Jurnal Pesut : Pengabdian untuk Kesejahteraan Umat
Jurnal Pesut adalah Jurnal yang mempublikasikan hasil pengabdian kepada masyarakat dalam rangka peningkatan kesejahteraan umat, berpartisipasi dalam pembangunan, dan pemberdayaan masyarakat. Bidang-bidang yang terkait adalah Pengabdian dalam Pendidikan, Sosial Humaniora, Teknologi dan Kesehatan.
Articles
29 Documents
Program Pelatihan Gambar Teknik Menggunakan Aplikasi AutoCAD di SMK Muhammadiyah 3 Samarinda
Binyamin Binyamin;
Muhammad Noor Asnan;
Bagas Bayu Prasetyo;
Daniel Flawijaya Ledau
Jurnal Pesut : Pengabdian untuk Kesejahteraan Umat Vol 2 No 1 (2020): Jurnal Pesut: Pengabdian untuk Kesejahteraan Umat
Publisher : Pusat Penerbitan Ilmiah Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30650/jp.v2i1.442
Vocational students need some skills that will be used when students finish their studies at school. One of the expected skills is the ability to draw using the AutoCAD program. Where the final ability is expected of the students will be able to create engineering drawings in the form of 2-D models. The purpose of the training program is to develop and improve the technical drawing skills of the XII class students in using the AutoCAD program. Therefore, the students of class XII SMK have the ability to draw machine components and other engineering drawings in 2-D format. The method used in this training program through pre-test instrument, AutoCAD module, discussion, display through slide how to make machine image in 2-D formats and practice how to make the engineering drawing then evaluated with post-test. The result of this program is the improvement of the ability of grade XII students in drawing machine components and other engineering drawings in 2-D format.
Dukungan Sosial dan Perilaku Sehat Guru Inisiator Sekolah Adiwiyata
widyastuti widyastuti;
Lely Ika Mariyati;
Andriani Eko Prihatiningrum
Jurnal Pesut : Pengabdian untuk Kesejahteraan Umat Vol 1 No 2 (2019): Jurnal Pesut: Pengabdian untuk Kesejahteraan Umat
Publisher : Pusat Penerbitan Ilmiah Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30650/jp.v1i2.700
Schools have large potential of human resources. Unfortunately, this potential has not effectively supported the Sekolah Adiwiyata program. Two junior high schools in Tulangan Subdistrict, Sidoarjo Regency, have potential human resources that can be optimized in initiating the Sekolah Adiwiyata program. Post-training training and mentoring were provided as a form of social support for the initiation of the Sekolah Adiwiyata program. The results show that social support strengthens the teacher's healthy behavior as the initiator of the Sekolah Adiwiyata.
Pembinaan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) melalui Media Buku Saku Sanitarian
Andi Sarifah Budon;
Andi Daramusseng
Jurnal Pesut : Pengabdian untuk Kesejahteraan Umat Vol 1 No 2 (2019): Jurnal Pesut: Pengabdian untuk Kesejahteraan Umat
Publisher : Pusat Penerbitan Ilmiah Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30650/jp.v1i2.1090
Peningkatan derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya diselenggarakan melalui upaya kesehatan terpadu salah satunya adalah kesehatan sekolah. Upaya ini dapat dimulai dengan perubahan pola pikir sehat kepada anak sekolah melalui penanaman nilai-nilai Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Penanaman nilai-nilai PHBS di sekolah merupakan salah satu kebutuhan dasar yang dapat dilakukkan melalui pendekatan sanitarian cilik yang dalam pelaksanaanya diperlukan suatu panduan sebagai rujukan untuk memudahkan penerapannya. Tujuan kegiatan ini adalah menyusun buku pedoman pelaksanaan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat dan melakukan pembinaan PHBS kepada Sanitarian Cilik. Pembinaan PHBS kepada Sanitarian Cilik dilaksanakan di Sekolah Dasar Negeri 011 Kota Samarinda sebanyak 2 kali pertemuan dalam kurung waktu 1(satu) bulan. Pemilihan tempat ini karena sebelumnya telah dilakukan penanaman nilai-nilai PHBS dan pemilihan kader sanitarian cilik. Jumlah peserta pada kegiatan ini sebanyak 9 orang dari siswa kelas 4 dan 5. Kegiatan ini diharapkan adanya perubahan perilaku peserta didik dalam penerapan PHBS di lingkungan sekolah, keluarga maupun masyarakat serta menjadikan buku pedoman tersebut menjadi acuan dalam ber-PHBS.
Grrab (Gerakan Berbahasa Arab) Melalui Tutor Sebaya Siswa Sma Al-Fattah Buduran Sidoarjo
Khizanatul Hikmah;
Muhlasin Amrullah
Jurnal Pesut : Pengabdian untuk Kesejahteraan Umat Vol 1 No 2 (2019): Jurnal Pesut: Pengabdian untuk Kesejahteraan Umat
Publisher : Pusat Penerbitan Ilmiah Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30650/jp.v1i2.1221
SMA Al-Fattah merupakan mitra yang dijadikan pilot project dalam pemberdayaan tutor sebaya melaui gerakan berbahasa arab (GRRAB). Dalam perkembangannya, dari segi lingkungan berbahasa baik disekolah maupun keseharian belum berjalan maksimal. Hal ini dikarenakan kurangnya kesadaran siswa untuk berbahasa arab, kurang optimalnya stimulus dari pihak sekolah dan pesantren dalam menumbuhkan kepercayaan diri dan keberanian dalam berbahasa arab. Penguasaan Skill Berbahasa Arab pada siswa SMA Al-Fattah kurang maksimal disebabkan belum adanya upaya pemberdayaan tutor sebaya sebagaimana di Gontor. Solusi yang ditawarkan dalam memecahkan permasalahan mitra, adalah dengan pendampingan guru-guru al-Fattah dalam rangka pemberdayaan tutor sebaya melalu tahapan penyeleksian dan pembentukan tutor sebaya, on the job training tutor sebaya, pelakasanaan tugas dan fungsi tutor sebaya dalam peningkatan skill berbahasa arab melalui gerakan berbahasa arab, serta evaluasi dan monitoring, penyusunan modul tutor sebaya dan buku bahasa arab "muhadatsah al-yaumiyah". Hasil pengabdian masyarakat ini adalah tutor sebaya dapat menjadi fasilitator dan pendamping terhadap siswa lainnya, terjadi peningkatan kualitas skill berbahasa arab siswa SMA Al-Fattah yang aktif dan komunikatif, menghidupkan bahasa arab, serta terbentuknya iklim berbahasa baik dilingkungan formal maupun keseharian melalui GRRAB. Adanya peningkatan pemahaman serta penerapan metode tutor sebaya oleh guru-guru al-Fattah, adanya modul tutor sebaya yang dijadikan acuan dalam pembelajaran, serta buku "muhadatsah al-yaumiyah"
Fasilitasi Kader Kesehatan Remaja Untuk Memaksimalkan Fungsi Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) di SMK Muhammadiyah 1 Samarinda
Purwo Setiyo Nugroho;
Deddy Alif Utama
Jurnal Pesut : Pengabdian untuk Kesejahteraan Umat Vol 2 No 1 (2020): Jurnal Pesut: Pengabdian untuk Kesejahteraan Umat
Publisher : Pusat Penerbitan Ilmiah Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30650/jp.v2i1.1236
Perilaku hidup bersih dan sehat pada tatanan sekolah perlu diterapkan untuk menjamin kesehatan siswa yang memiliki potensi besar terserang penyakit. Melihat adanya potensi penyakit yang mengancam siswa, maka dirasa perlu adanya upaya preventif yang dilakukan secara aktif oleh siswa di sekolah. Adanya Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) di SMK Muhammadiyah 1 Samarinda dirasa masih belum maksimal. Dalam pelaksanaan UKS ini, perlu adanya kader kesehatan remaja yang berkemampuan untuk menggerakkan rekan sebayanya untuk hidup bersih dan sehat di lingkungan sekolah, sehingga akan muncul lingkungan sekolah yang sehat dan nyaman bagi siswa. Untuk meningkatkan kapasitas kader kesehatan remaja ini dirasa perlu adanya intervensi berupa pelatihan softskill dan sosialisasi kepada seluruh warga sekolah akan pentingnya peran UKS dalam meningkatkan derajar kesehatan melalui standar Perilaku Hidup Bersih dan Sehat di lingkungan sekolah. Metode yang digunakan dalam kegiatan program pelatihan kader remaja kesehatan ini adalah metode ceramah, tanya jawab dan praktik menjadi peer educator. Ada peningkatan pengetahuan setelah pemberian edukasi bagi peer educator dan siswa SMK Muhamamdiyah 1 Samarinda. Perlunya monitoring berkelanjutan oleh pihak sekolah dirasa perlu untuk menjamin berjalannya sistem pengelolaam Usaha Kesehatan Sekolah ini.
Implementasi Pelatihan E-Learning Di SMP Muhammadiyah 1 Kota Malang
M Mansur;
Rose Fitria Lutfiana
Jurnal Pesut : Pengabdian untuk Kesejahteraan Umat Vol 2 No 1 (2020): Jurnal Pesut: Pengabdian untuk Kesejahteraan Umat
Publisher : Pusat Penerbitan Ilmiah Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30650/jp.v2i1.1280
Salah satu tantangan era revolusi industri 4.0 di bidang pendidikan sejalan dengan kompetensi profesional guru abad 21, yaitu terkait dengan kemampuan guru untuk bisa mengimplementasikan e-learningdalam proses belajar mengajar di Kelas.SMP Muhammadiyah 1 Kota Malang dipilih sebagai tempat pengabdian kepada masyarakat karena dalam pengimplementasian sistem pembelajaran dengan e-learningmasih terkendala pada sumber daya manusia (guru) yang belum memahami apa itu e-learning. Kegiatan pelatihan dan pendampingan ini dilakukan melalui empat tahapan yaitu focus group discussion (FGD), pelatihan, pendampingan dan monitoring evaluasi. Hasil dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini antara lain: hampir 78,2% guru yang mengikuti pelatihan dan pendampingan penggunaan e-learningtelah mampu mengguasai implementasi e-learningdalam proses belajar mengajar dan 65,2% guru yang mengikuti kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini telah mengimplementasikan e-learningpada pembelajaran semester ganjil 2019/2020.
Upaya Peningkatan Kualitas Hidup Melalui Program LAGA (Latihan Fisik dan Yoga) Pada Lansia di UPTD Panti Tresna Werdhanirwana Puri Samarinda
Bachtiar Safrudin Lubis;
Tri Wijayanti
Jurnal Pesut : Pengabdian untuk Kesejahteraan Umat Vol 2 No 1 (2020): Jurnal Pesut: Pengabdian untuk Kesejahteraan Umat
Publisher : Pusat Penerbitan Ilmiah Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30650/jp.v2i1.1307
Keterbatasan dan penurunan fungsi fisik, psikologis dan sosialnya maka akan berdampak pada fase tidur. Faktor tersebut dapat mempengaruhi lansia secara menyeluruh, seperti adanya rasa tak berguna, perasaan sedih dan kesepian yang dapat menyebabkan kualitas tidur lansia menjadi menurun atau buruk. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh relaksasi progresif dan tidur sehat terhadap penurunan gangguan tidur pada kelompok lansia. Pengabidain masyarakat ini menghasilkan data primer tetang gambaran kulaitis hidup lansia. Pengukuran kualitas hidup lansia menggunakan instrumen Quality of Life (QOL) dan intervensi latihan fisik dan yoga (Laga). Laga merupakan bentuk intervensi keperawatan komunitas yang dilakukan dengan melibatkan peran serta kelompok lansia dengan masalah yang sama. Pelaksanaan intervensi ini dilaksanakan dengan melibatkan 110 lansia di panti tresna Werdha Nirwana Puri Samarinda. Kegiatan pengabdian melibatkan mahasiswa Ners stase Gerontik sebnyak 12 mahasiswa yang dilaksanakan selama 4 minggu yang dilakukan setiap hari kamis. Hasil kegiatan didapatkan bahwa sebanyak 45 lansia dengan kualitas hidup baik dan 28 kualitas buruk. Pengabdian masyarakat di dengan gambaran kualitas hidup baik sebanyak. Saran bagi kepala PSTW adalah memberikan support untuk perawat pengelola atau perawat panti untuk melakukan terapi komplementer yang bervariasi pada saat pelaksanaan kegiatan lansia di hari Kamis.
Pahami Aku (Lansia): Menumbuhkan Kesadaran Keluarga Akan Pentingnya Dukungan Keluarga pada Lansia
Santi Sulandari;
Mei Wijayanti;
Diyah Ayu Mastuti
Jurnal Pesut : Pengabdian untuk Kesejahteraan Umat Vol 2 No 1 (2020): Jurnal Pesut: Pengabdian untuk Kesejahteraan Umat
Publisher : Pusat Penerbitan Ilmiah Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30650/jp.v2i1.1313
Abstrak. Lansia (lanjut usia) cenderung menghadapi berbagai permasalahan di masa akhir kehidupannya. Hal ini dapat berdampak pada ketidakbahagian dan masalah-masalah psikologis lainnya. Dukungan keluarga merupakan salah satu alternatif untuk meminimalisir permasalahan pada lansia. Meskipun demikian berdasarkan hasil penelitian sebelumnya di Desa Luwang, Gatak, Sukoharjo menunjukkan bahwa dukungan keluarga pada lansia di desa tersebut tergolong rendah. Oleh karena itu, penyuluhan terkait pentingnya dukungan keluarga dan bagaimana cara memperlakukan lansia dengan baik sangat diperlukan di daerah ini. Penyuluhan ini diberikan kepada keluarga lansia sejumlah 11 orang. Media yang digunakan dalam penyuluhan ini adalah poster dan catatan diri. Berdasarkan kegiatan penyuluhan yang telah dilakukan, diperoleh hasil bahwa 8 dari 10 lansia mengalami peningkatan skor pada hasil post-test yang dilakukan. Sedangkan, 2 lansia lainnya tidak mengalami kenaikan maupun penurunan pada skor pre-test dan post-test.
Peran Kader SPG (Stop Penyakit Gastritis) di Pondok Pesantren
Ghozali Ghozali;
Sudirman Sudirman;
Ayu Rizki Amalia;
Ferry Setiawan
Jurnal Pesut : Pengabdian untuk Kesejahteraan Umat Vol 2 No 1 (2020): Jurnal Pesut: Pengabdian untuk Kesejahteraan Umat
Publisher : Pusat Penerbitan Ilmiah Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30650/jp.v2i1.1319
Indonesia data penduduk yang menderita gastritis sekitar 40-50% diperkirakan adanya sebanyak 10 juta jiwa untuk itu penduduk yang berusia 40 tahun dari 6,5% jumlah populasi penduduk. Tahun 2016 di Kalimantan timur penyakit gastritis berada diurutan ke-4 penyakit terbanyak jumlah prevelensi sebanyak 8% dari jumlah penduduk. survey awal yang dilakukan di Pondok Pesantren Istiqomah pada enam bulan terakhir didapatkan data pravelensi sebanyak 32,3% mengalami maag, 12,6% mengalami diare, 3,1% mengalami scabies, dan Sebanyak 88% santri mengalami nyeri dan perih dibagian ulu hati. Tujuan terbentuknyaperan kader SPG (stop penyakit gastritis)untuk menjalankan kegiatan pendidikan kesehatan UKS di pondok pesantren dan untuk memonitoring para santri dengan media buku saku.Pengabdian Masyarakat ini menggunakan metode : (1) negosiasi (2) community empowerment (3) pembuatan buku saku “Stop Gastritis”. Dengan media penyampian berupa penayangan video, buku saku, poster yang telah diberikan santri dapat memahami dan meningkatkan pengetahuan mereka terhadap penyakit gastritis yang dimana penyakit gastritis merupakan penyakit yang banyak dikeluhkan oleh santri di pondok pesantren. Promosi kesehatan yang mendalam terkait dengan gastritis perlu di berikan kepada kader kesehatan pondok pesantren secara terus menerus.
Pengabdian Masyarakat POPABES (Pondok Pesantren Bebas Scabies) pada Santriwan dan Santriwati di Pondok Pesantren
Mardiana Mardiana;
Tegar Atmajaya;
Rendy Wardana;
Nur Gindawati;
Avirda Dwi Anaya;
Anisa Larasati;
Anindi Trikandini;
Dinda Ni’matul Khasanah
Jurnal Pesut : Pengabdian untuk Kesejahteraan Umat Vol 2 No 1 (2020): Jurnal Pesut: Pengabdian untuk Kesejahteraan Umat
Publisher : Pusat Penerbitan Ilmiah Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30650/jp.v2i1.1329
Penyakit scabies merupakan penyakit kulit yang dapat di temui hampir di setiap pondok pesantren dan dianggap sebagai penyakit yang tidak berbahaya. Di Indonesia, sebagai negara dengan jumlah penduduk muslim terbanyak di dunia, terdapat 14.798 pondok pesantren dengan prevalensi skabies cukup tinggi. Hal yang mendukung terjadinya penularan skabies salah satunya adalah PHBS di sekolah (pesantren) santri yang kurang baik.Kegiatan pemberdayaan masyarakat di Pondok Pesantren Al-Muhajirin dilkakukan untuk meningkatkan derajat kesehatan santriwandan santriwati. Kegiatan pemberdayaan masyarakat dilakukan dengan pemberian pendidikan kesehatan (pre test dan post test ), pelatihan buku saku dan pembuatan advokasi tentang jadwal bersih-bersih kamar, melaksanakan kegiatan PHBS yang mencakup seluruh santriwati & santriwan yang ada di pondok pesantren Al-Muhajirin Loa janan. Berdasarkan hasil dari analisis spss dengan uji T–Test Independent didapatkan P-value = 0.000 < 0.05 yang berarti ada perbedaan pengetahuan antara pre test dan post test kegiatan pendidikan kesehatan tentang PHBS Sekolah (Pondok Pesantren) dan Scabies.Selain itu, hasil dari pelatihan buku saku dapat mengurangi resiko penyakit skabies dan meningkatkan kebersihan diri pada santriwan & santriwati di Pondok Pesantren Al-Muhajirin. Oleh karena itu kegiatan pemberdayaan masyarakat di lingkungan Pondok Pesantren tentang Scabies dapat meningkatkan derajat kesehatan santriwan & santriwati di lingkungan Pondok Pesantren.