cover
Contact Name
Randy Muhammad Anif
Contact Email
randy.071199@gmail.com
Phone
+6285227788222
Journal Mail Official
runtiko@gmail.com
Editorial Address
Acta Diurna: Jurnal Ilmu Komunikasi
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
Acta Diurna: Jurnal Ilmu Komunikasi
ISSN : 4126443     EISSN : 26206676     DOI : https://doi.org/10.20884/1.actadiurna
Core Subject : Education, Social,
JAD aims to encourage research in communication studies. Topics addressed within the journal include but are not limited to: Media dan culture studies; Political communication; Cross-cultural communication; Business communication; Organizational communication; Health communication.
Articles 248 Documents
MODEL KOMUNIKASI KESEHATAN ISLAMI DALAM TRADISI PESANTREN Uud Wahyudin
Jurnal Ilmu Komunikasi Acta Diurna Vol 13 No 2 (2017)
Publisher : Jurusan Ilmu Komunkasi FISIP Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (83.245 KB)

Abstract

Culture will affect the way, style, perception of the object in communicating. Conversely,communication builds a culture owned by groups, ethnic, race, ethnicity, and nation. In thepesantren tradition, developing a life-long teacher-student relationship system for both kyai andsantri. Tradition of the pesantren with the uniqueness of the cultural framework, has a differentcommunication behavior with the behavior in public education. In accordance with the learningtechniques known in the tradition of pesantren, such as sorogan, bandongan, and so on, then theprocess of delivering health communication messages occur in the learning process. Each santriinterpreted an object based on a process of reflection on everyday experience that is internalizedinto value. These values are also underlying students perform an election or decision-making inhis life. This study aims to find a model of health communication developed in the tradition ofboarding schools. In the pesantren tradition, health communication that develops is interpersonalhealth communication, group health communication, and health communication organization. Inthis research found three mean of health communication proposed by santri based on consciousexperience that is health communication which is process of delivering health and hygieneinformation which usually done by kyai to santri at sorogan, group health communication atbandongan, and health communication organization at when discussing activities or healthprograms undertaken.
Mengetahui Tanggapan Publik Terhadap Inisiatif Sosial Perusahaan Khairunnisa Nurul Azizah
Jurnal Ilmu Komunikasi Acta Diurna Vol 17 No 2 (2021)
Publisher : Jurusan Ilmu Komunkasi FISIP Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (544.068 KB) | DOI: 10.20884/1.actadiurna.2021.17.2.4331

Abstract

The Corporate Social Initiatives (CSI) is an essential component in increasing public acceptance of the company. Previous research has shown that corporate social marketing is the most effective type of corporate social initiative in influencing the company's image in the public's eyes. Social media is one of the new communication channel options to socialize the company's social initiatives to the public due to the high number of social media users in Indonesia. This study explores how corporate social initiatives and message content affect public responses to posts on social media specifically for corporate social responsibility from Pertamina, namely the Pertamina Foundation.
POLITICAL MARKETING POLITISI PEREMPUAN DI MEDIA SOSIAL (ANALISIS RETORIKA PUBLIK PADA AKUN INSTAGRAM @puti_soekarno) Ruvira Arindita; Harza Putra Hartanto
Jurnal Ilmu Komunikasi Acta Diurna Vol 14 No 2 (2018)
Publisher : Jurusan Ilmu Komunkasi FISIP Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (757.978 KB) | DOI: 10.20884/1.actadiurna.2018.14.2.1357

Abstract

Partisipasi perempuan Indonesia dalam kancah politik semakin meningkat. Salah satu sosok politisi perempuan yang mencuri perhatian adalah Puti Guntur Soekarno Sebelumnya sudah cukup banyak keturunan presiden RI pertama yang aktif dalam politik praktis bahkan Megawati Soekarno Putri berhasil terpilih menjadi presiden perempuan pertama di negeri ini. Kemunculan Puti sebagai Calon Wakil Gubernur Jawa Timur mengukuhkan regenerasi politisi perempuan dalam trah Soekarno. Namun tidak cukup dengan mengandalkan nama besar keluarga, untuk memperkenalkan diri ke hadapan konstituen Puti harus memiliki strategi tertentu. Peneliti tertarik untuk mengetahui bagaimana Political Marketing yang dilakukan oleh Puti melalui Retorika Publik di akun Media Sosial. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis isi dengan pendekatan kualitatif. Unit analisis adalah foto-foto dari akun Instagram @puti_soekarno yang diunggah selama periode Pilkada yaitu Februari – Juni 2018. Kemudian foto, keterangan foto dan tanda pagar (hashtags) yang dipakai akan dianalisis berdasarkan teori Retorika Publik Aristoteles (Ethos, Pathos, Logos) dan dikaitkan dengan kategori Political Marketing Peter Montoya (Kebijakan, Figur, Partai dan Pencitraan). Berdasarkan temuan peneliti, kategori Political Marketing yang paling dominan digunakan oleh Puti adalah Figur dan Partai. Upaya political marketing tersebut didukung oleh gaya Retorika Publik yang mengedepankan Pathos (membangkitkan emosi positif) dan Ethos (menunjukkan kredibilitas komunikator) dibandingkan Logos (logika).
Strategi Digital Branding Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Melalui Media Sosial Lyra Vellaniza Ferbita; Yanti Setianti; Susanne dida
Jurnal Ilmu Komunikasi Acta Diurna Vol 16 No 2 (2020)
Publisher : Jurusan Ilmu Komunkasi FISIP Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (537.646 KB) | DOI: 10.20884/1.actadiurna.2020.12.2.2865

Abstract

Media Sosial menjadi salah satu media yang digunakan LIPI untuk menghilangkan anggapan yang kaku dan birokratis. Media sosial digunakan untuk memasyarakatkan hasil penelitian dan menjadi media untuk melakukan branding yakni melalui strategi digital branding. Tujuan dari penulisan ini adalah mengetahui bagaimana strategi digital branding media sosial LIPI dibuat untuk memasyarakatkan hasil riset dan membentuk citra positif lembaga. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan studi literatur dan melakukan wawancara dengan pengelola media sosial LIPI dan koordinator media massa LIPI. Adapun hasil penelitian yakni, Tim Humas LIPI dalam membuat strategi digital branding sesuai dengan pendekatan I-Branding yakni, Understanding Customer yakni media sosial dibuat dengan memperhatikan kebutuhan informasi followers yang berbeda-beda pada setiap platform media sosial, Marketing Communication yakni sebagai sebuah brand LIPI memahami pentingnya komunikasi dua arah dengan followersnya agar tercipta komunikasi positif, Interactivity yakni media sosial sebagai wadah berdiskusi dan menstimulasi publik untuk berdiskusi memberikan masukan terkait lembaga, dan Content yakni konten informasi dibuat menarik, mudah dipahami, menggunakan bahasa popular dan telah terverifikasi ilmiah sehingga dapat dipertanggung jawabkan. Dalam mengelola media sosialnya, Tim Humas LIPI melakukan pemetaan khalayak yang menentukan jenis konten dan informasi yang akan diposting di media sosial. Dapat ditarik kesimpulan bahwa dengan keterbatasan dan hambatan dalam peralatan, Sumber Daya Manusia (SDM) dan pendanaan dapat diatasi dengan strategi digital branding yang tepat sehingga salah satu media sosial LIPI yakni Instagram memiliki followers terbanyak se LPNK di bawah Kementerian Riset dan Teknologi RI dan menjadi rujukan informasi sains.
TERPAAN MEDIA SOSIAL DAN EKUITAS MEREK Feby Almaida; Arintowati Hartono; Rosita Anggraini; Irwansyah Irwansyah; Niken Febrina Ernungtyas
Jurnal Ilmu Komunikasi Acta Diurna Vol 16 No 1 (2020)
Publisher : Jurusan Ilmu Komunkasi FISIP Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (506.726 KB) | DOI: 10.20884/1.actadiurna.2020.16.1.2012

Abstract

Media sosial menggeser strategi komunikasi pemasaran konvensional menjadi digital. Pemanfaatan media sosial khususnya Instagram dalam komunikasi pemasaran dilakukan oleh Bogor Coklat & Snack untuk meningkatkan ekuitas merek. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan terpaan media sosial terhadap ekuitas merek dalam konteks akun Instagram @bogorcoklat. Penelitian ini mengunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksplanatif. Pengumpulan data menggunakan survei melalui kuesioner daring dan mengumpulkan 100 responden. Analisis data menggunakan analisis univariat untuk data demografi dan analisis bivariat untuk mendeskripsikan pengaruh. Uji validitas dan reliabilitas menunjukkan bahwa seluruh variabel valid dan reliabel. Sedangkan berdasarkan uji regresi menunjukkan variabel terpaan media sosial secara statistis signifikan mempengaruhi ekuitas merek pada level moderat cenderung kuat. Namun, terpaan media sosial hanya berhasil menjelaskan 36,3% faktor yang mempengaruhi ekuitas merek. Sehingga penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengeksplorasi faktor-faktor tersebut.
KOMUNIKASI, PARTISIPASI, DAN KONFLIK DALAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT Shinta Prastyanti
Jurnal Ilmu Komunikasi Acta Diurna Vol 14 No 1 (2018)
Publisher : Jurusan Ilmu Komunkasi FISIP Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (507.191 KB) | DOI: 10.20884/1.actadiurna.2018.14.1.1143

Abstract

This research aims to analysis the connections among communication, participation, and conflictwithin community empowerment. As we know that community empowerment is not a single activity,but is an ongoing process which is cannot be separated to other variables. Without participation fromall of the stakeholders involved, the community empowerment cannot reach its goal. Thisparticipation gives an open and greater opportunity for all stakeholders to get involved in the process,even to control it. Unfortunately, a greater power for the stakeholder precisely will give anunproductive impact when it correlated to a hidden interest which often tends to give an advantage totheir own group. Furthermore, it cannot be denied if the emerging of conflict which is difficult to besolved. In this part, communication plays an important role to prevent it from that conflict when thereis a mutual understanding among all of the stakeholders. This effective communication will alsocontribute to conflict resolution.
INSTAGRAM SEBAGAI RUANG KOMUNIKASI VIRTUAL ANTARA PEMIMPIN DAERAH DENGAN PUBLIK PADA SAAT PANDEMI COVID-19 Lilik Darmawan
Jurnal Ilmu Komunikasi Acta Diurna Vol 17 No 1 (2021)
Publisher : Jurusan Ilmu Komunkasi FISIP Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (355.667 KB) | DOI: 10.20884/1.actadiurna.2021.17.1.3079

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis komunikasi yang dilakukan Bupati Banyumas Achmad Husein melalui akun @ir_achmadhusein dengan mendeskripsikan komunikasi antara Bupati Banyumas dengan masyarakat di ruang publik virtual. Serta menganalisis isi pesan yang disampaikan oleh Bupati Banyumas dan masyarakat dalam ruang virtual di akun Instagram dalam kurun waktu Maret hingga Juni 2020. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif terhadap akun Instagram Bupati Banyumas Achmad Husein @ir_achmadhusein dengan metode virtual etnografi. Dalam penelitian ini, penulis melakukan pengamatan akun Instagram Bupati Banyumas dan interaksiny dengan pengikutnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bupati Banyumas menggunakan fitur-fitur yang ada di Instagram untuk memberikan sosialisasi dan informasi terkait Covid-19 kepada masyarakat.
METODE DAN MEDIA KOMUNIKASI DALAM PENYULUHAN AGAMA Amri Syarif Hidayat; Syamsul Hadi; Subejo Subejo
Jurnal Ilmu Komunikasi Acta Diurna Vol 15 No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Ilmu Komunkasi FISIP Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (292.708 KB) | DOI: 10.20884/1.actadiurna.2019.15.2.2130

Abstract

Penggunaan metode dan media komunikasi yang tepat dapat menentukan tercapainya tujuan penyuluhan. Penyuluhan agama Islam yang bertujuan meningkatkan kualitas beragama masyarakat dengan ciri masyarakat semakin relijius dan mampu mengembangkan diri menjadi masyarakat yang shaleh secara sosial merupakan tugas dan fungsi penyuluhan agama Islam. Untuk mencapai tujuan tersebut Penyuluh Agama Islam (PAI) harus mampu mengembangkan metode dan media komunikasi yang tepat dalam setiap rencana kerja penyuluhannya. Penelitian ini hendak mengkaji secara mendalam tentang hal tersebut dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan PAI Sukoharjo sebagai studi kasusnya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa metode penyuluhan yang dilakukan oleh PAI Sukoharjo kebanyakan masih menggunakan pendekatan yang bersifat informatif atau menerangkan tentang dasar-dasar agama karena mengkhusukan sasaran pada kelompok binaan yang secara pemahaman agama masih rendah, sehingga tidak meluaskan sasaran ke berbagai kalangan masyarakat. sementara media komunikasi yang sering digunakan pun hanya media konvensional cetak seperti buku, makalah dan buletin. Adapun media lainnya seperti elektronik dan media baru untuk mendukung penyuluhan masih belum banyak dimanfaatkan oleh PAI.
PEMAHAMAN MAHASISWA TENTANG KOMUNIKASI TRADISIONAL Chusmeru Chusmeru
Jurnal Ilmu Komunikasi Acta Diurna Vol 13 No 1 (2017)
Publisher : Jurusan Ilmu Komunkasi FISIP Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (90.358 KB)

Abstract

The development of modern mass media has shifted the traditional communication media presencein the area. People are more interested in watching the spectacle on television and in social mediathan watch traditional arts. The method used a descriptive method with qualitative researchapproaches. Data collection methods used interviews, observation, and documentation. Researchcarried out on college students participating in the Traditional Communications. Results showedthat although the media has shifted the traditional communication media presence, but thestudents are still able to understand the kinds of traditional communication in the region, they canexplain the function and meaning of the message contained in the traditional arts in the region
REPRESENTASI MEDIA DAN FIGUR PUBLIK TERKAIT POLA ASUH DI ERA DIGITALISASI Dhea Nurul Daulay
Jurnal Ilmu Komunikasi Acta Diurna Vol 18 No 1 (2022)
Publisher : Jurusan Ilmu Komunkasi FISIP Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (792.235 KB) | DOI: 10.20884/1.actadiurna.2022.18.1.5301

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat Respresentasi Orang Tua Figur Publik Dan Pola Asuh Di Era Digitalisasi (Studi Analisis Framing Muray Edelman Pada Berita Baim Wong Berikan Caranya Asuh Kiano, Batasi Penggunaan Gawai). Penelitian ini menggunakan metode analisis framing Muray Edelman dengan melihat kategorisasi, ideologi, rubrikasi dan klasifikasi. Hasil pembahasan dan analisis terkait Respresentasi Orang Tua Figur Publik Dan Pola Asuh Di Era Digitalisasi (Studi Analisis Framing Muray Edelman Pada Berita Baim Wong Berikan Caranya Asuh Kiano, Batasi Penggunaan Gawai) pada teks berita kompas.com dapat disimpulkan sebagai berikut. Kategorisasi. menunjukkan bahwa sosok figur publik seperti baim wong menyatakan bahwa perlunya kerja sama antara orang tua baik itu ayah maupun ibu untuk mendidik anak supaya anak menjadi penurut. Ideologi. kepentingan untuk meyakinkan publik tentang cara baim wong mengasuh anaknya. Rubrikasi. Elemen rubrikasi ditempatkan kompas.com dalam rubrik fakta. Karena menegaskan informasi keadaan dan suasana yang terjadi pada baim wong. Klasifikasi. Elemen klasifikasi berita menunjukkan ada upaya counter discourse dalam teks berita kompas.com terkait betapa terkenalnya Baim Wong dalam kalangan publik dan masyarakat This study aims to look at the representation of parents of public figures and parenting patterns in the era of digitalization (Muray Edelman's Framing Analysis Study in Baim Wong News Gives Kiano Parenting Ways, Limits the Use of Devices). This study uses the Muray Edelman framing analysis method by looking at categorization, ideology, rubrication and classification. The results of the discussion and analysis related to the Representation of Parents of Public Figures and Parenting In the Era of Digitization In Baim Wong News Gives Kiano Parenting Ways, Limiting the Use of Devices in the Kompas.com news text can be key as follows. Categorization. shows that public figures such as Baim Wong stated that it is necessary to cooperate between parents, both father and mother, to educate children so that children become obedient. Ideology. interest to the public about the way Baim Wong raises his child. rubric. The rubric element is placed by kompas.com in the fact rubric. Because it states information about the situation and atmosphere that happened to Baim Wong. Classification. The news classification element shows that there are counter-discourse efforts in the Kompas.com news text regarding the small scale of Baim Wong in the public and community circles