cover
Contact Name
Dr. Hj. Mujizatullah
Contact Email
jeducandum@gmail.com
Phone
+6281343755509
Journal Mail Official
jeducandum@gmail.com
Editorial Address
Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar Jl. AP. Pettarani No. 72 Makassar Sulawesi Selatan 90222
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Educandum Jurnal Ilmiah Pendidikan
ISSN : 24771619     EISSN : 26557738     DOI : https://doi.org/10.31969/educandum
Fokus kajian jurnal ini adalah berkaitan dengan penelitian Pendidikan Agama dan Keagamaan Lingkup jurnal Lektur Keagamaan meliputi 1. Pendidikan Agama 2. Pendidikan Keagamaan
Articles 157 Documents
PENERAPAN BIMBINGAN KONSELING ISLAM TERHADAP SISWA YANG MENGALAMI PROKRASTINASI AKADEMIK DI SMP NEGERI 33 MAKASSAR D, Nurhidayatullah; Wahdaniah, Wahdaniah
EDUCANDUM Vol 9 No 2 (2023): Jurnal Educandum
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31969/educandum.v9i2.1253

Abstract

Penelitian ini menyelidiki perilaku prokrastinasi akademik siswa SekolahMenengah Pertama Negeri 33 Makassar. Masalah pada penelitian inimerupakan: (1) Bagaimanakah prokrastinasi akademik murid SekolahMenengah Pertama Negeri 33 Makassar? (2) Bagaimanakah aplikasiBimbingan Konseling Islam pada Sekolah Menengah Pertama Negeri 33Makassar. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui: (1) prokrastinasi akademiksiswa Sekolah Menengah Pertama Negeri 33 Makassar, (2) aplikasi BimbinganKonseling Islam pada Sekolah Menengah pertama Negeri 33 di Kota Makassar.Pendekatan dalam penelitian ini yang digunakan menggunakan penelitiankuantitatif menggunakan jenis penelitian ex post facto. Populasi dalampenelitan ini yang digunakan sebesar 95 siswa yang mengalami prokrastinasiakademik. Adapun yang menjadi subjek dalam penelitian sebesar 30 orang ygdibagi sebagai 2 kelompok penelitian memakai teknik proporsional irregulartesting. Teknik pengumpulan information dilakukan menggunakan memakaiskala prokrastinasi akademik & observasi. Analisis informationmenggunakanan alisis information naratif & analisis inferensial.
MOTIVASI MAHASISWA MEMILIH PROGRAM STUDI AKUNTANSI SYARIAH Adi, Wahid Wachyu
EDUCANDUM Vol 9 No 2 (2023): Jurnal Educandum
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31969/educandum.v9i2.1254

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meneliti tentang motivasi mahasiswa dalammemilih kuliah di program studi akuntansi syairah pada UIN KH. AbdurrahmanWahid Pekalongan (UIN Gusdur), indikator motivasi yang dipilih penelitiadalah pengaruh, minat, sumber daya keuangan, kapasitas diri, peluang karir,sosial budaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatifdeskriptif, analisis dilakukan kepada mahasiswa aktif akuntansi syariahsejumlah 133 mahasiswa. Temuan penelitian bahwa indikator pengaruhdimotivasi oleh peran orang tua terhadap keputusan memilih prodi dengan nilaipersentase 21%. Minat dimotivasi karena tertarik pada pekerjaan yangberhubungan dengan akuntansi dengan nilai persentase 27%. Indikator sumberdaya keuangan dimotivasi karena biaya kuliah ditanggung oleh orang tua nilaipersentase 30%. Kapasitas diri dimotivasi karena prodi memberikanpeningkatan kemampuan diri dalam berkomunikasi personal dan bisnis nilaipersentase sebesar 15%. Peluang karir dimotivasi karena prodi setelah lulusdapat memberikan pilihan peluang karir yang banyak dengan nilai persentasesebesar 16%. Budaya spiritual karena prodi memberikan peningkatan budayadisiplin dalam berinteraksi dengan orang-orang nilai persentase sebesar 15%.Temuan penelitian ini juga pertimbangan mahasiswa dalam memilih proditerlihat pada nilai rata-rata dari indikator pengaruh sangat lemah atau belumsepenuhnya mempengaruhi mahasiswa, penyebabnya adalah prodi akuntansisyariah belum terkenal popularitasnya di masyarakat. Nilai rata-rata minat,sumber daya keuangan, kapasitas diri, peluang karir, budaya sosial memilikinilai yang baik. Nilai baik tersebut diartikan bahwa indikator tersebut dapatmemotivasi dengan baik kepada mahasiswa untuk memilih prodi akuntansisyariah di UIN Gusdur. Pembelajaran di prodi akuntansi syariahmengedepankan pada pendidikan budaya dan profesional seperti harapan dari mahasiswa.
INTERNALISASI MODERASI BERAGAMA DALAM KURIKULUM MERDEKA BELAJAR DI SDN 02 GEMPOLAN KECAMATAN KERJO KABUPATEN KARANGANYAR JAWA TENGAH MELALUIBUDAYA SEKOLAH Permadi, Danur Putut; Yantari, Hanif Fitri
EDUCANDUM Vol 10 No 1 (2024): Jurnal Educandum
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31969/educandum.v10i1.1364

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis internalisasi nilai-nilai moderasi beragama dalam kurikulum merdeka belajar di SD Negeri 02 Gempolan Kabupaten Karanganyar. Lokasi ini dipilih karena Karanganyar menjadi daerah dengan tingkat partisipasi pendidikan terbesar kedua Jawa Tengah di tahun 2022. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus di SD Negeri 02 Gempolan. Data penelitian diperoleh dengan menggunakan metode observasi dan wawancara. Hasil penelitian menemukan SD Negeri 02 Gempolan telah menerapkan kurikulum merdeka secara bertahap dari tahun 2022, dan pada semester ganjil 2023 semua kelas kecuali kelas tiga dan enam telah menerapkan kurikulum merdeka. Proses internalisasi moderasi beragama melalui budaya sekolah dilakukan dengan menerapkan tiga cara yaitu: integrasi nilai-nilai moderasi beragama ke dalam mata pelajaran keterkaitan, menjalankan kegiatan penguatan berbagai agenda moderasi beragama, serta menerapkan insersi moderasi keberagamaan melalui kegiatan pembiasaan. Integrasi ke dalam mata pelajaran yang masih terkait tersebut dilakukan dengan menyisipkan materi nilai-nilai moderasi beragama pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti, mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan, serta mata pelajaran Ilmu Pendidikan Alam dan Sosial. Penguatan agenda moderasi beragama dengan upaya menerapkan kegiatan hafalan ayat Al-Qur’an secara berkelompok, melakukan kegiatan pesantren kilat. Insersi melalui pembiasaan dijalankan kegiatan pembiasaan kegiatan sholat dhuha berjamaah, pengucapan salam ketika masuk maupun keluar kelas, menyapa teman baik di dalam maupun di luar kelas.
Implementasi Nilai Moderasi Beragama Pada Santri Di Lembaga Pendidikan Diniyah Formal (PDF) Ulya Al Junaidiyah Biru Bone usman, usman; Baharuddin, Hastuti; Kaharuddin, Kaharuddin; Sapriadi, Sapriadi
EDUCANDUM Vol 10 No 1 (2024): Jurnal Educandum
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31969/educandum.v10i1.1369

Abstract

Artikel ini membahas tentang implementasi nilai moderasi beragama pada santri di lembaga Pendidikan Diniyah Formal (PDF) Ulya Al-Junaidiyah Biru Bone. Kajian penelitian ini bersifat kualitatif yang dipaparkan secara deskriptif analitis dengan menggunakan pendekatan studi kasus. Metode pengumpulan yang dilakukan dengan studi lapangan. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah diawali dengan observasi, kemudian dilakukan pengamatan, dan wawancara langsung kepada informan. Implementasi moderasi beragama pada santri di lembaga Pendidikan Diniyah Formal (PDF) Ulya Al-Junaidiyah Biru Bone pada tiga kurikulum yang dimiliki yaitu kurikulum pendidikan keagamaan, pendidikan umum, dan muatan lokal. Pendidikan keagamaan berupa kajian kitab-kitab kuning pada setiap mata pelajaran seperti Tauhid, Fiqh, Ushul Fiqh, Akhlak Tasawwuf, Tarikh. Pendidikan umum seperti pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan, Bahasa Indonesia, Matematika, IPA, Seni Budaya. Pada pendidikan muatan lokal berupa pembelajaran Komputer dan keguatan ekstrakurikuler. Kesimpulan bahwa santri mengimplementasikan indikator moderasi beragama pada komitmen kebangsaan, toleransi, anti kekerasan, dan akomodatif terhadap budaya lokal Kegiatan yang dilakukan santri untuk pengimplementasian moderasi beragama seperti pelaksanaan upacara bendera merah putih pada hari sabtu, upacara perayaan 17 Agustus, perayaan hari santri dengan berbagai kegiatan. Santri juga menerapkan indikator moderasi beragama dengan mengikuti ajaran dan akhlak dari para ustadz/ustadzah, guru mata pelajaran yang lain. Santri saling menghormati, menghargai, toleran terhadap siapapun yang ditemuinya.
PENDIDIKAN SEKS DI PAUD KOTA SUBULUSSALAM Andani, Meri
EDUCANDUM Vol 10 No 1 (2024): Jurnal Educandum
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31969/educandum.v10i1.1385

Abstract

Pendidikan seks menjadi hal yang mendesak diajarkan untuk anak usia dini karena semakin maraknya kekerasan seksual terjadi terhadap anak. Salah satunya kekerasan seksual terhadap anak yang pernah terjadi di kota Subulussalam, Aceh. Penelitian ini bertujuan melihat apakah pendidikan seks dilaksanakan di lembaga Pendidikan Anak Usiah Dini (PAUD) di Subulussalam, materi apa saja yang diajarkan terkait pendidikan seks. Metode penelitian ini menggunakan pendeketan kualitatif deskriptif. Penelitian ini melibatkan lima lembaga pendidikan anak usia dini, tiga PAUD dan dua TK. Wawancara dilakukan terhadap lima guru yang mengajar di PAUD dan satu kepala sekolah PAUD. Hasil penelitian menunjukan bahwa pendidikan seks di dua lembaga tidak diadakan, hal ini karena pendidikan seks dianggap tabu atau disalahpahami. Namun tiga lembaga telah melaksanakan pendidikan seks dengan berbagai metode dan model, sedangkan materi yang diajarkan adalah mengenali anggota tubuh, membedakan jenis kelamin laki-laki dan perempuan, menutup aurat, mengidentifikasi tindakan yang mengarah pada kekerasan seksual, dan melindungi diri dari kekerasan seksual.
PENERAPAN NILAI-NILAI MODERASI BERAGAMA MELALUI STUDY TOUR PENGENALAN PENINGGALAN SEJARAH BUDAYA PADA SISWA MAN PANGKEP -, Risna, S.Pd -; Ikram, Mohammad; Pelu, Sipa
EDUCANDUM Vol 10 No 1 (2024): Jurnal Educandum
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31969/educandum.v10i1.1386

Abstract

Studi ini menginvestigasi penerapan nilai-nilai moderasi beragama melalui study tour pengenalan peninggalan sejarah budaya pada siswa MAN Pangkep. Fokus kunjungan in terletak pada Pura Girinatha Makassar. Tujuan penelitian adalah untuk menggali dampak positif kunjungan ini terhadap pembentukan karakter siswa, khususnya dalam konteks toleransi dan penghormatan terhadap perbedaan. Metodologi penelitian yang digunakan dalam studi ini adalah pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Melalui pengamatan langsung terhadap peninggalan sejarah tersebut, siswa diharapkan dapat memahami keragaman budaya dan sejarah yang kaya di wilayah mereka. Pura Girinatha sebagai pusat keagamaan, serta sebagai representasi kekuasaan tradisional, serta peninggalan sejarah lainnya, menjadi sumber inspirasi untuk memperkuat nilai-nilai moderasi beragama. Kunjungan ini diharapkan mampu membentuk pemahaman mendalam tentang pluralitas budaya dan religiusitas, memperkaya perspektif siswa, dan merangsang rasa kebersamaan di tengah perbedaan. Adapun nilai-nilai moderasi beragama yang dapat diterapkan oleh siswa dalam kehidupan sehari hari seperti nilai toleransi dan nilai persatuan.Implikasi dari studi ini mencakup kontribusi positif terhadap pengembangan pendidikan karakter dan pemahaman multikultural di MAN Pangkep, serta peningkatan kapasitas siswa dalam menghadapi realitas sosial yang beragam. Oleh karena itu, penerapan nilai-nilai moderasi beragama melalui study tour peninggalan sejarah di Makassar dapat dianggap sebagai langkah efektif dalam membentuk karakter siswa yang inklusif dan toleran.
PEMBELAJARAN DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA DIGITAL: EFEKTIF ATAU TIDAK? Mujahidin, Mujahidin; AR, Muhammad Ridwan; Agit, Alamsyah
EDUCANDUM Vol 10 No 1 (2024): Jurnal Educandum
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31969/educandum.v10i1.1388

Abstract

Perkembangan teknologi menyebabkan perlunya adaptasi secara intens terhadap perkembangan tersebut tidak terkecuali dalam bidang pendidikan, hal ini ditandai dengan semakin banyaknya bentuk teknologi yang dapat digunakan dalam proses pembelajaran termasuk media-media pembelajaran digital. Namun, adaptasi ini memerlukan adanya keterampilan dalam menggunakan teknologi tersebut, kurangnya keterampilan dalam menggunakan teknologi dapat terjadi dimana saja termasuk Madrasah Aliyah Negeri 1 (MAN) Parepare. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk pembelajaran dengan menggunakan teknologi, prinsip penggunaan media pembelajaran digital, dan dampak negatif potensial disebabkan oleh teknologi pada proses pembelajaran di MAN 1 Parepare. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus, yang mana penelitian dilaksanakan dengan observasi dan wawancara terhadap 5 guru yang merupakan sampel dalam penelitian ini untuk memperoleh perspektif mengenai pembelajaran dengan menggunakan media digital. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa proses pembelajaran dengan menggunakan teknologi pada MAN 1 Parepare dilaksanakan dengan menggunakan media pembelajaran berupa video pembelajaran, power point, dan simulasi-simulasi. Selain itu, prinsip penggunaan teknologi dilakukan dengan pengawasan terhadap siswa dan kehati-hatian dalam memilih media pembelajaran yang tidak bersifat eksplisit. Dampak negatif yang berpotensi untuk terjadi adalah banyaknya distraksi, sehingga diperlukan kompetensi guru dalam mengawasi siswa dalam menggunakan teknologi dalam proses pembelajaran.
PERSEPSI MAHASISWA TERHADAP PEMBELAJARAN SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM BERBASIS MODERASI ISLAM DALAM MENJAWAB ISU RADIKALISME Nafi'ah, Eriza Choirotin; Sibawaihi, Sibawaihi; Hasanuddin, Sultan; Yusuf, Muhammad
EDUCANDUM Vol 10 No 1 (2024): Jurnal Educandum
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31969/educandum.v10i1.1391

Abstract

Kehadiran paham radikalisme khususnya di Indonesia membuat semangat Islam yang cinta perdamaian dan toleransi yang telah dibangun oleh para pembawa ajaran Islam di Indonesia pada zaman awal penyebarannya perlahan terkikis. Kenyataan ini menuntut setiap elemen, tak terkecuali lembaga pendidikan tinggi untuk ikut andil menghambat penyebarannya, diantaranya dengan menerapkan model pembelajaran berbasis moderasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui persepsi mahasiswa tentang penerapan model pembelajaran SKI berbasis moderasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis yang digunakan adalah deskriptif analitik. Berdasarkan penelitian, ada tiga hal yang dilakukan dosen untuk menanamkan nilai moderasi pada mahasiswa melalui pembelajaran SKI yaitu pertama, menggunakan referensi yang variatif. Kedua, menjadi penengah ketika terjadi perselisihan pemahaman mahasiswa di kelas. Ketiga, mengorelasikan peristiwa masa lalu dengan kehidupan masyarakat Indonesia masa sekarang.
PENGUATAN PENDIDIKAN MODERASI BERAGAMA MELALUI DAKWAH DIGITAL: STUDI PADA TIKTOK PESANTREN AS'ADIYAH PUSAT Wahyuni, Andi Eki Dwi; Husain, Saddam
EDUCANDUM Vol 10 No 1 (2024): Jurnal Educandum
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31969/educandum.v10i1.1393

Abstract

Media sosial telah memberikan dampak terhadap pergeseran struktur dan narasi dalam praktik keagamaan. Fenomena “ulama-ulama medsos” yang menyebarkan pandangan keagamaan berdasarkan pengetahuan dari media sosial telah menciptakan konten keagamaan yang bersifat literal, infleksibel, dan intoleran, seringkali mengarah pada ujaran kebencian dan radikalisme. Situasi ini menandai kecenderungan ke arah fundamentalisme agama, yang ditandai dengan hilangnya esensi dan substansi dari agama itu sendiri. Pondok Pesantren As’adiyah sebagai lembaga pendidikan Islam memiliki tanggung jawab untuk melakukan pengarusutamaan moderasi beragama untuk melawan narasi keagamaan radikal di media sosial. As’adiyah sebagai pondok pesantren yang menyebarkan dakwah moderat perlu hadir melalui dakwah digital dalam upaya pelawan arus radikalisme di dunia virtual. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik analisis konten yang terdapat di Tiktok As’adiyah Pusat berkaitan dengan moderasi beragama. Tulisan ini menjabarkan peran dakwah moderasi beragama As’adiyah di media sosial melalui akun Tiktok As’adiyah Pusat yang dapat dinikmati semua kalangan khususnya generasi milenial dengan berbagai konten diantaranya streaming pengajian kitab kuning, tanya gurutta, reels video pendek tentang ajaran pesantren yang ramah, toleran, serta akomodatif terhadap budaya. Tiktok Asadiyah Pusat hadir di tengah arus digitalisasi dalam rangka mewarnai jagad media sosial dengan menyuguhkan dakwah pesantren dalam mengarus utamakan moderasi beragama. Tiktok As’adiyah pusat sebagai digitalisasi dakwah pondok pesantren dengan tujuan mengisi ruang kekosongan pada medan dakwah sosial media
Implementasi Nilai-nilai Moderasi Beragama Dalam Kepemimpinan Organisasi Siswa MTs Negeri 1 Makassar hafiluddin01, Hafiluddin01; Ali, Muhammad
EDUCANDUM Vol 10 No 1 (2024): Jurnal Educandum
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31969/educandum.v10i1.1402

Abstract

Penelitian ini bertujuan implementasi nilai-nilai moderasi beragama dalamkepemimpinan organisasi siswa MTs Negeri 1 Makassar. Penelitian ini adalahpenelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Teknikpengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan pengamatan.Kepemimpinan organisasi pada MTs Negeri 1 Makassar diterapkan dalambeberapa pembinaan organisasi kesiswaan yaitu: Organisasi Intra Madrasah(OSIM), Palang Merah Remaja (PMR), Praja Muda Karana (PRAMUKA), danIkatan Remaja Masjid Asa’adah (IRMAS). Implementasi nilai-nilai moderasiberagama dalam kepemimpinan organisasi pada MTs Negeri 1 Makassarbeberapa langkah dilakukan yaitu: memberikan penguatan pendidikan nilainilai agama di madrasah termasuk pendidikan karakter, mengembangkankegiatan-kegiatan pada ekstrakurikuler yang berbasis nilai-nilai agama,pengembangan pembentukan kepemimpinan yang berbasis agama, penanamankesadaran sosial dan kemanusiaan, dan penggunaan teknologi informasi yangproporsional dan bertanggungjawab.Pembentukan kemimpinan pada MTsNegeri 1 Makassar yang berorientasi pada penghormatan ideologi kebangsaandibarengi dengan komitmen terhadap pancasila secara utuh. Memupuk sikapsaling menghormati perbedaan dengan mengedepankan sikap toleransi.mencegah terjadinya perbedaan pendapat yang ektrim yang dapat menimbilkanperpecahan dan tindak kekerasan. Aktif melakukan kegiatan-kegiatankebudayaan seperti pentas seni untuk menghargai kerarifan lokal.