cover
Contact Name
Taufik Agung Pranowo
Contact Email
taufikagung@upy.ac.id
Phone
+6287719079467
Journal Mail Official
gcounsbkupy@upy.ac.id
Editorial Address
gcounsbkupy@upy.ac.id
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
ISSN : 25416782     EISSN : 25806467     DOI : https://doi.org/10.31316/g.couns.v4
Core Subject : Science, Education,
Diterbitkan sebagai media publikasi hasil penelitian dan karya ilmiah dalam bidang ilmu Bimbingan dan Konseling sebagai upaya meningkatkan dan mengimplementasikan teori serta praktik layanan Bimbingan dan Konseling. G-COUNS: Jurnal Bimbingan dan Konseling merupakan rujukan media publikasi ini untuk menyebar luaskan hasil karya ilmiah dalam bidang bimbingan dan konseling khususnya dan bidang psikologi pendidikan pada umumnya. G-COUNS: Jurnal Bimbingan dan Konseling terbit 2 kali dalam satu tahun yaitu bulan Desember dan Juli.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 997 Documents
Gambaran Fear of Intimacy pada Dewasa Awal yang Berasal dari Keluarga Bercerai Kezia Hana Situmorang; Ratriana Yuliastuti Endang Kusumiati
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 1 (2024): Desember 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/gcouns.v9i1.6260

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengeksplorasi fear of intimacy yang dialami individu yang berasal dari keluarga bercerai. Metode penelitian adalah penelitian kualitatif dengan desain studi kasus. Partisipan yang terlibat sebanyak satu orang. Hasil analisis data menemukan bahwa fear of intimacy yang dialami partisipan berupa kesulitan menceritakan masalah, kekhawatiran akan hubungan pernikahan, kurang nyaman dengan keterbukaan pasangan, kesulitan mengekspresikan perhatian, kesulitan menjaga komitmen, dan kurang dapat memercayai pasangan. Analisis data juga menemukan sumber dari fear of intimacy berupa perceraian orang tua, pola asuh orang tua, prinsip yang berbeda dari pasangan, status hubungan, ketidaksetiaan pasangan, dan pasangan kurang responsif. Fear of intimacy yang dialami partisipan secara tidak langsung menimbulkan konflik dalam hubungan, ketidakpuasan hubungan, dan kelelahan fisik. Berdasarkan penelitian ini, disarankan untuk menggunakan layanan bantuan tenaga profesional dalam menghadapi fear of intimacy dan bagi orang tua untuk menjaga hubungan yang harmonis dan pola asuh yang intim dengan anak. Kata kunci: fear of intimacy, perceraian orang tua, studi kasus
The Influence of Social Representations on Attitude, Behaviour, and Adaptation Strategies on Perceptions about Climate Change in the Fiji Islands: A Review of Literature Aisea Rainima; Rizka Halida
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 1 (2024): Desember 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/gcouns.v9i1.6261

Abstract

Social Representation Theory (SRT) is a successful framework that has been used for many years to understand how individuals and groups construct, communicate, and navigate their social reality. Using a narrative method of literature review, this study, with synthesis of findings from previous research, examines how social representations influences attitudes, behaviours, and adaptation strategies related to perceptions about climate change in the Fiji Islands and the Pacific. Findings from the synthesis of results highlights the importance of considering local beliefs and cultural contexts in shaping responses to climate change. The discoveries also place emphasis on the critical role of beliefs and perceptions in driving adaptation efforts and community resilience. For future research, there is a need for inclusive approaches that put together local knowledge and perspectives into climate change policies and strategies that encourages sustainable solutions in Fiji, the Pacific Islands and beyond. Keywords: social representation, climate change, fiji islands, adaptation strategies, community perceptions
Gambaran Kecemasan Sosial Remaja Akhir Tsulistia Poetry; Awaluddin Tjalla; Dede Rahmat Hidayat
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 1 (2024): Desember 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/gcouns.v9i1.6270

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat kecemasan sosial remaja akhir MAN. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik MAN kelas XI Ilmu Pengetahuan Alam dan Ilmu Keagamaan. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling berjumlah 60 peserta didik. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 50 orang dalam kategori rendah (83.3%) dan 10 orang dalam kategori tinggi (16.7%), sehingga secara garis besar mayoritas peserta didik MAN kelas XI Ilmu Pengetahuan Alam dan Ilmu Keagamaan mengalami kecemasan sosial dalam kategori rendah. Dengan demikian hasil penelitian ini dapat dimanfaatkan oleh guru BK sebagai asesmen kebutuhan untuk membuat program BK meliputi layanan dasar sebagai upaya pencegahan bagi peserta didik dengan kategori rendah. Sementara, untuk peserta didik dengan kategori tinggi dapat menerapkan layanan responsif sebagai upaya pengentasan masalah agar tidak berlangsung lama dan berdampak buruk pada perkembangan sosial peserta didik. Kata kunci: kecemasan sosial, remaja akhir, kecemasan remaja
Model Conteks, Input, Proses Dan Produk (CIPP) Dalam Evaluasi Bimbingan Dan Konseling: Studi Tinjauan Pustaka Salsabila Farah Diba; Uman Suherman
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 1 (2024): Desember 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/gcouns.v9i1.6281

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji berbagai literatur tentang model evaluasi Context, input, process dan product (CIPP) yang dapat diterapkan dalam bimbingan dan konseling. Penelitian ini menggunakan studi kepustakaan (library research) dengan mencari berbagai sumber referensi yang relevan (buku, makalah atau artikel ilmiah) tentang model CIPP dalam evaluasi bimbingan dan konseling. Penelitian ini menggunakan analisis isi dalam menganalisis data yaitu melakukan analisis terhadap isi dari setiap referensi tersebut. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa evaluasi model Context, input, process dan product (CIPP) menjadi salah satu model evaluasi efektif yang dapat digunakan dalam evaluasi program bimbingan dan konseling karena berfokus pada perbaikan dan peningkatan program bimbingan dan konseling. Penelitian ini meningkatkan kesadaran dan pemahaman pembaca terkhusus guru BK dalam menerapkan model CIPP pada evaluasi program Bimbingan dan Konseling di sekolah. Kata kunci: evaluasi, model CIPP, manajemen bimbingan dan konseling
Perbedaan Adaptabilitas Karir Peserta Didik Pada Kurikulum Merdeka Kelas XI dan Kurikulum 2013 Kelas XII Pingki Puspita Kirana; Nurmawati
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 1 (2024): Desember 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/gcouns.v9i1.6290

Abstract

Penelitian bertujuan agar peserta didik mampu memenuhi tahap perkembangan sebagai remaja untuk dapat merencanakan karirnya sesuai minat dan bakat yang dimiliki serta mampu beradaptasi pada perubahan yang terjadi baik sebelum tamat sekolah atau ketika akan menempuh perjalanan berikutnya dengan memasuki perguruan tinggi atau dunia kerja. Sehingga peneliti memutuskan untuk melakukan penelitian tentang perbedaan adaptabilitas karir peserta didik pada kurikulum merdeka kelas XI dan kurikulum 2013 kelas XII SMAN 94 JAKARTA. Penelitian ini dilakukan dengan metode kuantitatif deskripti. Populasi penelitian berjumlah 396 dan menggunakan sampel total 80 responden dengan kurikulum merdeka kelas XI 40 responden, dan kurikulum 2013 kelas XII 40 responden. Data dianalisis menggunakan uji T Mann Whitney menujukkan hasil 0,005 < 0,05, bahwa Ha diterima dan Ho ditolak. Dapat diartiartikan sebagai adanya perbedaan atara kelompok  dan . Kesimpulannya terdapat perbedaan adaptabilitas karir dengan skor menujukkan kategori sedang untuk dua kelompok tersebut. Kata kunci: adaptabilitas karir, kurikulum, peserta didik
Efektivitas Layanan Bimbingan Kelompok Teknik Role Playing untuk Meningkatkan Disiplin Belajar Siswa di SMPN 16 Kota Jambi Melisa Tria Rosantika; Yulianti; Yanto
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 1 (2024): Desember 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/gcouns.v9i1.6293

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas layanan bimbingan kelompok dengan teknik role playing untuk meningkatkan disiplin belajar. Populasi penelitian ini adalah kelas 8 dengan jumlah 323 orang. Sampel penelitian ini berjumlah 8 orang siswa dari kelas VIII H. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Hasil pretest menunjukkan rata-rata disiplin belajar yang dimiliki siswa berada pada kategori rendah. Pada hasil posstets disiplin belajar menunjukkan bahwa rata-rata skor disiplin belajar siswa berada pada kategori tinggi. disiplin belajar siswa mulai meningkat setelah diberikan perlakuan dimana siswa mulai menunjukkan perilaku yang mencerminkan kedisiplinan. Berdasarkan hasil uji n gain perlakuan yang diberikan terbukti efektif untuk meningkat disiplin belajar siswa. Melalui teknik role playing dalam layanan bimbingan kelompok, siswa tidak hanya belajar untuk lebih disiplin tetapi juga mengembangkan berbagai keterampilan penting yang akan bermanfaat bagi kehidupan akademik dan pribadi mereka Kata kunci: bimbingan kelompok, role playing, disiplin belajar
Nilai-Nilai Tradisi Pantang Larang Melayu Sebagai Proses Pembentukan Karakter Anak Khairur Rahmah; Bakhrudin All Habsy; Najlatun Naqiyah
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 1 (2024): Desember 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/gcouns.v9i1.6297

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai-nilai tradisi pantang larang melayu sebagai proses pembentukan karakter. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian adalah literature review dengan membaca dan menelaah berbagai jurnal. Hasil penelitian didapatkan dari jurnal yang sesuai dengan kriteria inklusi: 10 tahun terakhir. Berdasarkan hasil analisis dari jurnal-jurnal tersebut tradisi pantang larang merupakan tradisi masyarakat melayu berisi ungkapan yang bersifat larangan. Tradisi pantang larang digunakan bimbingan konseling sebagai media pembentukan karakter anak. Karakter anak yang terbentuk melalui nilai tradisi pantang larang melayu adalah karakter jujur, adil, disiplin, beretika, sopan santun dan religi. Karakter tersebut dibentuk melalui nilai religi, nilai kesopanan, dan nilai moral. Kata kunci: karakter, nilai-nilai, pantang larang
Budaya Wor Dalam Pengembangan Resiliensi Perempuan Yang Mengalami Peristiwa Biak Berdarah Tahun 1998 Yuliana Miryam Rumwaropen; Berta Esti Ari Prasetya
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 1 (2024): Desember 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/gcouns.v9i1.6300

Abstract

Peristiwa Biak berdarah pada tahun 1998 cukup meninggalkan trauma bukan hanya pada korban namun terhadap perempuan yang mengalami peristiwa Biak berdarah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana budaya wor dalam pengembangan resiliensi perempuan yang mengalami peristiwa Biak berdarah pada tahun 1998. Partisipan dalam penelitian ini merupakan perempuan dewasa madya berusia 40-60 tahun yang mengalami peristiwa Biak berdarah pada Tahun 1998. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi menggunakan teknik wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Analisis data pada penelitian ini menggunakan interpretative phenomenological analysis (IPA) kemudian uji keabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa budaya wor dalam pengembangan resiliensi perempuan yang mengalami peristiwa Biak berdarah mendorong partisipan untuk mampu meregulasi emosi dan bersikap optimis mendukung partisipan untuk resilien. Kata kunci: resiliensi, budaya wor, perempuan
Validasi Instrumen Sikap Optimisme Remaja: Analysis Rasch Model Salwa Almaliyah; Ahman
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 1 (2024): Desember 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/gcouns.v9i1.6310

Abstract

Optimisme merupakan kecenderungan individu untuk memiliki harapan positif terhadap masa depan, dan meyakini bahwa segala sesuatu akan berjalan menuju kebaikan. Hal ini merupakan sikap mental yang sangat penting dalam perkembangan remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan memvalidasi instrument sikap optimisme remaja. Instrumen tersebut dikembangkan berdasarkan 4 aspek yang dirumuskan oleh Seligman (2006). Sampel dalam penelitian ini berjumlah 212 remaja dengan rentang usia 12-18 tahun. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan desai penelitian survei. Pengolahan dan analisis data dalam penelitian ini menggunakan bantuan Rasch Model dengan aplikasi Winsteps versi 3.73. Hasil penelitian menunjukkan bahwa instrument sikap optimisme remaja menunjukkan validitas dan reliabilitas yang tinggi dengan 27 dari 30 item yang layak digunakan, konsistensi logit yang meningkat, serta nilai alpha Cronbach dan Item Reliability yang sangat baik. Hal tersebut mengindikasikan bahwa instrumen yang dikembangkan akurat dalam mengukur sikap optimisme remaja Kata kunci: optimisme, validitas, reliabilitas
Upaya Guru Bimbingan dan Konseling Terhadap Kematangan Karir Remaja Melalui Bimbingan Karir Saida Amini Thasfa; Nurussakinah Daulay
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 1 (2024): Desember 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/gcouns.v9i1.6314

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggali peran Guru Bimbingan dan Konseling terhadap karir siswa di sekolah. Guru Bimbingan Konseling memiliki peran krusial dalam kematangan karir siswa. Tujuan penelitian ini adalah 1) mengidentifikasi upaya Bimbingan Karir oleh Guru BK, 2) menilai efektivitas kinerja Guru BK dan program bimbingan konseling di sekolah. Metode penelitian yang digunakan adalah Kualitatif dengan pendekatan Fenomenologis. Subjek penelitian terdiri dari 5 Guru BK yang berasal dari sekolah di Kecamatan Babalan, yaitu SMA Negeri 1 Babalan, SMA Negeri 1 Sei Lepan, SMP Negeri 2 Babalan, dan MAS Al-WASLIYAH. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Guru Bimbingan Konseling memainkan peran penting dalam program bimbingan konseling yang diterapkan dan efektif. Penerapan Teori Donald E. Super dalam bimbingan karir memberikan pemahaman yang lebih baik kepada siswa tentang diri mereka, serta informasi yang relevan tentang pilihan karir. Penelitian ini menekankan pentingnya program bimbingan karir yang sistematis dan berkelanjutan di sekolah untuk mendukung kematangan karir remaja. Kata kunci: guru bimbingan dan konseling, kematangan karir, siswa, bimbingan karir

Page 48 of 100 | Total Record : 997


Filter by Year

2016 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 10 No. 02 (2026): April 2026, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 10 No. 01 (2026): January 2026, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 3 (2025): Agustus 2025. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 2 (2025): April 2025, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 1 (2024): Desember 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 8 No. 3 (2024): Agustus 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 8 No. 2 (2024): April 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 8 No. 01 (2023): Desember 2023, G Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 7 No. 03: Agustus 2023, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 7 No. 02: April 2023, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 7 No. 01: Desember 2022, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 6 No. 2 (2022): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 6 No. 1 (2021): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 5, No 2 (2021): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 5, No 1 (2020): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 5 No. 1 (2020): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 4, No 2 (2020): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 4, No 1 (2019): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 3, No 2 (2019): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 3, No 1 (2018): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 2, No 2 (2018): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 2, No 1 (2017): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 2 No. 1 (2017): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 1, No 2 (2017): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 1, No 1 (2016): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling More Issue