruh masyarakat melawan pornografi supaya tidak semakin jauh menjerumuskan kepada pengingkaran akan hakikat sebagai manusia. Penelitian yang dilakukan adalah penelitian hukum yuridis normatif dengan pendekatan yuridis empiris dengan menggunakan data primer dan didukung dengan data sekunder berupa bahan hukum primer, bahan hukum sekunder dan bahan hukum tersier. Berdasarkan hasil penelitian dipahami bahwa pengaturan hukum tindak pidana penyebaran video pornografi yang diunggah melalui media sosial dicantumkan dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana kemudian diatur dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik yang mengatur tindak pidana pornografi di dalam Pasal 45 ayat (1) jo Pasal 27 ayat (1) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dan Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2008 Tentang Pornografi yang merupakan lex specialis (Undang-Undang yang bersifat khusus) yang mengatur mengenai tindak pidana pornografi.
ANALISIS PUTUSAN HAKIM DALAM PROSES PERADILAN PIDANA RINGAN DALAM PERSPEKTIF PERATURAN MAHKAMAH AGUNG NOMOR 2 TAHUN 2012 (Studi Putusan Pengadilan Negeri Lubuk Pakam Nomor 36/Pid.C/2020/ PN.Lbp) Arham Arham; Mustamam Mustamam; Didik Miroharjo
Jurnal Ilmiah METADATA Vol. 4 No. 2 (2022): Edisi Bulan Mei 2022
Publisher : LPPM YPITI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tindak pidana ringan akhir-akhir ini menarik perhatian publik karena penanganannya dianggap tidak lagi proporsional dengan tingkat keseriusan tindak pidana yang diatur. Penelitian yang dilakukan adalah penelitian hukum yuridis normatif dengan pendekatan yuridis empiris dengan menggunakan data primer dan didukung dengan data sekunder berupa bahan hukum primer, bahan hukum sekunder dan bahan hukum tersier. Berdasarkan hasil penelitian dipahami bahwa pertimbangan hukum hakim dalam putusan Pengadilan Negeri Lubuk Pakam Nomor 36/Pid.C/2020/PN.Lbp adalah seluruh unsur tindak pidana yang didakwakan kepadanya telah terpenuhi dalam diri dan perbuatan Terdakwa maka haruslah dinyatakan bahwa Terdakwa telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana pencurian ringan serta tidak ditemukannya alasan pemaaf maupun pembenar dalam diri terdakwa
KEBIJAKAN HUKUM DISPARITAS DALAM PEMIDANAAN TINDAK PIDANA NARKOTIKA (Studi Putusan Pengadilan Nomor 1284/Pid.Sus/2021/PN Mdn dan Putusan Pengadilan Nomor 323/Pid.Sus/2021/PN Mdn) Doli Suryanto Silaban; Danialsyah Danialsyah; Nelvitia Purba
Jurnal Ilmiah METADATA Vol. 4 No. 2 (2022): Edisi Bulan Mei 2022
Publisher : LPPM YPITI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Disparitas pidana membawa problematika tersendiri dalam penagakan hukum di Indonesia. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif analisis yang mengarah kepada penelitian yuridis normatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah data sekunder. Alat pengumpul data adalah penelitian kepustakaan. Kesimpulan bahwa analisis hukum disparitas pemidanaan putusan hakim terhadap terdakwa tindak pidana narkotika dalam Putusan Pengadilan Negeri Medan Nomor 1284/Pid.Sus/2021/PN Mdn dan Putusan Nomor 323/Pid.Sus/2021/PN Mdn adalah bahwasanya lamanya putusannya tidak memenuhi rasa keadilan sebab dengan dakwaan yang sama tetapi hukuman yang dijatuhkan berbeda demikian juga pengenaan denda kepada terdakwa juga kurang memenuhi rasa keadilan, sebab terdakwa pada kedua kasus tersebut merupakan sama-sama pengguna, sehingga tidak layak untuk dijatuhi hukuman denda
PARTISIPASI POLITIK MASYARAKAT DESA TERHADAP PEMILIHAN BUPATI DAN WAKIL BUPATI NIAS BARAT TAHUN 2015 (STUDI PADA DESA HILISANGAWOLA KEC. ULU MORO’O KAB. NIAS BARAT) Sutarto Sutarto; Ahmad Zukri Alrasyid
Jurnal Ilmiah METADATA Vol. 3 No. 2 (2021): Edisi Bulan Mei 2021
Publisher : LPPM YPITI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas tentang “Partisipasi Masyarakat Terhadap Pemilihan Bupati Dan Wakil Bupati Nias Barat Tahun 2015”. Persoalan yang banyak dan sering terjadi hingga saat ini adalah kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap pemilu masih sangat rendah. Selain itu, kepercayaan publik terhadap figur calon Kepala Daerah kurang berpengaruh. Konsep dan defenisi partisipasi masyarakat merupakan hal yang mendukung tentang pemecahan permasalahan yang telah dirumuskan sebelumnya. Landasan teori atau tinjauan pustaka sebagai pendukung dan pedoman dalam melakukan penelitian untuk mencari solusi dan jawaban dalam penyelesaaian permasalahan penelitian. Menurut (Budiardjo, 1998:2) memaknai partisipasi politik adalah : kegiatan seseorang atau kelompok orang untuk ikut serta secara aktif dalam kehidupan politik, yaitu dengan jalan memilih pimpinan Negara dan secara langsung atau tidak langsung, mempengaruhi kebijakan Pemerintah (public policy). Kegiatan ini mencakup tindakan seperti memberikan suara dalam pemilihan umum, menghadiri rapat umum, menjadi anggota suatu partai atau kelompok kepentingan, mengadakan hubungan (contacting) dengan pejabat Pemerintah atau anggota parlemen, dan sebagainya. Selanjutnya, membahas tentang konsep tata cara dalam melakukan penelitian serta bentuk/metode penelitian yang digunakan dalam melakukan penelitian guna memantapkan si peneliti mencari jawaban yang konkrit di lapangan. Selain itu, penentuan informan juga sangat diperlukan guna memperoleh informasi dan data yang akurat guna memperdalam pembahasan dalam penelitian. Metode penelitian yang digunakan dalam peneltian ini adalah metode penelitian kaulitatif dan dengan informan berjumlah (16) orang.Kesimpulan, bahwasanya sosialisasi yang dilakukan oleh pihak penyelenggara pemilu masih belum efektif dan masih sangat kurang, peran partai politik juga masih kurang, kepemimpinan kepala desa yang tidak profesional, dan pola pikir masyarakat yang masih tradisional. Hal ini menyebabkan kurangnya partisipasi masyarakat terhadap pemilu kepala daerah Nias Barat khususnya di desa Hilisangawola.
PEMETAAN POTENSI DALAM PELAKSANAAN PEMBANGUNAN KESEJAHTERAAN SOSIAL MASYARAKAT KELURAHAN ANGGRUNG KECAMATAN MEDAN POLONIA (Studi Deskriptif di Kantor Kelurahan Anggrung Kecamatan Medan Polonia) Pin Pin; Asbol Nadeak
Jurnal Ilmiah METADATA Vol. 3 No. 2 (2021): Edisi Bulan Mei 2021
Publisher : LPPM YPITI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan Pembangunan Nasional Indonesia adalah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mencapai masyarakat yang adil dan makmur secara merata, baik materil maupun spiritual. Hal ini tertuang dalam pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 alinea ke 4 yang menyatakan bahwa pembangunan yang ada di Indonesia bertujuan untuk meningkatkan taraf hidup bangsa Indonesia menuju kearah yang lebih baik, menciptakan keadilan social bagi seluruh rakyat indonesia yang dalam pemenuhan kebutuhan hidupnya sehari hari dapat tercapai.Sebagai Negara kepulauan yang memiliki kekayaan alam yang berlimpah, selayaknya seluruh rakyat Indonesia hidup sejahtera. Untuk itu pemerintah berupaya menjalankan program-program yang berkaitan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat.Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini dilakukan dengan cara wawancara. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis data deskriptif kualitatif, dimana data yang telah didapatkan dari hasil penelitian kelapangan kemudian dikumpulkan serta diolah dan dianalisis.Kaitan antara pelaksanaan pembangunan dengan pemetaan potensi yang di miliki suatu daerah sangat erat dimana potensi yang ada disuatu daerah mungkin berbeda dengan daerah lainnya dan pembangunan yang dilaksanakan juga berbeda, apabila potensi yang ada disuatu daerah kurang mendukung untuk pelaksanaan pembangunan maka dapat diambil dari daerah yang lain.Dalam pelaksanaan pembangunan dengan menggunakan potensi tersebut harus dilihat bahwa ada satu nilai penting yaitu peningkatan kesejahteraan masyarakat. Di Kelurahan Anggrung, pemetaan potensi dalam pelaksanaan pembangunan belum seluruhnya tercapai namun pemerintah dalam hal ini kelurahan telah mengoptimalkan potensi yang ada untuk meningkatkan kesejahteraa nmasyarakat yang ada di KelurahanAnggrung.
EFEKTIFITAS PENYAMPAIAN INFORMASI CSR (CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY) PT PERTAMINA GEOTHERMAL ENERGY TENTANG BANTUAN KE MASYARAKAT DESA SEMANGAT GUNUNG KECAMATAN MERDEKA BERASTAGI Bertha Nellya; Dismadermawan Halawa
Jurnal Ilmiah METADATA Vol. 3 No. 2 (2021): Edisi Bulan Mei 2021
Publisher : LPPM YPITI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Yang menjadi perumusan masalah dalam penelitian ini adalah “Bagaimanakah Efektifitas Penyampaian Informasi CSR (Corporate Social Responsibility) PT Pertamina Geothermal Energy tentang bantuan ke masyarakat desa Semangat Gunung Kecamatan Merdeka Berastagi”. Tujuannya untuk mengetahui Efektifitas Penyampaian Informasi CSR (Corporate Social Responsibility) PT Pertamina Geothermal Energy dan untuk mengetahui tanggapan masyarakat desa Semangat Gunung Kecamatan Merdeka Berastagi. Sedangkan metode yang digunakan adalah metode Deskriptif yaitu untuk mengetahui ataupun menggambarkan hasil penelitian secara lisan tanya jawab, tidak mencari atau menjelaskan hubungan, tidak menguji hipotesis atau membuat prediksi. Menggunakan teknik analisis data Kualitatif yaitu berupa kata-kata, kalimat-kalimat atau narasi-narasi melalui wawancara mendalam maupun observasi. Populasi dalam penelitian ini yaitu masyarakat desa Semangat Gunung sebanyak 5 orang informan, menggunakan teknik penelitian Sampling Purposive yaitu teknik penentuan sampel dengan pertimbangan tertentu.CSR merupakan sebuah tanggung jawab perusahaan yang diatur dalam undang-undang, dimana setiap kegiatan harus membawa manfaat bagi masyarakat dan dilaksanakan secara berkelanjutan. Sejauh ini efektifitas penyampaian informasi CSR di Pertamina sudah berjalan dengan baik dan efektif karena target yang ditentukan telah tercapai. Kegiatan CSR ini sangat direspon dan dinanti karena bantuan-bantuannya dirasa sangat bermanfaat dan bisa mengurangi beban hidup masyarakat dan bisa menjadikan kehidupannya menjadi lebih baik, yang ditandai dengan adanya peran serta aktif dari masyarakat, aparat dan pemerintahan daerah sekitar Perusahaan. Kepuasan masyarakat terhadap keberadaan Perusahaan di daerah mereka semakin baik karena adanya hubungan timbal balik yang saling pengertian, saling percaya dan saling menguntungkan diantaranya.
PERILAKU PEMILIH PEREMPUAN PADA PEMILIHAN KEPALA DAERAH TAHUN 2015 DI KECAMATAN MEDAN BARU Matius Bangun; Hendrason Belda
Jurnal Ilmiah METADATA Vol. 3 No. 2 (2021): Edisi Bulan Mei 2021
Publisher : LPPM YPITI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelaksanaan pemilihan kepala daerah tentunya harus dapat menjamin semua warga khususnya perempuan untuk bebas berpartisipasi sebagai pemilih,pada konteks pilkada dalam pemilihankepala daerah di kecamatan Medan Baru pada tahun 2015 .Dalam akumulasi jumlah suara sebagai legitimasi masyarkat jumlah pemilih perempuan sebanyak 21.182 Orang lebih banyak di banding dengan laki laki,sedangkan pemilih laki laki 19.323 orang,posisi itulah yang membuat perempuan sebagai pemilih mayoritas yang patut untuk di kaji.Dalam tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perilaku perempuan pada pemilihan kepala daerah di Kecamatan Medan Baru tahun 2015.Metode penelitian ini adalah metode kualitatif di mana jenis data yang di gunakan data primer dan data skunder yang di peroleh melalu imetode wawancara. Hasil penelitian ini adalah ada beberapa pendekatan yaitu,pendekatan sosiologis Dimana pemilih perempuan yang selalu mempertimbangkan latar belakang agama,sedangkan pemilih lainya dengan menentukan pilihan politiknya lebih banyak mempertimbangkan latar belakang sosiologis,dalam pendekatan psikologis menjatuhkan pilihan politiknya berdsasarkan ikatan emosional terhadap hasil kerja yang di capai oleh figur kandidat,sedangkan pendekatan Rasional ialah pemilih perempuan lebih memilih kandidat karna adanya kualitas Kandidat yang dititik bereratkan pada figure kandidat pertahanan nilai orientsi Visi danMisi oleh kandidat yang di pilih.
IMPLEMENTASI PROGRAM PENANGGULANGAN KEMISKINAN DALAM KERANGKA REALISASI PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT (PNPM) MANDIRI PERDESAAN DI KECAMATAN PULAU-PULAU BATU KABUPATEN NIAS SELATAN Arifin Sihombing; Dedi Iswandi
Jurnal Ilmiah METADATA Vol. 3 No. 2 (2021): Edisi Bulan Mei 2021
Publisher : LPPM YPITI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Untuk meningkatkan efektivitas penanggulangan kemiskinan dan penciptaan lapangan kerja, pemerintah meluncurkan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri mulai tahun 2007. Menuntaskan kemiskinan masyarakat bukan suatu hal yang mudah, kemiskinan tidak akan berubah secara signifikan jika pemerintah atau para pemegang kekuasaan/jabatan tidak melakukan hal yang mendasar. Permasalahan kemiskinan yang cukup kompleks membutuhkan intervensi semua pihak secara bersama dan terkoordinasi. Namun penanganannya selama ini cenderung parsial dan tidak berkelanjutan. Peran dunia usaha dan masyarakat pada umumnya juga belum optimal. Kerelawanan sosial dalam kehidupan masyarakat yang dapat menjadi sumber penting pemberdayaan dan pemecahan akar permasalahan kemiskinan juga mulai luntur. Untuk itu diperlukan perubahan yang bersifat sistemik dan menyeluruh dalam upaya penanggulangan kemiskinan.Untuk menjawab masalah tersebut maka peneliti mengambil lokasi penelitian di Kecamatan Pulau-Pulau Batu Kabupaten Nias Selatan.Yang menjadi informan dalamPenelitian ini adalah berjumlah 10 orang yang masing-masing terdiri dari Camat Pulau-PulauBatu 1 orang, Ketua PNPM-MP Kecamatan Pulau-Pulau Batu 1 orang, Kepala Desa Kecamatan Pulau-Pulau Batu 1 orang, Sekretaris Desa Kecamatan Pulau-Pulau Batu 1 orang danMasyarakat Desa Kecamatan Pulau-Pulau Batu 6 orang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan analisis kualitatif adalah analisa terhadap data yang diperoleh berdasarkan kemampuan nalar peneliti dalam menghubungkan fakta dan data informasidan Teknik Pengumpulan Data yang digunakan adalah Penelitian Kepustakaan dan Studi dokumentasi dengan mengadakan pengamatan/penelitian langsung pada objek atau lokasi penelitian, baik melalui wawancara maupun dengan Observasi.Dari hasil penelitian diketahui Implementasi program penanggulangan kemiskinan dalam kerangka realisasi Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan (PNPM-MP) di Kecamatan pulau-pulau Batu Kabupaten Nias Selatan masih belum terlaksana dengan baik sehingga banyak masyarakat tidak semua mengetahui tentang program nasional pemberdayaan masyarakat mandiri perdesaan tersebut dan perlu adanya evaluasi yang significant dalam menindaklanjuti program PNPM-MP dalam program penanggulangan kemiskinan di Kecamatan Pulau-Pulau Batu.
EFEKTIVITAS SURAT KEPUTUSAN KEMENKUMHAM NO. M.HH-19.PK.01.04.04 TAHUN 2020 TENTANG PENGELUARAN DAN PEMBEBASAN NARAPIDANA DAN ANAK MELALUI ASIMILASI DAN INTEGRASI DALAM RANGKA PENCEGAHAN DAN PENANGGULANGAN PENYEBARAN COVID-19 Mhd Taufiqurrahman; Gomgom TP Siregar
Jurnal Ilmiah METADATA Vol. 3 No. 2 (2021): Edisi Bulan Mei 2021
Publisher : LPPM YPITI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Alasan terjadinya tindak pidana adalah peraturan yang terutama ditujukan kepada hakim. Peraturan ini menetapkan beberapa kondisi pelaku, yang telah memenuhi rumusan kejahatan yang diatur dalam Undang-Undang yang seharusnya dipidana, tetapi tidak dipidana. Hakim dalam kasus ini, menempatkan otoritas padanya (setelah mendengar kasus-kasus tertentu) sebagai aktor yang memutuskan apakah telah ada situasi khusus dalam penulis. Dalam kasus ini, pelaku atau terdakwa yang sebenarnya telah memenuhi semua unsur kejahatan. Namun, ada sejumlah alasan yang dapat menyebabkan pelanggaran pidana atau dikecualikan dari pengenaan sanksi. Adapun metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian yuridis normarif, karena penelitian ini menggunakan pendekatan hukum doktrinal