Articles
275 Documents
TEACHERS AND STUDENTS’ PERCEPTIONS ON THE USE OF ICT IN LEARNING ENGLISH AT A JUNIOR HIGH SCHOOL IN TUBAN
Risa Triassanti;
Christina Innocenti Tumiar Panggabean;
Budi Susatyo;
Agus Wardhono;
Yoliete Rohmadtis;
Sholahudin Al Magribi
DIDAKTIKA Vol 28 No 1 (2022): Februari 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (909.8 KB)
|
DOI: 10.30587/didaktika.v28i2.3632
This study focuses on the perceptions of students and teachers regarding the use of ICT media in learning English. This study also aims to determine the attitudes of students and teachers about the use and benefits of ICT media in learning and teaching in English classes and to find out the problemsfaced by teachers when using or operating ICT media in English classes. This study uses a descriptive quantitative approach applying survey. Data was collected from a survey in the form of giving a questionnaire or questionnaire, which involved 10 randomly selected students from grades VI and VII and two English teachers at SMP PGRI 3 Tuban. The quantitative data obtained were analyzed by calculating the percentage of each item and the average to draw conclusions descriptively. The findings of this study revealed a positive response from teachers and students regarding the use of ICT media in English classes, students felt that learning English using ICT media was more fun and not boring in class, they were also more enthusiastic in participating in English learning in class. class, students also feel more understanding of English material when the teacher uses the TIK or ICT to teach in the classroom. The teacher also responded very well where the teacher agreed with the use of ICT media in the classroom and the teacher felt the benefits of using the media but there were several obstacles faced by the teacher when using ICT, such as operating constraints. This study provides insight into how students and teachers view ICT as a teaching and learning tool that can help provide a better English learning experience, as well as identify the barriers teachers feel when using ICT media.
Pemahaman Konsep Segitiga dan Segi Empat Siswa SMP ditinjau dari Gaya Belajar
Athirotun Najikha;
Nur Fauziyah;
Fatimatul Khikmiyah;
Sri Suryanti
DIDAKTIKA Vol 28 No 1 (2022): Februari 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (471.716 KB)
|
DOI: 10.30587/didaktika.v28i2.3799
Matematika merupakan salah satu ilmu yang berkenaan dengan ide maupun hubungan yang diatur secara logis. Ide dan hubungan itu disebut dengan pemahaman konsep dan gaya belajar. Dalam pembelajaran matematika, pemahaman konsep merupakan salah satu standar proses yang harus dipenuhi oleh peserta didik. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif yang bertujuan untuk mendeskripsikan gaya belajar dengan kreteria pemahaman konsep tinggi dan rendah. Penelitian ini dilaksanakan di MTs Negeri 2 Lamongan kelas VII F dengan 29 peserta didik sebagai subjek penelitian. Bedasarkan hasil penelitian, diperoleh deskripsi pemahaman konsep sebagai berikut: (1) pemahaman konsep segitiga ditinjau dari perbedaan gaya belajar adalah pada peserta didik dengan gaya belajar visual memiliki kreteria pemahaman konsep tinggi. Pada peserta didik dengan gaya belajar auditorial memilki kreteria pemahaman konsep rendah. Pada peserta didik dengan gaya belajar kinestetik memiliki kreteria pemahaman konsep sedang. (2) pemahaman konsep segiempat ditinjau dari perbedaan gaya belajar adalah pada peserta didik dengan gaya belajar visual memiliki kreteria pemahaman konsep tinggi. Pada peserta didik dengan gaya belajar auditorial memilki kreteria pemahaman konsep sedang. Pada peserta didik dengan gaya belajar kinestetik memiliki kreteria pemahaman konsep rendah.
PENGARUH KEMANDIRIAN BELAJAR DAN KETERLIBATAN PESERTA DIDIK TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA
Nuraida Umamiyah;
Nur Fauziyah;
Fatimatul Khikmiyah
DIDAKTIKA Vol 28 No 1 (2022): Februari 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (975.076 KB)
|
DOI: 10.30587/didaktika.v28i2.3612
Tujuan dalam penelitian ini ialah untuk mengetahui pengaruh kemandirian belajar dan keterlibatan peserta didik terhadap hasil belajar matematika. Penelitian ini merupakan penelitian korelasional dengan pendekatan kuantitatif. Anggota populasi dalam penelitian ini sebanyak 318 peserta didik UPT SMP Negeri 1 Gresik dan sampel yang digunakan sebanyak 177 peserta didik. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner kemandirian belajar, kuesioner keterlibatan peserta didik, dan tes hasil belajar matematika. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Structural Equation Modelling (SEM) dengan taraf signifikansi sebesar 5%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) terdapat pengaruh positif signifikan antara kemandirian belajar terhadap keterlibatan peserta didik, (2) terdapat pengaruh positif signifikan antara kemandirian belajar terhadap hasil belajar matematika, dan (3) terdapat pengaruh positif signifikan antara keterlibatan peserta didik terhadap hasil belajar matematika.
THE IMPLEMENTATION OF MINIMUM COMPETENCY ASSESSMENT (AKM): OPPORTUNITIES AND CHALLENGES FOR ENGLISH TEACHERS
Prativi Khilyatul Auliya
DIDAKTIKA Vol 28 No 1 (2022): Februari 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (305.504 KB)
|
DOI: 10.30587/didaktika.v28i2.3809
Minimum Competency Assessment (AKM) is the new evaluation system to monitor the education quality in Indonesia. Its implementation starts from 2021. This new system focuses on students’ literacy and numeracy skill without assessing any of school subjects. The purpose of this study is to investigate 1) the opportunities of AKM for English teachers and 2) the challenges of AKM for English teachers. Survey research with descriptive qualitative approach is used on this study. As instruments, online questionnaire and interview is utilized. The findings show that there are four opportunities; 1) English teachers tend to be happier, 2) English teachers are freer to implement certain teaching method, 3) English teachers could focus more on the use of English, not on test completion, and 4) English teachers could give more attention for students’ literacy. In addition, there are five challenges; 1) socialization about AKM is not yet done comprehensively, 2) most of students have less reading motivation, 3) it’s quite hard to connect English with numeration aspect, 4) teachers are having less experience in creating HOTS questions, 5) less skilful teacher in using technology.
STUDENTS’ PERSPECTIVE ON “SPADA UMG” ONLINE LEARNING PLATFORM AT UNIVERSITY OF MUHAMMADIYAH GRESIK
ulfatul ma'rifah;
tri yuli ardiyansah
DIDAKTIKA Vol 28 No 1 (2022): Februari 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (344.086 KB)
|
DOI: 10.30587/didaktika.v28i2.3559
Online learning has great potential to provide students with meaningful learning experience. The use of online learning provided by university has a good impact for students in learning process. In University of Muhammadiyah Gresik, online learning has been applied as one of the teaching method. The university has its own online learning platform “SPADA UMG”. This research focused on analyzing the students’ perspective on SPADA UMG online learning platform. This research applied qualitative research design and used questionnaire and interview techniques. The result showed that the students’ responses on their perspective of SPADA UMG online learning varied into 4 indicators. They were; (1) learning needs; SPADA UMG helped students achieving their learning needs but also gave them difficulty to understand the material, (2) efficiency; taking course via SPADA UMG provided the students efficient condition to study anywhere and granted them additional time, (3) features; despite its imperfect features, SPADA UMG was easy for students to operate, and (4) access; students often got problem accessing SPADA UMG because of the server down or the internet connection. SPADA UMG also provided advantages such as its efficiency that granted students an efficient learning experience and convenience operating system. On the other hand, SPADA UMG also provided disadvantages such as problems to access the site and some error features
PENGEMBANGAN MEDIA BUSY BOOK UNTUK MATERI MEMBILANG BENDA ANAK TUNAGRAHITA RINGAN
Afakhrul Masub Bakhtiar
DIDAKTIKA Vol 28 No 1 (2022): Februari 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (249.922 KB)
|
DOI: 10.30587/didaktika.v28i2.3702
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media Busy Book untuk materi membilang benda 1 sampai 10 pada anak tunagrahita ringan. Proses pengembangan media pembelajaran dengan menggunakan model ADDIE yang terdiri dari 5 tahap diantaranya: Analysis (analisis), design (desain), development (pengembangan), implementation (implementasi), dan evaluation (evaluasi). Penelitian ini menggunakan jenis penelitian pengembangan, intrumen dalam penelitian ini terdiri dari 3 tahap diantaranya lembar validasi media pembelajaran Busy Book, lembar angket respon peserta didik atau orang tua, dan lembar tes hasil belajar. Subjek penelitian ini terdiri dari 3 anak tunagrahita ringan dengan gelaja Down Syndrom, Slow Learner, dan tunagrahita yang mengalami kesulitan membilang benda. Berdasarkan hasil analisis data dan uji coba dalam penelitian ini dilakkan menunjukkan bahwa pengembangan media pembelajaran Busy Book untuk materi membilang benda memenuhi kriteria baik. Kriteria tersebut diantaranya: a) hasil validasi media pembelajaran yang dilakukan validator memperoleh nilai presentase rata- rata 86,5% yang dapat dikategorikan sangat baik, b) media pembelajaran dikatakan praktis apabila para validator menunjukkan bahwa media dapat digunakan dengan sedikit revisi, c) dikategorikan efeektif dengan memperoleh nilai ketuntasan belajar klasikal 100% dan hasil nilai presentase angket respon peserta didik atau orang tua terdapat media pembelajaran Busy Book sebesar 90,66%. Maka dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran Busy Book ini efektif digunakan dalam pembelajaran untuk anak tunagrahita ringan.
PENGEMBANGAN E-LKPD BERBASIS ETNOMATEMATIKA MENGGUNAKAN APLIKASI ANYFLIP MATERI SEGIEMPAT DAN SEGITIGA
Rahayu Lailatul Maghfiroh;
Irwani Zawawi;
Sri Suryanti
DIDAKTIKA Vol 28 No 1 (2022): Februari 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (645.312 KB)
|
DOI: 10.30587/didaktika.v28i2.3624
Penelitian ini dilakukan untuk menghasilkan produk lembar kerja peserta didik elektronik (E-LKPD) berbasis etnomatematika menggunakan aplikasi anyflip materi segiempat dan segitiga yang memperoleh kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan sehingga layak digunakan oleh peserta didik. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini yaitu penelitian dan pengembangan dengan menggunakan model four-D yang terdiri dari tahap define, design, development, dan disseminate. Untuk mengukur E-LKPD sehingga layak digunakan yaitu menggunakan instrumen lembar tes wawancara untuk pendidik dan peserta didik, lembar validasi ahli untuk mengukur kevalidan produk, tes hasil belajar peserta didik untuk mengukur keefektifan produk, dan angket respon peserta didik untuk mengukur kepraktisan produk. Hasil yang diperoleh dalam penelitian dan pengembangan yaitu memperoleh persentase kevalidan sebesar kepraktisan sebesar , dan keefektifan sebesar . Oleh karena itu pengembangan E-LKPD berbasis etnomatematika menggunakan aplikasi anyflip mempunyai kualitas yang baik dan layak sehingga dapat dimanfaatkan oleh peserta didik kelas VII sebagai pendamping belajar dalam proses pembelajaran.
EFL STUDENTS’ PERCEPTIONS TOWARD INSTAGRAM TV FOR ONLINE LEARNING MEDIA TO INCREASE ENGLISH VOCABULARY DURING COVID-19 PANDEMIC
Hikmah Anggun Gumelar;
Candra Hadi Asmara
DIDAKTIKA Vol 28 No 1 (2022): Februari 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (530.764 KB)
|
DOI: 10.30587/didaktika.v28i2.3859
Penelitian ini bertujuan untuk persepsi siswa tentang Instagram sebagai platform pendidikan untuk meningkatkan pembelajaran kosakata menggunakan Instagram dan berfokus pada fitur Instagram TV sebagai media untuk pembelajaran dan pengajaran online menggunakan desain eksperimental. Pertanyaan pilihan ganda pra-tes dan pasca-tes diberikan kepada 50 peserta dari SMPN 15 Gresik dengan durasi, media, dan topik yang sama untuk mengukur pengembangan kosakata peserta didik EFL menggunakan desain eksperimental dan dianalisis menggunakan tes kuantitatif dan kualitatif. Ada 20 item instrumen yang digunakan yang diuji untuk pengembangan kosakata sebagai pra-tes dan pasca-tes untuk data kuantitatif. Siswa juga mengisi kuesioner menggunakan bahasa Inggris dengan total 12 item yang terkait dengan penggunaan Instagram TV. Untuk kualitatif, wawancara diperoleh mengenai persepsi siswa. Hasilnya menunjukkan bahwa para siswa menunjukkan hasil positif dan umpan balik yang baik. Kesimpulannya, penelitian ini merekomendasikan penggunaan Instagram TV sebagai media pembelajaran online yang efektif untuk meningkatkan motivasi belajar siswa bagi peserta didik EFL untuk melakukan pembelajaran daring selama pandemi covid-19.
Pengembangan Bahan Ajar E-Modul dengan Mengggunakan Aplikasi Kvisoft Flipbook Maker Materi Bangun Ruang
Vinda Ambita;
Irwani Zawawi;
Sri Suryanti
DIDAKTIKA Vol 28 No 1 (2021): September 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (525.576 KB)
|
DOI: 10.30587/didaktika.v28i1.3903
Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengembangkan bahan ajar e-modul dengan menggunakan aplikasi kvisoft flipbook maker materi bangun ruang di kelas VIII SMP. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang mengacu pada model pengembangan 4D dengan langkah-langkah yaitu define, design, development, disseminate. Uji pengembangan dilakukan pada 39 peserta didik kelas VIII-E SMP Negeri 14 Surabaya. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode pencatatan dokumen, kuesioner, tes dan pengamatan. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar wawancara, kuesioner gaya belajar peserta didik, kuesioner respon peserta didik, lembar validasi, soal tes, dan lembar pengamatan aktivitas peserta didik. Dan teknik analisis data menggunakan kualitatif dan kuantitatif. Hasil analisis data menunjukkan bahwa e-modul tidak perlu revisi berdasarkan saran dari para ahli. Validitas bahan ajar e-modul termasuk sangat valid. Menurut penilaian para ahli bahan ajar e-modul termasuk praktis. Keefektifan media dilihat dari rata-rata persentase pertemuan pada kriteria aktif, persentase respon peserta didik termasuk kriteria baik, dan ketuntasan klasikal peserta didik terpenuhi. Sehingga e-modul yang dikembangkan memenuhi kriteria efektif.
PENGEMBANGAN E-MODUL MATEMATIKA BERBASIS ICARE (INTRODUCTION, CONNECTION, APPLICATION, REFLECTION, EXTENSION) DENGAN MENGGUNAKAN ANYFLIP PADA MATERI NILAI TEMPAT
Nurul Ainia Rachmayuni;
Nur Fauziyah;
Syaiful Huda
DIDAKTIKA Vol 28 No 1 (2022): Februari 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (287.871 KB)
|
DOI: 10.30587/didaktika.v28i2.3816
Penelitian ini dilakukan untuk menghasilkan produk e-modul berbasis icare (introduction, connection, application, reflection, extension) yang menggunakan aplikasi anyflip pada materi nilai tempat. Penelitian ini telah memperoleh 3 kriteria yakni kevalidan, keefektifan, dan kepraktisan sehingga layak digunakan sebagai acuan belajar untuk peserta didik. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan model four-D yang terdiri dari define, design, development dan disseminate. Untuk mengukur e-modul sehingga layak digunakan yaitu menggunakan instrumen lembar validasi ahli untuk mengukur kevalidan produk, angket respon dan tes hasil belajar untuk mengukur keefektifan produk, serta pengamatan peserta didik untuk mengukur kepraktisan produk. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini memperoleh kevalidan ahli media 77% dan ahli materi 79%, keefektifan 83%, serta kepraktisan 60%. Oleh karena itu pengembangan e-modul berbasis icare menggunakan aplikasi anyflip berkualitas baik dan layak untuk dijadikan sebagai pendamping belajar oleh peserta didik selama proses pembelajaran.