cover
Contact Name
Rio Fernandez Tamba
Contact Email
rio.fernandez@wbi.ac.id
Phone
+6282223399944
Journal Mail Official
jurnalsemar@mail.uns.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
SEMAR
ISSN : 27454223     EISSN : 23023937     DOI : https://doi.org/10.59966/semar.v3i4.2114
SEMAR Journal is a community service journal published and managed by the Institute for Research and Community Service, Sebelas Maret University, Surakarta. This journal is expected to be a tool of information and socialization regarding the results of the dedication of the entire academic community to various kinds of innovations and solutions to multiple problems in society. Articles published in the SEMAR Journal can be in the form of research-based Community Service activities such as Participatory Action Research, Asset-Based Community Development, Community-Based Research, Service Learning and Community Development. SEMAR Journal is a community service journal published and managed by the Institute for Research and Community Service, Sebelas Maret University, Surakarta. This journal is expected to be a tool of information and socialization regarding the results of the dedication of the entire academic community to various kinds of innovations and solutions to multiple problems in society.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 239 Documents
Pelatihan pemasaran digital melalui marketplace bagi ibu rumah tangga Ulfah Hidayati; Suranto Aw; Voettie Wisataone; Nadalia Silmi Fathinah; Permata Dian Fathinah
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 11, No 1 (2022): Mei
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v11i1.53105

Abstract

Adanya Pandemi Covid-19 berdampak pada usaha mikro yang dilakukan oleh ibu rumah tangga yang tergabung dalam PKK Kelurahan Imogiri, Bantul, Yogyakarta.  Social distancing yang diterapkan pemerintah menyebabkan penjualan mereka menurun. Diperlukan skill baru dalam adaptasi teknologi untuk tetap bertahan di era pandemi, yaitu melalui pemasaran digital. Marketplace adalah salah satu langkah untuk berjualan online dengan aman, mudah, dan mampu menjangkau banyak target customer.Tujuan kegiatan pemasaran masyarakat ini untuk meningkatkan skill ibu rumah tangga dalam berjualan online melalui marketplace. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian ini yaitu, pelatihan secara luring dengan mematuhi protocol kesehatan dan pendampingan secara daring melalui grup whatsapp. Kegiatan tersebut dimulai dari membuat foto produk, membuat akun, hingga memasarkannya melalui marketplace.Hasil yang dicapai dari kegiatan pengabdian ini adalah kegiatan pelatihan sangat relevan dengan kebutuhan khalayak sasaran, serta dapat dirasakan manfaatnya. Berdasarkan evaluasi kegiatan diperoleh masukan agar kegiatan pengabdian seperti ini dilaksanakan secara berkelanjutan dengan mengangkat tema lain yang relevan dengan kebutuhan khalayak. 
Collaborative Management Practice menuju Sekolah Berkualitas di Bustanul Athfal Aisyiyah Pujotomo Rasidi Rasidi; Eka Septi Lestari; Rizka Afni Amalia; Mela Rafika Yuliandari; Fatika Aurellia Anissa Balqis; Nurmalia Dwi Pangesti
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 11, No 2 (2022): November
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v11i2.57295

Abstract

Perubahan dan perkembangan yang begitu cepat menuntut dunia pendidikan mengikuti perkembangan. Manajmen dan pengelolaan sekolah perlu adaptasi sehingga sekolah tetap eksis dan menjalankan fungsinya di sekolah. Berdasarkan analisis situasi diperoleh permasalahan belum adanya perencanaan strategis sekolah, kurang optimalnya sarana prasarana sekolah, belum optimalnya kompetensi guru, belum optimalnya kerjasama sekolah, belum optimalnya pengembangan kreativitas siswa, belum adanya company profile sekolah. Oleh karena itu, perlu Iptek Collaborative Management Practice dengan strategi pengabdian masyarakat ini yaitu: sosialisasi, perencanaan, pelatihan, pendampingan, evaluasi, dan tindak lanjut. Kegiatan dilakukan di Bustanul Athfal Aisyiyah Pujotomo, dengan target sasaran yaitu kepala sekolah 5 guru, komite sekolah, masyarakat di daerah Dusun Santan, Desa sumberejo, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang. Hasil pengabdian secara kualitas pengabdian terlaksana dengan baik dan keberlanjutan program ini mengarahkan pada pengembangan serta kemandirian kader sekolah. Pengabdian dilakukan untuk menyelesaikan masalah kelembagaan yang kompleks dengan melibatkan hubungan kolektif kolegial bersama stakeholder dan masyarakat sekolah. Kata Kunci: collaborative management; sekolah berkualitas; practice
Pendampingan Pembuatan Video Pembelajaran untuk Menunjang Penyelenggaraan Kelas Virtual di SMAN 1 Kemusu Boyolali Umi Salamah; Wiharto Wiharto; Esti Suryani; Nurcahya PT Prakisya; Sigit Setyawan
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 11, No 1 (2022): Mei
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v11i1.55968

Abstract

Peluncurkan Rintisan Kelas Virtual di Jawa Tengah adalah inovasi di tengah pandemi Covid-19, dimana tujuannya memberi pendidikan bagi yang miskin dan putus sekolah. Karena dilaksanakan virtual, para guru di SMAN 1 Kemusu Boyolali sebagai salah satu pilot project kegiatan ini, dituntut untuk kreatif dan inovatif dalam memanfaatkan media pembelajaran sebagai penunjang proses belajar mengajar. Penggunaan Teknologi Informasi sebagai media pembelajaran sudah merupakan suatu tuntutan. Video menjadi media pilihan karena mengutamakan kekuatan suara dan gambar. Dengan video diharapkan siswa lebih mudah mengingat dan memahami apa yang diajarkan guru. Namun, penggunan video dalam pembelajaran terkendala kurangnya kemampuan sebagian besar guru dalam mengolah video untuk membuat materi bahan ajar. Untuk itu perlu dilakukan pendampingan pembuatan video pembelajaran di SMAN 1 Kemusu. Tahapan dalam kegiatan ini: (1) persiapan, membuat konsep video dengan matang dan penyiapan materi, (2) pelatihan dan pendampingan pembuatan video pembelajaran, (3) implementasi dan evaluasi. Hasil kuisioner peserta pendampingan menunjukkan bahwa terjadi peningkatan secara signifikan penggunaan video pada proses pembelajaran virtual dan juga peningkatan kualitas pembelajaran yang dilakukan. Bisa disimpulkan, tujuan pendampingan yaitu meningkatkan kompetensi para guru dalam membuat video pembelajaran dan meningkatkan kualitas pembelajaran untuk menunjang keberhasilan proses kegiatan belajar mengajar pada kelas virtual dapat tercapai dengan baik.
Ecopreneurship: Mengubah Sampah Menjadi Berkah Rutiana Dwi Wahyunengseh; Didik Gunawan Suharto; Wahyu Nurhardjadmo; Son Haji
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 11, No 1 (2022): Mei
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v11i1.53216

Abstract

Sampah setiap hari bertambah dan sudah menimbulkan masalah karena keterbatasan kapasitas mengolah. Produksi sampah di Kota Surakarta masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) 303.819 kg per hari. Perempuan, salah satu aktor produsen sampah terbesar, karena aktivitas domestik.  Di sisi lain, perempuan, potensial sebagai pengolah sampah bernilai ekonomi.  Pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini mengamankan dua tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs);  membantu perempuan menghasilkan produk bernilai ekonomi dari limbah sampah, dan mengurangi produksi sampah. Metode yang dipakai adalah persuasuif, edukatif, dan partisipatif.  Hasil dari pelatihan ini menambah pemahaman peserta tentang (i) mengapa perlu mengurangi sampah, (ii) bagaimana mendaurulang sampah menjadi produk yang layak jual; (iii) menghasilkan sampel craft sebagai contoh produk. Peserta yang terlibat tidka hanya perempuan, tetapi juga laki-laki. Testimoni pserta di akhir pelatihan menunjukan bahwa kegiatan ini bermanfaat, membangun kesadaran agen perubahan mengurangi sampah.  Seluruh peserta berhasil menyelesaikan penugasan dalam pelatihan ini. Dari pelatihan ini peserta juga dibekali dengan peralatan dasar untuk melanjutkan karya di rumah, berupa mesin lem tembak, gunting, dan pola dasar. Pelatihan ini a berkontribusi memperlengkapi ketrampilan bagi pasukan pengolah sampah menjadi berkah.Kata kunci : sampah, daur ulang, ecopreneurship, sustainable development goals, tujuan pembangunan berkelanjutan
Pemberdayaan Kelompok Tani Hutan Desa Keseneng, Kecamatan Mojotengah, Kabupaten Wonosobo sebagai Desa Penghasil Kopi Supriyadi Supriyadi
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 11, No 1 (2022): Mei
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v11i1.43100

Abstract

Indonesia dikenal sebagai salah satu pemasok kopi terbesar di dunia. Tingginya permintaan kopi baik dari pasar negeri maupun luar negeri tidak diimbangi dengan hasil produksi kopi yang menurun beberapa tahun terakhir. Penurunan produksi tersebut selain dikarenakan berkurangnya area lahan perkebunan kopi, juga disebabkan oleh praktik budidaya yang tidak sesuai. Untuk meningkatkan hasil produksi kopi negara, diperlukan penanaman paham serta pendampingan pada petani kopi tentang budidaya kopi yang sesuai praktik pertanian yang baik. Khususnya petani kopi di perkebunan rakyat. Kabupaten Wonosobo dikenal sebagai kabupaten penghasil kopi. Namun, pada beberapa wilayah, petani kopi masih memerlukan pendampingan baik untuk kegiatan budidaya, kegiatan pascapanen maupun pengembangan dari produk kopi. Oleh karena itu pada kegiatan pengabdian dilakukan penyuluhan budidaya tanaman kopi yang baik, penyuluhan tentang pengolahan biji kopi dan penyuluhan terkait dengan pemasaran produk kopi. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan produksi kopi nasional dan meningkatkan kesejahteraan petani di Desa Keseneng, Kabupaten Mojotengah, Kabupaten Wonosobo. 
Pendampingan Pembuatan Karya Ilmiah dalam Rangka Peningkatan Profesionalitas Guru di SMK Negeri 1 Gantiwarno Klaten Umi Salamah; Wiharto Wiharto; Esti Suryani; Nurcahya PT Prakisya
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 11, No 1 (2022): Mei
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v11i1.56008

Abstract

Aturan kenaikan pangkat saat ini yang mensyaratkan adanya publikasi ilmiah banyak menjadi hambatan bagi para guru. Hal ini disebabkan karena guru mengalami kesulitan memulai menulis artikel yang disebabkan, antara lain kesulitan menentukan dan mengembangkan ide, kurangnya pemahaman tentang teknik penulisan, dan gagap teknologi. Akibatnya, guru kesulitan dalam menaikkan jabatan fungsionalnya. Untuk itulah dilakukan Pendampingan Pembuatan Karya Ilmiah bagi Guru SMK dalam Rangka Peningkatan Profesionalitas Guru di SMK Negeri 1 Gantiwarno Klaten. Metode pendampingan terdiri dari 5 tahapan yaitu (1) survey dan studi analisis situasi, (2) introduksi sosialisasi kegiatan dan konsep umum pembuatan artikel ilmiah, (3) edukasi dan pendampingan penggunaan Zotero dan SPSS, (4) konsultasi dan pendampingan, dan (5) evaluasi. Dari pendampingan ini dihasilkan 70% dari peserta menghasilkan draft artikel ilmiah/PTK. Hasil kuisioner yang diberikan pada peserta menunjukkan dampak positif bagi guru untuk bisa membuat karya ilmiah, terbukti dengan peningkatan minat, prioritas, dan target dalam membuat karya ilmiah. Bisa disimpulkan bahwa tujuan dari pendampingan ini yaitu meningkatkan kompetensi guru dalam menulis artikel, publikasi ilmiah, dan pengolahan data hasil penelitian berhasil dilaksanakan dengan baik
Pelatihan Lagu Edukasi Anak Sebagai Media Pencegahan Penyebaran Covid-19 Sri Wahyuni Muhtar; Jamilah Jamilah; Nurwahidah Nurwahidah
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 11, No 1 (2022): Mei
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v11i1.53512

Abstract

Fenomena siswa tidak menggunakan masker dengan benar di lingkungan SD Inpres Bertingkat Kelapa Tiga Makassar pada masa Pandemi Covid-19 membutuhkan media edukasi yang menarik melalui guru. Kurangnya media edukasi seni musik dan keterampilan bernyanyi guru membutuhkan pelatihan lagu edukasi anak untuk mencegah penyebaran Covid-19. Mitra pada Program Kemitraan Masyarakat ini adalah guru SD Inpres Bertingkat Kelapa Tiga Makassar, metode ceramah dan demonstrasi digunakan tim pengabdian dalam melatih lagu Ayo Mandi dan Masker Lucu yang dipublikasikan oleh kanal Youtube Lagu Anak Indonesia. Partitur lagu dibuat dalam notasi angka, syair lagu Ayo Mandi mengedukasi cuci tangan dengan benar disertai gerakan mencuci telapak tangan, sela jari dan ujung jari sedangkan syair lagu Masker Lucu mengedukasi pemakaian masker dengan benar disertai gerakan penggunaan masker menutupi bagian hidung dan mulut. Hasil evaluasi pengabdian masyarakat yang telah dilakukan yakni guru mampu bernyanyi lagu edukasi anak sesuai partitur disertai gerakan, guru selanjutnya secara berulang-ulang menyanyikan lagu Ayo Mandi dan Masker Lucu pada setiap awal pertemuan kelas daring sebagai media edukasi siswa dalam membangun kebiasaan hidup sehat dan mematuhi protokol kesehatan guna mencegah penyebaran Covid-19.
Pelatihan DAI bagi Remaja Masjid pada Forum Remaja Masjid se-Kabupaten Karanganyar Hanifullah Syukri; Henry Yustanto; F.X. Sawardi; miftah nugroho; Chattri S Widyastuti; Hesti Widyastuti; Bakdal Ginanjar
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 11, No 1 (2022): Mei
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v11i1.44206

Abstract

Remaja masjid merupakan salah satu elemen yang turut pula membantu kemakmuran masjid. Salah satu wujud kemakmuran masjid yang dilakukan oleh remaja masjid adalah turut pula mengisi kegiatan keagamaan melalui ceramah atau pidato. Dengan turut berceramah atau berpidato diharapkan remaja masjid siap meneruskan penceramah yang usianya telah lanjut. Agar kemampuan pidato remaja masjid semakin mumpuni, pelatihan pidato bagi mereka perlu dilakukan. Hal ini juga berlaku di remaja masjid yang terdapat di Kabupaten Karanganyar. Supaya remaja masjid lancar dalam berpidato, kegiatan pelatihan berpidato diadakan dengan tujuan agar mereka memiliki pengetahuan dan pemahaman perihal teknik berpidato yang baik di depan umum.
Perlindungan Terhadap SARS-CoV-2 Melalui Peningkatan Kesadaran dan Pengetahuan Masyarakat Terhadap Tanaman Obat Peningkat Imun Komariah Komariah; Andriyana Setyawati; Sumani Sumani; Dwi Priyo Ariyanto; Yuli yanti
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 11, No 1 (2022): Mei
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v11i1.56699

Abstract

Tanaman obat keluarga (disingkat TOGA) adalah tanaman hasil budidaya rumahan yang berkhasiat sebagai obat. Tanaman  lokal  dilengkapi  dengan  senyawa  bioaktif,  kandungan  polifenol  dan aktivitas antioksidan yang bervariasi. Adanya penurunan kesadaran masyarakat akan pentingnya menyediakan  tanaman  obat  dipekarangan  rumah  mulai  menurun. Pengetahuan akan tanaman  obat  pada  masyarakat  juga  terbatas.  Maka  dari  itu  perlu  adanya  revitalisasi tanaman obat keluarga untuk menyadarkan kembali pentingnya menyediakan tanaman obat  di  lingkungan  rumah  atau  apotek  hidup  yang  bisa  digunakan  untuk  menjaga kesehatan.  Maka  dari  itu  pengabdian  ini  bertujuan  untuk  meningkatkan  kesadaran masyarakat dalam meningkatkan sistem kekebalan tubuh agar terhindar dari virus SARS- CoV-2 melalui revitalisasi tanaman obat keluarga. Berdasarkan hasil survey seluruh kelompok tani sering menggunakan tanaman obat, akan tetapi masih kesulitan untuk mengenali jenis tanaman obat yang bermanfaat bagi tubuh. Pengetahuan masyarakat kelompok tani 73% didapatkan dari nenek moyang/turun menurun. Melalui kegiatan ini juga ditekankan untuk tidak sembarangan dalam mengkonsumsi obat herbal, terutama  jika  tujuannya  untuk  pengobatan.  Tujuan  pengobatan, masyarakat  disarankan tetap  pergi  ke  dokter  untuk  mendapatkan  diagnosa  dan pengobatan dengan dosis yang tepat.
Pelatihan Penjadwalan Proyek Konstruksi dengan Microsoft Project Pada PT Insan Pesona Kabupaten Pati Widi Hartono; Dewi Handayani
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 11, No 1 (2022): Mei
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v11i1.53626

Abstract

Kontraktor di Indonesia dibagi menjadi 3 klasifikasi kontraktor besar, menengan dan kecil. Kontraktor menangan ke bawah terutama kontraktor kecil memiliki banyak keterbatasan yaitu masalah dana, peralatan, teknologi, dan sumber daya manusia. Keterbatasan sumber daya sering ditemui pada kontraktor kecil terutama yang berkaitan dengan keahlian dan ketrampilan. Banyak kontraktor kecil melakukan perekrutan tidak didasarkan pada tenaga kerja yang memiliki keahlian bidang sipil. Hal ini berkaitan dengan keterbatan dana yang digunakan untuk menggaji tenaga kerja. Keahlian dan ketrampilan tenaga yang dimiliki sering kali diberikan langsung saat mengerjakan proyek, sehingga sering kali ditermui permasalah di lapangan karena keterbatasan keahlian. Masalah yang sering muncul adalah masalah pembuatan jadwal pekerjaan yang tidak dilakukan dengan baik. Urutan pekerjaan sering kali hanya mengandalkan intuisi dari seniornya sehingga para yunior tidak begitu memahami apabila ada masalah. PT Insan Pesona Group merupakan salah satu kontraktor yang memiliki klasifikasi usaha kecil sampai menengah juga dihadapkan pada permasalahan tersebut. Untuk itu maka akan direncanakan untuk melakukan pembinaan terhadap perusahaan ini melalui berbagai cara yaitu melakukan pelatihan penjadwalan pada staff atau pegawai dan melakukan pendampingan apabila terdapat permasalahan pada saat membuat penjadwalan. Hasil pengabdian menunjukkan pre test terhadap semua karyawan PT Insan Pesona menunjukkan hasil yang tidak bagus. Seleksi peserta pelatihan diperlukan untuk meningkatkan efektivitas pelatihan. Jumlah peserta yang banyak akan menambah energi instruktur untuk menyampaikan dan menjelaskan materi Ms Project. Selain itu latar belakang pendidikan yang tidak sesuai juga menambah kesulitan dalam proses pelatihan. Hasil pelatihan menunjukkan hasil yang baik dimana ada peningkatan pemahaman dan pengetahui dari karyawan terhadap penjadwalan dan Ms Project. Peningkatan yang paling tinggi terletak pada karyawan yang memiliki latar belakang Pendidikan Teknik Sipil.