cover
Contact Name
Sofyan Musyabiq Wijaya
Contact Email
obiqwijaya@gmail.com
Phone
+6281559678993
Journal Mail Official
jkunila@gmail.com
Editorial Address
Jl Prof.Dr.Soemantri Brojonegoro No 1 , Bandar Lampung, Lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
JK Unila (Jurnal Kedokteran Universitas Lampung)
Published by Universitas Lampung
ISSN : 25273612     EISSN : 26146991     DOI : 10.23960/jku
Jurnal Kedokteran Universitas Lampung (JK Unila) is a journal of scientific publications published every six months using a peer review system for article selection. Jurnal Kedokteran Universitas Lampung (JK Unila) can receive original research articles relevant to medicine and health, meta-analysis , case reports and medical science update.
Articles 260 Documents
Dampak Polusi Udara terhadap Asma Agus Dwi Susanto; Mirza Purwitasari; Budhi Antariksa; Retno A S Soemarwoto; Syazili Mustofa
Jurnal Kedokteran Universitas Lampung Vol 2, No 2 (2018): Jk Unila
Publisher : Fakultas Kedokteran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jk unila.v2i2.1955

Abstract

Pedoman yang dikeluarkan oleh World Health Organization dibuat untuk mengurangi pengaruh buruk polusi udara.Polutan utama yang terdapat di udara yatiu PM, O3, NO2, SO2 . Polutan tersebut paling besar bersumber dari aktivitas industry dan asap kendaraan bermotor.Polusi udara mempunyai hubungan dengan eksaserbasi pada asma, peningkatan reaktivitas bronkus, bertambahnya gejala asma, peningkatan rawat inap dan kunjungan ke unit gawat darurat.Beberapa penelitian menyatakan bahwa polusi udara mempunyai peranan dalam terjadinya asma.Prevalens dan derajat beratnya asma meningkat seiring dengan peningkatan polusi udara.Pajanan polusi udara dapat dihindari dengan tetap beraktivitas dalam ruangan, menggunakan penyaring udara dalam ruangan, membatasi latihan fisis di luar ruangan yang dekat dengan sumber polusi.Kata kunci : asma, polusi udara, polutan udara
Korelasi Aktifitas Fisik dan Jumlah Gigi Berfungsi dengan Kadar Gula Darah Sewaktu pada Pasien Poliklinik Universitas Lampung Dian Isti Angraini; Sofyan Musyabiq Wijaya
Jurnal Kedokteran Universitas Lampung Vol 1, No 2 (2016): JK UNILA
Publisher : Fakultas Kedokteran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jk unila.v1i2.1617

Abstract

Faktor risiko penyakit degeneratif di antaranya hipertensi, diabetes melitus, dan kanker sangat berkaitan dengan pola hidup yang dijalani seseorang. Asupan makan inadekuat, aktifitas fisik yang kurang, stres emosial, dan status gizi berlebih merupakan contoh faktor risiko penyakit degeneratif. Asupan makan inadekuat juga bisa dipengaruhi dengan adanya gangguan pengunyahan akibat masalah gigi mulut. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui korelasi aktifitas fisik dan jumlah gigi berfungsi dengan kadar gula darah sewaktu. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional pada 89 orang pasien yang datang ke poliklinik Unila pada bulan Juni sampai Oktober 2015, berusia lebih dari 18 tahun dan tidak menderita penyakit infeksi kronis serta keganasan. Sampel diambil secara consecutive sampling. Aktifitas fisik didapatkan dengan hasil kuesioner 24 h recall of physical activity. Jumlah gigi berfungsi dinilai dengan pemeriksaan gigi dan mulut menggunakan indeks DMF-T. Kadar glukosa darah sewaktu didapatkan dari hasil pemeriksaan laboratorium. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden rata-rata subyek penelitian memiliki aktifitas fisik ringan (1,62), jumlah gigi berfungsi baik (29,2) dan kadar glukosa darah sewaktu dalam batas normal (163,3 mg/dl).Terdapat korelasi negatif yang bermakna antara aktifitas fisik dengan kadar glukosa darah sewaktu (r=-0,28; p<0,05) dan korelasi yang tidak bermakna antara jumlah gigi berfungsi dengan kadar glukosa darah sewaktu (r=0,058; p>0,05).Simpulan: aktifitas fisik berkorelasi negatif dengan kadar glukosa darah sewaktu dan jumlah gigi berfungsi tidak berkorelasi. [JK Unila. 2016; 1(2)]Kata kunci: aktifitas fisik, jumlah gigi berfungsi, kadar glukosa darah sewaktu, pasien poliklinik Unila.
Hubungan Imunoekspresi CD44 dengan Metastasis Karsinoma Papilari Tiroid Yasni Iryani Widiasih; Herry Yulianti; Hasrayati Agustina; Bethy S Hernowo
Jurnal Kedokteran Universitas Lampung Vol 3, No 1 (2019): JK Unila
Publisher : Fakultas Kedokteran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jk unila.v3i1.2202

Abstract

Karsinoma tiroid (KT) merupakan keganasan endokrin yang paling sering terjadi dan karsinoma papilari tiroid (KPT) adalah tipe histopatologis terbanyak mencapai 80%. KPT mempunyai perangai yang baik dengan pertumbuhan yang lambat. Namun ditemukan KPT dengan perangai yang agresif, ditandai dengan metastasis ke KGB lebih dari 50% kasus. Cluster of Differentiation 44 (CD44) merupakan penanda imunohistokimia yang berperan dalam memprediksi sifat agresif tumor ganas payudara. Namun peran CD44 pada KPT belum diketahui dengan pasti. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan antara imunoekspresi CD44 dengan metastasis pada KPT.Penelitian ini merupakan penelitian cross sectional terhadap kasus KPT yang didiagnosis secara histopatologis di Departemen Patologi Anatomi RSUP Dr Hasan Sadikin Bandung tahun 2012-2017. Jumlah sampel sebanyak 60 sampel yang terdiri dari 30 kasus KPT non metastasis dan 30 kasus KPT metastasis, keseluruhan sampel dilakukan pulasan imunohistokimia CD44 .Imunoekspresi CD44 pada kelompok metastasis terekspresi lemah pada 6 kasus (20,0%) dan terekspresi kuat pada 24 kasus (80,0%), sedangkan pada kelompok non metastasis terekspresi lemah pada 13 kasus (43,3%) dan terekspresi kuat pada 17 kasus (56,7%) dengan nilai p value 0,052. Hasil dari penelitian ini adalah tidak terdapat hubungan yang signifikan secara statistik antara imunoekspresi CD44 terhadap metastasis. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa CD44 tidak berperan di dalam metastasis dan tidak dapat dijadikan penanda untuk memprediksi metastasis pada kasus KPT serta diperlukan penelitian lanjutan dengan pemilihan penanda yang lebih selektif.Kata Kunci : agresif, CD44, KPT, metastasis
Predictive Validity Ujian Saringan Masuk Fakultas Kedokteran terhadap Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) Tahap Sarjana Sylvia MS; Iis Inayati; Irwanto Ikhlas; Fransiska AP; Muslish M
Jurnal Kedokteran Universitas Lampung Vol 1, No 2 (2016): JK UNILA
Publisher : Fakultas Kedokteran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jk unila.v1i2.1633

Abstract

Dewasa ini, dengan meningkatnya peminat di Fakultas Kedokteran, Ujian Saringan Masuk (USM )menjadi lebih bersifat kompetitif. Karenanya, kebutuhan akan metode USM yang valid, dalam hal ini mampu memprediksi kemampuan akademik mahasiswa dalam menjalankan pendidikan, merupakan hal yang penting untuk diketahui. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan prediksi (predictive validity) pada metode USM Program Studi Dokter yakni ujian akademik,psikometri, psikotest serta Program Studi Dokter Gigi yakni ujian akademik, psikometri dan aptitude test. Penelitian dilakukan pada data mahasiswa angkatan 2013, 2014 dan 2015 yakni sebanyak 591 data yang terdiri dari 484 PSPD dan 107 PSPDG. Analisis Predictive validity dilakukan uji regresi logistik multinomial. Hasil uji regresi logistik multinomial dilakukan secara bertahap yakni Uji simultan USM PSPD dan PSPDG terhadap IPK yaitu terdapat metode yang memiliki pengaruh signifikan (p<0.05); Uji Parsial USM PSPD : kemampuan akademik Sig 0.4 (p<0.05); Psikometri Sig 0.03(p<0.05); dan Psikotest Sig 0.00 (p<0.05). Uji Parsial USM PSPDG: kemampuan akademik Sig 0.012 (p<0.05); PsikometriSig 0.296 (p<0.05); Aptitude test Sig 0.181(p<0.05). Interpretasi nilai Exp (B) memperlihatkan hasil yang sesuai dengan uji sebelumnya. Simpulan : SM Psikometri dan Psikotest pada Prodi Pendidikan Dokter memiliki kemampuan prediksi yang baik. Pada Prodi Pendidikan Dokter Gigi USM kemampuan akademik memiliki kemampuan prediksi yang baik dibandingkan psikometri dan aptitude test. [JK Unila. 2016; 1(2):313-318]Kata kunci: IPK, predictive validity, ujian saringan masuk
Asma Bronkial pada Anak Roro Rukmi Windi Perdani
Jurnal Kedokteran Universitas Lampung Vol 3, No 1 (2019): JK Unila
Publisher : Fakultas Kedokteran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jk unila.v3i1.2220

Abstract

Batasan asma menurut Global Initiative for Asthma (GINA) adalah penyakit heterogen berupa inflamasi kronik saluran nafas. Gejala penyakit ini berupa mengi, sesak napas, dada terasa berat, dan batuk yang bervariasi serta keterbatasan aliran udara yang bervariasi.Wheezing berulang dan / atau batuk kronik berulang merupakan titik awal untuk menegakkan diagnosis. Pemeriksaan penunjang untuk menegakkan diagnosis seperti uji fungsi paru. Penyakit ini dapat diklasifikasikan menjadi asma episodik jarang, episodik sering serta persisten. Sedangkan saat serangan dibagi menjadi asma serangn ringan, sedang, berat dan ancaman henti napas. Tujuan tatalaksana asma anak secara umum adalah untuk menjamin tercapainya potensi tumbuh kembang anak secara optimal. Kata kunci : asma, GINA, wheezing
Bimbingan dan Dukungan Mahasiswa, Sebuah Ilustrasi Kasus Mahasiswa Fakultas Kedokteran yang Terancam Putus Studi beserta Solusi dan Hasil Bimbingan Oktafany Oktafany
Jurnal Kedokteran Universitas Lampung Vol 1, No 2 (2016): JK UNILA
Publisher : Fakultas Kedokteran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jk unila.v1i2.1649

Abstract

Mahasiswa kedokteran menghadapi berbagai macam tekanan seperti terjadi pada mahasiswa jurusan lain pada umumnya. Seperti stress menghadapi ujian, beban akademik yang menumpuk, kompetisi, manajemen waktu, kesulitan keuangan, dan penyesuaian dengan teman atau dosen. Bimbingan dan konseling adalah proses pemberian bantuan secara sistematis dan intensif yang dilakukan oleh konselor kepada mahasiswa dalam rangka mencari cara pemecahan masalah demikelangsungan pendidikannya. Mahasiswa M merupakan mahasiswa FK Unila semester lima yang saat ini terancam putus studi. Sesuai dengan peraturan akademik, mahasiswa semester enam dengan IPK kurang dari dua akan dikeluarkan. Bila IP mahasiswa M semester lima dan enam kurang dari tiga, maka IPK mahasiswa M akan kurang dari dua. Masalah selanjutnya yang dialami mahasiswa M adalah masalah penyesuaian, baik itu penyesuaian terhadap lingkungan baru, interaksi dengan teman, interaksi dengan dosen. Berkaitan dengan masalah yang dihadapi mahasiswa M ini diatasi dengan melakukan pendekatan dengan teori motivasi. Menurut teori dari Vroom (1964) tentang cognitive theory of motivation menjelaskan mengapa seseorang tidak akan melakukan sesuatu yang ia yakini tidak dapat melakukannya, sekalipun hasil dari pekerjaan itu sangat ia inginkan. Motivasi menjadi motif bila kebutuhan untuk mencapai tujuan sangat mendesak dan merupakan perubahan energi dalam diri manusia yang dilatarbelakangi oleh perkembangan. Oleh karena itu dalam menghadapi permasalahannya tersebut kadangkala mahasiswa membutuhkan suatu proses bimbingan dan konseling. [JK Unila. 2016;1(2)]Kata kunci: bimbingan,konseling, teori motivasi
Cover JK JK Unila, Admin
Jurnal Kedokteran Universitas Lampung Vol 3, No 1 (2019): JK Unila
Publisher : Fakultas Kedokteran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jk unila.v3i1.2491

Abstract

Cover JK
Cover Jurnal Kedokteran Universitas Lampung Unila, Admin JK
Jurnal Kedokteran Universitas Lampung Vol 2, No 2 (2018): Jk Unila
Publisher : Fakultas Kedokteran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jk unila.v2i2.1936

Abstract

Cover Jurnal Kedokteran Universitas Lampung
Efek Protektif Jahe Putih Besar (Zingiber Officinale Rosc. Var. Officinarum) terhadap Ulkus Gaster Tikus Jantan Galur Sprague dawley yang Diinduksi Piroksikam Hanriko, Rizki; Anggraini, Dwi Indria; Pairul, Piesta Prima Beta
Jurnal Kedokteran Universitas Lampung Vol 2, No 2 (2018): Jk Unila
Publisher : Fakultas Kedokteran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jk unila.v2i2.1947

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui Efek Protektif Jahe Putih Besar (Zingiber Officinale Rosc. Var. Officinarum) terhadap Ulkus Gaster yang diinduksi oleh Piroksikam. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental metode acak terkontrol dengan pola post only design. 28 ekor tikus putih (Rattus Novergicus) jantan galur Sprague Dawley berumur 10-16 minggu yang dipilih secara acak dan dibagi menjadi 6 kelompok. Kelompok 1 diberikan piroksikam 40mg/200gBB, kelompok 2-5 diberikan Jahe Putih Besar dengan dosis bertingkat yaitu 40mg/200gBB, 80mg/200gBB, 120mg/200gBB dan 160mg/200gBB serta kelompok 6 diberikan Omeprazole 25,2 mg/200gBB. Persentasi penghambatan Ulkus Gaster terbesar hingga terkecil adalah Jahe Putih Besar 160mg/200gBB (77,5%), Jahe Putih Besar 120mg/200gBB (72%), Jahe Putih Besar 80mg/200gBB dan Omeprazole (58%), Jahe Putih Besar 40mg/200gBB (40%). Pada penelitian ini didapatkan hasil bila Jahe Putih Besar 80mg/200gBB dan Omeprazole memiliki efek protektif yang sebanding. Dapat disimpulkan Jahe memiliki efek protektif terhadap ulkus lambung. Kata kunci :Efek protektif, Jahe, Ulkus
Analisis Self Directed Learning Readiness terhadap Prestasi Belajar Mahasiswa Semester 2 Tahun Ajaran 2015/2016 Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Bengkulu Ambarsarie, Riry; Erlinawati, Noor Diah; Triana, Dessy
Jurnal Kedokteran Universitas Lampung Vol 1, No 2 (2016): JK UNILA
Publisher : Fakultas Kedokteran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jk unila.v1i2.1625

Abstract

Saat ini terjadi perubahan paradigma pendidikan kedokteran di Indonesia, yaitu dari teacher centered learning (TCL) menjadi ke arah student centered learning (SCL). Perubahan ini tidak hanya membawa dampak terhadap metode dan aktivitas belajar tetapi juga pada hasil belajar. self-directed learning readiness (SDLR) merupakan kesiapan atau kesediaanseseorang untuk belajar mandiri, yang terdiri dari komponen sikap, kemampuan dan karakteristik personal. Mahasiswa tahun pertama mengalami banyak masalah dalam proses adaptasi belajar pada lingkungan belajar yang bersifat SCL seperti Problem Based Learning (PBL), terutama mahasiswa yang berasal dari sekolah menengah atas yang tidak menerapkan belajar. Hal ini yang melatarbelakangi peneliti untuk melakukan analisis mengenai kesiapan self-directed learningmahasiswa semester 2 tahun ajaran 2015/2016 Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Bengkulu (FKIK UNIB) terhadap prestasi belajarnya. Penelitian ini dilakukan secara deskriptif-kualitatif dengan metode cross sectional. Penelitian ini dilakukan di kampus FKIK UNIB pada minggu ke-4 bulan Februari sampai minggu ke-2 bulan Maret 2016 dengan sampel seluruh mahasiswa tingkat I tahun ajaran 2015/2016 yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil penelitian pada 54 sampel menunjukkan bahwa prestasi belajar pada mahasiswa FKIK UNIB tidak dipengaruhi oleh kesiapan atau kesediaan seseorang untuk belajar mandiri (self-directed learning readiness). Simpulan : prestasi belajar tidak hanya dipengaruhi oleh kesiapan belajar mandiri saja, tetapi juga dipengaruhi oleh beberapa hal lain seperti faktor fisik ataupun faktor psikologis(intelegensi, bakat, minat, motivasi dan kesehatan mental itu sendiri). [JK Unila. 2016; 1(2)]Kata kunci : belajar, prestasi, self-directed learning

Page 9 of 26 | Total Record : 260