cover
Contact Name
Agung Suharyanto
Contact Email
agungsuharyanto@staff.uma.ac.id
Phone
+628126493527
Journal Mail Official
agungsuharyanto@staff.uma.ac.id
Editorial Address
Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Medan Area, Jalan Kolam No. 1, Pasar V, Medan Estate, Sumatera Utara
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Agriuma
Published by Universitas Medan Area
ISSN : -     EISSN : 26571730     DOI : 10.31289
Jurnal Agriuma is a journal that discusses the scope of business-based agriculture or other fields that support it, both in the upstream and downstream sectors. The term "upstream" and "downstream" refers to the main view that agribusiness works in the food supply chain. Agribusiness, in other words, is an economic perspective for the business of providing food. As an academic subject, agribusiness studies strategies to gain profits by managing aspects of cultivation, supply of raw materials, post-harvest, processing, to the marketing stage. In the context of agribusiness management in the academic world, every element in agricultural production and distribution can be explained as agribusiness activities. However, the term "agribusiness" in general society often emphasizes the dependence of these various sectors in the production chain.
Articles 115 Documents
Identifikasi Faktor Keberlanjutan Agrowisata : Didesa Sayum Sabah, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang Triana, Nena Triana; Ahmad Rafiqi Tantawi; Rika Fitri Ilvira
Jurnal Agriuma Vol. 4 No. 2 (2022): Jurnal Agriuma Oktober
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/agri.v4i2.9837

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui identifikasi faktor berkelanjutan agrowisata bitra sayum sabah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan di Agrowisata Bitra Di Desa Sayum Sabah Kecamatan Sibolangit Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara. Waktu penelitian dilaksanakan pada bulan Oktober 2020. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebesar 45 responden. Sampel penelitian diperoleh dari Pengunjung, Masyarakat, dan Pedagang. Metode pengambilan sampel penelitian untuk pengunjung, masyarakat, dan pedagang di lakukan dengan metode Incidental Sampling. Metode analisis data yang digunakan adalah metode analisis kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat faktor infrastruktur yang mendukung keberlajutan agrowisata bitra yaitu jalan masuk, jembatan, parkir, warung, jaringan, tempat sampah, pendopo, toilet, dan musholla. Untuk aspek infrastruktur yang mendukung keberlajutan agrowisata bitra yaitu jalan masuk, jembatan, parkir, tempat sampah, pendopo, toilet. Sedangkan, yang tidak mendukung keberlajutan agrowisata bitra yaitu warung, jaringan komunikasi, mushollah.
Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pendapatan Pedagang RFC (Rice Fried Chicken) di Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang. Dardawi , Himpun; Saleh, Khairul; Harahap, Gustami
Jurnal Agriuma Vol. 4 No. 1 (2022): Jurnal Agriuma April
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/agri.v4i1.9839

Abstract

Usaha kuliner berkembang, ditandai dengan berbagai jenis usaha kuliner yang bisa ditemukan, mulai dari warung, restoran, rumah makan, kafe, bar dengan ciri khas masing-masing. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan pedagang RFC (Rice Fried Chicken) di Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang. Penelitian ini menggunakan tipe penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini dilakukan pada bulan Maret sampai April 2020 di Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang dengan jumlah sampel pedagang RFC sebanyak 30 responden yang diambil melalui teknik sampel jenuh atau sensus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan rata-rata yang diperoleh pedagang RFC di Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang adalah sebesar Rp.4.006.000,- per bulan. Berdasarkan hasil uji - t diperoleh bahwa secara parsial variabel modal usaha, dan lokasi usaha berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan pedagang RFC di Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang. Sedangkan variabel harga jual dan pengalaman tidak berpengaruh terhadap pendapatan pedagang RFC di Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang. Selanjutnya variabel modal usaha, harga jual, pengalaman dan lokasi usaha secara bersamasama berpengaruh signifikan terhadap pendapatan pedagang RFC di Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang. Pengaruh tersebut sebesar 57,7% dan sisanya 42,3%.
Analisis Pendapatan Pedagang Pakkat (Pucuk Rotan) Dari Rotan Seel (Daemonorops Melanochaetes BI) Di Kecamatan Simangambat Kabupaten Padang Lawas Utara Daulay, Prawira Wijaya; Khairul Saleh; Rahma Sari Siregar3
Jurnal Agriuma Vol. 4 No. 1 (2022): Jurnal Agriuma April
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/agri.v4i1.9840

Abstract

Produk rotan telah menambah penerimaan ekspor unggulan selain minyak dan gas bumi, serta dapat disejajarkan dengan penerimaan ekspor utama pertanian lainnya seperti kopi, karet, dan minyak sawit. Manfaat pucuk rotan atau biasa disebut dengan pakkat oleh masyarakat mandailing yang dipercaya dapat meningkatkan nafsu makan dan mempunyai khasiat sebabagai obat kencing manis dan malaria. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui berapa besar pendapatan dan mengetahui kelayakan pedagang pakkat (pucuk Rotan) yang dihasilkan oleh pedagang di Kecamatan Simangambat Kabupaten Padang Lawas Utara. Penelitian ini akan dilaksanakan di Kecamatan Simangambat pada bulan Januari sampai bulan Februari 2022 dengan jumlah sampel 21 pedagang. Hasil penelitian didapatkan bahwa pendapatan pedagang pakkat di Kecamatan Simangambat sebesar Rp sebesar Rp 2.198.069/bulan dengan jumlah rata-rata penjualan pakkat sebanyak 1.143 ikat/bulan dan biaya produksi pedagang pakkat yaitu biaya tetap sebesar Rp 95.265/bulan dan biaya variabel sebesar Rp 3.420.952/bulan dengan total biaya sebesar Rp 3.516.217/bulan. Berdasarkan Analisis R/C Ratio pedagang pakkat di Kecamatan Simangambat layak di kembangkan, dilihat dari nilai R/C sebesar 1,63 yaitu jika R/C > 1 maka pedagang pakkat di Kecamatan Simangambat layak untuk dijalankan.
Komparasi Pendapatan Usahatani Kelapa Sawit (Elaeis Guineensis Jack) Yang Dikelola Kud Dan Non Kud Lubis, Siti Asyah; Syahbudin Hasibuan; Rika Fitri Ilvira
Jurnal Agriuma Vol. 4 No. 1 (2022): Jurnal Agriuma April
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/agri.v4i1.9841

Abstract

Kerja sama antara petani rakyat dengan perusahaan swasta dan perusahaan negara merupakan hal yang seringkali ditemui dalam agroindustri kelapa sawit. Bentuk kerja sama tersebut salah satunya adalah bergabung dalam KUD (koperasi unit desa), masalahnya banyak petani rakyat yang tidak bergabung dalam KUD. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pendapatan usahatani anggota KUD dan non KUD. Penelitian ini dilakukan pada bulan Desember-Januari 2021, lokasi penelitian di Desa Sinunukan III kecamatan Sinunukan Kabupaten Mandailing Natal, Pemilihan lokasi ini dilakukan secara sengaja (porposive) dengan pertimbangan Sinunukan III merupakan salah satu wilayah perkebunan kelapa sawit yang memiliki produktivitas tertinggi di desa Sinunukan III. Teknik pengambilan sampel simple random sampling, dengan sampel penelitian sebanyak 70 petani dengan komposisi 35 orang petani KUD dan 35 orang petani non KUD. Teknik analisis data menggunakan anlaisis pendapatan dan uji beda Mann Whitney, pendapatan rata-rata usahatani kelapa sawit anggota KUD sebesar Rp.18.310.707/Tahun dan non KUD sebesar Rp.28.774528/Tahun. Hasil RCR untuk anggota KUD 1,8 dan non KUD 2,1 artinya petani anggota KUD dan non KUD pada dasarnya sudah efisien untuk dijalankan karena memiliki nilai RCR yang lebih dari satu. Hasil uji beda Mann Whitney menunjukkan terdapat perbedaan pendapatan usahatani kelapa sawit antara anggota KUD dan non KUD.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENDAPATAN PEDAGANG PISANG BARANGAN (Musa acuminate, L) DI KOTA LANGSA Bila, Salsa; Supristiwendi; Indra, Siti Balqies; Anzhita, Silvia
Jurnal Agriuma Vol. 6 No. 1 (2024): Jurnal Agriuma April
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/agri.v6i1.10681

Abstract

Pedagang pisang barangan di Kota Langsa menjual pisang barangan di pasar tradisonal dan kios-kios kecamatan. Tujuan pedagang pisang barangan secara umum untuk memperoleh pendapatan. Tujuan penelitian untuk menganalisis pengaruh modal, lama usaha, jam kerja, harga jual dan lokasi terhadap pendapatan pedagang pisang barangan (Musa acuminate, L) di Kota Langsa. Penelitian menggunakan metode survey. Penelitian ini berdasarkan tujuan penelitian yaitu menggunakan desain penelitian kausal. Penelitian kausal adalah penelitian yang bertujuan untuk menguji hipotesis tentang pengaruh satu atau beberapa variabel bebas (independen) terhadap variabel terikat (dependen). Teknik penarikan sampel penelitian yang digunakan peneliti adalah Nonprobability sampling dengan teknik sampling jenuh (sensus). Seluruh populasi pedagang pisang barangan sebanyak 30 orang semuanya dijadikan sebagai sampel penelitian. Hasil penelitian diperoleh persamaan regresi linier sebagai berikut: Y = -19,243 + 0,038X1 + 0,086X2 + 0,88X3 + 0,343X4 + 2,67X5. Nilai R2 adjusted sebesar 0,929 artinya bahwa faktor modal, lama usaha, jam kerja, harga jual dan lokasi usaha lokasi usaha berpengaruh terhadap pendapatan pedagang pisang barangan di Kota Langsa sebesar 92,9%. Sisanya sebesar 7,1% dipengaruhi faktor lain yang tidak dimasukan dalam model penelitian ini seperti; pelayanan, harga barang lain dan selera konsumen. Hasil Uji F secara serempak modal, lama usaha, jam kerja, harga jual dan lokasi usaha lokasi usaha berpengaruh terhadap pendapatan pedagang pisang barangan di Kota Langsa. Hasil t secara terpisah jam kerja, harga jual dan lokasi usaha lokasi usaha berpengaruh terhadap pendapatan pedagang pisang barangan di Kota Langsa. Hasil t secara terpisah modaldan lama usaha tidak berpengaruh terhadap pendapatan pedagang pisang barangan di Kota Langsa
PERBANDINGAN PRODUKTIVITAS DAN PENDAPATAN USAHATANI PADI SAWAH BERDASARKAN STATUS KEPEMILIKAN LAHAN Deras, Stefanus; Tarsisia Luju, Maria
Jurnal Agriuma Vol. 6 No. 1 (2024): Jurnal Agriuma April
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/agri.v6i1.11633

Abstract

Usaha intensifikasi dalam budidaya padi sawah selama ini telah terbukti dapat mendongkrak produktivitas padi sawah, walau di sana sini masih terdapat beragam variasi produktivitas. Penelitian ini mau mendeskripsikan tingkat produktivitas, biaya produksi, dan pendapatan bersih usahatani padi sawah yang dikelola oleh petani pemilik dan petani penyewa. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Wonosari, Kabupaten Deli Serdang. Besar populasi ada 510 KK petani pemilik dan 300 petani penyewa; diambil sampel secara proporsional masing-masing 10 %. Sumber data berupa data primer dan data sekunder, dianalisis secara deskriptip dan statistik z. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Produktivitas usahatani padi sawah pada petani pemilik lahan mencapai 6.923,31/ha/mt lebih tinggi dari pada produktivitas yang dicapai petani penyewa sebesar 6.13 ton/ha/mt. (2) Biaya total produksi pada usahatani padi sawah petani pemilik sebesar Rp. 10.578.361,10/ ha/mt, lebih kecil daripada biaya produksi petani penyewa sebesar Rp. 12.535.785,31 /ha/mt. (3) Pendapatan bersih yang dicapai petani berstatus pemilik lahan mencapai sebesar Rp. 21.774.044/ha/mt lebih besar daripada pendapatan bersih yang di-capai.petani berstatus penyewa yang hanya sebesar Rp. 16.275.247,61/ha/mt. Secara statistik perbedaan ini siginifikan pada alfa 0,05.   Kata Kunci: status kepemilikan lahan, produktivitas usahatani, pendapatan usahatani
ANALISIS PREFERENSI KONSUMEN BUAH RAMBUTAN : (Studi Kasus: Di Kelurahan Berngam Kecamatan Binjai Kota, Kota Binjai Sumatera Utara) AriefDanil Samosir, Arief; Hernosa, Siswa Panjang; Nurcahyani, Marizha
Jurnal Agriuma Vol. 6 No. 1 (2024): Jurnal Agriuma April
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/agri.v6i1.11729

Abstract

Preferensi adalah pilihan suka atau tidak suka dari atribut buah rambutan yang tersedia di pasar. Atribut-atribut ini adalah fitur atau peralatan yang melekat pada jeruk yang mencerminkan sifat rambutan. Buah rambutan memiliki kontribusi yang sangat baik untuk kesehatan tubuh. Buah rambutan memiliki karakteristik berbeda, mulai dari rasa, warna kulit buah, ukuran buah, dan jenisnya.  Penelitian ini bertujuan untuk Untuk mengetahui atribut buah rambutan yang bagaimana yang menjadi preferensi konsumen di Kelurahan Berngam kecamatan Binjai kota,Kota Binjai Sumatera Utara dan Untuk mengetahui atribut manakah yang paling di pertimbangkan konsumen dalam pembelian di Kelurahan Berngam kecamatan Binjai kota, Kota Binjai Sumatera Utara. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan  sekunderpenelitian primer didapat dari kantor kepala desa dan konsumen pembelian buah rambutan sedangkan data sekunder didapat dari kantor kepala desa dan instansi lainnya. Penelitian ini menggunakan analisis Conjoint untuk mengukur selera dan minat konsumen terhadap buah rambutan. Hasil Atribut buah rambutan yang menjadi preferensi konsumen di Kelurahan Berngam kecamatan Binjai kota,Kota Binjai Sumatera Utara berdasarkan nilai utility estimate ialah Harga, Warna ,Jenis ,Rasa,Tekstur
FAKTOR-FAKTOR PENENTU ADOPSI INOVASI PADA USAHATANI CABAI MERAH (Capsicum Annum.L.): (Studi Kasus: Adopsi Pupuk Organik di Desa Balna Kecamatan Sumbul Pegagan, Kabupaten Dairi) Sianturi, Ronaldo
Jurnal Agriuma Vol. 6 No. 1 (2024): Jurnal Agriuma April
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/agri.v6i1.11731

Abstract

Salah satu produk hortikultura yang menjadi unggulan sektor pertanian di Indonesia adalah tanaman sayuran. Salah satu komoditi sayur yang sangat dibutuhkan oleh hampir semua orang dari berbagai lapisan masyarakat adalah cabai. Yang menjadi lokasi sentra budidaya cabai merah yaitu daerah Dairi Kecamatan Sumbul Pegagan Desa Balna. Daerah ini merupakan salah satu desa yang membudidayakan cabai merah yang mengarah semiorganik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses adopsi inovasi PASMO (Asam Amino) untuk pengolahan lahan terhadap peningkatan produksi cabai merah. Penentuan lokasi penelitian ini dilakukan dengan metode purposive (sengaja). Metode Pengambilan sampel dilakukan dengan metode sensus. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah wawancara mendalam (Indept Interview). Teknik Analisis data menggunakan model interaktif dimana pengolahan data secara interaktif dan berlangsung terus menerus hingga tuntas pada tahap tertentu, sehingga data yang diperoleh telah jenuh (hasilnya sama dan tidak didapatkan data atau informasi baru). Dalam analisis data kualitatif terdapat tiga alur kegiatan yaitu kondensasi data, penyajian data dan penarik kesimpulan. Hasil penelitian ini petani merasa tidak ada kerumitan atau kesulitan dalam menggunakan PASMO, sehingga tingkat keinginan petani mencoba PASMO tinggi. Adoption atau penerimaan pada segi perawatan menggunakan PASMO lebih mudah sehingga petani memutuskan untuk selanjutnya tetap memakai PASMO pada musim tanaman cabai merah selanjutnya. Kata kunci: PASMO; Inovasi; Cabai Merah
EFISIENSI PRODUKSI USAHATANI BUDIDAYA KERANG DARAH DI KELURAHAN LABUHAN DELI KECAMATAN MEDAN MARELAN Sidabutar, Johanna; Karo-karo sitepu, Rasidin; Hermanto, Bambang
Jurnal Agriuma Vol. 6 No. 1 (2024): Jurnal Agriuma April
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/agri.v6i1.12054

Abstract

Kerang darah (Anadara granosa) merupakan salah satu sumberdaya perikanan yang bernilai ekonomis dan memiliki kandungan protein tinggi. Penelitian ini bertujuan (1) untuk menentukan faktor yang mempengaruhi produksi usahatani kerang darah di Labuhan Deli Kecamatan Medan Marelan, (2) untuk menentukan tingkat efisiensi teknis usahatani kerang darah di Labuhan Deli Kecamatan Medan Marelan, (3) untuk menentukan faktor sosial ekonomi yang mempengaruhi inefisiensi teknis usahatani kerang darah di Labuhan Deli Kecamatan Medan Marelan. Jumlah responden sebanyak 41 pembudidaya kerang darah mengunakan metode sensus. Analisis faktor produksi menggunakan fungsi produksi Cobb-Douglass dan analisis efisiensi menggunakan fungsi produksi Stochastic Frontier. Hasil analisis menunjukkan faktor produksi luas tambak dan bibit kerang darah signifikan mempengaruhi usahatani budidaya kerang darah. Tingkat efisiensi teknis signifikan berpengaruhi nyata terhadap usahatani budidaya kerang darah yaitu luas lahan, bibit kerang darah dan tenaga kerja. Pembudidaya memiliki peluang 31 persen untuk meningkatkan produksinya, jika penambahan lahan dan bibit kerang darah yang berkualitas. Faktor inefesiensi teknis disebabkan umur petani. Semakin tua umur petani semakin meningkatkan inefisiensi teknis. Pembudidaya kerang darah dengan lama pendidikan, lama berbudidaya, jumlah anggota keluarga, sebagai anggota kelompok perikanan dan memiliki modal sendiri, dapat menurunkan inefisiensi teknis usahatani budidaya kerang darah tetapi tidak signifikan dan inelastis.
Analisis Sikap dan Preferensi Konsumen terhadap Atribut Sayur Kangkung Hidroponik (Studi Kasus: Syifa Hidroponik, Kecamatan Medan Area, Kota Medan): Analysis of Consumer Attitudes and Preferences towards Hydroponic Water Spinach Vegetable Attributes (Case Study: Syifa Hydroponics, Medan Area District, Medan City) Rahman, Mhd. Aldio Fatur; Sri Ariani Safitri; Harahap, Gustami; Hernosa, Siswa Panjang
Jurnal Agriuma Vol. 6 No. 2 (2024): Jurnal Agriuma Oktober
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/agri.v6i2.13060

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sikap dan preferensi konsumen terhadap atribut kangkung hidroponik di Syifa Hidroponik, Kota Medan. Metode yang digunakan adalah observasi lapangan dengan instrumen kuesioner dan wawancara, serta jenis penelitian kuantitatif. Sampel penelitian terdiri dari 50 konsumen. Analisis data dilakukan menggunakan analisis multialtribut Fishbein dan analisis konjoin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsumen memiliki sikap positif terhadap atribut sayur kangkung hidroponik, dengan kesempurnaan fisik daun sebagai faktor utama yang dipertimbangkan saat membeli. Preferensi konsumen menunjukkan bahwa mereka lebih menyukai kangkung hidroponik dengan kesegaran lebih dari 3 hari, harga di bawah Rp 17.000,00/kg, jumlah daun per batang yang banyak, kemasan kantong plastik dengan desain unik, serta warna daun hijau tua dan kesempurnaan fisik daun yang panjang dan bebas lubang.

Page 10 of 12 | Total Record : 115