cover
Contact Name
Jurnal Kebidanan Khatulistiwa
Contact Email
jkkebidanan@gmail.com
Phone
+6285877544731
Journal Mail Official
jkkebidanan@gmail.com
Editorial Address
Jl. DR. Soedarso, Bangka Belitung Laut, Kec. Pontianak Tenggara, Kota Pontianak, Kalimantan Barat 78124
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Kebidanan Khatulistiwa
ISSN : 24601853     EISSN : 2715727X     DOI : https://doi.org/10.30602/jkk.v6i2
Core Subject : Health,
Jurnal Kebidanan Khatulistiwa (JKK) is an electronic journal published by the Department of Midwifery in Poltekkes Kemenkes Pontianak which has ISSN: 2460-1853 (Print) and ISSN: 2715-727X (Online). Articles submitted to this journal will be reviewed by a team of editors and peer-reviewer teams. Check plagiarism using plagiarism checker or other. Articles received will be available online. Those in need can download articles on this website. This journal contains scientific articles on maternal and child health. Jurnal Kebidanan Khatulistiwa (JKK) was first published in January 2015. This journal is published twice a year, as in January and July. Already indexed by google scholar. Authors must comply with the Midwifery Journal writing guidelines for submitting articles. Every writer must register before submitting articles. And, for those who already have an account in the Journal of Midwifery, they can log in immediately. The aim of Jurnal Kebidanan Khatulistiwa is to disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the area of midwifery health. Every article that goes to the editorial staff will be selected through Initial Review processes by Editorial Board. Then, the articles will be sent to the Mitra Bebestari/ peer reviewer and will go to the next selection by Double Blind Preview Process. After that, the articles will be returned to the authors to revise. These processes take a month for a maximum time. In the each manuscript, Mitra Bebestari/ peer reviewer will be rated from the substantial and technical aspects. Final decision of articles acceptance will be made by Editors according to Reviewers comments. Mitra Bebestari/ peer reviewer that collaboration with Jurnal Kebidanan Khatulistiwa is the experts in the midwifery health area and issues around it. Please read these guidelines carefully. Authors who want to submit their manuscript to the editorial office of Jurnal Kebidanan Khatulistiwa should obey the writing guidelines. If the manuscript submitted is not appropriate with the guidelines or written in a different format, it will BE REJECTED by the editors before further reviewed. The editors will only accept the manuscripts which meet the assigned format.
Articles 104 Documents
PRODUKSI ASI MELALUI ROOMING IN PADA IBU POST SECTIO CAESARIA Asih, Iin Aisya; Yuliana, Fitri; Hidayah, Nurul
Jurnal Kebidanan Khatulistiwa Vol 9, No 2 (2023): Jurnal Kebidanan Khatulistiwa
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30602/jkk.v9i2.1208

Abstract

Latar Belakang: Pemberian ASI memiliki ragam manfaat bagi ibu dan bayi. Namun beberapa alasan ibu tidak memberikan ASI post sectio caesaria yaitu setelah selesai persalinan ASI tidak langsung keluar dan adanya rasa nyeri dibagian operasi menimbulkan rasa takut. Menciptakan ikatan kasih sayang antara ibu dan anak dengan rawat gabung dapat memperlancar pemberian ASI. Tujuan: Mengetahui produksi ASI melalui rooming in setelah 24 jam pada ibu post sectio caesaria di RSUD Pangeran Jaya Sumitra. Metode: Metode penelitian deskriptif observasional. Populasi semua ibu post SC (Sectio caesaria) sebanyak 35 orang. Sampel menggunakan total sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner yang dianalisis dalam bentuk distribusi frekuensi. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan karakteristik terbanyak yaitu umur tidak beresiko sebanyak 31 orang (88,6%), pendidikan tinggi sebanyak 18 orang (51,4%), ibu tidak bekerja sebanyak 28 orang (80%), multipara sebanyak 22 orang (62,9%), kategori ibu produksi ASI tidak lancar sebanyak 8 orang (22,9%) dan kategori ibu produksi ASI lancar sebanyak 27 orang (77,1%). Simpulan: Ada produksi ASI melalui rooming in setelah 24 jam pada ibu post sectio caesaria di RSUD Pangeran Jaya Sumitra Kabupaten Kotabaru.
EFEKTIVITAS SENAM YOGA DAN PIJAT PERINEUM TERHADAP KEJADIAN ROBEKAN PERINEUM PADA PRIMIGRAVIDA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SUNGAI KAKAP Astuti, Wahyu; Marsita, Elma
Jurnal Kebidanan Khatulistiwa Vol 10, No 2 (2024): Jurnal Kebidanan Khatulistiwa
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30602/jkk.v10i2.1510

Abstract

Latar Belakang: Sekitar 70% ibu melahirkan pervaginam mengalami trauma perineum. Berbagai cara untuk mengurangi ruptur pada perineum antara lain dengan senam yoga dan pijatan perineum pada ibu hamil trimester III. Tujuan: Untuk mempelajari pengaruh pijatan perineum dan senam yoga terhadap pengurangan ruptur perineum pada ibu bersalin. Metode: Jenis penelitian ini pre-experimental menggunakan Post Test Only Control Group Design. Penelitian dilakukan pada ibu hamil dengan usia kehamilan ≥ 34 minggu pada bulan Juli sampai Agustus 2023. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 30 orang yang dibagi 2 kelompok yaitu kelompok pijat perineum dan kelompok senam yoga. Analisis data menggunakan uji Mann-Whitney. Hasil: Berdasarkan uji statistik Mann-Whitney p-value 0,002 (p < 0,05) maka dapat disimpulkan perbedaan yang bermakna antara pijat perineum dan senam yoga pada masa kehamilan trimester III untuk mengurangi resiko terjadinya robekan perineum pada saat persalinan. Peringkat rata-rata pengurangan kejadian ruptur perineum lebih banyak pada perlakuan yang melakukan latihan pijat perineum yaitu 11,50 dari pada responden yang diberikan senam yoga yaitu 19,50. Kesimpulan: Ada perbedaan yang bermakna antara pijat perineum dan senam yoga pada masa kehamilan trimester III untuk mengurangi resiko terjadinya robekan perineum pada saat persalinan. pengurangan kejadian ruptur perineum lebih banyak pada perlakuan yang melakukan pijat perineum dibandingkan responden yang melakukan latihan senam yoga saat kehamilan.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI AKSEPTOR MEMILIH MKJP DI PUSKESMAS SILAT HULU KABUPATEN KAPUAS HULU Damayanti, Dini Fitri; Sinaga, Anggy Trisevani; Zakiyya, Affi; Kaamilah, Nurul
Jurnal Kebidanan Khatulistiwa Vol 10, No 1 (2024): Jurnal Kebidanan Khatulistiwa
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30602/jkk.v10i1.1333

Abstract

Latar Belakang: Dalam rangka menekan laju pertumbuhan penduduk, pemerintah melaksanakan berbagai program pembangunan salah satunya keluarga berencana (KB) MKJP yang merupakan usaha pemerintah dalam menekan pertumbuhan penduduk. Berdasarkan data di Desa Dangkan Kota peserta KB aktif sebanyak 105 Akseptor dan pengguna MKJP sebanyak 42 Akseptor. Terdapat 3 faktor yang Mempengaruhi Akseptor dalam memilih MKJP yaitu pengetahuan, keputusan suami dan pengaruh teman. Tujuan: Untuk mengetahui Faktor-Faktor yang mempengaruhi Akseptor Memilih MKJP di Puskesmas Silat Hulu Kabupaten Kapuas Hulu. Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain penelitian menggunakan pendekatan cross sectional dengan jumlah sampel yang diteliti sebanyak 51 Akseptor dari jumlah populasi yaitu sebanyak 105 Akseptor KB aktif di Desa Dangkan Kota dengan menggunakan uji hipotesis chi-square dan desain penelitian menggunakan survei analitik. Hasil: Penelitian menunjukkan hasil dari faktor pengetahuan p = 0,296 (>0,05) yang bermakna tidak ada hubungan Akseptor memilih MKJP dengan pengetahuan, faktor keputusan suami p = 0,977 (>0,05) yang bermakna tidak ada hubungan antara Akseptor memilih MKJP dan keputusan suami, dan faktor pengaruh teman p = 0,025 (<0,05) yang bermakna ada hubungan antara Akseptor memilih MKJP dan pengaruh teman. Kesimpulan: Faktor yang berhubungan dengan Akseptor memilih MKJP yaitu pengaruh teman.
PENGARUH PIJAT JARIPUNKTUR DALAM MEMPERCEPAT ONSET LAKTOGENESIS II PADA IBU POST SECTIO CAESARIA DI RSUD SAMBAS Novianti, Rizka; Kurniatin, Lydia Febri; Xaverius, Franciscus
Jurnal Kebidanan Khatulistiwa Vol 10, No 1 (2024): Jurnal Kebidanan Khatulistiwa
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30602/jkk.v10i1.1226

Abstract

Latar belakang: Pada ibu bersalin dengan tindakan Sectio Caesaria (SC) di dapat masalah yang berbeda dari persalinan pervaginam. Persalinan dengan SC merupakan faktor risiko terjadinya onset laktasi terlambat Delayed Lactation Onset /delayed onset of laktogenesis II (DLO/DOLII) dan sangat terkait dengan praktik menyusui yang buruk. Pijat jaripunktur merupakan pemijatan pada titik-titik akupresur yang digunakan untuk meningkatkan produksi Air Susu Ibu (ASI) di tambah dengan pemijatan pada 1 titik pada jari.Tujuan Penelitian; Untuk mengetahui pengaruh pijat jaripunktur terhadap onset laktogenesis II pada Ibu post SCMetode Penelitian: Desain penelitian Quasy eksperiment dengan rancangan post test only non equivalent control grup design. Sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling sebanyak 36 ibu nifas post SC di RSUD SambasHasil Penelitian: Uji normalitas menggunakan uji Shapiro-Wilk didapatkan hasil bahwa data berdistribusi normal hal ini dilihat pada signifikansi level pada kedua kelompok p-value lebih dari taraf signifikansi yang ditetapkan yaitu (p-value>0.05). Analisis dilanjutkan dengan analisis parametrik. uji T tidak berpasangan. Dari penghitungan statistik membandingkan mean dan standar deviasi pengujian posttest pada kedua kelompok didapat nilai p-value 0,000 yang berarti nilai tersebut lebih kecil dari nilai signifikasi yaitu 0,05 (p-value < 0.05). Simpulan: Ada pengaruh pijat jaripunktur terhadap onset laktogenesis II pada ibu post SC dengan taraf signifikan (P value 0,05 < 0.000)
EFEKTIVITAS POCKET BOOK DIGITAL PADA KELAS IBU HAMIL SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN STUNTING Lamana, Aspia; Fajrin, Dessy Hidayati; Akbarini, Oon Fatonah
Jurnal Kebidanan Khatulistiwa Vol 11, No 1 (2025): Jurnal Kebidanan Khatulistiwa
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30602/jkk.v11i1.1671

Abstract

Latar Belakang : Stunting merupakan suatu keadaan anak yang mengalamikekurangan gizi kronik yang menyebabkan gagal tumbuh. Kondisi stuntingmeskipun diketahui pada usia 2 tahun, namun faktor resikonya dimulai sejakkehamilan yaitu kurangnya asupan gizi ketika janin yang disebabkan oleh tingkatpengetahuan ibu hamil yang masih kurang tentang kesehatan dan gizi saat masakehamilan. Kesehatan ibu saat hamil sangat berpengaruhi perkembangan seoranganak dalam rahim sehingga peran ibu sangat penting bagi kesehatan janin. Salahsatu sarana untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil melalui kelas ibu hamil.Kelas ibu hamil dapat menjadi media promosi Kesehatan khususnya bagi ibuhamil dalam pencegahan stunting. Tujuan : untuk mengetahui efektivitaspemberian poocket book digital pada kelas ibu hamil sebagai upaya peningkatanpengetahuan pencegahan stunting. Metode : Pada penelitian ini, penelitimenggunakan penelitian Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif denganmetode Quasi Eksperiment dengan rancangan penelitian Two group pretest-posttes design. Instrumen penelitian berupa pocket book digital, video dankuesioner. Hasil : Berdasarkan hasil analisis hasil pengujian statistik menujukkannilai p-value >0,005yang artinya terdapat perbedaan yang tidak signifikan.Namun jika dilihat dari nilai rata-rata pada kelompok eksperimen sebesar 1,57dan pada kelompok kontrol sebesar 1,34 yang menunjukkan peningkatan nilaipada kelompok eksperimen lebih tinggi daripada kelompok kontrol dengan selisih0,23. Kesimpulan : Media pocket book digital dan video sama sama efektif untukmeningkatkan pengetahuan, tetapi terdapat peningkatan yang lebih tinggi padakelompok eksperimen yang menggunakan media pocket book digital.
PENGARUH AKUPRESUR GALLBLADDER 21 TERHADAP TINGKAT KECEMASAN IBU PRE-OP SECTIO CAESAREA DI RUANG BERSALIN RSUD TABANAN Mahaeni, Made Ayu; Widiastini, Luh Putu; Karuniadi, I Gusti Agung Manik; Mastiningsih, Putu
Jurnal Kebidanan Khatulistiwa Vol 11, No 1 (2025): Jurnal Kebidanan Khatulistiwa
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30602/jkk.v11i1.1379

Abstract

Kecemasan ibu pre-op Sectio Caesarea perlu ditangani untuk meningkatkan kesejahteraan ibu dan janin. Kecemasan dapat ditangani dengan teknik akupresur GB-21. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh akupresur GB-21 terhadap tingkat kecemasan ibu pre-op SC di ruang bersalin RSUD Tabanan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain eksperimental semu (quasi experimental) non equivalent control group design. Pendekatan dengan pretest-posttest design with control. Sampel pada penelitian ini adalah ibu hamil yang akan menjalani proses SC sebanyak 30 orang yang berada di Ruang Bersalin RSUD Tabanan, serta memenuhi kriteria inklusi dan kriteria eksklusi. Teknik sampling yang digunakan adalah accidental sampling. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon dan uji Mann Whitney. Waktu penelitian dilakukan pada tanggal 1 November  sampai  30 November 2023. Hasil penelitian didapatkan perbedaan nilai p value (Asym. Sig. 2 tailed) antara kelompok perlakuan dan kelompok kontrol adalah 0,000 yang artinya ada pengaruh pemberian akupresur GB-21 terhadap tingkat kecemasan ibu pre-op SC di Ruang Bersalin RSUD Tabanan. Terapi non farmakologi ini diharapkan dapat memberi manfaat bagi pasien yang mengalami kecemasan salah satunya kecemasan ibu pre-op SC.
PHOENIX DACTYLIFERA DAN NIPPLE MASSAGE TERHADAP PERCEPATAN KALA I PERSALINAN Purnami, Ratna Wulan; Wahyuni, Indah Tri
Jurnal Kebidanan Khatulistiwa Vol 11, No 1 (2025): Jurnal Kebidanan Khatulistiwa
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30602/jkk.v11i1.1675

Abstract

Latar Belakang: Persalinan lama merupakan salah satu faktor risiko terjadinya laserasi perineum yang bisa menyebabkan perdarahan, sehingga erat kaitannya dengan morbiditas pada ibu dan bayi. Hasil studi literatur review untuk meningkatkan kontraksi uterus, melunakkan serviks dan membantu proses awal persalinan dengan pemberian phoenix dactylifera atau nipple massage. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pemberian phoenix dactylifera dan nipple massage dengan percepatan kala I persalinan. Metode: Penelitian eksperimen kuasi dengan post test control group design ini dilakukan pada April- Oktober 2019. Sampel 140 ibu bersalin dengan purposive sampling dibagi menjadi 4 kelompok (35 responden kurma, 35 responden nipple massage, 35 responden kurma dan nipple massage, dan 35 responden asuhan standar). Teknik analisis multivariat yang digunakan adalah Kruskal-wallis. Hasil: Terdapat perbedaan signifikan lama kala I persalinan dengan pemberian nipple massage, kurma dan kombinasi nipple massage dan kurma (signifikansi 0.009 < 0.01). Rerata waktu kala I persalinan kelompok : kurma (31,29 menit),  kombinasi kurma dan nipple massage (12,56 menit), dan nipple massage (6,96 menit) lebih cepat dari kelompok kontrol. Kesimpulan: Pemberian phoenix dactylifera dan nipple massage secara signifikan mempercepat pembukaan dan lama kala I persalinan. Asuhan ini berpotensi sebagai upaya preventif kasus partus lama dan menurunkan kebutuhan induksi persalinan.
PENGARUH TEMPERATUR DAN LAMA PENYAJIAN TERHADAP PH SUSU FORMULA (6-12 BULAN) Mahmudah, Umi; Friscila, Ika; Rizali, Muhammad
Jurnal Kebidanan Khatulistiwa Vol 11, No 1 (2025): Jurnal Kebidanan Khatulistiwa
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30602/jkk.v11i1.1424

Abstract

Latar Belakang: Susu formula sering diberikan kepada bayi sebagai pendamping atau pengganti ASI. Tingkat konsumsi susu formula pada bayi bisa bervariasi, sehingga mungkin ditemui susu formula yang tidak habis diminum dalam waktu beberapa jam. Proses penyajian susu formula di masyarakat juga beragam, dilakukan dengan air mendidih atau air hangat, tergantung pada kondisi di masyarakat. Perbedaan temperatur dan lama penyajian diduga akan mempengaruhi kualitas susu, yang ditandai dengan rasa asam. Oleh karena itu perlu diteliti pengaruh temperatur dan lama penyajian terhadap pH susu formula bayi 6-12 bulan. Tujuan: Menganalisis pengaruh temperatur dan lama penyajian terhadap pH susu formula ( 6-12 bulan ). Metode: Metode penelitian menggunakan Jenis penelitian True Experiment atau bersifat eksperimen nyata, dengan memvariasikan temperatur air pencampur susu formula 40, 50, 60, 70, dan 80°C. Serta memvariasikan lama penyajian dari 0, 1, 2, 3, 4 jam, kemudian mengukur pH susu formula dari setiap variabel. Metode analisis yang digunakan adalah analisis statistik Anova. Hasil: didapatkan bahwa ada 2 jenis pH yang terjadi pada campuran awal susu formula, dimana pada temperatur 60-80°C, mempunyai kondisi awal basa, dan temperatur 40-50°C dalam kondisi asam. Kedua kondisi tempertur ini mempunyai trend yang berbeda. pH terendah terjadi pada campuran yang didiamkan selama 4 jamKesimpulan: Temperatur air pencampur memberikan efek yang signifikan terhadap pH campuran susu formula 6-12 bulan, dimana P-value bernilai 0,030469 < 0,05. Lama penyajian memberikan efek yang signifikan terhadap pH campuran susu formula 6-12 bulan, dimana P-value bernilai 6,98x10-6 < 0,05. Perbedaan temperatur air pencampur mengakibatkan perbedaan pH awal campuran susu formula 6-12 bulan. Campuran susu formula dengan temperatur lebih tinggi, menghasilkan pH yag lebih tinggi.
FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI STUNTING PADA BALITA DI DAERAH ALIRAN SUNGAI (DAS) KABUPATEN KAPUAS HULU Akbarini, Oon Fatonah; Rinyasari, Khatarina Ellyani; Pangestu, Jehani Fajar
Jurnal Kebidanan Khatulistiwa Vol 11, No 1 (2025): Jurnal Kebidanan Khatulistiwa
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30602/jkk.v11i1.1390

Abstract

Stunting (pendek) adalah suatu kondisi dimana balita memiliki tinggi badan menurut umur berada di bawah minus 2 Standar Deviasi (<-2SD) dari standar median WHO. Stunting terjadi karena dampak kekurangan gizi kronis selama 1.000 hari pertama kehidupan anak. Faktor penyebab masalah gizi pada anak ( termasuk stunting) antara lain berhubungan dengan ketahanan pangan khususnya akses terhadap pangan bergizi (makanan), lingkungan sosial yang terkait dengan praktik pemberian makanan bayi dan anak (pengasuhan), akses terhadap pelayanan kesehatan untuk pencegahan dan pengobatan (kesehatan), serta kesehatan lingkungan yang meliputi tersedianya sarana air bersih dan sanitasi (lingkungan). Tujuan penelitian ini untuk menganalisis faktor – faktor yang mempengaruhi stunting pada balita di Daerah Aliran Sungai (DAS) Kabupaten Kapuas Hulu. Desain penelitian ini cross sectional. Subjek penelitian adalah balita stunting dan tidak stunting usia 24 - 60 bulan yang ada di Kecamatan Selimbau, Kecamatan Jongkong, Kecamatan Bunut Hilir, Kecamatan Embaloh Hilir. Sampel dalam penelitian berjumlah 88 sampel. Analisis uji bivariat yang digunakan adalah uji chi square. penelitian menunjukkan bahwa pemberian ASI ekslusif, memiliki akses jamban, penggunaan air bersih, dan tersedianya akses pelayanan kesehatan mempengaruhi kejadian stunting dengan nilai p value <0,05. Sedangkan untuk status ekonomi keluarga dan pendidikan ibu tidak ada hubungan yang bermakna dengan nilai p value >0,05.
KEPUASAN PENGGUNAAN GINGER PATCH DALAM UPAYA PENURUNAN NYERI PADA IBU BERSALIN KALA I Mardiani, Dita Eka; Rohmatin, Etin; Irianti, Bayu
Jurnal Kebidanan Khatulistiwa Vol 11, No 1 (2025): Jurnal Kebidanan Khatulistiwa
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30602/jkk.v11i1.1242

Abstract

Latar belakang: Nyeri persalinanmerupakan kondisi fisiologis, namun apabila tidak ditangani akan memicu pelepasan hormon ketokolamin yang dapat menyebabkan stress. Manajemen nyeri secara nonfarmakologi dengan menggunakan ginger patch dapat dilakukan untuk penurunan nyeri persalinan. Upaya penurunan nyeri tersebut dapat mempengaruhi persepsi ibu tentang persalinan dan kepuasan ibu. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis kepuasan ibu bersalin dalam menggunakan ginger patch sebagai upaya penurunan nyeri pada kala I fase aktif persalinan. Metode: Penelitian ini menggunakan desain experimental study with control group. Penelitian dilaksanakan di 4 PMB Wilayah Kota Tasikmalaya. Teknik sampling menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel 40 ibu bersalin pada tiap kelompok. Subjek sesuai kriteria diberikan intervensi pada dengan menggunakan ginger patch selama kala I fase aktif persalinan, dipasang 1 kali pada titik di area atas simfisis pubis dan area lumbo sacralis selama 30 menit, sedangkan kelompok kontrol mendapatkan asuhan sesuai standar. Pengambilan data kepuasan ibu bersalin diukur saat 2 jam postpartum dengan menggunakan instrumen Pain Treatment Satisfaction Scale (PTSS). Hasil : Terdapat perbedaan kepuasan antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol (p=0.000). Rata-rata skor kepuasan pada kelompok intervensi lebih tinggi  (8.8) dibandingkan kelompok kontrol (6.9), terdapat perbedaan kepuasan. Kesimpulan: Ginger patch dapat meningkatkan kepuasan ibu bersalin dalam pengurangan nyeri persalinan

Page 9 of 11 | Total Record : 104