cover
Contact Name
Wahyu Aris Setiawan
Contact Email
staisammojokerto@gmail.com
Phone
+6285755480938
Journal Mail Official
wahyuarissetyawan@staisam.ac.id
Editorial Address
Trawas-Mojosari Highway, Madyo Puro Hamlet, Kalipuro, Pungging District, Mojokerto Regency, East Java 61384
Location
Kab. mojokerto,
Jawa timur
INDONESIA
AL-MUTTAQIN : Jurnal Studi, Sosial, dan Ekonomi
ISSN : -     EISSN : 27210731     DOI : https://doi.org/10.63230/almuttaqin
AL-MUTTAQIN : Jurnal Studi, Sosial, dan Ekonomi is an academic journal published by Sekolah Tinggi Agama Islam Sabilul Muttaqin (STAI-SAM) Mojokerto
Articles 198 Documents
Penerapan Dwi Bahasa (Arab-Inggris) Dalam Meningkatkan Keterampilan Berbicara Siswa Di Mi Nurul Hidayah Tlogowaru Fitria Nur laili
Al-Muttaqin : Jurnal Studi, Sosial, dan Ekonomi Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Sabilul Muttaqin Mmojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penerapan pembelajaran dwibahasa (Arab dan Inggris) merupakan salah satu strategi yang dapat dipakai atau digunakan untuk meningkatkan keterampilan berbicara siswa di madrasah ibtidaiyah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan dwibahasa Arab dan Inggris dalam pembelajaran serta menganalisis pengaruhnya terhadap peningkatan keterampilan berbicara siswa MI Nurul Hidayah. Metode penelitian yang digunakan adalah menggunakan pendekatan kuantitatif dengan mode eksperimen semu (Quasi eksperimen). Penelitian eksperimen semu digunakan karena peneliti tidak memungkinkan untuk mengontrol seluruh variable yang mempengaruhi jalannya penelitian. Khususnya dalam setting kelas yang sudah terbentuk sebelumnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan dwibahasa Arab–Inggris melalui kegiatan pembiasaan kosakata, percakapan sederhana, dan penggunaan bahasa dalam aktivitas sehari-hari di kelas mampu meningkatkan keberanian, kelancaran, dan kepercayaan diri siswa dalam berbicara. Selain itu, siswa menjadi lebih terbiasa menggunakan bahasa asing secara aktif dalam konteks pembelajaran. Dengan demikian, penerapan dwibahasa Arab–Inggris dapat menjadi alternatif yang efektif dalam meningkatkan keterampilan berbicara siswa di MI Nurul Hidayah.
Peran Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Penguatan Moderasi Beragama di SMK Al Azhar Kabupaten Pasuruan muchamad syaifudin
Al-Muttaqin : Jurnal Studi, Sosial, dan Ekonomi Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Sabilul Muttaqin Mmojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran kepemimpinan kepala sekolah dalam penguatan moderasi beragama di SMK Al Azhar Kabupaten Pasuruan, mengidentifikasi strategi implementasinya, serta menganalisis faktor pendukung, penghambat, dan dampaknya terhadap budaya sekolah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi yang melibatkan kepala sekolah, guru, dan peserta didik. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah berperan sebagai pengarah kebijakan, motivator, fasilitator, teladan, dan supervisor dalam penguatan moderasi beragama. Implementasi dilakukan melalui pembelajaran, pembiasaan karakter, kegiatan keagamaan, kegiatan sosial, dan budaya sekolah. Faktor pendukung meliputi komitmen kepala sekolah, dukungan guru, yayasan, serta partisipasi peserta didik, sedangkan faktor penghambat berasal dari pengaruh media sosial dan perbedaan pemahaman siswa. Kepemimpinan kepala sekolah terbukti mampu membentuk budaya sekolah yang toleran, harmonis, inklusif, serta memperkuat sikap saling menghormati dan kerja sama antarwarga sekolah.
Implementasi Produk Tabungan Syariah Perspektif Fiqh Muamalah wahyu aris setyawan; bagas eka febrianto
Al-Muttaqin : Jurnal Studi, Sosial, dan Ekonomi Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Sabilul Muttaqin Mmojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Implementasi produk tabungan syariah merupakan salah satu upaya menanamkan budaya menabung sejak dini sekaligus mengenalkan prinsip-prinsip ekonomi Islam kepada masyarakat. TPA Tanwirul Qur'an Desa Kutogirang Kecamatan Ngoro Kabupaten Mojokerto menerapkan program tabungan bagi para santri sebagai sarana pendidikan keuangan. Namun, dalam praktiknya diperlukan kajian mendalam dari perspektif Fiqh Muamalah untuk menguji keabsahan mekanisme operasional dan kesesuaian akadnya. Penelitian lapangan (field research) ini menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif. Data primer diperoleh melalui teknik observasi, wawancara mendalam dengan pihak pengelola (Ketua dan Bendahara TPA) serta wali santri, yang dilengkapi dengan studi dokumentasi. Teknik analisis data meliputi pengumpulan, reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mekanisme penghimpunan dana tabungan santri dilakukan secara berkala dan dikelola secara mandiri oleh pengelola TPA. Berdasarkan tinjauan Fiqh Muamalah, pengelolaan dana tabungan di TPA Tanwirul Qur’an menerapkan skema Akad Wadiah Yad Al-Amanah. Pengelola bertindak murni sebagai penjaga amanah (mustauda') yang memisahkan dana titipan dari kas operasional lembaga serta tidak memutar atau memanfaatkan dana tersebut untuk kegiatan produktif. Sistem tabungan ini dinyatakan sah secara syariah karena telah memenuhi rukun dan syarat wadiah, dilandasi unsur saling rela (an-taradhin), amanah, serta terbebas dari unsur riba, gharar, dan maisir.
Analisis Kepastian Hukum Kontrak Digital pada Platform Shopee Perspektif Perikatan Syariah dan Hukum Positif Indonesia Imam Mahmudi; Danang Permadi
Al-Muttaqin : Jurnal Studi, Sosial, dan Ekonomi Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Sabilul Muttaqin Mmojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah mendorong transformasi dalam kegiatan perdagangan melalui hadirnya platform perdagangan elektronik (e-commerce). Salah satu platform yang banyak digunakan di Indonesia adalah Shopee, yang memanfaatkan kontrak digital (e-contract) sebagai dasar hubungan hukum antara para pihak dalam transaksi elektronik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kepastian hukum kontrak digital pada platform Shopee berdasarkan perspektif hukum positif Indonesia dan perikatan syariah. Penelitian menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan pendekatan konseptual (conceptual approach). Data diperoleh melalui studi kepustakaan yang bersumber dari peraturan perundang-undangan, literatur hukum, jurnal ilmiah, serta sumber hukum Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kontrak digital pada platform Shopee telah memenuhi syarat sah perjanjian sebagaimana diatur dalam Pasal 1320 KUHPerdata, Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, serta Peraturan Pemerintah Nomor 71 Tahun 2019. Dari perspektif hukum Islam, kontrak digital juga telah memenuhi rukun dan syarat akad, yaitu adanya aqid (para pihak), ma'qud alaih (objek akad), maudhu' al-'aqd (tujuan akad), dan shighat al-'aqd (ijab dan qabul). Dengan demikian, kontrak digital pada platform Shopee memiliki keabsahan dan kepastian hukum baik menurut hukum positif Indonesia maupun hukum Islam.
Analisis Isi Nilai-Nilai Komunikasi Spiritual Dalam Film Tuhan Izinkan Aku Berdosa M. Zaimil Fanani; Navilatul Roviah
Al-Muttaqin : Jurnal Studi, Sosial, dan Ekonomi Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Sabilul Muttaqin Mmojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai-nilai komunikasi spiritual dalam film Tuhan Izinkan Aku Berdosa, sebuah karya sinematik yang sarat akan muatan religius dan refleksi spiritual. Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif dan pendekatan analisis isi, peneliti mengkaji elemen-elemen film seperti narasi, dialog, sinematografi, serta ekspresi visual yang merepresentasikan komunikasi spiritual antara tokoh utama dan Tuhan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa film ini memuat berbagai bentuk komunikasi spiritual, mulai dari krisis iman, pemberontakan terhadap Tuhan, pencarian makna hidup, hingga transformasi spiritual yang ditandai dengan penerimaan, keikhlasan, dan cinta ilahi tanpa syarat. Nilai-nilai spiritual seperti pertobatan, pengakuan dosa, tawakal, dzikir, dan kesadaran eksistensial tergambar kuat melalui ekspresi tokoh utama, Kiran. Film ini membuktikan bahwa komunikasi spiritual tidak selalu hadir dalam bentuk yang harmonis dan tenang, namun juga bisa muncul dari konflik batin dan penderitaan yang mendalam. Hal ini menguatkan bahwa spiritualitas merupakan pengalaman personal yang dinamis dan kompleks. Penelitian ini diharapkan dapat memperkaya khazanah ilmu komunikasi, khususnya dalam ranah komunikasi spiritual di media massa, serta menjadi bahan refleksi bagi masyarakat dalam memahami relasi manusia dengan Tuhan melalui media visual.
Challenges of Arabic Language Learning in the 21st Century: A Pedagogical, Digital, and Cultural Study Muh. Zakki Amrulloh; Sofan Sulong; Muhammad Suhaimi Haengyama; Fitria Rahmatun Nisa
Al-Muttaqin : Jurnal Studi, Sosial, dan Ekonomi Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Sabilul Muttaqin Mmojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Arabic language learning in the 21st century is increasingly important to study because pedagogical, digital, and cultural changes demand a more communicative, adaptive, and relevant learning orientation to the needs of modern education. This article aims to identify the main challenges of Arabic language learning, explain the interrelationships among pedagogical, digital, and cultural challenges, and formulate directions for transforming 21st-century Arabic language learning. This research employs a qualitative approach grounded in a conceptual literature review. Data was collected through a search of academic literature from Google Scholar, DOAJ, Garuda, and Scopus or Sinta-indexed articles, with relevant inclusion and exclusion criteria. Analysis was conducted thematically-conceptually to find patterns, relationships, and synthesis of ideas from various sources. The results show that pedagogical challenges include the dominance of grammatical-memorization approaches, limitations of active learning, and teacher competence; digital challenges include technological literacy, infrastructure, and AI integration; while cultural challenges relate to learners' perceptions, identity, and social context. This article concludes that the transformation of Arabic language learning needs to be directed towards a communicative-integrative approach, appropriate technology-based solutions, and cultural sensitivity. Further research is suggested to test these conceptual findings through empirical studies in various educational contexts.
Tradisi Pemamanan dalam Masyarakat Alas Kutacane: Analisis Historis dan Nilai-Nilai Keislaman Cut Rizky Meutia; Muliadi; Virdha Alhumairah; Zahratun Marwah
Al-Muttaqin : Jurnal Studi, Sosial, dan Ekonomi Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Sabilul Muttaqin Mmojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tradisi pemamanan merupakan salah satu warisan budaya masyarakat Alas Kutacane yang tetap dipertahankan sebagai bagian dari sistem kekerabatan dan mengandung nilai-nilai yang selaras dengan ajaran Islam. Penelitian ini bertujuan menganalisis sejarah perkembangan tradisi pemamanan serta mengkaji integrasi nilai-nilai keislaman yang terkandung dalam pelaksanaannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Data diperoleh dari buku, jurnal ilmiah, dokumen adat, dan penelitian terdahulu, kemudian dianalisis melalui reduksi data, klasifikasi, content analysis, dan penarikan kesimpulan dengan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi pemamanan tidak hanya berfungsi sebagai prosesi adat, tetapi juga memperkuat sistem kekerabatan melalui peran paman sebagai figur yang memiliki tanggung jawab moral dan sosial. Tradisi ini mengintegrasikan nilai silaturahmi, tanggung jawab keluarga, ta'āwun, keadilan, dan perlindungan keluarga yang selaras dengan prinsip maqāṣid syarī'ah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa tradisi pemamanan merupakan mekanisme penguatan ketahanan keluarga dan modal sosial masyarakat Alas yang tetap relevan dengan nilai-nilai Islam.
Desain Multimedia Berbasis VAK Pada Pembelajaran Fiqih dan SKI Fajriah; Moch. Sahril Sobirin; Muhammad Zaironi
Al-Muttaqin : Jurnal Studi, Sosial, dan Ekonomi Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Sabilul Muttaqin Mmojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran Fiqih dan Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) di lingkungan pendidikan Islam seringkali masih menggunakan metode konvensional yang berpusat pada guru, sehingga menyebabkan siswa merasa bosan, kurang tertarik, dan sulit memahami materi yang bersifat aturan hukum maupun peristiwa sejarah. Materi Fiqih yang sarat dengan aturan praktis dan materi SKI yang berisi uraian peristiwa masa lalu memerlukan pendekatan pembelajaran yang mampu menyesuaikan dengan gaya belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk merancang desain multimedia pembelajaran berbasis model VAK (Visual, Auditori, Kinestetik) yang terintegrasi dengan nilai-nilai Islam dan dalil Al-Qur’an, serta menganalisis efektivitas konsep tersebut dalam meningkatkan pemahaman dan hasil belajar siswa. Metode yang digunakan dalam penulisan ini adalah metode penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan mengacu pada model desain pembelajaran. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa desain multimedia berbasis VAK mampu mengakomodasi tiga jenis gaya belajar utama siswa: elemen visual berupa gambar, peta, dan diagram; elemen auditori berupa narasi, bacaan ayat Al-Qur’an, dan penjelasan materi; serta elemen kinestetik berupa simulasi, latihan interaktif, dan aktivitas praktik. Berdasarkan kajian dalil Al-Qur’an, pembelajaran yang beragam dan bertahap sangat dianjurkan karena selaras dengan prinsip penyampaian wahyu yang dilakukan Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW. Kesimpulan dari penulisan ini adalah desain multimedia berbasis VAK sangat relevan dan efektif diterapkan pada pembelajaran Fiqih dan SKI, karena mampu menjadikan materi lebih konkret, menarik, dan mudah dipahami, sekaligus memperkuat landasan hukum dan sejarah yang bersumber dari ajaran Islam.