cover
Contact Name
Nurul Khairani
Contact Email
jsk@stikestrimandirisakti.ac.id
Phone
+6282175066648
Journal Mail Official
jsk@stikestrimandirisakti.ac.id
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Stikes Tri Mandiri Sakti Mail : Jalan Raya Hibrida No. 3, Sido Mulyo, Gading Cempaka, Sido Mulyo, Bengkulu, Kota Bengkulu, Bengkulu 38229 Telp :(0736) 25091 Fax (0736) 23703 email: jsk@stikestrimandirisakti.ac.id
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Jurnal Sains Kesehatan
ISSN : 27236757     EISSN : 18298842     DOI : https://doi.org/10.37638/jsk.27.1.1-7
Core Subject : Health,
Jurnal Sains Kesehatan di terbitkan oleh STIKES TRI MANDIRI SAKTI. Terbitan Jurnal Sains Kesehatan Tiga (3) dalam setahun. Jurnal Sains Kesehatan merupakan jurnal ilmiah dalam bidang Ilmu Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, Kebidanan dan Farmasi.
Articles 223 Documents
Pengaruh Kompres Air Hangat Terhadap Penurunan Nyeri pada Penderita Gout Arthritis di Panti Sosial Tresna Werdha Pagar Dewa Kota Bengkulu Anggita, Kheniva Diah; Sanisahuri, Sanisahuri; Maydinar, Dian Dwiana; Lestari, Voni Dwi
Jurnal Sains Kesehatan Vol 31, No 1 (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Tri Mandiri Sakti Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37638/jsk.31.1.33-38

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit kardiovaskuler yang dapat merusak sejumlah organ penting dalam tubuh dan memiliki dampak mortalitas dan morbiditas yang sangat tinggi. Penyakit kardiovaskular merupakan penyebab utama kematian secara global. Brisk Walking Excercise adalah salah satu bentuk latihan aerobik atau bentuk latihan aktivitas sedang pada pasien darah tinggi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Teknik Brisk Walking Exercise pada pasien hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Sumber Urip Kecamatan Selupu Rejang Kabupaten Rejang Lebong. Metode Desain penelitian ini adalah menggunakan Pre-Eksperiment dengan menggunakan The One Group Pretest- Posttest Design. Penelitian ini mengambil sampel dari populasi dengan cara teknik Purposive Sampling dengan total sampel 32 Responden yang berada diwilayah kerja Puskesmas Sumber Urip. Data yang di gunakan adalah data primer dan data sekunder, data dianalisis menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan menggunakan uji statistik Wilcoxon. Hasil penelitian didapatkan: rata-rata diastol sebelum perlakuan adalah 95,94mmHg dengan standar deviasi 4,990 mmHg. Rata-rata diastol setelah perlakuan adalah 84,06 mmHg dengan standar deviasi 5,599 mmHg. Hasil uji Wilcoxon didapatkan hasil p-value=0,000. Kesimpulan: ada pengaruh Teknik Brisk Walking Exercise pada pasien hipertensi. Saran Teknik Brisk Walking ini dapat dimanfaatkan oleh masyarakat untuk mencegah dan mengobati penyakit hipertensi.Kata Kunci: asam urat, kompres air hangat, nyeri 
AKTIVITAS FISIK DAN KEJADIAN OBESITAS SENTRAL PADA WANITA Khairani, Nurul; Saputri, Nike Aprilia; Syavani, Dini; Effendi, Santoso Ujang
Jurnal Sains Kesehatan Vol 30, No 3 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Tri Mandiri Sakti Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37638/jsk.30.3.124-131

Abstract

Obesitas menjadi salah satu faktor risiko berbagai penyakit degeneratif seperti penyakit jantung dan stroke. Prevalensi obesitas sentral pada perempuan dewasa di Provinsi Bengkulu pada tahun 2018  sebesar 49,59%. Penduduk berjenis kelamin perempuan berumur  yang memiliki aktifitas fisik kurang aktif sebesar 23,33%. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan aktivitas fisik dengan kejadian obesitas sentral pada wanita usia 25-54 tahun di Kelurahan Tanjung RT.02 Jaya Kota Bengkulu. Jenis penelitian adalah Survey Analitik dengan desain Cross Sectional. Sampel penelitian adalah wanita usia 25-54 tahun di Kelurahan Tanjung RT.02 Jaya Kota Bengkulu berjumlah 32 wanita. Teknik pengambilan sampel adalah Total Sampling. Data dianalisis secara univariat dan bivariat. Uji statistik menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 32 wanita berusia 25-54 tahun, terdapat 16 wanita (50,0%) yang melakukan aktivitas ringan dan 19 wanita (59,4%) yang mengalami obesitas sentral. Ada hubungan yang signifikan antara aktivitas fisik dengan kejadian obesitas sentral dengan kategori hubungan sedang.  Saran bagi pihak Puskesmas untuk mengadakan pemantauan lingkar pinggang, pemeriksaan kesehatan dan kegiatan  olahraga bersama seperti senam yang rutin dilakukan setiap minggu. Kata Kunci: aktivitas fisik, obesitas sentral, wanita
Hubungan Keberadaan Perokok Dalam Rumah dengan Kejadian ISPA pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Sidorejo Kota Lubuklinggau Suryani, Suryani; Syavani, Dini; Aprianti, Rina; Suryani, Novi Ade; Sundari, Aliyah Restu
Jurnal Sains Kesehatan Vol 31, No 2 (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Tri Mandiri Sakti Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37638/jsk.31.2.75-82

Abstract

Infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) merupakan masalah kesehatan masyarakat yang secara luas diakui sebagai penyebab utama mortalitas dan morbiditas pada balita. ISPA disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya adalah paparan asap rokok yang disebabkan oleh anggota keluarga yang merokok di dalam rumah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan keberadaan perokok dalam rumah dengan kejadian ISPA pada balita di wilayah kerja Puskesmas Sidorejo Kota Lubuklinggau. Jenis penelitian ini adalah survei analitik dengan menggunakan desain Cross Sectional. Populasi pada penelitian ini adalah ibu yang memiliki balita usia 0-5 tahun yang datang berobat dan tercatat di puskesmas Sidorejo Kota Lubuklinggau pada bulan Juni-Juli 2022. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan Total sampling sebanyak 53 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan data primer dan sekunder. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan uji Chi-Square, untuk mengetahui keeratan hubungan digunakan uji statistic Contingency Coefficient  melalui program SPSS. Hasil penelitia didapatkan dari 53 balita di Wilayah Kerja Puskesmas Sidorejo Kota Lubuklinggau terdapat 41 (77,4%) anggota keluarga balita yang merokok dalam rumah dan 31 balita (58,5%) menderita ISPA. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara keberadaan perokok dalam rumah dengan kejadian ISPA pada balita di Wilayah Kerja Puskesmas Sidorejo Kota Lubuklinggau dengan kategori keeratan hubungan sedang. Hasil penelitian ini diharapkan Dinas Kesehatan untuk melakukan tindakan persuasif, promosi kesehatan, dan membuat kebijakan yang menimbulkan kesadaran masyarakat sehingga dapat mengurangi angka kejadian ISPA pada balita di Kota Lubuklinggau.   Kata Kunci: balita, ISPA, keberadaan perokok 
Manajemen Keperawatan pada Pasien dengan Kanker Paru Dextra: Sebuah Studi Kasus Menggunakan Adaptasi Model Roy Platini, Hesti; Rahmayani, Melly; Pratiwi, Sri Hartati
Jurnal Sains Kesehatan Vol 31, No 3 (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Tri Mandiri Sakti Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37638/jsk.31.3.218-225

Abstract

Kanker paru primer adalah tumor ganas yang berasal dari epitel bronkus. Kanker paru merupakan ancaman bagi penduduk di dunia. Kanker paru seringkali terlambat ditangani karena gejala dirasakan muncul setelah stadium lanjut.hingga muncul gejala yang menyerupai penyakit lain. Gejala yang dapat muncul dapat berupa batuk, nyeri, sesak, sesak semakin berat karena dapat muncul komplikasi efusi pleura. Kasus kanker paru ini menjadikannya penyakit yang menarik untuk disajikan sebagai kasus klinis dengan rencana model asuhan keperawatan. Tujuan studi kasus ini adalah untuk mendeskripsikan dan intervensi berdasarkan model adaptasi Roy. Kasus: pasien laki-laki berusia 59 tahun dengan kanker paru dextra disertai komplikasi dan mengalami batuk berdarah, sesak dan nyeri. Rencana perawatan menerapkan model adaptasi Roy. Kebutuhan utama berdasarkan pendekatan adaptasi Roy yang ditemukan adalah oksigenasi (pola napas tidak efektif), sensasi (nyeri), kebutuhan akitivitas dan istirahat (intoleransi aktivitas) perlindungan (resiko infeksi), dan konsep diri (kecemasan). Metode penelitian yaitu studi kasus dengan asuhan keperawatan secara komprehensif melalui pendekatan adaptasi teori model Callista Roy. Pendekatan model adaptasi Roy berguna dalam kasus ini karena berfokus pada kemampuan adaptasi pasien yang sesuai untuk digunakan dalam manajemen pasien kanker paru disertai perawatan kolaboratif. Kata Kunci: callista roy, kanker paru, manajemen keperawatan, model adptasi
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Stunting pada Balita 24-59 Bulan Rozalina, Indah; Mardiyah, Sarah; Wandini, Kartika; Dwiyana, Parlin
Jurnal Sains Kesehatan Vol 31, No 3 (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Tri Mandiri Sakti Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37638/jsk.31.3.122-134

Abstract

Stunting adalah masalah gizi kronis yang memiliki dampak jangka pendek dan jangka panjang mulai dari kesakitan hingga kematian, dan berdampak pada kerugian perekonomian negara. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting pada anak 24-59 bulan di wilayah Kelurahan Sawangan Baru Kecamatan Sawangan Kota Depok tahun 2023. Rancangan penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross sectional. Teknik pengambilan sampel yaitu cluster sampling dan consecutive sampling. Jumlah sampel yang diperoleh sebanyak 128 balita. Hasil analisis menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara riwayat pemberian MP-ASI dan asupan protein dengan kejadian stunting (p-value 0,05). Namun tidak ada hubungan antara riwayat pemberian ASI eksklusif, riwayat penyakit infeksi, dan usia ibu saat hamil dengan stunting. Diharapkan kepada ibu hamil dan ibu balita dapat aktif datang ke posyandu dan mengikuti kegiatan-kegiatan edukasi untuk meningkatkan pengetahuan dan mampu melakukan perubahan perilaku untuk mengoptimalkan status gizi balitanyaKata Kunci: ASI eksklusif, balita, MP-ASI, Stunting
Optimalisasi Penggunaan Tepung Kepala Ikan Lele (Clarias sp.) pada Pembuatan Crackers Sebagai Alternatif Kudapan Sehat Tinggi Kalsium Salsa, Kharisma; Dwiyana, Parlin; Salsabila, Dhea Marliana
Jurnal Sains Kesehatan Vol 31, No 3 (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Tri Mandiri Sakti Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37638/jsk.31.3.174-184

Abstract

Tepung kepala ikan lele saat ini belum dimanfaatkan secara maksimal sebagai bahan pangan, padahal kandungan gizinya sangat baik yaitu protein, lemak, garam kalsium,dan fosfat. Tepung kepala ikan lele (TKIL) dalam berat yang sama memiliki kandungan kalsium yang lebih tinggi dibandingkan tepung badan ikan lele, bahkan empat kali lipat dari susu skim. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh substitusi TKIL pada pembuatan produk crackers terhadap kandungan  kalsium, sifat organoleptik serta daya terimanya. Metode pada penelitian ini bersifat eksperimental dengan mengaplikasikan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan dan dua kali pengulangan. P1 (0% TKIL), P2 (20% TKIL), P3 (30% TKIL), P4 (40% TKIL). Hasil penelitian dengan produk terpilih yaitu P3 (70%:30%) didapatkan kenaikan kandungan kalsium dari 3801,74 mg/kg untuk crackers tanpa substitusi menjadi 3939,19 mg/kg pada crackers dengan substitusi. Kesimpulan penelitian ini adalah semakin banyak penggunaan TKIL warna crackers menjadi semakin coklat, aroma yang dihasilkan semakin terasa amis dan tekstur menjadi agak renyah. Daya terima maksimal dari panelis pada penelitian ini adalah 30% TKIL. Takaran saji crackers sebanyak tiga keping dengan berat saji 20 gram dengan sumbangan kalsium terhadap AKG sebesar 65,99%. Disarankan untuk penelitian lanjutan adalah menganalisis kemasan dan daya simpan produk, menguji kandungan zat gizi mikro lainnya pada crackers terpilih, dan pengembangan produk untuk skala produksi.Kata Kunci: crackers, organoleptik, tepung kepala ikan lele
Manajemen Fatigue pada Pasien Penyakit Ginjal Kronik yang Menjalani Hemodialisis: Literature Review Pratiwi, Sri Hartati; Platini, Hesti
Jurnal Sains Kesehatan Vol 31, No 3 (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Tri Mandiri Sakti Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37638/jsk.31.3.226-235

Abstract

Fatigue merupakan salah satu gejala yang paling banyak dirasakan pasien hemodialisis. Fatigue dapat memperberat kondisi pasien, dan menurunkan kualitas hidup. Fatigue pada pasien hemodialisis harus dikurangi melalui berbagai intervensi. Tujuan studi literature  ini adalah untuk mengidentifikasi intervensi komplementer yang terbukti dapat menurunkan fatigue pada pasien hemodialisis. Literatur review ini menggunakan metoda scoping review dengan mencari literatur dari beberapa databased seperti Ebsco Host, Scopus, Science Direct, Sage Journals, Springer, dan Pubmed. Selain itu, pencarian literatur juga dilakukan dalam mesin pencari yaitu Google Scholar dengan menggunakan beberapa kata kunci pencarian yaitu “hemodialysis” OR “haemodialysis” OR “dialysis” AND “Complementary Intervention” AND “fatigue management” OR “energy concervation” OR “energy management” OR “managing fatigue”. Kriteria inklusi yang digunakan dalam literature review ini yaitu artikel terbit antara 2014-2024 (10 tahun terakhir), menggunakan metoda Randomized Controlled Trials (RCT), berbahasa Inggris. Untuk artikel dengan hasil tidak terbukti dapat menurunkan fatigue dieksklusi dari  review ini. Berdasarkan hasil pencarian  didapatkan 13 artikel yang membuktikan bahwa terapi akupresure, terapi pijat dengan menggunakan minyak zaitun, terapi recreasional, dan beberapa latihan fisik dapat menurunkan fatigue.  Kata Kunci: fatigue, hemodialisis, penyakit  ginjal  kronik, terapi komplementer
Reaksi Psikologis dengan Kualitas Hidup Lansia Hipertensi Rosdiana, Yanti; Hastutiningtyas, Wahidyanti Rahayu; Trishinta, Sirli Mardianna
Jurnal Sains Kesehatan Vol 31, No 3 (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Tri Mandiri Sakti Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37638/jsk.31.3.135-143

Abstract

Hipertensi merupakan penyebab utama kematian di seluruh dunia dan 90-95% kasus disebabkan oleh hipertensi esensia. Angka kejadian hipertensi tertinggi terutama terjadi pada kelompok umur di atas 60 tahun, Adanya hipertensi ini menyebabkan lansia mengalami penurunan kualitas hidup. Tujuan penelitian mengetahui adanya hubungan reaksi psikologis lansia hipertensi dengan kualitas hidup  Metode desain penelitian dalam penelitian ini yaiti observasi analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasinya dalam penelitian ini seluruh lansia yang ada di desa sumbersuko kecamatan sumberpang kidul dengan sampel  sebanyak 56 lansia. Pengumpulan data menggunakan kuesionare WHOQOL-BREF untuk Quality Of life dan DASS untuk mengukur reaksi psikologis. Analisis dalam penelitian ini menggunakan univarian dan bivariant menggunakan uji spearman Rank Hasil Analisis univariat menunjukkan respon psikososial responden terhadap kecemasan termasuk kategori sedang, depresi termasuk kategori berat, dan stres termasuk kategori sedang. Dari hasil analisis bivariat diperoleh nilai p pada uji spearman rank sebesar 0,000 sehingga terdapat hubungan. Diharapkan adanya jadwal untuk mengontrol tekanan darah lansia agar dapat mencegah adanya reaksi psikologis pada lansia.Kata Kunci: hipertensi, kualitas hidup, lansia, reaksi psikososial 
Persepsi Masyarakat Awam Terhadap Pencegahan dan Penanganan Penyakit Kronis di Daerah Cipete Selatan Farhanida, Farhanida; Rahayu, Sri
Jurnal Sains Kesehatan Vol 31, No 3 (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Tri Mandiri Sakti Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37638/jsk.31.3.185-196

Abstract

Penyakit kronis merupakan penyakit tidak menular  yang menurunkan kondisi penderitanya secara bertahap dalam jangka waktu yang lama atau menahun dan umumnya mengindikasikan para pengidapnya menderita penyakit berbahaya yang dapat menyebabkan kematian. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan memahami persepsi masyarakat awam di Cipete Selatan terhadap pencegahan dan penanganan penyakit kronis. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang melibatkan 5 informan utama, 2 informan kunci, dan 1 informan pendukung yang merupakan perwakilan dari 7 RW di daerah Cipete Selatan. Pengumpulan data dilakukan dengan  wawancara mendalam dan observasi. Data dianalisis  menggunakan teori Health Belief Model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi masyarakat terhadap penyakit kronis terbentuk dari pengalaman diri sendiri, riwayat penyakit keluarga serta informasi dari lingkungan sekitar. Pengambilan keputusan yang dilakukan seseorang atau masyarakat didasarkan atau didorong oleh adanya persepsi kerentanan, keparahan, dan manfaat yang dirasakan. Hal tersebut memotivasi masyarakat dalam pengambilan keputusan untuk merubah hidup menjadi lebih sehat lagi. Masyarakat masih merasakan terdapat hambatan karena masih kurangnya sosialisasi dan edukasi terkait pencegahan penyakit kronis. Rekomendasi untuk pemegang kepentingan dan tenaga kesehatan di daerah Cipete Selatan yaitu mengadakan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat agar masyarakat lebih peduli dengan kesehatannya sendiri dan dapat melakukan pencegaham dan penanganan penyakir kronis sedini mungkin.Kata Kunci: penyakit kronis, pencegahan penyakit, persepsi 
Pengaruh Pijat Bayi Terhadap Peningkatan Kualitas Tidur Bayi Usia 1-12 Bulan Mutiara, Violita Siska; Ratnasari, Dewi; Kristianingsih, Ani; Sukarni, Sukarni; Rahmawati, Ida; Dewi, Vivian Nanny Lia
Jurnal Sains Kesehatan Vol 31, No 3 (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Tri Mandiri Sakti Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37638/jsk.31.3.144-152

Abstract

Masa bayi merupakan masa emas untuk pertumbuhan dan perkembangan sehingga perlu mendapatkan perhatian khusus. Salah satu faktor yang mempengaruhi tumbuh kembang bayi adalah tidur dan istirahat. Salah satu cara yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan tidur adalah dengan pijat bayi. Pijat pada bayi akan memberikan rangsangan pada tubuh secara berkelanjutan, memberikan rasa aman dan nyaman pada bayi. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh pijat bayi terhadap peningkatan kualitas tidur di Wilayah Kerja Puskesmas Dwikora Jaya Kabupaten Tulang Bawang Barat. Jenis penelitian ini kuantitatif dengan rancangan penelitian pre experiment designs (pra esksperimen) dengan pendekatan one group pretest posttest.  Populasi dalam penelitian ini adalah bayi 1-12 bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Dwikora Jaya Tulang Bawang Barat sebanyak 51 responden dengan sampel yang digunakan sebanyak 15 responden menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi. Analisis secara univariat dan bivariat (uji wilcoxon). Hasil penelitian menunjukan rata-rata kualitas tidur bayi sebelum diberikan pijat adalah 40,9 dan sesudah diberikan pijat adalah 77,1. Terdapat pengaruh pijat bayi terhadap peningkatan kualias tidur di Wilayah kerja Puskesmas Dwikora Jaya Kabupaten Tulang Bawang Barat. Saran bagi tenaga kesehatan perlu mengembangkan promosi dan edukasi tentang pijat bayi kepada masyarakat khususnya orangtua yang memiliki bayi agar kualitas tidur bayi dapat terjaga dengan baik.Kata Kunci: bayi, kualitas tidur, pijat bayi