cover
Contact Name
Hoiruddin Fathurohman
Contact Email
ssyarah077@gmail.com
Phone
+6289618357674
Journal Mail Official
syntaxbandung@gmail.com
Editorial Address
Perum Derwati Mas Jl. Derwati Mas, No.20 Rancasari, Ciwastra - Bandung
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Syntax Imperatif : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Published by Cv.Rifainstitut
Syntax Imperatif. Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan adalah jurnal yang diterbitkan dua bulan sekali oleh CV. Syntax Corporation Indonesia. Jurnal Syntax Imperatif akan menerbitkan artikel-artikel ilmiah dalam cangkupan ilmu sosial dan pendidikan. Artikel yang dimuat adalah artikel hasil penelitian, kajian atau telaah ilmiah atas issue penting dan terkini atau resensi buku ilmiah.
Articles 712 Documents
Efektivitas Pengawasan Berbasis Risiko melalui Daftar Prioritas Pengawasan: Studi Kasus Kantor Pelayanan Pajak Pratama Cimahi Jihad Yasir Arzaq; Haqqul Fajri Hasibuang
JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 7 No. 4 (2026): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : CV RIFAINSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54543/syntaximperatif.v7i4.1203

Abstract

Pengawasan kepatuhan berbasis risiko menjadi instrumen penting dalam sistem self-assessment karena otoritas pajak harus mengalokasikan sumber daya yang terbatas kepada Wajib Pajak dengan risiko ketidakpatuhan dan potensi penerimaan yang paling material. Penelitian ini menganalisis efektivitas pemanfaatan Daftar Prioritas Pengawasan (DPP) pada Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Cimahi selama 2022–2023, meliputi proses penetapan, pencairan Surat Permintaan Penjelasan atas Data dan/atau Keterangan (SP2DK), kontribusi fiskal, dan kendala implementasi. Penelitian menggunakan studi kasus deskriptif dengan triangulasi wawancara semi-terstruktur, dokumen kebijakan, dan data administratif KPP. Efektivitas dihitung sebagai rasio realisasi pencairan SP2DK DPP terhadap nilai estimasi potensi DPP. Hasil menunjukkan bahwa penetapan dan pemutakhiran DPP secara umum mengikuti mekanisme SE-05/PJ/2022 serta mempertimbangkan informasi risiko, data pemicu, dan kemampuan membayar. Efektivitas meningkat dari 40,01% pada 2022 menjadi 60,12% pada 2023, sementara realisasi penerimaan DPP tumbuh 143,63% menjadi Rp44,51 miliar. Meskipun demikian, kinerja 2023 masih berada pada kategori kurang efektif dan kontribusi DPP terhadap penerimaan total hanya 3,13%. Lima hambatan utama yang ditemukan ialah adaptasi kebijakan, validitas dan kemutakhiran data, keterbatasan fleksibilitas pemutakhiran DPP, heterogenitas kompetensi SDM, dan respons Wajib Pajak. Temuan menegaskan bahwa efektivitas pengawasan berbasis risiko bergantung pada kualitas seleksi kasus, data, ketepatan waktu, kapasitas analitis, dan komunikasi tindak lanjut.
Strategi Pelayanan Publik di Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Kota Tangerang dalam Meningkatkan Kepercayaan Pemohon Asti Widi Astuti; Euis Nurul Bahriyah
JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 7 No. 4 (2026): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : CV RIFAINSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54543/syntaximperatif.v7i4.1204

Abstract

Penelitian ini menganalisis strategi pelayanan publik melalui Program Duta Layanan di Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Kota Tangerang dalam meningkatkan kepercayaan pemohon. Penelitian menggunakan paradigma konstruktivis, pendekatan kualitatif, dan studi kasus tunggal tipe embedded. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi partisipan, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji dengan triangulasi sumber, metode, dan teori. Hasil penelitian menunjukkan tiga praktik utama, yaitu penyampaian informasi pelayanan, pendampingan prosedural, dan interaksi langsung. Ketiganya membantu pemohon memperoleh informasi yang jelas, memahami prosedur, serta mengalami komunikasi yang responsif, terbuka, dan empatik. Strategi ini memperkuat kejelasan informasi, kepastian prosedur, dan pengalaman pelayanan positif sehingga meningkatkan kepercayaan pemohon. Hambatan berupa keterbatasan pemahaman layanan digital dan tingginya jumlah pemohon pada waktu tertentu ditangani melalui pendampingan langsung dan komunikasi efektif. Temuan ini menegaskan bahwa kualitas komunikasi tatap muka menjadi unsur penting dalam membangun rasa aman dan keyakinan pemohon terhadap pelayanan keimigrasian.
Peran Reporter dalam Produksi dan Pengemasan Berita Hiburan di Kanal Showbiz Liputan6.com Dicky Fadillah; Abdul Malik Siregar
JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 7 No. 4 (2026): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : CV RIFAINSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54543/syntaximperatif.v7i4.1205

Abstract

Perkembangan media online menempatkan reporter hiburan pada tuntutan simultan untuk bekerja cepat, menjaga akurasi, dan mengemas berita agar mudah ditemukan audiens digital. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran reporter dalam proses produksi dan pengemasan berita hiburan di kanal Showbiz Liputan6.com, faktor yang memengaruhi keputusan editorial, serta pemaknaan reporter terhadap tempo publikasi, algoritma digital, dan orientasi trafik. Penelitian menggunakan paradigma konstruktivis dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap satu redaktur pelaksana dan dua reporter, kemudian dianalisis dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan serta diuji melalui triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa reporter berperan sejak pencarian isu, peliputan, verifikasi, penentuan sudut pandang, penulisan, hingga koordinasi publikasi. Dalam pengemasan, reporter terlibat dalam penyusunan headline, penerapan SEO, pemilihan keyword dan tag, pemanfaatan Google Trends, serta pemilihan visual. Keputusan editorial dipengaruhi oleh pertimbangan individu, rutinitas redaksi, kebijakan organisasi, dan tekanan eksternal media digital. Meskipun kecepatan, tren, dan trafik memengaruhi praktik kerja, verifikasi dan etika jurnalistik tetap ditempatkan sebagai batas profesional. Temuan menegaskan bahwa reporter berfungsi sebagai gatekeeper awal sekaligus aktor pengemasan dan distribusi berita dalam ekosistem jurnalisme digital.
Navigasi Etika di Era Digital: Analisis Kritis Perilaku Komunikasi Masyarakat Indonesia di Media Sosial Taslimahudin Taslimahudin
JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 7 No. 4 (2026): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : CV RIFAINSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54543/syntaximperatif.v7i4.1207

Abstract

Komunikasi melalui media sosial mempertemukan kebutuhan berbagi informasi dengan kewajiban menjaga kebenaran, privasi, dan martabat orang lain. Artikel ini bertujuan memetakan dimensi etika komunikasi digital, menelaah hubungan antartantangan, dan merumuskan arah kolaborasi pemangku kepentingan dalam konteks Indonesia. Kajian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui tinjauan literatur naratif terhadap 14 rujukan periode 2023–2025 yang dipertahankan setelah pemeriksaan daftar pustaka awal. Pembahasan disusun melalui pemetaan tema dan perbandingan argumentasi antarsumber, dengan membedakan kajian kontekstual Indonesia dari rujukan konseptual. Sintesis menghasilkan lima dimensi yang saling berkaitan, yaitu akurasi informasi dan kebenaran, privasi dan keamanan data, tanggung jawab sosial, kesantunan dan empati, serta literasi digital. Analisis menunjukkan bahwa tuntutan verifikasi, perlindungan pengguna, dan kebebasan berekspresi perlu dipertimbangkan secara bersamaan. Kerangka kolaborasi pemerintah, platform digital, institusi pendidikan, masyarakat sipil, dan individu dirumuskan sebagai usulan konseptual penulis yang memerlukan pengujian empiris. Cakupan rujukan dan keterbatasan dokumentasi penelusuran membatasi keterulangan kajian serta generalisasi temuan. Kontribusi artikel terletak pada pengaitan kelima dimensi dengan pembagian tanggung jawab dan arah evaluasi praktik komunikasi digital, bukan pada pengukuran prevalensi perilaku masyarakat Indonesia.
Resepsi Khalayak terhadap Representasi Citra Aparat Kepolisian dalam Film Sayap-Sayap Patah 2: Olivia Ria Eka Ningrum; Nurmala Nurmala; Salman Salman; Syurya Muhammad Nur
JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 7 No. 4 (2026): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : CV RIFAINSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54543/syntaximperatif.v7i4.1208

Abstract

Film sebagai media komunikasi massa tidak hanya menyajikan hiburan, tetapi juga mengonstruksikan gambaran sosial yang dapat memengaruhi cara khalayak memahami institusi publik. Penelitian ini bertujuan menganalisis resepsi khalayak terhadap representasi citra aparat kepolisian dalam film Sayap-Sayap Patah 2: Olivia. Penelitian menggunakan paradigma konstruktivisme, pendekatan kualitatif deskriptif, dan analisis resepsi berdasarkan model encoding-decoding Stuart Hall. Data diperoleh melalui observasi film, dokumentasi, serta wawancara semi-terstruktur terhadap tujuh informan yang dipilih secara purposif dan memiliki latar belakang media, film, komunikasi, aktivisme, serta masyarakat umum. Data dianalisis melalui pengumpulan, reduksi, penyajian, penarikan kesimpulan, dan klasifikasi pemaknaan ke dalam posisi dominan, negosiasi, dan oposisi. Hasil menunjukkan bahwa posisi khalayak berubah menurut jenis klaim yang dibangun film. Representasi yang bersifat afektif dan universal, seperti peran ayah dan kepedulian terhadap keselamatan warga, cenderung diterima secara dominan. Sebaliknya, representasi kompetensi institusional pada proses investigasi dan interogasi lebih banyak dinegosiasikan atau ditolak karena dianggap terlalu cepat dan ideal. Adegan yang memadukan keputusan humanis dengan tindakan kekerasan juga memunculkan oposisi kuat. Penelitian menyimpulkan bahwa resepsi dipengaruhi bukan hanya oleh latar sosial dan pengalaman, tetapi juga oleh kemampuan penonton menguji plausibilitas klaim film terhadap realitas yang mereka kenal.
Framing Media terhadap Dinamika IHSG dalam Pemberitaan Koran Bisnis Indonesia dan Republika pada Masa Krisis Moneter 1997–1999 Yusril Ihza Al-hafidz; Mardani Mardani; Dina Marliana
JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 7 No. 4 (2026): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : CV RIFAINSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54543/syntaximperatif.v7i4.1209

Abstract

Krisis moneter yang melanda Indonesia pada 1997–1999 memberikan tekanan besar terhadap pasar modal, terutama pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), yang menjadi salah satu perhatian dalam pemberitaan surat kabar. Penelitian ini mengkaji pembingkaian koran Bisnis Indonesia dan Republika terhadap dinamika IHSG selama masa krisis serta persamaan dan perbedaan pembingkaian keduanya. Penelitian menggunakan metode sejarah dengan pendekatan sejarah pers melalui tahapan pengumpulan sumber, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Analisis menggunakan teori framing Robert M. Entman yang mencakup Define Problems, Diagnose Causes, Make Moral Judgment, dan Suggest Remedies. Sumber penelitian terdiri atas 38 artikel, yaitu 21 artikel Bisnis Indonesia dan 17 artikel Republika, yang diperoleh dari arsip Perpustakaan Nasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bisnis Indonesia lebih sering menekankan mekanisme pasar, nilai tukar, kondisi keuangan, dan kebijakan ekonomi, sedangkan Republika dalam sumber yang dianalisis lebih banyak mengaitkan krisis dengan kepercayaan investor, kebijakan pemerintah, kondisi sosial-politik, dan keterlibatan lembaga internasional. Pada 1999, dua artikel Republika yang tersedia dalam korpus penelitian menunjukkan pergeseran dari narasi keruntuhan dan ketidakpastian menuju stabilisasi dan pemulihan yang dikaitkan dengan kondisi politik dan keamanan. Temuan ini menunjukkan bahwa pembingkaian media bersifat dinamis, dengan keterbatasan korpus yang tidak sepenuhnya seimbang, terutama karena periode 1999 hanya diwakili oleh dua artikel Republika.
Strategi Komunikasi Duta Layanan dalam Meningkatkan Pelayanan Publik di Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Tangeranga Marchenda Marchenda; Yumelda Sari
JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 7 No. 4 (2026): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : CV RIFAINSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54543/syntaximperatif.v7i4.1210

Abstract

Pelayanan keimigrasian menuntut penyampaian informasi yang jelas, responsif, dan mudah dipahami karena pemohon memiliki latar belakang, kemampuan literasi digital, dan kondisi psikologis yang beragam. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi komunikasi Duta Layanan pada Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Tangerang dalam meningkatkan pelayanan publik serta mengidentifikasi hambatan pelaksanaannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus tunggal. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan unsur Layanan Verifikasi Dokumen, petugas Duta Layanan, dan pemohon, observasi partisipan di area pelayanan, serta dokumentasi ulasan digital. Keabsahan data diperkuat melalui triangulasi sumber dan metode, sedangkan analisis mengikuti tahapan pengumpulan, reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan tiga tahapan strategi, yaitu perumusan melalui pembentukan Duta Layanan dan penguatan kompetensi pelayanan prima; implementasi melalui komunikasi interpersonal dialogis, penyederhanaan bahasa birokrasi, pendampingan pemohon, dan layanan prioritas; serta evaluasi melalui rapat berkala dan pemantauan Google Review, media sosial, serta kanal pengaduan. Hambatan utama meliputi gangguan sistem M-Paspor, kepadatan ruang tunggu, kesenjangan literasi digital, perbedaan tingkat pemahaman, dan kondisi emosional pemohon. Strategi tersebut mencerminkan komunikasi dua arah simetris yang menekankan empati, umpan balik, bahasa bersama, dan pemahaman timbal balik sehingga mendukung pelayanan yang lebih humanis, adaptif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Representasi Emosi Penyesalan melalui Sinematografi Film Sore: Istri dari Masa Depan: Analisis Semiotika Roland Barthes Muhammad Dhani Nugroho; Halomoan Harahap
JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 7 No. 4 (2026): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : CV RIFAINSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54543/syntaximperatif.v7i4.1212

Abstract

Film menyampaikan emosi bukan hanya melalui dialog, tetapi juga melalui teknik sinematografi sebagai sistem tanda visual. Penelitian ini bertujuan menganalisis representasi emosi negatif berupa penyesalan dalam film Sore: Istri dari Masa Depan. Penelitian menggunakan paradigma konstruktivis, metode kualitatif interpretatif, semiotika Roland Barthes, dan Teori Konstruksi Realitas Sosial. Data primer diperoleh melalui observasi berulang dan dokumentasi lima adegan yang dipilih secara purposif; data sekunder berasal dari literatur akademik. Analisis mencakup ukuran bidikan, sudut kamera, pencahayaan, komposisi, fokus, dan tanda visual pada tataran denotasi, konotasi, dan mitos. Hasil menunjukkan bahwa bingkai jendela menandai keterasingan, pencahayaan redup dan asap rokok menandai pergulatan batin, close-up dan latar kabur menandai penderitaan intim, gestur menunduk menandai pengakuan kesalahan, sedangkan pencahayaan terang berlatar biru menandai penerimaan diri. Temuan tersebut menunjukkan konsistensi perubahan visual sepanjang perkembangan naratif tokoh. Penelitian menyimpulkan bahwa teknik pengambilan gambar mengonstruksi perjalanan emosi dari rasa bersalah menuju refleksi dan penerimaan diri tanpa bergantung pada dialog verbal.
Pengaruh Kredibilitas Pesan dan Kualitas Konten Berita terhadap Kepuasan Followers pada Akun Instagram @tvone.ai Kayla Jihan Winolita; Arie Nugraha; Meiyanti Nurchaerani; Yumelda Sari
JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 7 No. 4 (2026): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : CV RIFAINSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54543/syntaximperatif.v7i4.1213

Abstract

Pemanfaatan kecerdasan buatan sebagai presenter virtual pada akun berita Instagram @tvone.ai menandai perkembangan baru dalam praktik jurnalisme digital, tetapi penerimaan audiens tetap bergantung pada kualitas informasi yang mereka terima. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kredibilitas pesan dan kualitas konten berita terhadap kepuasan followers akun Instagram @tvone.ai, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian menggunakan paradigma positivisme dengan pendekatan kuantitatif dan survei eksplanatif. Populasi penelitian berjumlah 23.900 followers, sedangkan sampel sebanyak 400 responden ditentukan melalui rumus Slovin dengan tingkat kesalahan 5 persen dan teknik sampling acak sederhana. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert dan dianalisis melalui regresi linear berganda dengan bantuan SPSS setelah memenuhi uji validitas, reliabilitas, normalitas, multikolinearitas, linearitas, dan heteroskedastisitas. Hasil menunjukkan bahwa kredibilitas pesan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan followers dengan koefisien regresi 0,915 dan nilai t 12,641. Kualitas konten berita juga berpengaruh positif dan signifikan dengan koefisien regresi 0,876 dan nilai t 12,126. Secara simultan, kedua variabel berpengaruh signifikan dengan nilai F 219,954 dan menjelaskan 52,6 persen variasi kepuasan. Temuan menegaskan bahwa kredibilitas pesan dan kualitas konten merupakan faktor penting dalam membangun kepuasan audiens pada akun berita yang menggunakan presenter virtual berbasis kecerdasan buatan.
Strategi Komunikasi Petugas Customer Service dalam Mengelola Interaksi Pada Pelayanan Komplain Nasabah Wiwi Anggita; Helmi Geisfarad
JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 7 No. 4 (2026): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : CV RIFAINSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54543/syntaximperatif.v7i4.1217

Abstract

Pelayanan komplain pada industri asuransi membutuhkan penyelesaian administratif sekaligus kemampuan komunikasi untuk mengelola kondisi emosional nasabah. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi komunikasi petugas Customer Service dalam mengelola interaksi pelayanan komplain di Service Operation Division BRI Life serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, dengan petugas Customer Service sebagai informan utama dan nasabah sebagai informan pendukung. Keabsahan data diperkuat melalui triangulasi sumber. Teori Fundamental Interpersonal Relationship Orientation (FIRO) William Schutz digunakan untuk menganalisis kebutuhan interpersonal dalam interaksi pelayanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi bersifat adaptif melalui pemetaan karakter nasabah, active listening, probing, empati, penyesuaian bahasa dan intonasi, pengelolaan alur komunikasi, pemberian solusi, dan konfirmasi pemahaman. Petugas mengenali empat tipe nasabah, yaitu bebek, kerbau, burung hantu, dan hiu, yang membutuhkan pendekatan berbeda. Dalam perspektif FIRO, strategi tersebut mencerminkan kebutuhan inclusion, control, dan affection. Faktor pendukung meliputi SOP, kompetensi interpersonal, pelatihan, dan dukungan organisasi, sedangkan hambatan mencakup karakter nasabah, keterbatasan waktu, antrean, istilah teknis, kendala sistem, dan verifikasi lintas divisi. Komunikasi adaptif membantu meredakan emosi, meningkatkan pemahaman, dan mendukung penyelesaian komplain

Filter by Year

2020 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 7 No. 4 (2026): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 7 No. 3 (2026): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 7 No. 2 (2026): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 6 No. 6 (2026): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 6 No. 5 (2025): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 6 No. 4 (2025): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 6 No. 3 (2025): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 5 No. 6 (2025): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 5 No. 5 (2024): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 5 No. 4 (2024): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 5 No. 3 (2024): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 4 No. 6 (2024): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 4 No. 5 (2023): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2023): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2023): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2023): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2023): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 3 No. 6 (2023): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 3 No. 5 (2022): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 3 No 4 (2022): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 3 No 3 (2022): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 3 No 2 (2022): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 3 No 1 (2022): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 2 No 6 (2022): Jurnal Syntax Imperatif : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 2 No 5 (2021): Jurnal Syntax Imperatif : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 2 No 4 (2021): Jurnal Syntax Imperatif : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 2 No 3 (2021): Jurnal Syntax Imperatif : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 2 No 2 (2021): Jurnal Syntax Imperatif : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 2 No 1 (2021): Jurnal Syntax Imperatif : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 1 No 6 (2021): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 1 No 5 (2020): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 1 No 4 (2020): Jurnal Syntax Imperatif : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 1 No 3 (2020): Jurnal Syntax Imperatif : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 1 No 2 (2020): Jurnal Syntax Imperatif : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 1 No. 1 (2020): Jurnal Syntax Imperatif : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 1 No 1 (2020): Jurnal Syntax Imperatif More Issue