cover
Contact Name
Rio Fernandez Tamba
Contact Email
rio.fernandez@wbi.ac.id
Phone
+6282223399944
Journal Mail Official
jurnalsemar@mail.uns.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
SEMAR
ISSN : 27454223     EISSN : 23023937     DOI : https://doi.org/10.59966/semar.v3i4.2114
SEMAR Journal is a community service journal published and managed by the Institute for Research and Community Service, Sebelas Maret University, Surakarta. This journal is expected to be a tool of information and socialization regarding the results of the dedication of the entire academic community to various kinds of innovations and solutions to multiple problems in society. Articles published in the SEMAR Journal can be in the form of research-based Community Service activities such as Participatory Action Research, Asset-Based Community Development, Community-Based Research, Service Learning and Community Development. SEMAR Journal is a community service journal published and managed by the Institute for Research and Community Service, Sebelas Maret University, Surakarta. This journal is expected to be a tool of information and socialization regarding the results of the dedication of the entire academic community to various kinds of innovations and solutions to multiple problems in society.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 205 Documents
Pemetaan Plasma Nutfah dan Kualitas Ekspor Buah Vanili pada Koperasi Petani Vanili Karavan Donohudan Boyolali Widya Mudyantini; Suranto Suranto; Solichatun Solichatun; Ari Pitoyo; Suratman Suratman; Purin Candra Purnama
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 14, No 1 (2025): Mei
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v14i1.94479

Abstract

Membership of the Indonesian Vanilla Spice producer cooperative "KARAVAN" with a Secretariat office in Donohudan-Surakarta, consisting of 18 districts/cities including Semarang, Ungaran, Kudus, Pati, Grobogan, Blora, Salatiga, Temanggung, Magelang, Kendal, Pekalongan, Karanganyar, Wonogiri , Tegal, Surakarta, Purwokerto, Banyumas, Purworejo, Kulonprogo (DIY). The number of members of the 126 farmer cooperative is around 1300 farmers. The production capacity of assisted vanilla farmers for green reaches 7-8.5 tons of green with a distribution on the Muria slope of around 1-1.5 tons. Salatiga, Ambarawa, Temanggung 2 tons. Wonosobo, Pekalongan, Kendal to Tegal around 3-4 tons, Magelang Purworejo, Banyumas around 2.5-3.5 tons per year. Some potential buyer countries include Switzerland, Germany, Malaysia, the Netherlands and Taiwan. One of the requirements for export is proof of vanillin content testing from a laboratory that has been accredited by KAN, including the UNS Integrated Laboratory UPT. Funding assistance for vanillin level testing is very necessary for farmers. This service helps with the costs of testing vanillin levels at different locations and finding optimal post-harvest handling standards for all members so that the results of vanillin levels can be uniform. Activities that have been carried out include holding an FGD between Karavan farmer cooperative partners and the UNS Integrated Laboratory UPT, BSN (National Standardization Agency) and the Plant Biomaterials Research Group on Wednesday, June 12 2024. This activity aims to make the vanilla farmer cooperative a BSN foster partner in assisting with SNI registration. Also making service partners the main clients in testing vanillin levels at the UNS Integrated Laboratory UPT. Various issues regarding germplasm, cultivation and post-harvest are assisted by the Plant Biomaterials Research Group. This service also involved taking part in an exhibition for the 48th Anniversary in front of the Rectorate on Friday – Saturday 21-22 June 2024. To train and apply the technology for drying vanilla fruit in an oven, research was carried out based on existing journals on vanilla fruit. The best treatment for drying and heating treatment is a water temperature of 55 oC and an oven of 40 oC ( on September 19). The vanillin content test was carried out and the levels were measured in 9 samples from 7 regions. From Tegal (Guci area) the vanillin levels were 1.70%, 1.78% and 1.73% with a standard deviation of 0.04%, the three samples were not significantly different. From Kudus (Mount Muria) 1.86%, Grobogan Sukolilo (North Gendeng) 1.54%, Lumajang (Bromo) 1.20%, Ambarawa 1.46%, Pati 1.59%, Magelang (Gunung Kelir-Ngablak) 1, 52%. The highest levels were from Kudus, followed by Tegal, Pati, Grobogan, Magelang, Ambarawa, and the lowest was Lumajang. Kata kunci :  Vanillin levels, germplasm, exports, Karavan vanilla farmers' cooperative 
Pemanfaatan kecerdasan buatan di bidang pendidikan: Pengenalan kepada mahasiswa di Tiga Universitas Kristen di Jawa Ivanna Kristianti Timotius; Maria Enggar Santika
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 14, No 1 (2025): Mei
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v14i1.94918

Abstract

Teknologi berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence, AI) menarik minat masyarakat, serta melahirkan berbagai presepsi mengenai AI. Ada masyarakat yang percaya dan bersemangat dalam memanfaatkan teknologi berbasis AI, ada juga yang takut dengan dampak negatif dari teknologi ini. Untuk dapat menggunakan teknologi berbasis AI secara bijaksana dan bertanggung jawab, dibutuhkan pengetahuan dasar mengenai AI. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengenalkan cara kerja dasar AI dan teknologi berbasis AI yang dapat bermanfaat di bidang pendidikan. Dengan adanya kegiatan pengabdian masyarakat ini, peserta diharapkan untuk mengerti perinsip dasar dari AI, dan kemudian dapat menyimpulkan cara bijak dalam memakai teknologi berbasis AI, terutama untuk implementasinya di bidang pendidikan. Berdasarkan hasil survei dan diskusi, tampak bahwa peserta kegiatan pengabdian masyarakat telah memahami keunggulan serta drawback dari AI. Peserta kegiatan ini juga dapat mengambil sikap mengenai penggunaan teknologi berbasis AI dengan bijak.
Sosialisasi dan Kinerja Pemasangan CCTV Berbasis Panel Surya sebagai Pengaman Lingkungan di Desa Triyagan, Jawa Tengah Agus Supriyanto; Risa Suryana; Fahru Nurosyid; Yofentina Iriani; Kusumandari Kusumandari; Hendri Widiyandari; Khairuddin Khairuddin; Dina Siti Nurmala; Galuh Anjani Kirana Dewi; Imevia Her Rekenalita; Karini Kayala Putri; Safitri Amalia Putri
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 14, No 2 (2025): November
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v14i2.109479

Abstract

Kegiatan sosialisasi kinerja Closed Circuit Television (CCTV) berbasis energi surya dilaksanakan di Desa Triyagan, kecamatan Mojolaban kabupaten Sukoharjo.  Kedgiatan ini sebagai upaya peningkatan keamanan lingkungan dengan teknologi yang efektif, efisien, dan ramah lingkungan. Tujuan utama kegiatan ini adalah memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai manfaat, cara kerja, dan keunggulan sistem CCTV yang menggunakan panel surya sebagai sumber energi utama. Teknologi ini memungkinkan sistem pengawasan lingkungan beroperasi secara mandiri tanpa ketergantungan terhadap pasokan listrik PLN.  Metode sosialisasi meliputi penyuluhan, demonstrasi langsung, dan diskusi interaktif bersama masyarakat dan aparat desa. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya penggunaan teknologi ramah lingkungan dalam menjaga keamanan desa. Program ini diharapkan menjadi model penerapan teknologi hijau untuk sistem keamanan lingkungan yang berkelanjutan di tingkat desa.
Media Edukatif Berbasis Permainan Interaktif dalam Pembelajaran Manajemen Pemilahan Sampah pada Murid Sekolah Dasar Choirul Anam; Tanaya Nafilya Mumtaz; Yosefina Angie Sekhinah Christy; Danar Praseptiangga; Gani Cahyo Handoyo; Lia Umi Khasanah; Mujiyo Mujiyo; Farouk Heidar Barido; Raka Rayhan Pasha; Rachel Amanda Meilanny Subowo; Saskia Maritza Ramania; Mustapha Abolore Abdulwahab; Ana Rosmiati; Ipung Kurniawan Yunianto
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 14, No 2 (2025): November
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v14i2.110335

Abstract

Edukasi pengelolaan sampah sejak usia dini merupakan fondasi penting dalam membentuk perilaku ramah lingkungan yang berkelanjutan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini berfokus pada pemilahan sampah organik dan anorganik untuk siswa kelas 1, 2, dan 3 sekolah dasar. Metode partisipatif yang digunakan adalah permainan edukatif “mencari harta karun” untuk menciptakan pengalaman belajar yang menyenangkan di SDN 1 Turus, Polanharjo, Klaten. Dalam permainan ini, siswa dibagi menjadi kelompok kecil dan diberi peta petunjuk menuju “harta karun” berupa berbagai benda atau sampah. Setelah menemukannya, mereka menempelkan stiker sampah pada tempat sampah sesuai kategori organik atau anorganik. Kegiatan yang dilaksanakan pada 15 Juli 2025 ini mendapat antusias tinggi dari para siswa. Melalui permainan ini, siswa memperoleh pengetahuan teoritis dan pengalaman praktis tentang pentingnya memilah sampah dengan benar. Hal tersebut terlihat dari kemampuan anak-anak memisahkan sampah organik dan anorganik berdasarkan tempat sampah yang tersedia. Secara keseluruhan, metode ini membuktikan bahwa edukasi lingkungan berbasis permainan efektif diterapkan pada anak usia sekolah dasar, karena 83,34 persen siswa berhasil memisahkan sampah dengan benar. Metode interaktif ini dapat menjadi model alternatif yang menjanjikan untuk sosialisasi lingkungan di sekolah. Di masa yang akan datang, siswa dapat berperan aktif dan berkolaborasi dengan mitra pengelolaan sampah, yaitu bank sampah ”Mrisen Makmur” yang ada di desa tersebut.
Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) untuk Meningkatkan Kapasitas Guru Sekolah Dasar di Kecamatan Ngargoyoso Pipit wijayanti; Setya Nugraha; Gentur Adi Tjahjono; Rahning Utomowati; Moh Gamal Rindarjono; Lintang Ronggowulan; Sofyan Sholeh; Sekar Ayu Sukmawati
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 14, No 1 (2025): Mei
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v14i1.92916

Abstract

Program Satuan Pendidikan Aman Bencana atau SPAB merupakan usaha preventif dan pengurangan dampak bencana yang berlandaskan hukum pada peraturan Kepala BNPB Nomor 4 Tahun 2012 tentang Pedoman Penerapan Sekolah/Madrasah Aman Bencana. Kecamatan Ngargoyoso merupakan wilayah rawan bencana. Data terbaru menunjukkan sebanyak 72 bencana longsor di Kabupaten Karanganyar per tahun 2023 didominasi oleh Kecamatan Ngargoyoso. Bencana longsor ini turut menimpa SDN 01 Berjo hingga menimbulkan kerusakan dua bangunan ruang kelas pada tahun 2021. Tentunya hal ini menjadikan program SPAB sangat penting untuk diterapkan utamanya kepada siswa Sekolah Dasar yang merupakan kelompok masyarakat yang masih sangat memerlukan bimbingan dari gurunya. Berdasarkan permasalahan yang ada Grup Riset Geografi Terapan Pendidikan Geografi FKIP UNS bekerjasama dengan UPT Pendidikan Kecamatan Ngargoyoso untuk melakukan Sosialisasi Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) dan Simulasi Mitigasi Bencana. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas guru Sekolah Dasar mengenai SPAB. Metode yang digunakan adalah ceramah, simulasi mitigasi bencana dan melakukan pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan terjadi peningkatan signifikan pemahaman guru SD terkait SPAB.
Inovasi Payet pada Dompet Guna Mengoptimalkan Produk Sebagai Potensi Desa Sidowarno Annisa' Zahronita Utami; Sania Mutia Zaharani; Andira Virna Ayundita; Ryan Fauzy; Alga Amolu Subarno; ⁠Dinda Astri Utami; Hasna Tsalits Tammy; Khairunnisa Latifa; Oktavia Yunita Citra; Reisya Rahmania Andari; Rizky Suci Novriyanti; Rizky Tzara Mufidah; Anan Tasya Indah Budianto; Syarif Anwar; Zaizafun Faiha; Asri Laksmi Riani
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 14, No 1 (2025): Mei
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v14i1.93996

Abstract

Desa Sidowarno berpotensi sebagai pusat kerajinan tangan yang sukses. Pengembangan berkelanjutan dalam sektor ini dapat memberikan manfaat ekonomi dan sosial yang signifikan bagi masyarakat desa, memperkuat kemandirian ekonomi dan meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan. Metode penerapan kegiatan sosialisasi dan pelatihan pembuatan inovasi payet pada dompet di Desa Sidowarno dirancang dengan pendekatan yang sistematis untuk mencapai tujuan pemberdayaan masyarakat. Kegiatan ini melibatkan tahapan sosialisasi, pelatihan teknis, dan evaluasi hasil. Kegiatan sosialisasi inovasi payet pada dompet memberikan pengetahuan dan sosialisasi dalam bentuk ceramah dan diskusi kepada ibu-ibu peserta sekolah perempuan di Dusun Butuh, Desa Sidowarno. Kegiatan pembuatan hiasan payet pada dompet kain dapat meningkatkan kreatifitas ibu-ibu peserta sekolah perempuan dalam menginovasikan payet dan dapat menjadi peluang usaha. Program kegiatan ini berhasil memberdayakan masyarakat dengan menciptakan produk kerajinan dompet berpayet yang inovatif, sekaligus memberikan keterampilan baru kepada para peserta melalui tahapan identifikasi dan analisis kebutuhan. pelatihan dan pembimbingan, serta pengembangan produk dan prototipe. Kata kunci: Payet, Pelatihan, Sekolah Perempuan
Identifikasi gap dalam perencanaan klaster wisata berkelanjutan di Kecamatan Pracimantoro, Kabupaten Wonogiri Ofita Purwani; Tri Yuni Iswati; Bambang Triratma; Yosafat Winarto; Wiwik Setyaningsih
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 14, No 2 (2025): November
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v14i2.104221

Abstract

Artikel ini berfokus pada identifikasi gap dalam perumusan klaster wisata pada perencanaan wisata keberlanjutan di Kecamatan Pracimantoro, Kabupaten Wonogiri. Pengabdian ini dilatarbelakangi oleh isu kurang optimalnya pemanfaatan potensi sumber daya alam dan manusia dalam usaha meningkatkan kualitas hidup masyarakat setempat, sementara pada saat yang sama, adanya status Global Geopark dari UNESCO yang diberikan pada Gunung Sewu memberikan potensi yang sangat besar untuk dikembangkan untuk kemakmuran masyarakat setempat dalam bentuk pariwisata. Pembentukan klaster-klaster ini dilakukan dengan melihat potensi-potensi setempat yang ada, lalu digolongkan berdasarkan letak geografis dan tema yang bisa dipakai untuk wisata. Selain itu juga harus mempertimbangkan adanya infrastruktur dan jasa transportasi, produksi, dan keuangan yang ada. Untuk melakukan klasterisasi, kami melakukan inventarisasi dan identifikasi gap terhadap sektor-sektor yang ada di Pracimantoro. Hasil dari identifikasi ini menunjukkan bahwa masih terdapat gap pada sektor transportasi dan akomodasi, yang mana ini harus diperhitungkan dalam merencanakan klaster.
Pelatihan Uji Sertifikasi Kompetensi Teknis BNSP Sebagai Sarana Pengetahuan dan Peningkatan Kompetensi Keahlian Calon Tenaga Kerja dan Siswa SMK di Kabupaten Madiun Diastian Vinaya Wijanarko; Vivi Ervina Dewi; Lusia Rakhmawati; Ricky Eka Putra; Sri Usodoningtyas; Yohana Wuri Satwika; Retno Wulan Dari; Rida Suci Rahayu
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 14, No 2 (2025): November
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v14i2.105566

Abstract

Kegiatan PKM yang dilaksanakan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Unesa dengan membuat pelatihan uji sertifikasi kompetensi teknis BNSP sebagai sarana peningkatan pengetahuan dan kompetensi keahlian calon tenaga kerja dan siswa SMK masyarakat Kabupaten Madiun. Metode pelaksanaan melalui 5 tahapan, yaitu studi pendahuluan, penyusunan materi, penentuan jadwal pelaksanaan, pelaksanaan kegiatan, dan evaluasi program.Antusias peserta PKM ditinjau dari hasil kuesioner yang dibagikan sebelum dan sesudah pelaksanaan PKM. Berdasarkan kuesioner yang dibagikan, diketahui terdapat peningkatan wawasan dan kompetensi keahlian dari sebelum pelatihan dan setelah pelatihan ditinjau dari butir pertanyaan mengenai wawasan uji kompetensi, skema uji kompetensi, lembaga sertifikasi profesi penyelenggara uji kompetensi, durasi masa aktif sertifikat kompetensi, materi uji kompetensi, asesor uji kompetensi, badan nasional sertifikasi profesi, relevansi sertifikat uji kompetensi dengan kualifikasi pekerjaan yang dilamar, kelengkapan persyaratan dan prosedur uji kompetensi, dan tempat uji kompetensi. Hal tersebut dapat dilihat dari prosentase pernyataan peserta PKM yang menyatakan setuju/memahami/mengetahui setelah diberikan pelatihan pada butir kuesioner 1 sampai dengan 10 sebesar 100%, 97%, 96%, 100%, 94%, 97%, 100%, 95%, 100%, 98%. Setelah kegiatan ini selesai dilakukan, harapannya masyarakat Pemerintah Kabupaten Madiun semakin menyadari akan pentingnya menambah kompetensi guna meningkatkan daya saing melalui uji kompetensi sehingga dapat memperbesar peluang di dunia kerja sehingga menyejahterakan Ekonomi.
Pendampingan Instrumentasi SROI kepada LAZ Yatim Mandiri untuk Mengukur Dampak Sosial-Ekonomi-Spiritual Program Breeding dan Fattening Domba Sulistya Rusgianto; Tika Widiastuti; Noven Suprayogi; Eko Fajar Cahyono; Al Marifatul A'la; Nisful Laila; Puji Sucia Sukmaningrum; Eka Puspa Dewi; Nikmatul Atiya; Shafana Putri Sambas; Chorista Fitriani
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 14, No 1 (2025): Mei
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v14i1.96450

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan memberikan pendampingan Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZNAS) Yatim Mandiri dalam meningkatkan kemampuan mengevaluasi dampak sosial-ekonomi-spiritual program breeding dan fattening domba menggunakan metode Social Return on Investment (SROI). Tahapan kegiatan meliputi: (1) koordinasi awal untuk menyusun instrumen SROI; (2) Focus Group Discussion (FGD) dengan LAZNAS Yatim Mandiri guna menggali informasi terkait program; (3) pendampingan penyusunan instrumen SROI; (4) pendampingan evaluasi lapangan untuk pengumpulan data; dan (5) pendampingan penghitungan dampak sosial-ekonomi menggunakan metode SROI. Melalui program ini, Yatim Mandiri berhasil mengembangkan instrumen evaluasi SROI yang relevan dan efektif dalam mengukur dampak program. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa rasio SROI program ini mencapai 5,42, yang berarti setiap Rp1 yang diinvestasikan menghasilkan manfaat ekonomi dan sosial senilai Rp5,42. Kegiatan ini tidak hanya memberikan gambaran nyata dampak sosial-ekonomi yang dihasilkan oleh program, tetapi juga memperkuat kapasitas LAZ Yatim Mandiri dalam menyusun dan mengevaluasi program secara mandiri di masa depan. Pendampingan ini diharapkan menjadi model strategis dalam pengelolaan program zakat berbasis pemberdayaan masyarakat yang terukur dan berkelanjutan.
Usaha Peningkatan Standar Mutu UMKM Jamu Herbal Ratu Botani Solo di Surakarta Fauziyah Azhari; Rita Rakhmawati; Widya Mudyantini; Soerya Dewi Marliyana; Nestri Handayani; Titi Wahyuni; Esti Suryani; Desi Suci Handayani; Siti Baroroh Zakiyatul Islah; Fahrul Zikri; Yeni Ermaningsih; Witri Wahyu Lestari
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 14, No 2 (2025): November
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v14i2.105220

Abstract

 Industri jamu Indonesia memiliki potensi ekonomi besar dengan pasar domestik Rp 20 triliun, ekspor Rp 16 triliun. Namun, UMKM jamu masih menghadapi tantangan signifikan terkait standarisasi mutu, keamanan produk, dan kepatuhan terhadap regulasi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas UMKM Jamu Ratu Botani Solo (RBS), Surakarta melalui penguatan standar mutu produk, khususnya dalam aspek uji mutu produk dan pengemasan. Metode pelaksanaan meliputi tiga tahap: (1) Pra-kegiatan dilakukan dengan FGD untuk identifikasi kebutuhan dan tantangan mitra; (2) Pelatihan penyuluhan empat materi yaitu pemilihan bahan herbal, metode ekstraksi, implementasi teknik ekstraksi skala industri, penandaan obat bahan alam. Kegiatan ini disertai pemberian bantuan alat pengemasan dan analisis mutu produk di laboratorium (3) Evaluasi keberlanjutan untuk mengukur dampak dan keberlanjutan implementasi oleh mitra. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pemahaman peserta (80–100%) pada seluruh materi pelatihan, terutama terkait penandaan produk sesuai ketentuan BPOM. Mitra kini mampu mengimplementasikan teknik ekstraksi yang sesuai standar, seperti remaserasi dan digesti, dalam proses produksi jamu. Mitra juga telah memiliki akses terhadap layanan uji mutu (logam berat, kadar air, dan mikrobiologi) di laboratorium UPT UNS. Kegiatan ini berhasil memberdayakan RBS dalam memproduksi jamu berstandar nasional, meningkatkan daya saing, dan mendukung keberlanjutan usaha berbasis herbal.