cover
Contact Name
Rio Fernandez Tamba
Contact Email
rio.fernandez@wbi.ac.id
Phone
+6282223399944
Journal Mail Official
jurnalsemar@mail.uns.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
SEMAR
ISSN : 27454223     EISSN : 23023937     DOI : https://doi.org/10.59966/semar.v3i4.2114
SEMAR Journal is a community service journal published and managed by the Institute for Research and Community Service, Sebelas Maret University, Surakarta. This journal is expected to be a tool of information and socialization regarding the results of the dedication of the entire academic community to various kinds of innovations and solutions to multiple problems in society. Articles published in the SEMAR Journal can be in the form of research-based Community Service activities such as Participatory Action Research, Asset-Based Community Development, Community-Based Research, Service Learning and Community Development. SEMAR Journal is a community service journal published and managed by the Institute for Research and Community Service, Sebelas Maret University, Surakarta. This journal is expected to be a tool of information and socialization regarding the results of the dedication of the entire academic community to various kinds of innovations and solutions to multiple problems in society.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol 10, No 1 (2021): Mei" : 11 Documents clear
Penyuluhan Dampak Lama Waktu Membatik dengan Kejadian Carpal Tunnel Syndrome (CTS) di Kampoeng Batik Laweyan Diah Kurnia Mirawati; Pepi Budianto; Hanindya Riani Prabaningtyas; Stefanus Erdana Putra; Muhammad Hafizhan; Wahyu Agung Susilo; Novian Anindito Santosa
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 10, No 1 (2021): Mei
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v10i1.45576

Abstract

Pengabdian masyarakat berjudul “Penyuluhan Dampak Lama Waktu Membatik dengan Kejadian Carpal Tunnel Syndrome (CTS) di Kampoeng Batik Laweyan” bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran para pengrajin batik akan dampak negatif gerakan tangan yang repetitif atau berulang selama membatik dalam jangka waktu yang lama. Kegiatan ini juga bertujuan mengarahkan para pembatik untuk melakukan modifikasi posisi kerja yang ergonomis dalam proses membatik sehingga dapat mencegah timbulnya kejadian CTS. Target yang dicapai adalah peningkatan pemahaman dan informasi terkait dampak lama waktu membatik serta pencegahan kejadian CTS pada pembatik. Metode pelaksanaan kegiatan pemberdayaan dan pengabdian masyarakat pada mitra berupa pemetaan demografi pengrajin batik dengan cara mendata jumlah pembatik, jenis kelamin, umur, lama masa kerja sebagai pembatik, frekuensi gerakan repetitif pada pergelangan tangan, riwayat penyakit sebelumnya, pemeriksaan elektromiografi (EMG) gratis pada pembatik, dan analisa hasilnya. Selanjutnya, peneliti melakukan penyuluhan dengan cara menjelaskan hasil pemeriksaan EMG, dampak negatif yang ditimbulkan dari gerakan tangan repetitif dalam membatik, diskusi dan tanya jawab, edukasi posisi kerja yang ergonomis dalam membatik, serta evaluasi. Hasil pengabdian ini menunjukkan bahwa para pembatik memiliki pemahaman yang meningkat dibandingkan sebelum penyuluhan tentang hubungan lama waktu membatik dan dampak buruknya, sehingga meningkatkan kesadaran para pembatik akan kejadian CTS yang dapat timbul akibat posisi kerja yang tidak ergonomis. Kata kunci: Carpal Tunnel Syndrome, pengabdian masyarakat, pengrajin batik, penyuluhan
Hubungan Pemantauan Pertumbuhan Anak Baduta pada Masa Pandemi COVID-19 dan Pengetahuan Ibu Tentang MP-ASI dengan Status Gizi Maria Galuh Kamenyangan Sari; Vitri Widyaningsih; Meirina Mulia Wardani; Alamanda Murasmita; Afif Avicenna Ghufron
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 10, No 1 (2021): Mei
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v10i1.46911

Abstract

Kejadian kasus Covid-19 pada anak hingga bulan Oktober 2020 dilaporkan mencapai lebih dari 37000 kasus. Ketepatan pemberian makanan pendamping ASI (MP-ASI) saat periode emas dibawah dua tahun menjadi prioritas penting menjaga imunitas sejak dini sebagai bentuk preventif infeksi termasuk virus Covid-19. Pemantauan pertumbuhan baduta pada era pandemi menjadi hal yang utama untuk mendeteksi dini malnutrisi dan penatalaksanaannya. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi hubungan sumber pengetahuan ibu tentang MP-ASI, pemantauan pertumbuhan dengan status gizi baduta serta penyuluhan sebagai pengabdian masyarakat. Penelitian observasional analitik dengan desain cross-sectional ini dilakukan di poliklinik anak Rumah Sakit Universitas Sebelas Maret pada bulan Agustus-Oktober 2020. Sebanyak 75 ibu memenuhi kriteria inklusi dengan metode konsekutif sampling. Semua anak dilakukan pengukuran antropometri berat badan dan tinggi badan lalu ditentukan status gizinya dengan program WHO Anthro versi 3.2.2. Sebagian besar sumber pengetahuan ibu tentang MP-ASI didapatkan dari media sosial elektronik (38,7%) dan pelayanan kesehatan lanjut (37,3%). Sebanyak 46,7% ibu menggunakan buku KIA untuk memantau pertumbuhan baduta dan 14,7% ibu sudah menggunakan aplikasi Primaku. Terdapat hubungan signifikan antara pemantauan pertumbuhan di era pandemi Covid-19 dengan status gizi baduta (p=0.010). Maka dari itu perlunya pelatihan bagi ibu maupun kader posyandu tentang praktik pemberian MP-ASI dan metode pemantauan pertumbuhan anak baduta secara berkala.
PELATIHAN PEMBUATAN YOGHURT PADA KELOMPOK TERNAK DI DESA KEMIRI KECAMATAN MOJOSONGO BOYOLALI fanny Widadie; Setyowati Setyowati; Sugiharti Mulya Handayani; Mei Tri Sundari
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 10, No 1 (2021): Mei
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v10i1.45874

Abstract

Peternak sapi perah di Desa Kemiri Kecamatan Mojosongo Kabupaten Boyolali menghadapi permasalahan dalam usahanya seperti harga susu yang rendah dan kurangnya pengetahuan tentang produk olahan susu untuk meningkatkan nilai tambah produk. Oleh karena itu dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan pelatihan produk olahan susu berupa yoghurt pada salah satu kelompok ternak di Desa Kemiri. Kegiatan pelatihan ini dilakukan pada 15 anggota kelompok ternak mukti di Desa Kemiri. Kegiatan pelatihan dilakukan dengan pemberian materi, praktek atau demonstrasi langsung cara pembuatan yoghurt, dan evaluasi kegiatan pelatihan melalui pre-test dan post-test. Hasil dari kegiatan pelatihan ini para peternak telah memiliki pengetahuan dan ketrampilan cara pembuatan yoghurt-homemade. Diharapkan dari hasil kegiatan pelatihan ini akan dapat meningkatkan nilai tambah produk susu yang dihasilkan para peternak melalui pembuatan yoghurt.
PEMBERDAYAAN WIRAUSAHA MELALUI DIGITAL MARKETING MASYARAKAT DESA MENANG RAYA KECAMATAN PEDAMARAN KABUPATEN OGAN KOMERING ILIR SUMATERA SELATAN Adi Inggit Handoko; Rindang Senja Andarini; Oemar Madri Bafadhal
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 10, No 1 (2021): Mei
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v10i1.46507

Abstract

Desa adalah sebuah perwujudan geografis (wilayah) yang ditimbulkan oleh unsur-unsur geografis sosial, ekonomi, politik, dan kultural dalam hubungan dan pengaruh timbal baliknya dengan daerah-daerah lain disekitarnya. Sebagai wujud pengakuan Negara terhadap Desa, khususnya dalam rangka memperjelas fungsi dan kewenangan desa, serta memperkuat kedudukan desa dan masyarakat desa sebagai subyek pembangunan, diperlukan kebijakan penataan dan pengaturan mengenai desa yang diwujudkan dengan lahirnya UU Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Desa. Pedamaran memiliki beberapa sumber daya alam yang dapat dimanfaatkan warga. Disana terdapat lebak lebung atau danau yang dapat dimanfaatkan warga untuk mencari ikan, mengambil tanaman purun untuk dimanfaatkan sebagai berbagai macam kerajinan tangan dan menggembalakan kerbau rawa. Hasil dari kegiatan ini adalah melalui program kerja utama, masyarakat Desa Menang Raya sadar akan besarnya andil pemasaran online (digital marketing) dalam memasarkan produk unggulan desa berupa kerajinan purun dan kemplang. Kesadaran ini didukung dengan pelatihan pembuatan akun e-commerce dan juga pengambilan foto produk agar menarik perhatian pembeli, sehingga masyarakat khususnya pengrajin purun dan pembuat kemplang siap untuk merintis bisnis online-nya. Kata Kunci: KKN, Pedamaran, Purun, e-Commerce
PENDAMPINGAN UMKM PERCETAKAN PAVING HIDROLIS PADA UD RINA KHATULISTIWA DESA PAGERHARJO KECAMATAN WEDARIJAKSA KABUPATEN PATI Nanik Ermawati; Nurul Rizka Arumsari; Rangga Primadasa
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 10, No 1 (2021): Mei
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v10i1.43690

Abstract

UMKM percetakan paving hidrolis UD Rina Khatulistiwa dimiliki oleh H Sayogo di Jalan Wedarijaksa – Jetak Kabupaten Pati. Usaha ini didirikan semenjak 10 tahun yang lalu. Usaha ini mengalami perkembangan usaha yang bagus.  Produksi paving ini menggunakan mesin hidrolis. Dengan memiliki 10 buruh pembuat paving. Produksi paving hidrolis ini mampu menjual paving sebanyak 1000 meter per bulan. Penjualan ini cukup tinggi dengan penjualan melalui toko. Namun untuk kualitas paving sendiri kadang paving dapat pecah. Karena paving dapat pecah ini kadang kala konsumen bisa saja pindah ke toko yang lain. Dengan pindahnya konsumen ke toko yang lain dapat menurunkan omzet usaha ini. Selain itu untuk perhitungan keuangan UMKM ini juga masih belum melakukan perhitungan laba rugi secara bulanan. Setiap ada pendapatan dan biaya yang di keluarkan oleh UMKM ini belum melakukan pencatatan.Berdasarkan beberapa permasalahan yang dihadapi oleh mitra tersebut maka kami memberikan solusi atas permasalahan tersebut dengan cara : 1). Memberikan pelatihan bagi karyawan cetak paving untuk meningkatkan kualitas paving yang dirpoduksi selama ini dengan melakukan kegiatan perbaikan pada pekerja, metode, material, dan mesin. 2). memberikan pelatihan penyusunan laporan keuangan, 3). Memberikan pelatihan peningkatan penjualan melalui pemasaran online.Tujuan dari program pelatihan ini supaya UMKM mampu meningkatkan produktivitas dan penjualan produknya. Dengan meningkatnya penjualan produk paving ini akan meningkatkan kesejahteraan UMKM dan kesejahteraan karyawan UMKM. Sehingga kesejahteraan masyarakat juga ikut meningkat.Hasil pendampingan UMKM ini diharapkan 1). Produk paving yang berkualitas, 2). Karyawan UD Rina Khatulistiwa mampu menyusun laporan keuangan, 3). Karyawan mampu memasarkan produk secara online melalui Social Networking System (SNS). Kata Kunci: paving, laporan keuangan, kualitas produk, pemasaran online
Kearifan Lokal Padi Ratun Sebagai Upaya Mitigasi dan Adaptasi Perubahan Iklim Di Desa Wonosari Kecamatan Gondangrejo Komariah Komariah; Dwi Priyo Ariyanto; Sumani Sumani; Yuli Yanti; Andriyana Setyawati; Rahajeng Putu Widiani Priswita
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 10, No 1 (2021): Mei
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v10i1.45428

Abstract

Berbagai inovasi untuk meningkatkan produktivitas padi dan pencapaian target produksi telah dihasilkan Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan). Saat ini salah satu teknologi budidaya padi yang berpotensi untuk dikembangkan adalah budidaya padi ratun. Di Sumatera Barat teknologi padi ratun yang banyak dipraktikkan adalah budidaya padi salibu. Budidaya padi salibu merupakan teknologi budidaya yang telah dimodifikasi disesuaikan dengan daerah Sumatera. Budidaya padi ratun memiliki beberapa keuntungan seperti lebih hemat tenaga, biaya dan benih, tanpa pengolahan tanah, tanam sekali panen dua-tiga kali. Penelitian ini dilakukan dengan melakukan penyuluhan, FGD dan pendampingan di Desa Wonosari Gondangrejo, Karanganyar. Hasil penelitian menunjukkan budidaya padi ratun dapat dimanfaatkan untuk mengantisipasi dampak perubahan iklim seperti ketersediaan air yang makin terbatas jika 3 faktor seperti modifikasi teknologi budidaya padi ratun secara jelas, mengoptimalkan kinerja penyuluh pertanian dan kelompok tani, pembentukan kawasan budidaya padi ratun.
Optimalisasi Peran Masyarakat Dalam Mekanisme Pencegahan Infeksi Covid-19 Dalam Program KKN Melalui Program Pendidikan Dan Kesehatan Di Kawasan Kabupaten Kulonprogo Dan Bantul Okid Parama Astirin; Diastama Anggita Ramadhan; Rahning Utomowati
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 10, No 1 (2021): Mei
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v10i1.46200

Abstract

Selama pandemi Covid-19 di mana setiap orang disarankan untuk melakukan physical distancing, program KKN di Universitas Sebelas Maret (UNS) ditetapkan oleh Rektor untuk tetap berlangsung dengan sejumlah penyesuaian. Pelaksanaan KKN dilakukan di lokasi tempat tinggal masing-masing dengan dibimbing oleh 1 DPL (dosen Pembimbing Lapangan) dengan penugasan  20 orang mahasiswa. Pelaksanaan KKN era Covid 19 dilakukan dengan beberapa metode. Metode yang dilakukan oleh mahasiswa ada 2 macam yaitu metode secara daring, metode luring (namun tetap melakukan protokol kesehatan) dan metode penyampaian pesan melalui berbagai media tidak secara online (memasang poster, menyebarkan leaflet, memasang banner, memberikan penjelasan kepada masyarakat door to door). Secara umum, meskipun pelaksanaan dilakukan lebih banyak diselenggarakan daring, namun makna pembentukan karakter empati kepada masyarakat yang terdampak Covid 19 maupun lapisan masyarakat yang potensial menerima resiko tertular, dan memiliki peran startegis untuk membentuk karakter mahasiswa. Kegiatan ini memiliki banyak manfaat bagi masyarakat melalui berbagai bentuk bantuan oleh mahasiswa peserta KKN
Pelatihan Membuat Game Menggunakan Software Construct 2 untuk Meningkatkan Motivasi Belajar pada Siswa SMK Suliswaningsih Suliswaningsih; Chyntia Raras Ajeng Widiawati; Alif Yahya Syafa'at; Bela Tyara Nur Fajrina
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 10, No 1 (2021): Mei
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v10i1.44463

Abstract

Bermain game secara berlebihan dapat menimbulkan dampak yang merugikan. Salah satu dampak negatif yang dapat ditimbulkan dari bahaya kecanduan game adalah dari segi waktu yang dapat mempengaruhi motivasi dan prestasi belajar siswa. Waktu luang yang seharusnya digunakan untuk mendalami materi pelajaran sekolah justru dihabiskan untuk menyelesaikan level demi level dalam permainan video game. Siswa Sekolah Menengah Kejuruan merupakan salah satu pengguna permainan (games), baik laki-laki maupun siswa perempuan. Usia siswa dapat diarahkan pada kegiatan yang lebih produktif. Ketertarikan para siswa dalam bermain game dapat dimanfaatkan sebagai motivasi dalam belajar. Sehingga siswa tidak hanya sebagai pengguna tetapi dapat diarahkan untuk membuat game secara mandiri. Namun sebagian besar jurusan di SMK merupakan jurusan yang tidak berorientasi pada profesi programmer, sehingga siswa belum memiliki pengetahuan tentang pemrograman game. Hal ini tentu menjadi permasalahan bagi siswa untuk membuat game secara mandiri. Tujuan pengabdian ini adalah memberikan pelatihan membuat game pilah sampah organik dan sampah anorganik tanpa coding menggunakan perangkat lunak Construct 2. Adapun metode pelaksanaannya antara lain dilakukan observasi untuk menganalisis kebutuhan mitra, permasalahan mitra, perancangan serta penawaran solusi, pelaksanaan kegiatan utama, hingga tahap pelaporan kegiatan. Hasil dari pelatihan adalah pengetahuan dan pemahaman tentang logika dasar pemrograman game dalam bentuk permainan pilah sampah organik dan anorganik berbasis android.
Aplikasi Teknologi Proses Pembuatan Cincau Hitam Instan Sebagai Usaha Peningkatan Kesejahteraan Petani Janggelan di Desa Temboro, Kecamatan Karang Tengah, Wonogiri Syamsul Hadi; Okid Parama Astirin; Wisnu Nurcahyo; Gusti Fauza; Haniful Abid
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 10, No 1 (2021): Mei
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v10i1.46374

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan kesejahteraan Petani Janggelan di Desa Temboro, melalui aplikasi teknologi proses pembuatan cincau hitam instan. Cincau hitam merupakan produk pangan yang bermanfaat untuk kesehatan. Bahan baku utama pembuatan cincau hitam adalah tanaman janggelan. Tanaman janggelan ini banyak terdapat di Kabupaten Wonogiri dengan luas tanam sebesar 1.348 Ha dan produksi kering 5.523 ton,  per tahun dimana rata-rata produksi per hektar adalah 4.097 kg. Selama ini pemanfaatan tanaman janggelan hanya dikeringkan dan dikemas dengan pengepresan kemudian didistribusikan untuk memenuhi kebutuhan pasar dalam negeri maupun luar negeri. Hal ini tentunya menghilangkan potensi tambahan insentif yang bisa didapatkan oleh petani dan penduduk lokal karena produk yang dikomersialisasikan adalah bahan mentah bukan produk olahan. Padahal tanaman janggelan ini sangat potensial untuk diproses menjadi cincau hitam instan dalam bentuk powder yang tentunya mempunyai nilai jual yang lebih baik. Oleh sebab itu diperlukan aplikasi teknologi proses untuk mengolah tanaman janggelan ini. Metode yang digunakan untuk pengaplikasian teknologi proses ini adalah 1) perencanaan dan sosialisasi program melalui diskusi dan dialog dua arah,  2) pelaksanaan program dan pelatihan penggunaan alat dan 3) monitoring, evaluasi dan refleksi pelaksanaan program. Adapun program yang disepakati dengan mitra untuk dilaksanakan adalah, rancangan dan pembuatan alat produksi, instalasi dan pelatihan pembuatan produk dan pendampingan strategi pemasaran produk. Program ini diikuti oleh kelompok tani yang tergabung dalam UKM Bumi Makmur dengan kapasitas maksimum produksi 5 kilogram bahan  baku daun janggelan kering, yang kurang lebih setara dengan produk akhir 250 sachet cincau hitam instan (30 gram), yang harga jual di pasarnya adalah Rp4000-Rp5000 rupiah per sachetnya. Melalui kegiatan pengabdian masyarakat skema hibah program teknologi yang didesiminasikan ke masyarakat (PTDM) ini dihasilkan produk cincau hitam instan dengan brand janggelan powder asal Desa Temboro, Wonogiri.
Diversivikasi Tanaman Rosella (Hibiscus sadbariffa L.) sebagai Upaya dalam Meningkatkan Kesejahteraan dan Ekonomi Masyarakat Desa Sumberdem, Wonosari, Malang pujiyono suwadi; Rifqi Dhiya Fauzan; Aam Yulianto; Arip Nur Usman; Ahmad Fauzi
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 10, No 1 (2021): Mei
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v10i1.42056

Abstract

Bunga rosella dipercaya memiliki manfaat kesehatan yang cukup tinggi dan memiliki rasa yang unik. Dalam berbagai penelitian, bunga rosella dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit dan mencegah berbagai penularan penyakit serta dapat digunakan sebagai pewarna dan pengawet alami pada makanan atau minuman. Namun, cara budidaya tanaman rosella sangat berpengaruh pada khasiat atau kualitas dan kuantitas dari produk yang dihasilkan. Sehingga diperlukan pemahaman tentang budidaya tanaman rosella kepada masyarakat. Saat ini di pasaran sudah banyak beredar produk teh bunga rosella, namun pemanfaatannya sangat terbatas. Tujuan yang ingin dicapai dalam kegiatan ini adalah agar masyarakat mengetahui cara budidaya tanaman rosella yang baik dan benar serta mengetahui cara pembuatan sirup bunga rosella. Kegiatan pengabdian sudah dilaksanakan dengan metode penyuluhan dengan penyampaian materi tentang budidaya tanaman rosella, berbagai produk olahan rosella, dan terkait izin produk rumah tangga (P-IRT) serta motivasi IKM sedangkan pada sesi kegiatan demo, disampaikan tentang bahan-bahan dan tata cara pembuatan sirup bunga rosella. Kegiatan yang sudah terlaksana ini bermanfaat untuk menambah pengetahuan dan keterampilan masyarakat khususnya ibu-ibu kelompok Dasawisma Rosella tentang budidaya tanaman rosella dan aplikasi tanaman rosella.

Page 1 of 2 | Total Record : 11