cover
Contact Name
M. Syaifuddin S.
Contact Email
syaifuddin@stkipjb.ac.id
Phone
+6281456060279
Journal Mail Official
corcysseminar@gmail.com
Editorial Address
Jl. Pattimura III/20 Jombang
Location
Kab. jombang,
Jawa timur
INDONESIA
Prosiding Conference on Research and Community Services
Published by STKIP PGRI Jombang
ISSN : -     EISSN : 26861259     DOI : -
Core Subject : Economy, Education,
CORCYS merupakan konferensi tahunan bersifat nasional yang diadakan oleh Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) STKIP PGRI Jombang yang bertujuan untuk mempublikasikan hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk prosiding. Fokus artikel hasil penelitian dan pengabdian yang akan diterbitkan adalah artikel penelitian dan pengabdian kepada masyarakakt bersifat umum yang mencakup; 1) Pendidikan 2) Ekonomi dan Bisnis, 3) Sosial Humaniora, 4) Saintek, 5) Kesehatan, dan 6) Hukum
Articles 544 Documents
MANIPULASI MATEMATIKA SISWA SD DALAM MENYELESAIKAN SOAL PECAHAN Eny Suryowati; Rifa Nurmila
Prosiding Conference on Research and Community Services Vol 2, No 1 (2020): Second Prosiding Conference on Research and Community Services
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Materi pecahan merupakan salah satu materi yang kompleks untuk anak Sekolah Dasar. Operasi penjumlahan dan pengurangan pecahan merupakan salah satu bagian dari materi pecahan yang dipelajari di Sekolah Dasar.  Konsep pecahan akan menjadi lebih nyata jika menggunakan media yang tepat. Salah satu media yang bisa digunakan adalah clock-face fraction. Media ini dapat digunakan siswa untuk melakukan manipulasi matematika dalam menyelesaikan soal pecahan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana siswa SD kelas 4 melakukan manipulasi matematika dalam menyelesaikan soal pecahan. Dua siswa SD kelas 4 akan diberi penjelasan tentang penggunaan clock-face fraction, kemudian siswa diberi soal pecahan untuk dikerjakan dengan bantuan clock-face fraction. Saat siswa mengerjakan akan diamati bagaimana proses siswa mengerjakan dan setelah itu akan dilakukan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa subjek 1 merepresentasikan pecahan secara simbol kemudian menggunakan benda konkrit clock-face fraction, sedangkan subjek 2 merepresentasikan pecahan menggunakan benda konkrit dahulu kemudian mengubahnya menjadi simbol matematika. Subjek 1 dan subjek 2 merepresentasikan operasi penjumlahan dan pengurangan pecahan menggunakan benda konkrit clock-face fraction kemudian menuliskan simbol matematika penjumlahan dan pengurangan pecahan. Subjek 1 dan subjek 2 membandingkan dua pecahan menggunakan benda konkrit clock-face fraction kemudian menyimpulkan hasilnya dalam bentuk simbol matematika.
RELEVANSI ANTARA INFORMATION AND MOTIVATION PADA BEHAVIORAL PERFORMANCE ORANG TUA DALAM PENCEGAHAN RELAPSE KETOACIDOSIS DIABETIKUM PADA ANAK DENGAN DM TIPE 1 Achmad Kusyairi; Ana Fitria Nusantara
Prosiding Conference on Research and Community Services Vol 2, No 1 (2020): Second Prosiding Conference on Research and Community Services
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes mellitus tipe 1 adalah penyakit autoimun kronis yang berhubungan dengan kerusakan pada sel β pankreas yang merupakan penghasil insulin. Menejemen DM tipe 1 adalah untuk mencapai kontrol metabolik yang optimal, mencegah terjadinya komplikasi akut, mencegah komplikasi jangka panjang baik mikrovaskular maupun makrovaskular, serta membantu psikologis anak dan keluarga. Orang tua sebagai penanggung jawab utama pada anak dengan diabetes melitus tipe 1 memiliki peranan penting dalam mencegah terjadinya komplikasi KAD secara berulang. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis relevansi informasi dan motivasi pada behavioral performance orangtua dalam pencegahan relapse ketoasidosis diabetikum pada anak dengan DM tipe I. Desain yang digunakan pada penelitian ini analitik korelasi dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini mengikutsertakan 36 responden orang tua/keluarga dengan anak penderita DM Tipe I yang pernah mengalami KAD, menggunakan total sampling. Pengambilan data menggunakan kuesioner (information, motivation) dan lembar observasi (behavioral performance). Data hasil penelitian ini diolah menggunakan SPSS untuk menganalisis relevansi antar variabel. Hasil dari penelitian ini didapatkan Information keluarga tentang pencegahan Relapse Ketoasidosis Diabetikum sebagian besar pada kategori sedang dengan jumlah 22 responden (61%), sedangkan Motivation semua pada kategori tinggi dengan jumlah 36 responden (100%), sedangkan Behavioral performance keluarga sebagian besar pada kategori baik dengan jumlah 31 responden (86,1%). Dengan hasil analisis bahwa terdapat relevansi antara information and Motivation pada behavioral performance orang tua dalam pencegahan relapse Ketoasidosis Diabetikum pada anak dengan Diabetes Mellitus Tipe I. Information, Motivation merupakan faktor utama yang mendasar dari inisiasi terbentuknya behavioral performance yang baik. Information yang akurat dapat dengan mudah diterjemahkan ke dalam kinerja perilaku kesehatan,  sedangkan motivation pribadi dan sosial untuk bertindak atas informasi tersebut, sehingga terbentuk rasa percaya diri untuk melakukan behavioral performance dalam perilaku kesehatan yang efektif.
PENGARUH METODE EMODEMO MODUL ASI SAJA CUKUP TERHADAP PELAKSANAAN ASI EKSKLUSIF 1-3 HARI POSTPARTUM. Wahida Yuliana; Bawon Nul Hakim
Prosiding Conference on Research and Community Services Vol 2, No 1 (2020): Second Prosiding Conference on Research and Community Services
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

EMODEMO (Emotional Demonstration) adalah sebuah panduan kegiatan yang sangat partisipatif yang bertujuan untuk menyampaikan pesan sederhana dengan cara menyenangkan dan atau menyentuh emosi, menggunakan alat peraga sehingga membuatnya mudah diingat dan inovatif dibandingkan dengan strategi perubahan perilaku sebelumnya (Mahani, Dkk. 2017). Modul emodemo salah satunya adalah terkait pemberian ASI saja cukup melalui metode yang interaktif, menyenangkan dan dapat menjadi pilihan dalam permasalahn terkait praktek ASI ekslusif.. Masalah dalam pemberian ASI di Indonesia berdasarkan hasil analisis Riskesdas 2013 antara lain presentasi bayi yang menyusu eksklusif enam bulan sebesar 15,3%, presentase  inisiasi menyusu dini kurang dari satu jam setelah lahir sebesar 29,3%, sebagian besar bayi mulai disusui pada kisaran waktu 1-6 jam setelah lahir, persentase proses menyusui bayi setelah 48 jam sebesar 11,1 % (Astuti, dkk., 2015). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Metode Emodemo Modul ASI saja Cukup  terhadap pelaksanaan ASI eksklusif hari 1-3. Penelitian ini menggunakan desain penelitian quasy experimental. Populasinya adalah ibu hamil trimester III di wilayah kerja Puskesmas Kraksaan. Teknik sampling yang digunakan adalah Purposive sampling. Analisis yang digunakan adalah uji statistik chi-square tingkat kemaknaan 95% (alpha 0,05). Hasil uji statistik menggunakan SPSS didapatkan p value 0,000 < 0,05 yang artina terdapat pengaruh emodemo modul ASI saja cukup terhadap pemberian ASI eksklusif 1-3 hari. Metode ini sangat penting untuk dapat merubah perilaku masyarakat khususnya terkait pelaksanaan ASI eksklusif. Saran untuk tenanga kesehatan dan semua pihak untuk mendukung kegiatan emodemo yang mampu merubah perilaku sehingga cakupan asi eksklusif mencapai target pemerintah
DILEMA PRAKTIK JURNALISME BENCANA DI TENGAH PANDEMI COVID-19 Chelin Indra Sushmita; . Pawito; Andre Novie Rahmanto
Prosiding Conference on Research and Community Services Vol 2, No 1 (2020): Second Prosiding Conference on Research and Community Services
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini memaparkan dilema praktik jurnalisme bencana oleh jurnalis online di Kota Solo di tengah pandemi Covid-19 yang berbeda dengan situasi normal. Serangkaian wawancara dilakukan kepada 10 wartawan media massa online yang kemudian dianalisis dan disajikan dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan situasi dilema yang dialami jurnalis online selama pandemi setidaknya terjadi dalam dua hal, yakni peliputan dan penulisan berita yang berempati. Para jurnalis harus memikirkan keselamatan diri selama peliputan lantaran risiko tertular wabah sangat besar lantaran tidak ada berita yang bisa dibayar dengan nyawa. Reporter harus memilih tema yang menarik untuk membangkitkan optimisme serta penting diketahui pembaca pada masa krisis yang penuh dengan ketidakpastian. Sementara dalam proses penyuntingan dan penerbitan berita, editor media massa online harus menemukan sudut pandang yang menarik dan mampu mengembangkan berita dengan kreativitas dengan bahan terbatas
PENINGKATAN HASIL BELAJAR BAHASA INGGRIS SISWA KELAS IX-MTSN 1 MEDAN MELALUI PENGGUNAAN MODEL ROPES TA 2019/2020 Karty Maulita
Prosiding Conference on Research and Community Services Vol 2, No 1 (2020): Second Prosiding Conference on Research and Community Services
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Observasi nilai ulangan harian Bahasa Inggris di kelas IX-11 dengan nilai rata-rata kelas adalah 71,52 yang berarti bahwa masih di bawah ketuntasan kriteria minimal (KKM) yaitu sebesar ≥75, maka tujuan penelitian ini yaitu untuk meningkatkan hasil belajar Bahasa Inggris kelas IX-11 melalui model pembelajaran ROPES. Penelitian dilakukan pada siswa kelas IX-11 MTs Negeri 1 Medan semester genap 2019/2020 yang berjumlah 44 orang.Desain penelitian yang akan digunakan adalah model Kemmis dan Mc Taggart. Metode Pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi, post-test, dan wawancara. Persentase hasil belajar siswa pada kegiatan pra-siklus ke siklus 1 mengalami peningkatan yang awalnya 61,11% menjadi 77,77% dengan hasil perolehan nilai N-gain  sebesar 0,332 yang berarti peningkatan dalam kategori sedang. Kemudian hasil belajar dari siklus 1 mengalami peningkatan  pada siklus 2 yaitu menjadi 94,4% dengan hasil perolehan nilai N-gain sebesar 0,459 yang berarti peningkatan dalam kategori sedang. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran ROPES dapat meningkatkan hasil belajar Bahasa Inggris siswa kelas IX-11 MTsN 1 Medan  Tahun Ajaran 2019/2020.
ANALISIS KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS VERBAL SISWA BERKEPRIBADIAN INTROVET DALAM MENYELESAIKAN SOAL MATEMATIKA Veny Fatimatuz Zahro; Abdul Rozak
Prosiding Conference on Research and Community Services Vol 2, No 1 (2020): Second Prosiding Conference on Research and Community Services
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan komunikasi matematis dapat diartikan sebagai suatu kemampuan siswa dalam menyampaikan sesuatu yang diketahuinya melalui peristiwa dialog atau saling hubungan yang terjadi di lingkungan kelas, dimana terjadi pengalihan pesan yang berkaitan dengan matematika. Khususnya dalam menyelesaiakan soal matematika diperlukan komunikasi secara verbal yaitu lisan dan tertulis. Melalui komunikasi guru dapat memahami kemampuan siswa dalam menginterpretasikan dan mengekspresikan pemahamannya tentang konsep dan proses matematika yang mereka pelajari. Faktor yang mempengaruhi komunikasi salah satunya yaitu tipe kepribadian. Menurut teori Jung, tipe kepribadian ada dua yaitu intovet dan ekstrovet. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Subjek penelitian ini yaitu 2 siswa berkemampuan tinggi yang memiliki tipe kepribadian introvet. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, tes tertulis, angket, dan dokumentasi. Peneliti menggunakan triangulasi waktu untuk menguji keabsahan data. Data yang diperoleh dianalisis berdasarkan indikator kemampuan komunikasi matematis secara tertulis maupun lisan yang telah dibuat oleh peneliti. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa subjek pertama menuliskan dan menjelaskan penyelesaian soal dengan sistematis dan rinci serta menuliskan kesimpulan dengan bahasa sendiri. Subjek kedua menuliskan dan menjelaskan penyelesaian soal dengan sistematis sesuai dengan penalarannya dan menuliskan kesimpulan dengan bahasa sendiri. Adanya penelitian ini diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai sikap yang harus diambil oleh guru dalam menyikapi siswa yang memiliki tipe kepribadian introvet.
REBAHAN (REMAJA BERAKTIVITAS HADAPI PANDEMI) PRODUKTIF Brivian Florentis Yustanta; Dian Purmitasari
Prosiding Conference on Research and Community Services Vol 2, No 1 (2020): Second Prosiding Conference on Research and Community Services
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemerintah sudah mulai menerapkan adaptasi kebiasaan baru (new normal) di masa pandemi Covid-19. Secara alamiah, remaja memiliki kecenderungan untuk lebih tertarik berinteraksi kepada teman sebaya (peer group). Jika remaja sering beraktivitas di luar rumah tanpa menerapkan protokol kesehatan, saat di rumah bisa menularkan kepada orang yang rentan yang ada didalam rumah tersebut. Di masa pandemi ini remaja diharuskan lebih banyak menghabiskan waktu di rumah, hal tersebut membuat remaja menjadi kurang produktif dan hanya bermalas-malasan saja. Kegiatan pengabdian ini diselenggarakan secara daring pada tanggal 25 - 26 Juli 2020 dengan melibatkan 3 narasumber dengan topik: kiat aktif remaja menghadapi pandemi, kesehatan reproduksi pada remaja saat pandemi dan peran pemuda dalam ketahanan pangan saat pandemi. Populasi dalam kegiatan ini adalah semua peserta yang mengikuti kegiatan ini via Zoom atau Youtube Live. Jumlah peserta kegiatan pengabdian sejumlah 228, dimana 43 peserta mengikuti via Zoom dan 185 peserta mengikuti via Youtube Live. Teknik sampling menggunakan purposive sampling sehingga didapatkan besar sampel 202 peserta. Hasil pengabdian didapatkan bahwa mayoritas peserta berusia 15 – 24 tahun sejumlah 141 peserta (69,8%), berjenis kelamin perempuan sejumlah 145 peserta (71,8%), pelajar SMA sejumlah 145 peserta (71,8%), berasal dari Jawa Timur sejumlah 158 peserta (78,2%), mengikuti kegiatan melalui media Youtube Live sejumlah 160 peserta (79,2%), dan tingkat pengetahuan peserta setelah mengikuti kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah baik sejumlah 187 peserta (92,6%). Dengan diadakannya kegiatan REBAHAN (Remaja Beraktivitas Hadapi Pandemi) PRODUKTIF dapat memberikan wawasan kepada remaja agar tetap bisa produktif meskipun aktivitas diluar rumah dibatasi, remaja dapat berdiskusi tentang kiat aktif pada saat pandemi, menjaga kesehatan reproduksi pada saat pandemi, dan menjaga ketahanan pangan pada saat pandemi.
SURVEI TINGKAT KETERLAKSANAAN PENDIDIKAN JASMANI OLAHRAGA DAN KESEHATAN (STUDI PADA SD/MI,SMP/MTs SE-KECAMATAN MEGALUH) Arum Marinda; Rahayu Prasetiyo
Prosiding Conference on Research and Community Services Vol 2, No 1 (2020): Second Prosiding Conference on Research and Community Services
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan jasmani, olahraga, dan kesehatan (PJOK) merupakan proses pendidikan yang memanfaatkan aktivitas jasmani yang bertujuan untuk melatih mental individu serta dapat mengembangkan aspek emosional, penalaran dan tindakan moral. Keterlaksanaan PJOK di sekolah sangatlah penting untuk menunjang kinerja fisik serta mental siswa. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui tingkat keterlaksanaan PJOK pada SD/MI,SMP/MTs se Kecamatan Megaluh. Penelitian ini menggunakan instrumen Pangkalan Data Pendidikan Jasmani Olahraga Indonesia (PDPJOI), meliputi 4 aspek yaitu : 1) Aspek ketersediaan sarana prasarana pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan, 2) Aspek ketersediaan tenaga pendidik yang kompeten sesuai bidangnya, 3) Aspek kinerja tenaga pendidik dalam kurun waktu satu tahun terakir pada pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan, 4) Aspek prestasi dan penghargaan yang diperoleh guru dan siswa selama satu tahun terakir pada pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan. Sampel penelitian ini adalah seluruh SD/MI,SMP/MTs se Kecamatan Megaluh  yang total keseluruhan sebanyak 33 sekolah. Berdasarkan hasil pengolahan data dan hasil analisis diperoleh data rekapitulasi tingkat keterlaksanaan PJOK pada SD/MI,SMP MTs se Kecamatan Megaluh. yaitu : ketersediaan sarana dan prasarana olahraga mendapatkan nilai 166 masuk dalam kategori ‘’B’’ baik. ketersediaan tenaga pelaksana mendapatkan nilai 171 masuk dalam kategori ‘’B’’ baik. hasil kerja kurun 1 tahun lalu mendapatkan nilai 177 masuk dalam kategori ‘’C’’ cukup. dan prestasi dan pengharagaan kurun 1 tahun lalu mendapatkan nilai 45 masuk dalam kategori ‘’E’’ kurang sekali. Kesimpulannya adalah hasil yang diperoleh untuk tingkat keterlaksanaan PJOK pada SD/MI,SMP/MTs Kecamatan Megaluh mendapatkan nilai total 560 masuk dalam kategori ‘’C’’cukup.
HUBUNGAN DUKUNGAN SUAMI DENGAN KEJADIAN UNMET NEED KB PADA PASANGAN USIA SUBUR (PUS) DI WILAYAH DESA KEPUH KECAMATAN KERTOSONO KABUPATEN NGANJUK Siti Asiyah; Susmita Kuning Wangi
Prosiding Conference on Research and Community Services Vol 2, No 1 (2020): Second Prosiding Conference on Research and Community Services
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Unmet need merupakan suatu kebutuhan akan alat kontrasepsi yang tidak terpenuhi. Wanita usia subur dikatakan unmet need jika ingin menunda kehamilan atau mengakhiri kehamilan untuk masa dua tahun berikutnya tetapi tidak menggunakan alat kontrasepsi. Dukungan suami manjadi salah satu faktor yang berhubungan dengan pemilihan dan pengunaan kontrasepsi .Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungam dukungan suami dengan kejadian unmet need kb pada Pasangan Usia Subur (PUS). Desain yang digunakan adalah studi korelasi pendekatan cross sectional. Variabel dependen dukungan suami dan variabel independen kejadian unmet need. Populasi pasangan usia subur di wilayah desa kepuh sebanyak 436 pasangan. Dengan sampel 63 responden. Diambil dengan teknik simple random sampling. Data dukungan suami dan unmet need dikumpulkan melalui kuesioner pada tanggal 8 Juli  sampai 15 Juli 2020 dianalisis dengan uji korelasi koefisien kontigensi dengan (α) 5% = (0,05). Dan hasil yang didapat jumlah unmet Need sebanyak 35 responden di wilayah desa kepuh kecamatan kertosono kabupaten nganjuk tahun 2020. Hasil penelitian didapatkan sebagian besar suami tidak mendukung istrinya dalam memenuhi kebutuhan kontrasepsi yaitu berjumlah 35 responden (56%). Ada hubungan yang signifikan antara dukungan suami dengan dengan kejadian unmet need keluarga berencana (p=0,000˂ 0,05 maka H0 ditolak) di wilayah Desa Kepuh dengan tingkat hubungan sangat rendah. Ibu yang tidak mendapatkan dukungan suami terhadap keluarga berencana bisa disebabkan karena suami menginginkan anak dalam jumlah tertentu, pendapat negatif bahwa memakai keluarga berencana (KB) tertentu dapat mengganggu hubungan seksual. Semakin tua umur seseorang maka akan semakin besar risiko seseorang untuk hamil, terjadinya unmet need dikarenakan adanya presepsi yang salah terhadap kemampuan untuk hamil.
PROFIL KEMAMPUAN PESERTA DIDIK DENGAN TINGKAT DISPOSISI MATEMATIS DALAM MENYELESAIKAN TUGAS PRE-SOLUTION POSING Esty Saraswati Nur Hartiningrum; Hilda Rahmawati Afasma
Prosiding Conference on Research and Community Services Vol 2, No 1 (2020): Second Prosiding Conference on Research and Community Services
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengajuan soal memiliki pengaruh positif terhadap kemampuan siswa untuk memecahkan masalah, untuk membantu siswa dalam memahami soal dapat dilakukan dengan menulis kembali soal dengan kata-kata sendiri, menulis soal dalam bentuk lain atau dalam bentuk yang operasional. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif-kualitatif yang memiliki tujuan penelitian untuk mendeskripsikan kemampuan peserta didik dengan tingkat disposisi matematis dalam menyelesaikan tugas pre-solution posing. Pemilihan subjek penelitian melalui angket yang diisi melalui google form oleh peserta didik kelas 8E SMP N 1 Mojoagung. Pengambilan data didapatkan dari hasil tugas pengajuan soal serta wawancara yang dilaksakan sebanyak dua kali. Validasi data yang digunakan dalam penelitian ini adalah triangulasi waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peserta didik yang memiliki tingkat disposisi matematis rendah dapat mengajukan dua soal. Peserta didik yang memiliki tingkat disposisi matematis sedang dapat mengajukan tiga soal. Peserta didik dengan tingkat disposisi matematis tinggi dapat mengajukan lima soal.