cover
Contact Name
Parjono
Contact Email
sparjono7@gmail.com
Phone
+62895344009448
Journal Mail Official
pssa@radenwijaya.ac.id
Editorial Address
Jalan Kantil Bulusulur Wonogiri 57615 Telp (0273) 343239
Location
Kab. wonogiri,
Jawa tengah
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN SAINS SOSIAL DAN AGAMA
ISSN : 24601144     EISSN : 2745567X     DOI : https://doi.org/10.53565/pssa.v8i1.383
JURNAL PENDIDIKAN, SAINS SOSIAL, DAN AGAMA is a double-blind peer-reviewed scientific open access journal. The journal is dedicated to publishing research articles focusses on: 1. Teaching method 2. Instructional methods 3. Instructional strategy 4. Instructional materials development 5. Experiment, survey, and teacher development 6. Religious 7. Social phenomena
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 312 Documents
Penerapan Metode Bermain Peran Berbasis Profesi Untuk Meningkatkan Kemandirian Dan Rasa Percaya Diri Anak Usia 5-6 Tahun Faziadatun Nikmah; Umi Anugerah Izzati; Eko Darminto
Jurnal Pendidikan, Sains Sosial, dan Agama Vol. 8 No. 1 (2022): Jurnal Pendidikan, Sains Sosial, dan Agama
Publisher : STABN RADEN WIJAYA WONOGIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53565/pssa.v8i1.487

Abstract

Tujuan penelitan ini adalah menguji penerapan metode bermain peran berbasis profesi untuk meningkatkan kemandirian dan rasa percaya diri anak usia 5-6 tahun TK ABA 4 Mangli Jember. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan eksperimen. Rancangan eksperimen yang digunakan adalah nonequivalent control group. Rancangan nonequivalent control group merupakan salah satu model rancangan dalam rancangan kuasi eksperimen. Subyek penelitian ini yaitu anak kelompok B TK ABA 4 Mangli dengan kelas B1 dan B2 sebagai kelompok eksperimen dan kelas B3 dan B4 sebagai kelompok kontrol. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dikumpulkan melalui observasi dan dokumentasi. Data penelitian dianalisis secara statistik parametrik uji-t (independent t test). Pengujian hipotesis menggunakan taraf signifikasi 5%. Hasil analisis data menunjukkan bahwa (1) Penerapan metode bermain peran berbasis profesi berpengaruh dalam meningkatkan kemandirian anak usia 5-6 tahun di TK ABA 4 Mangli Jember. (2) Penerapan metode bermain peran berbasis profesi berpengaruh dalam meningkatkan rasa percaya diri anak usia 5-6 tahun di TK ABA 4 Mangli Jember. Implikasi dari penelitian ini yaitu bagi lembaga dan guru diharapkan lembaga dan guru dapat bekerjasama dengan baik agar bisa memfasilitasi seluruh sentra agar kemandirian dan rasa percaya diri anak dapat berkembang dengan baik. Selain itu bermain peran merupakan sarana yang tepat dalam mengembangkan kemandirian dan percaya diri anak usia 5-6 tahun.
Strategi Peningkatan Motivasi Belajar di Masa Pandemi Covid-19 berdasarkan Pemetaan menurut Teori Motivasi McClelland pada Siswa Kelas V SD Labschool UNESA 2 Kurniawan Wahyu Pratama; Maria Veronika Roesminingsih; Suhanadji Suhanadji
Jurnal Pendidikan, Sains Sosial, dan Agama Vol. 8 No. 1 (2022): Jurnal Pendidikan, Sains Sosial, dan Agama
Publisher : STABN RADEN WIJAYA WONOGIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53565/pssa.v8i1.488

Abstract

Tujuan Penelitian ini Ingin mengetahui pemetaan motivasi belajar siswa kelas V menurut Teori Motivasi McClelland di masa pandemi covid-19 di SD Labschool UNESA 2. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menerapkan model studi fenomenologi gagasan Alfred Schutz. Penelitian kualitatif ialah penelitian yang dilakukan berdasarkan paradigma, strategi, dan implementasi model secara kualitatif. Dalam penelitian kualitatif, instrumennya adalah orang (human instrument) yaitu peneliti itu sendiri. Penelitian ini mengambil data di SD Labschool UNESA 2 yang beralamatkan di Lidah Wetan, Kecamatan Lakarsantri, Surabaya. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi sekaligus dipilih peneliti untuk mengumpulkan data pada penelitian ini. Maka didapatkan hasil pemetaan motivasi belajar siswa kelas V berdasarkan Teori Motivasi McClelland, yang paling dominan adalah motivasi belajar berdasarkan kebutuhan akan afiliasi (MBKA) dengan 58% yaitu 19 siswa, kemudian motivasi belajar berdasarkan kebutuhan akan berprestasi (MBKB) dengan 36% yaitu 12 siswa dan yang paling sedikit adalah motivasi belajar berdasarkan kebutuhan akan kekuasan (MBKK) dengan 6% yaitu 2 siswaPemetaan motivasi belajar siswa kelas V berdasarkan Teori Motivasi gagasan David McClelland yang berisi 3 kebutuhan yaitu Need of Achievment, Need of Affiliation dan Need of Power dapat dijadikan bahan rujukan dan indikator untuk penelitian selanjutnya serta jika ada keinginan untuk memetakan motivasi siswa di jenjang kelas dan sekolah yang berbeda.
The effect of free writing technique on students’ writing ability Asima Rohana Sinaga; Firinta Togatorop; Tiarma Intan Marpaung; Rudiarman Purba
Jurnal Pendidikan, Sains Sosial, dan Agama Vol. 8 No. 1 (2022): Jurnal Pendidikan, Sains Sosial, dan Agama
Publisher : STABN RADEN WIJAYA WONOGIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53565/pssa.v8i1.495

Abstract

The purpose of this research is to solve students' problems in writing narrative text, such as they lack vocabulary and they are difficult in certain generic structures. Students are not interested in Writing skills. Students still have difficulty expressing their ideas and they are bored in writing. Students' writing skills, especially narrative texts, are still low. This research is an experimental research. The purpose of this study was to find out which is more significant between the influence of Free Writing Techniques on Students' Writing Ability in writing narrative texts. Teaching writing narrative texts using free writing techniques or teaching writing narrative texts using conventional methods. The research design used in this study was a quasi-experimental research. The score data was taken from class XI students of SMA N. 5 Pematangsiantar. Which consists of 150 students who were selected by taking classes XI IA3 and XI IA4 as samples. In this study, the scores for writing narrative texts in the control group and the experimental group were used as data collection. There are two data used in this study. Namely: pre-test and post-test. The data were analyzed using the t-test formula. After analyzing the data, the results showed that the t-test was 2.72 and t-table = 2.003. The results showed that the t-test value was higher than the t-table t-test > t-table (2.72 > 2.003). It can be concluded that the application of Free Writing Techniques has a significant effect on Students' Ability in Writing Narrative Texts.
Reformation of Islamic Education in Indonesia Salafudin Salafudin
Jurnal Pendidikan, Sains Sosial, dan Agama Vol. 8 No. 1 (2022): Jurnal Pendidikan, Sains Sosial, dan Agama
Publisher : STABN RADEN WIJAYA WONOGIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53565/pssa.v8i1.496

Abstract

This study examines the Islamic education system, which continues to be an exciting discussion among education practitioners. This is a form of public concern and concern for the current objective condition of Islamic educational institutions, especially in Indonesia. This is library research, namely research sourced from library materials using a qualitative approach. In this case, the researcher explored several primary and secondary data with the following steps: reading and studying in-depth primary data such as books, journals, articles, theses, theses, and dissertations related to the discussion of Islamic education reform in Indonesia. The results of this study reveal that the long journey of Islamic education has provided various forms of Islamic education models in Indonesia. In this case, Islamic education also participates in the renewal of the education system in Indonesia. So, it can be said that Islamic education in Indonesia has a significant impact in terms of the turmoil of renewal and changes in the direction of education in Indonesia, both in the ideological and practical realms. Thus, the long journey of Islamic education in Indonesia is a manifestation of the reform of Islamic education and is the driving force and determinant of the direction of reforming Islamic education in Indonesia. So, it can be concluded that the reform of Islamic education in Indonesia can show how dynamic the journey of Islamic education in Indonesia is. This can be seen from the many different models of Islamic education that exist in the world of education in Indonesia.
Implementation of Language Attitude and Turn-Taking of the Guest Star at Talk Show Melda Veby Ristella Munthe; Asima Rohana Sinaga; Mungkap Mangapul Siahaan
Jurnal Pendidikan, Sains Sosial, dan Agama Vol. 8 No. 1 (2022): Jurnal Pendidikan, Sains Sosial, dan Agama
Publisher : STABN RADEN WIJAYA WONOGIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53565/pssa.v8i1.498

Abstract

This research is conducted in order to find out, namely: (1) The ways of Guest Star implement their Language Attitude during giving comments about the questions made by Andy, (2) The ways of Guest Star implement their Turn-Taking during giving comments about the questions made by Andy, and (3) The reason of Guest Star behave as the way they are in giving comments. The research method applied for this research is qualitative research. Instrument used to gather the data is the record of the conversation between Andy and Guest Star in the TV talk show. The writer analyzed the data then categorized into the components of Language Attitude and a framework for Turn-Taking. The findings of the research, namely: (1) It occurred dominantly applied the Affective Component on the utterances of them, and (2) The Guest Star gave their individual’s perception upon their responds. The Guest Star arranged their thought, opinion, suggestion, emotion, belief and action
Analisis Makna Kegiatan Pujawalian Sebagai Proses Sosialisasi Kehidupan Sosial Beragama Umat Buddha Vihara Metta Mandala Kabupaten Banjarnegara Esther Wulandari; Santi Paramita; Danang Try Purnomo
Jurnal Pendidikan, Sains Sosial, dan Agama Vol. 8 No. 2 (2022): Jurnal Pendidikan, Sains Sosial, dan Agama
Publisher : STABN RADEN WIJAYA WONOGIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53565/pssa.v8i2.466

Abstract

Abstrak Kehidupan sosial beragama merupakan hal yang penting bagi umat Buddha Vihara Metta Mandala. Melalui kegiatan Pujawalian diharapkan dapat menjadi proses sosialisasi kehidupan sosial beragama umat Buddha Vihara Metta Mandala. Penelitian ini membahas tentang makna kegiatan Pujawalian sebagai proses sosialisasi pada kehidupan sosial beragama umat Buddha Vihara Metta Mandala Kabupaten Banjarnegara. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Data Analisis Makna Kegiatan Pujawalian Sebagai Proses Sosialisasi Kehidupan Beragama Umat Buddha Vihara Metta Mandala Kabupaten Banjarnegara akan dikumpulkan dengan observasi berpartisipasi, wawancara mendalam, serta dokumentasi. Keabsahan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah triangulasi teknik. Hasil penelitian menyatakan bahwa kegiatan Pujawalian merupakan kegiatan yang penting dalam menunjang proses sosialisasi kehidupan sosial beragama umat Buddha Vihara Metta Mandala Kabupaten Banjarnegara. Dengan adanya kegiatan Pujawalian ini umat Buddha menjadi lebih dekat, rutin melakukan ibadah sebagai makhluk beragama, serta dapat saling mendoakan satu sama lain. Oleh karena itu umat Buddha telah menjalani kehidupan sosial beragama dengan baik dengan kegiatan Pujawalian ini. Kata Kunci: Pujawalian, Sosialisasi, Sosial Beragama.
Pengembangan Bahan Ajar Modul Mata Kuliah Fisika Dasar I Untuk Meningkatkan Penguasaan Konsep Mahasiswa Prodi Pendidikan Fisika Fine Eirene Siahaan; Muktar. B Panjaitan; Ady Frenly Simanullang
Jurnal Pendidikan, Sains Sosial, dan Agama Vol. 8 No. 1 (2022): Jurnal Pendidikan, Sains Sosial, dan Agama
Publisher : STABN RADEN WIJAYA WONOGIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53565/pssa.v8i1.481

Abstract

Pengembangan modul yang efektif akan dapat membentuk penguasaan konsep pada mahasiswa. Pentingnya mahasiswa untuk menguasai standar kompetensi lulusan tersebut, diharapkan peserta didik dapat mengaplikasikan konsep yang telah dipelajari dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini dikarenakan penguasaan konsep dalam pembelajaran fisika merupakan kemampuan mahasiswa dalam memahami konsep-konsep fisika setelah pembelajaran selesai. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: Pengembangan bahan ajar fisika berbentuk modul pada mata kuliah fisika dasar I untuk meningkatkan penguasaan konsep mahasiswa; Hasil kelayakan bahan ajar fisika berbentuk modul pada mata kuliah fisika dasar I untuk meningkatkan penguasaan konsep mahasiswa; Respon peserta didik terhadap modul pada mata kuliah fisika dasar I untuk meningkatkan penguasaan konsep mahasiswa. Rata-rata penguasaan konsep tiap mahasiswa menggunakan bahan ajar fisika berbentuk modul pada mata kuliah fisika dasar I adalah 14,93 dengan peningkatan presentase tiap-tiap aspek pada penguasaan konsep yang didapat tiap mahasiswa adalah 91,58%. Penilaian materi tiap-tiap aspek dimana nilai rata-ratanya kelayakan isi 3,57; Kelayakan penyajian 3,4; Penilaian Bahasa 3,25 sehingga nilai keseluruhan nilai rata-rata didapat 3,4 denga persentase nilai keseluruhan 81%. Nilai keseluruh aspek penilaian media untuk nilai rata-rata ukuran modul 3,25; desain cover 3,43; desain isi modul 3,4; dan nilai rata-rata keseluruhan aspek 3,36 dan untuk nilai persentase keseluruhan 84% dalam kategori sangat baik. Respon mahasiswa terhadap modul pada mata kuliah fisika dasar 1 dapat dilihat aspek kelayakan isi dimana nilai rata-rata sebesar 3,17 dengan persentase 79,44%, aspek kebahasan dimana nilai rat-rata 3,04 dengan presentase 76%, dan aspek keterkaitan dimana nilai rata-rata 3,22 dengan persentase 80,68%. Hasil rata-rata yang didapat dari ketiga aspek tersebut 3,14 dengan persentase 78,7% yang berarti modul Fisika Dasar I yang dikembangkan oleh peneliti baik digunakan dalam pembelajaran.
Pemanfaatan e-learning moodle berbasis lesson study for learning community untuk meningkatkan aktivitas belajar siswa Lastama Sinaga; Lusdiana Saragih; Lisda Raida Manurung; Lasma Novia Panjaitan; Golaren Purba; Ripe Oloan Hutapea
Jurnal Pendidikan, Sains Sosial, dan Agama Vol. 8 No. 1 (2022): Jurnal Pendidikan, Sains Sosial, dan Agama
Publisher : STABN RADEN WIJAYA WONOGIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53565/pssa.v8i1.492

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan aktivitas belajar siswa dalam memanfaatkan e-learning moodle berbasis lesson study for learning community pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam kelas IX-1 dengan jumlah 29 siswa pada materi pewarisan sifat. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan alat pengumpulan data yang digunakan adalah lembar observasi aktivitas siswa. Berdasarkan analisis data diperoleh rata-rata skor aktivitas belajar siswa pada siklus I adalah 3,0 dengan kriteria aktif dan pada siklus II adalah 3,5 dengan kriteria sangat aktif. Dari hasil tersebut dapat diambil kesimpulan bahwa tindakan penelitian berhasil karena adanya peningkatan rata-rata skor tiap indikator aktivitas belajar siswa. Persentase peningkatan aktivitas belajar rata-rata sebesar 14,25%. Hal ini membuktikan bahwa ada peningkatan aktivitas belajar siswa dengan memanfaatkan e-learning moodle berbasis lesson study for learning community di SMP Methodist 8 Medan.
Pengaruh Model TPS Terhadap Peningkatan Keaktifan Dan Kerja Sama Siswa SMB Pada Materi Jalan Utama Berunsur Delapan Metta Wiji Astuti; Mujiyanto Mujiyanto; Dwi Maryani Rispatiningsih
Jurnal Pendidikan, Sains Sosial, dan Agama Vol. 8 No. 2 (2022): Jurnal Pendidikan, Sains Sosial, dan Agama
Publisher : STABN RADEN WIJAYA WONOGIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53565/pssa.v8i2.506

Abstract

The activeness and cooperation of students is one of the factors for students to understand a material well. Therefore it is necessary to increase student activity and collaboration. For this reason, there is a need for a learning model that can increase student activity and cooperation. One of the learning models that can increase student activity and collaboration is the cooperative learning model Think Pair Share type (TPS), because this cooperative learning model emphasizes student cooperation and discussion in groups and in learning divides students into small groups consisting of 2 students. This study aims to: 1) To determine the effect of the Think Pair Share Cooperative Learning Model on student activity To determine the effect of the Think Pair Share Cooperative Learning Model on student cooperation. This type of research is a type of quantitative research that will use ANOVA analysis. The sample used in this study amounted to 16 students in the three SMBs in the Seputih Raman sub-district. Data collection techniques in this study using questionnaires or questionnaires, interviews and observations. Based on the results of the analysis conducted by researchers that F count the activity of F table (0.459 3.81) then Ho is accepted. The results of these calculations can be defined that the TPS learning model has no effect on increasing the activity of SMB students. The results of these calculations can be defined that the TPS learning model does not increase the cooperation of SMB students
Uji homogenitas sebagai syarat pengujian analisis Rektor Sianturi
Jurnal Pendidikan, Sains Sosial, dan Agama Vol. 8 No. 1 (2022): Jurnal Pendidikan, Sains Sosial, dan Agama
Publisher : STABN RADEN WIJAYA WONOGIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53565/pssa.v8i1.507

Abstract

Uji homogenitas adalah prosedur uji statistik yang bertujuan untuk menunjukkan bahwa dua atau lebih kelompok sampel data diambil dari populasi yang memiliki varians yang sama. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Dalam penelitian kualitatif, peneliti tidak terjun langsung ke lapangan untuk mencari sumber data penelitian. Salah satu penelitian yang termasuk dalam penelitian kualitatif adalah penelitian kepustakaan. Pengujian persyaratan analitik merupakan konsep dasar untuk menentukan statistik uji mana yang diperlukan, apakah pengujian tersebut menggunakan statistik parametrik atau non parametrik. Uji syarat, yaitu uji homogenitas varians populasi dalam sebaran data penelitian. Uji homogenitas menggunakan statistik uji F, uji Bartlett, uji Levene, uji Cohran, dan uji Harley. Kesimpulan dari penelitian ini adalah betapa pentingnya pengujian syarat analisis ini, penulis menyarankan kepada peneliti untuk memperhatikan pengujian syarat analisis terlebih dahulu sebelum melakukan pengujian hipotesis, sehingga pengujian hipotesis yang kami ajukan adalah sesuai dengan uji statistik inferensial yang kita butuhkan dalam mengolah data hasil. belajar.

Page 11 of 32 | Total Record : 312