cover
Contact Name
Nurul Khairani
Contact Email
jsk@stikestrimandirisakti.ac.id
Phone
+6282175066648
Journal Mail Official
jsk@stikestrimandirisakti.ac.id
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Stikes Tri Mandiri Sakti Mail : Jalan Raya Hibrida No. 3, Sido Mulyo, Gading Cempaka, Sido Mulyo, Bengkulu, Kota Bengkulu, Bengkulu 38229 Telp :(0736) 25091 Fax (0736) 23703 email: jsk@stikestrimandirisakti.ac.id
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Jurnal Sains Kesehatan
ISSN : 27236757     EISSN : 18298842     DOI : https://doi.org/10.37638/jsk.27.1.1-7
Core Subject : Health,
Jurnal Sains Kesehatan di terbitkan oleh STIKES TRI MANDIRI SAKTI. Terbitan Jurnal Sains Kesehatan Tiga (3) dalam setahun. Jurnal Sains Kesehatan merupakan jurnal ilmiah dalam bidang Ilmu Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, Kebidanan dan Farmasi.
Articles 223 Documents
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kelengkapan Imunisasi Dasar pada Balita Suryani, Suryani; Effendi, Santoso Ujang; Harpelia, Alda
Jurnal Sains Kesehatan Vol 31, No 3 (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Tri Mandiri Sakti Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37638/jsk.31.3.280-290

Abstract

Pada tahun 2023, cakupan imunisasi dasar lengkap di wilayah kerja Puskesmas Air Padang Kabupaten Bengkulu Utara sebesar 83,1% dan belum memenuhi target Universal Child Immunization (UCI). Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kelengkapan imunisasi dasar di Desa Tanjung Aur Kecamatan Air Padang  Kabupaten Bengkulu Utara. Jenis penelitian  adalah Survey Analitik dengan desain Cross Sectional. Populasi dalam penelitian  adalah  ibu yang mempunyai balita berusia 1-5 tahun yang berkunjung ke Posyandu sebanyak 44 ibu. Teknik pengambilan sampel menggunakan  Total Sampling. Data primer bersumber langsung dari responden. Data sekunder diperoleh dari buku kader dan data pencapaian imunisasi. Teknik analisis data dilakukan dengan analisis univariat dan bivariat dengan uji Chi- Square (x2) dan menggunakan program SPSS. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat 25 ibu(52,3%) memiliki balita dengan imunisasi lengkap, 19 ibu (43,1%) berpengetahaun cukup, 23 ibu (52,3%) menyatakan kader posyandu berperan, dan  23 ibu (52,3%) memiliki dukungan keluarga. Tidak ada hubungan yang signifikan antara pengetahua ibu, peran kader, dan dukungan keluarga dengan kelengkapan imunisasi dasar. Diharapkan kader lebih aktif mensosialisasikan pentingnya imunisasi dasar bagi bayi dan Posyandu  memberikan makanan tambahan (PMT) setiap bulannya sehingga ibu tertarik untuk datang ke Posyandu.Kata Kunci: pengetahuan ibu, peran kader posyandu, dukungan keluarga, kelengkapan imunisasi
Upaya Meningkatkan Pengetahuan dan Sikap Siswa Dalam Pencegahan Obesitas Melalui Media Crossword Puzzle Ningsih, Wike Afrilia; Ningsih, Lisma; Sumaryono, Dino
Jurnal Sains Kesehatan Vol 32, No 1 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Tri Mandiri Sakti Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37638/jsk.32.1.109-115

Abstract

Anak yang mengalami obesitas memiliki faktor risiko penyakit metabolik dan degeneratif seperti diabetes tipe 2, artritis, dan penyakit jantung di usia 6-12 tahun. Tujuan dari studi ini untuk melihat pengaruh media crossword puzzle terhadap pengetahuan dan sikap anak tentang pencegahan obesitas di Sekolah Dasar Negeri 78 Kota Bengkulu. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode pre-eksperimental dengan rancangan pre-test dan post- testdesign. Pelajar Sekolah Dasar Negeri 78 Kota Bengkulu berjumlah 99 anak. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling. Cara pengambilan sampel menggunakan aplikasi spin wheel terhadap 33 siswa. Alat penelitiannya terdiri dari angket. Data tersebut dianalisis melalui Uji Wilcoxon. Hasilnya, rata-rata skor pengetahuan setelah intervensi meningkat dari 54,85 menjadi 91,52  setelah intervensi, dan rata-rata skor sikap setelah intervensi meningkat dari 25,06 menjadi 38,33 pasca intervensi. Hasil analisis bivariat menyatakan rata-rata pengetahuan 36,67, rata-rata  sikap 13,27 dan nilai p-value = 0,000. Media pendidikan kesehatan berpengaruh terhadap pengetahuan dan sikap anak terhadap pencegahan obesitas. Teka-teki silang dapat dijadikan salah satu pilihan pendidikan kesehatan tambahan untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap anak terhadap pencegahan obesitas.Kata Kunci: crossword puzzle, obesitas, pengetahuan, sikap
Analisis Hubungan Pendidikan dan Pekerjaan dengan Kecemasan Ibu Sebelum Pemasangan IUD dan Implant Mindarsih, Eko; Masruroh, Masruroh; Verawati, Bernadeta; Yuliani, Istri
Jurnal Sains Kesehatan Vol 32, No 1 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Tri Mandiri Sakti Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37638/jsk.32.1.20-28

Abstract

Kecemasan merupakan suatu respons emosional yang ditandai dengan perasaan khawatir, atau ketakutan yang harus diatasi agar wanita dapat membuat keputusan yang tepat dan merasa nyaman selama proses pemasangan.alat kontrasepsi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pendidikan dan pekerjaan terhadap kecemasan ibu sebelum pemasangan IUD dan Implant. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Populasi penelitian terdiri dari semua calon akseptor KB IUD dan Implant di PMB Istri Yuliani, dengan total responden sebanyak 56 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah total sampling. Pengambilan data dilakukan dari Agustus hingga Desember 2023, dengan analisis menggunakan uji Chi-Square. Mayoritas responden memiliki jenjang pendidikan menengah (87,5%) dan sebagian besar tidak bekerja (83,9%). Hasil analisis menunjukkan p-value yang signifikan, yaitu .000 untuk hubungan antara tingkat pendidikan dan kecemasan ibu, serta .000 untuk hubungan antara pekerjaan dan kecemasan ibu. Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara tingkat pendidikan dan pekerjaan terhadap kecemasan ibu akseptor KB IUD dan Implant. Diharapkan calon akseptor KB aktif mengikuti edukasi dari tenaga kesehatan untuk meningkatkan pengetahuan dan mengurangi kecemasan saat pemasangan IUD dan implant.Kata Kunci: IUD, implant, kecemasan, pekerjaan, pendidikan
Penggunaan Leaflet Untuk Meningkatkan Pengetahuan Gizi Dalam Pencegahan Hipertensi pada Pegawai PT Kereta Api Indonesia Provinsi Sumatera Selatan Oktarina, Nadiah; Siregar, Afriyana; Sriwiyanti, Sriwiyanti
Jurnal Sains Kesehatan Vol 32, No 1 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Tri Mandiri Sakti Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37638/jsk.32.1.151-157

Abstract

Hipertensi atau tekanan darah tinggi ialah peningkatan abnormal tekanan darah di arteri yang terus meningkat dalam waktu tertentu. Pengetahuan mengenai pencegahan hipertensi mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap risiko terjadinya hipertensi. Salah satu upaya untuk meningkatkan pengetahuan dengan memberikan edukasi menggunakan media leaflet. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh edukasi menggunakan media leaflet terhadap pengetahuan dan tekanan darah sebelum dan sesudah dilakukan edukasi pada pegawai PT Kereta Api Indonesia Divisi Regional III Sumatera Selatan. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dengan rancangan penelitian one group pre test post test. Jumlah sampel sebanyak 35 orang dengan teknik pengambilan menggunakan metode purposive sampling. Setelah dilakukan edukasi menunjukkan bahwa rata- rata tekanan darah ada pada kategori pra hipertensi sebanyak 23 orang (65,7%), pengetahuan meningkat sebesar 80% dengan rata-rata responden mendapatkan nilai 8. Asupan energi baik 77,1%, asupan protein baik 82,9%, asupan lemak baik 85,7%, asupan karbohidrat baik 80%, asupan natrium baik 62,9%, asupan kalium cukup 77,1%.Kata Kunci: edukasi, hipertensi, pengetahuan gizi 
Edukasi Gizi Dapat Meningkatkan Pengetahuan dan Asupan Energi pada Remaja Putri KEK Nurjana, Intan; Jumiyati, Jumiyati; Kamsiah, Kamsiah
Jurnal Sains Kesehatan Vol 32, No 1 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Tri Mandiri Sakti Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37638/jsk.32.1.77-84

Abstract

Remaja putri KEK merupakan masalah gizi kronis, dapat menyebabkan penurunan berat badan dan mengurangi simpanan energi dalam tubuh. Rendahnya asupan dan pengetahuan  dapat mengakibatkan KEK. Upaya untuk mengatasi permasalahan tersebut dapat dilakukan dengan memberikan edukasi gizi menggunakan media e-booklet. Desain penelitian ini pre-eksperimen dengan pendekatan one group pre test-post test. Sampel penelitian adalah remaja putri di SMAN 7 Kota Bengkulu sebanyak 38 responden. Teknik pengambilan sampel dengan purposive sampling. Instrumen untuk asupan menggunakan  form recall dan pengetahuan menggunakan kuesioner. Edukasi dilakukan 3 kali dalam 3 minggu, sebelum edukasi dilakukan pretest dan setelah nya posttest. Data dianalisis menggunakan uji Paired T-test dan uji Wilcoxon. Setelah diberikan edukasi menggunakan e-booklet, rata-rata pengetahuan responden meningkat sebelum 37,89 dan sesudah 65,26, untuk rata-rata asupan energi sebelum edukasi 1199.1 kal, karbohidrat 158.5 g, protein 54.8 g, lemak 50.2 g. Setelah diberikan perlakuan terjadi peningkatan asupan yaitu energi 1384.7 kal, karbohidrat 174 g, protein 57 g, lemak 54.9 g. Ada pengaruh pengetahuan dan asupan energi dengan nilai p-value 000 dan 0.037. Asupan  karbohidrat, protein dan lemak tidak terdapat pengaruh dengan nilai p-value 0.53, 0.488 dan 0.172. Ada peningkatan pengetahuan dan asupan energi pada remaja putri KEK setelah diberikan edukasi gizi menggunkan media e-booklet.Kata Kunci: asupan energi, edukasi gizi, KEK, pengetahuan, remaja putri
Manajemen Keperawatan pada Pasien TB Paru Dengan Diabetes Melitus: Sebuah Studi Kasus Menggunakan Adaptasi Virginia Henderson Platini, Hesti; Ciptaan, Meta Agil; Maulana, Indra
Jurnal Sains Kesehatan Vol 32, No 1 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Tri Mandiri Sakti Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37638/jsk.32.1.116-125

Abstract

Tuberkulosis pada pasien diabetes melitus lebih dari tiga kali lebih tinggi dibandingkan dengan populasi umum. Gejala yang dapat muncul dapat berupa batuk, sesak, sesak penurunan berat badan. Komplikasi pada kedua penyakit ini menjadikannya penyakit yang menarik untuk disajikan sebagai kasus klinis dengan rencana asuhan keperawatan berdasarkan teori kebutuhan. Kasus: Pasien laki-laki 58 tahun, dirawat di ruang isolasi infeksi. Saat dilakukan pengkajian pasien mengeluhkan sesak dan nyeri pada bagian dada, diketahui pasien menderita TB Paru dan Diabetes Melitus Tipe II. Rencana Perawatan: Penerapan teori kebutuhan model Virgina Henderson dalam rencana perawatan. Kebutuhan utama yang ditemukan adalah oksigenasi (pola napas tidak efektif, Kebutuhan bergerak, mempertahankan postur tubuh dan mobilisasi (Intoleransi Aktivitas)perlindungan (resiko infeksi), dan kebutuhan makan dan minum (ketidakseimbangan nutrisi dan ketidakstabilan kadar glukosa darah). Metode penelitian yaitu studi kasus dengan asuhan keperawatan secara komprehensif melalui pendekatan kebutuhan Virginia Henderson. Hasil dan Kesimpulan yaitu Pendekatan kebutuhan Henderson berguna dalam kasus ini karena melakukan penilaian yang komprehensif pada pasien TB paru dengan komorbid diabetes melitus.Kata Kunci:diabetes melitus, henderson manajemen keperawatan, teori kebutuhan,tuberkulosis paru virgina henderson
Faktor-Faktor yang Berpengaruh Terhadap Pola Asuh Pemberian Makan pada Anak Usia 6-59 Bulan Nursalim, Alfina Putri; Flora, Rostika
Jurnal Sains Kesehatan Vol 32, No 1 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Tri Mandiri Sakti Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37638/jsk.32.1.29-43

Abstract

Pola asuh makan merupakan aspek penting dalam proses makan yang mencakup sikap, kepercayaan, dan pemilihan makanan yang dikonsumsi. Pola asuh yang baik dari seorang ibu berperan penting dalam pertumbuhan dan perkembangan balita. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berpengaruh terhadap pola asuh pemberian makan pada anak usia 6-59 bulan di Dusun Sembilang, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan. Metode penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross sectional, jumlah sempel yang didapatkan 53 balita berusia 6-59 bulan. Sampel diambil dengan teknik simple random sampling sesuai kriteria inklusi dan ekslusi. Data dianalisis secara univariat, bivariat dan multivariat. Analisis bivariat menggunakan uji chi-square dan uji statistik spearman’s rho dan analisis multivariat menggunakan uji regresi logistiK ganda. Hasil penelitian analisis univariat didapatkan pola asuh pemberian makan tidak tepat 64,2%, balita dengan status gizi pendek 34%, anak yang berusia 6-24 bulan 52,8%, jenis kelamin anak laki-laki 54,7%, keluarga dengan status ekonomi kurang 64,2%, ibu yang tidak bekerja 90,6% ibu yang sekolah 69,8% dan ibu dengan pengetahuan cukup 58,5%. Hasil analisis bivariat terdapat hubungan yang signifikan pengetahuan ibu (p=0,001) dan usia anak (p=0,047) dengan  pola asuh pemberian makan. Faktor yang paling berhubungan dengan pola asuh pemberian makan yaitu pengetahuan ibu (p=0,001;OR=12,629). Kesimpulan : ibu yang memiliki  pengetahuan  kurang beresiko 12,629 kali mempunyai pola asuh pemberian makan yang kurang baik dibandingkan ibu dengan pengetahuan baik. Perlu dilakukan edukasi terkait pemberian makan pada balita, sehingga status gizi kurang pada anak dapat dihindari.Kata Kunci: balita, ibu, makan, pola asuh
Gambaran Pola Konsumsi Energi, Protein dan Ukuran Lingkar Lengan Atas pada Remaja Putri di SMPN 04 Kota Bengkulu Sari, Ice Permata; Krisnasary, Arie; Jumiyati, Jumiyati
Jurnal Sains Kesehatan Vol 32, No 1 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Tri Mandiri Sakti Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37638/jsk.32.1.158-166

Abstract

Kekurangan Energi Kronik (KEK) merupakan keadaan dimana seseorang menderita kurangnya asupan energi dan protein yang berlangsung lama. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pola konsumsi energi, protein dan ukuran lingkar lengan atas pada remaja putri di SMPN 04 Kota Bengkulu. Sampel penelitian ini adalah remaja putri di SMPN 04 Kota Bengkulu sebanyak 66 siswi kelas 7 dan 8 yang diambil dengan metode random sampling. Instrumen yang digunakan dalam pola konsumsi energi, protein yaitu mengunakan formulir FFQ, sedangkan untuk variable ukuran lingkar lengan atas diambil dengan cara pengukuran antropometri, dengan mengukur lingkar lengan atas mengunakan pita lila dan Hasil  penelitian ini menunjukkan setengah dari (50%) remaja putri memiliki pola konsumsi energi dengan kategori jarang, sebagian besar (51,5%) remaja putri memiliki pola konsumsi protein dikategorikan jarang, dan sebagian besar (57,6%) remaja putri memiliki ukuran lingkar lengan dikategorikan KEK. Kesimpulan pola konsumi energi pada remaja putri SMPN 04 Kota Bengkulu menunjukan setengah dari remaja putri memiliki pola konsumsi protein dikategorikan jarang, pola konsumi protein pada remaja putri SMPN 04 Kota Bengkulu menunjukan sebagian besar remaja putri memiliki pola konsumsi protein dikategorikan jarang, dan ukuran LILA sebagian besar remaja putri memiliki ukuran lingkar lengan dikatogorikan KEK.Kata Kunci: energi, lingkar lengan atas, pola konsumsi, protein 
Konsumsi Zink Dan Magnesium Berhubungan dengan Kadar Gula Darah pada Pasien Usia Dewasa Junia, Suchi Putri; Rizal, Ahmad; Kusdalinah, Kusdalinah
Jurnal Sains Kesehatan Vol 32, No 1 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Tri Mandiri Sakti Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37638/jsk.32.1.85-92

Abstract

Hiperglikemia adalah keadaan dimana kadar glukosa darah dalam tubuh melebihi kadar normal. Hiperglikemia yang tidak dikontrol akan berkembang menjadi penyakit diabetes mellitus dan dan merupakan faktor risiko untuk penyakit metabolik lainnya. Tujuan penelitian adalah  mengetahui hubungan konsumsi zink dan magnesium dengan kadar glukosa darah puasa pada usia dewasa. Desain penelitian yang digunakan cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling sebanyak 55 sampel pada usia dewasa diwilayah kerja Puskesmas Pasar Ikan Kota Bengkulu. Data yang diambil adalah data frekuensi konsumsi zink dan magnesium dengan menggunakan lembar kuisioner Food Frequency Questionnaire FFQ serta data kadar glukosa darah puasa yang diukur dengan alat Glukometer dengan satuan mg/dL. Pengolahan data statistik menggunakan uji korelasi Spearmen Rank. Hasil menunjukan terdapat hubungan antara konsumsi zink dan konsumsi magnesium dengan kadar glukosa darah puasa pada usia dewasa  (p0,05) pada usia dewasa di wilayah kerja Puskesmas Pasar Ikan Kota Bengkulu tahun 2024.. Disarankan pada pasien usia dewasa untuk mengatur pola  makan dengan meningkatkan konsumsi sumber zink dan magnesium.Kata Kunci: glukosa darah puasa konsumsi zink, magnesium
Pengalaman Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) Dalam Pendampingan Korban Kekerasan Seksual Putri, Syifa Nuruliani; Darmawati, Irma; Suparto, Tirta Adikusuma
Jurnal Sains Kesehatan Vol 32, No 1 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Tri Mandiri Sakti Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37638/jsk.32.1.126-133

Abstract

Kekerasan seksual khususnya di lingkungan universitas masih menjadi masalah serius yang terus-menerus dihadapi banyak perguruan tinggi di Indonesia penanganan kasus kekerasan seksual ini dilakukan oleh Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (Satgas PPKS) dengan tugas antara lain, ialah menangani dan mengimplementasikan program pencegahan kekerasan seksual di lingkungan kampus, dan memberikan dukungan terutama kepada korban dan memastikan bahwa kasus tersebut dapat ditangani dengan keadilan dan berkelanjutan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi tantangan, strategi, dan efektivitas pendampingan dan pengalaman Satgas PPKS dalam pendampingan korban kekerasan seksual pada salah satu universitas di jawa barat. Metode Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Partisipan pada penelitian ini diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling sebanyak 7 orang. Adapun Teknik Analisa data dalam penelitian ini menggunakan analisis tematik. Hasil penelitian ini menghasilkan enam tema diantaranya adalah proses belajar dan transformasi diri sebagai pendamping; tantangan dan kompleksitas dalam penanganan kasus kekerasan seksual; ancaman dan risiko, dan strategi perlindungan diri; pendekatan empatik dan keberpihakan terhadap korban; peran pendamping sebagai penghubung antara korban dan system dukungan; refleksi emosional dan kesejahteraan psikologis pendamping. Ditemukan bahwa pengalaman Satgas PPKS dalam pendampingan korban kekerasan seksual mengalami berbagai tantangan, dinamika emosional yang sangat intens, dan upaya dalam membangun kepercayaan dan pendampingan pemulihan korban.Kata Kunci: kekerasan seksual, pengalaman, satgas PPKS