cover
Contact Name
Rio Fernandez Tamba
Contact Email
rio.fernandez@wbi.ac.id
Phone
+6282223399944
Journal Mail Official
jurnalsemar@mail.uns.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
SEMAR
ISSN : 27454223     EISSN : 23023937     DOI : https://doi.org/10.59966/semar.v3i4.2114
SEMAR Journal is a community service journal published and managed by the Institute for Research and Community Service, Sebelas Maret University, Surakarta. This journal is expected to be a tool of information and socialization regarding the results of the dedication of the entire academic community to various kinds of innovations and solutions to multiple problems in society. Articles published in the SEMAR Journal can be in the form of research-based Community Service activities such as Participatory Action Research, Asset-Based Community Development, Community-Based Research, Service Learning and Community Development. SEMAR Journal is a community service journal published and managed by the Institute for Research and Community Service, Sebelas Maret University, Surakarta. This journal is expected to be a tool of information and socialization regarding the results of the dedication of the entire academic community to various kinds of innovations and solutions to multiple problems in society.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 239 Documents
PENGEMBANGAN MATERI GO GREEN BAGI SISWA SMA DENGAN PENDEKATAN ACTIVE LEARNING (Pilot Project pada SMA IT Nur Hidayah Sukoharjo) Nasyiah Hasanah Purnomowati; Andi Asrihapsari
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 10, No 2 (2021): November
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v10i2.48443

Abstract

Global warming and climate change issues and the impacts become worse recently. This condition needs real actions to maintain sustainable living being. One thing that we can do is developing go green lifestyle  for teenagers . It is important because they are  agent of future change. This project aims to build go green mindset for Senior High School students and encourage them to implement their ideas  become real actions. A series of activities were designed by using active learning approach so the students have active roles in each activity. Firstly, we organise a go green poster competition. Secondly, we installed two  hidroponic sets to make the school greener. The winner of the poster competition became green school ambassadors who have responsibilty to maintain  hydroponic installation. They also have to do green campaign around their communities.  
Pelatihan Manajemen Pakan untuk Meningkatkan Efisiensi Produksi Peternakan Sapi Potong Rakyat Adi Ratriyanto; Rendi Fathoni Hadi; Susi Dwi Widyawati
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 10, No 2 (2021): November
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v10i2.44198

Abstract

Pakan merupakan salah satu faktor penentu keberhasilan dalam usaha ternak sapi potong. Pakan yang diberikan harus memenuhi kuantitas dan kualitas sesuai dengan kebutuhan ternak. Oleh karena itu diperlukan manajemen pakan yang baik, meliputi aspek pemilihan, penyimpanan, pengolahan dan pengawetan, serta metode pemberian pakan kepada ternak. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pelatihan manajemen pakan bagi peternak sapi potong di Desa Pelemrejo, Kecamatan Andong, Kabupaten Boyolali. Seperti halnya wilayah lain di Boyolali, sapi potong dipelihara sebagai salah satu bagian dari sistem pertanian yang berfungsi sebagai tabungan, penghasil kotoran maupun untuk tenaga kerja. Beberapa permasalahan dalam manajemen pakan yang teridentifkasi adalah peternak tidak mengetahui kualitas masing-masing bahan pakan dan pemberian pakan tidak terukur sehingga terjadi pemborosan bahan pakan. Kegiatan ini dilakukan dengan memberikan penyuluhan dan pelatihan manajemen pakan bagi peternak sapi potong, seperti pengenalan kualitas pakan, pengolahan dan penyimpanan pakan, serat metode pemberian pakan. Diakhir program pengabdian, peternak mampu melakukan manajemen pakan ternak sapi secara baik untuk menghasilkan pertumbuhan ternak dan keuntungan yang optimal.
PENINGKATAN KEMANDIRIAN PETERNAK DESA KLABANG MELALUI VILLAGE BREEEDING CENTER DAN PENERAPAN TEKNOLOGI PENGOLAHAN PAKAN LOKAL Listya Purnamasari; Melinda Erdya Krismaputri; Himmatul Khasanah; Nur Widodo
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 9, No 2 (2020): November
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v9i2.43725

Abstract

Kegiatan program pengabdian desa binaan ini dilakukan di Desa Klabang, Kecamatan Tegalampel, Kabupaten Bondowoso. Kegiatan yang dilakukan yaitu peningkatan kemandirian peternak desa Klabang melalui Village Breeeding Center dan penerapan teknologi pengolahan pakan ternak asal sumberdaya lokal. Manajemen budidaya yang tepat dan ketersediaan pakan berkualitas secara mandiri diharapkan mampu meningkatkan reproduksi dalam hal bibit ternak dan produktivitas ternak. Mitra dalam kegiatan program pengabdian desa binaan ini yaitu masyarakat Desa Klabang, Kecamatan Tegalampel, Kabupaten Bondowoso. Metode yang digunakan dalam program ini yaitu, penyuluhan dan pelatihan manajemen pemeliharaan ternak serta recording ternak dan pemanfaatan limbah pertanian sebagai pakan ternak, penyuluhan dan pelatihan formulasi pakan dan pembuatan pakan fermentasi, pendampingan, monitoring dan evaluasi. Hasil dari program pengabdian kepada masyarakat ini adalah kelompok tani-ternak Desa Klabang Kabupaten Bondowoso mampu mengolah limbah pertanian menjadi pakan ruminansia kaya nutrisi. Buku panduan dan video tahapan pembuatan pakan dapat digunakan oleh masyarakat dengan baik sehingga kelompok tani-ternak dapat mengolah limbah menjadi pakan secara mandiri. Kelompok tani ternak desa Klabang selaku mitra program pengabdian ini dapat melaksanakan dan menerapkan teknologi yang telah diberikan dan berusaha untuk selalu kontinu dalam pembuatan pakan serta pengembangan produk silase sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan dan keberlanjutan program.
Optimalisasi Peran Masyarakat Dalam Mekanisme Pencegahan Infeksi Covid-19 Dalam Program KKN Melalui Program Pendidikan Dan Kesehatan Di Kawasan Kabupaten Kulonprogo Dan Bantul Okid Parama Astirin; Diastama Anggita Ramadhan; Rahning Utomowati
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 10, No 1 (2021): Mei
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v10i1.46200

Abstract

Selama pandemi Covid-19 di mana setiap orang disarankan untuk melakukan physical distancing, program KKN di Universitas Sebelas Maret (UNS) ditetapkan oleh Rektor untuk tetap berlangsung dengan sejumlah penyesuaian. Pelaksanaan KKN dilakukan di lokasi tempat tinggal masing-masing dengan dibimbing oleh 1 DPL (dosen Pembimbing Lapangan) dengan penugasan  20 orang mahasiswa. Pelaksanaan KKN era Covid 19 dilakukan dengan beberapa metode. Metode yang dilakukan oleh mahasiswa ada 2 macam yaitu metode secara daring, metode luring (namun tetap melakukan protokol kesehatan) dan metode penyampaian pesan melalui berbagai media tidak secara online (memasang poster, menyebarkan leaflet, memasang banner, memberikan penjelasan kepada masyarakat door to door). Secara umum, meskipun pelaksanaan dilakukan lebih banyak diselenggarakan daring, namun makna pembentukan karakter empati kepada masyarakat yang terdampak Covid 19 maupun lapisan masyarakat yang potensial menerima resiko tertular, dan memiliki peran startegis untuk membentuk karakter mahasiswa. Kegiatan ini memiliki banyak manfaat bagi masyarakat melalui berbagai bentuk bantuan oleh mahasiswa peserta KKN
Pelatihan Membuat Game Menggunakan Software Construct 2 untuk Meningkatkan Motivasi Belajar pada Siswa SMK Suliswaningsih Suliswaningsih; Chyntia Raras Ajeng Widiawati; Alif Yahya Syafa'at; Bela Tyara Nur Fajrina
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 10, No 1 (2021): Mei
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v10i1.44463

Abstract

Bermain game secara berlebihan dapat menimbulkan dampak yang merugikan. Salah satu dampak negatif yang dapat ditimbulkan dari bahaya kecanduan game adalah dari segi waktu yang dapat mempengaruhi motivasi dan prestasi belajar siswa. Waktu luang yang seharusnya digunakan untuk mendalami materi pelajaran sekolah justru dihabiskan untuk menyelesaikan level demi level dalam permainan video game. Siswa Sekolah Menengah Kejuruan merupakan salah satu pengguna permainan (games), baik laki-laki maupun siswa perempuan. Usia siswa dapat diarahkan pada kegiatan yang lebih produktif. Ketertarikan para siswa dalam bermain game dapat dimanfaatkan sebagai motivasi dalam belajar. Sehingga siswa tidak hanya sebagai pengguna tetapi dapat diarahkan untuk membuat game secara mandiri. Namun sebagian besar jurusan di SMK merupakan jurusan yang tidak berorientasi pada profesi programmer, sehingga siswa belum memiliki pengetahuan tentang pemrograman game. Hal ini tentu menjadi permasalahan bagi siswa untuk membuat game secara mandiri. Tujuan pengabdian ini adalah memberikan pelatihan membuat game pilah sampah organik dan sampah anorganik tanpa coding menggunakan perangkat lunak Construct 2. Adapun metode pelaksanaannya antara lain dilakukan observasi untuk menganalisis kebutuhan mitra, permasalahan mitra, perancangan serta penawaran solusi, pelaksanaan kegiatan utama, hingga tahap pelaporan kegiatan. Hasil dari pelatihan adalah pengetahuan dan pemahaman tentang logika dasar pemrograman game dalam bentuk permainan pilah sampah organik dan anorganik berbasis android.
Penerapan Teknologi Proses Produksi Untuk Meningkatkan Kapasitas Dan Kualitas Kecap Manis UKM Bumi Makmur Sejahtera Gusti Fauza; Heru Sukanto; Catur Sugiarto; Syamsul Hadi; Okid Parama Astirin; Wisnu Nurcahyo; Ari Prasetyo
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 10, No 2 (2021): November
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v10i2.46368

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan tidak hanya kapasitas namun juga kualitas produk kecap manis kecap manis Bumi Makmur Sejahtera (BMS) khas Wonogori yang terdapat di Desa Bulusari, Kecamatan Bulusulur, Wonogiri Jawa Tengah. Dari observasi lapangan ditemukan beberapa permasalahan, yaitu waktu siklus produksi per batch produk yang masih tinggi dan proses produksi yang tidak efisien. Hal ini berdampak terhadao terbatasnya kapasitas produksi UKM. Beberapa proses yang memakan waktu lama adalah proses pemasakan (9 jam) dan pengemasan (12 jam). Permasalahan berikutnya terkait mutu dan keamanan pangan dimana wajan pemasakan yang bersentuhan langsung dengan produk terbuat dari semen (bahan yang bisa mengelupas). Kondisi ini tidak sesuai dengan konsep cara produksi pangan yang baik (CPPB) untuk industri rumah tangga. Oleh sebab pada kegiatan pengabdian ini akan diaplikasikan teknologi proses produksi yang tidak hanya meningkatkan kapasitas namun juga kualitas dan keamanan produk. Tahapan kegiatan yang dilakukan adalah: a) inisiasi dan sosialisasi program, b) pelaksanaan program, c) monitoring dan evaluasi program. Aplikasi teknologi yang diusulkan adalah sebuah  Introduksi lini produksi dengan system pengadukan otomatis dan pengemasan yag lebih efisien. Penerapan teknologi ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas dan kualitas produk kecap. Kemudian penggunaan bahan untuk alat yang terbuat dari stainless steel, merupakan salah satu solusi untuk menurunkan cemaran fisik. Dengan lini produksi baru ini, waktu produksi lebih pendek sehingga kapasitas meningkat signifikan. Disamping itu kualitas akan lebih baik karena dengan pengadukan otomatis adonan akan lebih homogen, serta keamanan pangan juga akan meningkat karena peralatan terbuat dari bahan yang aman untuk pengolahan produk pangan.
MESIN PEMIPIL JAGUNG DAN PENGUPAS KACANG TANAH UNTUK MENINGKATKAN KAPASITAS ADAPTASI PETANI TERHADAP ANOMALI CUACA DI WONOSARI, GONDANGREJO Komariah, Komariah; Masyithoh, Galuh; Priswita, Rahajeng Putu Widiani
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 9, No 1 (2020)
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v9i1.35249

Abstract

ABSTRAK Perubahan iklim di Indonesia menyebabkan kemarau panjang, angin kencang, cuaca ekstrem dan berubahnya pola curah hujan yang makin sering terjadi.  Di bidang pertanian, perubahan iklim memberikan dampak negatif yang merugikan bagi petani. Pengetahuan petani mengenai perubahan iklim masih terbatas. Untuk mengantisipasi perubahan iklim maka perlu dilakukan penyuluhan dan FGD untuk meningkatkan kapasitas petani.  Salah satu tindakan adaptasi yang dapat dilakukan untuk mengantisipasi perubahan iklim adalah pascapanen dengan menggunakan alat pascapanen. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas adaptasi petani terhadap anomali cuaca dengan memberikan bantuan mesin pemipil jagung dan pengupas kacang tanah. Kegiatan ini dilakukan di Desa Wonosari, Kecamatan Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar dengan mitra Kelompok Tani Makmur 1 dan 2. Hasil kegiatan menunjukkan alat pemipil jagung dan pengupas kulit kacang tanah cocok digunakan di Desa Wonosari. Kedua peralatan pascpanen tersebut sangat efisien dan efektif karena mempercepat hasil produksi jagung dan kacang tanah dipasarkan. Dengan demikian kedua peralatan pascpanen tersebut meningkatkan ketahanan petani terhadap dampak cuaca ekstrem dengan menjaga kapasitas perekonomiannya. Kata kunci: pascapanen, ketahanan petani, perubahan iklim ABSTRACT Climate change in Indonesia causes long droughts, strong winds, extreme weather and changes in rainfall patterns that are becoming more frequent. In agriculture, climate change has a negative impact on farmers. Farmers' knowledge about climate change is still limited. To anticipate climate change, counseling and FGDs need to be conducted to increase the capacity of farmers. One of the adaptation actions that can be taken to anticipate climate change is postharvest using postharvest tools. This activity aims to increase the adaptation capacity of farmers to weather anomalies by providing assistance with corn and peanut sheller machines. This activity was carried out in the Wonosari Village, Gondangrejo District, Karanganyar Regency with the Makmur 1 and 2 Farmers Group partners. The results of the activity showed that both the corn and peanut sheller machines were suitable for use in Wonosari Village. Both postharvest equipment are very efficient and effective because they accelerate the production of corn and peanuts to be marketed. Thus the two postharvest equipment increase farmers' resilience to the effects of extreme weather by maintaining their economic capacity. Keywords : post harvest, farmer resilience, climate change
Richovy Snack Bar : Pengembangan Produk Snack Bar Berbasis Rengginang di UMKM Varia Surakarta Binardo Adi Seno; Karina Bianca Lewerissa
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 10, No 2 (2021): November
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v10i2.49333

Abstract

Rengginang merupakan jajanan tradisional yang terbuat dari beras ketan yang banyak dijumpai di kota Surakarta. Untuk meningkatkan nilai ekonomis rengginang sekaligus menjangkau pangsa pasar lebih luas terutama generasi muda dibuatlah produk snack bar berbasis rengginang. UMKM Varia Surakarta dipilih karena merupakan salah satu usaha di bidang bakery yang konsisten dalam mengangkat produk-produk tempo dulu. Dalam kegiatan ini, dilakukan pembuatan snack bar berbasis rengginang, pengemasan dan labelling, uji nilai gizi produk serta penghitungan Harga Pokok Penjualan rengginang snack bar. Produk snack bar yang diberi merk “Richovy” ini terdiri dari lapisan crackers, rengginang sebagai “granola” serta toping berupa kacang-kacangan dan teri nasi untuk meningkatkan nilai protein. Hasil uji hedonik terhadap 30 panelis menunjukkan produk ini disukai baik secara tekstur, rasa maupun daya terima keseluruhan berdasarkan uji skoring. Untuk nilai gizi, produk Richovy memiliki nilai protein dan total energi masing-masing sebesar 17, 20% dan 109, 14 kkal. Berdasarkan penghitungan HPP, produk Richovy berada di tengah-tengah range harga produk snack bar komersial. Produk ini diharapkan mampu bersaing dengan produk snack bar yang telah ada di pasaran namun tetap mengangkat kearifan pangan lokal dengan citarasa khas Nusantara
Iptek Mitigasi Sampah Plastik Pada Sekolah Dasar Di Kecamatan Mertoyudan Rasidi Rasidi; Galih Istiningsih; Sambodo Sriadi Pinilih
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 9, No 2 (2020): November
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v9i2.43414

Abstract

Kurangnya kesadaran sebagian masyarakat tentang lingkungan, seperti membuang sampah plastik sembarangan dapat menyebabkan berbagai masalah dan berbagai penyakit. Program mitigasi ini dilakukan untuk mengurangi bahayanya, Tujuannya adalah mampu menyusun langkah – langkah produktif sehingga gerakan mitigasi sampah plastik dan aspeknya membudaya di masyarakat. startegi pelatihan berbasis personal, berorientasi sosial yang tujuannya mengubah, pemikiran, pengetahuan, sikap dan tindakan seseorang. Tahapan kegiatannya: 1) Membangun kesadaran pribadi dengan pedekatan personal, diharapkan mampu mengubah Pemikiran, Sikap, perilaku kesadaran bahaya sampah plastik. 2) Membangun kesadaran kolektif yang berorientasi lingkungan. 3) Membangun kesadaran masyarakat, berbasis budaya sosial. 4) Best Practices dengan aktualisasi hasil tindakan. Keberhasilan program adalah dilaksanakannya model pelatihan mitigasi sampah plastik di sekolah. Hasil pengabdian ini adalah 1) Pengetahuan guru meningkat dari hasil pengukuran rata – rata pretest 60% sedangkan postest 79%, berhasil meningkatkan pengetahuan dengan skala 100 yaitu 18 poin atau 18%. 2) Meningkatnya respon guru terhadap program mitigasi sampah plastik dengan rata – rata respon 79% masuk dalam kategori baik. 3) Meningkatnya respon siswa terhadap program mitigasi dengan rata-rata respon 79.27% masuk kategori baik. Hasil ini menjadi capaian untuk memulai Gerakan mitigasi sampah plastik di sekolah. Hasil ini sebagai bahan untuk meningkatkan program mitigasi sampah plastik yang berdampak pada lingkungan, kesehatan, dan kesejahteraan masyarakat.
Aplikasi Teknologi Proses Pembuatan Cincau Hitam Instan Sebagai Usaha Peningkatan Kesejahteraan Petani Janggelan di Desa Temboro, Kecamatan Karang Tengah, Wonogiri Syamsul Hadi; Okid Parama Astirin; Wisnu Nurcahyo; Gusti Fauza; Haniful Abid
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 10, No 1 (2021): Mei
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v10i1.46374

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan kesejahteraan Petani Janggelan di Desa Temboro, melalui aplikasi teknologi proses pembuatan cincau hitam instan. Cincau hitam merupakan produk pangan yang bermanfaat untuk kesehatan. Bahan baku utama pembuatan cincau hitam adalah tanaman janggelan. Tanaman janggelan ini banyak terdapat di Kabupaten Wonogiri dengan luas tanam sebesar 1.348 Ha dan produksi kering 5.523 ton,  per tahun dimana rata-rata produksi per hektar adalah 4.097 kg. Selama ini pemanfaatan tanaman janggelan hanya dikeringkan dan dikemas dengan pengepresan kemudian didistribusikan untuk memenuhi kebutuhan pasar dalam negeri maupun luar negeri. Hal ini tentunya menghilangkan potensi tambahan insentif yang bisa didapatkan oleh petani dan penduduk lokal karena produk yang dikomersialisasikan adalah bahan mentah bukan produk olahan. Padahal tanaman janggelan ini sangat potensial untuk diproses menjadi cincau hitam instan dalam bentuk powder yang tentunya mempunyai nilai jual yang lebih baik. Oleh sebab itu diperlukan aplikasi teknologi proses untuk mengolah tanaman janggelan ini. Metode yang digunakan untuk pengaplikasian teknologi proses ini adalah 1) perencanaan dan sosialisasi program melalui diskusi dan dialog dua arah,  2) pelaksanaan program dan pelatihan penggunaan alat dan 3) monitoring, evaluasi dan refleksi pelaksanaan program. Adapun program yang disepakati dengan mitra untuk dilaksanakan adalah, rancangan dan pembuatan alat produksi, instalasi dan pelatihan pembuatan produk dan pendampingan strategi pemasaran produk. Program ini diikuti oleh kelompok tani yang tergabung dalam UKM Bumi Makmur dengan kapasitas maksimum produksi 5 kilogram bahan  baku daun janggelan kering, yang kurang lebih setara dengan produk akhir 250 sachet cincau hitam instan (30 gram), yang harga jual di pasarnya adalah Rp4000-Rp5000 rupiah per sachetnya. Melalui kegiatan pengabdian masyarakat skema hibah program teknologi yang didesiminasikan ke masyarakat (PTDM) ini dihasilkan produk cincau hitam instan dengan brand janggelan powder asal Desa Temboro, Wonogiri.

Page 11 of 24 | Total Record : 239