cover
Contact Name
Imanuel Sairo Awang
Contact Email
iman.saiaw@gmail.com
Phone
+6285654080901
Journal Mail Official
pgsdpersadakhatulistiwa@gmail.com
Editorial Address
Jalan Pertamina Sengkuang, Sintang, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat
Location
Kab. sintang,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa
ISSN : 2461078X     EISSN : 2654783X     DOI : https://doi.org/10.31932/jpdp.v6i1
Core Subject : Education,
Jurnal pendidikan dasar perkhasa merupakan jurnal penelitian bidang pendidikan dasar yang terbit dua kali setahun yakni bulan April dan Oktober.
Articles 387 Documents
KONTRIBUSI POLA ASUH ORANG TUA DALAM PENDIDIKAN KARAKTER ANAK (Studi Kasus di Dusun Tempurau Desa Batu Buil Kecamatan Belimbing) Agusta Kurniati
JURNAL PENDIDIKAN DASAR PERKHASA: Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar Vol 2, No 2 (2016): Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpdp.v2i2.113

Abstract

Keluarga merupakan tempat utama anak-anak dapat menumbuhkan dan mengembangkan karakter positif. Pembentukan karakter positif dapat dikembangkan melalui pembiasaan nilai-nilai, baik nilai sosial maupun agama yang diinternalisasikan melalui interaksi sosial. Karakter yang telah terbentuk diharapkan kelak dapat mengakar kuat dan menjadi prinsip hidup dalam kehidupan anak.  Dalam konteks ini, orang tua sebagai penanggung jawab utama dalam proses pembentukan karakter anak. Orang tua hendaknya dapat menjadi contoh “teladan” yang baik pada anak karena sebagian besar waktu anak dihabiskan dalam keluarga. Teladan dan pembiasaan yang baik menjadi langkah fundamental dalam pendidikan karakter. Pergeseran nilai-nilai dalam masyarakat mulai sering terjadi. Hal-hal yang dulunya dianggap tabu, saat ini menjadi hal biasa. Kasus korupsi, fenomena penampilan para remaja dengan pakaian ketat dan mininya, gaya pacaran yang berlebihan, sampai tragedi hamil di luar nikah. Di sekolah pun terjadi aksi contek massal dimana hasil yang ditonjolkan dan proses diabaikan. Pada saat ini terjadi split of personality (kepribadian yang terpecah) dimana individu belum mampu menyatukan antara perkataan dengan perbuatan. Budaya malu tampaknya sudah mulai terkikis. Oleh karena itu, pola asuh orang tua yang tepat diharapkan dapat membentuk karakter anak sehingga anak memiliki karakter mental yang kokoh, yang senantiasa menjadikan nilai-nilai sebagai pegangan dan prinsip hidup, tidak hanya sekedar tahu tapi juga mampu untuk menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari yaitu pola asuh yang demokratis, bukan pola asuh permisif yang serba membolehkan ataupun pola asuh yang terlalu otoriter yang membatasi anak. Berbagai aspek, baik pihak keluarga, sekolah, masyarakat dan bangsa (pemerintah) perlu bersinergi dalam upaya mensukseskan pendidikan karakter.
MODEL INTEGRASI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM PEMBELAJARAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL DI SEKOLAH DASAR Hasnah Kanji; Nursalam Nursalam; Muhammad Nawir; Suardi Suardi
JURNAL PENDIDIKAN DASAR PERKHASA: Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar Vol 5, No 2 (2019): Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa: Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpdp.v5i2.458

Abstract

Masalah utama dalam penelitian ini adalah kalangan pelajar mengalami dekadensi moral yang membutuhkan Model integrasi pendidikan karakter dalam pembelajaran. Metode penelitian menggunakan deskriptif kualitatif SD Inpres 34 Bungung Katammu Kabupaten Bantaeng. Penentuan informan penelitian secara purposive sampling, yaitu kepala sekolah, guru, siswa dan orang tua. Teknik pengumpulan data menggunakan observation, depth-Interview dan dokumentasi. Teknik Analisis melalui data reduction, data display dan conclusion drawing. Teknik kebasahan data dilakukan melalui triangulasi sumber, waktu dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan model integrasi pendidikan karakter terdiri dari enam tingkatan dari tiga level yaitu (a) pada level individu (i) moral knowing, (ii) moral feeling (iii) moral sinverbal. (b) pada level individu-kelompok (i) moral action, (ii) moral habitus, (c) pada level kelompok ada moral culture yang dapat dintegrasikan nilai-nilai karakter pada mata pelajaran ilmu pengetahuan sosial (IPS). Kata Kunci: Model Integrasi, Pendidikan Karakter, Pembelajaran, Ilmu Pengetahuan Sosial.
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN PENDEKATAN PEMBELAJARAN PARADIGMA PEDAGOGI REFLEKTIF Ignasius Ignasius; Dwi Cahyadi Wibowo; Agusta Kurniati
JURNAL PENDIDIKAN DASAR PERKHASA: Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar Vol 6, No 1 (2020): Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa: Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpdp.v6i1.674

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk untuk menggali dan memperoleh informasi secara objektif mengenai upaya meningkatkan hasil belajar siswa menggunakan pendekatan pembelajaran paradigma pedagogi reflektif pada tema 3 subtema 2 kelas V SDN 06 Peniti Sekadau Hilir tahun pelajaran 2019/2020. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Bentuk penelitian dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas V Sekolah Dasar Negeri 06 Peniti Sekadau Hilir yang berjumlah 38 orang siswa.Hasil penelitian diperoleh bahwa: (1) Penggunaan pendekatan paradigma pedagogi reflektif di kelas V SD Negeri 06 Peniti Tahun Pelajaran 2019/2020. Terlihat bahwa hasil observasi aktivitas guru sebesar 85,53 dengan kriteria sangat baik. Sedangkan hasil observasi aktivitas siswa sebesar 80,26 dengan kategori baik. (2) Terdapat peningkatan hasil belajar siswa di kelas V SD Negeri 06 Peniti setelah diterapkan pendekatan paradigma pedagogi reflektif. Hasil belajar secara keseluruhan mencapai 73,50 dengan kriteria baik. (3) Respon siswa dalam pendekatan paradigma pedagogi reflektif  pada siswa kelas V SD Negeri 06 Peniti Tahun Pelajaran 2019/2020 menyenangkan, menarik dan mudah dipahami.
STUDI EVALUASI KURIKULUM 2013 TINGKAT SEKOLAH DASAR DI WILAYAH TIMUR INDONESIA Dimas Qondias; Pelipus Wunggo Kaka; Maria Infiolata KM Nau
JURNAL PENDIDIKAN DASAR PERKHASA: Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar Vol 4, No 1 (2018): Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpdp.v4i1.15

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kesiapan implementasi kurikulum 2013 dari segi konteks, input, proses, serta mengetahui kendala dalam implementasi. penelitian ini menggunakan rancangan studi ex-post facto yang mengacu pada pendekatan deskriptif kuantitatif. Model analisis menggunakan CIPP yaitu conteks, input, proses. sedangkan komponen produk pada penelitian ini belum dievaluasi karena kurikulum 2013 belum mempunyai out put atau keluaran. Penelitian ini dilaksanakan pada sekolah dasar di kecamatan bajawa kabupaten Ngada. Subyek penelitian ini guru serta kepala sekolah dasar yang sekolahnya telah menjadi pilot project implementasi Kurikulum 2013. Metode pengumpulan data kesiapan implementasi kurikulum 2013 dari segi konteks, input, proses dengan kuesioner dan observasi, sedangkan pegumpulan data mengenai kendala dalam implementasi kurikulum 2013 dengan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Ditinjau dari aspek konteks bahwa seluruh sekolah dasar menunjukkan tingkat kesiapan 82% yang berada pada kategori siap. (2) Ditinjau dari Aspek Input bahwa seluruh sekolah dasar menunjukkan tingkat kesiapan 84% yang berada pada kategori siap. (3) Ditinjau dari aspek proses bahwa seluruh sekolah dasar menunjukkan tingkat kesiapan 84% yang berada pada kategori siap. (4) Kendala yang dihadapi guru Sekolah Dasar di kecamatan Bajawa, Kabupaten Ngada, Flores-NTT dalam mengimplementasikan kurikulum 2013 dikarenakan minimnya ketersediaan buku, penilaian masih terasa KTSP dan minimnya pelatihan serta tidak fokusnya pelatihan pada materi tertentu.
PENERAPAN METODE SNOWBALL THROWING BERBANTUAN MEDIA KONKRET UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR Agustina Tyas Asri Hardini; Arlita Akmal
JURNAL PENDIDIKAN DASAR PERKHASA: Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar Vol 3, No 1 (2017): Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpdp.v3i1.37

Abstract

Tujuan penelitian untuk meningkatkan keaktifan dan hasil belajar IPA siswa dengan menggunakan metode Snowball Throwing berbantuan media konkret di Sekolah Dasar. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas model Kemmis & Taggart. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Mangunsari 02 Salatiga yang terdiri dari 23 siswa. Kriteria keberhasilan dalam penelitian ini yaitu jika nilai rata-rata siswa kelas IV mencapai atau melebihi Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yaitu ≥ 65 sebanyak 90%.Hasil penelitian menunjukkan melalui metode Snowball Throwing berbantuan media konkret dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar IPA siswa Sekolah Dasar. Hal ini dapat dilihat dari skor awal keaktifan belajar pada siklus I sebesar 3,625 (90,62%)  meningkat di siklus II menjadi 3,81 (95,25%). Hasil belajar siswa secara kognitif meningkat dari siklus I pencapaian ketuntasan secara klasikal rata-rata kelas mencapai 65,22% dengan rata-rata kelas 70,86 meningkat di siklus II menjadi 91,30% dengan rata-rata kelas sebesar 79,33.
TRIK MENGATASI MASALAH MANAJERIAL KEPALA SEKOLAH MEMASUKI ERA PKKS MELALUI PENDEKATAN “COLLA-COOP”DI SMP KABUPATEN SINTANG Bejo Bejo
JURNAL PENDIDIKAN DASAR PERKHASA: Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar Vol 3, No 2 (2017): Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpdp.v3i2.87

Abstract

Penyusunan penelitian tindakan sekolah ini bertujuan untuk membahas langkah-langkah yang telah dilakukan pengawas sekolah sebagai Pembina kepala sekolah dalam melaksanakan tupoksinya, dengan pendekatan “Colla-Coop” sebagai trik untuk mengatasi masalah manajerial kepala sekolah memasuki era PKKS. Kepala Sekolah dituntut memiliki kompetensi manajerial dalam melaksanakan tupoksinya dalam memimpin sekolah, yang setiap tahun diukur dan dinilai dengan instrumen PKKS. Pengawas sekolah sebagai pembina memandang perlu melakukan pendampingan kepada kepala sekolah agar tupoksi manajerial dapat berjalan  sesuai standar yang telah ditetapkan.  Kegiatan yang dilakukan pengawas sekolah sebagai trik untuk mengatasi masalah tersebut, adalah sebagai berikut: 1) Pengarahan dan review tentang tupoksi dan kompetensi Kepala Sekolah sesuai standar; 2) Bedah instrumen PKKS; 3) Workshop berbagi tugas menyusun dokumen bukti fisik yang harus dilakukan kepala sekolah, 4)  Pengumpulan hasil draf akhir dan disitribusi komulatif, dan 5) Review program masing-masing  sekolah. Pelaksanan  trik pendekatan “Colla-Coop” lancar, karena setiap kepala sekolah merasa kegiatan tersebut wajib dilakukannya dan hasil produk kegiatan merasa harus dimiliki. Kendala kecil terjadi berkaitan dengan kemampuan IT kepala  sekolah,  namun dapat diatasi  dengan  baik.  Hasil  akhir kegiatan yang dilakukan pengawas sekolah ini adalah setiap kepala sekolah memiliki produk draf program sekolah dan wawasan tentang tugas manajerial seperti tuntutan instrumen PKKS, yang harus dikembangkan lebih lanjut di sekolah masing-masing, serta terbangun karakter tanggung jawab dan kerjasama.
MODEL DAN STRATEGI PEMBELAJARAN ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DALAM SETTING PENDIDIKAN INKLUSI Agung Nugroho; Lia Mareza
JURNAL PENDIDIKAN DASAR PERKHASA: Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar Vol 2, No 2 (2016): Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpdp.v2i2.105

Abstract

Setiap warga negara mempunyai hak yang sama untuk memperoleh pendidikan yang bermutu. Warga negara yang memiliki kelainan fisik, emosional, mental, intelektual atau sosial berhak memperoleh pendidikan  khusus. Pendidikan inklusif adalah proses pendidikan yang memungkinkan semua anak berkesempatan untuk berpartisipasi  secara penuh dalam kegiatan kelas regular, tanpa memandang kelainan, ras, atau karakteristik lainnya. Penelitian ini dilatarbelakangi permasalahan bahwa belum semua warga negara memperoleh layanan pendidikan. Khususnya warga negara yang memiliki keterbatasan-keterbatasan tertentu. Penelitian ini diarahkan untuk mencari dan memberikan gambaran bagaimana sistem penyelenggaraan pendidikan inklusif  dapat menjangkau semua warga negara tanpa memperhatikan kelemahan dan kekurangan peserta didik. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang dilaksanakan di SD Negeri 1 Tanjung Purwokerto sebagai salah satu sekolah inklusi. Hasil penelitian menunjukkan model pembelajaran inklusi di SD N 1 Tanjung menggunakan model pembelajaran klasikal dan individual bagi siswa berkebutuhan khusus.
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENT BERBANTUAN MEDIA PAPAN BERAT SISWA KELAS 4 SD Muhammad Anwar Romdhoni; Bambang Suteng Sulasmono; Eunice Widyanti Setyaningtyas
JURNAL PENDIDIKAN DASAR PERKHASA: Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar Vol 5, No 1 (2019): Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa: Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpdp.v5i1.346

Abstract

Abstrack: This research is motivated by the learning outcomes of students who are still low in Ujung-Ujung SDN 03 on Mathematics. The aim of the study was to improve student learning outcomes on Mathematics subjects through the application of Teams Games Tournament assisted by heavy board media. This type of research uses Classroom Action Research (CAR). Data collection techniques are observation and test results. The research subjects were the fourth grade students of Ujung-Ujung SDN 03 totaling 18 students. Data collection tools using observation sheets, test questions are then analyzed with quantitative descriptive data. The results showed an increase in the percentage of learning outcomes of students who reached KKM in the pre-cycle, showing that from 18 there were 4 with values reaching KKM (37%) increasing in the first cycle to 14 students completing with a percentage of 78% and increasing again in cycle II reaching 100%. This increase occurs because students begin to understand the concept of Mathematics. And teachers use heavy board media that can help students understand the concept of Mathematics through the steps of learning Teams Games Tournament. Students are more enthusiastic and actively participate in each learning process.Keywords: Learning Outcomes, Mathematics, Teams Games Tournament, Heavy Board Media
PENGARUH PENGGUNAAN MODEL JIGSAW TERHADAP HASIL BELAJAR KOGNITIF SISWA PADA TEMA UDARA BERSIH BAGI KESEHATAN Adriana Gandasari; Yuli Eka Purwatih; Benediktus Ege; Muhammad Rian Subekti
JURNAL PENDIDIKAN DASAR PERKHASA: Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar Vol 6, No 1 (2020): Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa: Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpdp.v6i1.640

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran jigsaw terhadap hasil belajar kognitif siswa pada tema udara bersih bagi kesehatan, Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen dengan bentuk penelitian quasy eksperimental design menggunakan desain penelitian nonequivalent control grup design. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 2 Sintang. Pengambilan sampel dengan menggunakan sampling jenuh, yaitu siswa kelas VA sebagai kelas eksperimen, sedangkan siswa kelas VB sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi langsung, teknik pengukuran, teknik komunikasi tidak langsung. Alat pengumpulan data berupa lembar observasi, soal tes, dan angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran jigsaw berpengaruh secara signifikan terhadap hasil belajar kognitif siswa. Hal ini dapat ditunjukan  menggunakan SPSS 23 dengan nilai sig. (2-tailed) sebesar 0,000 yang berarti kurang dari 0,05 (0,000 < 0,05) artinya 〖 H〗_a diterima. Disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan penggunaan model pembelajaran jigsaw terhadap hasil belajar kognitif siswa pada tema udara bersih bagi kesehatan di kelas V SD Negeri 2 Sintang tahun pelajaran 2019/2020.
UPAYA MENINGKATAN KEMAMPUAN GURU DALAM MELAKSANAKAN PEMBELAJARAN SESUAI RPP DI SD BINAAN MELALUI SUPERVISI KLINIS Supriyanto Bansang
JURNAL PENDIDIKAN DASAR PERKHASA: Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar Vol 4, No 1 (2018): Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpdp.v4i1.12

Abstract

Penelitian karya ilmiah ini bertujuan untuk mendeskripsikan apakah dengan supervisi klinis dapat meningkatkan kemampuan guru dalam melaksanakan pembelajaran sesuai dengan RPP. Lokasi penelitian adalah di SD Binaan Kecamatan Kayan Hilir Kabupaten Sintang. Teknik Pengumpulan data menggunakan instrumen supervisi klinis. Penelitian dilaksanakan dalam 2 siklus yang diawali dengan perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Hasil penelitian setelah dilakukan melalui 2 siklus menunjukkan bahwa kemampuan guru meningkat. Pada siklus 1 kemampuan guru hanya mencapai 65%, 63%, dan 62% dengan kategori cukup., sedangkan pada siklus 2 diperoleh 84%, 85%, dan 86% dengan kategori baik, sehingga terdapat peningkatan masing-masing 19%, 22%, dan 24%. Pada aspek aktivitas belajar siswa selama proses pembelajaran juga meningkat. Pada siklus 1 sebesar 61%, 65%, dan 64%, dengan kategori cukup sedangkan pada siklus  2 diperoleh 82%, 84%, dan 82% dengan kategori baik, sehingga terdapat peningkatan masing-masing 21%, 19%, dan 18%. Karena menunjukkan hasil yang lebih baik, maka penelitian dihentikan. Berdasarkan penelitian dapat disimpulkan bahwa supervisi klinis dapat meningkatkan kemampuan guru dalam melaksanakan pembelajaran sesuai dengan RPP

Page 8 of 39 | Total Record : 387


Filter by Year

2015 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 11, No 2 (2025): Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa: Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar Vol 11, No 1 (2025): Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa: Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar Vol 10, No 2 (2024): Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa: Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar Vol 10, No 1 (2024): Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa: Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar Vol 9, No 2 (2023): Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa: Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar Vol 9, No 1 (2023): Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa: Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar Vol 8, No 2 (2022): Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa: Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar Vol 8, No 1 (2022): Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa: Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar Vol 7, No 2 (2021): Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa: Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar Vol 7, No 1 (2021): Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa: Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar Vol 6, No 2 (2020): Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa: Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar Vol 6, No 1 (2020): Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa: Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar Vol 5, No 2 (2019): Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa: Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar Vol 5, No 1 (2019): Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa: Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar Vol 4, No 2 (2018): Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa Vol 4, No 1 (2018): Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa Vol 3, No 2 (2017): Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa Vol 3, No 1 (2017): Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa Vol 2, No 2 (2016): Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa Vol 2, No 1 (2016): Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa Vol 1, No 1 (2015): Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa More Issue