cover
Contact Name
Rio Fernandez Tamba
Contact Email
rio.fernandez@wbi.ac.id
Phone
+6282223399944
Journal Mail Official
jurnalsemar@mail.uns.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
SEMAR
ISSN : 27454223     EISSN : 23023937     DOI : https://doi.org/10.59966/semar.v3i4.2114
SEMAR Journal is a community service journal published and managed by the Institute for Research and Community Service, Sebelas Maret University, Surakarta. This journal is expected to be a tool of information and socialization regarding the results of the dedication of the entire academic community to various kinds of innovations and solutions to multiple problems in society. Articles published in the SEMAR Journal can be in the form of research-based Community Service activities such as Participatory Action Research, Asset-Based Community Development, Community-Based Research, Service Learning and Community Development. SEMAR Journal is a community service journal published and managed by the Institute for Research and Community Service, Sebelas Maret University, Surakarta. This journal is expected to be a tool of information and socialization regarding the results of the dedication of the entire academic community to various kinds of innovations and solutions to multiple problems in society.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 205 Documents
Edukasi Penerapan Pemupukan dan Pengairan Tanaman Cabai di Pekarangan Perkotaan untuk Meningkatkan Efisiensi Dwi Susilowati; Abdul Basit
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 14, No 2 (2025): November
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v14i2.110544

Abstract

Tingginya kebutuhan masyarakat akan cabai serta keterbatasan lahan di wilayah perkotaan menjadi dasar penting pelaksanaan kegiatan pengabdian ini. Budidaya cabai di pekarangan rumah dipandang sebagai solusi potensial dalam mendukung ketahanan pangan keluarga. Namun, rendahnya efisiensi penggunaan pupuk dan air akibat keterbatasan pengetahuan teknis masih menjadi hambatan utama. Urgensi pengabdian ini memberikan edukasi mengenai pemupukan dan pengairan cabai yang efisien dan aplikatif pada rumah tangga perkotaan. Metode pengabdian dilakukan dengan pendekatan partisipatif melalui penyuluhan interaktif kepada kelompok tani Kenanga Merjosari Kota Malang, yang melibatkan 20 anggota. Tahapan kegiatan meliputi persiapan, penyuluhan interaktif, praktik langsung, serta evaluasi. Evaluasi dilakukan menggunakan instrumen pre-test dan post-test dengan kuesioner, observasi lapangan, serta dokumentasi. Hasil pengabdian yaitu respon peserta positif dengan tingkat kehadiran 95%. Pengetahuan dan pemahaman anggota kelompok meningkat signifikan, ditunjukkan oleh: (1) pengetahuan tentang jenis pupuk yang sesuai meningkat dari 21% menjadi 89%, (2) pemahaman tentang dosis dan waktu aplikasi pupuk meningkat dari 11% menjadi 89%, (3) pengetahuan tentang gejala kekurangan/kelebihan pupuk dan air meningkat dari 11% menjadi 84%, (4) kemampuan mencampur dan mengaplikasikan pupuk dengan benar meningkat dari 16% menjadi 89%, (5) kemampuan melakukan pemupukan sesuai fase pertumbuhan meningkat dari 11% menjadi 84%, dan (6) pemahaman tentang teknik serta jadwal pengairan yang efisien meningkat dari 16% menjadi 84%. Mayoritas peserta merasa terbantu dan termotivasi untuk melanjutkan kegiatan secara mandiri. Dengan demikian, program ini terbukti efektif dalam meningkatkan efisiensi penggunaan pupuk dan air pada budidaya cabai di pekarangan serta relevan untuk direplikasi pada wilayah perkotaan lainnya.
Pengembangan Potensi Umbul Nangsri sebagai Kawasan Wisata Berbasis Budaya dan Alam di Desa Lebak, Kecamatan Pracimantoro, Kabupaten Wonogiri Tri Yuni Iswati; Yosafat Winarto; Ofita Purwani; Sri Yuliani; Dyah Susilowati Pradnya Paramita; Ana Hardana; Wiwik Setyaningsih; Bambang Triratma; Purwanto Setyo Nugroho
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 15, No 1 (2026): Mei
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v15i1.110467

Abstract

Umbul Nangsri yang terletak di desa Lebak pada kawasan Karst Gunung Sewu di Kecamatan Pracimantoro Kabupaten Wonogiri memiliki potensi yang belum dikembangkan. Kawasan Karst Gunung Sewu sendiri telah ditetapkan sebagai Global Geopark oleh UNESCO sejak tahun 2015. Gunung Sewu diakui dunia memiliki artefak harmoni antara warisan geologi (geodiversity), keanekaragaman hayati (biodiversity), dan keragaman budaya (cultural diversity). Umbul Nangsri di kawasan Gunung Sewu merupakan sebuah telaga alami yang mata airnya tidak pernah berkurang bahkan di musim kemarau sekalipun. Keberadaan Umbul Nangsri di Desa Lebak merupakan potensi geologi dari karst Gunung Sewu serta kelestarian lingkungan hayati yang menjaga keberlanjutan sumber air hingga saat ini. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah upaya pendampingan masyarakat dalam melestarikan sumber daya alam hayati di desa Lebak secara berkelanjutan. Upaya dengan perencanaan pengembangan potensi Umbul Nangsri, agar keberadaannya mampu menjaga kelestarian lingkungan dan mensejahterakan masyarakat. Realisasi pendampingan dalam wujud penyusunan rencana induk pengembangan kawasan Umbul Nangsri.Metode penelitian dan pengabdian yang dilakukan dengan observasi dan pendampingan masyarakat di lapangan. Fenomena pada pengelolaan lingkungan, serta kehidupan sosial-budaya masyarakat desa Lebak dianalisis bersama dan disepakati solusi bagi kelestarian lingkungan dan pengembangan kesejahteraan masyarakat desa. Hasil dari kegiatan riset – pengabdian ini adalah rencana induk pengembangan Umbul Nangsri sebagai hasil kompromi antara pengambil kebijakan dan masyarakat desa. Umbul Nangri dikembangkan dengan fokus perencanaan pada konservasi lingkungan dan kawasan karst, pengembangan sosial-budaya masyarakat desa serta peningkatan kesejahteraan masyarakat desa.Kata kunci : Umbul Nangsri; Pracimantoro;  wisata budaya; ekowisata
Budidaya Magot Black Soldier Fly di Desa Donohudan, Ngemplak, Boyolali, Jawa Tengah: Solusi Inovatif Permasalahan Sampah Siti Lusi Arum Sari; Amanda Lestania Diva Anjani; Anggra Puspita Astuti; Anissa Fitri; Candrastami Kirana; Diva Calista Arifin; Farida Mira Nuraini; Ferlyana Putri Maharani; Gita Tri Wijayanti; Gregorious Tirta Dewata; Jaitun Putri Eka Wulandari; Lutfi Febriliana; Muhammad Kunto Dwi Yulyanto; Priskila Natasya Rambe Purba; Qurrota A’yunin Qorina; Rindiani Fitriyanti; Zakiyyatun Nisa’ Althoofun Nabiila; Amirza Fahma Addiniyyah; Ellisabeth Praptiningtyas; Nilam Cahyawati; Ibnu Tryansar Purba
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 14, No 1 (2025): Mei
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v14i1.90916

Abstract

Desa Donohudan,kecamatan Ngemplak, Boyolali secara langsung  berbatasan dengan kota Surakarta sehingga menjadi salah satu area pengembangan perekonomian kota Surakarta ke arah barat. Perkembangan ekonomi berkorelasi dengan peningkatan jumlah penduduk dan berdampak pada peningkatan produksi sampah organik. Sampah organik   jika tidak dikelola dengan baik akan berdampak pada penurunan kualitas lingkungan dan kesehatan Masyarakat.   Teknologi MBSF Black Soldier Fly (MBSF) merupakan solusi inovatif untuk pengolahan sampah organik.  Selain dapat mengatasi permasalahan sampah, MBSF yang dihasilkan memiliki nilai ekonomi. Berdasarkan hal tersebut kelompok 12 KKN Universitas Sebelas Maret periode Januari-Februari 2024 melakukan kegiatan pelatihan budidaya dan pengolahan pasca panen MBSF sebagai upaya mengatasi permasalahan sampah sekaligus memberikan peluang pemberdayaan Masyarakat.Kegiatan ini dilakukan melalui beberapa tahap yaitu: persiapan, sosialisasi, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi. Kegiatan diikuti oleh warga desa Donohudan yang tergabung dalam kelompok tani Karya Maju. Setelah penyampaian materi dan praktek bersama dalam pelatihan, warga juga melakukan praktek mandiri dengan didampingi tim KKN klp 12. Kegiatan ini berhasil mentransfer pengetahuan dan ketrampilan tentang budidaya dan pengolahan pasca panen MBSF kepada masyarakat desa Donohudan. Produk yang dihasilkan berupa tepung MBSF dalam kemasan yang diberi label merek PATEN. Tepung MBSF ini dapat dimanfaatkan sendiri sebagai bahan tambahan pakan ternak atau  dijual untuk meningkatkan pendapatan.
Penguatan Ekonomi Lokal melalui Pendirian Koperasi Petani Arinta Kusumawardhani; Chairul Huda Atma Dirgatama; Herlina Mega Puspitasari; Rio Dian Permana
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 14, No 1 (2025): Mei
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v14i1.98005

Abstract

Mayoritas penduduk Desa Jrahi, Kabupaten Pati, bekerja sebagai petani dengan potensi hasil pertanian yang beragam, seperti kopi, jahe, dan sayuran. Namun, ketergantungan pada tengkulak sering kali menyebabkan harga jual yang rendah, sehingga merugikan petani. Untuk mengatasi masalah ini, dilakukan kegiatan pengabdian masyarakat yang bertujuan membentuk koperasi pemasaran bagi Kelompok Tani Desa Jrahi. Metode yang digunakan adalah ABCD (Asset-Based Community Development), meliputi sosialisasi, pelatihan, pendampingan, dan monitoring. Kegiatan ini dilaksanakan dari bulan oktober hingga desember tahun 2024 melibatkan 30 peserta dari petani dan perwakilan pemerintah desa, bekerja sama dengan Universitas Sebelas Maret dan PT. Mekar Saluyu Grup dalam program Matching Fund Kemdikbudristek 2024. Hasilnya, koperasi pemasaran Insan Agro Jrahi berhasil dibentuk dengan struktur organisasi, akta pendirian, dan legalitas resmi berupa Surat Keputusan (SK). Koperasi ini diharapkan menjadi wadah pemasaran produk pertanian yang lebih kompetitif dan memperluas akses pasar, sehingga meningkatkan kesejahteraan petani. Tahap monitoring menunjukkan pertumbuhan anggota koperasi dan keberlanjutan program kerja koperasi. Kesimpulannya, pembentukan koperasi ini membuktikan pentingnya pemberdayaan masyarakat melalui pendekatan yang sistematis untuk penguatan ekonomi lokal secara berkelanjutan.Kata kunci : Pendampingan, Ekonomi Lokal, Koperasi
Upaya mewujudkan Desa Wonorejo menjadi Desa Pangan Aman melalui implementasi Sistem Pengusir Hama berbasis Panel Surya Mohtar Yunianto; Fuad Anwar; Sorja Koesuma
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 14, No 2 (2025): November
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v14i2.106021

Abstract

Telah diimplementasikan sistem cerdas pengusir hama berbasis panel surya, Alat pengusir hama otomatis ini memanfaatkan gelombang ultrasonik dengan tiga pengaturan: 3–6 kHz untuk burung, 20–31 kHz untuk serangga, dan 31–50 kHz untuk tikus serta kelelawar. Suara yang dihasilkan bervariasi dari bising hingga tak terdengar oleh manusia. Alat ini menggunakan panel surya dan baterai internal, serta dilengkapi dua mode otomatis: siang (S) aktif saat terkena sinar matahari dan malam (M) saat gelap. Kedua mode dapat disesuaikan sesuai jenis hama dan waktu penggunaan, sehingga mendukung efektivitas pengendalian hama secara berkelanjutan. Alat ini telah terpasang di Desa Wonorejo selama periode pemsasngan sudah memberikan dampak yaitu berkurangnya burung dan tikus disekitar lokasi pemasangan alat dan dengan harapan ada peningkatan kuantitas panen petani.
Pelatihan Penggunaan Excel untuk Evaluasi Pembelajaran bagi Guru Matematika SMP di Kabupaten Karanganyar Respatiwulan Respatiwulan; Kiki Ferawati; Muhammad Bayu Nirwana; Andreas Rony Wijaya; Elvin Agustiyan Nugroho; Aprilia Saniatul Rahmawati
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 14, No 2 (2025): November
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v14i2.110468

Abstract

Seiring dengan perkembangan teknologi, kebutuhan peneglolaan data dengan cepat dan akurat sangat penting termasuk dalam dunia pendidikan. Banyak perangkat lunak yang dapat digunakan untuk mengelola data termasuk Microsoft Excel. Microsoft Excel adalah program spreadsheet yang dikembangkan oleh Microsoft. Microsoft Excel digunakan untuk perhitungan sederhana, penyimpanan data, mengolah data dalam bentuk tabel, perhitungan matematis, analisis statistik, pembuatan grafik, dan berbagai keperluan administratif lainnya. Bagi guru matematika, Excel adalah alat yang sangat powerful untuk membantu dalam berbagai aspek pengelolaan data, dari mencatat nilai, mengolah statistik, hingga merancang laporan dan perencanaan pembelajaran. Menguasai Excel dapat sangat meningkatkan efisiensi kerja dan kualitas pengajaran. Forum Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Matematika SMP di Kabupaten Karanganyar berfungsi sebagai tempat bagi guru-guru Matematika untuk saling berbagi pengetahuan dan meningkatkan kompetensi dalam proses pembelajaran. Para guru di forum MGMP Matematika  telah memiliki keterampilan dasar penggunaan Excel. Oleh karena itu pelatihan analisis statistika menggunakan Excel di kalangan guru MGMP Matematika Karanganyar dapat meningkatkan kualitas pembelajaran  sehingga lebih baik dalam memahami, menganalisis, dan menyajikan data. Peningkatan kemampuan analisis statistik ini dapat dilakukan dengan memberikan pelatihan yang mencakup pengenalan data, persiapan data, visualisasi data, analisis dan interpretasi hasil. Pelatihan ini memberikan ruang konsultasi setelah kegiatan sehingga peserta tetap dapat pendampingan belajar dan meningkatkan kemampuannya. Menggunakan Excel untuk mengelola soal dan hasil evaluasi pembelajaran adalah cara yang efisien bagi guru untuk menyajikan hasil belajar untuk keperluan evaluasi hasil pembelajaran.
Program Cycogame sebagai upaya menurunkan Intensi Cyberbullying Siswa Menengah Atas Laelatus Syifa Sari Agustina
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 14, No 1 (2025): Mei
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v14i1.94960

Abstract

Cyberbullying merupakan salah satu dampak yang dapat dirasakan oleh para pengguna media sosial, terutama kalangan remaja. Korban dari cyberbullying umumnya merasa cemas, rendah diri, bahkan sampai pada depresi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menurunkan intensi perilaku cyberbullying sebagai upaya untuk mencegah meningkatnya kasus cyberbullying. Intervensi yang dilakukan adalah program CYCOGAME yang berisi psikoedukasi, permainan tradisional, dan bermain peran dengan 15 responden berusia 15 - 17 tahun. Metode penelitian yang digunakan adalah desain penelitian eksperimental dengan rancangan one group pretest-posttest, dan teknik analisis data menggunakan teknik analisis statistik paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat intensi perilaku cyberbullying berbeda secara signifikan sebelum dan sesudah intervensi.
Transformasi Edukasi Digital Di SMAN 1 Surakarta: Pemberdayaan Guru Melalui E-learning dan pemanfaatan teknologi AI Rudi Hartono; Nanang Maulana Yoeseph; Agus Purbayu; Sahirul Alim Tri Bawono; Abdul Aziz; Agus Purnomo
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 14, No 1 (2025): Mei
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v14i1.93915

Abstract

Di era digital saat ini, pembelajaran digital telah menjadi salah satu aspek fundamental dalam dunia pendidikan. Transformasi pendidikan ke arah digital mencakup penggunaan teknologi dalam proses belajar mengajar serta memperkenalkan metode pembelajaran yang lebih inovatif dan interaktif. Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi memberikan akses yang lebih luas kepada pendidik dan siswa terhadap sumber daya dan informasi, sehingga pembelajaran menjadi lebih fleksibel dan personal. Dengan kemudahan akses ke materi pelajaran dan pembelajaran yang disesuaikan dengan kecepatan individu, pembelajaran digital juga meningkatkan keterlibatan siswa dan mendorong kolaborasi melalui berbagai aplikasi dan media sosial. Sebagai bagian dari upaya transformasi ini, pengabdian yang dilakukan oleh D3TI Sekolah Vokasi UNS di SMAN 1 Surakarta pada 15 dan 16 Agustus 2024 bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru melalui topik "Penggunaan AI untuk Mendukung Pembelajaran" dan "Teknis Penggunaan Tool untuk Pembuatan Media Pembelajaran." Pelatihan ini diikuti oleh sekitar 55 guru, dan hasil kuesioner pascapelatihan menunjukkan bahwa 70% guru (46 orang) telah menerapkan keterampilan yang diperoleh dalam proses pembelajaran. Dampak positif ini tidak hanya terlihat pada peningkatan kompetensi guru, tetapi juga pada kualitas pembelajaran yang diberikan, di mana 60% guru melaporkan adanya dampak signifikan terhadap proses pembelajaran di SMAN 1 Surakarta.
Transformasi Digital Keuangan UMKM Batik Masaran dalam Mendukung Pencapaian SDGs Ida Setya Dwi Jayanti; Chairul Huda Atma Dirgatama; Irsyadul Ibad; Arinta Kusumawardhani; Mutiara Auliya Khadija; Hanum Kartikasari,; Fahmi Ulin Ni’mah
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 14, No 2 (2025): November
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v14i2.106564

Abstract

UMKM Batik Masaran di Desa Pilang, Sragen merupakan sentra produksi batik yang memiliki potensi ekonomi dan budaya tinggi, namun masih menghadapi kendala dalam pengelolaan keuangan usaha. Mayoritas pelaku usaha mencatat transaksi secara manual, tidak memiliki laporan keuangan yang terstruktur, serta belum memanfaatkan teknologi digital dalam pencatatan dan evaluasi keuangan. Rendahnya literasi keuangan dan terbatasnya keterampilan digital menjadi hambatan dalam meningkatkan daya saing dan mengakses pembiayaan. Pengabdian ini bertujuan untuk mentransformasi sistem pencatatan keuangan UMKM melalui digitalisasi berbasis aplikasi SIAPIK. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Participatory Rural Appraisal (PRA), yang dilaksanakan dalam empat tahap: penyuluhan manajemen keuangan, pelatihan penggunaan aplikasi SIAPIK, pendampingan implementasi, dan evaluasi hasil. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan skor rata-rata dari 2,25 menjadi 4,08 (skala 1–5), dengan indikator tertinggi pada penggunaan aplikasi dan penerapan disiplin keuangan. Refleksi peserta memperkuat temuan bahwa program ini mendorong perubahan perilaku ke arah pengelolaan usaha yang lebih tertib, transparan, dan profesional. Temuan ini menunjukkan bahwa digitalisasi keuangan berbasis pelatihan aplikatif dapat menjadi strategi efektif dalam meningkatkan ketahanan dan keberlanjutan UMKM, serta mendukung pencapaian SDGs, khususnya tujuan ke-8 tentang pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi.
Inovasi Pupuk Organik Dari Tulang Ikan Dalam Upaya Mengurangi Limbah Dan Meningkatkan Produksi Pertanian Anis Tatik Maryani; Nyimas Myrna Elsa Fathia; Miranti Sari Fitriani; Sri Mulyati; Arzita Arzita; Nur Huda
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 14, No 2 (2025): November
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v14i2.110528

Abstract

Pupuk organik merupakan bahan alami yang digunakan untuk meningkatkan kesuburan tanah dan mendukung pertumbuhan tanaman. Berbeda dengan pupuk kimia, pupuk organik terbuat dari kompos, kotoran hewan, dan limbah pertanian. Penggunaan pupuk organik memiliki banyak manfaat, seperti meningkatkan struktur tanah, memperbaiki retensi air, dan menyediakan nutrisi secara berkelanjutan. Selain itu, pupuk organik mendukung aktivitas mikroorganisme tanah yang penting dalam proses penguraian dan penyerapan nutrisi. Inovasi pemanfaatan limbah tulang ikan sebagai pupuk organik di Desa Ibru, Kecamatan Mestong, Muaro Jambi, bertujuan mengurangi limbah sekaligus meningkatkan produksi pertanian. Limbah tulang ikan kaya akan kalsium, fosfor, dan nitrogen, namun sering dibuang tanpa dimanfaatkan. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan oleh tim Universitas Jambi bekerja sama dengan kelompok wanita tani (KWT). Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, pelatihan praktik langsung, dan pendampingan pembuatan pupuk organik cair maupun padat. Indikator keberhasilan ditetapkan pada peningkatan pengetahuan, keterampilan, serta kemampuan produksi pupuk organik secara mandiri. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa 80% peserta memahami materi dan mampu mempraktikkan pembuatan pupuk organik dari limbah tulang ikan. Pemanfaatan limbah rumah tangga ini diharapkan dapat mengurangi dampak negatif penggunaan pupuk kimia, sekaligus meningkatkan keterampilan dan penghasilan tambahan bagi KWT. Dengan demikian, masyarakat dapat menghemat biaya produksi melalui pembuatan pupuk organik sendiri untuk kegiatan budidaya tanaman.