cover
Contact Name
Eri Setia Romadhon
Contact Email
ftsp.uj@gmail.com
Phone
+6281280186063
Journal Mail Official
jurnal@ftspjayabaya.ac.id
Editorial Address
Jalan Raya Bogor Km 28,8 Jakarta- Indonesia
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Teknik Sipil-Arsitektur
Published by Universitas Jayabaya
ISSN : 14129299     EISSN : 27454738     DOI : https://doi.org/10.54564/jtsa
Core Subject : Engineering,
Jurnal ini menerima naskah asli dari penelitian yang original, artikel tentang kebijakan, dengan cakupan penelitian di bidang teknik sipil dan teknik arsitektur. Scope Jurnal ini sebagai berikut: - Traffic Engineering - Water Resources Engineering, - Construction Management - Structural Engineering, - Geotechnical Engineering, - Transportation Engineering, - Architechture Engineering, - Environmental Engineering.
Articles 152 Documents
ANALISIS PERENCANAAN KEBUTUHAN FASILITAS PEJALAN KAKI DI KAWASAN PUSAT BISNIS KABUPATENPESISIR BARAT Rio Angga Permana; Sudarwati; Sri Widayatie
JURNAL TEKNIK SIPIL-ARSITEKTUR Vol. 22 No. 2 (2023): EDISI BULAN NOVEMBER 2023
Publisher : FTSP Universitas Jayabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54564/jtsa.v22i2.164

Abstract

Di kawasan pusat bisnis ini merupakan daerah tarikan yang besar bagi Kabupaten Pesisir Barat, pada kondisi eksisting permasalahan pejalan kaki di jalan ini berupa tidak tersedia fasilitas pejalan kaki seperti trotoar, tidak tersedia fasilitas penyeberang jalan, terjadi percampuran lalu lintas antara pejalan kaki dengan kendaraan, adanya parkir liar dan pedagang kaki lima di badan jalan yang mengganggu pergerakan pejalan kaki, tingkat kebutuhan fasilitas pejalan kaki yang tinggi. Metode pengumpulan data primer yang dibutuhkan adalah kinerja lalu lintas seperti volume lalu lintas, data jumlah pejalan kaki menyeberang dan menyusuri, fasilitas jalan seperti inventarisasi ruas jalan. Sedangkan data sekunder meliputi peta tata guna lahan dan peta jaringan jalan. Analisis yang dilakukan adalah analisis kinerja lalu lintas, analisis survei pejalan kaki, analisis kebutuhan fasilitas pejalan kaki menyusuri, dan analisis fasilitas penyeberangan. Berdasarkan hasil analisis, lebar trotoar rencana pada jalan kawasan pusat bisnis Kabupaten Pesisir Barat yang sesuai dengan standar yaitu 2 meter untuk kedua sisi jalan yaitu utara dan selatan, rencana fasilitas penyeberangan di jalan ini sesuai dengan perhitungan yaitu zebra cross.
ANALISA EFISIENSI PERENCANAAN ANGGARAN BIAYADAN WAKTU PADA PROYEK SAVYAVASA LUXURY RESIDENCE Muhammad Rafiq Prakoso; Muhammad Nafhan Isfahani
JURNAL TEKNIK SIPIL-ARSITEKTUR Vol. 22 No. 2 (2023): EDISI BULAN NOVEMBER 2023
Publisher : FTSP Universitas Jayabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54564/jtsa.v22i2.165

Abstract

Di Indonesia terutama di bidang konstruksi mengalami perkembangan yang sangat pesat dan berkembang luas. Proyek konstruksi seharusnya dapat diselesaikan dengan biaya dan waktu yang telah direncanakan sebelumnya. Proyek konstruksi sering terjadi telat dalam penyelesaian proyek tersebut, untuk itu perlu dilakukannya manajemen biaya dan waktu pada sebuah proyek konstruksi sangat disarankan sekali supaya kegiatan konstruksi dapat selesai tepat waktu dengan biaya yang tidak bengkak bahkan lebih cepat dari waktu yang telah ditetapkan dengan catatan biaya yang dikeluarkan tidak melebihi bahkan kurang dari biaya yang di anggarkan. Konsep Earned Value mempunyai tiga jenis dimensi yaitu menyelesaikan proyek konstruksi yang menggambarkan rencana penyerapan biaya, biaya aktual yang sudah di anggarkan serta apa yang diperoleh dari biaya yang sudah di anggarkan atau yang disebut Konsep Earned Value. Dalam pelaksanaan pekerjaan Proyek Pembangunan Savyavasa Luxury Residence dengan perhitungan BCWS sampai bulan ke-15 diperoleh nilai sebesar Rp 501.520.800.000, BCWP sampai bulan ke- 15 diperoleh nilai sebesar Rp 369.232.600.000, dan ACWP sampai bulan ke-15 diperoleh nilai sebesar Rp 342.464.100.000 pada Proyek Pembangunan Savyavasa Luxury Residence. Dalam pelaksanaan pekerjaan Proyek Pembangunan Savyavasa Luxury Residence Sampai bulan ke 15 berjalannya proyek Savyavasa Luxury Residence, diperoleh rata –rata nilai SPI < 1 dan diperoleh rata-rata nilai CPI >1. Berdasarkan nilai BEAC sampai bulan ke-15 nilainya adalah sebesar Rp 1.601.796.538.821 menunjukkan estimasi biaya sampai bulan ke-15 lebih rendah dibandingkan dengan biaya perencanaan awal sebesar Rp 1.727.000.000.000 sehingga proyek mengalami keuntungan jika dihitung sampai bulan ke-15.
TINJAUAN PENGELOLAAN WAKTU DAN BIAYA PROYEK IRIGASI D.I LEMATANG KOTA PAGARALAM PHASE II PAKET 1 Kuswanto, Edi; Isfahani, Muhammad Nafhan
JURNAL TEKNIK SIPIL-ARSITEKTUR Vol. 23 No. 1 (2024): EDISI BULAN MEI 2024
Publisher : FTSP Universitas Jayabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54564/jtsa.v23i1.166

Abstract

Kebutuhan pengairan untuk perkebuan dan pertanian yang luas memperlukan adanya jaringan irigasi yang baik. Adanya Proyek Irigasi D.I Lematang Kota Pagaralam Phase II Paket 1 bertujuan untuk mengaliri daerah pertanian dan perkebunan di wilayah Kota Pagar Alam. Proyek seringkali terjadi keterlambatan waktu penyelesain atau mengalami Over Budget pada saat atau setelah melakukan pekerjaan kontruksi. Pada skripsi ini metode yang digunakan yaitu Metode Earned Value dengan pengumpulan data dari Proyek Irigasi D.I Lematang Kota Pagaralam Phase II Paket 1.Sampai dengan bulan ke-12 memperoleh hasil konsep earned value yaitu bahwa nilai SPI ( Schedule Performance Index ) adalah lebih dari 1 sedangkan CPI ( Cost Performance Index ) rata-rata adalah kurang dari 1. Yang berarti pelaksanaan proyek percepatan dari rencana dengan anggaran biaya melebihi rencana. Sedangkan untuk nilai BETC ( Budget Estimate To Complete ) adalah Rp. 213.419.300.884,16 dan nilai BEAC (Budgeted Estimate at Completion) adalah Rp. 276.003.732.943 yang berarti bahwa biaya pelaksanaan proyek tidak melebihi dari biaya yang telah dianggarkan sebelumnya. Untuk ETS (Estimate Temporary Schedule) adalah 16,34 bulan dan nilai EAS ( Estimate All Schedule ) adalah 28,34 bulan.
TINJAUAN PENGOLAHAN WAKTU DAN BIAYA PEMBANGUNAN CIBINONG CITY MALL 2 - BOGOR Rahalim, Anton; Isfahani, Muhammad Nafhan
JURNAL TEKNIK SIPIL-ARSITEKTUR Vol. 23 No. 1 (2024): EDISI BULAN MEI 2024
Publisher : FTSP Universitas Jayabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54564/jtsa.v23i1.167

Abstract

Dunia bidang konstruksi mengalami perkembangan yang sangat pesat di Indonesia. sebuah proyek diharuskan selesai dengan waktu dan jumlah yang sudah direncanakan. Proyek seringkali terjadi keterlambatan dalam penyelesaiannya, maka penerapan manajemen waktu pada sebuah proyek konstruksi sangat dibutuhkan sekali agar kegiatan proyek dapat diselesaikan tepat waktu bahkan lebih cepat dari waktu yang telah ditentukan. Metode yang digunakan yaitu Metode Earned Value dengan pengumpulan data di lapangan pada pembangunan gedung Cibinong City Mall 2 di kabupaten Bogor. Dan memperoleh hasil konsep Earned value yaitu bahwa nilai SPI ( Schedule Performance Index ) adalah kurang dari 1 sedangkan CPI ( Cost Performance Index ) adalah lebih dari 1. yang berarti pelaksanaan proyek terlambat dengan anggaran biaya masih dalam kategori hemat. Sedangkan untuk nilai BETC ( Budget Estimate To Complete ) adalah Rp. 61.337.101.056,47 dan nilai BEAC (Budgeted Estimate at Completion) adalah Rp. 218.181.818.206 yang berarti bahwa biaya pelaksanaan proyek tidak melebihi dari biaya yang telah dianggarkan sebelumnya. Untuk ETS (Estimate Temporary Schedule) adalah 2,05 bulan atau 63 hari dan nilai EAS ( Estimate All Schedule ) adalah 23,05 bulan atau 702 hari
ANALISIS KEBUTUHAN PERJALANAN KRL COMMUTER LINE LINTAS BEKASI- MANGGARAI TERHADAP DEMAND PENUMPANG Susilowati, Widya; Sudarwati; Rachmat, Tri
JURNAL TEKNIK SIPIL-ARSITEKTUR Vol. 23 No. 1 (2024): EDISI BULAN MEI 2024
Publisher : FTSP Universitas Jayabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54564/jtsa.v23i1.168

Abstract

KRL Commuter Line adalah layanan kereta rel listrik komuter yang dioperasikan oleh PT Kereta Commuter Indonesia (PT KCI), jadwal perjalanan kereta api tertuang dalam Grafik Perjalanan Kereta Api (GAPEKA) dimana setiap perjalanan kereta sudah ditetapkan waktu, kecepatan, dan lintasnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jumlah kapasitas muat angkut penumpang, kapasitas lintas dan headway yang tersedia, peramalan pertumbuhan penumpang dan jumlah perjalanan serta jumlah sarana 5 tahun yang akan datang. Data atau informasi yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari PT. KCI dan data primer diperoleh dari survey langsung serta hasil perhitungan. Metode pengolahan data menggunakan perhitungan manual dan metode peramalan dengan regresi linier. Hasil penelitian didapat bahwa muat angkut penumpang atau load factor yang ada saat ini sudah melebihi kapasitas, dan untuk kapasitas lintas serta headway saat ini masih belum melebihi kapasitas sehingga dapat dilakukan penambahan perjalanan, hal tersebut berbanding dengan hasil peramalan pertumbuhan penumpang, jumlah perjalanan dan jumlah sarana 5 tahun yang akan datang yang akan terus mengalami peningkatan.
ANALISA EFEKTIFITAS GROUTING MAINDAM DAN TUNNEL WATERWAY BENDUNGAN KEUREUTO KABUPATEN ACEH UTARA Wahyu, Wili; Setia Romadhon, Eri
JURNAL TEKNIK SIPIL-ARSITEKTUR Vol. 23 No. 1 (2024): EDISI BULAN MEI 2024
Publisher : FTSP Universitas Jayabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54564/jtsa.v23i1.169

Abstract

Bendungan Keureuto di Kabupaten Aceh Utara yang telah dibangun sejak tahun 2015 sampai dengan saat ini termasuk salah satu bendungan di Indonesia yang memiliki karakteristik pondasi yang unik, dengan jenis batuan pada pondasi didominasi oleh batuan jenis mudstone. Menurut Sosrodarsono, dkk (1997), bahan material untuk pembangunan bendungan urugan diambil dari hasil galian sekitar site sebagai kedudukan bendungan atau lokasi bendungan pelengkap. Namun hasil galian sekitar site Bendungan Keureuto yang teridentifikasi didominasi oleh jenis batuan mudstone memiliki kekerasan dan kekakuan yang kurang baik dan sangat rentan mengalami pelapukan apabila terekspos oleh udara dan air secara terus menerus. Untuk meningkatkan daya dukung pondasi tubuh bendungan yang memiliki batuan dasar jenis mudstone tersebut maka dilakukan perkuatan pondasi dengan menggunakan grouting di sepanjang as maindam dan Tunnel Waterway Bendungan Keureuto. Perkuatan Pondasi yang dilakukan dengan metode grouting tersebut diharapkan dapat meningkatkan nilai Lugeon (LU) menjadi <5 pada setiap blok groutiing yang ditentukan, dari nilai lugeon sebelumnya yang cukup besar dan tidak memenuhi syarat sebagai pondasi bendungan.
ANALISIS PENERAPAN SISTEM MANAJEMEN MUTU ISO 9001:2015 TERHADAP KINERJA KARYAWAN KONSTRUKSI Bradiaswara, Tommy; Isfahani, Muhammad Nafhan
JURNAL TEKNIK SIPIL-ARSITEKTUR Vol. 23 No. 1 (2024): EDISI BULAN MEI 2024
Publisher : FTSP Universitas Jayabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54564/jtsa.v23i1.170

Abstract

Penerapan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015 pada proyek konstruksi yang kurang maksimal mengakibatkan hasil dari pekerjaan belum sempurna seperti keinginan owner. Penelitian ini meninjau tentang bagaimana penerapan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015 pada proyek konstruksi supaya produk yang dihasilkan sesuai standar yang diinginkan owner, serta hambatan dalam penerapannya. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh tingkat penerapan sistem manajemen mutu ISO 9001:2015 pada proyek pembangunan Tugu Pal Nol tahap II Banjarmasin serta pengaruhnya terhadap kinerja karyawan. Metode penelitian dilakukan dengan cara kuantitatif mengumpulkan data melalui kuisioner secara online yang disebarkanluaskan kepada seluruh karyawan proyek. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif serta menggunakan metode SEM-PLS untuk mengetahui pengaruh penerapan klausul pada ISO 9001:2015 terhadap kinerja karyawan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan sistem manajemen mutu ISO 9001:2015 dengan melihat seluruh butir dari klausul 4 sampai klausul 10 sebesar 84,60% dengan kriteria sangat baik. Hasil uji hipotesis menunjukkan penerapan klausul 6 (perencanaan) memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kinerja karyawan. Faktor utama yang menjadi hambatan dalam penerapan sistem manajemen mutu ISO 9001:2015 adalah kesulitan dalam memahami istilah-istilah dalam ISO 9001:2015.
ANALISIS PEMILIHAN MODA TRANSPORTASI ANTARA KERETA API BATARA KRESNA DENGAN BUS AKDP PADA LINTAS SURAKARTA – WONOGIRI Saputra, Tedy; Yuniarti, Sri; Widayatie, Sri
JURNAL TEKNIK SIPIL-ARSITEKTUR Vol. 23 No. 1 (2024): EDISI BULAN MEI 2024
Publisher : FTSP Universitas Jayabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54564/jtsa.v23i1.171

Abstract

Dalam upaya meningkatkan efisiensi dan kualitas pelayanan transportasi massal, penting untuk memahami faktor-faktor yang memengaruhi pilihan moda transportasi oleh masyarakat dan bagaimana pelayanan dapat disesuaikan dengan kebutuhan. Penelitian ini membandingkan pemilihan moda antara Bus AKDP dan Kereta Api Batara Kresna lintas Surakarta-Wonogiri, fokus pada waktu, biaya, dan karakteristik pengguna. Tujuannya: mengidentifikasi pola perjalanan, karakteristik pengguna, serta menganalisis pemilihan moda.Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif. Penelitian deskriptif memiliki tujuan untuk menggambarkan atau menjelaskan suatu fenomena atau kejadian, termasuk karakteristik, preferensi, dan kecenderungan yang terkait dengan pemilihan moda transportasi. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh Penelitian ini menyoroti dominasi preferensi pengguna terhadap Kereta Api dalam lintas Surakarta-Wonogiri, dengan 53,2% responden memilih kereta api setiap minggu. Meskipun Bus AKDP tetap digunakan secara rutin (55,6% responden), dominasi Kereta Api mencerminkan preferensi kuat. Analisis karakteristik pengguna menunjukkan distribusi jenis kelamin merata, mayoritas berusia kurang dari 20 tahun, dan profil pendidikan yang beragam. Faktor seperti status perkawinan, penghasilan bulanan, dan pekerjaan turut berkontribusi. Pemilihan moda dipengaruhi oleh biaya, waktu perjalanan, dan jadwal keberangkatan. Kesimpulan ini mendukung penyedia layanan dalam mengoptimalkan strategi pelayanan, penyesuaian jadwal, dan upaya pemasaran, sambil merinci faktor krusial untuk meningkatkan daya tarik moda transportasi umum di lintas tersebut.
ANALISIS UJI TEKAN BETON DENGAN BUBUK KARBON SEKAM SEBAGAI BAHAN SUBSTITUSI SEMEN Prihanto, Amalyan; Setia Romadhon, Eri
JURNAL TEKNIK SIPIL-ARSITEKTUR Vol. 23 No. 1 (2024): EDISI BULAN MEI 2024
Publisher : FTSP Universitas Jayabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54564/jtsa.v23i1.172

Abstract

In making concrete, local materials can be utilized so that the cost of making concrete is relatively cheap, in this study used carbon husk powder as a partial substitution material of cement in a concrete mixture and is expected to improve the quality of concrete and also environmentally friendly, the content of the carbon husk powder used namely 0%, 5%, 10%, 15% and 20% of the amount of cement used. The specimens were made with a composition of a mixture of 1 cement: 2 sand: 3 gravel, for the manufacture of normal concrete and the addition of carbon husk powder for the manufacture of concrete with a mixture of carbon husk powder with K-300 concrete quality. From the results of the study obtained the value of water use by using carbon husk powder increased in accordance with an increase in the composition of the carbon husk powder used, namely 0% (6.82), 5% (6.92), 10% (7.52), 15% ( 7,62) and 20% (8,82). The compressive strength of concrete using carbon husk powder at a composition of 5% shows that the average compressive strength of concrete is higher than normal concrete, which is 330,161 kg / cm2 (at 14 days), and lower 325,267 kg / cm2 (at 21 days) the compressive strength value of concrete continues to decrease with the addition of carbon husk powder composition as a cement substitution material at a composition of 10% (246,726 kg / cm2), 15% (226,513 kg / cm2) and 20% (166,350 kg / cm2) at 14 days and 10 % (268,027 kg / cm2), 15% (226,573 kg / cm2) and 20% (172,657 kg / cm2) at the age of 21 days.
RANCANG CAMPURAN BETON MUTU TINGGI DENGAN PENAMBAHAN ADMIXTURE HIGH-SUPERPLASTISIZER DAN RETARDER PADA PROYEK TAMAN ANGGREK RESIDENCE Rahmawati, Siti; Setia Romadhon, Eri
JURNAL TEKNIK SIPIL-ARSITEKTUR Vol. 23 No. 1 (2024): EDISI BULAN MEI 2024
Publisher : FTSP Universitas Jayabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54564/jtsa.v23i1.173

Abstract

The role of High-Superplasticizer and Retarder is very dominant on the texture and ease of workmanship of high-quality concrete that we expect. High temperatures throughout the concrete journey to the casting site and fast concrete bonding times are the things that are greatly avoided, so the use of certain doses of retarders is a solution to slow the binding time of the concrete itself. Therefore the use of High-Superplasticizer and Retarder needs to be combined well in order to optimize high-quality concrete in terms of workability. In the Taman Anggrek Residence apartment development project, starting from the inspection of aggregate properties then the calculation for the combination of each aggregate is carried out in accordance with the required specifications. The design of the mixture in this study is the Erntroy-Shacklock method with the properties of the material used are as follows; coarse aggregate with a maximum size of 12.5 mm, admixture with trademarks Viscocrete-1003 (High-Superplasisizer) and Plastiment-P121R (Retarder). Testing of concrete compressive strength was carried out at 7, 14 and 28 days. The results showed that at 7 days the average compressive strength was 37,715 MPa (75.43%), 14 days 45,894 MPa (91,788%), 28 days 58.38 MPa (116.76%).

Page 11 of 16 | Total Record : 152