G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Diterbitkan sebagai media publikasi hasil penelitian dan karya ilmiah dalam bidang ilmu Bimbingan dan Konseling sebagai upaya meningkatkan dan mengimplementasikan teori serta praktik layanan Bimbingan dan Konseling. G-COUNS: Jurnal Bimbingan dan Konseling merupakan rujukan media publikasi ini untuk menyebar luaskan hasil karya ilmiah dalam bidang bimbingan dan konseling khususnya dan bidang psikologi pendidikan pada umumnya. G-COUNS: Jurnal Bimbingan dan Konseling terbit 2 kali dalam satu tahun yaitu bulan Desember dan Juli.
Articles
997 Documents
Hubungan Pola Asuh Orangtua Otoriter Pada Keluarga Militer, PNS, dan Buruh Dengan Perilaku Agresif Siswa di Sekolah Menengah Atas (SMA)
As, Rahmawati Putri;
Gutji, Nelyahardi;
Yusra, Affan
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 8 No. 2 (2024): April 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31316/gcouns.v8i2.5648
Penelitian dilatarbelakangi oleh fenomena terkait dengan perilaku agresif siswa di sekolah dipengaruhi oleh faktor pola asuh orang tua otoriter. Metode penelitian ini adalah korelasional dengan jenis penelitian kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas XI dan XII SMA Negeri 3 Kota Jambi dengan jumlah sampel 75 siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Hasil penelitian Hubungan Pola Asuh Otoriter Orangtua Pada Keluarga Militer, Pns, dan Buruh Dengan Perilaku Agresif Siswa di SMA Negeri 3 Kota Jambi dikategorikan kedalam korelasi sedang. Berdasarkan pengelolahan angket, diketahui bahwa pada analisis korelasi product moment formula panjang sebesar 0,429. Simpulannya yaitu tingkat perilaku agresif persentasenya 53,20% dikategori sedang, tingkat pola asuh orangtua otoriter persentasenya 77% dikategori tinggi. Hubungan pola asuh orangtua otoriter pada keluarga militer, pns dan buruh dengan perilaku agresif siswa di SMA Negeri 3 Kota Jambi dikategorikan kedalam korelasi sedang. Kata kunci: pola asuh otoriter, perilaku agresif, siswa
Pengaruh Layanan Klasikal Dengan Pemanfaatan Film Pendek Terhadap Interaksi Sosial Siswa Di Sekolah Menengah Atas (SMA)
Windi Karle Liana;
Affan Yusra;
K.A Rahman
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 8 No. 2 (2024): April 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31316/gcouns.v8i2.5653
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui interaksi sosial siswa kelas XII IPS sebelum diberikan media film pendek dalam layanan klasikal di sekolah SMAN 2 Kota Jambi dan mengetahui kondisi interaksi sosial siswa setelah diberikan media film pendek dalam layanan klasikal. Metode penelitian ini yaitu pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian Pre Eksperimental Design menggunakan One Grup Pre-test and Post-test Design. Hasil penelitian pengaruh layanan klasikal dengan pemanfaatan film pendek terhadap interaksi sosial siswa di SMAN 2 Kota Jambi mengalami peningkatan. Kesimpulan penelitian ini yaitu hasil instrument test pada Pre- test awal dengan hasil 59,83% dikategorikan Rendah, artinya interaksi sosial perlu ditingkatkan lagi. Interaksi Sosial siswa mengalami peningkatan setelah diberikan treatment berupa layanan klasikal dengan pemanfaatan film pendek. Bedasarkan hasil instrument tes Post-test nilai rata-rata 82,58% dikategorikan Tinggi dan pengaruh layanan klasikal dengan pemanfaatan film pendek terhadap interaksi sosial siswa di SMAN 2 Kota Jambi mengalami peningkatan setelah diberikan treatment layanan klasikal. Kata kunci: layanan klasikal, pemanfaatan film pendek, interaksi sosial
Dampak Akses Siswa Terhadap Bimbingan Karier Dan Konseling Dalam Pilihan Karier Siswa Sekolah Menengah Kejuruan Berbasis Pesantren Setelah Lulus dari Pesantren
Afifudin, Afifudin;
Yoto
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 8 No. 2 (2024): April 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31316/gcouns.v8i2.5657
Tujuan penelitian adalah untuk mengkaji dampak kemauan mengakses layanan bimbingan dan konseling terhadap pilihan karier siswa SMK berbasis pesantren. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Penelitian dilakukan di SMKS Darut Tauhid Bangil Pasuruan. Sampel siswa diambil melalui pemilihan sampel acak dan dibentuk Focus Group Discussion (FGD). Data dikumpulkan melalui wawancara dan FGD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Layanan bimbingan karier berperan untuk: membantu siswa dalam mengenal, mempersiapkan, dan merencanakan karier; membantu siswa untuk mengambil keputusan dalam perencanaan karier; dan membantu siswa memperoleh pengetahuan, sikap, dan ketrampilan dalam pekerjaan. 2) Siswa yang aktif mengakses layanan bimbingan karier sudah memiliki pilihan karier yang jelas, memiliki informasi terkait karier yang baik dan memiliki perencanaan karier yang bagu. 3) Siswa yang tidak aktif mengakses layanan bimbingan karier belum memiliki pilihan karier yang pasti, kurang memiliki informasi terkait karier yang akan mereka ambil dan belum memiliki perencanaan karier yang jelas. Kata kunci: SMK, pesantren, layanan bimbingan konseling, pilihan karir
Pengaruh Layanan Bimbingan Kelompok untuk Mengurangi Perilaku Agresif Pada Siswa di Sekolah Menengah Pertama (SMP)
Putri, salsabilla;
Yusra, Affan;
Rahman, K.A Rahman
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 8 No. 2 (2024): April 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31316/gcouns.v8i2.5661
Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh layanan bimbingan kelompok untuk mengurangi perilaku agresif pada siswa kelas VIII di SMPN 16 Kota Jambi. Jenis penelitian ini menggunakan pre-eksperimental dengan one group pre-test post-test design. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 334 siswa dan sampel yang diambil sebanyak 10 orang siswa yang melakukan perilaku agresif menggunakan purposive sampling. Hasil uji persentase, pre-test sebesar 38,28 % yang mana perilaku agresif berkualitias tinggi dan post-test sebesar 77,52%. yang mana perilaku agresif berkualitas rendah, berdasarkan hasil perhitungan Uji hipotesis terdapat pengaruh yang signifikan antara layanan bimbingan kelompok dan perilaku agresif siswa dengan hasil perhitungan Berdasarkan hasil analisis inferensial menggunakan Wilcoxon signed rank pada taraf signifikan α = 0,05 yang mana jika hasil kurang dari 0,05 maka terdapat pengaruh yang signifikan, sedangkan hasil pada penelitian ini ialah 0,005 yang mana kecil dari 0,05 Maka dapat disimpulkan bahwa penelitian ini membawa pengaruh untuk mengurangi perilaku agresif pada siswa. Kata kunci: perilaku agresif, layanan bimbingan kelompok
Analisis Kemampuan Kognitif Dan Perilaku Sosial Pada Anak ADHD Di Sekolah Inklusi
Ni Luh Putu Ika Sintya Devi;
Ni Ketut Suarni
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 8 No. 2 (2024): April 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31316/gcouns.v8i2.5664
Dalam lembaga pendidikan formal terdapat kelas inklusi yang tidak hanya berisikan anak-anak reguler, namun ada beberapa anak berkebutuhan khusus. Anak berkebutuhan khusus (ABK) merupakan individu yang memiliki karakter berbeda dari individu lainnya. Salah satu gangguan dalam masa pertumbuhan dan perkembangan anak yaitu Attention-deficit Hyperactivity Disorder (ADHD). Anak ADHD menunjukan perilaku sosial kurang memadai disertai gangguan sosial dan masalah hubungan timbal balik dengan lingkungannya. Metode penelitian ini ialah kualitatif deskriptif, dengan pendekatan studi kasus yang mana peneliti mengumpulkan data dalam konteks kemampuan kognitif dan perilaku interaksi sosial anak ADHD. Tujuan penelitian untuk mengetahui perilaku sosial dan kemampuan kognitif anak ADHD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) kemampuan kognitif anak ADHD baik dan mampu menerima pembelajaran dikelas, (2) anak kurang mampu bersosialisasi dengan lingkungannya. Untuk itu diharapkan adanya kerjasama yang baik antara orang tua dan guru, agar mampu membimbing dan mengarahkan anak dengan gangguan ADHD untuk meningkatkan kemampuan kognitifnya melalui prestasi akademik dan juga mampu mengontrol perilaku sosialnya. Kata kunci: kognitif, perilaku sosial, ADHD, Inklusi
Pengembangan Panduan Bimbingan Kelompok Teknik Sinemaedukasi Berbasis E-Book Untuk Mencegah Prokrastinasi Akademik Siswa Sekolah Menengah Atas (SMA)
Ah. Fahri Munir;
Arbin Janu Setiyowati;
Adi Atmoko
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 8 No. 2 (2024): April 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31316/gcouns.v8i2.5665
Prokrastinasi akademik merupakan perilaku yang meliputi pada unsur-unsur penundaan, dampak yang dapat ditimbulkan diantaranya kecemasan berlebih dan tingkat stress yang tinggi, dari dampak tersebut perlu adanya upaya pencegahan yang komprehensif. Penelitian dan pengembangan ini memiliki tujuan untuk menyusun produk panduan bimbingan kelompok teknik sinemaedukasi berbasis e-book untuk mencegah prokrastinasi akademik siswa SMA. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan menggunakan model ADDIE (analysis, design, development, implementation and evaluation). Hasil dari penilaian uji ahli dan calon pengguna menerapkan analisis data inter-rater agreement. Selanjutnya uji keefektifan produk dianalisis dengan menggunakan metode the wilcoxon signed-rank test. Berdasarkan validasi ahli materi, media dan calon pengguna serta uji efektifitas kepada siswa, dapat disimpulkan bahwa panduan berada pada validitas sangat tinggi menurut aspek keberterimaan. Sehingga dapat disimpulkan produk panduan bimbingan kelompok teknik sinemaedukasi berbasis e-book untuk mencegah prokrastinasi akademik siswa Sekolah Menengah Atas layak untuk digunakan. Kata kunci: sinemaedukasi, prokrastinasi akademik, siswa SMA.
Inovasi Pelaksanaan Layanan Bimbingan dan Konseling Era Society 5.0
Burhani, Iqbal Khoirul;
Nur Hidayah;
Fitri Wahyuni
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 8 No. 2 (2024): April 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31316/gcouns.v8i2.5666
Tujuan penelitian ini adalah 1) Untuk mengetahui inovasi layanan BK era society 5.0; 2) mengetahui inovasi pelaksanaan layanan BK yang digunakan pada rentang tahun 2019-2023; 3) Untuk mengetahui kompetensi seorang konselor dalam melaksanakan layanan BK inovatif di era society 5.0. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Systematic Literature Review. Artikel jurnal yang ditelaah didapatkan dari https://scholar.google.com/ dan http://garuda.ristekdikti.go.id/. Dari 60 jurnal penelitian ini mendapati 24 artikel yang relevan dengan inovasi layanan BK di era society 5.0. 24 jurnal tersebut menghasilkan 3 kategori yakni; 1) Sarana; 2) Media; dan 3) kompetensi konselor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inovasi pelaksanaan layanan BK di era society 5.0 yang sering digunakan pada tahun 2019-2023 adalah Inovasi Pelaksanaan Layanan BK berbasis cybercounseling dengan media ang digunakan adalah aplikasi redayaku, aplikasi riliv, Model Treffinger Dengan Flipped-Classroom, Artificial Intelligence, dan podcast. Kesimpulan penelitian ini adalah inovasi pelaksanaan layanan BK era society 5.0 adalah dengan menerapkan cybercounseling. Kata kunci: inovasi, pelaksanaan layanan BK, era society 5.0
Sebuah Review: Pemaknaan Filsafah Jawa Nrimo Ing Pandum Terhadap Depresi Remaja
Yemima, Chrisanta Kezia;
Basuki, Agus
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 8 No. 3 (2024): Agustus 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31316/gcouns.v8i3.5682
Budaya merupakan bagian yang tidak akan pernah lepas dari kehidupan seseorang pada lingkungan tersebut, budaya memiliki nilai-nilai yang terkandung kebermaknaan didalamnya. Salah satunya adalah filosofi budaya jawa Nrimo Ing Pandum. Konsep nrimo ing pandum memiliki tiga konstruksi yaitu menerima, sabar dan bersyukur. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami adanya hubungan nilai nrimo ing pandum untuk mengatasi depresi pada remaja, pada penelitian yang pernah dilakukan sebelumnya. Metode pada penelitian ini adalah literature review kepada sembilan kajian artikel sejumlah database google scholar. Harapan dari penelitian ini dapat dikembangkan dan dilestarikan nilai-nilai budaya Jawa dan berperan aktif dalam pengimplementasian nilai-nilai tersebut khsusunya pada masyarakat Jawa. Kajian artikel yang telah dikaji memberikan kesimpulan bahwa filosofi Jawa nrimo ing pandum dapat terus dilestarikan dan semakin disebarkan kembali agar tidak padam nilai-nilai yang terkandung didalamnya mengenai nilai-nilai kehidupan mengenai arti kebahagiaan dan penerimaan terhadap diri seorang individu khususnya bagi seorang remaja dalam menyikapi segala permasalahan. Kata Kunci: nrimo ing pandum, depresi, remaja
Altruisme Siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) Katolik St. Albertus Malang yang Terlibat dalam Kegiatan Pastoral Care
Herestusiwi, Caecilia Binanda Rucitra;
Arbin Janu Setiyowati;
Imanuel Hitipeuw
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 8 No. 2 (2024): April 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31316/gcouns.v8i2.5687
Internalisasi nilai moral dan altruisme penting dalam dunia pendidikan. Altruisme adalah motivasi membantu orang lain tanpa pamrih. Karisma Karmel yang diinternalisasikan pada siswa SMA Katolik St. Albertus Malang adalah doa, persaudaraan dan pelayanan. Siswa belajar untuk mengimplementasikan Karisma Karmel dalam kegiatan live in yang diadakan Pastoral Care. Siswa tinggal di suatu tempat dan mengikuti aktivitas penduduk. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologi. Pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil menunjukkan altruisme siswa terbentuk melalui pengalaman pribadi saat live in. Siswa terdorong untuk mendoakan orang lain, menjalin persahabatan dengan orang baru, dan membantu siapa saja yang membutuhkan. Guru BK akan menindaklanjuti dengan layanan bimbingan klasikal dan konseling individu. Kesimpulannya, altruisme siswa semakin kuat karena adanya pengalaman mengimplementasikan Karisma Karmel di lapangan. Namun, kegiatan harus tetap dievaluasi agar manfaatnya semakin dapat dirasakan siswa. Selain itu, kerja sama antara guru BK dan Pastoral Care diperlukan agar layanan yang diberikan bagi siswa semakin optimal. Kata kunci: altruisme, live in, Pastoral Care
Description of High School Students' Career Adaptability
Eka Puteri Utami;
Mamat Supriatna;
Eka Sakti Yudha
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 8 No. 2 (2024): April 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31316/gcouns.v8i2.5691
Career adaptive ability is able to express appropriate behavior in dealing with changing conditions. If individuals have high career adaptability skills, it will be easier for them to face challenges in achieving success. This study aims to describe the description of career adaptability. The method used in this research is quantitative, and the research design used is a survey. Respondents in this study were 325 students in class XI of a high school in Bangka Belitung Province. Collecting data in this study used a career adaptability instrument which was developed from various definitions of experts and has been previously validated. The career adaptability instrument consists of 60 statements and covers three aspects. It can be concluded that students' career adaptability skills are in the quite capable category with a percentage of 67.7%. This means that several aspects and dimensions of career adaptability are still lacking. Keywords: career adaptability, students, high school