cover
Contact Name
Winda Dwi Hudhana
Contact Email
windasruri@gmail.com
Phone
+6285728565000
Journal Mail Official
linguarima@gmail.com
Editorial Address
Jalan Perintis Kemerdekaan I/33 Cikokol Kota Tangerang
Location
Kota tangerang,
Banten
INDONESIA
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
ISSN : -     EISSN : 26211033     DOI : http://dx.doi.org/10.31000/lgrm.v9i2
Core Subject : Education,
Jurnal ini bertujuan untuk menerbitkan karya ilmiah dosen, mahasiswa, praktisi nasional maupun internasional yang berkontribusi dalam pembaharuan ide, konsep dan teori berkaitan dengan pendidikan bahasa dan sastra Indonesia. Hasil penelitian dapat berupa: 1. Hasil penelitian pendidikan bahasa dan sastra Indonesia, 2. Penelitian tindakan kelas pendidikan bahasa dan sastra Indonesia 3. Penelitian eksperimen pendidikan bahasa dan sastra Indonesia 4. Penelitian pengembangan pendidikan bahasa dan sastra Indonesia. 5. Hasil penelitian dibidang linguistik dan sastra Indonesia. 6. Hasil analisis linguistik dan sastra Indonesia.
Articles 685 Documents
DEIKSIS PADA BUKU PELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS VII SEKOLAH MENENGAH PERTAMA Irpa Anggriani Wiharja; Soleh Ibrahim; Hamdah Siti Hamsanah Fitriani
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 11 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v11i3.7293

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan dan menjelaskan jenis-jenis deiksis dan deiksis yang paling dominan pada teks tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini yaitu menggunakan studi dokumen dengan teknik baca dan catat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa deiksis persona terdiri dari 1) deiksis persona pertama tunggal terdapat 28 data, 2) deiksis persona pertama jamak terdapat 15 data, 3) deiksis persona kedua tunggal terdapat 7 data, 4) deiksis persona kedua jamak terdapat 5 data, 5) deiksis persona ketiga tunggal terdapat 45 data, 6) deiksis persona ketiga jamak terdapat 15 data. Selanjutnya deiksis penunjuk terdapat 20 data yang digunakan dalam teks deskripsi dan teks narasi. Sedangkan deiksis tempat dalam teks deskripsi dan teks narasi hanya terdapat 2 data. Melalui analisis ini peneliti menyimpulkan bahwa dari ketiga jenis deiksis tersebut yang disering ditemukan pada teks deskripsi dan teks narasi yaitu jenis deiksis persona karena dalam teks tersebut merujuk pada diri sendiri, orang yang sedang diajak bicara, dan orang yang sedang dibicarakan baik itu dalam jumlah jamak maupun dalam bentuk inklusif dan ekslusif.Kata kunci: deiksis, teks deskripsi dan narasi, buku teks.
PENGARUH GANGGUAN BERBAHASA BERBICARA GAGAP DALAM KOMUNIKASI PADA REMAJA 17 TAHUN Rizki Fahmi; Odien Rosidin
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 11 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v11i3.7294

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi dengan menitik beratkan pada bahasa sebagai objek formalnya, titik fokus penelitian ini terdapat pada gangguan berbahasa berbicara gagap dalam komunikasi pada remaja usia 17 tahun. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apa penyebab gangguan berbahasa bicara gagap dan bagaimana psikologi dari mental kepercayaan dirinya yang memiliki gangguan berbahasa bicara gagap. Penelitian ini menggunakan metode analisis kualitatif deskriptif dengan memperoleh data melalui metode wawancara kepada remaja yang mengidap gangguan gagap serta mewawancarai keluarga dan teman-teman dari remaja tersebut. Dengan objek penelitian yang berfokus pada komunikasi tuturan oleh seorang remaja laki-laki berusia 17 tahun yang mengalami gangguan berbicara gagap. Hasil dari penelitian ini bahwa gangguan berbicara gagap bisa disebabkan oleh beberapa faktor, diantarnya faktor kondisi suasana saat bicara, faktor genetik, faktor yang disebabkan oleh obat-obatan tertentu yang dikonsumsi secara jangka panjang, dan faktor pada gangguan syaraf yang terlibat dalam kemampuan berbicara (neurogenik). Pengidap gangguan berbicara gagap akan tetap tampil dengan percaya diri apabila adanya dorongan yang positif serta dukungan dari keluarga dan teman sejawatnya yang dapat menerima kondisi dari pengidap gangguan berbicara gagap, sehingga mentalnya terjaga tetap sehat, dapat terus bersosialisasi, bermasyarakat, bergaul dengan temannya tanpa takut adanya pengucilan. Dengan demikian dimana pun tempat dan kapanpun waktunya remaja yang mengidap gangguan berbicara gagap ini akan tetap tampil apa adanya dengan percaya diri.Kata kunci: Gangguan Berbicara, Bahasa, Gagap.
MUATAN LEVEL KOGNITIF DALAM SOAL PENUGASAN MATA KULIAH UMUM BAHASA INDONESIA DI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH TANGERANG Winda Dwi Hudhana; Hera Septriana
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 11 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v11i3.7295

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui soal penugasan dalam Mata Kuliah Umum (MKU) Bahasa Indonesia berdasarkan ranah kognitif taksonomi Bloom. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dan menggunakan pendekatan kualitatif. Sumber data penelitian yaitu naskah soal penugasan dalam mata kuliah MKU Bahasa Indonesia di prodi Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah Tangerang. Data dalam penelitian ini yaitu butir soal soal penugasan dalam mata kuliah MKU Bahasa Indonesia di prodi Pendidikan Matematika. Teknik pengumpulan data menggunakan studi dokumentasi Teknik analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif. Hasil penelitian yaitu menentukan ranah kognitif taksonomi Bloom yang terdapat dalam Capaian pembelajaran mata kuliah (CPMK) antara lain mengingat (C1), memahami (C2), menerapkan (C3), menganalisis (C4), mengevaluasi (C5) dan mencipta (C6). Pada CPMK pertama, yaitu menghasilkan karya tulis ilmiah yaitu memahami (C2), menerapkan (C3), dan menciptakan (C6). Kedua, menghasilkan karya tulis ilmiah populer, memahami (C2), menerapkan (C3), dan menciptakan (C6). Ketiga, menerapkan dan memahami PUEBI pengetahuan (C1), memahami (C2), menerapkan (C3), dan menganalisi (C4), mengevaluasi (C5) dan mencipta (C6). Keempat, memahami kaidah kebahasaan, memahami (C2), menerapkan (C3), dan menganalisi (C4), mengevaluasi (C5) dan mencipta (C6). Kelima, memahami teknik menulis skripsi memahami (C2), menerapkan (C3), dan memahami (C4).Kata Kunci: Kogntif, Soal Penugasan, Bahasa Indonesia
PERIBAHASA MASYARAKAT JAWA SEBAGAI CERMIN KEPRIBADIAN PEREMPUAN JAWA Paramita Ida Safitri; Zuriyati Zuriyati; Saifur Rahman
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 11 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v11i3.7307

Abstract

Peribahasa merupakan ungkapan singkat, padat jelas, namun mengandung prinsip kehidupan yang mendalam. Peribahasa yang dianut oleh masyarakat Jawa dapat menggambarkan citra diri masyarakat Jawa, dalam kajian ini dibatasi cakupannya pada perempuan Jawa. Data dan sumber data dalam penelitian ini berasal dari buku kumpulan peribahasa Jawa dan dipilih yang berkaitan dengan perempuan dan dianalisis dengan teknik studi pustaka. Dalam analisis data, metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan teknik analisis bahasa secara struktural dan etnolinguistik pada peribahasa Jawa. Hasil dari penelitian ini menunjukkan keterkaitan yang erat antara prinsip dalam peribahasa yang dianut oleh masyarakat Jawa terhadap kepribadian perempuan Jawa. Perempuan pada masyarakat Jawa sebagai penutur peribahasa tidak hanya sekadar mengungkapkan tuturan kosong melainkan tuturan dalam bentuk peribahasa Jawa yang mencerminkan karakter perempuan Jawa.Kata kunci: peribahasa Jawa, kepribadian perempuan Jawa
BENTUK ABREVIASI PADA LAMAN BERITA GORIAU.COM DAN KAITANNYA DENGAN BAHAN AJAR TEKS BERITA KELAS VIII SMP Intan Kumala Dyah Hapsari; Dedi Wijayanti
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 11 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v11i3.7308

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan bentuk abreviasi yang terdapat dalam berita GoRiau.com; dan (2) keterkaitan penggunaan bentuk abreviasi pada berita GoRiau.com dengan bahan ajar teks berita kelas VIII SMP. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Subjek penelitian ini adalah abreviasi dalam laman berita GoRiau.com, sedangkan objek penelitian ini adalah bentuk abreviasi dankaitan abreviasi dalam laman berita GoRiau.com dengan bahan ajar teks berita di kelas VIII SMP. Metode dan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah metode simak, teknik dasar sadap, teknik lanjutannya adalah simak bebas libat cakap. Instrumen penelitian yang digunakan adalah human instrument dan kartu data. Metode dan teknik analisis data menggunakan metode agih dengan menggunakan teknik dasar bagi unsur langsung, dilanjutkan dengan teknik lesap. Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwasannya (1) terdapat empat bentuk abreviasi dengan total 245 data meliputi: 155 data berbentuk singkatan,70 data berbentuk akronim dan kontraksi, 3 data berbentuk penggalan, dan 17 data berbentuklambang huruf; dan (2) kaitan penggunaan bentuk abreviasi dalam berita GoRiau.com denganbahan ajar teks berita terletak pada aspek kaidah-kaidah kebahasaan yang digunakan pada pembelajaran teks berita dengan kompetensi dasar 3.2 dan dilaksanakan dalam dua kali pertemuan.Kata Kunci: abreviasi, berita, bahan ajar
Analisis Pemerolehan Bahasa dengan Teknik Kajian Mean Length Utterennce (MLU) dan Aspek Fonologi pada Anak Usia 2 Tahun 11 Bulan Diah Amanlia Septiani; Hendra Setiawan
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 11 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v11i2.7309

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemerolehan bahasa pada anak berusia 2 tahun 11 bulan. Penelitian ini akan menerangkan bagaimana proses pemerolehan bahasa pada anak-anak dan aspek fonologi yang meliputi pemerolehan vokal, pemerolehan konsonan, dan faktor yang mempengaruhi pemerolehan fonologi tersebut. Subjek penelitian ini adalah seorang anak yang berusia 2 tahun 11 bulan yang bernama ARS, berasal dari daerah Pebayuran Bekasi. Penelitian dilakukan untuk melihat kemampuan anak tersebut dalam berbicara. Penelitian ini menggunakan teknik kajian dari Brown yaitu Mean Length Utterennce (MLU). Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara merekam kata-kata yang disampaikan oleh anak dengan menggunakan Handphone, kemudian hasil rekaman dituliskan dan dianalisis, cara menganalisis dengan menghitung ujaran dan melihat morfem yang dipakai oleh anak. Berdasarkan penelitian yang dilakukan terhadap subjek yang bernama ARS yang berusia 2 tahun 11 bulan menunjukan bahwa Adelia mempunyai MLU 1,93 yang berada pada tahap II MLU (1,5-2,0) yaitu pada usia 22 s.d 28 bulan dan dapat disimpulkan bahwa subjek sesuai dengan tahap ditetapkan. MLU subjek sesuai dengan usia subjek. Pada umur 2 tahun 11 bulan subjek tentunya masih terjadi perubahan fonem, baik vokal maupun konsonan. Bunyi yang paling sering terjadi perubahan yaitu bunyi huruf (r).Kata kunci: Pemerolehan bahasa, MLU, fonologi.
BERITA KEKERASAN SEKSUAL TERHADAP PEREMPUAN DALAM DUNIA PENDIDIKAN: ANALISIS WACANA KRITIS MODEL SARA MILLS Enok Sadiah; Prima Gusti Yanti; Wini Tarmini
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 11 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v11i3.8010

Abstract

Penelitian ini membahas peran wanita pada berita pelecehan seksual di dunia Pendidikan pada detik.com. Tujuan penelitian ini adalah mengungkap tujuan penulis dalam penulisan teks berdasarkan posisi subjekobjek, dan pembacanya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teori model Sarah Mills yang menjadikan wacana feminisme sebagai pusaran kajiannya. Data dalam penelitian ini yaitu ungkapan yang berkaitan dengan analisis wacana model Sara Mills. Sumber data dalam penelitian ini yaitu digunakan adalah berita dengan judul “Kasus Pencabulan yang Bikin Heboh di Jatim, Mas Bechi hingga Bos SPI” pada media massa detik.com. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan secara purposive. Teknik analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data dan penarikan simpulan. Tingkat kekerasan terhadap perempuan sebagai objek masih tinggi. Hal demikian terjadi karena beberapa faktor di antaranya budaya maupun perilaku dari subyek kekerasan. Ini menunjukkan adnya faktor internal dan eksternal. Tiga berita yang dipilih dalam Analisis Wacana Kritis yang menunjukkan penderitaan kaum wanita. Analisis Sara Mills adalah teori yang digunakan dalam analisis wacana kritis ini merupakan ungkapan keberadaan perempuan pada tiga berita tersebut. Perempuan menjadi korban pelecehan seksual.Kata kunci: Analisis Wacana Kritis, Sara Willis
FILSAFAT PENDIDIKAN REALISME Yuliyanti Yuliyanti; Evi Damayanti; Soleh Hidayat; Ratna Sari Dewi
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 12 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v12i1.8011

Abstract

Terdapat beberapa aliran filsafat pendidikan di dalam ranah teori pendidikan yaitu pragmatisme, realisme, idealisme, dan lain-lain. Artikel ini akan membahas tentang filsafat pendidikan realisme. Namun, kita memiliki falsafah pendidikan nasional kita sendiri, yaitu Pancasila. Kita perlu mempelajari berbagai aliran filsafat pendidikan, tetapi pendidikan yang kita selenggarakan harus tetap berdasarkan Pancasila. Tujuan dari tugas artikel studi literatur ini adalah untuk mengetahui dan memahami makna filsafat pendidikan realisme, pandangan tentang hakikat pendidikan, hakikat pendidikan, pandangan terhadap peserta didik, pandangan terhadap pendidik, metode pendidikan atau pembelajaran yang tepat serta kurikulum. Metode penelitian dalam penelitian ini adalah penelitian kepustakaan. Data yang diperoleh dikumpulkan, dianalisis dan disimpulkan untuk memperoleh kesimpulan mengenai studi literatur. Teknik pengumpulan data diperoleh melalui catatan dan penelitian terdahulu, berupa buku, laporan ilmiah, jurnal dan berita yang tersebar di media tentang permainan tradisional. Habituasi adalah metode utama bagi penganut Realisme. Peran Pendidik dan Siswa: Pendidik adalah pengelola kegiatan belajar mengajar (kelas berpusat pada guru). Pendidik harus menguasai pengetahuan yang dapat berubah, menguasai keterampilan teknik mengajar dengan kewenangan menuntut prestasi siswa. Sedangkan siswa berperan dalam penguasaan ilmu, taat aturan dan disiplin.Kata kunci: Filsafat, Pendidikan, Realisme
RUBRIK “KALAM” MAJALAH SUARA MUHAMMADIYAH SEBAGAI SUMBER MATERI MODUL SINTAKSIS BAHASA INDONESIA Sudarmini Sudarmini; Sudaryanto Sudaryanto; Pujiati Suyata
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 12 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v12i1.8055

Abstract

Rubrik “Kalam” majalah Suara Muhammadiyah memiliki potensi sebagai sumber materi modul Sintaksis Bahasa Indonesia. Hal itu dilatarbelakangi karena dalam rubrik “Kalam” memuat kalimatkalimat koordinatif. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan kalimat-kalimat koordinatif dalam rubrik “Kalam” majalah Suara Muhammadiyah. Metode penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Metode dan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah metode simak dengan teknik dasar sadap, dan diikuti teknik lanjutan simak bebas libat cakap (SBLC) dan catat. Metode dan teknik analisis data yang digunakan adalah metode agih dengan teknik dasar bagi unsur langsung (BUL), dan diikuti teknik lanjutan lesap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tulisan rubrik “Kalam” majalah Suara Muhammadiyah memuat (1) kalimat koordinatif hubungan makna penjumlahan dengan penanda dan, serta, dan selain, (2) kalimat koordinatif hubungan makna perturutan dengan penanda kemudian, (3) kalimat koordinatif hubungan makna pemilihan dengan penanda maupun, (4) kalimat koordinatif hubungan makna perlawanan dengan penanda tapi, padahal, namun, dan sedangkan, dan (5) kalimat koordinatif hubungan makna lebih dengan penanda bahkan.Kata kunci: rubrik, Suara Muhammadiyah, modul sintaksis
FORMULA DALAM SERIAL TELEVISI MALAM MINGGU MIKO SEASON 1 KARYA RADITYA DIKA Devi Cintia Kasimbara; Kodrat Eko Putro Setiawan; Wahyuningsih Wahyuningsih
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 12 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v12i1.8073

Abstract

Bergenre komedi, Malam Minggu Miko Season 1 (M3S1) memiliki formula khusus dalam penceritaannya yang membedakannya dengan genre film lainya. M3S1 yang ditulis dan disutradarai oleh Raditya Dika merupakan salah satu jenis film (serial televisi) yang banyak diminati oleh masyarakat karena pada awal mula kemunculannya di YouTube telah berhasil merebut perhatian masyarakat dengan mendapatkan 1.679.874 viewer. Serial televisi ini terdiri atas 26 episode yang semuanya memiliki formula yang sama. Penelitian dilakukan untuk mengetahui bagaimana formula dalam serial televisi M3S1. Analisis dilakukan dengan menggunakan analisis formula dengan membandingkan episode-episode tersebut lalu menggeneralisasikannya sehingga diperoleh formula umum dalam serial televisi ini, kemudian dilanjutkan dengan menghubungkan M3S1 dengan budaya sehingga diperoleh gambaran mengapa formula ini disukai oleh masyarakat. Hasil dari penelitian ini, yaitu M3S1 memiliki formula: (1) karakter tokoh yang unik; (2) tokoh mengalami kejadian yang tidak menyenangkan, menarik, dan menggelikan; (3) terdapat tokoh wanita yang menjadi sasaran cinta tokoh utama; (4) tema cerita diangkat dari kejadian-kejadian aktual di masyarakat; dan (5) dalam setiap episode tokoh utama selalu mengalami kesialan, tetapi pada akhirnya cerita berakhir dengan happy ending. M3S1 disukai oleh masyarakat karena memiliki unsur kelucuan yang dipengaruhi oleh faktor incongruity dan superioritas dalam memancing gelak tawa penonton.Kata kunci: formula, serial televisi, malam minggu Miko