Articles
253 Documents
PENERAPAN METODE ACTIVE LEARNING DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN FIKIH
Robi’atul Adawiyyah
PEDAGOGIKA: Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan Vol 8 No 2 (2020): Pedagogika: Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan
Publisher : Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) FKIP Universitas Pattimura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30598/pedagogikavol8issue2page172-181
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan metode active learning pada pembelajaran fikih, dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Serta, untuk mengetahui factor pendukung dan penghambat penerapan metode active learning dalam proses pembelajaran. Metode active learning dimaknai sebagai cara pandang yang menganggap belajar sebagai kegiatan membangun makna atau pengertian terhadap pengalaman dan informasi yang dilakukan oleh si pembelajar, bukan oleh si pengajar, serta menganggap mengajar sebagai kegiatan menciptakan suasana yang mengembangkan inisiatif dan tanggung jawab belajar si pembelajar sehingga berkeinginan terus untuk belajar selama hidupnya, dan tidak tergantung kepada guru atau orang lain bila mereka mempelajari hal-hal yang baru. Melalui pendekatan active learning ini, siswa diajak untuk turut serta dalam semua proses pembelajaran, tidak hanya mental akan tetapi juga melibatkan fisik. Dengan cara ini, biasanya siswa akan merasakan suasana yang lebih menyenangkan sehingga hasil belajar dapat dimaksimalkan. Tipe penelitian yang digunakan pada penelitian ini yaitu penelitian kualitatif. Penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif dan cenderung menggunakan analisis. Proses dan makna (perspektif subjek) lebih ditonjolkan dalam penelitian kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan metode active learning, hasil belajar siswa pada pembelajaran fikih meningkat. Hal ini dikarenakan siswa tidak hanya mengetahui materi saja, tetapi memahami sekaligus mempraktikkannya dalam kehidupan sehari-hari.
RESPON MAHASISWA PGSD SETELAH MENERAPKAN SELF ASSESMENT PADA PENGUASAAN MATERI PEMECAHAN MASALAH DALAM MATEMATIKA
Saeful Mizan
PEDAGOGIKA: Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan Vol 9 No 1 (2021): Pedagogika: Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan
Publisher : Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) FKIP Universitas Pattimura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30598/pedagogikavol9issue1page28-35
Penelitian ini dilakukan untuk menggambarkan respon mahasiswa setelah melaksanakan evaluasi berbasis self assement pada materi pemecahan masalah. Jenis Penelitian yang digunakan ialah jenis kualitatif . Teknik yang diperoleh dalam pengambilan data dilakukan secara acak dari populasi 150 mahasiswa. Peneliti mengambil sampel sebanyak 50 mahasiswa kemudian memberikan kuisioner kepada mahasiswa tersebut. Penggunaan self assement pada materi pemecahan masalah menunjukkan respon yang tinggi atau dapat dikatakan memperoleh respon yang positif . Hal ini dibuktikan pada pernyataan pertama memperoleh 87%, selanjutnya pernyataan kedua memperoleh 77%, pernyataan ketiga memperoleh 88%, dan pernyataan keempat memperoleh 94%. Jadi evaluasi sefl assement membantu mahasiswa dalam mengetahui kemampuan dan kendala yang dihadapi selama pemebelajaran serta membuat senang dalam melakukan evaluasi secara mandiri..
KEMAMPUAN LITERASI MAHASISWA PGSD UNTUK MENYELESAIKAN MASALAH IPA
Ifa Seftia Rakhma Widiyanti;
Anggun Winata;
Sri Cacik
PEDAGOGIKA: Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan Vol 9 No 1 (2021): Pedagogika: Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan
Publisher : Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) FKIP Universitas Pattimura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30598/pedagogikavol9issue1page36-43
Penelitian ini mendeskripsikan kemampuan literasi mahasiswa PGSD berdasarkan hasil tes. Subjek penelitian adalah 103 mahasiswa PGSD Unirow Tuban angkatan 2017, 2018 dan 2019 yang dipilih secara random. Penelitian dilakukan pada bulan April 2021. Subjek penelitian akan menjadi calon guru SD yang nantinya mempersiapkan peserta didik SD menghadapi AKM numerasi dan literasi. Teknik pengumpulan data menggunakan tes dengan instrumen penelitian berupa soal kemampuan literasi. Tes terdiri dari 15 soal yang dikerjakan pada Google Form. Soal pada tes memiliki skor 1, 2 atau 3 disesuaikan dengan tingkat kesulitan soal dan skor maksimal 30. Tes kemampuan literasi berorientasi pada soal-soal IPA. Berdasarkan analisis data diketahui bahwa kemampuan literasi mahasiswa PGSD Unirow Tuban berada pada tingkat dasar. Hal tersebut ditunjukkan oleh tingginya persentase subjek penelitian pada indikator mampu menemukan dan mengambil informasi eksplisit pada teks serta membuat interpretasi sederhana dengan benar, yaitu 87,34%. Pada tingkat cakap dengan indikator membuat interpretasi dari informasi implisit yang ada dalam teks, persentase mahasiswa yang menjawab benar adalah 62,34%. Indikator ketiga yaitu mengintegrasikan beberapa informasi lintas teks, memperoleh persentase jawaban benar sebesar 27,54%. Hasil penelitian ini dapat digunakan untuk mengembangkan perangkat dan model pembelajaran sehingga kemampuan literasi mahasiswa PGSD mengalami peningkatan.
ANALISIS PESAN-PESAN MORAL DALAM PRIBAHASA BAHASA BIAK
Agustinus L Masan;
Peter Manuputy;
Vantri P. Kelelufna;
Emanuel C. Wanma
PEDAGOGIKA: Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan Vol 9 No 1 (2021): Pedagogika: Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan
Publisher : Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) FKIP Universitas Pattimura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30598/pedagogikavol9issue1page44-59
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pesan moral yang mengajarkan kerjasama, kerja keras, pantang menyerah, keteladanan, kesabaran, ketekunan, dan kepercayaan kepada Tuhan yang terdapat dalam peribahasa Biak yang sejak dahulu dipakai oleh orang-orang tua untuk mendidik, menasehati dan menegur seseorang. Bentuk dari penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan etnografi. Penelitian ini menggunakan teknik pengamatan, wawancara, serta catatan dan perekaman dalam pengumpulan data. Penelitian ini dilakukan di Kampung Insiri, Distrik Biak Barat, dengan empat orang narasumber yang adalah penduduk kampung tersebut dan seorang warga Kota Sorong yang masih mengingat dan tahu betul soal peribahasa dari daerah Biak. Hasil dari penelitian ini yaitu (1) Peribahasa yang menunjukan kerja sama dalam masyarakat terdapat empat peribahasa. (2) Peribahasa yang memberitahukan kerja keras dan pantang menyerah terdapat enam peribahasa. (3) Peribahasa yang memberikan keteladan bagi orang Biak yaitu terdapat dua puluh dua peribahasa. (4) Peribahasa yang memberitahukan tentang kesabaran dan ketekunan yaitu terdapat dua belas peribahasa, dan (5) Peribahasa yang mengajarkan orang Biak untuk percaya kepada Tuhan, yaitu terdapat enam peribahasa.
GAMBARAN STRES AKADEMIK MAHASISWA JURUSAN ILMU PENDIDIKAN FKIP UNIVERSITAS PATTIMURA
Rusnawati Ellis
PEDAGOGIKA: Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan Vol 9 No 2 (2021): Pedagogika : Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan
Publisher : Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) FKIP Universitas Pattimura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30598/pedagogikavol9issue2page60-67
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat stres akademik mahasiswa Jurusan Ilmu Pendidikan FKIP Universitas Pattimura. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskritif. Populasi sebayak 400 mahasiswa, sedangkan sampel menggunakan rumus slovin dengan Margin of error yang ditetapkan adalah 5% atau 0,05 dan diambil secara acak sebanyak 200 mahasiswa. Hasil penelitian menunjukan bahwa gambaran umum tingkat stres akademik mahasiswa jurusan Ilmu Pendidikan Universitas Pattimura berada pada dalam kategori sedang, yaitu sebanyak 140 mahasiswa (70%). Hal ini menunjukan mahasiswa cukup stres dalam mengerjakan tugas – tugas akademik selama perkuliahan
COPING STRESS MAHASISWA FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN YANG MENYUSUN SKRIPSI
Prisca Diantra Sampe
PEDAGOGIKA: Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan Vol 9 No 2 (2021): Pedagogika : Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan
Publisher : Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) FKIP Universitas Pattimura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30598/pedagogikavol9issue2page68-76
Stress pasti dialami oleh semua individu, tidak termaksud mahasiswa. Mahasiswa yang sedang menyusun skripsi terkadang mengalami stress. Hal ini dialami juga oleh mahasiswa FKIP UNPATTI. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengungkapkan coping stress atau strategi pemecahan stress yang tepat pada mahasiswa FKIP. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode fenomenologis dengan partisipan sebanyak 2 orang dengan teknik wawancara mendalam dan observasi. Hasil yang diperoleh adalah tiap individu memiliki coping stress yang berbeda-beda, atau dikatakan kemampuan untuk memcahkan masalah berbeda-beda antara partisipan 1 dan partisipan 2. Dengan pemilihan coping stress yang tepat, membuat individu merasa lebih lega.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS IV SD NEGERI WAEL SERAM BAGIAN BARAT
Yadi Risaldi;
Samuel Patra Ritiauw;
Elsinora Mahananingtyas;
Nathalia Yohana Johannes
PEDAGOGIKA: Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan Vol 9 No 2 (2021): Pedagogika : Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan
Publisher : Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) FKIP Universitas Pattimura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30598/pedagogikavol9issue2page77-86
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model pembelajaran Discovery Learning dalam meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV SD Negeri Wael Seram Bagian Barat. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik Observasi, tes, dan dokumentasi, hasil analisis di dapat yaitu Penggunaan model pembelajaran Discovery Learning ternyata dapat meningkatkan hasil belajar IPS pada siswa kelas IV SD Negeri Wael. Peningkatan hasil belajar siswa yaitu nilai rata-rata kelas pada siklus I dengan pretest sebesar 69,39 kemudian postest menjadi 76,11 dan pada siklus II pretest sebesar 77,46 kemudia postest sebesar 87. Jumlah siswa mampu mencapai KKM 70 di siklus I pada pretest sebanyak 14 (50%) siswa dan postest sebanyak 17 (61%) siswa. Sedangkan untuk siklus II pada pretest sebanyak 20 (71%) siswa dan pada postest sebanyak 25 (89%) siswa. Sehingga di simpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran Discovery Learning dalam pelajaran IPS dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada setiap siklus.
PENERAPAN MODEL VALUE CLARIFICATION TECHNIQUE (VCT) DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS IV SD MUHAMMADIYAH AMBON
Samuel Patra Ritiauw;
Elsinora Mahananingtyas;
Wiwin J. B. Silawanebessy;
Agustina Huliselan
PEDAGOGIKA: Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan Vol 9 No 2 (2021): Pedagogika : Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan
Publisher : Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) FKIP Universitas Pattimura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30598/pedagogikavol9issue2page87-102
Proses pendidikan yang baik adalah guru memberikan kesempatan kepada anak untuk kreatif. Usaha tersebut diwujudkan melalui pengembangkan kesadaran nilai yang ada pada diri siswa. Teknik Klarifikasi Nilai (Value Clarification Technique), membantu menemukan, memilih, menganalisis, dan mencari serta memutuskan dalam mengambil sikap sendiri mengenai nilai-nilai hidup yang ingin diperjuangkan oleh siswa. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitin ini adalah penelitian kualitatif dengan tipe penelitian tindakan kelas. Kolaborasi yang dilakukan dalam PTK ini adalah dengan teman sejawat yang mengajar di kelas lain, berperan sebagai pengamat (observer), dan peneliti berperan sebagai pelaksanan. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa model pembelajaran Value Clarification Technique mampu meningkatkan nilai-nilai karakter dan hasil belajar siswa sekolah dasar di Kota Ambon.
KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA MAHASISWA PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR
Nessy Pattimukay
PEDAGOGIKA: Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan Vol 9 No 2 (2021): Pedagogika : Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan
Publisher : Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) FKIP Universitas Pattimura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30598/pedagogikavol9issue2page103-110
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah matematika mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD). Pemecahan masalah adalah cara atau metode untuk mengembangkan pemikiran matematika. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualititif eksploratif. Penelitian ini dilaksakan di Universitas Pattimura Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar secara Daring dengan menggunakan Aplikasi Edlink dan Google Meet. Subjek dalam penelitian ini adalah mahasiswa calon guru sekolah dasar Universitas Patimura yang menawarkan mata kuliah matematika. Data dalam penelitian ini dikumpulkan melalui tes pemecahan masalah matematika. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh bahwa banyak mahasiswa pendidikan guru sekolah dasar dalam menyelesaikan soal pemecahan masalah matematika belum memahami tentang cara memecahkan masalah matematika. Hal ini dapat dilihat berdasarkan hasil kerja mahasiswa dimana mahasiswa tidak mengidentifikasikan informasi yang ada dalam soal pemecalahan masalah matematika. Mahasiswa pendidikan guru sekolah dasar juga tidak membuat rencana penyelesaian masalah tetapi cendrung untuk membuat penyelesaian masalah. Setelah membuat penyelesaian masalah, mahasiswa tidak memeriksa kembali atau melakukan pengujian terhadap hasil kerjanya.
DAMPAK APLIKASI PENDIDIKAN KARAKTER PADA MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN EKONOMI
Zuhria Nurul' Ainy
PEDAGOGIKA: Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan Vol 9 No 2 (2021): Pedagogika : Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan
Publisher : Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) FKIP Universitas Pattimura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30598/pedagogikavol9issue2page111-117
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan Pendidikan karakter mahasiswa program studi Pendidikan ekonomi. Pendidikan karakter merupakan bentuk kegiatan manusia yang di dalamnya terdapat suatu tindakan yang mendidik diperuntukkan bagi generasi selanjutnya. Tujuan pendidikan karakter adalah untuk membentuk penyempurnaan diri individu secara terus-menerus dan melatih kemampuan diri demi menuju kearah hidup yang lebih baik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualititif eksploratif. Penelitian ini dilaksakan di Universitas Pattimura Program Studi Pendidikan Ekonomi secara Daring dengan menggunakan Aplikasi Edlink dan Google Meet. Subjek dalam penelitian ini adalah mahasiswa Universitas Patimura. Data dalam penelitian ini dikumpulkan melalui wawancara dan observasi. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh bahwa banyak mahasiswa pendidikan ekonomi sudah memiliki karakter yang diharapkan oleh peneliti. Hal ini dapat dilihat berdasarkan hasil dari wawancara dan observasi serta hasil karya mahasiswa. Mahasiswa pendidikan ekonomi mencerminkan sikap, perilaku yang diperlihatkan pada saat dosen memberikan tugas.