cover
Contact Name
Rio Fernandez Tamba
Contact Email
rio.fernandez@wbi.ac.id
Phone
+6282223399944
Journal Mail Official
jurnalsemar@mail.uns.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
SEMAR
ISSN : 27454223     EISSN : 23023937     DOI : https://doi.org/10.59966/semar.v3i4.2114
SEMAR Journal is a community service journal published and managed by the Institute for Research and Community Service, Sebelas Maret University, Surakarta. This journal is expected to be a tool of information and socialization regarding the results of the dedication of the entire academic community to various kinds of innovations and solutions to multiple problems in society. Articles published in the SEMAR Journal can be in the form of research-based Community Service activities such as Participatory Action Research, Asset-Based Community Development, Community-Based Research, Service Learning and Community Development. SEMAR Journal is a community service journal published and managed by the Institute for Research and Community Service, Sebelas Maret University, Surakarta. This journal is expected to be a tool of information and socialization regarding the results of the dedication of the entire academic community to various kinds of innovations and solutions to multiple problems in society.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 196 Documents
Penyuluhan Pembuatan Pupuk Organik Cair dari Ekstrak Tanaman di Desa Sidowaluyo, Kabupaten Lampung Selatan Pangaribuan, Darwin Habinsaran; Nurmauli, Niar; Sembodo, Dad Resiworo J; Utomo, Setyo Dwi; Gultom, Dame Trully
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 11, No 1 (2022): Mei
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v11i1.59128

Abstract

Potensi lokal tanaman suatu daerah perlu digali untuk mendatangkan kesejahteraan bagi petani.  Desa Sidowaluyo, Kecamatan Sidomulyo, Kabupaten Lampung Selatan memiliki sumber daya pertanian yang dapat dimanfaatkan untuk pembuatan pupuk organik cair dari ekstrak tanaman. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah: 1. Meningkatkan pengetahuan petani tentang manfaat ekstrak tanaman. 2. Meningkatkan keterampilan petani tentang teknik pembuatan pupuk organik cair dari ekstrak tanaman. Metode penyuluhan berupa ceramah, diskusi, dan demonstrasi pembuatan pupuk organik cair dari ekstrak tanaman.  Kegiatan penyuluhan telah dilaksanakan di Desa Sidowaluyo, Kecamatan Sidomulyo, Kabupaten Lampung Selatan pada bulan Oktober  2021.  Hasil pengabdian kepada masyarakat menunjukkan  pengetahuan petani tentang teknik pembuatan ekstrak tanaman meningkat.  Keterampilan petani tentang teknik pembuatan ekstrak tanaman juga meningkat.  Petani berencana akan mulai mempraktikkan cara membuat biostimulan ekstrak tanaman pada tanaman mereka.
Diversifikasi Pemanfaatan Minyak Biji Nyamplung sebagai Upaya Meningkatkan Nilai Tambah Produksi di CV Plantanesia Setyawardhani, Dwi Ardiana; Rakhmawati, Rita; Kaavessina, Mujtahid; Danarto, Y. Calasanctius
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 11, No 1 (2022): Mei
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v11i1.55835

Abstract

Minyak biji nyamplung telah diproduksi di industri kecil maupun menengah dengan cara pengepresan bijinya. Minyak yang belum dimurnikan dijual sebagai bahan baku kosmetik untuk produk skin care dan obat tradisional seperti minyak urut maupun obat gatal. Namun, pengetahuan bahwa minyak ini dapat diolah lebih lanjut untuk produk farmasi belum diketahui pelaku usaha. Komponen utama minyak biji nyamplung berpotensi untuk diolah menjadi bahan bakar alternatif biodiesel sedangkan komponen minornya memiliki efek antibakteri terhadap Staphylococcus aureus dan Escheria coli. Minyak nyamplung juga merupakan sumber senyawa bioaktif. Salah satu konstituen utama dari biji nyamplung, calophyllolide, memiliki aktivitas anti-inflamasi, anti-koagulan, antibakteri dan antikanker. Mengingat manfaat minyak nyamplung yang beragam, maka perlu diberikan penyuluhan pada industri penghasil minyak nyamplung untuk mengembangkan produktivitasnya melalui diversifikasi pemanfaatan minyak nyamplung. Tujuan pengabdian pada masyarakat ini adalah memberikan wawasan kemanfaatan minyak nyamplung, sehingga UMKM yang bersangkutan dapat menghasilkan produk turunan lainnya selain dijual dalam bentuk unrefined oil. Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini dilakukan di CV. Plantanesia. Pelatihan diberikan dalam bentuk sharing pengetahuan dan perkembangan teknologi terkini mengenai pemurnian minyak biji nyamplung serta ekstraksi komponen-komponen mayor dan minor. Penyampaian materi dilakukan melalui kunjungan ke lokasi dan penyuluhan secara daring pada pelaku usaha.
Penerapan Pemakaian Pestisida yang Tepat dalam Mengendalikan Organisme Penganggu Tanaman Sayuran di Desa Tanjung Baru, Indralaya Utara Arsi, Arsi; Sukma, Andika Tiara; SHK, Suparman; Hamidson, Harman; Irsan, Chandra; Suwandi, Suwandi; Pujiastuti, Yulia; Nurhayati, Nurhayati; Umayah, Abu; Gunawan, Bambang
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 11, No 1 (2022): Mei
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v11i1.56894

Abstract

Masyarakat di Desa Tanjung Baru merupakan masyarakat yang mayoritas pekerjaan adalah petani. Tanaman yang banyak di tanam oleh masyarakat tersebut yaitu, tanaman sayuran. Dalam budidaya tanaman sayuran ini banyak sekali permasalahan yang dihadapi. Dalam melakukan pengendaliannya menggunakan pestisida sintetik untuk menekan pertumbuhan dan perkembangan organisme tersebut. Akan tetapi, masyarakat menggunakankan pestisida sintetik sering tidak sesuai ajuran yang ada pada label kemasan pestisida sintetik tersebut. Permasalahan-permasalahan ini terjadi pada pada masyarakat di Desa Tanjung Baru, Kecamatan Indralaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir Sumatera Selatan. kegiatan pengabdian ini diharapkan petani desa Tanjung Baru dapat mengaplikasikan pestisida sintetik dengan baik dan benar. Masyarakat dapat menggunakan pestisida sintetik tepat sasaran terhadap organisme yang dikendalikan di lapangan. Masyarakat dapat menggunakan dosis yang diajurkan dalam label kemasan dan tidak melakukan pemborosan dalam penggunaan pestisida sintetik. Sehingga masyarakat dapat meningkatkan pendapatan dalam budidaya tanaman sayuran. Metode dalam pengabdian ini dengan melakukan kegiatan yaitu, memberikan penyuluhan tentang pemakaian pestisida yang sesuai dosis pada pertanaman sayuran, aplikasi pestisida sintetik yang tepat sasaran terhadap organisme pengganggu di lapangan dan penyuluhan bagaimana cara pengaplikasikan pestisida sintetik dengan baik dan benar. Berdasarkan hasil pengamatan yang dilakukan petani sudah melakukan pengendalian sesuai dosis yang diajurkan. Hal ini setelah dilakukan penyuluhan, banyak petani melakukan penyemprotan pestisida yang tidak sesuai dengan dosis atau takaran. Setiap petani tidak lepas dengan penggunaan pestisida. Pemakaian alat pelindung masih sangat kurang sekali, petani rata-rata memakai masker sebagai alat pelindung
Pelatihan Pembuatan Produk Sabun Cair Serbaguna Sebagai Upaya Inisiasi Usaha Mandiri Masyarakat Desa Tempuran Ngawi Rahmawati, Fitria
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 11, No 2 (2022): November
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v11i2.64403

Abstract

Tempuran adalah sebuah desa di wilayah Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi, Provinsi Jawa Timur dan terdiri dari beberapa dusun, yaitu: Bulakan (ujung timur di pinggir Jalan Raya Ngawi - Maospati), Tempuran, Tempurejo, Munggur, Melikan (di tengah jalur kereta api), Jegolan (wilayah paling ujung selatan), Bendo, dan Bakalan (ujung barat). Sebagian besar geografisnya berupa lahan pertanian umumnya persawahan, dan topografi wilayahnya berupa dataran rendah. Sebagian besar penduduk asli desa Tempuran merupakan petani dan pekerja ladang, dengan jadwal pekerjaan sesuai musim tanam dan musim petik. Sesuai dengan letak georafisnya, desa ini relative mudah dijangkau dan terbuka dari berbagai arah mata angin. Sehingga jika ada usaha mikro dan menengah yang bisa diinisiasi, tidak akan terjadi kesulitan dalam akses pemasaran maupun transport bahan bakunya. Berdasarkan hal tersebut, grup riset solid state chemistry & catalysis (SSC) melakukan pelatihan pembuatan produk sabun cair berbahan baku organik gliserin sebagai dispersan, dan asam sitrun dan/ air lemon sebagai pemberi aroma. Produk sabun cair tersebut berpotensi untuk dikembangkan sebagai usaha mandiri warga karena bahan bakunya mudah didapatkan, selain itu produk sabun cair ini serbaguna, bisa digunakan untuk membersihkan badan, cuci tangan, mencuci piring dan baju. Sehingga, kemungkinan pemasarannya masih luas. Warga mengikuti kegiatan dan dapat mempraktekkan pembuatan dan menghasilkan produk sabun cair dengan baik. Kata kunci : sabun cair serbaguna; masyarakat; ngawi;  pelatihan
Melatih Otot Bagi Lansia untuk Meningkatkan Pengetahuan dan Keterampilan Latihan Beban secara Mandiri di Rumah Ellyas, Intan Suraya; Sunardi, Sunardi; Mariyanto, Muhammad; Lelono, Sarjoko; Margono, Agus; Kristiyanto, Agus
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 11, No 2 (2022): November
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v11i2.64140

Abstract

Pertambahan usia akan memberikan banyak perubahan pada tubuh manusia. Salah satunya dalah penurunan massa otot yang dialami lansia. Penurunan massa otot pada lansia dapat menimbulkan gangguan otot rangka yang progresif dan terjadi secara menyeluruh. Pada kelompok lansia terjadi percepatan hilangnya massa otot dan fungsi gerak sehingga menyebabkan peningkatan risiko jatuh, penurunan fungsional, kelemahan, dan kematian. Sesuai rekomendasi WHO bahwa usia lansia yaitu diatas 65 tahun selain melakukan latihan fisik bersifat aerobik juga melakukan latihan penguatan otot berupa latihan beban yang dilakukan 2 hari dalam satu minggu. Namun, belum banyak kelompok lansia yang mengetahui dan mampu melakukan latihan beban. Kegiatan ini dilakukan  dengan memberikan penyuluhan dan pelatihan bagi kelompok senam Prolanis Sehat Bugar Ceria di Kabupaten Karanganyar. Sehingga tujuan dari pengabdian ini adalah memberikan pengetahuan dan pengenalan berbagai gerakan  latihan beban yang dapat dilakukan secara mudah dan dapat dilakukan secara mandiri di rumah. Dalam pengabdian masyarakat ini, didapatkan hasil peningkatan pengetahuan para lansia tentang manfaat dan cara latihan beban serta dapat mempraktekkan gerakan latihan beban yang baik dan benar. Kata kunci : latihan beban; lansia; sarkopenia
Penyuluhan Pembuatan Pupuk Organik Cair, Pemasaran Online Pada Usaha Hidroponik Panti Asuhan Baitul Hikmah Kabupaten Kuburaya Ekawati, Ekawati; Rizieq, Rahmatullah; Ellyta, Ellyta; Masulili, Agusalim; Sutikarini, Sutikarini
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 11, No 2 (2022): November
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v11i2.63056

Abstract

Meningkatnya biaya produksi untuk kebutuhan nutrisi dan terbatasnya pemasaran sayuran hidroponik yang dihasilkan menjadi kendala yang dihadapi oleh usaha hidroponik panti asuhan Baitul Hikmah. Tujuan dari kegiatan pengabdian pada masyarakat ini adalah: 1) Peningkatan pengetahuan mitra dalam membuat pupuk organik cair sebagai alternatif pendamping pupuk anorganik yang digunakan, dan 2). Peningkatan sistem pemasaran sayuran hidroponik melalui pemasaran online. Setelah dilakukan pelatihan pembuatan pupuk organik cair (POC), dipraktekkan cara pembuatannya POC serta ditunjukkan bahan-bahan yang harus dipersiapkan mendapat respon positif  dan antusias peserta. Hal ini terlihat dari seluruh peserta mengetahui dan paham membuat pupuk organik cair sendiri,  dan seluruh peserta atau 100% peserta tertarik untuk membuat pupuk organik cair karena prosesnya mudah dilakukan dan bahan-bahannya mudah didapat dan tersedia disekitar lingkungan panti. Manfaat lain yang diperoleh yaitu POC yang dihasilkan mempunyai nilai ekonomis karena bisa dijual, dapat mengurangi penggunaan pupuk anorganik yang selama ini digunakan sehingga mengurangi biaya produksi, POC ini diaplikasikan oleh mitra untuk mengurangi ketergantungan terhadap pupuk kimia dan sebagai upaya untuk menjual produk hidrponik yang organik. Penjualan produk sayur hidroponik mitra yang sebelumnya dilakukan secara langsung kepada pengunjung dan langganan tetap, sekarang mulai meningkat dengan menggunakan pemasaran secara online melalui Instagram dan Facebook.Kata kunci : hidroponik; pupuk organik cair; panti asuhan; pemasaran online
Peningkatan Nilai Produk Melalui Perijinan PIRT, Sertifikasi Halal dan Digital Marketing Pada UMKM Sirup Parijoto Fahira, Keke Tamara; Yasin, Rozaq Muhammad
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 11, No 2 (2022): November
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v11i2.64034

Abstract

Tingginya kebutuhan konsumen terhadap pangan menjadikan pelaku usaha yang bergerak dalam bidang kuliner berperan penting dalam penyediaan makanan untuk memenuhi kebutuhan konsumen. Sehingga dalam hal ini menjadi perhatian dan tugas penting bagi seluruh pihak baik pemerintah maupun produsen makanan untuk menjaga keamanan pangan yang diproduksinya, baik dari segi gizi, kebersihan, keamanan, kehalalan dan lain sebagainya. Salah satu program pemerintah dalam menjamin produk makanan aman untuk dikonsumsi masyarakat adalah dengan mengeluarkan izin edar berupa izin PIRT (pangan industri rumah tangga) dan Sertifikasi Halal yang merupakan jaminan resmi dari pemerintah untuk dapat beredar dan aman dikonsumsi bagi seluruh konsumen. PIRT dikeluarkan melalui badan pengawas yaitu Dinas Kesehatan yang terdapat di suatu Kabupaten. Seiring dengan hal tersebut, berbagai peluang untuk melakukan peningkatan kinerja pemasaran muncul melalui platform marketplace.Pengabdian ini melakukan pendekatan pemberdayaan pemanfaatan PIRT, Sertifikasi Halal dan digital marketing melalui platform marketplace untuk meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk dan kinerja pemasaran. Melalui pengabdian ini terjadi peningkatan nilai produk dengan memperoleh izin PIRT, Sertifikasi Halal dan jangkauan pasar yang lebih luas dengan menggunakan platform marketplace pada produk sirup parijoto. Kata kunci: Digital Marketing; PIRT; Sertifikasi Halal; Sirup Parijoto
Pengembangan Budidaya Tanaman Sayuran Secara Vertikultur dan Akuaponik Budikdamber (Budidaya Ikan dalam Ember) sebagai Solusi Usaha Pertanian di Lahan Terbatas Lakshitarsari, Kynthavi Paramitha; Romadhoni, Muhammad Hafizh; Suryanti, Venty
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 11, No 2 (2022): November
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v11i2.51437

Abstract

Pandemi Covid-19 mempunyai pengaruh terhadap ekonomi warga masyarakat, terutama bagi warga yang hanya bergantung pada penghasilan harian. Salah satu cara untuk meringankan beban ekomoni warga akibat dampak pandemi Covid-19 adalah memberdayakan masyarakat untuk menerapkan konsep kawasan rumah pangan lestari agar mengoptimalkan lahan pekarangan. Kegiatan ini mengenalkan budidaya tanaman sayuran dan ikan dengan vertikultur dan akuaponik budikdamer (budidaya ikan dalam ember). Tujuannya adalah untuk membantu mewujudkan kemandirian pangan dan gizi keluarga serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat karena adanya peluang bisnis dari kegiatan budidaya tanaman sayuran dan ikan di pekarangan. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan dalam beberapa tahapan, yaitu sosialisasi/penyuluhan, pelatihan dengan pendampingan perakitan instalasi vertikultur dan akuaponik budikdamer serta pendampingan pemeliharaan tanaman dan ikan. Kegiatan pengabdian ini mendapat respon yang positif dan antusiasme dari warga masyarakat. Masyarakat telah merasakan manfaat dari kegiatan ini baik dari segi ekonomi mapun estetika. Kata kunci: akuaponik; budidaya ikan dalam ember; lahan terbatas; sayuran; vertikultur
Pelatihan Pengisian Mini Mental State Examination (MMSE) dan Eight-item Informant Interview to Differentiate Aging and Dementia (AD8) untuk Deteksi Dini Demensia Alzheimer bagi Tenaga Kesehatan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama Ristinawati, Ira; Mirawati, Diah Kurnia; Subandi, Subandi; Danuaji, Rivan; Budianto, Pepi; Prabaningtyas, Hanindia Riani; Tedjo, Raden Andi Ario; Putra, Stefanus Erdana; Hafizhan, Muhammad
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 11, No 2 (2022): November
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v11i2.66400

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk  untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran para tenaga kesehatan di fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) tentang pentingnya cara pengisian kedua instrumen tersebut dalam rangka deteksi dini demensia Alzheimer. Kegiatan ini juga bertujuan mengarahkan para tenaga kesehatan di FKTP untuk melakukan skrining pada pasien yang memiliki faktor risiko mengalami demensia Alzheimer sehingga tatalaksana dini yang lebih baik dapat diterapkan pada penderita demensia Alzheimer yang tentunya dapat meningkatkan kualitas hidup pasien tersebut. Target yang dicapai adalah peningkatan pemahaman dan informasi terkait cara pengisian MMSE dan AD8 dan manfaat skrining demensia Alzheimer. Metode pelaksanaan kegiatan pemberdayaan dan pengabdian masyarakat pada mitra berupa pemetaan demografi tenaga kesehatan FKTP potensial yang dilanjutkan dengan koordinasi dan kolaborasi dengan bagian Diklit RSUD Dr. Moewardi Surakarta untuk promosi dan pelaksanaan pelatihan daring. Selanjutnya, peneliti melakukan pelatihan dengan cara menjelaskan cara pengisian MMSE dan AD8 serta manfaat skrining demensia Alzheimer, simulasi interaktif cara pengisian MMSE dan AD8 dengan probandus, diskusi dan tanya jawab, serta evaluasi. Hasil pengabdian ini menunjukkan bahwa para tenaga kesehatan memiliki pemahaman yang meningkat dibandingkan sebelum pelatihan tentang cara dan manfaat pengisian MMSE dan AD8 dalam skrining demensia Alzheimer, sehingga meningkatkan kesadaran para tenaga kesehatan di FKTP akan dampak buruk peningkatan kejadian demensia Alzheimer yang dapat timbul akibat keterlambatan diagnosis. Kata kunci: demensia Alzheimer; pelatihan; tenaga kesehatan; MMSE; AD8
Pelatihan Pembuatan Sushi Sebagai Salah Satu Ide Untuk Berwirausaha Prasetyani, Dwi; Mahendrastiti, Alma Evangelista
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 11, No 2 (2022): November
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v11i2.61466

Abstract

Seiring dengan adanya pandemi COVID-19, tingkat pengangguran terbuka semakin meningkat dikarenakan banyak perusahaan yang merumahkan para pekerjanya. Maka dari itu, permasalahan pengangguran menjadi polemik yang perlu untuk dicarikan solusi yang tepat. Dalam menanggulangi hal ini merupakan tanggung jawab bersama, kontribusi yang dapat dilakukan bersama adalah dengan membuka lapangan kerja atau dapat dikatakan menjadi wirausaha. Oleh karena itu, guna memberikan daya kekuatan pada masyarakat daerah sekitar Kabupaten Boyolali agar dapat mandiri dengan potensi yang dimiliki, maka diadakannya pelatihan pembuatan sushi. Sushi dipilih dikarenakan makanan yang popular di kalangan masyarakat meskipun berasal dari Jepang, bahan-bahan nya pun mudah untuk didapatkan, merupakan makanan yang kaya akan protein, serta merupakan makanan yang diolah dengan kreativitas, sehingga masyarakat dapat berkreasi sekreatif mungkin. Maka, dengan pelatihan pembuatan sushi diharapkan juga menjadi salah satu terwujudnya ekonomi kreatif dengan menjadi wirausaha. Kegiatan ini dilakukan dengan metode demo memasak dan praktik langsung yang dilakukan oleh peserta yang mayoritas adalah para ibu rumah tangga. Dengan metode ini, para peserta sangat antusiasn dan dapat memahami dengan mudah tahapan demi tahapan proses pembuatan sushi. Dari hasil kegiatan ini, para beserta berhasil dalam membuat dua macam sushi yaitu makizushi dan oshizushi.  Kata kunci : pengangguran; pelatihan; sushi; wirausaha

Page 5 of 20 | Total Record : 196